Iswandi, Iswandi
STAI YAPTIP PASAMAN BARAT

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENDEKATAN DAN METODE PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Iswandi; Yumna
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 5 No. 1 (2020): Jurnal Al Karim : Maret 2020
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.293 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v5i1.87

Abstract

Keberhasilan sebuah pendidikan tidak akan terlepas dari sebuahpendekatan dan metode. Begitu pentingnya sebuah pendekatan danmetode, sehingga ada pepatah mengatakan “cara atau metode itu lebihpenting dari bahan”. Bagaimanapun baik dan sempurnanya suatukurikulum pendidikan Islam, tidak akan berarti apa-apa, jika tidakmemiliki metode atau cara yang tepat dalam mentransformasikanyakepada peserta didik. Ketidaktepatan dalam penerapan metode akanmenghambat proses pembelajaran yang akan berakibat membuang waktudan tenaga secara percuma.
INOVASI KURIKULUM BERDASARKAN KOMPONEN KURIKULUM STRATEGI DAN EVALUASI Iswandi; Sri Maryati
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 5 No. 2 (2020): Jurnal Al Karim : September 2020
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.336 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v5i2.95

Abstract

Inovasi Kurikulum adalah suatu pembaharuan atau gagasan yangdiharapkan membawa dampak terhadap kurikulum itu sendiri. kurikulumhanyalah alat atau instrumen untuk mencapai tujuan pendidikan danpembelajaran yang ditetapkan. Kurikulum bukan sebagai tujuan akhir. Seiringdengan perubahan masyarakat dan nilai-nilai budaya, serta perubahan kondisidan perkembangan peserta didik, maka kurikulum juga mengalami perubahan.Pemahaman mengenai inovasi kurikulum akan sangat membantu penerapankaidah-kaidah pembelajaran pendidikan dasar. Masalahnya inovasi kurikulumtidak dapat dipisahkan dari keberhasilan dalam pendidikan. Maju mundurnyapendidikan bergantung sejauhmana pemahaman guru dalam melaksanakantugasnya di sekolah termasuk pemahaman terhadap kurikulum. Karena itusifatnya mutlak bagi guru dalam membelajarkan siswa memahami strategiinovasi kurikulum, tanpa guru melakukan inovasi kurikulum rasanya sulitdiketahui secara pasti bagaimana kemajuan pendidikan dapat diketahui secarapasti. Masalah-masalah kurikulum berkaitan dengan azas relevansi danberkaitan dengan mutu secara kognitif, afektif, dan psikomotorik, sedangkanpemerataan yang berhubungan dengan kesempatan dan peluang, kemudianefisiensi dari segi internal dan eksternal.
ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA MAN 3 PASAMAN BARAT PASCA PANDEMI COVID-19 Iswandi; Yenni Yenni; Syofrianisda syofrianisda; Andre Sukma Wira
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.294 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i1.102

Abstract

Pelaksanaan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan dilaksanakan 2 jam pelajaran setiap hari, Pembelajaran tahfidz ini diwajibkan bagi seluruh siswa, karena sudah termasuk ke dalam kurikulum, dalam pembelajaran tahfidz siswa dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelas VII khusus mempelajari tentang dasar-dasar ilmu tajwid tanpa menghafal, kelas VIII dan kelas IX sudah mulai menghafal ayat-ayat pendek di juz 30 dan masih diajarkan tentang ilmu tajwid. Materi dalam pembelajaran tahfidz di SMPN 3 Jorong Pembangunan adalah tentang dasar-dasar ilmu tajwid, baik makharijul huruf, hukum bacaan, dan mad. Sedangkan untuk materi hafalan, siswa menghafal ayat-ayat pendek di juz 30. Untuk menunjang keberhasilan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan pihak sekolah telah menyediakan fasilitas berupa ruang kelas, musalla, perpustakaan dan AlQuran. Evaluasi dilaksanakan ketika ujian semester dengan dua model ujian yaitu ujian lisan dengan cara menilai kemampuan membaca AlQuran siswa dan ujian tulisan dengan cara menilai kemampuan pemahaman siswa mengenai ilmu tajwid melalui soal-soal yang telah dibuat oleh guru. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan adalah metode wahdah dan metode khitabah. Faktor pendukung dalam pelaksanaan program tahfidz di SMPN 3 Duo Koto Jorong Pembangunan adalah berupa adanya dukungan dari pihak sekolah berupa penyediaan fasilitas untuk menunjang keberhasilan program tahfidz berupa ruang kelas, musalla, perpustakaan dan Al-Quran.  Sedangkan faktor penghambat pelaksanaan program tahfidz yaitu:  Kurangnya waktu untuk menghafal dan murajaah yang hanya 2 jam pelajaran perminggu, Kurangnya kemampuan dasar siswa dalam membaca Al-Quran. Rasa malas siswa dan kurangnya motivasi siswa untuk menghafal dan mengulang hafalan. Proses pembelajaran yang membosankan dikarenakan guru dalam menyampaikan materi pembelajaran yang monoton tanpa ada kreatifitas.
KONSEP MEMBUKA PEMBELAJARAN BAGI GURU: KONSEP MEMBUKA PEMBELAJARAN BAGI GURU Gaditia; Andre Sukma Wira; Iswandi Iswandi; Yulda Dina Septiana
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.418 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i1.194

