Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas di Jalan Raya untuk Warga SMA Negeri 2 Kahayan Tengah Desi Riani; Salonten; Sutan Parasian Silitonga; Desriantomy; Robby; Supiyan; Murniati; Ina Elvina; Devia; Raden Haryo Saputra
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Diteksi, Vol. 1, No. 2, November 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v1i2.11398

Abstract

SMAN 2 Kahayan Tengah is one of the schools located in Bukit Rawi, Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan Province. In the school there are 150 students, most of whom have used motorised vehicles to get to school and pass through the highway. The purpose of this service is to provide knowledge and is expected to increase the awareness of citizens of SMAN 2 Kahayan Tengah towards traffic rules, signs and markings that apply on the highway. The method of activity implementation is in the form of socialization / lecture. The results of this community service can be seen from the results of questions and answers, interviews and fun quiz, there is a fairly good increase in terms of knowledge and understanding of students regarding traffic rules, signs and markings.
Analisis Kepuasan Pengguna Feri Penyeberangan Mintin Kabupaten Pulang Pisau Pratama, Ramadani; Elvina, Ina; Supiyan, Supiyan
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i1.426

Abstract

As a form of public transportation, the operation of ferry services often attracts public attention. One of them is the public's complaint about the operation of the Mintin crossing line where the service system takes a long time, causing passengers to queue at the port or wait a long time on the crossing ferry. This study aims to analyze the satisfaction of users of the Mintin ferry crossing in Pulang Pisau Regency. The method used is Importance Perfomance Analysis (IPA) In the reliability variable, the performance dimension of the respondent answered 58.46% quite satisfied and in the importance dimension 84.40% stated very important. The assurance dimension, the performance respondent answered 64.25% satisfied and the importance dimension 91.10% stated that it was very important. The empathy dimension, the performance dimension, the respondents answered 68.70% satisfied and at the importance dimension 89.60% stated that it was very important. The dimension of responsiveness, at 58.60% performance is quite satisfied and at 87.00% importance states very important. In the tangible variable, the respondent's performance dimension answered 56.60% quite satisfied and at 83.84% importance stated very important.
Kinerja Jalan Tingang Kota Palangka Raya dengan Metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia 2014 Setiawan, Rizky Wahyu; Elvina, Ina; Supiyan, Supiyan
Jurnal Talenta Sipil Vol 7, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v7i1.450

Abstract

Population growth is usually accompanied by an increase in the activities of all communities in an area. Community activities require facilities and infrastructure to support the activities carried out. Transportation is an important activity for the community. Therefore, the existence of a private car is a necessity. Congestion often occurs during peak hours and some of the main roads in Palangka Raya City, such as Tingang Road, experience a significant increase in car traffic. Tingang Road is an important road for the local community because it is an access to residential areas, schools, sub-districts and an alternative road out of the city via Mahir Mahar Road or the outer ring road. The purpose of this study is to analyze and evaluate road performance. This research uses a direct survey method carried out to the field in order to obtain precise information about a condition. After primary and secondary data collection is collected, analysis is carried out using PKJI 2014. Thus, based on the results of the analysis, the performance of the road can be known. The traffic volume is 546.85 skr / hour which occurs during the day, 11:45 to 12:45 WIB. The current capacity is 1667.98 skr/hr. Meanwhile, the degree of saturation is calculated at 0.327, which indicates level of service B, which indicates a good level of road service.
IDENTIFIKASI KERUSAKAN DAN PENANGANAN JALAN (STUDI KASUS JALAN KUALA KURUN -TEWAH, KABUPATEN GUNUNG MAS) Doa Riska; Supiyan; Desriantomy
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14111

