Claim Missing Document
Check
Articles

Health Education Using Video Media On Female Adolescents' Knowledge And Attitude About Premarital Sexual Behavior Astuti, Ni Made Marnita; Evayanti, Yulistiana; Isnaini, Nurul
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 10, No 11 (2024): Volume 10 No.11 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v10i11.7895

Abstract

Latar Belakang: Remaja yang tidak memiliki pengetahuan yang memadai mempunyai peluang untuk melakukan hubungan seks pranikah. Terdapat 25% remaja usia 15 tahun pernah melakukan hubungan seksual yang mengakibatkan penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan. Hasil pra survei menunjukkan 6 siswi mengalami kehamilan yang tidak diinginkan dan 2 siswi berhenti sekolah karena menikah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan melalui media video.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang perilaku seksual pranikah di MTS Negeri 2 Lampung Timur Tahun 2022.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dan one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas VII MTS Negeri 2 Lampung Timur yang berjumlah 95 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling. Analisis data menggunakan ANOVA satu arah.Hasil: Rerata skor pengetahuan siswi pada pretest adalah 8,41, 3 jam setelah mendapat pendidikan kesehatan adalah 12,6, dan 3 hari setelah mendapat pendidikan kesehatan adalah 10,94. Sedangkan nilai rata-rata sikap siswi pada pretest sebesar 31,51, 3 jam setelah mendapat pendidikan kesehatan sebesar 44,48, dan 3 hari setelah mendapat pendidikan kesehatan sebesar 40,66. Hasil uji one way ANOVA diperoleh p-value 0,000<0,05.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang perilaku seksual pranikah di MTS Negeri 2 Lampung Timur Tahun 2022. Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, video, pengetahuan, sikap, seks bebas ABSTRACT Background: Adolescents who do not have adequate knowledge have the probability to have premarital sex. There are 25% of adolescents aged 15 years who have had sexual intercourse which resulted in sexually transmitted diseases and unwanted pregnancies. The results of the pre-survey showed that 6 female students experienced unwanted pregnancies and 2 students quit school due to marriage. Efforts that can be made to increase adolescents’ knowledge and attitude are to provide health education using video media.Purpose: To determine the effect of health education using video media on female adolescents’ knowledge and attitude about premarital sexual behavior at MTS Negeri 2 Lampung Timur in 2022.Methods: This study is a quantitative study with pre-experimental designs and one-group pretest-posttest designs. The population in this study were 95 female students in seventh grade at MTS Negeri 2 Lampung  Timur. The sampling technique used in this study was total sampling. The data analysis used one-way ANOVA.Results: Mean score of female students’ knowledge at the pretest was 8.41, 3 hours after getting health education was 12.6, and 3 days after getting health education was 10.94. Whilst, the mean score of female students’ attitude at the pretest was 31.51, 3 hours after getting health education was 44.48, and 3 days after getting health education was 40.66. The results of the one-way ANOVA test obtained the p-value of 0.000 <0.05.Conclution: There was an effect of health education using video media on female adolescents’ knowledge and attitude about premarital sexual behavior at MTS Negeri 2 Lampung Timur in 2022. Keywords : Health education, video, knowledge, attitude, free sex
The Effect Of Dark Chocolate On The Intensity Of Primary Dysmenorrhea Pain In Female Students Yuliani, Emilia; Evayanti, Yulistiana
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i4.7776