Abstract

Pada proses belajar mengajar siswa sebagai pembelajar sangat memerlukan peran guru. Guru memiliki peran sebagai fasilitator, membuat keputusan, pengelola kelas dan pemimpin. Sebagai fasilitator , guru terlibat dalam pelaksanaan pembelajaran secara langsung yang memerlukan kemampuan khusus untuk mengajar. Kemampuan khusus yang dimaksud yaitu keterampilan dasar mengajar. Keterampilan dasar mengajar merupakan sejumlah keahlian yang dimiliki oleh guru untuk memenuhi tugas mengajar yang dilaksanakan secara profesional.
URGENSI MENUTUP PEMBELAJARAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN Cindi Novalia; Annisa; Iswandi Iswandi; Mita Fitria
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2023): Jurnal Al Karim : Maret 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.198 KB) | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i1.195

Abstract

Kegiatan menutup pelajaran merupakan kegiatan yang dilaksanakan di akhir pembelajaran. Guru memberikan kesimpulan, mengevaluasi dan melaksanakan tindak lanjut dari pembelajaran yang telah dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan kegiatan menutup pelajaran yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif . Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan penelaahan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menutup pelajaran dilaksanakan namun tidak semua guru melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik. Guru secara teori memahami dengan baik kegiatan menutup pelajaran, namun tidak selalu diterapkan dalam pembelajaran di dalam kelas
ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN TPQ/MDTA Diva Silvia Sucianti; Febri Elfarezi; Hoyroyyarah; Rahmi Safitri; Sepri Sahninda; Iswandi Iswandi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2024
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v9i1.296

Abstract

Artikel ini membahas peran penting administrasi kurikulum dan manajemen kesiswaan dalam pendidikan Islam di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) atau Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA). Administrasi kurikulum mencakup perencanaan, implementasi, evaluasi, dan pengembangan kurikulum yang melibatkan identifikasi tujuan pembelajaran, pemilihan materi ajar, pengembangan rencana pembelajaran, serta penyesuaian dengan kebutuhan siswa dan perkembangan dalam konteks pendidikan. Sementara itu, administrasi dan manajemen kesiswaan meliputi proses penerimaan siswa, pemeliharaan data siswa, manajemen kesejahteraan siswa, dan pengembangan ekstrakurikuler. Dengan adanya proses administrasi dan manajemen kesiswaan yang baik, TPQ/MDTA dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, menyeluruh, dan mendukung bagi perkembangan siswa sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, serta membangun generasi Muslim yang berkualitas dan berdaya saing.
Posisi dan Fungsi Pendidikan Islam dalam Agama dan Masyarakat Annisa Annisa; Lidia Sri Wahyuni; Tresna Tresna; Iswandi Iswandi; Yulda Dina Septiana
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2024
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v9i1.297

