Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Modifikasi Geometri Sudu pada Turbin Air Propeller Menggunakan Metode Elemen Hingga Darsono, Febri Budi; Nurdin, Akhmad; Widodo, Rahmat Doni; Rusiyanto, Rusiyanto
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 16, No 3 (2021): Volume 16, Nomor 3, Desember 2021
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v16i3.2498

Abstract

Desain kekuatan turbin air propeller berdasarkan ketahanan terhadap pembebanan gaya aksial dari air. Pembebanan gaya aksial pada turbin air propeller menyebabkan tegangan bending pada sudu dan berpotensi terjadi kegagalan sudu pada struktur turbin. Tujuan dari penelitian ini untuk membandingkan kekuatan modifikasi desain geometri turbin air propeller, yaitu penambahan fillet pada sisi hub sudu dan penambahan ketebalan sudu. Pengambilan data penelitian ini dengan Metode Elemen Hingga menggunakan Solid Works Simulation 2016 dan pembebanan pada sudu dengan tekanan statik. Hasil akhir penelitian ini menunjukkan bahwa modifikasi desain geometris dengan penambahan ketebalan sudu lebih meningkatkan faktor keamanan dibandingkan penambahan fillet pada sisi hub sudu.
INVESTIGATION OF THE EFFECT OF MESH SIZE AND FRACTION VOLUME ON BENDING STRENGTH CHARACTERISTICS OF GEOPOLYMER COMPOSITE Ridwan Afandi; Muhammad Munadi; Fajar Paundra; Sri Hastuti; Akhmad Nurdin
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 24, No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v24i2.21865

Abstract

Composite material is a material consisting of two or more type materials that have different properties, by combining macroscopically, and good interfacial bonds from one material to another. Currently, polymer composite materials are widely applied in the land, sea, and air transportation industries, moreover polymer composites with fire resistance properties have been developed with the addition of geopolymer that has the advantage of producing high performance. This study aims to determine the effect of mesh size and volume fraction of lightweight brick powder on flexural strength. The benefits of this research directly increase the economic value of lightweight brick waste and produce a tough advanced material at a low cost. The composite filling material used lightweight brick waste and sieved using a sieve with a level of 50, 100, 150, and 200 at a volume fraction of 45%, and a volume fraction of 0%, 15%, 30%, 45%, and 60% at a mesh 200. While the composite matrix used the thermoset polymer Ripoxy R-804. Based the result, addition of lightweight brick powder with variations in particle size of the lightweight brick powder and volume fraction showed a decrease in flexural strength resistance compared to those without lightweight brick powder.
PEMANFAATAN SEKAM PADI SEBAGAI MATERIAL ISOLASI PANAS PADA RISER SLEEVE Tri Daryanto; Akhmad Nurdin; Rafidan Triadji
JURNAL FOUNDRY Vol. 5 No. 1 (2022): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v5i1.50

Abstract

Biaya produksi yang tinggi menjadi hambatan pelaku usaha untuk mencapai prinsip keekonomian, salah satunya penggunaan material yang berbasis impor. Pada proses pengecoran logam dibutuhkan beberapa saluran, salah satunya saluran penambah atau disebut riser sleeve dengan material kalminex mixing yang diimpor dari negara lain. Material sekam padi memiliki kandungan unsur karbon dan silika yang cukup tinggi dan bersifat rambat panas yang baik, sehingga berpotensi sebagai material riser sleeve. Sekam padi bersifat limbah jumlahnya melimpah secara langsung dapat digunakan sebagai material riser sleeve dengan tambahan lempung sebagai pengikat. Tujuan dari penelitian ini membandingkan hasil pengecoran logam antara riser kalminex mixing dengan riser sekam padi. Penelitian ini dimulai membuat spesimen dengan material sekam padi-lempung dan riser sleeve kalminex mixing, material logam yang digunakan chromium hard cast. Tahap pengujian penelitian ini meliputi pengujian tarik, dan pengujian bakar pada material riser. Selain itu, penelitian ini juga menghitung laju perpindahan panas, dan kemampuan suplai pada hasil pengecoran logam. Peneltian ini menunjukkan hasil pengujian yang tidak berbeda jauh antara riser slevee bermaterial sekam padi-lempung dengan riser slevee bermaterial kalminex mixing, sehingga riser slevee bermaterial sekam padi-lempung layak digunakan.
PENGARUH VOLTAGE PADA PROSES THERMAL SPRAY ALUMINIUM TERHADAP KEKUATAN IKATAN LAPISAN COATING PADA BAJA ST60 Maulana Aziz Hidayanto; Catur Pramono; Sri Hastuti; Akhmad Nurdin; Ibnu Rosyid Al Hassany; Larasanto Larasanto; Bramono Pandupradityo
JURNAL FOUNDRY Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL FOUNDRY
Publisher : LPPM Politeknik Manufaktur Ceper

