cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
Upaya meningkatkan pemecahan masalah matematika siswa kelas XI pada materi aplikasi turunan fungsi aljabar menggunakan LKPD berbasis PBL Firmansyah, Achmad; Irawan, Wahyu Henky
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v8i12024p39-46

Abstract

Penelitian ini berawal dari permasalahan  Kelas XI Agama MAN Kota Pasuruan  yaitu menyelesaikan masalah Aplikasi Turunan Fungsi Alajabar pada tahun pelajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil observasi diperoleh kesimpulan bahwa kinerja siswa dalam mata pelajaran matematika kurang, guru masih menguasai pembelajaran, sedangkan siswa yang kurang paham biasanya tidak bertanya. Dari permasalahan tersebut, tujuan penelitian ini yaitu mengenai upacaya meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi aplikasi turunan fungsi aljabar menggunakan LKPD berbasi PBL. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil subjek penelitian siswa kelas XI Agama MAN Kota Pasuruan yang berjumlah 34 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam 2 (dua) siklus yang masing-masing terdiri dari 4 tahapan yaitu. perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Ada dua teknik pengumpulan data yaitu tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa  pada materi aplikasi turunan fungsi aljabar menggunakan LKPD berbasis PBL meningkat. Hal ini berdasarkan hasil tes siklus I rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan LKPD berbasis PBL yaitu 81,5. Sedangkan siklus II rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan LKPD 83,5. Berdasarkan hasil penelitian ini, siswa. Kemudian selain LKPD, siswa juga diberikan soal tes untuk meningkatkan kemampuan individunya. Hasil rata-rata tes pada siklus I sebesar 85,7. Sedangkan hasil rata-rata tes pada siklus II adalah 88,9. Hasil dari pengujian LKPD dan tes pada masing masing siklus menyatakan meningkat walaupun presentase tidak besar yaitu masing masing 2,45% dan 3,7%. Penelitian serupa diharapkan dapat dilakukan untuk memberikan rekomendasi tentang upaya peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika menggunakan LKPD berbasis PBL pada materi yang lain
Pengembangan e-modul matematika berbasis pendekatan kontekstual berorientasi pada kemampuan numerasi siswa SMP Sapti, Mujiyem; Astuti, Erni Puji; Komariah, Rizky
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 7, No 2 (2023): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v7i22023p86-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan kepraktisan modul e-matematika berbasis pendekatan kontekstual berorientasi pada keterampilan numerasi siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah Research And Development (R&D). Model yang digunakan adalah model ADDIE. Ada 5 tahapan model ADDIE, yaitu (1) tahap analisis, (2) tahap desain, (3) tahap pengembangan, (4) tahap implementasi, dan (5) tahap evaluasi (evaluasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian e-modul matematika berbasis pendekatan kontekstual dikatakan valid berdasarkan skor rata-rata penilaian ahli media dan ahli materi sebesar 3,31. Memenuhi kriteria kepraktisan diperoleh dari hasil rata-rata penilaian angket respon siswa dan guru sebesar 3,72 dengan persentase 92,66 dengan kriteria sangat praktis.
Drone-based development of SIPEJAR statistical for education course content packages Pahrany, Andi Daniah; Suwarman, Ramdhan Fazrianto; Aeli, Lita Wulandari; Solikhin, Mukhammad
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v8i12024p1-9

Abstract

Learning Management System (LMS) is an innovation in the learning process that allows online learning to be more effective and efficient. Like many other higher education institutions, Universitas Negeri Malang provides opportunities for innovation and easy access to knowledge by utilizing an LMS called the Sistem Pengelolaan Pembelajaran (SIPEJAR). SIPEJAR is an open-source system that can be modified according to the user's needs and desires. The aim of this research is to develop SIPEJAR content packages by using the ADDIE model for statistics for education courses with drone-based learning. SIPEJAR development products include lesson plans, textbooks, and SIPEJAR content packages for 16 meetings. Drone-based development is focused on developing explanatory videos, presentation slides, and student interaction with learning materials. The finding results indicated that the drone-based development of SIPEJAR content packages is valid with an average score of 3.77 out of 4, practical with an average score of 4.19 out of 5, and quite effective with classical completeness percentage obtained was 60% with an average score of 74.63. This means that drone-based SIPEJAR content packages have been well developed, even though they can be improved further. Our research findings indicated that the E-LKPD is valid with a percentage of 91.00%, practical with a percentage of 89.05%, and effective with a classical learning completeness percentage of 82.76%
Profil representasi matematis siswa camper dan climber dalam menyelesaikan masalah tipe PISA Aribowo, Bayu Exsanty; Subanji, Subanji; Sa'dijah, Cholis
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 7, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v7i12023p43-50

