p-Index From 2021 - 2026
9.994
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Mimbar PGSD Undiksha Jurnal Tematik Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika PAX HUMANA TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an Satya Widya Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) DIDAKTIKA TAUHIDI: JURNAL PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Jurnal Mitra Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Action Research International Journal of Elementary Education Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan International Journal for Educational and Vocational Studies Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) Holistika : Jurnal Ilmiah PGSD Jurnal Educatio FKIP UNMA Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan JTIEE (Journal of Teaching in Elementary Education) Jurnal Pendidikan dan Kewirausahaan JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Journal of Research and Educational Research Evaluation JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI Jurnal Kewarganegaraan ELEMENTARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Journal for Lesson and Learning Studies Journal Evaluation in Education (JEE) Abdimas Altruis: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Education and Counseling Journal Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Multidisplin Innovative: Journal Of Social Science Research JS (Jurnal Sekolah)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pembelajaran Problem based learning Terhadap Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Setyawan, Muhammad; Koeswanti, Henny Dewi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.41099

Abstract

Banyaknya peserta didik mendapatkan hasil belajar kurang memuaskan. hal tersebut disebabkan karena kurangnya berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah dalam suatu pembelajarn. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis model pembelajaran Problem based learning dalam meningkatkan berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode meta analisis. Tahap penelitian diawali dengan mencari topik yang relevan guna memudahkan dalam mengumpulkan data. Data tersebut diperoleh dengan cara menelusuri jurnal-jurnal online melalui google scolaria dengan kata kunci Problem based learning, Meningkatkan Berpikir Kritis, Sekolah Dasar. Dari penelusuran yang dilakukan diperoleh 25 artikel tetapi yang relevan untuk digunakam hanya 12 artikel. Data-data yang telah diperoleh diolah kembali menggunakan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis penggunaan model pembelajaran Problem based learning dalam pembelajaran terbukti dapat meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik paling rendah 5,28% dan yang paling tinggi 99,47%. Penggunaan Problem based learning sangat berpengaruh terhadap berpikir kritis peserta didik. Selain itu peserta didik juga mempunyai pengalaman yang berbeda dalam proses pembelajaran karena dituntut untuk memecahkan permasalahan dalam suatu proses pembelajaran. implikasi penelitian ini diharapkan guru-guru dapat menggunakan model pembelajaran ini pada proses pembelajaran. sehingga meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran dengan mudah selama proses pembelajaran.
Media Pop-Up Book Berbasis Model Pembelajaran APACIN Meningkatkan Kemampuan Kefasihan Membaca Siswa Eskris, Yosiana; Koeswanti, Henny Dewi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v10i3.49358

Abstract

Membaca dengan lancar merupakan salah satu komponen penting yang harus dikuasai oleh siswa. Namun kenyataan dilapangan menunjukan bahwa kemampuan siswa dalam membaca lancar masih redah dan kurangnya media yang digunakan untuk membantu siswa membaca lancar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media pop up book berbasis model pembelajaran APACIN untuk meningkatkan kemampuan membaca lancar siswa. Penelitian ini tergolong dalam penelitian pengembangan (R&D) yang dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek yang terlibat dalam penelitian ini yaitu dua orang dosen sebagai uji validasi media dan uji validasi materi, guru kelas, dan siswa kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan mengunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian memperoleh skor nilai validasi dari para ahli, skor nilai dari ahli materi memperoleh nilai rata-rata validasi ahli materi sebesar 94,55% dengan kategori sangat tinggi dan skor nilai dari uji validasi media memperoleh rata-rata validasi media sebesar 95,2% dengan kategori sangat tinggi. Hasil angket respon guru memperoleh nilai rata-rata 85,2% dengan kategori sangat tinggi dan rata-rata validasi respon siswa 82,9 dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media pop up book berbasis model pembelajaran APACIN sangat efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca lancar siswa kelas 1 SD.
Perbedaan Model Problem Based Learning dengan Discovery learning dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Cerita Fiksi Yulianingsih; Koeswanti, Henny Dewi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 3 (2023): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i3.64916