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62944/jf.v6i2.73

Abstract

Thermal spray aluminium adalah salah satu jenis teknologi rekayasa coating. Sifat utama yang menunjukkan kualitas proses thermal spray adalah kekuatan ikatan. Voltage pada thermal spray aluminium secara signifikan mempengaruhi kekuatan ikatan dan kemampuan bending lapisan. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh voltage pada proses thermal spray aluminium terhadap kekuatan ikatan lapisan coating pada baja ST 60. Jenis pengujian yang dilakukan yaitu pengujian pull off adhesion, uji bending dan pengamatan SEM (Scanning Electron Microscope). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan jumlah 27 spesimen yang mendapatkan perlakuan berbeda dalam setiap proses pengerjaannya, yaitu variasi voltage 26 V, 32 V dan 38 V. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa voltage yang digunakan berpengaruh pada kekuatan ikatan lapisan coating pada baja ST 60. Nilai kekuatan ikatan dan kemampuan bending lapisan paling baik didapat dari proses penyemprotan dengan voltage 38 V dengan nilai kekuatan ikatan lapisan coating 10, 24 MPa dan tidak ada retakan pada lapisan ketika dibengkokkan. Peningkatan nilai voltage yang digunakan pada thermal spray meningkatkan nilai kekuatan ikatan dan kemampuan bending lapisan
Analysis of wind speed and direction as support for green buildings in urban areas using the weibull method Yudi Kurniawan; Ida Bagus Dharmawan; Wahyu Anhar; Akhmad Nurdin
Jurnal POLIMESIN Vol 21, No 2 (2023): April
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jpl.v21i2.3266

Abstract

Currently, the dominance of electricity in Indonesian providers comes from fossil energy which has the potential to increase the average temperature in various parts of the world or is called global warming. The contribution of the national renewable energy potential mix in 2016 ranging from 6.27%, then reaching 11.28% in 2020. The Government has made a long-term plan for the national renewable energy mix to reach 25% in 2025 and 31% in 2050. One of the renewable energy sources is wind energy, which is usually built on a large scale and is separated from settlements so that a long distribution network is required. Conversely, on a small scale, wind energy can be utilized with a simpler distribution network, this concept is called Small Wind Turbine. For a good wind turbine is designed according to the wind characteristics in real-time, so it is necessary to study wind mapping. This research was conducted as a prelude to observing wind characteristics in the form of mapping wind speed and direction in real-time in the northern part of Balikpapan City Region, using the Automatic Weather Station instrument which was carried out August 6 to September 26, 2022. Data processing in this study using the Weibull distribution method with Microsoft Excel. This study shows an average speed of 1.118 m/s in wind conditions with high wind variability with strong gusts, with a power density value of 1.157 Watts/m2. The wind direction tends to be east after the wind gusts are blocked by the building profile.
Analisis Kekuatan Adhesive Bonding Sambungan Tumpang Tunggal Aluminium 6063 - Komposit Serat Sabut Kelapa Sri Hastuti; Xander Salahudin; Azam Akmal Nur Irsan; Akhmad Nurdin
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 18, No 2 (2023): Volume 18, Nomor 2, Agustus 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department - Semarang State Polytechnic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/jrm.v18i2.4304

Abstract

Sambungan tumpang tunggal banyak digunakan pada beda material atau sama material antar adherend pada komponen sambungan mekanik. Sambungan ini diaplikasikan pada industri transportasi darat, laut dan udara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan adhesive bonding sambungan tumpang tunggal bermaterial adherend aluminium paduan 6063 dengan komposit serat sabut kelapa. Adherend diberikan kekasaran permukaan menggunakan sandpapering grid 150. Adhesive menggunakan material perekat campuran lateks karet/getah karet dengan resin epoksi (Epoksi A dan Epoksi B dengan perbandingan 1:1). Sambungan tumpang tunggal dengan ketebalan 0,4 mm dicetak dengan cetakan dan tekanan 0,1 MPa. Sambungan di post-curing 100 0C selama 100 menit. Pengujian mekanik dilakukan uji tarik geser mengacu pada standar ASTM D1002. Hasil pengujian kekasaran menunjukkan kekasaran permukaan permukaan adherend 1,93 μm. Pengujian tarik geser menunjukkan kekuatan tertinggi pada variasi campuran perekat dengan penambahan 10% getah karet dengan ketebalan perekat 0,4 mm. Kekuatan tarik geser berbanding lurus dengan modulus elastisitas sambungan tumpang tunggal. Hal ini didukung dengan pengamatan secara makro terjadi mechanical interlocking akibat kekasaran permukaan dan memberikan pengaruh peningkatkan daya rekat adhesive terhadap adherend. Mode kegagalan pada sambungan tumpang tunggal terjadi stok—break failure mode, two-stage failure mode, dan thin layer cohesive failure mode.
PENGARUH JARAK PELAPISAN PADA PROSES THERMAL SPRAY ALUMINIUN (TSA) TERHADAP KEKUATAN IKATAN COATING DAN KETEBALAN LAPISAN PADA BAJA AISI 1020 Ismail, Pitrah Rapi; Sri Hastuti; Catur Pramono; Nurhadi Nurhadi; Wibowo, Rheza Ari; Akhmad Nurdin; Hassany, Ibnu Rosyid Al; Bramono Pandu
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v11i1.275