Abstract

Pertumbuhan kendaraan yang begitu cepat berdampak pada kepadatan lalu lintas, baik di jalan dalam kota maupun luar kota, sehingga perlu adanya peningkatan kualitas dan kuantitas infrastruktur jalan. Salah satu permasalahan pada jalan yang sering menjadi kerusakan minor pada perkerasan selain itu, temperatur, kelembaban, dan gerakan tanah dasar dapat pula menyebabkan kerusakan pada perkerasan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis jenis kerusakan yang terjadi, menganalisis nilai kondisi jalan, dan menganalisis jenis kerusakan jalan berdasarkan urutan prioritas (UP), dari (STA 0+050 – STA 15+000) Sepanjang 15 Kilometer Ruas Jalan Kurun – Tewah, Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah. Metode yang digunakan untuk menganalisis kerusakan jalan pada penelitian ini adalah Metode Bina Marga 1990. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dilapangan didapatkan hasil perhitungan LHR sebesar 458,18 smp/hari dengan kelas lalu lintas 3, jenis kerusakan yang terjadi, retak acak sebesar 50,7 m², retak buaya 354,81 m², retak memanjang 78,77 m², alur 33,32 m², kekasaran permukaan 217,80 m², tambalan dan lubang 166,16 m², amblas 81,60 m², total seluruh kerusakan yang terjadi adalah sebesar 983,3 m², dengan presentase 6,5 % dari luas jalan, nilai kondisi jalan sebesar 2,1 dan didapat hasil perhitungan urutan prioritas untuk menentukan pemeliharaan yaitu 11,9 dengan pemeliharaan rutin.
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN TARIF MENGGUNAKAN METODE PCI (PASIFIC CONSULTANT INTERNATIONAL) Dandy Setiawan; ROBBY; Supiyan
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Biaya Operasional Kendaraan Bus Jurusan Kota Palangka Raya – Sampit dan untuk mengetahui seberapa besar biaya operasional kendaraan yang dikeluarkan per kilometer, dengan metode Pacific Consultant International (PCI). Dari hasil analisis dan perhitungan didapatkan BOK untuk Jurusan Palangka Raya – Sampit menggunakan metode Pacific Consultant International (PCI) adalah Rp. 12.763,89 / km dan hasil analisis tarif Bus adalah sebesar Rp. 88.810,24 / pnp dengan tarif bus yang di lapangan sebesar Rp.100.000,00. Berdasarkan perhitungan tarif bus rute Palngka Raya - Sampit pada Bus DAMRI masih di bawah tarif sebenarnya. Hal ini menunjukan hasil analisis terhadap tarif sebenarnya masih sesuai. Kelebihan tarif tersebut mengacu pada kebijakan perusahan Bus DAMRI.
ANALISIS KINERJA SIMPANG PADA PERSIMPANGAN JALAN SETH ADJI – JALAN PUTRI JUNJUNG BUIH KOTA PALANGKA RAYA MUHAMMAD NUR IHSAN; Supiyan; SALONTEN
Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Teknika: Jurnal Teoritis dan Terapan Bidang Keteknikan, April 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52868/jt.v7i2.14114

Abstract

Pada persimpangan masalah yang umum terjadi adalah tundaan dan antrian yang terjadi terutama pada simpang tak bersinyal, maka diperlukan pengaturan lalu lintas yang baik pada simpang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja dari simpang dan mengetahui kelayakan dari penerapan sistem APILL pada simpang serta memberi alternatif pengaturan untuk mengoptimalkan kinerja simpang. Data yang diperlukan berupa data geometrik simpang dan data arus lalu lintas yang dianalisis menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Berdasarkan hasil analisis didapatkan pada kondisi eksisting nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,791 (DS<0,85) sesuai yang disarankan dalam MKJI 1997, nilai tundaan (D) sebesar 12,928 detik/smp dan nilai peluang antrian (QP%) sebesar 25,23% - 50,20%. Dari hasil analisis diketahui bahwa simpang Jl. Seth Adji – Jl. Putri Junjung Buih tidak memenuhi persyaratan untuk menerapkan sistem APILL berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015. Karena itu, untuk meningkatkan kinerja simpang dianalisis alternatif pengaturan berupa pembuatan median pada jalan utama yaitu Jl. Seth Adji dan larangan belok kanan pada jalan minor yaitu Jl. Putri Junjung Buih. Dari dua alternatif yang dianalisis dipilih pembuatan median pada Jl. Seth Adji sebagai yang paling optimal meningkatkan kinerja simpang, dimana didapat nilai derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,720 dan nilai tundaan (D) sebesar 11,747 detik/smp serta peluang antrian (QP%) sebesar 21,14%-42,68%.
ANALISIS KELAIKAN FUNGSI TEKNIS GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN M.H. THAMRIN KOTA PALANGKA RAYA Noraindah; Robby; Supiyan
Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Desember 2023
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v7i2.1453

