Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Berpikir Kritis Matematika Siswa Dalam Proses Pembelajaran Daring Selama Pandemi Dina Rahayu Batubara; Age Alifya; Tua Halomoan Harahap
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 3, No 1 (2022): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v3i1.9466

Abstract

Abstract. The COVID-19 pandemic which has spread throughout the world in early 2020 has had an impact on teaching and learning activities in schools. The Ministry of Education and Culture as well as several regional officials issued a policy in the form of changing teaching and learning activities carried out online (online). This study aims to find out how many factors influence students' critical thinking in mathematics in the online learning process during the covid-19 pandemic and to determine the factors that significantly affect students' critical thinking in a total of 20 statements. The population in this study were high school students at Tabib Tabanan Jl. Bunga Kardiol Ladang Bambu and the number of samples was 29 students. The instrument in this study was in the form of a questionnaire or questionnaire. The results of this study found that the analysis of students' critical thinking in mathematics in the online learning process during the COVID-19 pandemic had a positive effect. In the reliability test, physical condition has a value of 0.679%, meaning that the indicator of physical condition affects critical thinking by 67.9% and anxiety has a value of 0.675%, meaning that the indicator of anxiety affects critical thinking. So it can be concluded that the factor that influences students' critical thinking in learning mathematics is the factor that has the highest score is the physical condition factor. So it is necessary for students to continue to maintain their physical condition in learning so that the results of learning mathematics are optimal.Abstrak. Pandemi covid-19 yang telah menyebar di seluruh dunia pada awal tahun 2020 memberikan dampak dalam  kegiatan belajar mengajar di sekolah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta beberapa pejabat daerah  mengeluarkan kebijakan berupa merubah kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring (online ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar faktor yang mempengaruhi berpikir kritis matematika siswa dalam  proses pembelajaran secara daring  selama masa pandemi covid-19 dan untuk mengetahui faktor yang signifikan mempengaruhi berpikir kritis siswa yang totalnya ada 20 pernyataan. Populasi dalam penelitian ini adalah siwsa SMA di Gg.Tabib Jl.Bunga Kardiol Ladang Bambu dan jumlah sampelnya 29 siswa. Instrumen dalam penelitian ini berupa angket atau kuisioner.Hasil penelitian ini memperoleh bahwa analisis faktor berpikir kritis matematika siswa dalam proses pembelajaran secara daring selama masa pandemi covid-19 berpengaruh positif. Pada uji reliabilitas , kondisi fisik memiliki nilai 0.679% ,artinya indikator kondisi fisik mempengaruhi berpikir kritis sebesar 67.9% dan kecemasan memiliki nilai sebesar 0.675%, artinya indikator kecemasan mempengaruhi berpikir krtis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi berpikir kritis belajar matematika siswa adalah faktor yang memiliki nilai tertinggi adalah faktor kondisi fisik. Maka perlulah para siswa untuk terus menjaga kondisi fisik mereka dalam belajar sehingga hasil belajar matematika optimal. 
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CONNECTED METHEMATICS PROJECT (CMP) Tua Halomoan Harahap; Marah Doly Nasution
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 2, No 1 (2021): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v2i1.6746

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan menggunakan model pembelajaran connected mathematics project dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa SMP Negeri 3 Medan T.P 2018/2019. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Medan T.P 2018/2019 yang terdiri dari 40 orang siswa. Objek penelitian ini adalah model connected mathematics project dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa dengan pokok bahasan lingkaran. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yaitu untuk mengetahui pemahaman matematika siswa dengan menggunakan model connected mathematics project. Teknik dan alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui tes dan observasi yang dilakukan pada berlangsungnya pembelajaran matematika. Data pada tes awal tingkat ketuntasan belajar siswa ditulis dalam bentuk tsbel dan grafik. Pada tes awal tingkat ketuntasan belajar siswa secara klasikal diperoleh 18 orang siswa (45%) yang tuntas 22 orang siswa (55%) yang tidak tuntas. Pada siklus I meningkat menjadi 24 orang siswa (60%) yang tuntas, sedangkan 16 orang siswa (40%) belum tuntas, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 34 orang siswa (85%) yang tuntas, hasil observasi siswa yang dilakukan peneliti menunjukkan hasil rata-rata pada siklus I sebesar 73,85 dan pada siklus II sebesar 86,75. Aktivitas belajar matematika siswa selalu mengalami peningkatan mulai dari tes awal, siklus I, dan siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa belajar menggunakan model pembelajaran Connected Mathematics Project dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan lingkaran SMP Negeri 3 Medan T.P 2018/2019.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BOOKLET PADA POKOK BAHASAN PYTHAGORAS UNTUK SISWA SMP Nugraheni Sunu Sumunar Utami; Tua Halomoan Harahap
Journal Mathematics Education Sigma [JMES] Vol 2, No 2 (2021): JOURNAL MATHEMATICS EDUCATION SIGMA
Publisher : Journal Mathematics Education Sigma [JMES]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmes.v2i2.7979

