Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisis Strukturalisme: Struktur Luar dann Struktur Dalam pada Puisi “Kau” Karya Nuke Hanasasmit Debora Putriani Br Nainggolan; Visensia Sihite; Sonia Manihuruk; Safinatul Hasanah Harahap
HEMAT: Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol 1, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v1i2.2817

Abstract

Puisi "KAU" karya Nuke Hanasasmit dianalisis secara struktural untuk mengungkap makna terdalamnya sebagai kritik sosial terhadap ketidakadilan dan apatisme masyarakat. Metode deskriptif digunakan untuk meneliti unsur-unsur puisi, seperti diksi, kata konkret, metafora, rima, ritma, tipografi, tema, nada, dan amanat. Puisi ini mengangkat tema utama ketidakadilan sosial dan ketidakpedulian terhadap penderitaan orang lain, dengan rasa prihatin, marah, dan kecewa yang terpancar dari setiap baitnya. Nada lugas dan penuh semangat mencerminkan tekad penyair untuk membangkitkan kesadaran masyarakat. Amanat puisi ini mengajak pembaca untuk membuka mata, peduli terhadap penderitaan orang lain, dan berani menyuarakan kritik terhadap sistem yang menindas. Puisi "KAU" bukan sekadar untaian kata yang indah, melainkan kritik sosial yang menohok dan ajakan untuk bertindak, mengingatkan kita semua tentang nilai-nilai keadilan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Analisis Makna Dalam Adegan Film Toba Dream Dengan Pendekatan Semiotika dan Kaitannya Dengan Kearifan Lokal Agustina Verawati Simorangkir; Ovi Oktavia Kresensia Sihombing; Pretty Grace Banjarnahor; Ernes Tifani Anastasia br Saragih; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.6206

Abstract

Abstrak Film Toba Dreams; Sebuah Janji Cinta merupakan film yang disutradarai oleh Benni setiawan, dan diproduseri oleh Rizaludin Kurniawan dengan mengadaptasi novel Toba Dreams gubahan mantan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara di Kabinet Pembangunan VI semasa Presiden Soeharto TB Silalahi. Sersan TB Silalahi menulis novel Toba Dreams bertujuan agar pesan dan makna di dalam novel di ketahui oleh keluarga Indonesia dan generasi muda bahwa perlunya komunikasi orang tua dan anak terjalin baik agar tidak ada kesalahpahaman, jangan terlibat kedalam dunia narkoba dan memberitahu bahaya narkoba, serta pentingnya andil kita dalam kelestarian lingkungan. Berangkat dari tujuan yang ingin di sampaikan oleh Sersan TB. Maka, peneliti tertarik untuk mengetahui ide- ide yang terkandung dalam film Toba Dreams, serta mengetahui nilai moral dalam film Toba Dreams dan relevansinya dengan kearifan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap film dan studi literatur terkait teori semantik. Analisis semantik memungkinkan identifikasi makna melalui dialog, adegan, dan simbol-simbol visual dalam. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat diambil kesimpulan bahwa dalam film Toba Dreams terdapat nilai-nilai moral yang bisa diketahui, diantaranya; (1) nilai moral kepada Tuhan; beribadah, (2) nilai moral terhadap diri sendiri; bertanggung jawab, (3) nilai moral terhadap sesama manusia; toleransi beragama, (4) nilai moral kepada lingkungan; menjaga kebersihan. Konsep moral yang terdapat dalam film Toba Dreams relevan dengan kearifan lokal. Kata Kunci: Nilai Moral, Film Toba Reams, Kearifan Lokal Abstract Toba Dreams; A Promise of Love is a film directed by Benni Setiawan, and produced by Rizaludin Kurniawan by adapting the novel Toba Dreams composed by the former Minister of State for Administrative Reform in the VI Development Cabinet during President Soeharto TB Silalahi. Sergeant TB Silalahi wrote the novel Toba Dreams with the aim that the message and meaning in the novel be known by Indonesian families and the younger generation that the need for good communication between parents and children so that there are no misunderstandings, do not get involved in the world of drugs and tell the dangers of drugs, and the importance of our contribution to environmental sustainability. Departing from the objectives that Sgt. TB wants to convey. So, researchers are interested in knowing the ideas contained in the movie Toba Dreams, as well as knowing the moral values in the movie Toba Dreams and its relevance to local wisdom. The research method used is a qualitative descriptive method with a content analysis approach. Data was collected through observation of the movie and literature study related to semantic theory. Semantic analysis allows the identification of meaning through dialog, scenes, and visual symbols. From the results of the research that has been done, it can be concluded that in the film Toba Dreams there are moral values that can be known, including; (1) moral value to God; worship, (2) moral value to oneself; responsible, (3) moral value to fellow humans; religious tolerance, (4) moral value to the environment; keep clean. The moral concept contained in the movie Toba Dreams is relevant to local wisdom. Keywords: Moral Value, Toba Reams Movie, Local Wisdom
Structural Study of the Short Story Title Eyang by Putu Wijaya Nailah Faizah S Rambe, Putri Alicya Zafira, Safinatul Hasanah Harahap
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 4 Issue 3 November 2023
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v4i3.1630