Abstract

Latar Belakang Dismenorea primer adalah proses normal yang dialami ketika menstruasi. Kram menstruasi primer disebabkan oleh kontraksi otot rahim yang disebabkan oleh zat kimia alami yang diproduksi oleh sel-sel lapisan dinding rahim yang disebut prostaglandin. Prostaglandin akan merangsang otot otot halus dinding rahim berkontraksi, makin tinggi kadar prostaglandin kontraksi akan makin kuat, sehingga rasa nyeri yang dirasakan juga makin hebat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan dari pemberian dark chocolate terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea primer pada siswi Pondok Pesantren Bussaina Labuhan Dalam Bandar Lampung.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan design pra- eksperimental dengan mengunakan pendekatan rancangan one-group pretest-posttest yaitu mengungkapkan hubungan sebab akibat dengan cara melibatkan satu kelompok subjek perlakuan yang diberikan dark chocolate 70% dengan dosisi 40gr / hari selama 3 hari pertama saat menstruasi, alat uji normalitas menggunakan Shapiro -Wilk dengan p value α = 0,05 dan alat uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei – Juni 2022 dengan 25 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi yang di pilih secara Purposive Sampling dengan mengisi lembar kuisioner untuk mengukur skala nyeri menggunakan metode NRS yang mereka rasakan sebelum dan sesudah di berikan intervensi.Hasil dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh perubahan yang signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea primer dengan pemberian Dark Chocolate dengan nilai p sebesar 0,000 (a < 0,05).Kesimpulan dari penelitian ini adalah kandungan yang ada di dalam Dark Chocolate terbukti mampu memberikan efek penurunan nyeri dismenorea primer pada remaja putriSaran agar penelitian ini dapat menjadi alternatif pengobatan pada nyeri dismenorea primer dan dapat menjadi referensi untuk pembelajaran pada mahasiswa kesehatan Kata Kunci: Dark Chocolate 70%, Dismenorea Primer, Internsitas Nyeri  ABSTRACT Background Primary dysmenorrhea is a normal process experienced during menstruation. Primary menstrual cramps are caused by uterine muscle contractions due to the presence of natural chemicals produced by the cells lining the uterine wall called prostaglandins. Prostaglandins will stimulate the smooth muscles in the uterine wall to have a contraction, the higher the levels of prostaglandins the stronger the contractions, so the pain felt is also getting worse. Purpose This study was to determine the relationship between the giving of dark chocolate and the decrease in the intensity of primary dysmenorrhea pain in female student at Bussaina Islamic Boarding School in Bandar Lampung.Method was pre-experimental with a one group pretest-posttest approach, which was to reveal a causal relationship by involving one group of treatment subjects who were given 70% dark chocolate at a dose of 40 grams per day for the first three days of menstruation. Normality test tool using Shapiro-Wilk with p value α = 0.05 and non-parametric statistical test tool Wilcoxon signed ranks test. This study was conducted in May-June 2022 with 25 respondents who had met the inclusion criteria selected by purposive sampling by filling out a questionnaire sheet to measure the pain scale using the RNS method that they felt before and after the intervention.The results of this study indicate that there is a significant effect of decreasing the intensity of primary dysmenorrhea pain by giving dark chocolate with a p value of 0.000 (α˂ 0.05).The conclusion of this research is that the ingredients in Dark Chocolate have been proven to have the effect of reducing primary dysmenorrhoea pain in adolescentSuggestion that this research can be an alternative treatment for primary dysmenorrhea pain and can be a reference for learning for health students Keywords: Dark Chocolate 70%, Primary Dysmenorrhea, Pain Intensity 
Pengaruh pemberian kurma terhadap produksi asi pada ibu nifas Agustina, Melina; Yuviska, Ike Ate; Putri, Ratna Dewi; Evayanti, Yulistiana
JOURNAL OF Community Health Issues Vol. 1 No. 1 (2023): December Edition 2023
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Perawat Kesehatan Komunitas Indonesia (IPKKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/chi.v1i1.1084

Abstract

ABSTRACT The coverage of exclusive breastfeeding has only reached 41.9%, this can contribute to maternal mortality (MMR), infant mortality (IMR) and nutritional status of toddlers. The provision of exclusive breastfeeding 0-6 months in Lampung province in 2016 is still low at 40.17%, while in Bandar Lampung City in 2016 the coverage of exclusive breastfeeding is 41.9%. Based on the pre-survey results that researchers have done at BPS Nurhasanah, STr, Keb Bandar Lampung in 2019 in February 2019, there are 48 postpartum mothers, of which 10 postpartum mothers, where 6 (60%) of postpartum mothers are not smooth , and 4 (40%) postpartum ASI mothers smoothly. The purpose of this study is to know that there is an effect of giving dates to breast milk production in postpartum mothers in Bps Nurhasanah, Str, Keb Bandar Lampung in 2019. Quantitative Research Type, the research design is a quasi experimental design with a pretest-posttest design with a control group. The population of all postpartum mothers was 48 people, a sample of 30 people 15 people as the intervention group 15 people as a control group. With purposive sampling sampling technique. Analyze data with T-test Independent. The results showed that the average ASI production before the intervention was 68.33 ml, the average milk production after the intervention was 105.00. ml whereas in the control group the average milk production before intervention was 68.67 ml and the average milk production after the intervention was 80.00 ml. It is known that there is an effect of giving dates to breast production in postpartum mothers at BBP Nurhasanah, Str, Keb Bandar Lampung in 2019. The results of the t test are p value 0,000 <α (0.05). It is recommended for health workers especially midwives to recommend to postpartum mothers to consume dates so that their milk production is smooth. Keywords: Dates, Breast Milk Production Cakupan ASI ekslusif baru mencapai 41,9%, hal ini dapat berkontribusi terhadap angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) dan status gizi Balita. Pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan di propinsi Lampung Tahun 2016 masih rendah yaitu 40,17 %, sementara di Kota Bandar Lampung Tahun 2016 cakupan ASI ekslusif sebesar 41,9%. Berdasarkan hasil prasurvey yang telah peneliti lakukan di Di BPS Nurhasanah, STr,Keb Bandar Lampung Tahun 2019 pada Bulan Februari Tahun 2019, terdapat 48 ibu nifas, dimana dari 10 ibu nifas, dimana 6 (60%) ibu nifas tersebut produksi ASI nya tidak lancar, dan 4 (40%) ibu nifas ASI nya lancar. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahui ada Pengaruh Pemberian Kurma Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas Di Bps Nurhasanah, Str,Keb Bandar Lampung Tahun 2019. Jenis Penelitian Kuantitatif, rancangan penelitian pendekatan quasi eksperimental desain dengan rancangan pretest-posttest with control group. Populasi seluruh ibu nifas sebanyak 48 orang, sampel sebanyak 30 orang 15 orang sebagai kelompok intervensi 15 orang sebagai kelompok kontrol. Dengan teknik sampling purposive sampling. Analisa data dengan uji T-test independent. Hasil penelitian menunjukan rata-rata produksi ASI sebelum intervensi sebesar 68.33 ml, rata-rata produksi ASI setelah intervensi sebesar 105.00. ml sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata produksi ASI sebelum intervensi yaitu sebesar 68,67 ml dan rata-rata produksi ASI setelah intervensi adalah sebesar 80.00 ml. Diketahui Ada Pengaruh Pemberian Kurma Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Nifas di BBP Nurhasanah, Str,Keb Bandar Lampung Tahun 2019. Hasil uji t didapat p value 0,000 < α (0,05). Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya bidan agar menganjurkan kepada ibu nifas untuk mengkonsumsi kurma agar produksi ASI nya lancar
Analisis faktor yang berhubungan dengan kejadian asfiksia neonatorum Putriani, Eliana; Nuryani, Dina Dwi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
JOURNAL OF Tropical Medicine Issues Vol. 1 No. 1 (2023): Edition December 2023
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/tmi.v1i1.142