Abstract

 Bahan ajar merupakan hal yang penting untuk digunakan bagi guru dan siswa dalam proses pembelajaran, bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa, kurikulum, dan memiliki desain sesuai dapat menarik perhatian siswa untuk menggunakan bahan ajar dalam proses pembelajarannya. Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bahan ajar Booklet pada pokok bahasan Pythagoras untuk siswa SMP. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE dengan tahap Analysis (analisis), Design (desain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (evaluasi), tetapi karena keterbatasan waktu maka penelitian ini dilakukan hanya sampai pada tahap Pengembangan (Development). Hasil pada penelitian ini berupa bahan ajar Booklet pada pokok bahasan Pythagoras untuk siswa kelas VIII SMP. Bahan ajar yang dikembangkan peneliti memenuhi kriteria Sangat Baik atas dasar skor penilaian perangkat penilaian, validasi ahli materi,  dan validasi ahli media oleh 2 orang dosen ahli dan satu guru matematika berturut-turut  dengan skala 5. Dilakukan juga uji coba kelas kecil pada 10 orang siswa menunjukkan hasil sebesar  dengan kategori Sangat Baik.Kata kunci: Bahan Ajar Booklet, Pythagoras, ADDIE
Pengaruh Model Pembelajaran Connected Mathematics Project (CMP) Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Tua Halomoan Harahap
Jurnal MathEducation Nusantara Vol 3, No 1 (2020): January 2020
Publisher : Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.233 KB) | DOI: 10.32696/jmn.v3i1.98

Abstract

Pengaruh Strategi Pembelajaran Information Search Terhadap Kemampuan Kreativitas Belajar Peserta Didik SMK Putri Maisyarah Ammy; Surya Wisada Dachi; Tua Halomoan Harahap
Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar, Menengah dan Tinggi [JMP-DMT] Vol 3, No 3 (2022): JURNAL JMP-DMT
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jmp-dmt.v3i3.11319

