Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Sinergi Hukum Dan Pendidikan Dalam Perlindungan Pekerja Kontrak Di Indonesia Arifuddin Muda Harahap; Safinatul Hasanah Harahap; Zulpahmi Lubis
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 1 No. 1 (2024): Vol 1. No 1 Mei 2024 : JCISNU
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v1i1.795

Abstract

Penelitian ini membahas sinergi antara hukum dan pendidikan dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kontrak di Indonesia. Pekerja kontrak merupakan salah satu kelompok tenaga kerja yang sering menghadapi permasalahan terkait status hukum, ketidakpastian kerja, serta keterbatasan dalam memperoleh hak-hak normatif sebagaimana diatur dalam peraturan ketenagakerjaan. Meskipun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan peraturan turunannya telah memberikan kerangka hukum, implementasi di lapangan kerap menunjukkan adanya celah yang melemahkan posisi pekerja kontrak. Oleh sebab itu, diperlukan suatu pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan dimensi hukum dan pendidikan untuk memberikan perlindungan yang lebih komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, melalui telaah terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, dan praktik ketenagakerjaan, serta diperkaya dengan kajian pendidikan yang menekankan pentingnya literasi hukum bagi pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja kontrak belum sepenuhnya efektif karena lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman pekerja mengenai hak-haknya, serta masih adanya praktik penyalahgunaan kontrak oleh pemberi kerja. Dalam konteks ini, pendidikan berperan sebagai instrumen penting untuk meningkatkan kesadaran hukum pekerja kontrak, baik melalui pendidikan formal, nonformal, maupun pelatihan berbasis keterampilan hukum dan ketenagakerjaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sinergi hukum dan pendidikan merupakan strategi yang relevan untuk memperkuat perlindungan pekerja kontrak. Hukum memberikan kerangka normatif yang mengikat, sedangkan pendidikan membentuk kesadaran dan keberdayaan pekerja dalam menuntut hak-haknya. Dengan demikian, perpaduan keduanya diharapkan mampu mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan pekerja kontrak di Indonesia.
Synergy of Law and Education in Protecting Contract Workers in Indonesia Arifuddin Muda Harahap; Safinatul Hasanah Harahap; Zulpahmi Lubis
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 2 No. 2 (2025): ISNU Cendikia September
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v2i2.850

Abstract

This study examines the synergy between law and education in providing protection for contract workers in Indonesia. Contract workers are one group of workers who often face problems related to legal status, job insecurity, and limitations in obtaining normative rights as stipulated in labor regulations. Although Law Number 13 of 2003 concerning Manpower and its derivative regulations have provided a legal framework, implementation in the field often shows gaps that weaken the position of contract workers. Therefore, an interdisciplinary approach is needed that integrates legal and educational dimensions to provide more comprehensive protection. The research method used is normative legal research with a qualitative approach, through a review of labor laws, doctrines, and practices, and enriched with educational studies that emphasize the importance of legal literacy for workers. The results of the study indicate that legal protection for contract workers is not fully effective due to weak supervision, workers' low understanding of their rights, and the ongoing practice of contract abuse by employers. In this context, education plays a crucial role in increasing legal awareness among contract workers, through formal and informal education, as well as skills-based training in legal and employment law. The conclusion of this study confirms that the synergy between law and education is a relevant strategy for strengthening the protection of contract workers. The law provides a binding normative framework, while education fosters workers' awareness and empowerment in demanding their rights. Therefore, the combination of the two is expected to achieve social justice and improve the welfare of contract workers in Indonesia.
Implementasi Pemanfaatan Video dan Animasi sebagai Inovasi dalam Pembelajaran Puisi di Era Digital Silfani Hulu; Tina Arsita Siregar; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi video dan animasi sebagai inovasi pembelajaran puisi di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah sepuluh artikel ilmiah terbitan 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan video dan animasi dapat meningkatkan motivasi, imajinasi, serta kemampuan menulis puisi siswa. Media video membantu memahami makna dan struktur puisi, sedangkan animasi menumbuhkan daya apresiasi dan kreativitas. Kendala utama terletak pada keterbatasan fasilitas dan kemampuan guru dalam penggunaan teknologi. Secara keseluruhan, media digital ini efektif diterapkan untuk menciptakan pembelajaran puisi yang menarik, interaktif, dan kontekstual.
Inovasi Model Pembelajaran Sastra pada Genre Puisi, Prosa, dan Drama: Analisis Literatur untuk Meningkatkan Kreativitas dan Literasi Bahasa di Sekolah Kristina Natalia Br Pasaribu; Lidya Manurung; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2301