Abstract

Pendahuluan : Menurut WHO Asfiksia neonatorum adalah kegagalan bernafas secara spontan dan teratur segera setelah lahir. Asfiksia neonatorum dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Tujuan : Menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya asfiksia neonatorum di Puskesmas Rawat Inap Banjar Agung Tahun 2018. Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu analitik dengan desain case control. Pengumpulan data dilakukan terhadap data sekunder. Jumlah sampel sebanyak 92 dengan perbandingan 46 yang asfiksia dan 46 tidak asfiksia. Teknik pengambilan sampel secara simple random sampling. Uji statistik untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen menggunakan Chi-square Hasil : Hasil uji statistik untuk analisis univariat didapatkan proporsi kejadian ketuban pecah dini adalah 38%, proposi kejadian prematuritas adalah 25%, proporsi kejadian paritas ibu beresiko adalah 30,5%, dan proporsi usia ibu beresiko adalah 41,3%. Hasil uji statistik terhadap ketuban pecah dini didapatkan p-value 0,000 ≤α 0,05 dan OR 8,667. Hasil uji statistik terhadap prematuritas didapatkan 0,001 ≤α 0,05 dan OR 7,389. Hasil uji statistik terhadap paritas ibu didapatkan p-value 0,013 ≤α 0,05 dan OR 3,654. Hasil uji statistik terhadap usia ibu didapatkan p-value 0,006 ≤α 0,05 dan OR 3,683. Kesimpulan : terdapat hubungan antara ketuban pecah dini, prematuritas, paritas ibu dan usia ibu dengan kejadian asfiksia neonatorum.
Pengaruh Mengkonsumsi Ubi Jalar Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Naida, Firgiani Puspita; Evayanti, Yulistiana; Yantina, Yuli; Isnaini, Nurul
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i1.9531

