Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN POLA KONSUMSI KOPI DENGAN TERJADINYA HIPERTENSI DI PUSKESMAS MOMUNU KABUPATEN BUOL Srirawinda, Srirawinda; Kunoli, Firdaus J.; Baculu, Eka Prasetia Hati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.374 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.424

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah seseorang melibihi 140 mmHg pada sistolik dan 90 mmHg pada diastolick. Hipertensi atau tekanan darah tinngi terjadi di beberapa negara maju. Ada beberapa hal yang dapat memicu penyakit hipertensi adalah ketegangan, kekhawatiran, status sosial, kebisingan, gangguan dan kegelisahan. Pengendalian pengaruh dan emosi negatif tersebut tergantung juga pada kepriadian masing-masing individu. Hipertensi dapat dipengaruhi oleh gaya hidup (merokok, minum kopi, minum alkohol, dan kebiasaan olahraga), dan kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahuibhubungan perilaku merokok dan pola konsumsi kopi dengan terjaddinya hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Cross Sectional Study. Dengan jumlah 43 sampel dengan menggunakan tekhnik Accedintal sampling dan menggunakan uji statistik yaitu Chi-square (X²) Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan perilaku merokok dengan terjadinya hipertensi dengan nilai ρ 0.012< 0.05, dan ada hubungan pola konsusmsi kopi dengan terjadinya hipertensi dengan nilai ρ 0.000<0.05 Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan perilaku merokok dengan terjadinya hipertensi dan ada hubungan pola konsumsi kopi dengan terjadinya hipertensi dan saran dalam penelitian ini adalah bagi petugas puskesmas momunu disarankan untuk mengetahui faktor resiko terjadinya hipertensi dan pelayanan kesehatan yang lebih baik diharapkan dapat menangani pencegahan hipertensi.
PERBEDAAN SIKAP KEPALA KELUARGA SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN MELALUI MEDIA LEAFLET TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI DESA PANINGKA KECAMATAN KASIMBAR Kerni, Ni Made; Kunoli, Firdaus J.; Baculu, Eka Prasetia Hati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.196 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.453

Abstract

Tingkat perilaku hidup masyarakat di desa Paningka masih terasa kurang, hal ini dikarenakan kebanyakan masyarakat di desa Paningka belum maksimal dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimana cakupan atau indikator PHBSnya masih sangat rendah hanya 20% dari 19 desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Kasimbar sehingga  dapat menyebabkan masih tingginya angka kesakitan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimental dengan quasi-experimental one group pretest-posttest design. Dengan jumlah 52 sampel dengan teknik Proportional Random Sampling dengan menggunakan uji analisis Paired t test. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan sikap kepala keluarga sebelum dan sesudah penyuluhan melalui media leaflet dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) di desa Paningka Kecamatan Kasimbar dengan nilai ρ Value = 0.000. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada perbedaan sikap kepala keluarga sebelum dan sesudah penyuluhan melalui media leaflet dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) di desa Paningka Kecamatan Kasimbar.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN PENYAKIT KUSTA DI KOTA PALU Lestari, Rini; Kunoli, Firdaus J.; Andri, Mohamad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.919 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.848

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penderita penyakit kusta yang tinggi sebanyak 16.856 kasus sehingga Indonesia menempati urutan ketiga di dunia setelah India (134.752 kasus). Data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2017 terdapat 325 penderita kusta yang tersebar di 13 kabupaten/kota dan data Dinas Kesehatan Kota Palu pada tahun 2018 terdapat 40 penderita kusta yang tersebar di 13 Puskesmas di Kota Palu. Tujuan penelitian untuk untuk mengetahui faktor risiko kejadian penyakit kusta di Kota Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan Case Control Study yaitu rancangan studi epidemiologi yang mempelajari hubungan antara paparan (faktor penelitian dan penyakit) dengan cara membandingkan kelompok kasus dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur merupakan faktor risiko kejadian kusta di Kota Palu dengan nilai OR>1 (OR=2,154), kontak serumah merupakan faktor risiko kejadian kusta di Kota Palu dengan nilai OR>1 (OR=7,909) dan personal hygiene merupakan faktor risiko kejadian kusta di Kota Palu dengan nilai OR>1 (OR=1,351). Hasil penelitian menyarankan agar instansi kesehatan lebih melakukan penyuluhan tentang bagaimana menjaga kesehatan tubuh melalui perbaikan personal hygiene dan perilaku mencegah penyakit tersebut. Kata Kunci : Umur, Kontak Serumah, Personal Hygiene, Kusta
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BIROBULI KOTA PALU Mila Kamelia Manopo, Grevi; Kunoli, Firdaus J.; Prasetia Hati Baculu, Eka
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.342 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.779

