Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

EVALUASI KINERJA BUS EKONOMI ANGKUTAN KOTA DALAM PROVINSI (AKDP) TRAYEK PADANG – BUKITTINGGI Yermadona, Helga
Menara Ilmu Vol 11, No 77 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 77, Oktober 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i77.359

Abstract

Penelitian mengenai evaluasi kinerja bus ekonomi Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP)trayek Padang – Bukittinggi dilatarbelakangi oleh tidak tersedianya terminal AKDP di KotaPadang, jumlah penumpang bus yang melebihi kapasitas, supir yang menyetir ugal-ugalan dantidak taat rambu lalu lintas, bus yang mengetem tidak jelas jadwal keberangkatan dankedatangannya, tempat pemberhentian untuk menaik turunkan penumpang di bahu jalanmengganggu lalu lintas, serta adanya beberapa bus yang cukup tua. Evaluasi kinerja busekonomi dilakukan dengan survey statis dan dinamis selama 1 hari kerja dan 1 hari liburberdasarkan standar Departemen Perhubungan RI (2002). Berdasarkan evaluasi terhadap 13indikator menunjukkan ada 5 indikator yang tidak memenuhi syarat, yaitu headway, waktutunggu penumpang, standar kenyamanan, standar keamanan, dan standar kemudahanmendapatkan bus. Sedangkan indikator yang memenuhi syarat ada 8 yaitu load factor, jarakuntuk mencapai pemberhentian, penggantian rute dan moda, frekuensi, waktu tempuh,kecepatan kendaraan, waktu pelayanan dan lintasan. Kata kunci: Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), headway, load factor, dan kinerja.
ANALISA KEBUTUHAN JALUR PEDESTRIAN PADA PASAR KOTO BARU KABUPATEN TANAH DATAR Yermadona, Helga
Menara Ilmu Vol 12, No 9 (2018): Vol. XII No. 9 Oktober 2018
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v12i9.960

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh padatnya aktifitas perdagangan dan pejalan kakidi Pasar Koto Baru Kabupaten Tanah Datar terutama pada hari Senin sehinggamenimbulkan kemacetan. Tujuan penelitian untuk menganalisa kebutuhan jalur pedestrianyaitu trotoar dan fasilitas penyebrangan di Pasar Koto Baru Kabupaten Tanah Datar.Metode pengambilan data menggunakan survey volume pejalan kaki dan LHR di lapanganselama 12 jam pengamatan pada hari Senin. Hasil survey menunjukkan bahwa volumepejalan kaki tertinggi 246 orang/15 menit terjadi pada pukul 08.15 – 08.30, sedangkanvolume pejalan kaki terendah yaitu 3 orang/15 menit terjadi pada pukul 17.45-18.00.Berdasarkan analisa dapat disimpulkan bahwa trotoar dapat direncanakan pada ruasjalan yang terdapat volume pejalan kaki lebih dari 300 orang per 12 jam (jam 6.00 - jam18.00), menurut Perencanaan Trotoar Nomor 007/BNKT/1990 dibutuhkan lebar trotoar 2meter, jika diasumsikan trotoar dengan pengguna difabel lebarnya menjadi 3,2 meter,sedangkan menurut Direktorat Jenderal Bina Marga (1995) total lebar trotoar yangdibutuhkan 4,2 meter dan rekomendasi fasilitas penyebrangan pelican dengan lapaktunggu.Kata kunci : volume pejalan kaki, jalur pedestrian, trotoar, dan fasilitas penyebrangan
ANALISIS TARIF BUS EKONOMI ANGKUTAN KOTA DALAM PROVINSI (AKDP) BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) TRAYEK PADANG – BUKITTINGGI Helga Yermadona
Menara Ilmu Vol 11, No 75 (2017): Vol. XI Jilid 1 No. 75, April 2017
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/mi.v11i75.146

Abstract

Angkutan  umum  yang paling  banyak melayani Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) di kota Padang adalah bus ekonomi ukuran kecil dengan kapasitas 19 orang penumpang. Beberapa perusahaan bus AKDP yang melayani trayek Padang – Bukittinggi antara lain Tranex dan ANS, sedangkan bus lain trayek Padang – Payakumbuh yang melewati Bukittinggi juga bisa menjadi alternatif pilihan  yaitu bus Ayah, Sinamar, Yudha Transport, dan Bahagia. Trayek Padang – Bukittinggi yang jaraknya 96,8 km dapat ditempuh dengan waktu ± 2 jam dengan tarif bus ekonomi Rp.20.000,00 per penumpang. Seiring waktu semakin tingginya permintaan transportasi trayek Padang – Bukittinggi, selain bus ekonomi mulai berkembang travel resmi maupun non resmi dengan tarif yang lebih mahal dari tarif bus ekonomi AKDP. Adanya perbedaan tarif ini tentu menjadi bahan pertimbangan bagi penumpang untuk memilih moda transportasi bus ekonomi atau travel. Salah satu cara untuk menghitung tarif bus ekonomi yang sesuai adalah dengan cara perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 89 Tahun 2002 dan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Penumpang Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan Teratur yang diterbitkan Departemen Perhubungan. Hasil analisis Biaya Operasional Kendaraan (BOK) sebesar Rp.3.335,1/bus-km, sedangkan perhitungan tarif sebesar Rp.18.690,56/orang. Sehingga tarif yang harus dibayar oleh penumpang bus ekonomi AKDP untuk trayek Padang - Bukittinggi sebesar Rp. 20.000,00 dianggap telah mewakili keuntungan minimal yang diharapkan penyedia jasa transportasi (operator). Kata kunci: tarif, Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), Biaya Operasional Kendaraan (BOK) dan trayek.
Analisis Keselamatan Jalan Di Jalan Lintas Sumatera Km 77 – Km 81 Nagari Palaluar Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Refky, Muhammad; Yermadona, Helga; Yusman, Ana Susanti
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6924

