Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Lintasan Belajar Matematika Realistik Bentuk Aljabar Konteks Kuliner Nusantara Berbatuan Aplikasi Mentimeter Dengan Strategi Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring (React) Ibrahim; Selamet; Ellis Mardiana Panggabean; Tua Halomoan Harahap
Indonesian Journal of Science, Technology and Humanities Vol. 2 No. 3 (2025): IJSTECH - February 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60076/ijstech.v2i3.1090

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan desain lintasan belajar matematika realistik bentuk aljabar konteks kuliner Nusantara berbantuan aplikasi mentimeter dengan strategi relating, experiencing, applying, cooperating,transferring (REACT). Subjek penelitian ini adalah 29 Peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tanjung pura Kabupaten Langkat Sumatera Utara,pada tahap pilot experiment sejumlah 5 orang dan pada tahap teaching experiment sejumlah 24 orang.Penelitian dengan pendekatan kualitatif dan jenis design research ini menunjukkan Hyphotetical Learning Trajectory (HLT) yang diujicobakan dalam lintasan belajar matematik serta dapat diterapkan dengan  strategi REACT, mengawali pembelajaran dengan mengaitkan (relating) pengalaman belajar yang telah dimiliki dengan konsep materi baru yang bersifat kontekstual atau  matematis.peserta didik diarahkan untuk mengeksplorasi pengalaman belajarnya dan menemukan hubungannya dengan materi baru sehingga menciptakan pengalam belajar baru (design experiencing).Pengalaman belajar yang baru tersebut digunakan (applying) untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual dengan mendiskusikan pengalaman belajar dan hasil penerapannya secara berkelompok (cooperating). Pada akhirnya, Peserta didik menerapkan pengalaman belajar baru pada situasi kontekstual yang berbeda (transferring), Penelitian ini menghasilkan desain pembelajaran yang valid, praktis dan efektif dalam hal konten dan bahasa, praktis dan efektif dan pada pendekatan belajarnya serta berdampak pada keterampilan penalaran matematis.
Lintasan Belajar Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung Dengan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Dan Pembelajaran Kontekstual Sarida Pulungan; Lisa Anggeraini; Ellis Mardianan Panggabean; Tua Halomoan Harahap
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2025): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop a learning trajectory for the topic of curved-surface three-dimensional shapes (e.g., cylinders, cones, and spheres) using the Realistic Mathematics Education (RME) approach and Contextual Teaching and Learning (CTL). The abstract nature of geometric concepts often poses challenges for students, necessitating innovative teaching methods that connect mathematical concepts to real-world contexts. RME emphasizes the use of contextual problems as a starting point for learning, enabling students to construct mathematical knowledge through meaningful experiences. Meanwhile, CTL focuses on linking learning material to students' social, cultural, and environmental contexts, fostering deeper understanding and application of knowledge. By integrating these approaches, this research seeks to design a structured learning trajectory that guides students from basic conceptual understanding to complex problem-solving. The study also explores the impact of this trajectory on students' motivation, engagement, and conceptual mastery. Through a combination of qualitative and quantitative methods, the research examines the effectiveness of the proposed learning trajectory in improving students' mathematical reasoning and spatial visualization skills. The findings are expected to contribute to the development of more effective and contextually relevant mathematics teaching strategies, particularly in the area of geometry, and provide insights for educators and researchers in enhancing mathematics education..
Mathematics In Context: A Lesson For Teaching Geometric Sequences In High School Niska Bonitasia Zendrato; Syafi’i; Ellis Mardiana Panggabean; Tua Halomoan Harahap
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.765

