Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EFEKTIVITAS PERENDAMAN MADU DENGAN SUHU BERBEDA TERHADAP MASKULINISASI LARVA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Tomasoa, Aprelia Martina; Azhari, Deidy; Manangsang, Christian Andelsen; Dansole, Ferly Feybe; Firmansyah, Rodhi
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.811 KB) | DOI: 10.29406/jr.v9i2.2725

Abstract

Ikan nila merupakan salah satu komoditi perikanan air tawar yang dapat ditingkatkan kualitas produksinya melalui teknik budidaya monoseks jantan. Teknik monosex jantan dapat dilakukan dengan menggunakan hormon sintetik seperti 17α-metiltestosteron yang tidak disarankan dalam upaya peningkatan kualitas produksi pangan karena meninggalkan residu karsinogenik. Berdasarkan hal ini maka penggunaan bahan alami dalam meningkatkan kualitas hasil produksi sangatlah direkomendasikan. Madu merupakan bahan alami yang menggandung chrysin yang dapat digunakan untuk teknik maskulinisasi pada ikan nila. Keefektifan senyawa bahan alam dalam teknik maskulinisasi juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu terhadap jumlah kelamin jantan yang dihasilkan dan mengetahui suhu terbaik dalam teknik maskulinisasi menggunakan larutan madu. Penelitian ini dilakukan menggunakan 4 perlakuan suhu dengan menggunakan konsentrasi madu (15 mL/L). Larva yang digunakan adalah larva umur 7 hari setelah menetas yang diperoleh melalui pemijahan semi buatan dengan induksi hormon. Untuk mengetahui jumlah kelamin jantan, analisa histologis dengan pewarnaan asetokarin dilakukan untuk mengamati gonad benih yang dihasilkan. Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa perendaman larva ikan nila dalam larutan madu pada suhu 32°C menghasilkan jumlah kelamin jantan sebesar 86,7%. Berdasarkan hasil ini dapat ditarik kesimpulan bahwa perlakuan suhu yang digunakan dalam teknik maskulinisasi dengan menggunakan madu berpengaruh terhadap rasio kelamin jantan yang dihasilkan dan kombinasi suhu 32°C pada teknik maskulinisasi dengan menggunakan madu memberikan nilai tertinggi terhadap kelamin jantan yang dihasilkan.
Utilization of Ketapang Leaf Extract (Terminalia catappa) on Water Physics Parameters and Seed Growth of Jelawat (Leptobarbus hoeveni) Sari, Alfiah; Pamukas, Niken Ayu; Firmansyah, Rodhi
Jurnal Akuakultur SEBATIN Vol. 7 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jas.7.1.25-36

Abstract

Ketapang (Terminalia catappa) leaf solution plays an important role in water quality and the growth of catfish. This research was conducted in May 2023 at the Environmental Quality Laboratory of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, Universitas Riau. This study aims to determine the effect and get the best dose of ketapang leaf solution on the physics parameters of water growth media for catfish. This study used a completely randomized design (CRD) method with four treatments and three replicates, the size of the fish used in this study was 4-6 cm. The results of the research that has been done are the provision of ketapang leaf solution gives an influence on the concentration of pH, growth, and survival rate. The best treatments was obtained in P2 (4 g/L) with pH value (7.19±0.04), absolute length (0.93 cm), absolute weight (1.47 g), and survival rate (96.67%).