Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Analisis Tarif Ojek Online Lokal Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Di Kota Palangka Raya (Studi Kasus: Kurirku) Fachmi Setiawan; Supiyan Supiyan; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5772

Abstract

Kurirku merupakan sebuah aplikasi kurir dan ojek online lokal yang menawarkan layanan transportasi, pengiriman barang, pemesanan makanan, belanja bahan makanan dan penyedia layanan profesional. Aplikasi ini menyediakan layanan transportasi menggunakan perangkat seluler untuk menjadwalkan permintaan penjemputan penumpang dari lokasi yang ditentukan oleh pengguna dan dikirimkan sesuai dengan urutan baris dalam aplikasi ojek online mobile tersebut. Aplikasi Kurirku dalam penggunaan, kontrol melalui gps sebagai bantuan peta atau peta lokasi. Tarif yang berlaku untuk Ojek Kurirku di Palangka Raya untuk jarak 6 km pertama adalah Rp. 15.000,-. Setelah 6 km dikenakan tarif Rp. 2.000,-/km dan jumlah armada Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya adalah 55 armada sepeda motor. Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019, Kementerian Perhubungan telah menetapkan batas atas dan batas bawah tarif di wilayah Kalimantan Rp.2.100 – Rp.2.500 per kilometer. Oleh karena itu, perlu adanya analisis terhadap tarif Ojek Kurirku berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan untuk mendapatkan berapa besaran tarif standar Kurirku di Kota Palangka Raya. Tugas akhir ini memperhitungkan besar biaya operasional kendaraan dan memperhitungkan tarif Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya. Sampel kendaraan yang dipilih dalam analisis adalah motor merek Honda, Yamaha dan Suzuki. Biaya operasional kendaraan diperhitungkan dengan mengacu pada peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2002 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019. Tarif Ojek Kurirku untuk motor Honda PCX 150 (2020) adalah Rp. 2.396,-/km, tarif Ojek Kurirku motor Yamaha NMAX 155 STD (2020) adalah Rp. 2.447,-/km dan tarif Ojek Kurirku motor Suzuki Nex II STD (2019) adalah Rp. 2.109,-/km.Kata Kunci: Biaya Operasional Kendaraan, Biaya Langsung, Biaya Tidak Langsung, Tarif.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA FERI PENYEBERANGAN DI MANDOMAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE IMPORTANCE PERFORMANCE ANALISYS (IPA) Paska Ria; Ina Elvina; Supiyan
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v6i2.8322

