p-Index From 2021 - 2026
11.76
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Humanika E-Bisnis : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi (JRMA) JURNAL EKONOMI AKUNTANSI DAN MANAJEMEN KEUNIS Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) AKUNTANSI DEWANTARA Jurnal Kajian Akuntansi Jurnal Akuntansi Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia Jurnal SIKAP (Sistem Informasi, Keuangan, Auditing Dan Perpajakan) SEIKO : Journal of Management & Business Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Benefita : Ekonomi Pembangunan, Manajemen Bisnis Dan Akuntansi Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi (JRAMB) Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana MBIA Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan Akbis: Media Riset Akuntansi dan Bisnis JSMA (Jurnal Sains Manajemen dan Akuntansi) Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Prosiding National Conference for Community Service Project Global Financial Accounting Journal Economics and Digital Business Review GREENOMIKA International Journal of Social Science, Education, Communication and Economics J-AKSI : JURNAL AKUNTANSI DAN SISTEM INFORMASI Journal of Trends Economics and Accounting Research Dinamika Media Bina Ilmiah Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi) Innovative: Journal Of Social Science Research Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi Conference on Management, Business, Innovation, Education and Social Sciences (CoMBInES) Conference on Community Engagement Project (Concept)
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Profil Kecurangan terhadap Korban pada Faktor Organisasi Christian, Natalis; Derista, Fanny; Jennifer, Jennifer; Frederica, Vivian
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 4, No 1 (2021): January - Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v7i1.6817

Abstract

Penelitian ini diarahkan pada pemahaman lebih dalam terhadap dinamika kejahatan finansial, dengan penekanan khusus pada analisis korban penipuan. Mengingat tingginya angka kerugian finansial, baik secara global maupun nasional, yang disebabkan oleh praktik kecurangan, penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik dari individu atau entitas terhadap berbagai jenis penipuan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menganalisis data sekunder dari survei global ACFE tahun 2014 sampai 2024. Penelitian mengidentifikasi bahwa tantangan dalam mencapai target, ketidakseimbangan bonus, dan kurangnya pengawasan menjadi beberapa faktor yang kondusif untuk terjadinya praktik kecurangan. Dengan melakukan studi literatur dan analisis konten atas data yang relevan, penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan wawasan tentang profil kecurangan korban yang paling rentan terhadap kejahatan finansial, yang dapat digunakan untuk merancang program pencegahan yang lebih efektif, termasuk edukasi keuangan dan pelatihan kesadaran keamanan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini kecurangan sebagai upaya untuk meminimalisirkan kerugian finansial, sementara juga memberikan saran untuk peningkatan literatur akademis dalam bidang akuntansi forensik dan kejahatan keuangan secara umum. Penelitian ini juga bermaksud untuk membantu perusahaan ataupun lembaga keuangan untuk mengurangi kejahatan finansial, serta meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam literatur akuntansi forensik terkait isu keuangan terkini. Kata Kunci: Kecurangan, Korban, Akuntansi Forensik, Indonesia
Pengaruh Karakteristik Dewan Terhadap Manajemen Laba Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Dila Wahidah, Rizky; Christian, Natalis
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i12.55199

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana faktor-faktor seperti ukuran dewan direksi, keragaman gender, independensi, dan pengetahuan keuangan mempengaruhi metode manajemen laba. Penelitian ini menyelidiki pengaruh karakteristik dewan, yaitu ukuran dewan, independensi dewan, diversitas gender dewan, dan keahlian keuangan dewan, terhadap praktik manajemen laba dalam perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga meneliti peran moderasi ukuran perusahaan serta efek kontrol usia perusahaan dan kinerja perusahaan. Penelitian ini menerapkan analisis regresi panel untuk menentukan hubungan antara variabel-variabel tersebut. Studi kasus dilakukan pada perusahaan. Dari tahun 2018 hingga 2022, terdapat 450 perusahaan berbeda yang dimasukkan dalam sampel, yang semuanya terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kami menggunakan analisis regresi data panel untuk melihat data. Hasil penelitian membuktikan bahwa manajemen laba tidak mampu diberi pengaruh oleh ukuran dewan direksi. Manajemen laba tidak mampu diberi pengaruh oleh ukuran dewan direksi independen. Manajemen laba mampu diberi pengaruh secara negatif oleh ukuran dewan ahli keuangan. Manajemen laba mampu diberi pengaruh secara positif oleh ukuran dewan direksi wanita. Manajemen laba tidak mampu diberi pengaruh oleh ukuran perusahaan. Manajemen laba tidak mampu diberi pengaruh oleh ukuran dewan direksi dan ukuran dewan independen yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan, namun manajemen laba mampu diberi pengaruh oleh keberagaman gender dan dewan keahlian keuangan yang dimoderasi oleh ukuran perusahaan.
PENGARUH EARNINGS MANAGEMENT DAN KEPEMILIKAN KELUARGA TERHADAP FINANCIAL DISTRESS: PERAN CORPORATE GOVERNANCE INDEX SEBAGAI MODERASI Mardianto, Mardianto; Christian, Natalis; Kartikasari, Cindy
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep.v11i2.2627

