Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Eksistensi dan Nilai Karakter Pada Kesenian Kubro Siswo Di Magelang Endah Yusma Pratiwi; Maulida Masyitoh
Journal of Civics and Moral Studies Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jcms.v7n2.p135-140

Abstract

Eksistensi budaya lokal seringkali menghadapi tantangan di era modern. Budaya lokal harus berjuang untuk mempertahankan identitas dan keunikan mereka dalam menghadapi budaya global. Salah satu budaya kesenian yang mempertahankan ekistensinya adalah kesenian tari Kubro Siswo di Kabupaten Magelang. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai karakter pada kesenian Kubro Siswo dan eksistensinya di Desa Paremono Kabupaten magelang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan datanya yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa , kesenian Kubro Siswo masih dilestarikan sampai saat ini. Terbukti adanya masyarakat yang melibatkan paguyuban Kubro Siswo Setora Remaja dalam kegiatan, adanya partisipasi masyarakat, dan dukungan dari pemerintah. Ada  dua nilai karakter yang sangat menonjol pada kesenian Kubro Siswo yaitu nilai religius dan nasionalis. Nilai tersebut terdapat dalam lirik lagu yang dinyanyikan. Selain itu ada juga nilai karakter lain seperti kedisiplinan yang terinternalisasi dari para pelaku seninya.
Transformasi Digital Pemasaran Serat Daun Nanas Sebagai Pengembangan Usaha Mikro di Prabumulih Sununianti, Vieronica Varbi; Hapsari Ekonugraheni, Dyah; Alfatih, Andy; Mahriani, Retna; Dewi Sartika, Diana; Kurniawan, Rudy; Masyitoh, Maulida; Yanti, Mery
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5939

Abstract

Artikel ini menganalisis transformasi digital dalam pemasaran serat daun nanas sebagai upaya pengembangan usaha mikro di kota Prabumulih. Tujuannya untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital dalam memperkuat daya saing produk serat daun nanas di pasar global. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan kapasitas komunitas lokal terkait pentingnya pemasaran digital yang dilanjutkan dengan praktik langsung dalam pembuatan iklan dan promosi produk melalui platform Instagram. Hasilnya pelaku usaha mikro serat daun nanas menunjukkan antusias tinggi dalam memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta mempromosikan produk dengan lebih efektif dan efisien. Temuan ini mengindikasikan bahwa transformasi digital berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola bisnis mereka. Simpulan artikel ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku usaha dalam mendukung digitalisasi usaha mikro yang berpotensi mendorong perubahan sosial dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal di kota Prabumulih.
Development of the Gambo Jumputan Batik craft industry as a local potential in the Musi Banyuasin Region Oktanedi, Aldri; Masyitoh, Maulida
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 9 (2025): September 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i9.611

Abstract

Toman Village has agricultural potential for development, one of which is the use of natural dyes from gambier sap waste as the main ingredient for batik dyes. Besides functioning as a natural dye, it also maintains the environmental ecosystem. The batik industry in Toman Village is growing rapidly; however, it faces many challenges in developing its business. Researchers studying this matter aim to analyze the problems faced by the Jumputan Gambo batik industry and formulate strategies for its development in Toman Village. A descriptive qualitative method with a case study strategy was used. The data in this study were collected through observations and in-depth interviews with each research participant. The results showed that the batik handicraft industry has great potential to develop and plays an important role in sustaining people's lives. However, its development has not been maximized and has not received significant support from related parties. The small batik industry faces many challenges in the form of non-optimal work productivity of craftsmen, slow regeneration, inability to engage in online marketing, and Jumputan batik Gambo cloth products are still fixated on traditional designs and colors or patterns, so that the market segment is limited and capital constraints. The efforts that can be made to develop batik include strengthening access to market information and financial aspects, increasing the competence of batik business actors to innovate and create new products or motifs, encouraging batik business actors to collaborate with other parties, and building partner commitments to mitigate market uncertainty.
KEBIJAKAN OTONOMI DAERAH DAN PILIHAN PENGEMBANGAN KARIER PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM KONTEKS HAK ASASI MANUSIA Muhamamd Rifai; Ahmad Nafhani; Ibnu Avena; Ilal Ilham; Aldri Oktanedi; Maulida Masyitoh
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 4: September 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan otonomi daerah telah memberikan keleluasaan bagi pemerintah daerah dalam mengelola administrasi, termasuk dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia Aparatur Sipil Negara (ASN). Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kebijakan otonomi daerah berpengaruh terhadap pilihan karier PNS serta bagaimana kebijakan ini dapat dikaji dalam perspektif hak asasi manusia (HAM). Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah studi literatur. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk peraturan perundang-undangan (UU ASN, UU Pemerintahan Daerah, PP Manajemen PNS, Peraturan Menteri Dalam Negeri terkait, dan peraturan daerah yang relevan), jurnal ilmiah, buku, laporan pemerintah (pusat dan daerah), laporan Komnas HAM, putusan pengadilan, dan dokumen-dokumen kebijakan publik lainnya, serta berita dan artikel terkini dari berbagai sumber online terpercaya. Dengan menggunakan pendekatan normatif dan analisis kebijakan, penelitian ini menemukan bahwa otonomi daerah dapat berkontribusi pada penguatan hak-hak PNS, tetapi juga dapat menciptakan kendala dalam mobilitas dan pengembangan profesional mereka. Kebijakan otonomi daerah memberikan peluang yang signifikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan sumber daya manusia lokal yang lebih responsif dan adaptif. Meskipun memberikan fleksibilitas bagi daerah dalam mengelola ASN, kebijakan ini juga berpotensi membatasi pilihan karier dan hak mobilitas PNS.
Sociological Approach to the Role of the Family in Religious Values Internalisation Gunawan; Rifai, Muhammad; Maulida Masyitoh; Asni Sari, Kurnia; Maulidya, Ade
BELIEF: Sociology of Religion Journal Vol. 3 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Religion is one of the important aspects of human life that can affect a person, be it the way they think, act, and interact with the surrounding world. Religious education begins with the education obtained in a family. Therefore, this research aims to see how a family, which is the smallest unit in society, provides religious education for children. One of the novelties of this research is that the author explores the research findings more broadly and deeply, and gives emphasis to the socialisation process in the family. This research employed the literature study research method. This method was chosen. It can answer the questions posed more comprehensively because it refers to several scientific quantities that have been published previously. The theory used to analyse the findings is Functional Structural Theory. This theory was chosen because it is relevant to explain how a structure carries out its functions and roles, to be able to achieve a goal. The results showed that a family has a big responsibility in instilling religious values in a child. This responsibility is carried out in the form of socialisation and interaction between family members. How the family transforms religious values for each child is one of the fundamental things that will affect a child's religious understanding. The family, as the smallest structure in society, has a great function and role in shaping a child's character, including the cultivation of religious values.
PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI DAN EKOLOGI DALAM UPAYA PENGELOLAAN SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI PUSUR DI KABUPATEN KLATEN Yuanita Dwi Hapsari; Reftantia, Ghina; Kurniawan , Deni Aries; Masyitoh, Maulida; Rahmawati , Triana
SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sabana.v4i2.6104