Abstract

Sebagai sarana angkutan umum massal, kinerja pelayanan penyeberangan di Mandomai sering menjadi sorotan, dan salah satu keluhan yang terus menerus adalah waktu sistem pelayanan penyeberangan yang lama sehingga menyebabkan penumpang antre panjang di pelabuhan atau di penyeberangan untuk kendaraan yang akan dimuat dan dibongkar. Keluhan lain berpusat pada jam operasional dan tarif feri, yang keduanya dianggap tidak menentu, terutama pada malam hari. Pendekatan yang digunakan dikenal dengan Importance Performance Analysis (IPA) Reliability memiliki kepuasan kinerja sebesar 75,51%, dengan penilaian sangat penting sebesar 85,25%, sedangkan assurance memiliki penilaian kepuasan sebesar 86,53%, dengan penilaian sangat esensial sebesar 87,30%. 84,42 % menyatakan sangat puas dengan dimensi kinerja variabel emphaty, dan 83,84% menyatakan sangat penting. 72,30% persen puas dengan dimensi kinerja variabel (daya tanggap), dan 96,03% menyatakan sangat penting.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI DAN SERBUK BATA MERAH PADA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET WEARING COURSE: THE EFFECT OF ADDING RICE HUSK ASH AND RED BRICK POWDER ON MIXED HOT ROLLED SHEET WEARING COURSE Samuel Hans; Supiyan Supiyan; Robby Robby
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Transukma
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekam padi di Indonesia masih belum termanfaatkan dengan baik. Diantara sekian kegunaan sekam padi, sebagian besarnya dipergunakan untuk keperluan tradisional seperti media tanam, perapian, abu gosok. Dalam upaya memanfaatkan nilai guna sekam padi, penelitian ini mencoba mengkombinasikan abu sekam padi dengan serbuk bata merah untuk di analisis pengaruh kinerja campuran tersebut sebagai bahan tambahan filler pada campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC). Bahan penambah terdiri dari 3 komposisi, yakni; 75% abu sekam padi dan 25% serbuk bata merah (K1), 50% abu sekam padi dan 50% serbuk bata merah (K2), 25% abu sekam padi dan 75% serbuk bata merah (K3). Setiap komposisi terdiri dari 3 jenis kadar sebanyak 0,3%, 0,35% dan 0,4%. Hasil yang diperoleh dari semua proporsi campuran bahan tambah yang memenuhi spesifikasi untuk campuran Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC), disimpulkan bahwa nilai KAO terendah yaitu 6,25% pada K2 kadar 0,4% dengan stabilitas 1473 kg, VMA 17,8%, VIM 3,7%, VFB 78%, dan MQ 486,7 kg/mm. Sedangkan nilai stabilitas tertinggi yaitu 1688 kg pada K3 kadar 0,3% dengan nilai KAO 6,34%, VMA 18,2%, VIM 3,7%, VFB 79%, dan MQ 548,8 kg/mm.   Rice husk in Indonesia is still not utilized properly. Among the many uses of rice husks, most of them are used for traditional purposes such as planting media, fireplaces, and ash. In an effort to take advantage of the use value of rice husks, this study tried to combine rice husk ash with red brick powder to analyze the effect of the performance of the mixture as a filler additive in Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) mixture. The additive consists of 3 compositions, namely; 75% rice husk ash and 25% red brick powder (K1), 50% rice husk ash and 50% red brick powder (K2), 25% rice husk ash and 75% red brick powder (K3). Each composition consists of 3 types of content as much as 0.3%, 0.35% and 0.4%. The results obtained from all the proportions of added ingredients that meet the specifications for the Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS-WC) mixture, it is concluded that the lowest KAO value is 6.25% at 0.4% K2 with stability of 1473 kg, VMA 17.8%, VIM 3.7%, VFB 78%, and MQ 486.7 kg/mm. While the highest stability value was 1688 kg at 0.3% K3 with KAO 6.34%, VMA 18.2%, VIM 3.7%, VFB 79%, and MQ 548.8 kg/mm.
MODEL PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA TRAVEL DAN KENDARAAN PRIBADI (PALANGKA RAYA – KATINGAN HILIR) Sri Wahyuni; Ina Elvina; Supiyan
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i1.9046

Abstract

Secara umum terdapat dua jenis transportasi yang sering digunakan masyarakat dengan tujuan Palangka Raya ke Katingan Hilir, yaitu: angkutan umum dan kendaraan pribadi. Untuk menentukan model pemilihan moda pada jalur Palangka Raya-Katingan Hilir diperlukan studi. Penelitian ini membandingkan fitur rute Palangka Raya – Katingan Hilir (harga, lama perjalanan, frekuensi keberangkatan) dengan kinerja angkutan Travel dan Kendaraan Pribadi, faktor sosial, dan karakteristik penumpang. 88 kilometer antara Palangka Raya dan Kasongan (Katingan Hilir) merupakan jarak yang cukup signifikan. Satu setengah hingga dua jam adalah waktu yang dibutuhkan untuk pergi dari Palangka Raya ke Kasongan (Katingan Hilir). Namun, sebagian besar pengunjung luar kota memilih untuk mencapai tujuan mereka dengan mobil pribadi daripada melalui angkutan umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetapkan kerangka kerja untuk memutuskan antara perjalanan bus dan moda transportasi lainnya, termasuk bagaimana perjalanan angkutan umum menjadi moda perjalanan pilihan dan variabel apa yang menyebabkan angkutan umum menjadi moda pilihan perjalanan sekunder. U Travel = (3.867-1.012(Bp) -0.775(Kp)-0.685(Sbp) + 1.266(Kp)), dimana Bp merepresentasikan harga travel, Kp merepresentasikan kenyamanan perjalanan, Sbp merepresentasikan jumlah jeda sepanjang rute, dan Ss mewakili keselamatan perjalanan (Kp). Jadi, peningkatan kualitas transportasi Travel penting untuk menjadikannya pilihan yang disukai.
MODEL PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM TRAVEL DAN BUS TRAYEK PALANGKA RAYA–SAMPIT Aldo Ipantri; Supiyan; Robby
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 1 (2023): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, Oktober 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i1.9050

