Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelajaran Pendidikan Karakter yang Bisa Diambil dari Kehidupan dan Karier Cristiano Ronaldo sebagai Superstar Sepak Bola Robingun Suyud El Syam; Aryadi Nursantoso; Danang Isworo
Journal of New Trends in Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): November: Journal of New Trends in Sciences
Publisher : CV. Aksara Global Akademia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59031/jnts.v3i4.729

Abstract

The purpose of this study is to reveal the character education values of the superstar Cristiano Ronaldo, which have not been studied in depth before. The character research was selected with literature sources, and analyzed qualitatively. The discussion and analysis resulted in findings that Cristiano Ronaldo has several superior characters, namely: religious, honest, competitive, self-confident, professional, high work ethic, disciplined, love for the country, appreciate achievement, communicative, care for the environment, care for society, and responsibility. These character values make him a superstar who stands out both on and off the field. His religious devotion, honesty, and sense of responsibility reflect strong moral foundations, setting him as a role model for aspiring athletes and individuals seeking success. Ronaldo's competitive spirit and high self-confidence have helped him achieve excellence on the field, while his professional attitude and exceptional work ethic highlight the importance of dedication and perseverance in achieving success. Furthermore, his discipline in training and love for his country portray a deep commitment not only to his career but also to his community and country. Additionally, Ronaldo's appreciation for achievement, communicative nature, and care for the environment demonstrate that his character extends beyond personal success, as he values teamwork and the well-being of others. His contribution to various charitable causes and societal issues further establishes his role as a responsible individual who uses his fame and fortune for the betterment of society. These character values make him an ideal role model, both in the world of sports and in broader society. We recommend Cristiano Ronaldo's character values as a role model for those who hope for a successful career, and inspiration for the practice of Islamic education values, as they encompass integrity, hard work, and social responsibility.
ANALISIS KESULITAN SISWA DALAM MEMAHAMI KONSEP PECAHAN DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Alvera Septi Maulida Fatma; Hesti Sangadah; Evin Helmi Fadhila; Nabila Izzatin F; Aryadi Nursantoso
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak siswa Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah mengalami kesulitan dalam memahami materi pecahan. Kesulitan ini muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari ketidaktahuan siswa dalam mengartikan simbol pecahan, ketidakmampuan dalam membandingkan dua pecahan, hingga kebingungan saat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian pecahan. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan Studi Literatur sebagai metode utama dalam pengumpulan data. Data diperoleh melalui proses penelusuran dan pengkajian secara sistematis terhadap berbagai sumber rujukan yang relevan dan terpercaya, khususnya yang membahas kendala yang dihadapi siswa sekolah dasar dalam memahami konsep pecahan. Salah satu permasalahan utama yang dialami siswa adalah rendahnya pemahaman mendasar mengenai konsep pecahan. Kesulitan Dalam Melakukan Operasi Hitung Pecahan yaitu dalam Operasi aritmetika yang melibatkan bilangan pecahan secara konsisten menjadi salah satu topik yang paling menantang bagi siswa sekolah dasar. Kesulitan dalam Mengaplikasikan Pecahan pada Konteks Sehari-hari. kesulitan dalam melakukan perbandingan antara dua pecahan yang memiliki pembilang dan penyebut berbeda. Berdasarkan hasil sintesis komprehensif terhadap berbagai penelitian yang dikaji dalam studi literatur ini, dapat disimpulkan secara konsisten bahwa siswa sekolah dasar pada umumnya menghadapi beragam kesulitan yang cukup kompleks dalam memahami dan menginternalisasi konsep pecahan
KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR Tri dariyah; Irma Fernanda; Finna Sofiana; Aryadi Nursantoso
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar memiliki karakteristik khusus yang perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif peserta didik, serta arah kebijakan kurikulum yang diterapkan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembelajaran matematika di Sekolah Dasar beserta implikasinya terhadap aspek perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui metode kajian literatur dengan memanfaatkan sumber data berupa artikel jurnal nasional terakreditasi, buku referensi pendidikan matematika, serta dokumen resmi kebijakan pendidikan nasional. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-kualitatif melalui proses sintesis terhadap temuan-temuan penelitian yang relevan. Hasil kajian mengindikasikan bahwa pembelajaran matematika di Sekolah Dasar perlu disusun secara bertahap, bermakna, dan berbasis konteks, serta berorientasi pada keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru memegang peran sentral dalam pengelolaan pembelajaran melalui penentuan strategi, metode, dan media yang mampu menstimulasi aktivitas berpikir serta kemampuan pemecahan masalah peserta didik. Di samping itu, karakteristik pembelajaran matematika tercermin pada penyusunan perencanaan pembelajaran yang terstruktur, pelaksanaan pembelajaran yang bersifat eksploratif dan interaktif, serta penerapan penilaian autentik dan formatif yang berfokus pada pengembangan kemampuan bernalar dan penerapan konsep matematika. Kajian ini diharapkan dapat memberikan dasar konseptual bagi guru dan pengembang kurikulum dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran matematika di Sekolah Dasar
Transformasi Pembelajaran Geometri: Dari Alat Peraga Fisik Ke Interactive Flat Panel (IFP) di Sekolah Dasar Aryadi Nursantoso
Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/lencana.v3i4.5809