Abstract

Pembelajaran sastra di sekolah memiliki potensi besar untuk membentuk kreativitas, karakter, dan literasi bahasa siswa. Namun, proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional sering membuat siswa pasif dan kurang menghayati nilai estetika karya sastra. Artikel ini bertujuan menganalisis berbagai inovasi model pembelajaran sastra pada tiga genre utama puisi, prosa, dan drama berdasarkan hasil kajian literatur dari lima jurnal nasional. Metode yang digunakan ialah penelitian studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif analitis yang menelaah hasil penelitian terdahulu terkait model, strategi, dan evaluasi pembelajaran sastra. Hasil analisis menunjukkan bahwa model apresiasi kajian sastra terpadu mampu meningkatkan keterampilan berbahasa dan kepekaan estetika siswa dalam memahami puisi; pendekatan blended learning dan integrasi kritik sastra efektif mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran prosa; sedangkan pedagogi drama terbukti memperkuat empati, keberanian, dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran drama. Ketiga genre tersebut saling melengkapi dalam membentuk karakter dan literasi bahasa yang kreatif. Oleh karena itu, pembelajaran sastra perlu dikembangkan secara inovatif dan humanis agar lebih relevan dengan kebutuhan peserta didik di era literasi digital.
Desain Bahan Ajar Teks Deskriptif Inovatif Berbasis Pendekatan Inkuiri pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama Mutia Rahelsy; Putri Elpstisia Siringo; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2393

Abstract

inovatif melalui penerapan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pendekatan inkuiri dipilih karena menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran yang aktif dalam proses menemukan konsep secara mandiri, sehingga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, serta pemahaman terhadap struktur dan kaidah kebahasaan teks deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis inkuiri memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Validasi ahli memperoleh nilai rata-rata 89% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil uji coba menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengidentifikasi ciri teks deskriptif dan menulis paragraf secara runtut. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan sikap positif terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, bahan ajar berbasis inkuiri ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif.
Desain Pembelajaran Sastra dengan Media Sosial: Analisis Konten Instagram dan TikTok Rani Citra Lestari Zai; Sheilla Valensia Girsang; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2397

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana desain pembelajaran sastra melalui media sosial khususnya Instagram dan TikTok dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap bidang sastra. Dengan melakukan analisis konten pada akun Instagram @sukusastra dan sampel konten relevan dari TikTok, penelitian ini mengkaji tipe konten yang digunakan, strategi desain (visual, naratif, interaktif), serta respons audiens. Data dikumpulkan melalui dokumentasi postingan, caption, komentar, dan metrik engagement serta wawancara dengan pengelola akun dan pengguna aktif. Hasil menunjukkan bahwa konten yang menggabungkan unsur visual menarik, narasi yang relevan budaya lokal, interaksi (komentar, kuis, tantangan) serta format video pendek lebih efektif dalam menarik perhatian audiens. Berdasarkan temuan, disusun model pembelajaran sastra berbasis media sosial yang optimal dengan tujuan meningkatkan minat sastra.
Pembelajaran Sastra Berbasis Media Digital dalam Meningkatkan Literasi dan Karakter Siswa Afina Zatil Isnan Maruhawa; Eniya Rianta Sema Kudadiri; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pembelajaran sastra berbasis media digital dalam meningkatkan literasi dan karakter siswa SMA. Pembelajaran sastra melalui media digital diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, memperluas wawasan, serta memperkuat nilai moral dan sosial siswa melalui pengalaman literasi yang interaktif dan reflektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap beberapa karya sastra digital yang mengandung nilai-nilai moral, sosial, dan edukatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sastra digital mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kepekaan sosial siswa. Karya sastra digital yang dikemas melalui berbagai platform media memberikan pengaruh positif terhadap penguatan karakter seperti empati, tanggung jawab, dan kejujuran. Dengan demikian, pembelajaran sastra berbasis media digital tidak hanya meningkatkan literasi, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter siswa di era teknologi. Keywords/Kata Kunci: pembelajaran sastra, media digital, literasi, karakter siswa
Implementasi Metode Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa X TKJ 1 SMK Negeri 1 Perbaungan Anggreiny Damanik; Dinda Maulida Nasution; Safinatul Hasanah Harahap
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode pembelajaran inkuiri pada pembelajaran drama siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Perbaungan serta dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan guru Bahasa Indonesia, Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan metode inkuiri dengan memberi kebebasan kepada siswa untuk memilih ide, menulis naskah, dan menampilkan drama, disertai penggunaan metode motivasi. Metode ini membuat siswa lebih antusias dan aktif karena sesuai dengan karakteristik siswa SMK yang menyukai kegiatan praktik. Proses tersebut meningkatkan kerja sama, kreativitas, kemampuan berekspresi, serta keterampilan berbicara. Implementasi metode inkuiri terbukti mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa dan menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan.
ANALISIS FILM DILAN 1990 KARYA PIDI BAIQ MENGGUNAKAN PENDEKATAN MIMETIK Angelina Gracia Ginting; Dear Ezra Sipayung; Rosliana Marbun; Safinatul Hasanah Harahap
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i3.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis film "Dilan 1990" karya Pidi Baiq dari perspektif mimetik, fokus pada bagaimana film tersebut mereproduksi atau merepresentasikan realitas sosial, hubungan antar karakter, dan dinamika dalam cerita. Melalui pendekatan mimetik hal ini berupaya menghubungkan karya sastra dengan realitas, dan perbedaan pandangan. Metode pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan fokus terhadap pengamatan untuk membuat gambaran yang dilakukan secara sistemis dan hubungan antara fenomena yang diselidiki. Teknik pengumpulan data dan informasi pada penelitian ini menggunakan teknik simak dan teknik catat. Sumber data penelitian ini yaitu keseluruhan tuturan dalam tokoh dalam flim Dilan 1990. Temuan penelitian ini adalah, bahwa terdapat delapan adegan yang termasuk dalam pendekatan mimetik yaitu menceritakan tokoh Dilan yang nakal di sekolahnya dan sering mendapat masalah namun, dibalik itu semua ia adalah sosok yang taat beribadah, menghormati orang tuanya.
Sinergi Hukum Dan Pendidikan Dalam Perlindungan Pekerja Kontrak Di Indonesia Arifuddin Muda Harahap; Safinatul Hasanah Harahap; Zulpahmi Lubis
Jurnal Cendikia ISNU SU Vol. 1 No. 1 (2024): Vol 1. No 1 Mei 2024 : JCISNU
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/jcisnu.v1i1.795

