Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Penggunaan Metode Detektif Kata Dalam Meningkatkan Kosa Kata Dalam Bahasa Inggris di SD Istianah Terpadu Kota Sorong Wael, Ahmad; Saputra, Dian; Hartanti, Rezkiah; Akib, Rizal; Uluelang, Kris
JPG: Jurnal Pendidikan Guru Vol. 5 No. 2 (2024): JPG: Jurnal Pendidikan Guru
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan metode detektif kata dalam meningkatkan kosa kata Bahasa Inggris terhadap materi bagian-bagian tubuh dan perkenalan diri pada kelas 4 SD Istianah Terpadu Kota Sorong. Peneliti melakukan penelitian ini dikarenakan observasi yang dilakukan menemukan bahwa siswa kesulitan dalam memahami kosa kata Bahasa Inggris. Metode yang dilakukan pada penelitian ini yaitu eksperimen yang dilakukan dengan memberikan pre-test setelah itu siswa diberikan perlakukan dengan menggunakan metode detektif kata, setelah diberikan perlakukan maka siswa diberikan post-test untuk mengukur kemampuan siswa terhadap metode yang digunakan. Sebanyak 15 siswa-siswa yang dilibatkan sebagai sampel dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari jumlah total nilai pada pre-test berjumlah 780 meningkat pada post-test menjadi 1360. Rata-rata nilai pada pre-test adalah 51,0% meningkat pada post-test menjadi 90,6% pada pre-test siswa yang tuntas berjumlah 3 atau 20% sedangkan siswa yang tidak tuntas berjumlah 12 atau 80%. Sedangkan pada post-test siswa yang tuntas berjumlah 14 atau 93% dan siswa yang tidak tuntas berjumlah 1 atau 7%. Kata Kunci : Metode detektif; Kosa kata ; Bahasa Inggris.
Implementation of Visual and Performing Arts (VPA) in ELT Through Kampus Mengajar Program at Secondary School in Southwest Papua Hasyim, Ruslan; Hasanudin, Hasanudin; Wael, Ahmad; Saputra, Dian; Hardianti, Rinda; Uluelang, Kris; Srianah Amir, Hasbiyah; Mohammad Sata, Mohammad Rafi'i
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 4 No. 02 (2024): Artikel Riset Edisi Agustus 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v4i02.4288

Abstract

This research discusses the implementation of Visual and Performing Arts (VPA) in the Campus Teaching Program at SMP Negeri 1 Kota Sorong, Southwest Papua. The research methodology employed is descriptive analysis, involving eighth-grade students as research subjects. Various work programs were implemented, such as Canva-based digital learning, "Spin the Wheel" games, collective film-watching activities, the Zero Waste program, and digital crossword puzzles. The research results indicate that the implementation of VPA has had a positive impact on students' learning experiences, enhancing technological skills, student interest, environmental awareness, and students' enthusiasm in answering questions. Additionally, visual and performing arts also contribute to the success of English language instruction. This research also highlights the importance of creativity in the language teaching process and the role of media, especially technology, in enhancing the effectiveness of teaching and learning. In conclusion, the implementation of VPA in the Campus Teaching Program has successfully enriched students' learning experiences through the obtained activity results.
The Effect of Using Active Knowledge Sharing Strategy on Reading Comprehension Wael, Ahmad; Saputra, Dian; Kamaluddin, Kamaluddin
Qalam : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 12 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jq.v12i1.2283

Abstract

The writers formulate the problem statement which is there any significant effect of using Active Knowledge Sharing strategy on students’ Reading comprehension of the eleven grade students at SMK Negeri 2 Kota Sorong. This study is quantitative research and the study use classroom action methodology. the instrument of this study are Pre-test. This study take place at SMK Negeri 2 Kota Sorong.The result of the study could improve 15 students in reading comprehension at eleven grade pariwisata SMK Negeri 2 Kota Sorong. It was shown by the result of pre-test 42,27 and the result of post-test 1 was 60,53 and post-test 2 was 84,67. From the data above, the effect of active knowledge strategy can improve students’ reading comprehension in reading a narrative text and students’ attention, participation, and in learning especially eleven grade pariwisata SMK Negeri 2 Kota Sorong 2019/2020 academic year
Upaya memperkenalkan Kosa Kata Bahasa Inggris di Rumah Pintar Kampung Kokoda Melalui Media Puzzle Wael, Ahmad; Hartanti, Rezkiah; Irjayanti, Devi; Astini, Fitri Fatika
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v7i2.16776