Abstract

Transportasi sudah menjadi minat bagi manusia modern khususnya transportasi angkutan umum. Penentuan moda transportasi berbeda–beda sesuai dengan tingkat kenyamanan yang dirawarkan. Observasi ini dipakai ialah populasi masyarakat Kota Palangka Raya yaitu 299,000 jiwa. Untuk mengetahui pengguna transportasi trayek Palangka Raya Sampit maka diperlukan survei dan wawancara dan pengambilan data mendasar dengan membagikan formulir kuesioner kepada pengguna angkutan bus dan angkutan travel, setelah di dapat akan dianalisis dengan menggunakan aplikasi yaitu aplikasi SPSS Microsoft Excell. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi pemilihan moda travel dan bus bagi pelaksana perjalanan, menganalisis model pemilihan moda transportasi travel dan bus, menganalisis bagaimana moda angkutan umum bus menjadi pemilihan utama pelaku perjalanan. Model pemilihan moda memakai model regresi binomial logit. Dari penelitian diperoleh, faktor mempengaruhi penetapan moda travel dan bus faktor usia diperoleh nilai signifikan yaitu 0,029 dan nilai odd ratio sebesar 2,351, faktor biaya perjalanan diperoleh nilai signifikan yaitu 0,000 dan nilai odd ratio sebesar 6,550, faktor fasilitas diperoleh nilai signifikan 0,021 dan nilai odd ratio 4,928, faktor keamanan perjalanan diperoleh nilai signifikan 0,007 dan nilai odd ratio 0,372. Model pilihan moda antara travel dan bus yaitu: X2 adalah usia, X7 adalah biaya perjalanan, X9 adalah fasilitas, dan X11 adalah keamanan perjalanan.
Use of Gold Mine Waste Sand From Penda Pilang Village as Hrs-Base Mixture Deskianto Deskianto; Supiyan Supiyan; Devia Devia
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 5 No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v5i2.597

Abstract

Roads are very vital access or transportation infrastructure for human movement from one location to another. The materials utilized must fulfill the quality criteria established with respect for economics, availability of natural resources, and efficient distribution. This study used gold mine waste sand as a component of Hot Rolled Sheet Base. (HRS-BASE), this material has considerable potential that has not been utilized properly and is expected to be an alternative material in the area well as one of the steps to handle waste reduction by increasing its function value. Analyzing the characteristics of gold mine waste sand marshall with a composition of Optimum Asphalt Content (KAO) of 7% resulted in a stability value of 975.522 kg, flow of 3.10 mm, Inter-Aggregate Cavities (VMA) of 18.600%, Cavities in the Mixture (VIM) of 3.221%, Cavities Filled with Asphalt (VFB) of 82.689%, and Marshall Quotient of 314.712kg/mm.
ANALISIS KELAIKAN FUNGSI TEKNIS GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN M.H. THAMRIN KOTA PALANGKA RAYA Noraindah; Robby; Supiyan
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.2197

Abstract

Sebagai komponen penting dalam jaringan transportasi, jalan mempunyai peran penting dalam membantu masyarakat dan lingkungan sekitar untuk berkembang secara ekonomi, sosial, dan budaya. Semua pengguna jalan, baik yang bepergian jauh maupun tidak, hendaknya melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Geometrik teknis jalan merupakan salah satu kriteria yang digunakan untuk menentukan layak atau tidaknya suatu ruas jalan tertentu sesuai peruntukannya. Pada Jalan ini terdapat bangunan komersial, bangunan perkantoran, dan pemukinan warga. Singkatnya, Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya merupakan salah satu jalan raya utama Kota Palangka Raya yang berfungsi sebagai pusat kehidupan komersial dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah keadaan Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya memenuhi kriteria teknis kelayakan jalan, dan (2) memberikan solusi potensial untuk mencapai standar tersebut. Oleh karena itu, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010, penting dilakukan evaluasi kepraktisan fungsi teknis geometri jalan yang meliputi penampang badan jalan, alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan koordinasi alinyemen horizontal dan vertikal. Menurut data, bagian Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya mempunyai kategori kelayakan “tidak laik” (TL), dengan kondisi kelayakan yang dilambangkan dengan simbol  yang menunjukkan bahwa jalan tersebut harus diperbaiki pada aspek teknis yang berada di bawah standar teknis.
Penggunaan Pasir Yang Mengandung Zirkon Dan Batu Limbah Tambang Emas Dari Desa Hanua Sebagai Agregat Pada Campuran Hot Rolled Sheet Base (Hrs-Base) Robby Robby; Supiyan Supiyan; Salonten Salonten
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i1.5022