Abstract

Thermal spray arc is a familiar coating method used around 100 years ago. This coating technique was chosen to reduce damage and improve the surface quality of materials with coating bonds that are in direct contact with extreme marine environments. The minimum thickness of the TSA coating is around 100 – 500 µm. According to NACE/AWS/SSPC, a coating layer submerged in seawater will lose 20 µm every year, for a minimum bond strength of 6.89 Mpa. The research aims to analyze the effect of coating distance on AISI 1020 steel. The tests carried out are dry film thickness, pull of adhesive, and bending tests. This research uses distance variations of 150 mm, 250 mm, 350 mm. The research results show that the use of distance has an effect on the bond strength of the layer and the substrate. The best bond strength and bending ability values ​​were found at a distance of 350 mm, with a coating strength of 10.81 Mpa and no bending cracks. Increasing distance variations in the thermal spray process increases bond strength and bending ability.
Analisis Lapisan Aluminium Pada Permukaan Baja Dengan Metode Twin-Wire Arc Spray Terhadap Laju Korosi Fahrezi, Wibi Adrian; ., Nurhadi; Hastuti, Sri; Pramono, Catur; Nurdin, Akhmad; Wibowo, Rheza Ari; Al Hassany, Ibnu Rosyid; Pandupradityo, Bramono
Rekayasa Material, Manufaktur dan Energi Vol 7, No 2: Juli 2024
Publisher : Fakultas Teknik UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/rmme.v7i2.19691

Abstract

Electrical twin-wire arc spray is often used as protection from material components. The coating process aims to protect the coating from environmental disturbances. The quality of the coating yield is indicated by corrosion resistance. The spraying distance in the thermal spray process will affect the corrosion rate, morphological structure, and thickness. The purpose of this study is to analyze the effect of distance variations in the electrical twin-wire arc spray process with an aluminum coating on corrosion rate, morphological structure, and layer thickness in AISI 1020 steel. Tests are carried out for corrosion tests, scanning electron microscope (SEM), and layer thickness. The implementation of the study used experimental methods using distance variations of 150 mm, 250 mm, and 350 mm. The results of the study of the lowest corrosion rate value at a distance of 150 mm are included in the good category with a value of 0.13667 mmpy, the morphological structure of the layer using a closer distance obtains a smooth and dense layer, then for the highest layer thickness at a distance of 150 mm with an average of 317.16 μm. 
The Effect of Time Variations in the Pure Aluminium Anodization Process Paundra, Fajar; Irfan, Angga; Sidik, M.farhan; Pujiyulianto, Eko; Nurdin, Akhmad
ROTASI Vol 26, No 3 (2024): VOLUME 26, NOMOR 3, JULI 2024
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.26.3.72-77

Abstract

Aluminium is a white non-ferrous metal and is easily oxidized. In the industrial world, aluminium was chosen because it has the advantages of light density, corrosion resistance, easy fabrication (forged), high thermal and electrical conductivity. However, aluminium also has disadvantages, namely having a low hardness value when compared to steel. Pure aluminum hardness is only around 50 VHN. Therefore anodizing is expected to improve the hardness value of aluminium. This study aims to determine the effect of time variation on the value of changes in mass, hardness, oxide layer thickness, and microstructure. This study used aluminium 1100 with a time variation of 60, 70, 80, and 90 minutes, a concentration of H2SO4 of 10%, a current density of 6 A and a voltage of 20 V. The results of the study using a time variation of 60, 70, 80 and 90 minutes obtained the change in value the smallest mass occurred at 60 minutes of 0.4 g and the largest occurred at 90 minutes of 1.09 g. The smallest hardness value occurred at 60 minutes at 72.8 VHN and the highest occurred at 90 minutes at 86.7 VHN. The lowest layer thickness value occurred at 60 minutes of 7.96 µm and the highest occurred at 90 minutes of 10.79 µm
Studi Pemanfaatan Limbah Cetakan Resin Coated Sand sebagai Substitusi Cetakan Greensand pada Pengecoran Logam Aluminium Sanusi, Arizal Ikhsan; Aisiah, Nisa; Nugraha, Rifval Arya; Nurdin, Akhmad
Journal of Mechanical Engineering Vol 7, No 2 (2023): Journal of Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jom.v7i2.8077