Abstract

This study aims to explore the pedagogical transformation of teachers in geometry learning in elementary schools, shifting from the use of conventional physical manipulatives to Interactive Flat Panel (IFP) technology. Using a qualitative approach with a case study design, this research involved three elementary school teachers as key informants selected through purposive sampling. Data were collected through in-depth interviews and documentation studies, then analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results show that IFP transforms geometry learning through three main aspects: (1) enhancing spatial visualization from static to dynamic, which facilitates the understanding of geometric shapes; (2) shifting the teacher's role into a digital laboratory facilitator; and (3) increasing mathematical precision compared to physical manipulatives. However, challenges such as time management and potential technological distractions remain. This study concludes that IFP effectively accelerates students' geometric thinking stages according to Van Hiele's theory through 3D object manipulation features. The implications of this research emphasize teacher training to optimize IFP potential in the classroom
Analisis Efektivitas RPP Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Yeni Suryaningsi; Aryadi Nursantoso; Fadhilah Liridho; Asti Luthfiyani; Mujahid
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6771

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kebijakan pendidikan yang dikembangkan untuk menjawab tantangan pembelajaran pascapandemi serta kebutuhan peserta didik di era abad ke-21. Salah satu aspek penting dalam implementasi kurikulum ini adalah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang efektif, khususnya pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas RPP Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar, ditinjau dari kesesuaian struktur, implementasi langkah pembelajaran, pelaksanaan asesmen, serta persepsi guru. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru Sekolah Dasar yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Teknik pengumpulan data meliputi analisis dokumen RPP, wawancara semi-terstruktur, dan observasi pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum RPP Kurikulum Merdeka telah disusun sesuai dengan prinsip kurikulum dan mampu mendorong pembelajaran matematika yang lebih aktif dan kontekstual. Namun demikian, masih ditemukan kendala dalam perumusan tujuan pembelajaran yang spesifik, penerapan pembelajaran diferensiatif, serta pengembangan asesmen yang bersifat holistik. Guru menilai RPP Kurikulum Merdeka lebih fleksibel, tetapi tetap memerlukan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya lebih optimal. Dengan demikian, RPP Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika apabila didukung oleh peningkatan kompetensi guru dan pengembangan perangkat ajar yang selaras dengan capaian pembelajaran.
PSYCOLOGYCAL MATHEMATIC LEARNING Ahmat Miftahudin; Fanisha Cahya Saputri; Fuada, Faridatul; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemahaman konsep konservasi berat, jumlah, dan volume pada siswa kelas II SD Negeri 2 Bejiarum melalui kegiatan praktik konkret. Subjek penelitian adalah siswa yang berada pada tahap operasional konkret, di mana mereka mulai berpikir logis namun masih bergantung pada benda nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Prosedur penelitian melibatkan tiga skenario praktik: perbandingan berat koin dan kapas, jumlah permen dengan manipulasi jarak, serta volume air dalam wadah berbeda bentuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya siswa cenderung menilai suatu besaran berdasarkan tampilan visual atau persepsi fisik semata. Namun, melalui keterlibatan langsung dalam praktik konkret, siswa mulai menyadari kesalahan persepsi mereka dan membangun pemahaman yang lebih bermakna mengenai konsep konservasi. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman konkret efektif dalam membantu perkembangan kognitif siswa sesuai dengan teori Piaget dan Bruner.  
PENGARUH PEMBELAJARAN REALISTIK TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA SD DALAM MATA PELAJARA MATEMATIKA Alfiana Agustin; Silva Nadia; Annisa Qurratu A’yuni; Nugrahaning Ifa Ainaya; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6824

