Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Jurnal Lentera

PEMBERIAN SUSU KEDELAI PADA PENDERITA HIPERTENSI UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH Ernawati; Elisa Oktaviana; Syamdarniati; Winda Nurmayani
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i1.217

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang ada di dunia baik negara maju maupun negara berkembang. Hipertensi disebut the silent killer karena sering menjadi pembunuh tanpa adanya keluhan, sehingga penderita tidak mengetahui dirinya mengalami hipertensi dan baru diketahui setelah terjadi komplikasi. Hipertensi menjadi kontributor tunggal utama untuk penyakit jantung, gagal ginjal, dan stroke di Indonesia. dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan Quasy Experimental adalah suatu intervensi pada kelompok subjek dengan kelompok pembanding atau tanpa adanya kelompok pembanding, Adapun dalam pengabdian ini menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design (rancangan pra-pasca tes pada satu kelompok, dengan tidak adanya kelompok pembanding/kontrol). Hasil pengabdian ini Rata-rata tekanan darah sistol sebelum intervensi pemberian susu kedelai adalah 157,99 mmHg dan setelah intervensi 151,06 mmHg. Sedangkan rata-rata tekanan darah diastole sebelum intervensi pemberian susu kedelai adalah 91,24 mmHg dan setelah intervensi 86,7 mmHg. Ada pengaruh yang signifikan intervensi pemberian susu kedelai terhadap perubahan tekanan darah sistol dengan nilai ρ value 0,000 dan tekanan darah diastol ρ value 0,000. Kedelai mengandung antioksidan yang dapat memperbaiki tekanan darah dan meningkatkan kesehatan pembuluh darah. Susu kedelai sangat baik untuk penderita hipertensi karena mengandung isoflavon yang melancarkan metabolisme, melancarkan pencernaan, meningkatkan imunitas, memperkuat struktur matriks, menstabilkan tekanan darah, menurunkan kadar kolesterol darah, menstabilkan gula darah.
EDUKASI SEX EDUCATION PADA ANAK-ANAK SD: EDUKASI SEX EDUCATION PADA ANAK-ANAK SD Winda Nurmayani; Sopian Halid; Syamdarniati; Elisa Oktaviana
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i1.223

Abstract

Pendidikan sex di Indonesia masih menjadi kontroversi, masih banyak anggota masyarakat yang belum menyetujui pendidikan sex di rumah maupun di sekolah. Secara umum pandangan masyarakat tentang pendidikan sex merupakan hal yang dipandang “tabu” utuk dibicarakan terhadap anak, terutama anak usia dini. Masyarakat beranggapan bahwa ada masanya mereka akan memahaminya secara alamiah. Pendidikan seks yang yang tidak diberikan di usia dini mengakibatkan tingginya kekerasan seksual pada anak yang dilakukan orang-orang terdekat anak termasuk keluarga Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman tentang sex education pada anak. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan di SDN 46 Ampenan dengan peserta yang diambil dari kelas V dan VI. Metode yang digunakan ceramah dan Tanya jawab, dengan media yang digunakan LCD proyektor dan leaflet. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dari peserta anak-anak murid kelas V dan VI yang hadir tampak sangat antusias, setelah kuesioner sebelum dan sesudah pemberian pendidikan kesehatan mengenai sex education tampak adanya peningkatan pengetahuan. Pelaksanaan pemberian pendidikan kesehatan mengenai sex education untuk meningkatkan pengetahuan bagi siswa-siswa SDN 46 Ampenan dengan resiko yang mungkin bisa terjadi dengan keadaan masyarakat sangat perlu dilakukan, selain sebagai penambah dan peningkat pengetahuan juga sebagai tindak untuk mengurangi resiko terjadi pelecehan seksual terhadap anak.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KELUARGA DALAM PENCEGAHAN GANGGUAN PERTUMBUHAN BATITA Aswati; Agus Supinganto; Sopian Halid; Melati Inayati Albayani; Henny Yolanda; Winda Nurmayani
Jurnal LENTERA Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v3i2.292

Abstract

Indicators of community nutrition development through nutrition management in toddlers need to be supported by the family's ability to recognize children's growth. Having a healthy child is the hope of all families. To achieve this, of course, the family must be able to carry out family care functions which include, getting to know, making the right decisions, caring for, providing a supportive environment and utilizing existing health facilities. The purpose of this community service is to improve the ability about the function of family care in the prevention of toddler growth disorders. The outputs resulting from this community service are educational videos on preventing toddler growth disorders and the toddler growth module.
EDUKASI TENTANG ANEMIA PADA SANRTIWATI PONPES ZIENTA ELHARAM BARACA Nurmayani, Winda; Elisa Oktaviana
Jurnal LENTERA Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health education about anemia needs to be conducted because cases of anemia among adolescents continue to occur. The adolescent phase is a time that is vulnerable to health risks because during this phase, there is rapid body development that requires adequate nutritional sources. However, these nutritional needs are often neglected by adolescents, which can lead to various health problems, such as the incidence of anemia among teenagers. Adolescent girls are also a population that has a higher risk of anemia compared to boys, because during this time adolescent girls experience menstruation and have a desire to stay slim, leading them to diet and reduce food intake, which affects their nutritional fulfillment. Objective: to increase the knowledge of female students about anemia. Method: This activity is carried out in three stages, starting with preparation, followed by implementation, and finally evaluation. This community service activity was held on November 10, 2024, at the Zienta Elharam Baraca Islamic Boarding School. The event was attended by 27 female students. The delivery of the material was done through lectures using media such as projectors, followed by the distribution of leaflets to the students. Evaluation was conducted by providing a questionnaire regarding anemia consisting of 10 multiple-choice questions, where answering correctly scored 2 points and answering incorrectly scored 1 point. The evaluation activity was conducted twice, before and after the education. Results: there was an effect on the level of knowledge of the students before and after the education with a p-value of 0.000. This indicates that the counseling was successful. Suggestions: It is hoped that there will be continuous counseling activities with different themes related to health.ane
EDUKASI HIPERTENSI KEHAMILAN FAKTOR PREDISPOSISI KEJADIAN STUNTING Nurmayani, Winda; Wasliah, Indah; Rispawati, Bq. Heni; Halid, Sopian; Aswati, Aswati
Jurnal LENTERA Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/lentera.v4i1.330

Abstract

Hypertension in pregnancy is one of the most important problems faced by public health because HDK is a major cause of maternal and fetal morbidity and mortality. In pregnancy with preeclampsia, trophoblast cell invasion only occurs in part of the spiral arteries in the myometrial area so that placental function is disrupted, then the placenta does not meet the needs of blood for nutrients and oxygen to the fetus so that impaired placental function can cause stunted fetal growth which causes stunting. The purpose of this service is to educate the public about the dangers of pregnancy hypertension, because it is a predisposing factor to stunting. Method: Education is done by gathering the community in one place. The material is delivered by interactive lecture method using LCD and LCD projector. Result: the community is very enthusiastic about the material presented. Conclusion: this educational activity is also Conclusion: This educational activity has a positive impact on mothers and families, because the educational activities can increase knowledge for mothers and their children about the prevention of hypertension in pregnancy and the incidence of stunting.