Abstract

Pada era globalisasi ini, penguasaan bahasa Inggris menjadi krusial, terutama bagi anak- anak usia sekolah dasar. Salah satu aspek yang perlu dikuasai dalam bahasa Inggris adalah kosakata. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Pintar Kampung Kokoda, sebuah lembaga pendidikan non-profite, dengan tujuan memperkenalkan kosakata bahasa Inggris kepada anak-anak usia 7-8 tahun melalui media pembelajaran puzzle. Metode yang digunakan mencakup perencanaan kegiatan, pelaksanaan dengan menggunakan media puzzle, dan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan rendahnya pemahaman kosakata awal siswa, namun setelah penerapan metode pembelajaran dengan media puzzle, post-test menunjukkan peningkatan yang signifikan. Rata-rata presentase hasil post-test mencapai 68,5%, menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan pemahaman kosakata bahasa Inggris pada siswa. Pendekatan pembelajaran yang menarik dan interaktif melalui media puzzle terbukti efektif dalam membantu siswa memahami dan mengingat kosakata bahasa Inggris.
The Use of Code-Crossing in EFL Classroom Interaction Wael, Ahmad; A.,, Yuliana; Hartanti, Rezkiah; Fadila, Ana
English Education:Journal of English Teaching and Research Vol 10 No 2 (2025): English Education
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jetar.v10i2.26444

Abstract

The purposes of this research were to find out the forms and factors that cause code-crossing in EFL classroom interaction. This research was conducted using a descriptive qualitative approach. The researchers selected thirty participants from the English Education Department at Universitas Muhammadiyah Sorong (Muhammadiyah University of Sorong). The researchers took participants from the fourth semester. The researchers observed the activity in the class during the teaching process. The data of this study were collected by using classroom observation and interview. The researchers used five stages in analyzing the data, which are data cleaning, data coding, descriptive analysis, comparative analysis, and interpretation of results. The research revealed that the way lecturers and students engage in code-crossing, using both high and low codes, is shaped by social status, social distance, and mutual familiarity. Findings indicated that classroom interactions involved two main types of codes: high and low codes. Students predominantly employed high code, whereas lecturers were more inclined to use low code. Key determinants for code selection included the lecturer’s social status and age differences. Additionally, factors such as social distance, familiarity, and cultural background also played  role in influencing the use of high code by both lecturers and students during classroom exchanges. These findings suggest that language within educational contexts serves purposes beyond mere communication. It reflects cultural norms, social expectations, and interpersonal relationships. Understanding how lecturers and students engage in code-crossing offers valuable insights into enhancing classroom interaction, inclusivity, and mutual respect. The key contribution of this research lies in its empirical evidence showing that code-crossing, often perceived as informal or peripheral, actually plays a crucial role in shaping effective classroom communication and fostering social cohesion.
The Pronunciation of English Fricative By Indonesian EFL Learners Wael, Ahmad; Hartanti, Rezkiah; Marwan Ohorella, Hayat; Keliwawa, Rekayana
JADEs Journal of Academia in English Education Vol. 6 No. 2 (2025): JADEs Journal of Academia in English Education
Publisher : Tadris Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/jades.v6i2.12153

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembuatan Nugget Ikan Sembilang Sebagai Pilar Pengelolaan Hasil Perikanan Berkelanjutan Di Kelurahan Warmon Ahmad Fahrizal; Rumwokas, Saleh; Wael, Ahmad; Weyai, Sherly Gabriella Laura; Loklomin, Hanai
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.892

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Kelurahan Warmon, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, dalam mengolah hasil perikanan lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Kegiatan difokuskan pada pelatihan pembuatan nugget ikan (Uto) Sembilan (Sebero) sebagai upaya diversifikasi produk perikanan untuk mendukung pengelolaan sumber daya berkelanjutan di kawasan ekosistem mangrove Warmon. Metode pelaksanaan meliputi 4 (Empat) tahap, yaitu perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 11 peserta terlibat aktif dalam pelatihan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terhadap bahan, tahapan pembuatan, kebersihan, serta penyimpanan produk. Seluruh peserta (100%) berhasil menjawab benar seluruh pertanyaan post-test dan menunjukkan kemampuan praktis yang baik dalam proses produksi dan pengemasan. Selain itu, tingkat kepercayaan diri dan minat kewirausahaan peserta sangat tinggi, ditunjukkan oleh skor rata-rata di atas 4,8 pada aspek sikap dan niat. Kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran terhadap pemanfaatan potensi ikan lokal serta mendorong terbentuknya usaha mikro berbasis produk olahan ikan di wilayah pesisir Warmon. Keberlanjutan program diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian ekosistem mangrove melalui pendekatan ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal.
ROLE PLAY DALAM PENGAJARAN GRAMMAR UNTUK ANAK PANTI ASUHAN BUKIT HERMON PAPUA BARAT DAYA Wael, Ahmad; Saputra, Dian; A., Yuliana; Wahid, Bustamin; Musa’ad, Faidah; Saputro, Isnaini Eddy; Ohorella, Hayat Marwan; Hartanti, Rezkiah
MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2026): MAJU : Indonesian Journal of Community Empowerment, January 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/maju.v3i1.2344