Abstract

Penelitian ini membahas sinergi antara hukum dan pendidikan dalam memberikan perlindungan bagi pekerja kontrak di Indonesia. Pekerja kontrak merupakan salah satu kelompok tenaga kerja yang sering menghadapi permasalahan terkait status hukum, ketidakpastian kerja, serta keterbatasan dalam memperoleh hak-hak normatif sebagaimana diatur dalam peraturan ketenagakerjaan. Meskipun Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan peraturan turunannya telah memberikan kerangka hukum, implementasi di lapangan kerap menunjukkan adanya celah yang melemahkan posisi pekerja kontrak. Oleh sebab itu, diperlukan suatu pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan dimensi hukum dan pendidikan untuk memberikan perlindungan yang lebih komprehensif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kualitatif, melalui telaah terhadap peraturan perundang-undangan, doktrin, dan praktik ketenagakerjaan, serta diperkaya dengan kajian pendidikan yang menekankan pentingnya literasi hukum bagi pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pekerja kontrak belum sepenuhnya efektif karena lemahnya pengawasan, rendahnya pemahaman pekerja mengenai hak-haknya, serta masih adanya praktik penyalahgunaan kontrak oleh pemberi kerja. Dalam konteks ini, pendidikan berperan sebagai instrumen penting untuk meningkatkan kesadaran hukum pekerja kontrak, baik melalui pendidikan formal, nonformal, maupun pelatihan berbasis keterampilan hukum dan ketenagakerjaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sinergi hukum dan pendidikan merupakan strategi yang relevan untuk memperkuat perlindungan pekerja kontrak. Hukum memberikan kerangka normatif yang mengikat, sedangkan pendidikan membentuk kesadaran dan keberdayaan pekerja dalam menuntut hak-haknya. Dengan demikian, perpaduan keduanya diharapkan mampu mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kesejahteraan pekerja kontrak di Indonesia.
Co-Authors Abdul Haris Adetha Sari Manik Afina Zatil Isnan Maruhawa Agatha Olivia Purba Agung Dzaky Syuhada Agustina Verawati Simorangkir Angelina Gracia Ginting Anggreiny Damanik Arifuddin Muda Harahap Artha Situmorang Astuti Simanullang Azra Batrisyia Azwa Khalisa Nasution Baherianta Tarigan Barus, Frinawaty Lestarina Dadang Sunendar Daniela Situmorang Dear Ezra Sipayung Debora Putriani Br Nainggolan Debora Saputri Manihuruk Dinda Maulida Nasution Dzakiyah Mega Wangi Eniya Rianta Sema Kudadiri Enjelina Pitri Simamora Ernes Tifani Anastasia br Saragih Ernisa Hidayah Eylen Yossi Siagian Ezra Natasya Hutabarat Fahira Adind Fenny Yuliani Pasaribu Frinawaty L. Barus Frischa Saria Grace Angel Sirait Husna Husna Ida Binneka Inayah Hanum Lubis Inayah Hanum Lubis Iren Christin Ferbina Ginting Irma Yanti Sitorus Irzi Armando Panjaitan Jesika Melissa Wati Simanjuntak Kevin Pardede Kristina Natalia Br Pasaribu Lidya Manurung Maria Cristin TC Aritonang Melany Yohana Manalu Miranda Maria Magdalena Br Gultom Monika Aprilia Mutia Rahelsy Mutiara Putri Nabila Naila Faizah S Rambe Najla Haifa Maulidina Tarigan Nanda Claudia Pardede Natalia Debriyanti Siringoringo Ovi Oktavia Kresensia Sihombing Pretty Grace Banjarnahor Prety Vania Akwila Napitupulu Puja Astrid Br Sirait Putri Anggini Putri Elpstisia Siringo Putri Octavia Simbolon Rani Citra Lestari Zai Romauli Angelika Rosliana Marbun Ruth Tio Rohana br. Sianturi Samuel Simamora Sheilla Valensia Girsang Silfani Hulu Siti Fadilah Aini Siregar Sonia Manihuruk Sumiyadi Sumiyadi Tia Hairany Amanda Tina Arsita Siregar Visensia Sihite Vismania S. Damaianti, Vismania S. Wasilah, Atika Yasinta Theresya Claudia Malau Yesi Jesika Sitepu Zulpahmi Lubis