Abstract

Sejarah Pendidikan Islam merupakan mata kuliah yang diberikan pada perguruan tinggi Islam. Tujuan untuk mempelajari Sejarah pendidikan Islam pada makalah ini agar mahasiswa mampu memahami tentang posisi pendidikan Islam dalam Agama, Hubungan Pendidikan dan Masyarakat, Fungsi Ideologi, Sosial, Ekonomi, Kultural, Politis Pendidikan Islam. Kondisi pendidikan Islam di Indonesia, sebenarnya menghadapi nasib yang sama, dan secara khusus pendidikan Islam menghadapi berbagai persoalan dan kesenjangan dalam berbagai aspek yang lebih kompleks, yaitu: berupa persoalan dikotomi pendidikan, kurikulum, tujuan, sumber daya, serta manajemen pendidikan Islam. Kedudukan pendidikan agama islam sebagai pelajaran yang diajarkan di sekolah umum adalah segala penyampaian ilmu pengetahuan agama islam, tidak hanya untuk dipahami dan dihayati, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Hubungan Pendidikan Islam dan masyarakat dapat diartikan sebagai proses komunikasi antara lembaga Pedidikan Islam dengan masyarakat untuk membentuk pengertian dan kesadaran mereka tentang pentinnya pendidikan, sehingga keduannya terdorong untuk bekerja sama dengan lembaga pendidikan untuk memajukan lemabaga pendidikan Islam. Ideologi Pendidikan agama Islam berfungsi membangun fondasi kehidupan pribadi Bangsa Indonesia yaitu fondasi mental rohaniah.
KONSEP DASAR PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Soibatul Aslamiah Nasution; Iswandi Iswandi; Ahmad Anrisal; Dian Hetdianti; Sri Putrani Lestari
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Al Karim Edisi September 2024
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v9i2.391

Abstract

Abstrak Strategi pembelajaran adalah suatu rangkaian atau perencanaan kegiatan dari suatu pembelajaran yang didalamnya terdapat metode-metode yang akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi peserta didik dan lingkungan sekolah itu sendiri supaya tujuan dari pembelajaran yang telah di rancang tercapai secara efektif dan efeisena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Konsep dasar dan rancangan dari Strategi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat liberary reseach. Penelitian ini memakai sumber data primer berupa buku,dari beberapa jurnal yang terkait guna menyempurnakan penelitian ini. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa Suatu strategi belajar mengajar yang baik dan berhasil untuk mencapai tujuan pengajaran bagi sekelompok siswa, belum tentu dapat berhasil untuk kelompok siswa pada situasi dan kondisi tertentu. Dengan demikian tidak ada strategi belajar mengajar umum yang dapat dipakai untuk mencapai semua tujuan pengajaran.
Upaya Meningkatkan Kecerdasan Spritual Melalui Program Pembiasaan Pagi di MIN 2 Pasbar Darmita Darmita; Mita Fitria; Salman Salman; Iswandi Iswandi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2025
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v10i1.444

Abstract

“Upaya Meningkatkan Spiritual Question Siswa Dalam Program Pembiasaan Pagi Di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat” disusun oleh DARMITA NIM : S1.1.20.xxx. Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Jurusan Tarbiyah STAI- YAPTIP Pasaman Barat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya meningkatkan Spiritual Question siswa melalui Program Pembisaan Pagi di MIN 2 Pasaman Barat dari observasi dilihat kegiatan pembiasaan pagi yang pertama menyambut peserta didik di gerbang yang dilakukan guru-guru, Apel Sekitar 15 Menit ,Berdoa Dan hafalan Tafizh Surat Wajib Yang Harus Hafal Oleh Siswa dikelas, Sholat Dhuha Berjamaah tujuannya adalah agar siswa terbiasa selalu mengerjakan kegiatan yang bermanfaat serta meningkatkan spiritual Question siswa Min 2 Pasaman Barat Tetapi masih ada beberapa siswa yang masih belum mengikuti kegiatan pembiasaan pagi dengan baik sesuai keinginan hati sendiri. Tujuan Penelitian ini adalah 1) Upaya meningkatkan kecerdasaan spiritual melalui program pembiasaan pagi di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat 2) Faktor penghambat meningkatkan kecerdasaan spiritual melalui program pembiasaan pagi di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali Kabupaten Pasaman Barat 3) Faktor pendukung meningkatkan kecerdasaan spiritual melalui program pembiasaan pagi di Madrasah Ibtidayah Negeri 2 Silambau, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualiatatif menggunakan pendekatan case kasus (studi kasus) merupakan penelitian yang mendalam tentang individu, satu kelompok, satu organisasi, satu program. Data studi kasus diperoleh dari wawancara, observasi dan arsip dipakai untuk meneliti sekolah. field research atau penelitian lapangan. Informan kunci pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, Guru dan siswa Min 2 Pasaman Barat, sedangkan yang menjadi informan orang tua. Pada penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan peneliti menyimpulkan bahwa program pembiasaan pagi dalam meningkatkan Spiritual Question peserta didik di MIN 2 Pasaman Barat dapat penulis tarik kesimpulan sebagai berikut: Pembiasaan kegiatan pembiasaan pagi di MIN 2 Pasaman Barat merupakan suatu usaha pembiasaan yang dilakukan di dalam lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara terstruktur dan terencana dengan baik dan sistematis. Sehingga bisa berjalan dengan baik.