Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Pengolahan Mpasi Sehat Cegah Stunting Dari Tulang Ikan Patin Dan Implementasi Posyanduq Cegah Stunting Ramalia Noratama; Debi Setiawan; Sara Herlina; wahyu Margi Sidoretno
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v2i2.409

Abstract

Dalam peningkatan pelayanan kesehatan dan upaya pencegahan stunting maka posyandu mekar sari memiliki beberapa permasalahan, 1) Minimnya pengetahuan masyarakat Desa Pulau Gadang dan kader posyandu dalam mengolah Makanan Sehat untuk mencegah stunting, 2) Belum tersedianya IPTEK di Posyandu Mekar Sari. Berdasarkan permasalahan tersebut maka solusi dari kegiatan PKM ini adalah : 1) Sosialiasasi, penyuluhan, serta pendampingan cara mengolah MPASI dan makanan sehat cegah stunting dari bahan tulang ikan patin, 2) Penerapan IPTEK POsyanduQ: Cegah Stunting.
The Effectiveness of Baby Swimming in Supporting Motor Development of Babies Aged 6-9 Months in Siak Hulu District in 2025 Sartika, Wiwi; Sara Herlina; Siti Qomariah
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v10i1.7132

Abstract

Introduction Motor development in children aged 6-9 months needs to be considered. If stimulation of child growth and development is not carried out, there will be deviations in growth and development that can be delayed in babies. Baby swim is a baby care by swimming in a warm pool with a temperature of 38 to 40 degrees using a float. The function of baby swimming itself is to train body functions, stimulate activity in the baby's muscles safely train the baby's motor system. The purpose of this study is the Effectiveness of Baby Swimming in Supporting Motor Development in Babies Aged 6-9 Months. This research method uses a quasi-experimental with a one group pre-test post-test research design. The sample in this study was babies aged 6-9 months, the sample size used in the study was 30 babies. Data collection was carried out by conducting observations and questionnaires that had been tested for validity and reliability. The results of the study stated that the effectiveness of baby swimming in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months obtained ap value of 0.000. So it can be concluded that there is effectiveness of baby gym in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months.
Effectiveness Of Baby Gym In Stimulating Motor Skills Rough Infants Aged 6–9 Months In Siak Hulu District In 2025 Qomariah, Siti; Sara Herlina; Wiwi Sartika
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infancy is a golden age and development period for babies. At the age of 6-9 months, the baby's gross motor skills begin by sitting without support then standing with support. Baby gym is a technique that stimulates growth, development, especially in gross motor skills for babies optimally. In Indonesia itself, 7.5% of babies experience developmental delays. Purpose This study aims to determine the effectiveness of baby gym in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months. This research method uses a quasi experiment with a pre-test post-test one group research design. The sample in this study were babies aged 6-9 months, the sample size used in the study was 30 babies. Data collection was carried out by conducting observations and questionnaires that had been tested for validity and reliability. The results of the study stated that the effectiveness of baby gym in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months was obtained with ap value of 0.000. So it can be concluded that there is effectiveness of baby gym in stimulating gross motor skills in babies aged 6-9 months.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Ny. A Di Bidan Praktek Mandiri Hj. Dince Safrina Sri Wahyuni; Sara Herlina; Yusmaharani
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v1i1.422