Abstract

Learning design is an important framework in the educational process designed to achieve learning objectives effectively and efficiently. This research aims to analyze the teaching of Geometric Rows material in Class X SMA (Senior High School) using the Problem base Learning approach. This research uses design research method. The results of this study reveal that design research with a preliminary design stage succeeded in developing an “Iceberg” and HLT-based learning trajectory on geometric row material that was effective in facilitating students' concept understanding gradually. This learning trajectory is designed through stages ranging from real contexts to abstract models, so that students can understand the patterns and formulas of geometric rows in depth. At the contextual level, the introduction of real problems helps students relate mathematical concepts to everyday life, increasing learning motivation. At the concrete model level, students are able to visualize the geometric sequence pattern through manipulation of objects and tools, so that they understand the relationship between terms intuitively. Furthermore, at the abstract model level, students are not only able to use the geometric sequence formula correctly, but also understand the conceptual basis behind it. Finally, at the generalization level, students are able to solve various application problems, showing critical thinking skills and a deeper understanding of the concepts.
Desain Lintas Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Materi Himpunan Zenfiqa Aditya Ramadhani Br Sitepu; Mahyuni; Ellis Mardiana Panggabean; Tua Halomoan Harahap
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v3i1.766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendesain pembelajaran himpunan dengan menggunakan  lintasan belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian desain (design research) sederhana yaitu penelitian degan fokus utama pada aktivitas pembelajaran dan pengembangan teori. Model pembelajaran yang digunakan adalah Problem Based Learning atau pembelajaran berbasis masalah dengan tujuan pembelajaran menentukan suatu Kumpulan yang termasuk himpunan dan bukan himpunan dengan tepat. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal  21 januari 2025 dengan melibatkan 28 siswa kelas VII B SMP IT Darur Rasyid Aceh Singkil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat melalui lintasan belajar melalui konteks survey jajanan sekolah, yang terdiri dari aktivitas: mendaftar objek jajanan di kantin sekolah (masalah kontekstual), mengelompokkan objek berdasarkan karakteristik/sifat objek yang identik (pemodelan), menyatakan objek (anggota himpunan) dengan menggunakan tabulasi, notasi dan menyatakan jenis keanggotaan. Kesiumpulan yang didapatkan adalah lintas belajar dengan meggunakan model pembelajaran berbasis masalah dapat diterima dengan baik oleh siswa dibuktikan dengan kemampuan pemahamn konsep siswa dalam menyelesaikan dan memecahkan permsalahan pada materi menyatakan keanggotaan dan bukan anggota himpunan.
LINTASAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL MELALUI PROBLEM BASED LEARNING Ayu Najmita Binti Ir Zulkarnain; Zulfah Marpaung; Ellis Mardiana Panggabean; Tua Halomoan Harahap
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 1 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i1.1584

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang menghadapi tantangan dalam memahami sistem persamaan linier dua variabel (SPLDV), terutama karena sifat konsepnya yang abstrak. Kesulitan ini menghambat kemampuan siswa untuk menyelesaikan masalah dalam konteks dunia nyata secara efektif. Penanganan masalah ini memerlukan pendekatan pembelajaran terstruktur yang mendukung proses belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lintasan belajar siswa dalam memahami persamaan dan pertidaksamaan linear melalui pendekatan Problem-Based Learning (PBL). Penelitian ini mengidentifikasi tahapan-tahapan pembelajaran siswa, meliputi pemahaman konsep dasar, pemodelan masalah, penyelesaian masalah, dan penerapan solusi dalam konteks nyata. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, analisis materi pembelajaran, dan wawancara dengan siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa, tetapi juga membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis. Penelitian ini menekankan pentingnya merancang materi pembelajaran berbasis masalah untuk mengatasi tantangan pembelajaran serta merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut terkait aplikasi PBL dalam pendidikan matematika.
Implementation of Entry Age Normal and Projected Unit Credit Methods in Pension Fund Calculation Harahap, Tua Halomoan; Maysarah, Maysarah; Alisawi, Wisam Ch.; Jabbar, Abeer H.; Muhammad, Faisal
ZERO: Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 9, No 1 (2025): Zero: Jurnal Sains Matematika dan Terapan
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/zero.v9i1.24304

Abstract

Pension funds are financial assets provided to individuals who have retired due to reaching retirement age. PT. Pasifik Arta Indonesia, a company established in Medan for approximately five years, lacks a comprehensive understanding of pension funding, specifically concerning normal contributions and actuarial obligations for employees and agencies using the EAN and PUC methods. This study aims to provide an overview of pension fund calculations at PT. Pasifik Arta Indonesia by comparing the two methods. The results show that normal contributions under the PUC method increase with the length of service, whereas the EAN method maintains constant contributions regardless of service length. Both methods share a common trait: the younger the employee at the time of hiring, the lower the normal contribution. Regarding actuarial obligations, both methods exhibit increasing values with longer service, with the EAN method resulting in higher obligations compared to the PUC method.
GRACEFUL LABEING AND RHO TOPI LABELING ON THE 8-BINTANG GRAPH WITH C3 FOR N ODD Amri, Zulfi; Harahap, Tua Halomoan; Irvan, Irvan
ZERO: Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 2, No 1 (2018): January - June
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.211 KB) | DOI: 10.30829/zero.v2i1.3183