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar masih sering dilaksanakan secara konvensional sehingga berdampak pada rendahnya minat dan hasil belajar siswa. Salah satu pendekatan yang dinilai mampu mengatasi permasalahan tersebut adalah pembelajaran matematika realistik (Realistic Mathematics Education/RME), yang mengaitkan konsep matematika dengan situasi kehidupan nyata siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran realistik terhadap minat dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber pustaka berupa jurnal ilmiah, buku referensi, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan pembelajaran matematika realistik, minat belajar, dan hasil belajar matematika siswa SD. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika realistik berpengaruh positif terhadap peningkatan minat belajar dan hasil belajar matematika siswa SD. Pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, motivasi belajar, serta keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran matematika realistik layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
ANALISIS KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH DASAR BERBASIS KURIKULUM MERDEKA Putri Rofia’tus Sholikhah; Bella Afrilia; Adhyla Noorhafida Aulia Hakim; Afifah Kurniawati; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6825

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar menuntut transformasi paradigma dalam pembelajaran matematika, dari sekadar menghafal rumus menuju pemahaman konsep yang mendalam dan kontekstual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pembelajaran matematika di SD berbasis Kurikulum Merdeka melalui tiga pilar utama: pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning), pemanfaatan media dan bahan ajar, serta implementasi pembelajaran aktif dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari berbagai literatur ilmiah, buku, dan dokumen resmi yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa: (1) Pendekatan kontekstual efektif menjembatani materi abstrak dengan kehidupan nyata siswa sehingga pembelajaran lebih bermakna; (2) Penggunaan media konkret dan digital (seperti GeoGebra) serta LKPD berbasis konteks sangat vital dalam mentransformasi konsep abstrak menjadi representasi visual; dan (3) Pembelajaran aktif yang menempatkan guru sebagai fasilitator mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta keterampilan berpikir kritis. Keberhasilan pembelajaran matematika dalam Kurikulum Merdeka sangat bergantung pada kreativitas guru dalam mengintegrasikan metode dan media yang relevan dengan kebutuhan peserta didik.
ANALISIS TEORI-TEORI PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SD/MI Najmul Laily Fitriana; Nafila Nuru Fatkhana; Helsa Aufa Marccella; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6849

Abstract

Pembelajaran matematika di SD/MI memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan berpikir logis, kritis, dan sistematis sejak usia dini. Namun, rendahnya hasil belajar sering kali disebabkan oleh pendekatan yang berpusat pada guru tanpa mempertimbangkan perkembangan kognitif siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis berbagai teori pembelajaran dan mengaitkannya dengan peningkatan kualitas pembelajaran matematika di SD/MI secara konseptual dan praktis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan mengkaji jurnal, skripsi, dan buku terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi teori Behaviorisme melalui penguatan positif, teori Piaget yang menyesuaikan tahapan operasional konkret, serta teori Bruner dan Vygotsky melalui pendekatan spiral dan scaffolding, secara signifikan dapat meningkatkan pemahaman, motivasi, dan hasil belajar siswa. Dengan menerapkan teori-teori ini, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih bermakna dan efektif bagi siswa sekolah dasar.
KAJIAN LITERATUR TENTANG MODEL ROLE PLAY DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG PADA PESERTA DIDIK KELAS IV Roselia Puji Lestari; Feni Nur Afifah; Siti Lailatul Ulya; Aines Nisma Zustiani; Aryadi Nursantoso
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i3.6928

Abstract

Pembelajaran matematika pada tingkat sekolah dasar, khususnya pada materi bangun ruang, masih sering dipersepsikan sulit oleh peserta didik karena karakteristik materinya yang abstrak. Kondisi tersebut menuntut penggunaan model pembelajaran yang mampu menyajikan konsep secara konkret dan bermakna. Dalam pelajaran matematika, metode Role Play merupakan salah satu model pembelajaran yang dinilai efektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis konsep dan karakteristik model Role Play, karakteristik pembelajaran matematika materi bangun ruang kelas IV, bentuk penerapan Role Play dalam pembelajaran matematika, serta kelebihan dan keterbatasannya berdasarkan kajian literatur dan hasil penelitian terdahulu. Studi literatur menjadi metode yang dipilih dalam penelitian ini dengan menelaah berbagai sumber yang relevan. Hasil kajian menyatakan bahwa model Role Play dapat meningkatkan pemahaman konsep bangun ruang, keaktifan belajar, serta kemampuan berpikir konkret peserta didik kelas IV SD, meskipun memiliki keterbatasan dalam pengelolaan waktu dan kesiapan peserta didik.