Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA Putri Rofia’tus Sholikhah; Bella Afrilia; Adhyla Noorhafida Aulia Hakim; Afifah Kurniawati; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6825

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menuntut transformasi paradigma dalam pembelajaran matematika, dari sekadar menghafal rumus menuju pemahaman konsep yang mendalam dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembelajaran matematika di SD berbasis Kurikulum Merdeka melalui tiga pilar utama: pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning), pemanfaatan media dan bahan ajar, serta implementasi pembelajaran aktif dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) Pendekatan kontekstual efektif menjembatani materi abstrak dengan kehidupan nyata siswa sehingga pembelajaran lebih bermakna; (2) Penggunaan media konkret dan digital (seperti GeoGebra) serta LKPD berbasis konteks sangat vital dalam mentransformasi konsep abstrak menjadi representasi visual; dan (3) Pembelajaran aktif yang menempatkan guru sebagai fasilitator mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta keterampilan berpikir kritis. Keberhasilan pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kreativitas guru dalam mengintegrasikan metode dan media yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
ANALISIS TEORI-TEORI PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD/MI Najmul Laily Fitriana; Nafila Nuru Fatkhana; Helsa Aufa Marccella; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6849

Abstract

Pembelajaran matematika di SD/MI memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis sejak usia dini. Namun, rendahnya hasil belajar sering kali disebabkan oleh pendekatan yang berpusat pada guru tanpa mempertimbangkan perkembangan kognitif siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai teori pembelajaran dan mengaitkannya dengan peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SD/MI secara konseptual dan praktis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji jurnal, skripsi, dan buku terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teori Behaviorisme melalui penguatan positif, teori Piaget yang menyesuaikan tahapan operasional konkret, serta teori Bruner dan Vygotsky melalui pendekatan spiral dan scaffolding, secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman, motivasi, dan hasil belajar siswa. Dengan menerapkan teori-teori ini, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna dan efektif bagi siswa sekolah dasar.
KAJIAN LITERATUR TENTANG MODEL ROLE PLAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG PADA PESERTA DIDIK KELAS IV Roselia Puji Lestari; Feni Nur Afifah; Siti Lailatul Ulya; Aines Nisma Zustiani; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6928

Abstract

Pembelajaran matematika pada tingkat sekolah dasar, khususnya pada materi bangun ruang, masih sering dipersepsikan sulit oleh peserta didik karena karakteristik materinya yang abstrak. Kondisi tersebut menuntut penggunaan model pembelajaran yang mampu menyajikan konsep secara konkret dan bermakna. Dalam pelajaran matematika, metode Role Play merupakan salah satu model pembelajaran yang dinilai efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep dan karakteristik model Role Play, karakteristik pembelajaran matematika materi bangun ruang kelas IV, bentuk penerapan Role Play dalam pembelajaran matematika, serta kelebihan dan keterbatasannya berdasarkan kajian literatur dan hasil penelitian terdahulu. Studi literatur menjadi metode yang dipilih dalam penelitian ini dengan menelaah berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menyatakan bahwa model Role Play dapat meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang, keaktifan belajar, serta kemampuan berpikir konkret peserta didik kelas IV SD, meskipun memiliki keterbatasan dalam pengelolaan waktu dan kesiapan peserta didik.
PENGARUH MEDIA MANIPULATIF BLOK DIENES TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR KONSEP NILAI TEMPAT DAN OPERASI HITUNG BILANGAN RIBUAN SISWA KELAS IV SD Minhatul Atsna; Rohmatul Karimah; Khafifah Maulani; Isnaini Khusnah; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6962

Abstract

Penggunaan media manipulatif Block Dines merupakan Sebagian dari strategi pembelajaran yang mendukung siswa sekolah dasar menguasai konsep nilai tempat dan operasi hitung bilangan ribuan. Studi ini dilakukan untuk mengkaji peran media Block Dienes dalam meningatkan pemahaman konsep serta hasil belajar matematika siswa berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu.  Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah artikel junal, buku referensi, dan karya ilmiah relevan yang dipublikasikan pada rentangtahun 2012-2025 melalui database Google Scholar dan SINTA. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatam deskriptif kualitatif dengan mensistensi temuan penelitian terkait penggunakan Block Dienes dalam pembelajaran matematika sekolah dasar. Hasil kajian menunjukan bahwamedia Block Dienes mampu memberikan representasi konkret terhadap konsep nilai tempat dan operasi hitung bilangan ribuan, sehingga membantu siswa memahami struktur bilangan secara lebih bermakna. Disamping itu, pemanfaatan media ini juga meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran dan mendukung pencapaian hasil belajar yang lebih optimal. Dengan dimikian, berdasarkan hasil kajian iteratur, media manipulatif Block Dienes memiliki peran positif dalam konteks pembelajaran matematika di sekolah dasar.
REVOLUSI KARAKTER: MATEMATIKA SEBAGAI TOOLBOX UNTUK MENGATASI KRISIS MORAL GENERASI Sheren Dian Prasetyowati; Dita Ayuningtyas; Jihan Choiriyah; Ismail Fikri; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.7020

Abstract

Pendidikan di era digital saat ini menghadapi tantangan kompleks, terutama terkait degradasi moral yang melanda Generasi Alpha akibat dampak negatif teknologi dan pergeseran dinamika sosial. Matematika, yang selama ini sering dipandang terbatas pada aspek kognitif, sebenarnya memiliki potensi strategis sebagai wahana pendidikan nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran signifikan pembelajaran matematika dalam pembentukan karakter siswa, serta memaparkan konstruksi integrasi antara materi matematika dengan pendidikan akhlak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research). Data dikumpulkan dari berbagai sumber primer meliputi jurnal ilmiah nasional terakreditasi dan artikel akademik internasional yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa matematika memiliki kontribusi vital dalam membentuk karakter melalui empat fokus utama: (1) Interpolasi pendidikan karakter secara implisit, di mana proses penyelesaian masalah matematika melatih sikap jujur dalam proses, ketelitian berpikir, dan ketekunan; (2) Pengelolaan karakter melalui perencanaan pembelajaran (RPP dan Silabus) yang dirancang secara eksplisit memuat nilai moral; (3) Pelaksanaan pembelajaran interaktif yang menanamkan budaya disiplin waktu, kerja sama tim, dan tanggung jawab; serta (4) Integrasi nilai-nilai Islam yang memadukan konsep matematika—seperti akurasi pengukuran dan prinsip keadilan dalam persamaan—dengan nilai spiritualitas. Disimpulkan bahwa matematika bukan sekadar instrumen pengembangan logika, melainkan perangkat revolusioner untuk membangun integritas moral siswa yang kokoh.