Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Inovasi Pembelajaran Matematika: Penggunaan Permainan Congklak untuk Meningkatkan Pemahaman FPB KPK di SDN Kinandang, Magetan Al-Kubro, Putri Balqis; Andyani, Rhavida Anniza; Shobri, Muhammad Qolbi; Istikhomah, Fajar; Amalia, Dyahayyu; Jeksen, Maikel
PENGABDI PENGABDI: VOL. 6, NO.2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v6i2.82011

Abstract

Abstrak. Siswa SD Negeri Kinandang di Kabupaten Magetan sering mengalami kesulitan dalam memahami materi Matematika, terutama pada konsep Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Masalah utama yang dihadapi adalah kebingungan dalam membedakan kedua konsep tersebut, sehingga banyak siswa melakukan kesalahan dalam penerapannya. Untuk mengatasi masalah ini, dilakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan mengusulkan penggunaan permainan tradisional congklak sebagai media pembelajaran inovatif. Congklak dipilih karena sifatnya yang interaktif dan menyenangkan, sehingga diharapkan dapat mempermudah pemahaman siswa terhadap KPK dan FPB. Selain itu, pendekatan ini juga bertujuan untuk melestarikan permainan tradisional sebagai bagian dari kearifan lokal. Keberlanjutan inovasi ini terletak pada potensi pemanfaatannya oleh guru sebagai alat bantu ajar, sekaligus mendorong pengembangan metode pembelajaran kreatif lainnya. Hasil dari Pk Mini adalah adanya peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal terkait KPK dan FPB secara lebih cepat dan akurat berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berkontribusi pada pemahaman matematika, tetapi juga turut menjaga warisan budaya melalui integrasi permainan tradisional dalam pendidikan. Kata Kunci: Congklak, FPB, KPK.
Strategi Komunikasi Budaya dalam Pengembangan Wisata Pencak Silat: Transformasi Sosial dan Dampak Ekonomi di Kota Madiun Istighfarin, Awit; Andyani, Rhavida Anniza; Pratiwi, Eka
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v11i1.4717

Abstract

Pencak silat, sebagai identitas budaya Kota Madiun, memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi wisata budaya yang dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Namun, pemanfaatan potensi tersebut memerlukan strategi komunikasi budaya yang mampu mengintegrasikan pemerintah, komunitas perguruan, pelaku usaha, dan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi budaya dalam pengembangan wisata Pencak Silat, mengidentifikasi bentuk transformasi sosial yang muncul, serta mengkaji dampak ekonomi awal yang dihasilkan. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan model sequential exploratory, diawali dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan focus group discussion (FGD), kemudian dilanjutkan dengan analisis kuantitatif melalui penyusunan matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama pengembangan wisata Pencak Silat terletak pada identitas budaya yang kuat, jejaring komunitas perguruan, dan narasi historis yang hidup. Sebaliknya, rendahnya kapasitas digital UMKM dan lemahnya koordinasi lintas pemangku kepentingan menjadi kendala utama. Analisis IFAS–EFAS menempatkan strategi pengembangan pada kategori growth stability dengan peluang eksternal yang tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi budaya berperan penting dalam membentuk narasi wisata, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan membuka peluang ekonomi baru. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antar-pemangku kepentingan dan peningkatan kapasitas digital menjadi kunci keberlanjutan wisata budaya Pencak Silat.