Abstract

This community service aims to analyze the effectiveness of using role play in teaching grammar to children at the Bukit Hermon Orphanage. Grammar and English language learning are important because English is an international language. The effectiveness of grammar teaching can be enhanced through the use of role play as a teaching method. The results of the study show that the role play method is quite effective in improving grammar knowledge. This research was conducted at the Bukit Hermon Orphanage because the students at the orphanage met the criteria needed by the researchers. The data collection method involved conducting pre-tests and post-tests to determine the improvement in knowledge in the samples after receiving treatment. The effectiveness of using role play in teaching grammar was measured through two tests: the pre-test given at the beginning of the session and the post-test given after the treatment or reinforcement by the researchers. The results of the study indicate that the use of role play in teaching grammar is quite effective.
Workshop Peningkatan Minat Belajar Bahasa Inggris Melalui Permainan Interaraktif di Sekolah Dasar Saputra, Dian; Hartanti, Rezkiah; Uluelang, Kris; Ohorella, Hayat M; Mahendra, Faisal Eka; Wael, Ahmad
JUPAMU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 1 No. 2: JANUARI 2026
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66031/jupamu.v1i2.128

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris di era globalisasi menuntut penanaman minat sejak jenjang Sekolah Dasar (SD), namun metode konvensional sering membosankan. Untuk mengatasi ini, program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Peningkatan Minat Belajar bahasa Inggris melalui permainan Interaktif. Program ini berfokus pada siswa SD Negeri 14 Waigama di Kampung Waigama, Misool Selatan. PkM ini dirancang dalam empat tahapan komprehensif. Pertama, sosialisasi dan pengenalan kegiatan juga materi pada siswa-siswi dan guru, Kedua, observasi partisipan, dimana tim mengamati aktivitas keseharian siswa. Ketiga, pelatihan bahasa inggris level basic dan pelatihan bahasa inggris melalui mini games. Keempat, pendampingan dan penerapan kegiatan interaktif seperti bernyanyi, guess the word, dan peragaan hewan, dengan bimbingan langsung mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif. Para siswa memperlihatkan peningkatan semangat, motivasi, dan kompetensi dalam berbahasa Inggris, termasuk kemampuan menulis teks sederhana secara individu maupun kelompok. Keseluruhan temuan ini secara kuat menegaskan efektivitas metode permainan interaktif dalam menumbuhkan minat dan mkemampuan berbahasa Inggris siswa.
PENGENALAN ARTIFICIAL INTTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA KELOMPOK BELAJAR RUMAH PINTAR KAMPUNG MATAWOLOT KABUPATEN SORONG Ahmad Wael; Rezkiah Hartanti; Yuliana A.; Faida Musa'ad; Hayat Marwan Ohorella; William Jordi Soplantilantila
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19124

Abstract

Perkembangan teknologi pada era digital saat ini telah membuka peluang baru dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Pengabdian ini bertujuan untuk pengenalan penggunaan alat berbasis Artificial Intelligence (AI) seperti ChatGPT, Grammarly, dan Duolingo dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Pengabdian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan berupa tes objektif untuk mengukur aspek kosakata, tata bahasa, dan pemahaman bacaan. Peserta yang dilibatkan dalam pengabdian ini berjumlah sepuluh peserta pada kelompok belajar rumah pintar pada kampung Matawolot, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Hasil pre-test menunjukkan bahwa pemahaman awal siswa masih tergolong rendah. Setelah dilakukan intervensi menggunakan media pembelajaran berbasis AI, hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan. Mengacu pada temuan penelitian sebelumnya, penggunaan AI tools dapat meningkatkan hasil belajar siswa sebesar 30 poin atau sekitar 30%. Hal ini sejalan dengan studi yang dilakukan oleh Utomo (2024) dan meta-analisis VanLehn (2011) yang menunjukkan efektivitas teknologi pembelajaran pintar dalam meningkatkan performa akademik. Temuan ini memperkuat bahwa pembelajaran Bahasa Inggris yang didukung AI memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, personal, dan efektif bagi siswa