Abstract

Ruas Jalan Lintas Sumatera KM 77-81 Nagari Palaluar merupakan jalan kolektor primer penghubung Kabupaten Sijunjung dengan Kabupaten Tanah Datar. Kondisi geometrik jalan menunjukkan penyimpangan dari standar teknis keselamatan dengan prasarana perlengkapan jalan yang mengalami kekurangan seperti lampu penerangan mati, rambu-rambu rusak, tidak adanya pembatas jalan, dan marka jalan tidak terawat. Tujuan penelitian untuk mengetahui daerah rawan kecelakaan, mengetahui temuan audit keselamatan jalan, dan merumuskan upaya penanganan kecelakaan lalu lintas berdasarkan temuan audit keselamatan jalan. Metode Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis daerah rawan kecelakaan dan analisis keselamatan jalan. Analisis daerah rawan kecelakaan dilakukan melalui sistem skoring dengan mempertimbangkan tingkat keparahan cedera, kerusakan material, klasifikasi fungsi jalan, dan status jalan. Audit keselamatan mencakup 13 komponen evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan pada Periode 2020-2024 terjadi 45 korban kecelakaan dengan 82% luka ringan dan 18% meninggal dunia. Accident Rate tertinggi tahun 2023 sebesar 4,0 kecelakaan/km dan Severity Index 31%. Teridentifikasi 2 lokasi black spot pada KM 77-78 (11 kategori kekurangan) dan KM 80-81 (8 kategori kekurangan). Rekomendasi penanganan untuk KM 77-78 meliputi 10 jenis perbaikan: pengadaan rambu, pemeliharaan marka jalan, pemasangan paku jalan, penebangan pohon penghalang, pemasangan pita penggaduh, pengadaan rambu stop, preservasi jalan, dan perbaikan drainase. Untuk KM 80-81 diperlukan 7 jenis perbaikan: pengadaan rambu, pemeliharaan marka jalan, pemasangan paku jalan, penggantian reflektor delineator, penebangan pohon, dan preservasi jalan. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi potensi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Kata kunci: Audit keselamatan jalan, black spot, kecelakaan lalu lintas, Jalan Lintas Sumatera
Co-Authors Ade Putra Irawan Ade Usra Berli Adelia Pramita Sari Adriansyah Adriansyah Aggrivina Dwiharzandis Agil Moehamad Katami Akbar, Yustitia Alfajri, Alfajri Ana Susanti Yusman Ana Susanti Yusman Ana Susanti Yusman Anjelika, Dea Qori Anton Andre Anuar, Bakri Arena Vora Arwizet Arwizet, Arwizet Bakar, Irma Heldwi Bayu Kurniawan Chendra Amigo Chika Islah Hani, Ripsyah Deddy Kurniawam Deddy Kurniawan Dediansyah Dediansyah Desmarita Leni Dewi, Selpa Dewi, Selpa Dhea Sofia Yulianti Dian Kartika Sari Eka Fitra Novirman Elfani Bastian Elfania Bastian Emril, Nofriyan ENDRI ENDRI Fadhli, Tri Fauzan Azima Febrimen Herista Febrimen Herista Febrimen Herista Febrimen Herista Feby Handayani Feby Handayani Femi Earnestly Femi Earnestly Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Firdaus Firman Syahid Fitri Ramadona George Wira Sanjani Geovani Diky Saputra Giony Stevano Gusmulyani Hariadi Hariadi Haris Haris Haris Haris, Haris Hasna Aulia , Febri Hasnah Wita Hasnah Wita Ichsan Harly Pratama Ilham Perdana Indah Putri Syuhada Ira Maya Sopa Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Ishak Iskandar Iskandar Joni Saputra Juharni Fardilla Kholis, Alfin Kit Nada Masril Masril Masril Masril Mhd Rijal Qadafi Mira Meilisa Miral Akbar Muchlisinalahuddin Muhammad Andre Muhammad Iqbal Purba Muhammad Naufal Muhammad Rizki Pratama Muhammad Rizky Pratama Muhammad Yusuf Muhammad Yusuf Muharni, Riza Mustamirul Ikhsan Nurhaida, . Purnawati, Yuliesi Putra, Yorizal Rahadian, Ferdi Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati Rahmawati, Rahmawati Refky, Muhammad Rekha Wulandari Putri Yuda Reri Risnaldi Riko Fitriadi Riko Usman Riski Andreas Juvano Rivqy Aperta Yeni Riyaldi Rendra Rizalman Rizalman Rizalman Rizalman Rowinanda Lailatul Jannah Rudi Kurniawan Ruzita Sumiati Ryan Evian Susandy S.T., M.T., Deddy Kurniawan, S.T., M.T., Masril, Sariani, Sariani Selpa Dewi Selpa Dewi Selvianti, Riska Sewi, Selpa Sri Carneti, Sucy Sri Wahyuni Suci Lestari Surya Eka Priana Surya Eka Priana Surya Eka Priana Surya Eka Priana Surya Eka Priana Suryani Suryani Suryani Suryani Syahrial Effendi Syamsul Arif Tiara Nurmaliza Uhlul Nazar Ulfa Fauziah Usra Berli , Ade Vira Putri Elva Riska Wailussy, Idris Wailussy, Idris Weldri Fernando Wendi Hardian Pratama Wini Harfa Yogi Van Yallen Yorizal Putra Yorizal Putra Yorizal Putra Yorizal Putra Yuliesi Purnawati Yunita Sabri YUSMAN, ANA SUSANTI Yustitia Akbar Zulherman Ajis Zulkifli Zulkifli