Abstract

This article aims to determine the structural structure of the short story Eyang Karya Putu Wijaya. The approach used is qualitative by reading and observing Eyang's short stories. The results of the research provide an illustration that the short story Eyang was formed coherently by Putu Wijaya, so that it has coherence and relationships between elements and other elements. The theme raised is about life, this theme is supported by the setting which tells the place and time of events from grandparent's arrival until grandpa hands over the savings he has saved for 20 years. in the future, so that it supports the theme elements and other elements. Apart from the elements of theme, setting and plot, there is another element, namely point of view. The point of view in the lawsuit short story is first person point of view where I am the main character. Apart from having a connection between elements, the short story Eyang also presents the moral values ??that Putu Wijaya wants to convey to readers. The moral message conveyed by Putu Wijaya in the short story Eyang is, to be honest in doing things, not to insult other people, and to be trustworthy in your work. The moral messages conveyed often produce different interpretations from each reader, but Putu Wijaya in writing his short stories is able to make readers appreciate the meaning.
Independent Curriculum In Improving The Quality Of Education Putri Anggini; Husna Husna; Naila Faizah S Rambe; Azwa Khalisa Nasution; Inayah Hanum Lubis; Safinatul Hasanah Harahap
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 2 July 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i2.1872

Abstract

ABSTRACT Education is an important element in building a developed and prosperous nation. The quality of education is the main key in producing the next generation who are superior and able to compete in the era of globalization. The curriculum as the spirit of education plays a crucial role in determining the direction and goals of learning. The Merdeka Curriculum is present as a new breakthrough in the Indonesian education system, with a focus on developing student character and competency that is more flexible and student-centered. The Merdeka Curriculum has become the main focus in discussing the quality of education in Indonesia. This article discusses the role and impact of implementing the Independent Curriculum in improving the quality of education. With a more flexible and competency-based approach, the Merdeka Curriculum aims to strengthen students' skills according to the needs of the times. An in-depth analysis was carried out to evaluate the extent to which the Merdeka Curriculum has succeeded in stimulating student creativity, innovation and independent learning. The research results show that the Merdeka Curriculum encourages the creation of a more dynamic and inclusive learning environment. Keywords: Independent Curriculum, Improving the Quality of Education.
Penerapan Metode Pembelajaran Konstruktivisme Berbasis Teknologi dalam Pembelajaran Puisi di Kelas VII SMP N 7 Medan Eylen Yossi Siagian; Putri Octavia Simbolon; Siti Fadilah Aini Siregar; Baherianta Tarigan; Melany Yohana Manalu; Tia Hairany Amanda; Safinatul Hasanah Harahap
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pembelajaran konstruktivisme berbasis teknologi dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap puisi di kelas VII SMP N 7 Medan. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran puisi, yang kerap dianggap abstrak dan sulit dipahami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi langsung terhadap siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi, seperti proyektor dan video, mampu meningkatkan minat serta pemahaman siswa dalam menginterpretasikan puisi. Teknologi menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan, serta mendukung kreativitas siswa dalam mengekspresikan pemahaman mereka melalui puisi. Kesimpulannya, metode konstruktivisme berbasis teknologi terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna bagi siswa, meskipun terdapat tantangan terkait keterbatasan fasilitas dan variasi kemampuan berpikir kritis siswa.
Peran Puisi Dalam Mengembangkan Kreativitas Siswa di SMP Negeri 3 Percut Sei Tua Enjelina Pitri Simamora; Ida Binneka; Grace Angel Sirait; Adetha Sari Manik; Jesika Melissa Wati Simanjuntak; Irzi Armando Panjaitan; Safinatul Hasanah Harahap