Abstract

Dalam penelitian ini terdapat permasalahan, yaitu tingkat kreativitas peserta didik yang masih rendah. Selain itu, masih kurang beragamnya media pembelajaran yang digunakan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui apakah strategi pembelajaran Pencarian Informasi dapat meningkatkan kreativitas pembelajaran matematika peserta didik kelas X SMK BM PAB Helvetia Medan pada mata pelajaran persamaan kuadrat. Penelitian ini termasuk dalam desain eksperimen semu dengan Pre-Test and Post-Test Only Control Design menggunakan strategi pembelajaran Information Search pada kelas eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMK BM PAB Helvetia Medan dan sampel penelitiannya adalah peserta didik kelas X AK 1 dan X AK 2 yang berjumlah 80 peserta didik. Kelas eksperimen 1 adalah kelas X AK 1 dengan 40 peserta didik sedangkan kelas eksperimen 2 adalah kelas X AK 2 dengan 40 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes Pre-Test dan Post-test. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji prasyarat: uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis: Uji-T. Hasil analisis data untuk uji prasyarat menyatakan bahwa data dalam penelitian ini berdistribusi normal dan homogen. Sedangkan pada uji hipotesis uji-t diperoleh thitung = 2,8095 > ttabel = 1,9908 sehingga Ha diterima. Artinya ada pengaruh strategi pembelajaran Pencarian Informasi terhadap kemampuan kreativitas belajar matematika peserta didik kelas X SMK BM PAB Helvetia Medan.ABSTRACTIn this study, there is a problem, namely the level of creativity of students is still low. In addition, there is still a lack of variety of learning media used based on technology. This study aims: To find out whether the Information Search learning strategy can increase the creativity of mathematics learning for class X students of SMK BM PAB Helvetia Medan in quadratic equation subjects. This research was included in the design of pseudo-experiments with Pre-Test and Post-Test Only Control Design using Information Search learning strategies in the experimental class. The population of this study was all students of class X SMK BM PAB Helvetia Medan and the research sample was students of class X AK 1 and X AK 2 which amounted to 80 students. Experimental class 1 is class X AK 1 with 40 learners while experimental class 2 is class X AK 2 with 40 learners. The data collection technique in this study used Pre-Test and Post-test tests. Meanwhile, the data analysis technique uses prerequisite tests: normality test, homogeneity test and hypothesis test: T-test. The results of data analysis for the prerequisite test stated that the data in this study were normally distributed and homogeneous. Meanwhile, in the t-test hypothesis test, a calculation = 2.8095 > ttabel = 1.9908 was obtained so that Ha was accepted. This means that there is an influence of Information Search learning strategies on the ability of creativity in learning mathematics for class X students of SMK BM PAB Helvetia Medan.
Efektivitas Model Scramble untuk Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Siswa SD Tua Halomoan Harahap; Arief Aulia Rahman
Journal on Education Vol 5 No 1 (2022): Journal on Education: Volume 5 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The formulation of the problem in this research is whether the application of Scramble learning model can improve mathematics learning outcomes in students of class V SDS attaufiq. Subjects in this study were students consisting of 38 students. The objects of this research is the application of scramble learning model. Preliminary data and test of students learning completeness are written in the form of tables and pictures. In the initial test students learning completeness level is classically obtained by 3 students (7,89%) completed and 35 students (92,11%) which is not complete. In the first cycle increased to 15 students (39,47%)complete, in the second cycle increased to 34 students (81,58%) thoroughly. The results of classroom observation increased from the first cycle to an average of 1,63 with good category, and the second cycle obtained an average of 2,75 with good category. This is students successfully reviewed from the mastery of student learning. Based on the data obtained then got the conclusion that the learning model scramble can improve student learning outcomes on the subject mathematics plane figure
Meningkatkan Kemampuan Keterampilan Koneksi Matematis Melalui Penerapan Teori Belajar Bermakna Ausubel Pada Siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 7 Medan Linda Syah Putri; Tua Halomoan Harahap; Ellis Mardiana Panggabean
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v2i2.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan koneksi matematis melalui penerapan teori belajar Ausubel pada siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 7 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dalam bentuk dua siklus. Subyek penelitian adalah kelas XI yang berjumlah 31 orang yang terdiri dari 14 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar Matematika aspek kemampuan keterampilan koneksi matematis siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 7 Medan melalui penerapan teori pembelajaran bermakna Ausubel, pemberian tindakan selama dua siklus yang rata-rata dicapai pada siklus I sebesar 76,56% yang bila dikategorikan dalam kategori sedang, dan pada siklus II yaitu 82,4% yang bila dikategorikan dalam kategori tinggi. Artinya ada peningkatan hasil belajar Matematika pada keterampilan koneksi matematis dengan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa yaitu 76,56 pada siklus I, meningkat menjadi 82,4 pada siklus II setelah menerapkan Teori Pembelajaran Bermakna Ausubel. Demikian pula partisipasi atau keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran keterampilan koneksi matematis melalui penerapan pembelajaran bermakna Ausubel meningkat pada siklus II dibandingkan siklus I. This study aims to improve the ability of mathematical connection skills through the application of Ausubel learning theory to class IX students of SMP Muhammadiyah 7 Medan. This research is a class action research in the form of two cycles. The research subjects were class XI, which consisted of 31 people consisting of 14 male students and 17 female students. Data were collected through tests, observations, and documentation which were analyzed descriptively. The results showed that there was an increase in Mathematics learning outcomes in the aspect of the ability of mathematical connection skills of class IX students of SMP Muhammadiyah 7 Medan through the application of Ausubel meaningful learning theory, giving action for two cycles the average achieved in cycle I was 76.56% which when categorized was in the medium category, and in cycle II that is 82.4% which when categorized is in the high category. This means that there is an increase in Mathematics learning outcomes in mathematical connection skills with an increase in the average student learning outcomes, namely 76.56 in cycle I, increasing to 82.4 in cycle II after applying Ausubel's Meaningful Learning Theory. Likewise, the participation or activeness of students in learning activities of Mathematical connection skills through the application of Ausubel meaningful learning increased in the second cycle compared to the first cycle.
Penerapan Teori Pembelajaran Robert M.Gagne Pada Proses Belajar Matematika SMA Dina Safira Hutabarat; Tua Halomoan Harahap; Ellis Mardiana Panggabean
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v2i2.287