Abstract

Era industrialisasi saat ini menjadi persoalan serius tentang penanganan limbah hasil manufaktur dari sebuah produk. Ditinjau dari sisi manfaat semua limbah dapat diolah dan dimanfaatkan, sehingga memberikan nilai dan keuntungan ekonomi bagi pelaku industri. Saat ini sebagian besar industri pengecoran logam menggunakan pasir sebagai cetakan untuk logam yang telah dilebur Salah satu jenis pasir yang digunakan adalah Resin Coated Sand yang terdiri daripasir silika yang berpengikat resin resol, namun tidak dapat digunakan berkali-kali sehingga penggunaanya terbatas dan cenderung menghasilkan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan karena berbasis resin. Limbah RCS yang telah hancur merupakan limbah dalam bentuk pasir, pada sisi lain jenis cetakan yang sering digunakan pada industri pengecoran logam menggunakan cetakan pasir, salah satunya cetakan greensand. Berdasarkan hal tersebut, limbah pasir RCS merupakan jenis pasir yang berpotensi digunakan sebagai substitusi untuk cetakan greensand. Penggunaan limbah RCS digunakan sebagai campuran cetakan greendsand dengan beberapa variasi presentase berat, yaitu 0%, 20%, dan 40% terhadap total komposisi cetakan, dengan campuran 8% bentonit dan 7% air. Material yang digunakan sebagai pengecoran berasal dari limbah sepatu rem sepeda motor yang dilebur menggunakan tungku arang, selanjunya berdasarkan hasil pengecoran dilihat cacat hasil pengecoran secara visual. Penelitian ini menunjukkan penambahan RCS 20% menunjukkan hasil pengecoran yang cenderung memiliki kuantitas cacat porous (gas terjebak) yang sama pada penambahan RCS 0%, dan pada penambahan RCS 40% cacat porous yang terbentuk semakin banyak menyebar. Penambahan RCS 20% juga menunjukkan hasil pengecoran yang lebih halus dibandingkan penambahan RCS 0% maupun 40%. 
Co-Authors Abdul Muhyi Aisiah, Nisa Al Hassany, Ibnu Rosyid Anas Maulana Arif Syamsudin Atina, Vivin Zulfa Azam Akmal Nur Irsan Bramono Pandu Bramono Pandupradityo Catur Pramono D, Febri Budi D., Henanto Pandu Darsono, Febri Budi Dwi Aries Himawanto Dwi Aries Himawanto Dwi Aries Himawanto Dwi Aries Himawanto Dwi Aries Himawanto Eko Pujiyulianto Fahrezi, Wibi Adrian Fajar Paundra Fajar Paundra Fajar Perdana Nurrullah Febri Budi Darsono H., Rino Hamid Abdillah Hariningsih Hariningsih Hariningsih, Hariningsih Hasan Bisri Hasan Bisri Bisri Hassany, Ibnu Rosyid Al ibnu rosyid al hassany al hassany Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ida Bagus Dharmawan, Ida Bagus Indriyani Indriyani Irfan, Angga Ismail, Pitrah Rapi J. Istiyanto Joko Istiyanto K, Putra Andi Kelana, Nikho Bayu Kusuma Khasanah, Sabtun Ismi Laksono Trisnantoro Larasanto Larasanto Lilik Patonah Lutiyatmi Lutiyatmi, Lutiyatmi Mahmudi, Anas Yusuf Maulana Aziz Hidayanto Muhammad Munadi Muhammad Munadi Muhammad Rizky Hikmatullah Muhsin Muhsin Muhsin Muhyi, Abdul N, Fajar Perdana N, Muhammad Dwi Nugraha, Rifval Arya Nur Wahid, Nur Nurhadi . Nurhadi Nurhadi Pandupradityo, Bramono Paundra, Fajar Puguh Elmiawan Putty Yunesti Rafidan Triadji Ridwan Afandi Ridwan Afandi Ridwan Afandi Rusiyanto Rusiyanto, Rusiyanto Rustam Sidiq S, Ardi Bagus S, Farid Nanda S. I. Khasanah S. N. Muhammad Sabtun Ismi Khasanah Sanusi, Arizal Ikhsan Setiawan, Faizal Shevalinzi, W. B. A. Sidik, M.farhan Sidiq, Rustam Sinta Rizky Anggraini Sri Hastuti Sudibtia Titio Koin Suherna, Suherna Suparni Suparni Syamsudin, Arif Syamsul Hadi Tri Daryanto Tri Daryanto Tri Daryanto W.B. A. Shevalinzi Wahyu Anhar C Putra Wibowo, Rheza Ari Xander Salahudin Yudi Kurniawan Yusuf Mahmudi, Anas Zulfa Atina, Vivin