Abstract

Background : The high number of anemia in Lampung Province is 69.7%, this figure is higher than the national nutritional anemia rate, which is 63%. Based on the results of the pre survey conducted by researchers at the BPS Eliana Putriani, Amd, Keb Kec. Jati Agung Kab. South Lampung in January 2019 there were 78 pregnant women who visited the ANC, of which 38 pregnant women had low hemoglobin levels. Compared with BPS Titik Handayani, where there were only 64 pregnant women visiting ANC, while 18 of them had anemia. The purpose of this study was to determine the effect of sweet potato consumption on increasing hemoglobin levels in pregnant women.Research methods : Type of quantitative research. The quasy-experimental design is the Two group pretest-posttest method. The population in this study were 78 pregnant women. Samples were 30 pregnant women. The sampling technique uses purposive sampling. Univariate analysis in this study was to determine the mean, median, standard deviation of hemoglobin levels in pregnant women before and after consuming sweet potatoes. Bivariate analysis uses an independent t-test.Results  : The results showed an average hemoglobin level before sweet potato consumption: 9,853 gr / dl. After 10,913 gr / dl. Before consumption in the group that did not consume sweet potatoes by 9,793 gr / dl. After amounting to 10,313 gr / dl. Conclusion There Are Effects Of Consuming Sweet Potatoes On Increased Hemoglobin Levels Of Pregnant Women In Bps Eliana Putriani, Amd, Keb Kec. Jati Agung Kab. South Lampung in 2019 (p-value 0,000 <0.05). Suggestions in this study are that pregnant women consume sweet potatoes can increase hemoglobin levels in pregnant women so as to prevent anemia in pregnant women, expect pregnant women to consume sweet potatoes as food choices that contain high Fe in addition to consumption of Fe tablets and can be used as an option which is adjacent to fe taken after nausea, vomiting disappears during pregnancy to avoid complications during delivery such as bleeding. Keywords : Sweet Potatoes, Tablet Fe ABSTRAK Latar Belakang : Tingginya jumlah anemia di Provinsi Lampung adalah sebesar 69,7% angka tersebut lebih tinggi dari angka anemia gizi nasional yaitu sebesar 63%. Berdasarkan hasil pra survey yang peneliti lakukan di Di BPS Eliana Putriani,Amd,Keb Kec. Jati Agung Kab. Lampung  Selatan pada bulan Januari 2019 terdapat 78 ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC, dimana diantaranya 38 ibu hamil tersebut kadar hemoglobinnya rendah. Dibandingkan dengan BPS Titik Handayani dimana kunjungan ANC hanya sebanyak 64 ibu hamil, dimana yang mengalami anemia sebanyak 18 orang ibu hamil.Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsumsi ubi jalar terhadap kenaikan kadar hemoglobin ibu hamil.Metode penelitian : Jenis penelitian kuantitatif. Rancanganquasy-eksperimen yaitu metode Two grouppretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 78 ibu hamil. Sampel sebanyak 30 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisa univariat dalam penelitian ini untuk mengetahui nilai mean, median, standar deviasi kadar hemoglobin pada ibu hamil sebelum dan setelah mengkonsumsi ubi jalar. Analisa bivariat menggunakan menggunakan uji t-test independent.Hasil : Hasil penelitian didapatkan rata-rata kadar hemoglobin sebelum konsumsi ubi jalar: 9,853 gr/dl. Setelah sebesar 10,913 gr/dl. Sebelum konsumsi pada kelompok yang tidak mengkonsumsi ubi jalar sebesar 9,793 gr/dl. Setelah sebesar 10,313 gr/dl.Kesimpulan Ada Pengaruh Mengkonsumsi Ubi Jalar Terhadap Kenaikan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Di Bps Eliana Putriani,Amd,Keb Kec. Jati Agung Kab. Lampung  Selatan Tahun 2019 (p-value 0.000 < 0,05).Saran dalam penelitian ini adalah agar ibu hamil mengkonsumsi ubi jalar dapat menaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil sehingga dapat mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil, diharapkan ibu hamil mau mengkonsumsi ubi jalar sebagai pilihan makanan yang menggandung tinggi fe disamping konsumsi tablet fe dan dapat digunakan sebagai pilihan yang berdampingan dengan fe diminum setelah mual muntahnya hilang selama kehamilan agar tidak terjadi komplikasi pada saat persalinan seperti perdarahan. Kata Kunci : Ubi Jalar, Tablet Fe 
PEPPERMINT OIL DENGAN LUKA PUTING PADA IBU MENYUSUI Diana, Averia Eva; Maternity, Dainty; Hermawan, Dessy; Evayanti, Yulistiana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 3 (2021): Vol 1.No.3 September 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i3.5196