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan komunikasi secara tidak langsung dengan cara menuangkan kreativitas ide, gagasan, pikiran dalam karya tulis dengan melihat kaidah bahasa yang tepat sebagai informasi yang dapat dipahami oleh pembaca. Oleh sebab itu, proses pelaksanaan pembelajaran harus dapat meningkatkan keterampilan menulis peserta didik. Penelitian ini di fokuskan pada keterampilan menulis teks cerita fiksi. Cerita fiksi merupakan suatu tulisan atau karangan yang berisi cerita rekaan berdasarkan ide khayalan dari penulis dan bukan kejadian nyata di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara model Problem Based Learning dan model Discovery learning terhadap keterampilan menulis teks cerita fiksi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan model One Group Pretest-Postest Design. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IV sekolah dasar Teknik pengumpulan data menggunakan rubrik instrumen penilaian keterampilan menulis teks cerita fiksi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 (kurang dari 0,05), artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Rata-rata Problem Based Learning dan Discovery learning terhadap keterampilan menulis teks cerita fiksi dari hasil uji T sebesar 63.14 dan 72.78. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan antara model Problem Based Learning dan Discovery learning terhadap keterampilan menulis teks cerita fiksi peserta didik kelas IV SD.
Perbedaan Penggunaan Media Visual Dalam Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Menulis Kalimat Aktif dan Pasif Siswa Kelas II Gugus Mawar Rivanza, Bagas Gea; Koeswanti, Henny Dewi
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i3.9385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh penggunaan media visual dalam model Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan menulis kalimat aktif dan pasif siswa sekolah dasar, dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan penggunaan media visual dalam pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar terhadap kemampuan menulis kalimat aktif dan pasif. Penelitian ini mendukung pentingnya pengembangan strategi pembelajaran yang inovatif dalam konteks kurikulum pendidikan yang relevan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Desain ini memungkinkan peneliti untuk membandingkan efek penggunaan media visual dalam model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) terhadap kemampuan menulis siswa, antara kelompok eksperimen yang menggunakan media visual dengan kelompok kontrol yang tidak menggunakan media visual. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media visual dalam model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis kalimat aktif dan pasif di sekolah dasar. Analisis statistik menunjukkan bahwa kedua kelompok eksperimen memenuhi persyaratan uji normalitas dan homogenitas, dengan hasil uji beda mean (t-test) yang signifikan (p = 0,001). Hasil uji F (ANOVA) juga menegaskan pengaruh positif media visual terhadap kemampuan menulis siswa secara keseluruhan. Temuan ini mendukung pentingnya integrasi media visual dalam pendidikan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam pemahaman dan  bahasa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DESKRIPSI PESERTA DIDIK KELAS II PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Febriana, Agil Vina; Koeswanti, Henny Dewi
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 8, No 3 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/js.v8i3.58672

Abstract

Abstract: This Collaborative Classroom Action Research (PTKK) aims to improve the descriptive writing skills of class II students in Indonesian language subjects at SD Negeri Salatiga 06 through the application of the TTW (Think Talk Write) learning model. The sample in this study consisted of 28 class II-b students. This research uses the collaborative classroom action research model of Kemmis and McTaggart. The data collection techniques used in this research were observation, interviews, and documentation. Analysis was carried out using descriptive qualitative methods. In precycle activities, writing skills only reached 48% (sufficient). After carrying out cycle I, the average description writing skill reached 64% (good), and cycle II reached a percentage of 88% (very good). Thus, the average increase in writing skills for students in cycles I and II reached 76% in the 'very good' category. Students' skills for each indicator have increased with the following details: the spelling indicator (use of capital letters and punctuation) reached 79% (very good), the text suitability indicator reached 77% (very good), the effective sentence use indicator reached 74% (good), the writing indicator reached 77% (very good), and the writing neatness indicator reached 73% (good). Based on this, through the application of the Think Talk Write model in Indonesian language learning, it is possible to improve the descriptive writing skills of class II students at SD Negeri Salatiga 06. Keywords: TTW (Think Talk Write) model; writing skills; writing a description. Abstrak: Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi peserta didik kelas II pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri Salatiga 06 melalui penerapan model pembelajaran TTW (Think Talk Write). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 28 peserta didik kelas II-b. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas kolaboratif model Kemmis dan Mc. Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dilaksanakan analisis dengan metode kualitatif deskriptif. Pada kegiatan pra siklus keterampilan menulis hanya mencapai angka 48% (cukup). Setelah dilaksanakan siklus I, rata-rata keterampilan menulis deskripsi mencapai 64% (baik), dan siklus II mencapai persentase 88% (sangat baik). Sehingga, rata-rata peningkatan keterampilan menulis peserta didik siklus I dan II mencapai 76% dengan kategori ‘sangat baik’. Keterampilan peserta didik untuk tiap indikator mengalami peningkatan dengan rincian sebagai berikut: indikator ejaan (penggunaan huruf kapital dan tanda baca) mencapai 79% (sangat baik), indikator kesesuaian teks mencapai 77% (sangat baik), indikator penggunaan kalimat efektif mencapai 74% (baik), indikator penulisan mencapai 77% (sangat baik), dan indikator kerapian tulisan mencapai 73% (baik). Berdasarkan hal tersebut, melalui penerapan model Think Talk Write dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi peserta didik kelas II di SD Negeri Salatiga 06.Kata Kunci: model TTW (Think Talk Write); keterampilan menulis; menulis deskripsi.
PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PESERTA DIDIK KELAS II Lestari, Indah Cahyani; Koeswanti, Henny Dewi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4580