Abstract

Sebagai komponen penting dalam jaringan transportasi, jalan mempunyai peran penting dalam membantu masyarakat dan lingkungan sekitar untuk berkembang secara ekonomi, sosial, dan budaya. Semua pengguna jalan, baik yang bepergian jauh maupun tidak, hendaknya melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Geometrik teknis jalan merupakan salah satu kriteria yang digunakan untuk menentukan layak atau tidaknya suatu ruas jalan tertentu sesuai peruntukannya. Pada Jalan ini terdapat bangunan komersial, bangunan perkantoran, dan pemukinan warga. Singkatnya, Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya merupakan salah satu jalan raya utama Kota Palangka Raya yang berfungsi sebagai pusat kehidupan komersial dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah keadaan Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya memenuhi kriteria teknis kelayakan jalan, dan (2) memberikan solusi potensial untuk mencapai standar tersebut. Oleh karena itu, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010, penting dilakukan evaluasi kepraktisan fungsi teknis geometri jalan yang meliputi penampang badan jalan, alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan koordinasi alinyemen horizontal dan vertikal. Menurut data, bagian Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya mempunyai kategori kelayakan “tidak laik” (TL), dengan kondisi kelayakan yang dilambangkan dengan simbol “O” yang menunjukkan bahwa jalan tersebut harus diperbaiki pada aspek teknis yang berada di bawah standar teknis.
PENGGUNAAN AGREGAT DARI DESA DOAN ARUNG KECAMATAN TANAH SIANG KABUPATEN MURUNG RAYA SEBAGAI CAMPURAN HRS-BASE Suwendi; Robby; Supiyan
Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Gradasi Teknik Sipil - Juni 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/gradasi.v8i1.2408

Abstract

Jalan adalah akses atau prasarana transportasi yang sangat penting bagi umat manusia, karena dapat mendukung laju perkembangan suatu pembangunan dalam transportasi, dengan demikian pembangunan jalan wajib memperhatikan kualitas pekerjaannya, terutama pada pekerjaan perkerasan jalan. Penggunaan agregat kasar serta abu batu berasal desa Doan Arung serta penggunaan pasir sungai Barito berasal kota Puruk Cahu menjadi gabungan Hot Rolled Sheet-Base (HRS-BASE). Observasi dilakukan dengan mengambil material agregat kasar serta abu batu berasal dari desa Doan Arung serta penggunaan pasir sungai Barito berasal kota Puruk Cahu. Ini adalah satu diantara usaha pertumbuhan SDA di provinsi Kalimantan Tengah, khususnya di kabupaten Murung Raya. Melalui pengujian laboratorium, nilai Parameter Karakteristik Marshall yang dihasilkan, kemudian dianalisis komposisinya untuk mengetahui apakah penggunaan agregat kasar dan abu batu dari desa Doan Arung dan pasir sungai Barito dari kota Puruk Cahu memenuhi spesifikasi, KAO sebanyak 7,10%, Stabilitas 930,411kg,flow sebanyak3,18 mm , Rongga pada Campuran (VIM) sebanyak 3,86%, Rongga dalam Agregat (VMA) sebesar 19,476%, Rongga Terisi Aspal (VFB) sebanyak 80,19%, dan perolehan terhadap Marshall sebanyak 292,459 kg/mm.
Analisis Biaya Operasional Kendaraan Truk Angkutan Batu Rute Desa Sibung – Ampah Kota Setiawan, Muhammad Reyhan Jannatan; Robby, Robby; Supiyan, Supiyan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 16, No 3 (2024): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v16i3.4774