Abstract

Hipertensi merupakan keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di dalam arteri. Penyakit ini sering disebut  dengan pembunuh diam-diam (silent killer), karena penderita hipertensi tidak mengetahui dirinya mengidap hipertensi sebelum memeriksakan tekanan darahnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Birobuli Kota Palu.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan crosssectional study yang dalam pelaksanaannya baik variabel bebas (independent) naupun variabel terikat (dependent) dilakukan secara bersamaan dalam waktu yang sama. Sampel dalam penelitian ini dihitung berdasarkan rumus Lameshhow estimasi proporsi populasi tidak diketahui dan mendapatkan hasil 96 sampel.Berdasarkan hasil uji chi-square yang dilakukan menunjukkan bahwa pengetahuan tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan nilai p value = 0,179 begitupun dengan sikap tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi dengan nilai p value = 0,645 dan untuk pola makan menunjukan bahwa ada hubungan dengan kejadian hipertensi  dengan nilai p value = 0,001.Diharapkan bagi pihak Puskesmas Birobuli agar rutin melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat khususnya penderita hipertensi tentang pengaruh gaya hidup dalam hal ini pola makan yang tidak sehat yang berefek pada peningkatan tekanan darah. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Pola Makan, Hipertensi
EDUKASI KESEHATAN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN ANAK TENTANG PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT ISPA DI KELURAHAN NALU KABUPATEN TOLITOLI Latowale, Bela Safitri; Kunoli, Firdaus J.; Amalinda, Finta
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.607 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.786

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA adalah penyebab utama  morbiditas dan mortalitas pada balita. ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi baik pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Menurut WHO diperkirakan insiden Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di negara berkembang mencapai 15 % - 20 % pertahun, dengan jumlah balita yang meninggal mencapai ± 13 juta setiap tahun, dimana ISPA merupakan salah satu penyebab utama kematian yang  membunuh ± 4 juta balita setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Pengetahuan Anak Tentang Pencegahan Penyakit ISPA di Keluraahan Nalu Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Nalu Kabupaten Tolitoli.Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif survey analitik dengan metode Quasi-experimental one group pretest – posttest dengan jumlah 180 sampel, meggunakan uji statistic uji Mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh Edukasi Kesehatan Menggunakan Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Pengetahuan Anak Tentang Pencegahan Penyakit ISPA di Kelurahan Nalu Kabupaten Tolitoli dengan nilai ρ 0,000 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pada pengetahuan anak sebelum dilakukan edukasi kesehatan sampai dengan sesudah dilakukan edukasi kesehatan dengan nilai rata – rata sebesar 100,83 menjadi 260,17.Penelitian ini menyarankan agar instansi terkait diharapkan dapat menambah kesadaran pihak sekolah. Pihak sekolah dapat melakukan kerja sama untuk melakukan kemitraan dengan Puskesmas sehingga bisa memberikan edukasi kesehatan untuk siswa, guru dan staf sekolah terkait. Kata kunci: Edukasi Kesehatan, Permainan Ular Tangga 
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGURARA KELURAHAN DUYU KOTA PALU Diniyah, Wildani Dwi; Kunoli, Firdaus J.; Amalinda, Finta
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.093 KB) | DOI: 10.31934/jom.v1i1.791

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah penyakit infeksi akut yang menyerang salah satu bagian atau lebih dari saluran nafas mulai dari hidung hingga alveoli, seperti sinus, rongga telinga tengah dan pleura. ISPA masih merupakan masalah kesehatan utama yang banyak ditemukan di Indonesia. Penyakit ISPA juga merupakan penyakit yang sangat sering dijumpai dan merupakan penyebab kematian paling tinggi pada anak balita.Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control, yang bertujuan untuk mengetahui apa saja factor risiko kejadian ISPA pada anak balita.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara paparan asap rokok dan kejadian penyakit ISPA pada anak balitadibuktikan dengan uji statistik dengan nilai nilai P = 0,018 P < 0,05, dan paparan asap rokok merupakan faktor risiko terhadap kejadian ISPAOdds Ratio (OR=3,133).Hasilpenelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian ISPA pada anak balitadengannilai P= 0,000 <  P 0,05 danbukan faktor risiko tetapi sebagai faktor protektif terjadinya penyakit ISPA (OR= 0,124; 95% CI= 0,048-0,32). SedangkanHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan bermakna antara riwayat BBLR dengan kejadian ISPA pada anak balitadengan uji statistik dengan nilai nilai P= 0,742 ˃ 0.05,  dilihat dari nilai Odds Ratio  (OR = 0,641) berarti BBLR bukan merupakan faktor risiko terjadinya penyakit ISPA pada anak balita.Bagi tenaga kesehatan diharapkan dapat mempertahankan promosi kesehatan yang telah ada agar dapat mengurangi angka kesakitan dan kematian balita yang disebabkan oleh penyakit ISPA. Kata Kunci: Paparan Asap Rokok, ASI Eksklusif, BBLR, ISPA
PENGARUH MEDIA POSTER DAN LEAFLET TERHADAP SIKAP MASYARAKAT TENTANG 10 PHS DALAM KEDARURATAN DI HUNTARA GAWALISE KOTA PALU Jabir, Alan; Kunoli, Firdaus J.; Yani, Ahmad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.988