Abstract

Background: Pain in the nipples (nipple pain) is a problem that is often found in breastfeeding mothers and is one of the reasons why mothers choose to stop breastfeeding their babies. Data obtained at the Merbau Mataram Health Center on 10 breastfeeding mothers who had less than six months, there were 6 mothers who experienced nipple sores in the first week of breastfeeding. Purpose: This study aims to determine the effect of using peppermint oil on wounds in nursing mothers in the Merbau Mataram Public Health Center, Merbau Mataram District in 2020. Methods: This type of research is quantitative with an experimental study design. The sample in this study were 28 post partum mothers who experienced pain, and were divided into control groups and treatment groups respectively. The sampling technique used was purposive sampling technique. The research site was conducted in the work area of the UPT Mataram Merbau Health Center on June 15-July 12, 2020. The data analysis of this study used the Independent t-test. Result: The statistical test results of the Sig. (2-tailed) 0.836> 0.05, which means that Ha is rejected. The results of different tests using the Independent t-test on the mean pain scale that were placed in the control group on the fourth, eighth and 14th day were 3.29, 2.64, and 1.29, respectively, while in the treatment group were 3.21, 1.29, and 1.21. Conclusion: There is no effect of using peppermint oil on nipple wounds in breastfeeding mothers in the UPT Puskesmas Merbau Mataram Kab. Lampung Selatan in 2020. It is hoped that mothers will understand the importance of breast care since the final trimester, so that mothers can anticipate early in preventing nipple soresSuggestion It is expected for mothers to understand the importance of breast care since the final trimester, so that mothers can anticipate early in preventing nipple sores in nursing mothers. The use of a larger sample size with a more heterogeneous population needs to be done so that the research results can be generalized and to increase the validity of the research findings. Further research on breastfeeding frequency and infant sucking strength also needs to be explored in order to identify comparisons of nipple pain scales in breastfeeding mothers. Keywords              : Peppermint oil, Nipple Pain Scale, Breastfeeding Technique ABSTRAK Latar belakang : Nyeri pada puting (nipple pain) merupakan masalah yang sering ditemukan pada ibu menyusui dan menjadi salah satu penyebab ibu memilih untuk berhenti menyusui bayinya. Data yang didapatkan di Puskesmas Merbau Mataram  terhadap 10 ibu menyusui yang memiliki bayi kurang dari enam bulan, terdapat 6 ibu mengalami luka puting pada minggu pertama menyusui.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan peppermint oil dengan luka puting pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Merbau Mataram Kecamatan Merbau Mataram tahun 2020.Metode : Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain studi eksperimental. Sampel pada penelitian ini adalah 28 ibu post partum yang mengalami nyeri puting, dan terbagi dalam kelompok kontrol dan kelompok treatment masing-masing berjumlah 14 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah tekhnik purposive sampling. Tempat penelitian dilakukan di wilayah kerja UPT Puskesmas merbau Mataram pada tanggal 15 Juni-12 Juli 2020. Analisa data penelitian ini menggunakan Uji-t Independent.Hasil : Hasil uji statistik didapatkan nilai Sig. (2-tailed) 0,836 >  0,05 yang artinya Ha ditolak. Hasil Uji beda menggunakan Uji-t Independent terhadap rata-rata skala nyeri puting pada kelompok kontrol pada hari ke empat, delapan dan 14 berturut-turut adalah 3.29, 2.64, dan 1.29, sedangkan pada kelompok treatment adalah 3.21, 1.29, dan 1.21.Kesimpulan : Tidak ada pengaruh penggunaan peppermint oil dengan luka puting pada ibu menyusui di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Merbau Mataram Kab. Lampung Selatan Tahun 2020. Diharapkan bagi ibu untuk memahami pentingnya perawatan payudara sejak trimester akhir, sehingga ibu dapat mengantisipasi lebih dini dalam mencegah terjadinya luka puttingSaran Diharapkan bagi ibu untuk memahami pentingnya perawatan payudara sejak trimester akhir, sehingga ibu dapat mengantisipasi lebih dini dalam mencegah terjadinya luka puting pada ibu menyusui. Penggunaan ukuran sampel yang lebih besar dengan populasi yang lebih heterogen perlu dilakukan agar hasil penelitian dapat digeneralisasikan dan guna meningkatkan validitas temuan penelitian. Penelitian lebih lanjut mengenai frekuensi menyusui dan kekuatan hisapan bayi juga perlu dieksplorasi guna mengidentifikasi perbandingan skala nyeri puting pada ibu menyusui.Kata Kunci            : Peppermint oil, Skala Nyeri Puting, Teknik Menyusui
Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Lestari, Eka Dewi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 September 2023
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v3i3.12217