Abstract

Desa Sibung merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah. Desa Sibung merupakan salah satu desa penghasil batu belah, Batu belah yang dihasilkan akan diangkut ke daerah – daerah sekitarnya dengan menggunakan alat transportasi berupa truk. Dalam proses pengangkutan batu dibutuhkan biaya operasional kendaraan untuk mengoperasikan truk. Biaya Operasional Kendaraan (BOK) merujuk pada keseluruhan biaya yang berkaitan dengan pengoperasian kendaraan dalam kondisi lalu lintas dan jalan tertentu. Biaya ini diukur dalam rupiah per kilometer kursi, yang mewakili biaya yang dikeluarkan untuk setiap kilometer yang ditempuh oleh satu kursi di dalam kendaraan. Metode PCI (Pacific Consultant International) merupakan metode analisis biaya operasional kendaraan dengan menjumlahkan biaya tidak tetap dan biaya tetap. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui besar biaya operasional kendaraan truk pengangkut batu di Desa Sibung – Ampah Kota Untuk mendapatkan hasil dari tujuan tersebut dilakukan langkah-langkah penelitian meliputi survey pendahuluan, pengumpulan data lapangan (data primer dan data sekunder), dan analisis data dengan metode PCI (Pacific Consultant International). Dari hasil analisis data biaya operasional kendaraan dengan metode PCI (Pacific Consultant International) dapat disimpulkan jika besar BOK Mitsubishi Canter Colt disel 125 PS sebesar Rp.9.809.403,55 /1000 km, dan Rp. 9.809,40 /km. Besar BOK Mitsubishi Colt Diesel  120 PS sebesar Rp.8.345.189,19  /1000 km, dan Rp. 8.345,19 /km. Besar BOK Mitsubishi Colt Diesel 120 PS sebesar Rp.7.913.249,72 /1000 km, dan Rp. 7.913,25 /km. Besar BOK Mitsubishi Colt Diesel FE 120 PS sebesar Rp.9.269.903,17 /1000 km, dan Rp. 9.269,90 /km. Besar BOK Mitsubishi Colt Diesel  120 PS sebesar Rp.9.635.921,76 /1000 km, dan Rp. 9.635,92 /km.Sibung Village is one of the villages in the Raren Batuah sub-district, East Barito Regency, Central Kalimantan Province. Sibung Village is one of the stone producing villages, the stone produced will be transported to the surrounding areas using transportation equipment in the form of trucks. In the process of transporting stone, vehicle operating costs are required to operate the truck. Vehicle Operating Costs (BOK) refer to the overall costs associated with operating a vehicle under certain traffic and road conditions. This cost is measured in rupiah per seat kilometer, which represents the cost incurred for each kilometer traveled by one seat in the vehicle. The PCI (Pacific Consultant International) method is a method of analyzing vehicle operating costs by summing up non-fixed costs and fixed costs. To get the results of these objectives, research steps were carried out including preliminary surveys, field data collection (primary data and secondary data), and data analysis with the PCI (Pacific Consultant International) method. From the results of data analysis of vehicle operating costs using the PCI (Pacific Consultant International) method, it can be concluded that the amount of BOK Mitsubishi Canter Colt disel 125 PS is Rp.9,809,403.55 /1000 km, and Rp. 9,809.40 /km. The amount of BOK Mitsubishi Colt Diesel 120 PS is Rp.8,345,189.19 /1000 km, and Rp. 8,345.19 /km. The amount of BOK Mitsubishi Colt Diesel 120 PS is Rp.7,913,249.72 /1000 km, and Rp. 7,913.25 /km. The amount of BOK Mitsubishi Colt Diesel FE 120 PS is Rp.9,269,903.17 /1000 km, and Rp. 9,269.90 /km. The amount of BOK Mitsubishi Colt Diesel 120 PS is Rp.9,635,921.76 /1000 km, and Rp. 9,635.92 /km.
ADDITION OF BENDRAT WIRE TO THE FIBER CONCRETE MIXTURE WITH ARTIFICIAL COARSE AGGREGATE MADE FROM TANGKILING CLAY, PALANGKA RAYA CITY Liliana; Abertun Sagit Sahay; Supiyan
BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 13 No. 1 (2025): Journal Balanga Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, FKIP, Universitas Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/balanga.v13i1.18852

Abstract

This study evaluates the physical properties, bulk density, water absorption, and specific gravity of artificial coarse aggregate derived from Tangkiling clay, Palangka Raya City, as well as the effect of wire fiber addition on the mechanical properties of fiber concrete. The artificial coarse aggregate was produced by firing clay at a temperature of 1000°C, resulting in rounded aggregate shapes. The bulk density of the aggregate in a loose condition was recorded at 889 kg/m³, while the water absorption was 13.69%. The specific gravity in dry and saturated surface-dry conditions was 1.260 and 1.385, respectively. The fiber concrete made with a combination of artificial coarse aggregate and wire fiber showed a hardened concrete bulk density ranging from 1890 – 2070 kg/m³. The optimal wire fiber concentration of 1.93% produced a maximum compressive strength of 20.399 MPa. However, statistical analysis revealed that the addition of wire fiber had no significant effect on increasing the compressive strength.