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah Memberikan asuhan kebidanan secara berkelanjutan pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir & neonatus serta KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan serta mendokumentasikan asuhan yang diberikan dalam bentuk SOAP. Asuhan kebidanan pada kunjungan Ante Natal Care (ANC) di wilayah kerja BPM Hj. Dince Safrina dilakukan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian menggunakan SOAP (Subjektif, Objektif, Analisa, Penatalaksanaan), maka dapat diambil kesimpulan bahwa asuhan kebidanan yang diberikan secara continuity care pada Ny. A dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan sudah terlaksanakan dengan baik sesuai dengan teori-teori dalam asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas serta asuhan BBL dan neonatus. Didalam kasus ini bukan hanya kehamilan saja yang di bahas tetapi juga dilakukan asuhan kebidanan pada ibu bersalin di BPM Hj. Dince Safrina selama masa asuhan dan pemantauan maka dapat diambil kesimpulan bahwa selama asuhan diberikan ibu dapat bersalin normal dan sesuai dengan teori yang ada. Dan setelah asuhan persalinan terlaksana penulis juga melakukan asuhan kebidanan pada masa nifas serta asuhan neonatus di BPM Hj. Dince Safrina dan di rumah pasien. Selama dilakukan asuhan tidak ditemukan masalah yang dapat membahayakan ibu maupun bayinya. Pada asuhan continuity care ini di dapati ibu ingin menggunakan alat kontrasepsi yaitu alat kontrasepsi implant. Setelah asuhan masa nifas terlaksana penulis juga melakukan pemantauan kepada bayi dengan melakukan kunjungan bayi baru lahir di BPM Hj. Dince Safrina dan rumah pasien. Selama asuhan kebidanan pada bayi baru lahir tidak didapati masalah pada bayi.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Ny.V Di Bidan Rosita Riska Andesta Partia; yusmaharani; Sara Herlina
JKEMS- Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jkems.v1i1.423

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah Memberikan asuhan kebidanan secara continuity care pada ibu hamil, bersalin, nifas, bayi baru lahir dan neonatus serta KB dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan serta mendokumentasikan asuhan yang diberikan dalam bentuk SOAP. Asuhan kebidanan pada kunjungan Ante Natal Care (ANC) di wilayah kerja Bidan Rosita, Amd.keb dilakukan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian menggunakan SOAP (Subjektif, Objektif, Analisa, Penatalakansanaan) maka dapat diambil kesimpulan bahwa asuhan kebidanan yang diberikan secara continuity care pada Ny. V dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan sudah terlaksana dengan baik sesuia dengan teori-teori dalam asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, asuhan BBL neonatus serta nifas dan ada pun yang tidak sesuai teori tidak di lakukan IMD tetapi selama dilakukan asuhan tidak ditemukan masalah yang dapat membahayakan ibu mau pun bayinya. Pada asuhan continuity care ini dapat ibu ingin menggunakan alat kontrasepsi yaitu alat kontrasepsi IUD.
Pengaruh Status Gizi Terhadap Disminorea pada Remaja di Kota Pekanbaru Sara Herlina; Siti Qomariah; Wiwi Sartika
Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing Vol 6 No 2 (2022): Journal Center of Research Publication in Midwifery and Nursing
Publisher : STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/caring.v6i2.248

Abstract

Latar Belakang: Nyeri menstruasi atau dismenore sering dialami oleh beberapa wanita khususnya di usia produktif, bahkan angka kejadian dismenore di dunia sangat besar. Rata-rata lebih dari 50% wanita mengalami dismenore disetiap negaranya. Status gizi remaja wanita sangat mempengaruhi terjadinya menstrusi, adanya keluhan-keluhan selama menstruasi maupun lamanya hari menstruasi. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui pengaruh status gizi terhadap dismenore. Metedologi: penelitian kuantitatif analitik dengan design cross sectional dimana seluruh variabel diobservasi dalam satu waktu. Penelitian ini dilakukan di Kota Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri sebanyak 60 orang. Tehnik pengambilan sampel dengan menggunakan Random Sampling dimana sampel diambil secara acak sebagai responden. Prosedur pengolaan data dengan Editing, Coding, Processing,Cleaning. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Mayoritas responden memiliki status gizi tidak normal yaitu 33 orang (55%) dan mayoritas responden tidak mengalami disminorea sebanyak 32 orang (53,33%). mayoritas responden memiliki status gizi tidak normal mengalami disminorea sebanyak 24 orang (72,7%) sedangkan responden yang memiliki status gizi normal mayoritas tidak mengalami disminorea sebanyak 23 (85,2%). Berdasarkan uji chi-square di peroleh nilai P Value 0,000 <0,05 artinya ada pengaruh antara status gizi terhadap disminorea pada remaja di Kota Pekanbaru. Hasil OR 5,3 artinya responden yang memiliki status gizi tidak normal beresiko 5 kali mengalami disminorea dibandingkan responden yang memiliki status gizi normal. Kesimpulan: Terdapat pengaruh status gizi terhadap disminorea pada remaja di Kota Pekanbaru.