Abstract

Keterampilan menulis cerita perlu dilatihkan kepada peserta didik, karena keterampilan ini tidak langsung dapat dikuasi oleh peserta didik. Sehingga, kedepannya peserta didik dapat mengungkapkan gagasannya melalui keterampilan menulis cerita akan semakin berkembang. Oleh sebab itu, proses pelaksanaan pembelajaran harus dapat meningkatkan keterampilan menulis cerita peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita peserta didik kelas II sekolah dasar melalui model pembelajaran picture and picture. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif (PTKK). Subyek penelitian adalah peserta didik kelas II yang berjumlah 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan non tes dan tes. Teknik tes dalam penelitian ini meliputi menulis cerita dengan model pembelajaran picture and picture. Teknik non tes dalam penelitian ini meliputi observasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik kuantitatif (membandingkan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan pra siklus ke siklus 2 sebesar 40%. Pada pra siklus menunjukkan persentase ketuntasan sebesar 46%. Persentase ketuntasan meningkat sebesar 22% saat siklus 1. Siklus 1 menunjukkan persentase ketuntasan sebesar 68%. Kemudian, terjadi peningkatan kembali sebesar 18% saat siklus 2. Siklus 2 menunjukkan persentase ketuntasan sebesar 86%. Disimpulkan bahwa keterampilan menulis cerita peserta didik meningkat dengan model pembelajaran picture and picture.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN PEMBELAJARAN TEMA 8 SUBTEMA 1 MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN DIPERBANTUKAN MEDIA 3D WATERCYCLE PADA SISWA KELAS V SD N TUMBREP 01 Dewi, Nimas Perdana Fortuna; Koeswanti, Henny Dewi; Radia, Elvira Hoesein
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.6

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan tema 8 melalui penerapan Model Problem Based Learning berbantuan dengan Media 3D Water Cycle pada siswa kelas V SD Negeri Tumbrep 01 Tahun Ajaran 2018- 2019. Penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas dilakukan untuk memperbaiki pembelajaran didalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, obsevasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 5 SD N Tumbrep 01 yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi, dan dokumentasi). Dalam pembelajaran ini peneliti berkolaborasi dengan guru kelas V SD N Tumbrep 01 dengan menerapkan Model Problem Based Learning berbantuan dengan Media 3D Water Cycle. Hasil nilai tema 8 pra siklus sebanyak 18 tuntas dan 14 tidak tuntas, siklus 1 terdapat 25 siswa tuntas dan 7 siswa tidak tuntas , dan siklus 2 terdapat 30 siswa tuntas dan 2 siswa tidak tuntas
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE DAN DIONASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS PADA TEMA 9 SISWA KELAS IV SD N SOLOWIRE Septiningtyas, Rosyana Puji; Koeswanti, Henny Dewi; Radia, Elvira Hoesein
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis siswa kelas IV SDN Solowire dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif Tipe Think Pair Share dan Dionasi. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 2 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data yang diperoleh melalui observasi dan tes. Data observasi aktivitas guru dan siswa dianalisis dalam bentuk persentase. Data tes hasil proses belajar siswa dianalisis berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara individu dan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa dengan ketuntasan belajar klasikal mengalami peningkatan. Pada Pra siklus persentase ketuntasan belajar sebesar 46% menjadi 71% pada Siklus I dan mengalami peningkatan pada Siklus II yaitu 86%. Hasil belajar siswa juga diikuti dengan peningkatan hasil berpikir kritis yang mengalami peningkatan sebesar 12% yaitu dari Pra siklus dengan skor 49 kategori cukup kritis meningkat pada Siklus I dengan skor 62 dalam kategori kritis dan mengalami peningkatan lagi sebesar 19% pada Siklus II dengan skor 81 kategori sangat kritis. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan Dionasi dapat meningkatkan hasil belajar dan berpikir kritis.
PERBEDAAN METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MIND MAPPING DAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS DALAM PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF BAHASA INDONESIA KELAS V SD GUGUS BLOTONGAN KECAMATAN SIDOREJO Putri, Yosephine Intan Santosa; Koeswanti, Henny Dewi; Radia, Elvira Hoesein
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.25