Abstract

Pembelajaran menggunakan teori Gagne dapat dilakukan dengan memanfaatkan sepenuhnya semua sumber informasi sebagai sumber pelajaran; memberikan pemahaman kepada siswa tentang keluasan dan keragaman sumber informasi yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran; mampu menggantikan aktivitas siswa dalam pembelajaran tradisional dengan pembelajaran matematika aktif; dapat meningkatkan motivasi belajar matematika; memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar matematika sesuai dengan kecepatan dan kemampuannya sendiri. Berbagai lingkungan ini akan menentukan apa yang akan dipelajari seseorang dan akan menentukan akan menjadi apa dia nantinya. Bagi Gagne, belajar tidak dapat didefinisikan dengan mudah karena belajar itu kompleks. Dalam pernyataan tersebut dinyatakan bahwa hasil belajar akan mengakibatkan perubahan pada diri seseorang berupa perubahan kemampuan, perubahan sikap, perubahan minat atau nilai pada diri seseorang. Perubahan ini bersifat permanen meskipun hanya sementara. Kedewasaan, menurut Gagne, bukanlah belajar karena perubahan tingkah laku yang terjadi merupakan hasil dari pertumbuhan struktur dan diri manusia itu sendiri. Learning using Gagne's theory can be done by making full use of all sources of information as a source for lessons; giving students an understanding of the breadth and variety of sources of information that can be utilized for learning; able to replace student activities in traditional learning with active mathematics learning; can increase motivation to learn mathematics; provide opportunities for students to learn mathematics at their own pace and ability. These various environments will determine what a person will learn and will determine what he will become later. For Gagne, learning cannot be defined easily because learning is complex. In this statement, it is stated that learning outcomes will result in changes in a person in the form of changes in abilities, changes in attitudes, changes in interests or values in a person. These changes are permanent even if only temporarily. Maturity, according to Gagne, is not learning because changes in behavior that occur result from the growth of the structure and the human self itself.
Penerapan Teori Piaget dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Menengah Atas: Studi Kasus di Sekolah SMA Negeri 3 Medan Mesayu Ardiningtyas; Tua Halomoan Harahap; Elis Mardiana Panggabean
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jkip.v2i2.294

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji lebih jauh teori perkembangan kognitif Jean Piaget tentang pembelajaran matematika menurut tingkat berpikir anak di tingkat SMA. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah jurnal, artikel, observasi kelas, dan wawancara guru. Teknik pengumpulan data adalah studi kepustakaan dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian ini menunjukkan perkembangan kognitif anak pada tahap usia operasional formal (12 tahun – dewasa) dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran matematika di SMA disesuaikan dengan tahapan usianya. Hal ini sesuai dengan penerapan teori perkembangan Jean Piaget. Mengacu pada bagaimana manusia tumbuh, beradaptasi, dan berubah sepanjang perjalanan hidupnya melalui perkembangan fisik, perkembangan kepribadian, perkembangan sosioemosional, perkembangan kognisi (berpikir), dan perkembangan bahasa. Selain itu tingkat pemahaman model dan metode serta penanganan yang digunakan juga berbeda-beda. Hasil penelitian dapat menjadi dasar pengajaran guru agar pembelajaran menjadi lebih efektif, efisien dan tepat sasaran. Terutama untuk mewujudkan tercapainya tujuan pendidikan nasional. The purpose of this study is to examine further the theory of cognitive development by Jean Piaget on learning mathematics according to the level of thinking of children at the high school level. Sources of data used in this research are journals, articles, class observations, and teacher interviews. The data collection technique is library research and interviews. Data analysis uses content analysis. The results of this study indicate the cognitive development of children at the formal operational age stage (12 years - adults) in learning mathematics. Mathematics learning in high school is adjusted to its age stages. This is in accordance with the implementation of Jean Piaget's theory of development. Refers to how people grow, adapt, and change throughout their life's journey through physical development, personality development, socio-emotional development, cognition (thinking) development, and language development. In addition the level of understanding of models and methods as well as the handling used also varies. The results of the research can become the basis for teaching teachers so that learning becomes more effective, efficient, and right on target. Especially to realize the achievement of national education goals.
The Influence of a High-Order Thinking (HOTS)-based Learning Model on Students' Midterm Question Analysis Indah Purnama Sari; Tengku Aldy Hatta; Asrar Aspia Manurung; Surya Wisada Dachi; Tua Halomoan Harahap; Zainal Azis; Ahmad Riady Hasibuan
Aksaqila International Humanities and Social Sciences [AIHSS] Journal Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : Aksaqila International Humanities and Social Sciences [AIHSS] Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/aihss.v3i2.505

Abstract

This research aims to determine the cognitive level categorization of the Revised Bloom's Taxonomy on Indonesian language and literature UTS questions for classes X, XI, The 2020/2021 academic year at SMA Muhammadiyah 18 Sunggal contains higher order thinking skills. The sample used in this research is UTS questions for Indonesian language subjects from classes X to XII. The research method used is descriptive survey research. Data sources were taken from each class, each class consisting of 30 questions. Data analysis techniques use Milles and Huberman, namely data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. The research results from class In class In class In class In class In class XII even semester, the categories are Lost 7%, Most 0%, Hots 93%. This shows that the question is included in the hots question.