Abstract

This study examines the social, economic, and ecological transformations in the management of the Pusur Sub-Watershed (Sub DAS) in Klaten Regency, with a focus on the distribution of actor roles and the contribution of local institutional arrangements. The research adopts a qualitative approach, utilizing data collection methods such as observation, in-depth interviews, and documentation across the upstream, midstream, and downstream areas of the sub-watershed. The findings reveal that multi-stakeholder engagement including local communities, regional governments, businesses, and non-governmental organizations has driven significant socio-ecological transformations. Social-institutional changes are evident in the increased collective awareness among residents to establish and participate in river conservation communities, such as the Pusur Institute, which functions as a collaborative platform across actors. Ecologically, improvements are observed through conservation practices in upstream recharge areas, waste reduction through waste banks, eco-friendly agriculture, and river tubing activities, which have transformed the river into both an ecological and recreational asset. Economically, the development of alternative livelihoods such as conservation farming, river tourism, and waste bank initiatives has provided supplementary income for local communities. These findings suggest that Sub-Watershed management based on community participation and strengthened local institutions can serve as an effective strategy for achieving sustainable development at the local level.
The role of women in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs): A case study of the Petho Cracker Business in Paremono Village, Magelang Regency Masyitoh, Maulida; Pratiwi, Endah Yusma; Oktanedi, Aldri; Hapsari, Yuanita Dwi
Priviet Social Sciences Journal Vol. 5 No. 10 (2025): October 2025
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v5i10.749

Abstract

This study aims to analyze the driving factors and strategic roles of women in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) producing Petho crackers (Peyek Petho) in Paremono Village, Magelang Regency. Using a descriptive qualitative approach with data collection techniques, including in-depth interviews, participatory observation, and documentation studies, this study found that women's involvement is driven by four main factors: economic needs to support uncertain family income, family inheritance, and business regeneration; promising business opportunities; and skills acquired through social learning. Women play a central and integrated role in all business aspects from capital provision and production processes to marketing strategies encompassing manual, digital, and sales agent methods. The income contribution from this business is significant for fulfilling basic household needs, financing children's education, and meeting social obligations within the community. The study concludes that women's participation in MSME transcends economic activity; it is a potent form of empowerment that successfully reconfigures traditional gender roles. Through this venture, women have expanded their agency from the domestic to the public sphere, simultaneously acting as key agents in preserving the local culinary heritage and strengthening the village's economic identity.
Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sosiologi Berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan Konteks Kearifan Lokal Safitri, Erna Retna; Raharjo, Makmum; Yulasteriyani, Yulasteriyani; Masyitoh, Maulida; Andriani, Dian Sri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21281

Abstract

Background: Pendekatan Deep Learning dengan integrasi teknologi Artificial Intelegence (AI) perlu mempertimbangkan konteks kearifan lokal sehingga menjadi kekuatan dalam menanamkan nilai karakter dan relevansi pembelajaran. Akan tetapi guru belum sepenuhnya memiliki literasi digital yang memadai untuk mengintegrasikan unsur teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Sosiologi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran sosiologi berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan konteks kearifan lokal. Metode: Metode kegiatan berupa pelatihan dan pendampingan, dengan teknik ceramah, diskusi, serta penugasan. Pengumpulan data dilakukan terhadap 23 peserta pelatihan dengan teknik tes dan non tes. Teknik non tes berupa observasi dan angket dilakukan untuk mengumpulkan data persepsi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Sedangkan teknik tes dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Hasil analisis menunjukan bahwa pelatihan dan pendampingan ini dapat secara efektif memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana merancang dan mengembangkan perangkat pembelajaran sosiologi berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan konteks kearifan lokal. Efektifitas pelatihan secara kuantitatif terlihat dari peningkatan skor rata-rata pretest dan posttest dengan N-gain sebesar 0.74 yang terkategori tinggi. Kesimpulan: Hasil evaluasi juga menunjukan bahwa peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan pelatihan sebesar 84.33 % dan tidak mengalami  kesulitan  selama mengikuti kegiatan sehingga dapat mengembangkan perangkat pembelajaran yang memenuhi standar kecukupan yang memadai dengan kategori baik sampai sangat baik pada setiap aspeknya.