Abstract

ABSTRAKKegawatdaruratan ialah suatu keadaan di mana seseorang dalam kedaan gawat atau menjadi gawat dan terancam anggota badannya dan jiwanya akan menjadi cacat atau mati bila tidak mendapat pertolongan kedaruratan bisa berupa konflik, bencana alam atau wabah penyakit yang biasanya menyebabkan orang menderita baik karena akibat langsung dari kedaruratan maupun akibat tidak langsung, maka penelitian ini di lakukan bertujuan untuk mengetahui Media Poster dan Leaflet terhadap sikap masyarakat tentang 10 Pesan Hidup Sehat (PHS) dalam kedaruratan di Huntara Gawalise Kota Palu. Desain dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan The Nonequivalent Control  Group  Design, penelitian ini menggunakan total populasi yaitu 82 responden yang di bagi menjai kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, analisis yang di gunakan pada penelitian ini yaitu analisis Paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan 34.78 menjadi 37.46 dan nilai rata pada kelompok kontrol 33.93 menjadi 34.66 setelah di lakukan intervensi dengan menggunakan media poster dan leaflet di Huntara Gawalise Kota Palu. Hasil penelitian ini setelah di lakukan intervensi bagi pihak Kelurahan Duyu agar senantiasa mendorong dan memfasilititasi masyarakat dalam dalam mengupayakan 10 PHS dalam kedaruratan di Huntara Gawalise.Kata Kunci     : Media, 10 PHS, Sikap
PERILAKU REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA KELAS IX DI SMP NEGERI 14 PALU Wigati, Tri Panca Catur; Kunoli, Firdaus J; Jufri, Muhammad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1165

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah segala aspek kesehatan yang berhubungan dengan sistem reproduksi, fungsi serta prosesnya yang berada dalam keaadan sempurna baik fiisk, mental dan sosial yang bukan semata-mata terbebas dari penyakit atau kecatatan. masa remaja ialah periode perkembangan transisi dari masa kanak-kanak hingga masa dewasa yang mencakup perubahan-perubahan biologis, kognitif, dan sosial emosional. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi pada siswa kelas IX di SMP Negeri 14 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deksriptif dengan pendekatan kualitatif, melakukan pengamatan, wawancara mendalam (indept interview) dan dokumentasi. Informan yang diambil dalam penelitian ini adalah 1 guru kesiswaan dan 4 siswa kelas IX di SMPN 14 palu. Hasil penelitian diperoleh bahwa perilaku remaja di SMPN 14 Palu masuk dalam kategori yang kurang baik, penyebabnya dikarenakan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh remaja dan tidak adanya pemberian edukasi mengenai masalah ini. Sehingga menyebabkan remaja memiliki kesalahan persepsi tentang kesehatan reproduksi. Sedangkan tindakan yang ditunjukkan remaja saat  wawancara mengenai VCD porno dan hubungan seksual pranikah diperoleh hasil bahwa remaja memiliki perilaku yang kurang baik dimana aktivitas remaja dalam menonton VCD porno berlangsung sejak usia 11 tahun, dari tindakan ini mengakibatkan remaja melakukan hubungan seksual pranikah. Tetapi sikap remaja dalam kesehatan reproduksi memberikan jawaban yang positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku kesehatan reproduksi remaja dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap kesehatan reproduksi terutama mengenai kondisi lingkungan remaja yang dapat mempengaruhi tindakan mereka. Saran bagi pihak sekolah memberikan edukasi kepada para remaja mengenai kesehatan reproduksi dan orang tua kiranya lebih ketat dalam mengawasi anak dalam bermedia sosial.Kata Kunci : Perilaku, Kesehatan Reproduksi, Remaja
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DAN PERAN TENAGA KESEHATAN DALAM KEPATUHAN PENGOBATAN PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SANGURARA KOTA PALU Muthmainnah, Muthmainnah; Kunoli, Firdaus J.; Nurjanah, Nurjanah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.784

