p-Index From 2021 - 2026
6.413
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Multidisiplin West Science

Gaya Komunikasi Anggota DPRD dalam Talkshow Media: Studi Kualitatif pada Politisi Kota Surabaya Susanti, Eli; Syam Maella, Nurnannafi Farni; Harliantara, Harliantara
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 4 No 07 (2025): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v4i07.2461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya dalam talkshow media serta memahami keterkaitannya dengan identitas partai, karakteristik daerah pemilihan (dapil), dan strategi komunikasi politik yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan paradigma konstruktivisme. Subjek penelitian dipilih secara purposif, terdiri atas lima anggota DPRD dari berbagai fraksi dan dapil yang aktif sebagai narasumber dalam program talkshow televisi maupun digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi yang ditampilkan oleh para anggota DPRD bersifat variatif dan dipengaruhi oleh latar belakang profesional, konteks dapil, serta citra partai politik. Gaya komunikasi verbal yang digunakan meliputi gaya lugas, solutif, naratif, teknis, hingga persuasif. Sementara gaya nonverbal ditunjukkan melalui ekspresi wajah, intonasi, kontak mata, dan postur tubuh yang memperkuat pesan verbal. Strategi komunikasi dalam talkshow difokuskan pada penyampaian pesan yang efektif, adaptif, dan sesuai dengan karakter audiens serta isu aktual yang dibahas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya komunikasi anggota DPRD merupakan strategi politik yang disesuaikan dengan konteks sosial, ideologis, dan media, serta menjadi instrumen penting dalam membangun citra dan kepercayaan publik di era komunikasi politik digital.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Dalam Optimalisasi Kinerja Humas Universitas Untuk Peningkatan Reputasi Institusi  : Studi Kasus Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang Marselina Nday Ngana; Harliantara, Harliantara; Nurnannafi Farni Syam Maella
Jurnal Multidisiplin West Science Vol 5 No 02 (2026): Jurnal Multidisiplin West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jmws.v5i02.3235

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kehadiran Artificial Intelligence (AI) mendorong transformasi peran humas perguruan tinggi dari sekadar penyampai informasi menjadi pengelola komunikasi berbasis data yang berorientasi pada penguatan reputasi institusi. Penelitian ini bertujuan memahami bentuk pemanfaatan AI dalam aktivitas Humas Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang, menganalisis dampaknya terhadap efisiensi dan efektivitas kerja, mengevaluasi kontribusinya terhadap reputasi institusi, mengidentifikasi tantangan implementasi, serta merumuskan rekomendasi strategis optimalisasi AI dalam kehumasan perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan Kepala UPT Humas & Protokoler, staf humas, admin media sosial, pimpinan unit, dan mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling, dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dimanfaatkan terutama untuk produksi konten, desain visual, pengelolaan media sosial, dan monitoring media, sehingga meningkatkan efisiensi waktu produksi konten hingga sekitar 60–75% dan kapasitas publikasi digital hingga 140–160%, sekaligus memperbaiki kualitas narasi dan pengambilan keputusan berbasis data. Kebaruan penelitian terletak pada pemetaan holistik pemanfaatan AI di humas perguruan tinggi swasta Indonesia dengan mengintegrasikan perspektif praktisi, pimpinan, dan mahasiswa, serta mengungkap kesenjangan antara potensi AI dan implementasi aktual dalam manajemen reputasi institusi. Implikasi praktisnya, perguruan tinggi perlu mengembangkan kebijakan, roadmap, dan program peningkatan kapasitas SDM untuk memastikan pemanfaatan AI yang etis, terukur, dan berkelanjutan dalam penguatan reputasi institusi.