Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

EKSPOLRASI ETNOMATEMATIKA PADA BANGUN DATAR DALAM BUDAYA LOKAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR GEOMETRI  SISWA SEKOLAH DASAR Wan Muthia Habiby; Safrida Napitupulu; Amanda Syahri; Isnan Nasution; M. Faisal Husna
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026: Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i1.563

Abstract

Pembelajaran geometri di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya pemahaman konsep akibat sifat materi yang abstrak dan kurang kontekstual. Etnomatematika merupakan pendekatan yang mengintegrasikan konsep matematika dengan budaya lokal sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil eksplorasi konsep bangun datar dalam budaya lokal Indonesia serta menganalisis potensinya sebagai sumber belajar geometri di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional yang relevan dengan topik etnomatematika dan pembelajaran geometri. Analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, reduksi, klasifikasi, dan sintesis temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa berbagai unsur budaya lokal seperti motif batik, rumah adat, permainan tradisional, dan kerajinan anyaman mengandung konsep bangun datar seperti persegi, persegi panjang, segitiga, lingkaran, trapesium, dan belah ketupat. Integrasi etnomatematika dalam pembelajaran geometri terbukti meningkatkan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan kemampuan representasi matematis siswa sekolah dasar. Dengan demikian, eksplorasi etnomatematika pada bangun datar dapat dijadikan alternatif sumber belajar kontekstual dalam pembelajaran geometri.
Persepsi Mahasiswa Sebagai Guru PAUD Dalam Mengembangkan Sumber Belajar Saat Mengajar di Prodi PG PAUD Juli Yanti Harahap; Amanda Syahri Nasution; Vera Kristiana
Jurnal Pendidikan West Science Vol 4 No 02 (2026): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v4i02.3447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi mahasiswa sebagai calon guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam mengembangkan sumber belajar saat mengajar. Sumber belajar merupakan komponen penting dalam pembelajaran PAUD karena berfungsi sebagai stimulus perkembangan kognitif, sosial-emosional, bahasa, dan motorik anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi PAUD semester 3, 5, 7 yang telah melaksanakan perkuliahan mata kuliah media dan sumber belajar berjumlah sekitar 30 orang Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang mengukur aspek pemahaman, kreativitas, kemandirian, dan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pentingnya pengembangan sumber belajar. Namun demikian, masih terdapat kendala pada aspek inovasi dan pemanfaatan sumber belajar berbasis lingkungan lokal. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan kompetensi mahasiswa dalam perencanaan dan pengembangan sumber belajar berbasis karakteristik anak usia dini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa dalam pengembangan sebuah media dan sumber belajar dalam proses belajar masih perlu ditingkatkan kembali, karena masih ada guru yang hanya menggunakan bahan yang bias dan tidak mengikuti perkembangan saat ini. Tugas guru yang paling utama adalah mengajar dan mendidik anak didik. Sebagai pengajar, guru merupakan perantara aktif (medium) antara anak didik dan ilmu pengetahuan, sedangkan sebagai pendidik, guru merupakan perantara aktif antara anak didik dengan haluan filsafat Negara dan kehidupan masyarakat dengan segala macam aspeknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap pengembangan sumber belajar dan merasakan peningkatan kepercayaan diri dalam kegiatan mengajar.
Media Interaktif Sebagai Solusi Inovatif Pembelajaran Ipa Dan Matematika Di Era Digital Elia Putri; Amanda Syahri Nasution; Sutri Novika; Nova Zulfani Panggabean; Yulia Lestari
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 1 (2025): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v9i1.4921

Abstract

The development of digital technology demands an increase in teacher competence in integrating interactive media in the learning process, especially science and mathematics subjects that are often considered difficult by students. The main problem faced by junior high school teachers in Pasar Dua Patumbak Patumbak District Deli Serdang Regency is the limitation in utilizing digital learning media that is interesting and effective. This service activity aims to improve the ability of teachers to design and use digital-based interactive media to support innovative and fun learning. The implementation method includes training, mentoring and hands-on practice of making learning media using simple applications such as Canva, interactive PowerPoint, and Wordwall. The results of the activity showed a significant increase in teacher competence as shown by the evaluation results before and after the training where 85% of teachers experienced an increase in understanding in the use of interactive media and 78% succeeded in making media that was feasible to be applied in the classroom. 82% of teachers felt more confident to be able to apply interactive media in science and mathematics learning. The results of these activities show that structured and practical interactive media training is proven to be effective in improving the quality of teacher teaching and can be an innovative solution for learning in the digital era.