Abstract

Background : Chicken eggs are a food that has a high protein content. Types of eggs commonly consumed by Indonesians are chicken eggs and duck eggs. It is known that albumin in eggs (ovalbumin) is mostly found in egg whites rather than yolks. Egg white of purebred chickens in every 100 grams of chicken contains an average of 12.58 grams of protein yes and about 58% of the egg weight is albumin. 7 mothers with perineal wounds, 5 mothers said they did not know that consumption of boiled egg whites can heal perineal wounds and so far they have been doing pharmacological treatment in performing perineal treatment. At BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung in 2020.Method : This type of quantitative research with the design used in this study is a pre-experiment with a Quasi-Experiment approach with the experimental design used is Two Group With Pretest-Posttest. The population in this study were all post partum mothers who had perineal injuries at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung with an average number of deliveries / month reaching 45 respondents with the sample to be used was the minimum sample for each group. namely 15 for the intervention group and 15 for the control group.Results : Based on the bivariate analysis using the Paired Sample T-Test, it is known that the p-value <0.05 is 0.000, which means that there is an effect of Giving Boiled Egg White with Perineal Wound Healing in Post Partum Mothers at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang. Bandar Lampung in 2020. The results of this study are expected to be additional information for BPM, especially for mothers who give birth in determining program policies and as a driving force for health-minded development and can improve ways to treat perineal wounds, one of which is providing training on administering traditional medicine. especially about processed boiled egg whites and how to use them, so that the patient's insight and knowledge increases Keywords: Egg White Boil & Perineal Wound Healing ABSTRAK Latar Belakang : Telur ayam adalah salah satu bahan pangan yang mempunyai kandungan protein tinggi. Jenis telur yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia ketersediaannya.Diketahui albumin pada telur (ovalbumin) paling banyak terdapat pada putih telurnya daripada kuningnya. Putih telur ayam ras dalam setiap 100 gram ayam mengandung rata-rata 12,58 gram protein ya dan sekitar 58% dari berat telur merupakan albumin , Berdasarkan data wawancara kepada 10 ibu post partum, terdapat 7 ibu yang mengalami luka perineum, setelah dilakukan wawancara kepada 7 ibu yang mengalami luka perineum, 5 ibu mengatakan tidak mengetahui bahwa konsumsi rebusan putih telur dapat menyembuhkan luka perineum dan selama ini mereka melakukan pengobatan secara farmakologi dalam melakukan pengobatan perineumTujuan penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Peyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimen dengan pendekatan Quasi Experiment dengan rancangan eksperimen yang digunakan adalah Two Group With Pretes-Posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang mengalami luka Perineum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung dengan jumlah rata-rata peralinan/bulan mencapai 45 responden dengan sampel yang akan digunakan adalah sampel minimum untuk masing-masing kelompok yaitu 15 untuk kelompok intervensi dan 15 untuk kelompok control. Hasil : Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test, diketahui nilai p-value < 0,05 yaitu 0,000 yang artinya ada Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat menjadi tambahan informasi bagi BPM khususnya pada ibu yang melakukan persalinan dalam menentukan kebijakan-kebijakan program dan sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan serta dapat meningkatkan cara mengatasi luka perineum, salah satunya memberikan pelatihan tentang pemberian obat tradisional khususnya tentang olahan putih telur rebus dan cara pemakaian, sehingga wawasan dan pengetahuan para pasien menjadi meningkat Kata Kunci : Rebusan Putih Telur & Penyembuhan Luka Perineum 
PEMBERIAN PUTIH TELUR REBUS DENGAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM Lestari, Eka Dewi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 1, No 2 (2021): Vol.1 No.2 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v1i2.3344