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran puisi dalam mengembangkan kreativitas siswa di SMP Negeri 3 Percut Sei Tuan. Puisi dianggap sebagai media yang tidak hanya mengembangkan kemampuan berbahasa tetapi juga kreativitas serta kemampuan ekspresi emosional siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi berkontribusi signifikan dalam peningkatan kreativitas siswa, baik secara emosional maupun kognitif. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar pembelajaran puisi diintegrasikan dalam kurikulum untuk mendukung perkembangan siswa secara lebih komprehensif.
Persepsi Guru di SMP Negeri 35 Medan Terhadap Penggunaan Media Digital Dalam Pembelajaran Sastra Irma Yanti Sitorus; Kevin Pardede; Nanda Claudia Pardede; Yasinta Theresya Claudia Malau; Safinatul Hasanah Harahap
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi guru terhadap penggunaan media digital dalam pembelajaran sastra di SMP Negeri 35 Medan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan seorang guru Bahasa Indonesia dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pandangan positif terhadap integrasi media digital dalam pembelajaran sastra, yang dinilai mampu meningkatkan minat, partisipasi, dan kreativitas siswa. Media digital seperti video, aplikasi interaktif, dan platform multimedia memperkaya pengalaman belajar siswa serta memudahkan akses terhadap karya sastra. Namun, tantangan yang dihadapi dalam penerapan media digital meliputi keterbatasan akses siswa terhadap perangkat digital dan internet, serta kebutuhan peningkatan keterampilan teknis guru. Oleh karena itu, peningkatan infrastruktur dan pelatihan teknologi sangat diperlukan untuk memaksimalkan manfaat media digital dalam pembelajaran sastra.
Strategi Pembelajaran Mengintegrasikan Drama dan Bermain Peran di Kelas SMP Negeri 35 Medan Samuel Simamora; Ezra Natasya Hutabarat; Fenny Yuliani Pasaribu; Frischa Saria; Debora Saputri Manihuruk; Safinatul Hasanah Harahap
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran yang mengintegrasikan drama dan bermain peran di kelas SMP Negeri 35 Medan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memfasilitasi pemahaman konsep, dan mengembangkan keterampilan sosial di antara siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan drama dan bermain peran sebagai strategi pembelajaran tidak hanya mampu meningkatkan motivasi dan kreativitas siswa, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan strategi ini, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya. Meskipun demikian, guru yang berpartisipasi dalam penelitian ini melaporkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berkomunikasi dan kolaborasi di antara siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya pelatihan bagi guru untuk mengembangkan keterampilan mengajar yang efektif menggunakan drama dan bermain peran, serta perlunya dukungan dari pihak sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.
Pengaruh Pembelajaran Drama Terhadap Pengembangan Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan Abdul Haris; Agatha Olivia Purba; Agung Dzaky Syuhada; Daniela Situmorang; Najla Haifa Maulidina Tarigan; Safinatul Hasanah Harahap
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v1i2.4399

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi pemetaan materi ajar drama dalam membangun karakter siswa di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 1 Medan. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang dapat dikembangkan melalui pemetaan materi ajar drama, menganalisis proses pemetaannya, mengukur dampaknya terhadap sikap dan perilaku siswa, menilai tingkat keterlibatan siswa, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi pembelajaran di kelas, wawancara guru, dan dokumentasi yang dilaksanakan pada November 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran drama berkontribusi signifikan dalam pengembangan karakter siswa, meskipun terdapat kendala utama berupa keterbatasan waktu. Siswa menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berkomunikasi, kepercayaan diri, kerja sama tim, dan pemahaman terhadap karya sastra. Interaksi antara guru dan siswa bersifat kolaboratif, dengan guru berperan sebagai fasilitator yang efektif dalam membimbing proses pembelajaran. Pemetaan materi ajar drama telah berhasil diintegrasikan ke dalam kurikulum sastra secara sistematis, mencakup aspek teoretis dan praktis. Sistem evaluasi yang komprehensif memungkinkan penilaian holistik terhadap pencapaian siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemetaan materi ajar drama merupakan strategi efektif dalam membangun karakter siswa dan mencapai tujuan pembelajaran sastra secara keseluruhan.
Sinergi Hukum Dan Pendidikan Dalam Perlindungan Pekerja Kontrak Di Indonesia Arifuddin Muda Harahap; Safinatul Hasanah Harahap; Zulpahmi Lubis
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 1 No. 1 (2024): Vol 1. No 1 Mei 2024 : JCISNU
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v1i1.795