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan karena masih menjadi penyebab satu dari sepuluh kematian. Kasus Hipertensi menurut data Dinas Kesehatan Kota Palu, tertinggi di puskesmas Sangurara dimana jumlah kasusnya menigkat, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan peran tenaga kesehatan dalam kepatuhan pengobatan penderita hipertensi.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik kuatitatif dengan menggunakan metode cross sectional, yaitu dengan mecari hubungan antara variabel independen dan dependen kemudian kedua variabel diamati dalam waktu yang bersamaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Accidental Sampling yaitu dengan mengambil sampel secara kebetulan bertemu ditempat penelitian.Berdasarkan hasil uji chi-square yang di lakukan menunujukkan bahwa peran keluarga dengan kepatuhan pengobatan diperoleh p value = 0,038 artinya  ada hubungan peran keluarga dengan kepatuhan pengobatan penderita hipertensi, dan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan pengobatan diperoleh p value = 0,001 artinya ada hubungan peran tenaga kesehatan dengan kepatuhan pengobatan pendertita hipertensi.Di tujukan bagi pihak Puskesmas sangurara agar mempertahankan kualitas pelayanan dan promosi kesehatan kepada masyarakat agar kepatuhan berobat semakin tinggi. Kata Kunci : Peran Keluarga, Peran Tenaga Kesehatan, Kepatuhan Berobat Hipertensi
FAKTOR-FAKTOR FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI OBAT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALISE Otaviani, Dini; Kunoli, Firdaus J; Yani, Ahmad
Jurnal Kolaboratif Sains Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jom.v1i1.1149

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis dengan gejala yang sangat bervariasi (Mansjoer dkk, 2014). Laporan tahunan program pengedalian tuberkulosis Puskesmas Talise tahun 2015, penderita tuberkulois 31 orang, yang terdiri dari 19 pasien tuberkulosis Basil Tahan Asam (BTA) positif, 7 pasien tuberkulosis Basil Tahan Asam (BTA) negative,  pemeriksaan rontgen positif, 3 pasien tuberkulosis ekstra paru 1 pasien putus obat. Data penderita tuberkulosis tahun 2016 yaitu 55 orang. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel 55 orang dengan menggunakan total populasi. Menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan penderita dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise dengan nilai p=0,009. Tidak ada hubungan sikap penderita dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise  dengan nilai p=0,826. Ada ada hubungan pengawas minum obat dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise dengan nilai p value p=0,038. Diharapkan penderita tuberkulosis paru mengkonsumsi obat secara teratur.Kata kunci:  Pengetahuan, Sikap, Kepatuhan, Tuberkulosis Paru
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd Farid Lewa Agusrianto Ahmad Muliadi, Ahmad Ahmad Yani Aminudin Aminudin Amsal Amyadin, Amyadin Andi Bungawati, Andi Andi Fatmawati Andi Nurhany Andri, Moh. Anna Veronica Pont Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azwar Azwar Baiq Emy Budiman Budiman Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Diah Ayu Hartini Diana Nurhayati Sinurat Diniyah, Wildani Dwi Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Eka Prasetia Hati Baculu, Eka Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Evie, Sova Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Kolomboy Finta Amalinda Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Haryati Haryati Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hastuti Usman Herlina Yusuf, Herlina I Wayan Supetran I Wayan Supetran, I Wayan iksan, iksan Indro Subagyo Irsanty Collein Jabir, Alan Jufri, Muh Junaidi Junaidi Juniarti Juniarti Kadar Ramadhan Kerni, Ni Made Laksono Trisnantoro Lanipi, Nurul Pratiwi Latowale, Bela Safitri Lili Suryani Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Malik, Supriadi Abdul Mardani Mangun Masda Masda Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Mila Kamelia Manopo, Grevi Moammar Safari Mohamad Andri, Mohamad Muadz, Muadz Muhammad Ansar, Muhammad Muhammad Jufri Muliani Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nur Afni Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurjaya Olkamien J. Longulo Otaviani, Dini Pangaribuan, Helena Patompo, Moh. Fadli Dg. Puspitasari, Gina Rafiuddin, Rafiuddin Raoda Raya, Wimelda Rina Tampake Ros Arianty Rusneni Saleh, Azizah Saleh, Azizah Salman Saman Selvi Alfrida Mangundap Sigit M. Nuzul Silfia, Niluh Nita Siti Hadijah Batjo Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Restu Tempali Sri Yanti Kusika Srirawinda, Srirawinda Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin TATI NURHAYATI Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Wery Aslinda Wigati, Tri Panca Catur Wijianto Wiwik Handayani Yasmin H Yasmin H Yelkiana, Yelkiana Zainul Zulfajri Rahman, Zulfajri