Abstract

ABSTRAKIsu financial distress menjadi semakin krusial dalam periode pasca-pandemi COVID-19, ketika sejumlah perusahaan menghadapi tekanan likuiditas yang tinggi, volatilitas pasar, serta ketidakpastian ekonomi yang berkepanjangan. Situasi tersebut menegaskan urgensi untuk menelaah faktor-faktor internal yang memengaruhi potensi kesulitan keuangan, khususnya terkait praktik earnings management dan efektivitas penerapan corporate governance. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Accrual Earnings Management (AEM), Real Earnings Management (REM), dan kepemilikan keluarga terhadap financial distress, dengan Corporate Governance Index (CGI) sebagai variabel moderasi. Sampel penelitian mencakup perusahaan publik non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2023 sebanyak 377 perusahaan, dengan pendekatan kuantitatif menggunakan model Altman Z-Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AEM, REM, dan kepemilikan keluarga berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Selain itu, CGI terbukti memperkuat hubungan antara praktik earnings management dan kesulitan keuangan, yang mengindikasikan bahwa implementasi tata kelola perusahaan di Indonesia belum sepenuhnya optimal dalam menekan risiko financial distress.ABSTRACTThe issue of financial distress has become increasingly crucial in the post-COVID-19 pandemic period, when a number of companies are facing high liquidity pressures, market volatility, and prolonged economic uncertainty. This situation highlights the urgency of examining internal factors that influence potential financial difficulties, particularly those related to earnings management practices and the effectiveness of corporate governance implementation. This study aims to examine the influence of Accrual Earnings Management (AEM), Real Earnings Management (REM), and family ownership on financial distress, with the Corporate Governance Index (CGI) as a moderating variable. The research sample included 377 non-financial public companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019–2023, using a quantitative approach with the Altman Z-Score model. The results show that AEM, REM, and family ownership have a significant effect on financial distress. In addition, CGI is proven to strengthen the relationship between earnings management practices and financial difficulties, indicating that the implementation of corporate governance in Indonesia is not yet fully optimal in reducing the risk of financial distress.
Efek Mediasi Kesulitan Keuangan dalam Mendeteksi Corporate Fraud di Indonesia Christian, Natalis
Jurnal Kajian Akuntansi Vol 6 No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jka.v6i1.5576