Abstract

AbstractNatural sand is sand obtained directly from nature and can be used directly as construction material without the need for processing first. While zircon sand is sand that is produced from the first pan process from gold mining and is often used by every activity in the production of ceramics, frit, metal casting, and refractory bricks. Based on this potential, efforts need to be made to utilize zircon sand from Hanua village as a construction material for a mixture of aggregate substitutes combined with natural sand as fine aggregate. The coarse aggregate used is gold mining waste stone from Hanua village. One of the environmental problems in Central Kalimantan is gravel waste resulting from gold mining production. Therefore, it is necessary to make efforts to utilize the gravel waste from the Hanua village. Therefore, this study tries to examine the effect of sand containing zircon and gold mine waste gravel on the asphalt mixture. This study aims to analyze the physical properties, marshall characteristics, and the optimum value of the Lataston Lapis Foundation mixture of HRS-Base (Hot Rolled Sheet -Base) type. Based on the calculation results, it was obtained that KAO of 7.3% obtained a Stability value of 925.00 kg, Flow of 3.25 mm, Cavity Between Aggregates of 23.48%, Air voids in Mixture of 4.60%, Cavity Filled with Asphalt of 77 ,95%, Marshall quotient of 300.00 kg/mm.Keywords : Hot Rolled Sheet - Base (HRS-Base), zirkon sand, gravel waste, Marshall ParameterAbstrakPasir alami adalah pasir yang diperoleh langsung dari alam dan langsung dapat digunakan sebagai bahan konstruksi tanpa perlu pengolahan terlebih dahulu. Sedangkan pasir zirkon adalah pasir yang dihasilkan dari proses dulang terlebih dahulu dari hasil penambangan emas dan sering digunakan oleh setiap kegiatan produksi keramik, frit, pengecoran logam, dan bata tahan api. Berdasarkan dari potensi tersebut perlu adanya upaya untuk memanfaatkan pasir zirkon dari desa Hanua sebagai bahan kontruksi campuran pengganti agregat yang digabungkan dengan pasir alami sebagai agregat halus. Untuk agregat kasar yang digunakan adalah batu limbah tambang emas dari desa Hanua. Salah satu permasalahan lingkungan di Kalimantan Tengah yaitu limbah kerikil hasil dari produksi tambang emas. Oleh sebab itu perlu adanya upaya untuk memanfaatkan limbah kerikil dari desa Hanua tersebut. Karena itu maka penelitian ini mencoba untuk meneliti pengaruh pasir yang mengandung zirkon dan batu kerikil limbah tambang emas pada campuran aspal. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis sifat-sifat fisik, karakterisitik marshall, dan nilai optimum pada campuran Lataston Lapis Pondasi jenis HRS-Base (Hot Rolled Sheet -Base). Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan KAO sebesar 7,3% didapatkan nilai Stabilitas sebesar 925,00 kg, Flow sebesar 3,25 mm, Rongga Antar Agregat sebesar 23,48%, Rongga udara dalam Campuran sebesar 4,60%, Rongga Terisi Aspal sebesar 77,95%, Hasil Bagi Marshall sebesar 300,00 kg/mm.Kata Kunci : Hot Rolled Sheet - Base (HRS-Base), pasir zirkon, limbah kerikil, Parameter Marshall
Analisis Tarif Ojek Online Lokal Berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan Di Kota Palangka Raya (Studi Kasus: Kurirku) Fachmi Setiawan; Supiyan Supiyan; Sutan Parasian Silitonga
Jurnal Serambi Engineering Vol 8, No 2 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jse.v8i2.5772