Abstract

Penelitian ini membahas sinergi antara hukum dan pendidikan dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kontrak di Indonesia. Pekerja kontrak merupakan salah satu kelompok tenaga kerja yang sering menghadapi permasalahan terkait status hukum, ketidakpastian kerja, serta keterbatasan dalam memperoleh hak-hak normatif sebagaimana diatur dalam peraturan ketenagakerjaan. Meskipun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan peraturan turunannya telah memberikan kerangka hukum, implementasi di lapangan kerap menunjukkan adanya celah yang melemahkan posisi pekerja kontrak. Oleh sebab itu, diperlukan suatu pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan dimensi hukum dan pendidikan untuk memberikan perlindungan yang lebih komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, melalui telaah terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, dan praktik ketenagakerjaan, serta diperkaya dengan kajian pendidikan yang menekankan pentingnya literasi hukum bagi pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja kontrak belum sepenuhnya efektif karena lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman pekerja mengenai hak-haknya, serta masih adanya praktik penyalahgunaan kontrak oleh pemberi kerja. Dalam konteks ini, pendidikan berperan sebagai instrumen penting untuk meningkatkan kesadaran hukum pekerja kontrak, baik melalui pendidikan formal, nonformal, maupun pelatihan berbasis keterampilan hukum dan ketenagakerjaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sinergi hukum dan pendidikan merupakan strategi yang relevan untuk memperkuat perlindungan pekerja kontrak. Hukum memberikan kerangka normatif yang mengikat, sedangkan pendidikan membentuk kesadaran dan keberdayaan pekerja dalam menuntut hak-haknya. Dengan demikian, perpaduan keduanya diharapkan mampu mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan pekerja kontrak di Indonesia.
Co-Authors Abdul Haris Abdurahman Adisaputera Achmad Yuhdi Adetha Sari Manik Adrian Marpaung Afina Zatil Isnan Maruhawa Agatha Olivia Purba Agung Dzaky Syuhada Agustina Verawati Simorangkir Angelina Gracia Ginting Anggreiny Damanik Annisa Aprilia Asrul Arifuddin Muda Harahap Artha Situmorang Astuti Simanullang Azra Batrisyia Azwa Khalisa Nasution Bagas Ibnu Andira Baherianta Tarigan Barus, Frinawaty Lestarina Dadang Sunendar Daniela Situmorang Dear Ezra Sipayung Debora Putriani Br Nainggolan Debora Saputri Manihuruk Dinda Maulida Nasution Dzakiyah Mega Wangi Elsa Manora Simaremare Eniya Rianta Sema Kudadiri Enjelina Pitri Simamora Ernes Tifani Anastasia br Saragih Ernisa Hidayah Eylen Yossi Siagian Ezra Natasya Hutabarat Fahira Adind Fenny Yuliani Pasaribu Frinawaty L. Barus Frischa Saria Grace Angel Sirait Harifin Harifin Huraiyah Jiratullah Husna Husna Ida Binneka Inayah Hanum Lubis Inayah Hanum Lubis Iren Christin Ferbina Ginting Irma Yanti Sitorus Irvan Zebua Irzi Armando Panjaitan Jesika Melissa Wati Simanjuntak Kevin Pardede Kristina Natalia Br Pasaribu Lidya Manurung MARA UNTUNG RITONGA, MARA UNTUNG Maria Cristin TC Aritonang Melany Yohana Manalu Miranda Maria Magdalena Br Gultom Monika Aprilia Mustika Wati Siregar Mutia Rahelsy Mutiara Putri Nabila Naila Faizah S Rambe Najla Haifa Maulidina Tarigan Nanda Claudia Pardede Natalia Debriyanti Siringoringo Ovi Oktavia Kresensia Sihombing Pretty Grace Banjarnahor Prety Vania Akwila Napitupulu Puja Astrid Br Sirait Putri Anggini Putri Elpstisia Siringo Putri Octavia Simbolon Rani Citra Lestari Zai Romauli Angelika Rosliana Marbun Ruth Tio Rohana br. Sianturi Sadina Yanti Dalimunthe Salmah Naelofaria Samuel Simamora Sheilla Valensia Girsang Silfani Hulu Siti Fadilah Aini Siregar Sonia Manihuruk Suherlinda Suherlinda Sumiyadi Sumiyadi Syairal Fahmy Dalimunthe Tia Hairany Amanda Tina Arsita Siregar Visensia Sihite Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wasilah, Atika Winda Nidarwati Gulo Wisman Hadi Yasinta Theresya Claudia Malau Yesi Jesika Sitepu Zulpahmi Lubis