Abstract

This paper we propose graceful labeling and  labeling on a graph then referred to as 8-Bintang graph, the basic idea of formulation graceful labeling and  labeling on an alfabet bintang graphs wih the question a stars graph . Then we constructing graceful labeling and  labeling on the 8-Bintang graph with circle graph  for  odd.  The results obtained are illustrated in the theorem that the 8-Bintang graph with  for  odd has the following graceful labeling with the proof.
LINTASAN BELAJAR SISWA DALAM MEMAHAMI SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL MELALUI PROBLEM BASED LEARNING Binti Ir Zulkarnain, Ayu Najmita; Zulfah Marpaung; Ellis Mardiana Panggabean; Tua Halomoan Harahap
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 4 No. 1: Januari 2025
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated cause many students face challenges does not understand two variable linear equation system (SPLDV), primarily due to the abstract nature of the concepts. These difficulties hinder their ability to solve real-world problems effectively. Addressing these issues requires a structured instructional approach that supports students' learning processes. This study aims to analyze the learning trajectory of students in understanding two variable linear equation system (SPLDV through a Problem-Based Learning (PBL) approach. The research identifies specific stages of student learning, including basic concept comprehension, problem modeling, problem-solving, and applying solutions to real-world contexts. Data were collected through classroom observations, analysis of instructional materials, and interviews with eighth-grade students. The findings highlight that PBL not only enhances students' engagement but also helps develop critical and analytical thinking skills. This study underscores the importance of designing problem-based instructional materials to address learning challenges and recommends further exploration of PBL applications in mathematics education. .
Desain Pembelajaran Berbasis Strategi Metakognitif Berorientasi Pada Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Model Discovery Learning Pada Materi Lingkaran Akhir Andika Aritonang; Nuri Irmayani; Ellis Mardiana Panggabean; Tua Halomoan Harahap
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.754

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika, khususnya pada konsep lingkaran, yang sering kali dianggap sulit oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lintasan belajar yang efektif dengan desain pembelajaran berbasis strategi metakognitif yang berorientasi pada keterampilan berpikir kritis, menggunakan model discovery learning pada materi lingkaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian desain, dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII sekolah SMP IT Madani Aceh Tenggara.Dalam penelitian ini, lintasan belajar dirancang dengan melibatkan langkah-langkah strategis yang mendorong siswa untuk aktif dalam proses eksplorasi dan penemuan. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara untuk mengevaluasi efektivitas penerapan lintasan belajar tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi metakognitif dalam model discovery learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa secara signifikan. Temuan ini menyiratkan pentingnya integrasi strategi metakognitif dalam pembelajaran matematika untuk membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam dan menerapkannya dalam situasi nyata.Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta rekomendasi bagi pendidik untuk menerapkan strategi metakognitif dalam pembelajaran matematika guna meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa
Meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Membandingkan Dan Mengurutkan Pecahan Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah Sri Mariati Habeahan; Susilawati; Ellis Mardiana Panggabeahan; Tua Halomoan Harahap
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 3 No 1 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v3i1.760

Abstract

Pembelajaran konsep pecahan, khususnya dalam membandingkan dan mengurutkan pecahan, sering kali menjadi tantangan bagi siswa karena sifat abstrak dari materi tersebut. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lintasan belajar yang dirancang menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Bases Learning/ PBL) untuk membantu siswa memahami materi dengan lebih mendalam. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Informan dalam penelitian ini siswa kelas 5 di sekolah dasar, sebanyak 25 siswa terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang dirancang selama tiga pertemuan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi membandingkan dan mengurutkan pecahan. Model ini tidak hanya membuat pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna tetapi juga mengembangkan keterampilan kolaborasi dan berpikir kritis dalam pemecahan masalah siswa. Penerapan PBL juga berhasil memfasilitasi pemahaman visual siswa melalui penggunaan alat bantu seperti garis bilangan dan manipulatif konkret, yang membantu siswa membandingkan pecahan secara lebih mudah.