Abstract

Kurirku merupakan sebuah aplikasi kurir dan ojek online lokal yang menawarkan layanan transportasi, pengiriman barang, pemesanan makanan, belanja bahan makanan dan penyedia layanan profesional. Aplikasi ini menyediakan layanan transportasi menggunakan perangkat seluler untuk menjadwalkan permintaan penjemputan penumpang dari lokasi yang ditentukan oleh pengguna dan dikirimkan sesuai dengan urutan baris dalam aplikasi ojek online mobile tersebut. Aplikasi Kurirku dalam penggunaan, kontrol melalui gps sebagai bantuan peta atau peta lokasi. Tarif yang berlaku untuk Ojek Kurirku di Palangka Raya untuk jarak 6 km pertama adalah Rp. 15.000,-. Setelah 6 km dikenakan tarif Rp. 2.000,-/km dan jumlah armada Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya adalah 55 armada sepeda motor. Menurut Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019, Kementerian Perhubungan telah menetapkan batas atas dan batas bawah tarif di wilayah Kalimantan Rp.2.100 – Rp.2.500 per kilometer. Oleh karena itu, perlu adanya analisis terhadap tarif Ojek Kurirku berdasarkan Biaya Operasional Kendaraan untuk mendapatkan berapa besaran tarif standar Kurirku di Kota Palangka Raya. Tugas akhir ini memperhitungkan besar biaya operasional kendaraan dan memperhitungkan tarif Ojek Kurirku yang beroperasi di Palangka Raya. Sampel kendaraan yang dipilih dalam analisis adalah motor merek Honda, Yamaha dan Suzuki. Biaya operasional kendaraan diperhitungkan dengan mengacu pada peraturan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2002 dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019. Tarif Ojek Kurirku untuk motor Honda PCX 150 (2020) adalah Rp. 2.396,-/km, tarif Ojek Kurirku motor Yamaha NMAX 155 STD (2020) adalah Rp. 2.447,-/km dan tarif Ojek Kurirku motor Suzuki Nex II STD (2019) adalah Rp. 2.109,-/km.Kata Kunci: Biaya Operasional Kendaraan, Biaya Langsung, Biaya Tidak Langsung, Tarif.
Penataan Ruang Parkir Pasar Mini Datah Manuah Palangka Raya Manalu, Jerny; Supiyan, Supiyan; Riyani, Desi
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 2 (2024): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i2.4975

Abstract

Abstrak — Parkir merupakan bagian integral dari suatu sistem transportasi dimana kendaraan bermotor berdiam untuk jangka waktu tertentu. Posisi dan letak parkir sudah ditentukan oleh Pemerintah daerah. Permasalahan areal parkir dibeberapa Pasar di Palangka Raya adalah areal parkir yang belum dikelola secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kapasitas parkir dengan ketersediaan lahan yang sudah ada dan menganalisis kebutuhan ruang parkir pada pasar tradisional. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara metode literatur dan observasi. Hasil analisa karakteristik parkir Pada Pasar Mini Datah Manuah ini didapat besar kapasitas parkir sebesar 73 kendaraan untuk mobil dan 483 kendaraan untuk sepeda motor. Pada Pasar Mini Datah Manuah kebutuhan lahan parkir mobil dan sepeda motor masih memenuhi. Penataan sudut parkir mobil dan sepeda motor terbaik adalah sudut 90o.Abstract — Parking is an integral part of a transportation system where motor vehicles stay for a certain period of time. The position and location of parking have been determined by the local government. The problem of parking areas in several markets in Palangka Raya is parking areas that have not been managed properly. This study aimed to calculate parking capacity with the availability of existing land and analyze the need for parking spaces in traditional markets. The method of data collection is carried out by means of literature and observation methods. The results of the analysis of parking characteristics in the Datah Manuah Mini Market obtained a large parking capacity of 73 vehicles for cars and 483 vehicles for motorcycles. At the Datah Manuah Mini Market, the need for car and motorcycle parking spaces is still met. The best arrangement of car and motorcycle parking angles is the 90o corner.