Abstract

Background : Chicken eggs are a food that has a high protein content. Types of eggs commonly consumed by Indonesians are chicken eggs and duck eggs. It is known that albumin in eggs (ovalbumin) is mostly found in egg whites rather than yolks. Egg white of purebred chickens in every 100 grams of chicken contains an average of 12.58 grams of protein yes and about 58% of the egg weight is albumin. 7 mothers with perineal wounds, 5 mothers said they did not know that consumption of boiled egg whites can heal perineal wounds and so far they have been doing pharmacological treatment in performing perineal treatment. At BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung in 2020.Method : This type of quantitative research with the design used in this study is a pre-experiment with a Quasi-Experiment approach with the experimental design used is Two Group With Pretest-Posttest. The population in this study were all post partum mothers who had perineal injuries at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang Bandar Lampung with an average number of deliveries / month reaching 45 respondents with the sample to be used was the minimum sample for each group. namely 15 for the intervention group and 15 for the control group.Results : Based on the bivariate analysis using the Paired Sample T-Test, it is known that the p-value <0.05 is 0.000, which means that there is an effect of Giving Boiled Egg White with Perineal Wound Healing in Post Partum Mothers at BPM Wirahayu, ST.r., Keb Panjang. Bandar Lampung in 2020. The results of this study are expected to be additional information for BPM, especially for mothers who give birth in determining program policies and as a driving force for health-minded development and can improve ways to treat perineal wounds, one of which is providing training on administering traditional medicine. especially about processed boiled egg whites and how to use them, so that the patient's insight and knowledge increasesThe conclusion is that there is an effect of giving boiled egg whites with perineal wound healingSuggestions for respondents to be able to use boiled egg whites as an alternative in healing perineal wounds Keywords: Egg White Boil & Perineal Wound Healing ABSTRAK Latar Belakang : Telur ayam adalah salah satu bahan pangan yang mempunyai kandungan protein tinggi. Jenis telur yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia ketersediaannya. Dapat diketahui albumin pada telur (ovalbumin) paling banyak terdapat pada putih telurnya daripada kuningnya. Putih telur ayam ras dalam setiap 100 gram ayam mengandung rata-rata 12,58 gram protein ya dan sekitar 58% dari berat telur merupakan albumin , Berdasarkan data wawancara kepada 10 ibu post partum, terdapat 7 ibu yang mengalami luka perineum, setelah dilakukan wawancara kepada 7 ibu yang mengalami luka perineum, 5 ibu mengatakan tidak mengetahui bahwa konsumsi rebusan putih telur dapat menyembuhkan luka perineum dan selama ini mereka melakukan pengobatan secara farmakologi dalam melakukan pengobatan perineumTujuan penelitian ini adalah diketahui Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Peyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Post Partum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020.Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pra Eksperimen dengan pendekatan Quasi Experiment dengan rancangan eksperimen yang digunakan adalah Two Group With Pretes-Posttes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu post partum yang mengalami luka Perineum Di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung dengan jumlah rata-rata peralinan/bulan mencapai 45 responden dengan sampel yang akan digunakan adalah sampel minimum untuk masing-masing kelompok yaitu 15 untuk kelompok intervensi dan 15 untuk kelompok control.Hasil : Berdasarkan analisis bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test, diketahui nilai p-value < 0,05 yaitu 0,000 yang artinya ada pengaruh pemberian putih telur rebus dengan penyembuhan luka perineum pada ibu post partum di BPM Wirahayu, ST.r.,Keb Panjang Bandar Lampung Tahun 2020. Hasil penelitian ini diharapkan agar dapat menjadi tambahan informasi bagi BPM khususnya pada ibu yang melakukan persalinan dalam menentukan kebijakan-kebijakan program dan sebagai penggerak pembangunan berwawasan kesehatan serta dapat meningkatkan cara mengatasi luka perineum, salah satunya memberikan pelatihan tentang pemberian obat tradisional khususnya tentang olahan putih telur rebus dan cara pemakaian, sehingga wawasan dan pengetahuan para pasien menjadi meningkatKesimpulan ada Pengaruh Pemberian Putih Telur Rebus Dengan Penyembuhan Luka PerineumSaran responden mampu memanfaatkan rebusan putih telur sebagai alternative dalam menyembukan luka perineum Kata Kunci : Rebusan Putih Telur & Penyembuhan Luka Perineum 
Pengaruh Pelaksanaan Pelvic Rocking Dengan Birthing Ball Untuk Mengurangi Nyeri Pinggang Ibu Hamil TM III Oktaviani, Meli; Hermawan, Dessy; Evayanti, Yulistiana
MIDWIFERY JOURNAL Vol 5, No 1 (2025): Volume 5, Nomor 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v5i1.20042

Abstract

Pada Provinsi Lampung tahun 2016 jumlah kehamilan sebanyak 186.319 ibu, kabupaten tertinggi adalah Lampung tengah sebanyak 29.698 kehamilan dan yang terendah di kabupaten Pesisir Barat sebanyak 3.232 kehamilan. Perubahan yang terjadi selama kehamilan sering kali menjadi keluhan bagi ibu hamil diantaranya adalah mual muntah pada awal kehamilan, konstipasi, varises vena (pembuluh balik), gangguan berkemih, hemoroid, dan pembengkakan pada tungkai dan kaki serta nyeri punggung. Tujuan penlitian ini pengaruh pelaksanaan pelvic rocking dengan birthing ball untuk mengurangi nyeri pinggang ibu hamil TM III di PMB Rahayu, A.Md.Keb, Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan postes with control group, sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III 30 orang yang dibagi kedalam 2 kelompok, 15 intervensi, dan 15 kontrol, teknik sampling purposive sampling, analisa data univariat dan bivariat menggunakan t-tes independenRata-rata nyeri nyeri pinggang ibu hamil TM III yang diberi pelvic rocking dengan birthing ball dengan mean 5,27 yang artinya seluruh responden pada kelompok intervensi berada pada nyeri sedang, pada kelompok yang tidak diberi pelvic rocking dengan birthing ball dengan mean 6,80 yang artinya respoden dalam kelompok kontrol berada pada nyeri berat. Hasil uji statistik didapat nilai p-value 0,000 (<α 0.05) yang artinya terdapat pengaruh pelaksanaan pelvic rocking dengan birthing ball untuk mengurangi nyeri pinggang ibu hamil TM III di PMB Rahayu, A.Md.Keb, Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021. Dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada ibu hamil TM III yang mengalami nyeri pinggang. Kata Kunci  : Pelaksanaan Pelvic Rocking, Birthing Ball, Nyeri Pinggang Ibu  THE EFFECT OF THE IMPLEMENTATION OF PELVIC ROCKING WITH BIRTHING BALL TO REDUCE PAIN PAIN FOR PREGNANT WOMEN IN PMB RAHAYU, A.Md.Keb TANJUNG BINTANG DISTRICT, LAMPUNG SELATAN REGENCY IN 2021ABSTRACTIn Lampung Province in 2016, the number of pregnancies was 186,319 mothers, the highest district was Central Lampung with 29,698 pregnancies and the lowest in Pesisir Barat district with 3,232 pregnancies. Changes that occur during pregnancy are often a complaint for pregnant women including nausea and vomiting in early pregnancy, constipation, varicose veins (veins), urinary disorders, hemorrhoids, and swelling of the legs and feet and back pain. The purpose of this study is to influence the implementation of pelvic rocking with a birthing ball to reduce low back pain for pregnant women TM III at PMB Rahayu, A.Md.Keb, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency in 2021.This type of research is quantitative, quasi-experimental research design with posttest approach with control group, the sample in this study was 30 pregnant women TM III who were divided into 2 groups, 15 interventions, and 15 controls, purposive sampling technique, univariate and bivariate data analysis using independent t-testThe average low back pain of pregnant women TM III who was given pelvic rocking with a birthing ball with a mean of 5.27, which means that all respondents in the intervention group were in moderate pain, in the group not given pelvic rocking with a birthing ball with a mean of 6.80 which it means that the respondents in the control group are in severe pain. The results of the statistical test obtained a p-value of 0.000 (<α 0.05) which means that there is an effect of implementing pelvic rocking with a birthing ball to reduce low back pain for pregnant women TM III at PMB Rahayu, A.Md.Keb, Tanjung Bintang District, South Lampung Regency in 2021. Can be applied as a rational consideration for the approach to TM III pregnant women who experience low back pain. Keywords           : Implementation of Pelvic Rocking, Birthing Ball, Mother's Back Pain
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Skrining Serologi Infeksi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Marlinda, Marlinda; Kurniasari, Devi; Evayanti, Yulistiana; Utami, Vida Wira
MIDWIFERY JOURNAL Vol 4, No 4 (2024): Volume 4, Nomor 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v4i4.18405

