Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Formulasi Bedak Tabur dan Uji Efektivitas Anti Aging Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica) Lale Budi Hutami Rahayu; Meilynda Pomeistia; Supiani Rahayu; Putri Ramdaniah; Nora Listantia
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i1.995

Abstract

Daun pegagan merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak sekali senyawa yang baik bagi kesehatan, salah satu senyawa yang terkandung di dalamnya adalah Asiaticoside yang dapat dijadikan sebagai sumber antioksidan alami untuk mencegah penuaan dini. Tujuan dari penelitian ini adalah memformulasikan sediaan bedak tabur yang mengandung ekstrak etanol daun pegagan sebagai anti-aging. Dalam penelitian ini konsentrasi formulasi menggunakan ekstrak etanol daun pegagan dengan variasi konsentrasi yairu formulasi 1 (10 g), formulasi 2 (15 g), formulasi 3 (20 g). metode yang digunakan adalah evaluasi sediaan bedak tabur dan uji efektivitas anti aging menggunkaan alat skin analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pegagan dapat diformulasikan sebagai bedak tabur dan memiliki parameter fisik yang baik. Hasil uji efektivitas anti aging dengan kosentrasi 20 gram paling efektif mengurangi kekasaran selama 2 minggu pengujian. Kesimpulan ekstrak etanol daun pegagan dapat diformulasikan sebagai bedk tabur dan formula 20 gram memberikan efektivitas anti aging paling baik dengan pengurangan kekasaran.
Etnokimia Pada Budaya Sasambo Sebagai Sumber Proyek P5 Untuk Mata Pelajaran Kimia SMA Fase F Sunniarti Ariani; Jeckson Siahaan; Lalu Rudyat Telly Savalas; Nora Listantia; Dodiy Firmansyah; Rozana Lestari; Ria Sofia Nurmala
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.3628

Abstract

Sampai saat ini, siswa tetap menganggap bahwa kimia adalah pelajaran yang sulit. Sangat perlu untuk mengintegrasikan kimia dengan budaya yang familier dengan siswa yang dapat diterapkan pada pelaksanaan proyek P5. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sains asli masyarakat Lombok yang relevan dengan materi kimia di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sains asli. Fokus penelitian ini adalah pengetahuan sains asli yang ada di masyarakat Lombok dan Sumbawa. Analisis yang digunakan adalah analisis tematik, yaitu data dikategorikan berdasarkan tema-tema tertentu. Terdapat 21 jenis sains asli masyarakat Lombok dan Sumbawa yang telah dikonstruksi menjadi sains ilmiah yang relevan dengan konsep kimia dan dapat dijadikan sebagai sumber praktikum proyek P5 pada Fase F. Sains asli tersebut antara lain: Sie Geles, Tempe, Tahu, Bubur Palopo, Tuak Manis, Cerorot, Jajan Bantal/Tikel, Poteng Ketan, Sayur Ares, Tape Singkong, Pembuatan Gula Aren, Nyirih, Minyak Sumbawa, Bubus Tiwang/apus, Sembeq Tinjot, Perang Topat, Awok-awok pada tradisi begawe, Dile Jojor, Barodak Rapancar, Tenun Umbaq, Pembuatan Gerabah yang berasal dari suku Sasak dan Samawa. Konsep kimia pada Fase F yang relevan sebagai sumber praktikum kimia SMA dengan pengetahuan sains asli adalah stoikiometri, kadar zat, hidrolisis garam, faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi, koloid, ikatan kovalen, gaya van der walls, gaya london, termokimia, reaksi eksoterm, reaksi endoterm, kesetimbangan kimia, asam basa, titrasi asam basa, larutan elektrolit dan nonelektrolit, sifat koligatif larutan, dan senyawa organik. Semua sains asli masyarakat SASAMBO yang telah dikonstruksi menjadi sains ilmiah sangat relevan untuk diterapkan sebagai sumber proyek praktikum P5.
Efektitifitas Pembelajaran Proyek Kolaborasi dalam Meningkatkan Pemecahan Masalah pada Pembuatan Keju Lunak Sudirman Sudirman; Nora Listantia
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3925

Abstract

Pembelajaran proyek kolaborasi (collaborative project-based learning) memungkinkan untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dalam berbagai konteks pendidikan dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran proyek kolaborasi dalam konteks pembuatan keju lunak, sebuah produk penggumpalan protein susu yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman proses yang kompleks. Metode yang digunakan adalah studi kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penilaian performa kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran proyek kolaborasi secara efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik, terutama dalam aspek komunikasi (x=4,07; SD=0,17), dan kerjasama kelompok (x=3,88; SD=0,09). Kesimpulannya adalah pembelajaran proyek kolaborasi efektif dalam meningkatkan pemecahan masalah dalam pembuatan keju lunak. Temuan ini konsisten dengan literatur yang menyatakan efektivitas pembelajaran berbasis proyek dalam konteks pengembangan keterampilan praktis dan kognitif. Rekomendasi diberikan untuk penguatan manajemen kinerja dan evaluasi dalam proses pembelajaran agar hasilnya lebih optimal. Studi ini berkontribusi pada pengembangan metode pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan industri makanan dan pendidikan.
Percobaan Nitrogen Cair: Demonstrasi Efek Suhu Ekstrem Pada Telur Ayam Dalam Mata Kuliah Edutainment Kimia Nora Listantia; Baiq Dewi Aprilia Arnita; Dyah Puspitasari Ningthias
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4393

Abstract

Kegiatan demonstrasi edutaiment kimia merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kimia melalui kegiatan eksperimen yang menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan sifat-sifat nitrogen cair dan pengaruhnya terhadap bahan biologis seperti telur ayam melalui eksperimen “Telur Mata Sapi Menggunakan Nitrogen Cair”. Metode yang digunakan berupa demonstrasi praktikum dengan pendekatan observasional deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa nitrogen cair bersuhu sangat rendah (–196°C) dapat membekukan telur secara instan tanpa menyebabkan reaksi kimia, melainkan hanya perubahan fisika yang reversibel. Kegiatan ini membantu siswa memahami konsep suhu, kalor, dan perubahan wujud zat melalui pengamatan langsung terhadap fenomena pendinginan ekstrem. Dengan demikian, penggunaan nitrogen cair dalam demonstrasi edutaiment kimia efektif meningkatkan ketertarikan serta pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar kimia.