Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

REVOLUSI KARAKTER: MATEMATIKA SEBAGAI TOOLBOX UNTUK MENGATASI KRISIS MORAL GENERASI Sheren Dian Prasetyowati; Dita Ayuningtyas; Jihan Choiriyah; Ismail Fikri; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7020

Abstract

Pendidikan di era digital saat ini menghadapi tantangan kompleks, terutama terkait degradasi moral yang melanda Generasi Alpha akibat dampak negatif teknologi dan pergeseran dinamika sosial. Matematika, yang selama ini sering dipandang terbatas pada aspek kognitif, sebenarnya memiliki potensi strategis sebagai wahana pendidikan nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran signifikan pembelajaran matematika dalam pembentukan karakter siswa, serta memaparkan konstruksi integrasi antara materi matematika dengan pendidikan akhlak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data dikumpulkan dari berbagai sumber primer meliputi jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan artikel akademik internasional yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa matematika memiliki kontribusi vital dalam membentuk karakter melalui empat fokus utama: (1) Interpolasi pendidikan karakter secara implisit, di mana proses penyelesaian masalah matematika melatih sikap jujur dalam proses, ketelitian berpikir, dan ketekunan; (2) Pengelolaan karakter melalui perencanaan pembelajaran (RPP dan Silabus) yang dirancang secara eksplisit memuat nilai moral; (3) Pelaksanaan pembelajaran interaktif yang menanamkan budaya disiplin waktu, kerja sama tim, dan tanggung jawab; serta (4) Integrasi nilai-nilai Islam yang memadukan konsep matematika—seperti akurasi pengukuran dan prinsip keadilan dalam persamaan—dengan nilai spiritualitas. Disimpulkan bahwa matematika bukan sekadar instrumen pengembangan logika, melainkan perangkat revolusioner untuk membangun integritas moral siswa yang kokoh.
ANALISIS KECEMASAN DALAM PRAKTIK MICROTEACHING SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PERFORMA MENGAJAR MAHASISWA PGMI (STUDI PADA KELOMPOK 25) Faridatul Fuadah; Tri Dariyah; Garneta Hematala; Zakaria Aan Riyadi; Adelia Asfi Khalisa; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7118

Abstract

Pembelajaran adalah suatu proses yang kompleks dan memerlukan berbagai keterpaduan sehingga calon guru harus memiliki keterampilan pedagogik dan profesional yang memadai. Salah satu cara untuk mempersiapkan keterampilan tersebut adalah melalui kegiatan microteaching. Namun, dalam praktiknya, microteaching seringkali menimbulkan rasa cemas pada mahasiswa yang dapat berdampak pada performa mengajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kecemasan yang dialami oleh mahasiswa PGMI Kelompok 25 saat melakukan microteaching, mengidentifikasi penyebab kecemasan, meneliti dampaknya terhadap performa mengajar, serta mendeskripsikan cara mahasiswa mengatasi kecemasan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek dari mahasiswa PGMI Kelompok 25 Universitas Sains Al-Qur’an. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan mahasiswa meliputi aspek kognitif, fisik, dan manajemen kelas. Faktor utama yang menyebabkan kecemasan adalah ketakutan untuk melakukan kesalahan, penilaian dari dosen dan teman sekelompok, dan kurangnya persiapan mengajar. Kecemasan tersebut berdampak pada penurunan kepercayaan diri, dan penyampaian materi yang kurang optimal. Upaya yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi kecemasan meliputi persiapan yang matang, latihan berulang, penguatan mental, serta dukungan sosial dari lingkungan belajar.
Penggunaan Augmented Reality Berbasis Buku Cerita Bergambar Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Siklus Air Kelas V SD N 2 Bowongso Kalikajar Wonosobo Elis Setiawati; M. Yusuf Amin Nugroho; Aryadi Nursantoso
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7385

Abstract

This research is driven by cognitive barriers in students' ability to visualize the abstract concept of the water cycle, which affects the optimization of learning outcomes in science for grade V of SD N 2 Bowongso. This study aims to describe student responses, analyze the implementation procedure, and test the effectiveness of Augmented Reality (AR) media based on illustrated storybooks in improving learning outcomes. Employing a quantitative approach with a Quasi-Experimental Non-equivalent Control Group design, the study involved experimental and control groups through observation and validated test instruments. The results indicate highly positive and enthusiastic student responses toward the systematic interactive learning process. Statistical analysis via t-test yielded a significance value of < 0.001, supported by an N-gain score of 0.67 (medium category) for the experimental group, which outperformed the control group's 0.47. It is concluded that integrating immersive technology into visual story narratives effectively visualizes complex natural phenomena and optimizes academic achievement. The implication of this study confirms that AR media serves as an innovative solution for elementary school teachers to optimize the teaching of abstract science materials to enhance students' scientific literacy.
Pelajaran Pendidikan Karakter yang Bisa Diambil dari Kehidupan dan Karier Cristiano Ronaldo sebagai Superstar Sepak Bola Robingun Suyud El Syam; Aryadi Nursantoso; Danang Isworo
Journal of New Trends in Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): November: Journal of New Trends in Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jnts.v3i4.729

Abstract

The purpose of this study is to reveal the character education values of the superstar Cristiano Ronaldo, which have not been studied in depth before. The character research was selected with literature sources, and analyzed qualitatively. The discussion and analysis resulted in findings that Cristiano Ronaldo has several superior characters, namely: religious, honest, competitive, self-confident, professional, high work ethic, disciplined, love for the country, appreciate achievement, communicative, care for the environment, care for society, and responsibility. These character values make him a superstar who stands out both on and off the field. His religious devotion, honesty, and sense of responsibility reflect strong moral foundations, setting him as a role model for aspiring athletes and individuals seeking success. Ronaldo's competitive spirit and high self-confidence have helped him achieve excellence on the field, while his professional attitude and exceptional work ethic highlight the importance of dedication and perseverance in achieving success. Furthermore, his discipline in training and love for his country portray a deep commitment not only to his career but also to his community and country. Additionally, Ronaldo's appreciation for achievement, communicative nature, and care for the environment demonstrate that his character extends beyond personal success, as he values teamwork and the well-being of others. His contribution to various charitable causes and societal issues further establishes his role as a responsible individual who uses his fame and fortune for the betterment of society. These character values make him an ideal role model, both in the world of sports and in broader society. We recommend Cristiano Ronaldo's character values as a role model for those who hope for a successful career, and inspiration for the practice of Islamic education values, as they encompass integrity, hard work, and social responsibility.