Abstract

The World Healt Organitation (WHO) estimates that as many as 37 million births in the Southeast Asian region each year, while the total maternal and newborn deaths in this region are estimated at 170 and 1.3 million per year. AKI related to pregnancy, childbirth and childbirth was 305 per 100,000 live births. To find out the factors related to the serological screening behavior of maternal infections in pregnant women at the Karang Anyar Health Center in South Lampung Regency in 2019.Type of quantitative research, analytical research design and cross sectional approach. The population of all pregnant women was 42 people and a sample of 42 people with purposive sampling technique. Data collection uses questionnaire sheets and observations and statistical tests used Chi-Square statistical tests.There is a correlation between knowledge and serological screening behavior, obtained p-value (0,000 <α 0,05). OR: 19.00. There is a relationship between attitude and serological screening behavior, obtained p-value (0.006 <α 0.05). OR: 7,933. There is a relationship between health worker support and serological screening behavior, obtained by p-value (0,000 <α 0,05). OR: 30,600.There is a relationship between knowledge, attitudes and support of health workers by serological screening of maternal infections. It is necessary for pregnant women to increase their knowledge so that they understand more about the knowledge of the dangers of infection in mothers by routinely appreciating health education activities carried out by health workers. Keywords : Behavior Screening Maternal Infection, Knowledge, Attitude, Health Officer Support ABSTRAK World Healt Organitation (WHO) memperkirakan, sebanyak 37 juta kelahiran dikawasan Asia Tenggara setiap tahun, sementara total kematian ibu dan bayi baru lahir dikawasan ini diperkirakan 170 dan 1,3 juta pertahun. AKI yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan, dan nifas sebesar 305 per 100.000 kelahiran hidup. Tujuan penelitian ini adalah diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku skrining serologi infeksi maternal pada ibu hamil di Puskesmas Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.Jenis penelitian kuantitatif, rancangan penelitian analitik dan pendekatan  cross sectional. Populasi seluruh ibu hamil sebanyak 42 orang dan sampel sebanyak 42 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan observasi dan Uji statistik yang digunakan uji statistik Chi-Square.Ada hubungan pengetahuan dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p- value (0,000 <α 0,05). OR: 19,00. Ada hubungan sikap dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p-value (0,006 <α 0,05). OR: 7,933. Ada hubungan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku skrining serologi, diperoleh p-value (0,000 <α 0,05). OR: 30,600. Ada hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan petugas kesehatan dengan perilaku skrining serologi infeksi maternal. Disarankan ibu hamil meningkatkan pengetahuan agar lebih mengetahui tentang pengetahuan akan bahaya infeksi maternal pada kehamilan dengan cara rutin berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan atau pendidikan kesehatan yang dilakukan petugas kesehatan. Kata Kunci : Perilaku Skrining Serologi Infeksi Maternal, Pengetahuan, Sikap, Dukungan Petugas Kesehatan