Abstract

AbstractThis study analyzed the mediating effect of financial distress on the research model of the fraud hexagon effect on corporate fraud. The research model in this study was tested using the multiple regression analysis method using 210 companies data collected from companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2015-2019. The originality of this research is to add financial distress as a mediating variable in explaining the effect of  fraud hexagon theory on corporate fraud in Indonesia. The results show empirical evidence that financial distress has a significant positive mediating effect in explaining the effect of stimulus on corporate fraud. Financial distress has a significant negative mediating effect in explaining the effect of collusion, opportunity and rationalization on corporate fraud. Financial distress has also been proven to have no mediation effect in explaining the influence of capability and ego on corporate fraud. The test results prove that high financial achievement targets and political connections have lower the risk of experiencing financial distress. Loose supervision and inconsistent implementation of corporate governance can plunge the company into financial distress. These conditions will eventually encourage companies to commit corporate fraud in order to cover up the financial distress they are experiencing.Keywords: Corporate fraud; Financial distress; Fraud hexagon; F-score; Mediating effect Abstrak Penelitian ini menganalisis efek mediasi kesulitan keuangan pada model penelitian pengaruh fraud hexagon terhadap corporate fraud. Model penelitian diuji menggunakan metode analisis regresi berganda dengan data 210 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2015-2019. Originalitas penelitian ini adalah menggunakan kesulitan keuangan sebagai variabel mediasi dalam menjelaskan pengaruh teori fraud hexagon terhadap corporate fraud di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bukti empiris bahwa kesulitan keuangan memiliki efek mediasi positif yang signifikan dalam menjelaskan pengaruh variabel stimulus terhadap corporate fraud. Kesulitan keuangan memiliki efek mediasi negatif yang signifikan dalam menjelaskan pengaruh variabel collusion, opportunity dan rationalization terhadap corporate fraud. Kesulitan keuangan juga terbukti tidak memiliki pengaruh mediasi dalam menjelaskan pengaruh variabel capability and ego terhadap corporate fraud. Hasil pengujian membuktikan bahwa target pencapaian keuangan yang tinggi serta adanya koneksi politik dapat menurunkan resiko perusahaan mengalami kesulitan keuangan. Longgarnya pengawasan dan penerapan tata kelola perusahaan yang tidak konsisten dapat menjerumuskan perusahaan ke dalam kondisi kesulitan keuangan. Kondisi yang mendesak pada akhirnya akan mendorong perusahaan untuk melakukan corporate fraud demi menutupi kondisi kesulitan keuangan yang dialami.Kata Kunci: Kejahatan perusahaan; Kesulitan keuangan; Fraud hexagon; F-score; Efek mediasi
Co-Authors ., Jullystella Afifah Restalia Putri Alfredo Crisitiano Alice Alice Andrianto Angel Angel Angelica - - Angelica, Jecelyn Angelina, Claudia Angellyn Lim Angery, Evi Yessy Anisah Aufah Anjela Rini Febiana Antoni Antoni Arlina Arlina Arlina Arya Dita Auli, Figa Aviany Santi Bonadea Visakha Cahya, Cucu Calvin Pang Celine Te Christian Christian christian christian Cicilia Antonia Sim Cindy Tan Crystina, Crystina Cucu Cahya Cyntia Damayanti Sihombing Darma Pratama Putra David Febrian Delfina Muthia Sabella Derista, Fanny Devina Devina Dewi Dewi Dewi Dewi Dharmawan, Caesar Dila Wahidah, Rizky Edi Edi Egnes Egnes, Egnes Elbert Henokh Tanberius Emilya Emilya Erica, Erica Ericko Wijaya Erika Chen Ermi Wijaya Erwin Erwin Erwin Haryono Estin Rose Eviyani Eugene Adelia Budiawan Evi Yessy Angery Febrika Febrika Felicia Aw Fina Fiorentini Fiona Vinelia Fiorentina Fiorentina Fiqri Pramanda Fransiska Freanggo, Niko Nerris Frecky, Frecky Frederica, Viona Frederica, Vivian Friendty Friendty Grace Vaustine Greece Agustin Haris Yukie Hartono Hartono Helen Febriana Helen Febriana Hellena Risvi Helvida Githa Putri Br Purba Helvida Githa Putri Br Purba Helvida Githa Putri Br Purba Hermanto Hermanto Heru Erlangga Indah Novitasari Indo Dicaprio P Iskandar Itan, Iskandar Jackson Jackson Jacky Lim Jasmine Jasmine Jason Hirawan Jecelyn Jecelyn Jefveny Kho Jennie Jennie Jennifer Iluwati Jennifer Jennifer Jennifer Te Jeslyn Fedelia Jessica Jessica Jessica Jessie Limmousine Jesslin Jesslin Jhoni Hendri Joelyn Veronica Joicelyn Agriffina Josephine Ardini Yaputri Julianti Cesilia Julie Tryany Jullystella . Julyanti Julyanti Julyanti, Lenny Junnestine Junnestine Juwenni Juwenni Karen Karen Karen Karen Karina, Ria Kartikasari, Cindy Karyn Karyn Katherine Oktaviani Yap Rui Qi Kelly Kelly Kelly Kelly Paticia Kelvina Yenanda Kelvina Yenanda Kelvina Yenanda Kennily Kho Kenny Marcella Khelly Khelly Kho, Jefveny Kho, Kennily Kian Ricardoegan Kristina Oktiviani Lenny Julyanti Leondy Rionaldo Lina, Claudia Angelina Lisa Lim M Ramanda Alim Malik, Abdul Qaadir Manurung, Nova Sari Marcelina Victoria Marco Nicholas Alfredo Loho Mardianto Mardianto Mardianto Meirita Sitadewi Meiviana Meiviana, Meiviana Meliesa Chandrawati Melisa Melisa Melisa Putri Pane Mellinda Vellin Merry Agustina Merry Agustina Michael Learns Tay Muhammad Ardiansyah Natalia Christina Natalia Harini Natasya Des T.G Nathaniel Leonard Reynaldo Saputra Nindi Suci Rahmadani Nova Sari Manurung Nur Alisha Ainaya Nurul Iffatil Azizah Nurul Istiqomah Nydia Salsabila Firdaus Oda I.B. Herryanto Piere Ricardo Pina Pina Pina, Pina Putri Utami Rachel Tanwijaya Raimon R Tampubolon Rayden Vebrianto Reny - Resnika Resnika Reymon Yulianto Ricardo, Piere Riksen Sitorus Rina Rina Rio Putra Saltycia Chairika Santikawati Santikawati Saphira Evani Septiany, Sheila Serly Angelica Serly Serly shandy - She Lee Susanti Shella Shella Sherly Sherly Sherly Silvana, Versia Simdy, Vivian Sofyanti Sofyanti Stefy Stefy, Stefy Stella Maria Theresia Barahama Stella Stella Stephanie Teresa Sumardi . Sunyoto, Jenny Edly Susanti - - Susanti Susanti Suwarlan, Stivani Ayuning Sylvia Sylvia, Sylvia Uci Sufikat Maskat Valen Oktavianti Venessa, Jessy Veni Sisca Venny Chou Venny Venny Vera Laurence Liang Veronica Oktavia Veronica Veronica Veronica, Francia Versia Silvana Viana Viana Vincent Sun Vinco Vinco Vinvin Evelyn Vinvin Evelyn Vinvin Evelyn Viona Angelina Viona Frederica, Meiviana, Sylvia, Vivin Wijaya, Ericko Willy Benyamin Ompusunggu winna, winna Winson Winson Winton Tan Yehezkiel Putra Galang Yohanis Rerung Yundari, Yundari Yusra Aulia Sari