Abstract

Tujuan penelitian dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan signifikan antara metode pembelajaran Mind Mapping dan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) yang ditinjau dari hasil belajar keterampilan menulis dalam penggunaan kalimat efektif Bahasa Indonesia kelas V SD Gugus Blotongan Kota Salatiga. Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi eksperimen. Dari hasil penelitian menggunakan Uji T pada varian model pembelajaran, didapat T hitung sebesar 2,323 dan nilai signifikansi sebesar 0,024. Hal ini menunjukan nilai < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat diartikan terdapat perbedaan penggunaan dari metode pembelajaran kooperatif tipe Mind Mapping dan Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) terhadap ketrampilan menulis dalam penggunaan kalimat efektif Bahasa Indonesia kelas V SD Gugus Blotongan Kecamatan Sidorejo
PENERAPAN MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA TEMA 1 SISWA KELAS 5 SDN SIDOREJO LOR 05 Dames, Iwin; Koeswanti, Henny Dewi; Radia, Elvira Hoesein
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tema 1 melalui penerapan model pembelajaran Examples Non Examples berbantuan media gambar siswa kelas 5 SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 5 SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes selanjutnya dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase rata-rata hasil belajar. Hal ini ditunjukan dengan peningkatan hasil belajar siswa dari pra siklus terdapat 18 siswa mencapai nilai di atas KKM 70 dari 31 siswa dan dilakukan siklus I dan siklus II agar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas 5. Siklus I terdapat 25 siswa mencapai nilai di atas KKM 70 dan siklus II terdapat 30 siswa mencapai nilai di atas KKM 70. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran examples non examples berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar tema 1 siswa kelas 5 SDN Sidorejo Lor 05 Salatiga
Co-Authors Adi Winanto Agnes Yunita Prihasti Aldri Frinaldi Alita, Khintan Ustino Ana Septianingsi Andika, Dimas Anik Handayani Anik Handayani Anisatul Munawaroh, Dewi Apriliando Arestu Candra Arfika Wedekaningsih Arifianto, Andrian Bambang S. Sulasmono BANGUN, YONATHAN DANIEL SAMPE Cahyaningtyas, Meia Dames, Iwin Dani Darmawan Dani Darmawan Deselfiana Yustina Taniu Dewi, Nimas Perdana Fortuna Dianita Eka Prasasti Domina Kristina Benu Dwi Eny Lestari Eka Eismawati Elita Varia Zuliyaningsih Elvira Hoesein Radia Erma Erma Erna Sefriani Sabuna Eskris, Yosiana Eunice Widyanti Setyaningtyas Fath Anissa Husnaeny Febriana, Agil Vina Febrilio, Yuarnes Elkana Fika Wulandari Francisca Prabasari Winanti Putri Hagi, Nanda Afrita Hagi, Nanda Afrita Hanik Ilyana Putri Hendrawati, Ririn Hendri Leo Pradana Imam Pujo Prasetyo Adi Ira Dwi Setya Rahmayanti Ivanka Restu Widy Trianggoro Janet Retno Khintan Ustino Alita Khomaidah, Siti Kinda Makdalena Eliasar Kurniasari, Ekka Kurniawati, Risma Tri Kurniawati, Unik Lestari, Dwi Eny Lestari, Indah Cahyani Lutfita Sari, Tria Lutfita Sari, Tria Mae saroh Mahesti, Ganes Marwan Maytreyha, Yusa Sherly Melinda Safitri Melsi Wongku Mozes Kurniawan Muhammad Abdul Aziz Mulyanto, Bowo Sri Niken Pratiwi, Niken Nimas Perdana Fortuna Dewi Novita Wulandari Nubatonis, Serly Verawati Prasasti, Dianita Eka Pratiwi, Eunike Yhora Puji Handayani Puji Handayani Putri, Chintya Kartikasari Putri, Devi Kurnia Putri, Yosephine Intan Santosa Ria Putri Utami Rian Setiaji Ririn Hendrawati Riski Setiani Rivanza, Bagas Gea Romadoni Nafisah Rosyana Puji Septiningtyas Sadono, Tri Selly Purwita Sari Septiningtyas, Rosyana Puji Serly Verawati Nubatonis Setyawan, Muhammad Setyorini Simbolon, Redina Siti Khomaidah Sri Giarti Sri Giarti Sri Giarti sri giarti, sri Stefanus Christian Relmasira Suryaningsih, Anik Susetyo Andri Wibowo Tiara Ratna Sari Tri Sadono Unik Kurniawati Veronica Sinta Anggraini Wahyu Agung Dwi Pamungkas Wahyu Jatmiko Wahyu Purwiyastuti Wati, Endah Sulistyo Wedekaningsih, Arfika Wibowo, Susetyo Andri Wijayanti, Kristin Windawati, Ririn Yustalena Hartami