Abstract

Salah satu tuntutan pada mata pelajaran matematika adalah memiliki kemampuan penalaran yang logis dan kritis dalam pemecahan masalah. Kemampuan matematis seperti ini dikenal sebagai kemampuan literasi matematis yang berguna untuk kehidupan. Literasi matematis mempunyai peran yang sangat penting dalam pembelajaran Matematika dan sangat berkaitan dengan kemampuan representasi matematis siswa. Representasi adalah perwujudan dari suatu objek untuk berkomunikasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana profil representasi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah tipe PISA ditinjau dari Adversity Quotient.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas X-2 dan X-5 di SMAN 2 Jombang. Berdasarkan hasil angket AQ, calon subjek digolongkan menjadi 2 kategori, yaitu AQ Climber (tinggi) dan AQ Camper (sedang). Setiap kategori dipilih 2 siswa. Setelah ditentukan subjeknya, peneliti memberikan tes tulis untuk melihat representasi matematisnya. Selanjutnya peneliti melakukan wawancara terhadap semua subjek dengan instrumen wawancara. Hasil pekerjaan setiap subjek dianalisis menggunakan proses analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, pemaparan dan kesimpulan. Hasilnya siswa climber dapat memenuhi aspek representasi matematis berupa aspek visual, ekspresi matematis, dan aspek representasi teks tertulis. Siswa camper dapat memenuhi dua aspekrepresentasi matematis berupa aspek representasi visual dan representasi teks tertulis, tetapi belum memenuhi representasi berupa ekspresi matematis
Imajinasi matematis siswa field independent dan field dependent dalam menyelesaikan soal HOTS Rizkiyanti, Eva; Sholihah, Ummu; Sutopo, Sutopo
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v8i12024p47-61

Abstract

AbstractImagination is the basis of figurative thinking that allows a person to solve problems without practical action. Mathematical imagination has nine indicators: exploration, intuition, novelty, sensitivity to productivity, elaboration, crystallization, transformation, and effectiveness. This study aims to 1) Analyze the Mathematical Imagination of field independent students in solving HOTS problems, 2) Analyze the Mathematical Imagination of field dependent students in solving HOTS problems. This research uses a qualitative approach by a type of case study research. The instruments used GEFT test, Mathematical Imagination test and interview. This study took 4 students consisting of 2 field independent students and 2 field dependent students. The results showed that the mathematical imagination of field independent students gave rise to nine indicators. While the mathematical imagination of field dependent students only raises five indicators, namely intuition, exploration, transformation, crystallization and sensitivity.  Keywords: Mathematical imagination, Field Independent, Field Dependent, HOTS Problem
Deskripsi kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal PISA Asdamayanti, Nurul; Putra, Aan; Anggraini, Reri Seprina
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 7, No 2 (2023): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v7i22023p93-102

Abstract

Rendahnya hasil PISA diharapkan mampu memuat konten penting kemmapuan matematis yang dikembangkan dalam diri siswa dalam menyelesaikan soal-soal bertipe PISA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal PISA dengan menggunakan konten ruang dan bentuk. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pengumpulan data kemampuan komunikasi matematis siswa menggunakan instrumen tes dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan yaitu soal tes bentuk deskripsi dengan 4 buah butir soal dari level 1 sampai 4. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas VIII D SMPN 2 Sungai Penuh. Hasil penelitian diperoleh dengan menguji kemampuan matematis siswa SMP dalam menyelsaikan soal PISA materi Geometri pada materi bentuk dan bentuk, ditemukan bahwa hasil tes menunjukkan nilai rata-rata sebesar 34,33. Terdapat juga siswa yang tidak menjawab soal dan siswa dengan nilai maksimal 69. Standar deviasi yang diperoleh sebesar 15,07 persen, yang menunjukkan kategori rendah. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa 62,5 persen siswa termasuk dalam kategori rendah, 37,5 persen siswa dalam kategori sedang, dan tidak ada siswa yang termasuk dalam kategori tinggi. Dalam penelitian ini, siswa terutama berada pada level 1 dan 2, dengan proporsi siswa yang beberapa mampu menerapkan prosedur matematika dalam menyelesaikan masalah. Rekomendasi untuk penelitian analisis selanjutnya adalah kesalahan dan strategi siswa dalam menyelesaikan soal PISA.
Lesson study: Penerapan pembelajaran kooperatif berdiferensiasi untuk meningkatkan kolaborasi dan komunikasi siswa Lestari, Andika Setyo Budi; Supriyo, Supriyo; Khoiri, Miftahul; Fuat, Fuat; Nurmalitasari, Dewi
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v8i12024p10-16

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu yang mempengaruhi kehidupan manusia, karena sebagai alat untuk menentukan kualitas manusia. Untuk mewujudkan kualitas manusia yang baik, pemerintah telah melakukan berbagai upaya diantaranya dengan adanya kurikulum merdeka dan mewujudkan profil pelajar pancasila. Kehidupan yang dihadapi oleh peserta didik di masa mendatang semakin menantang dan kompleks, sehingga diperlukan keampuanberpikir kritis, kreatif, komunikasi, dan kerja sama. Selama Pandemi Covid-19 pembelajaran dilakukan secara daring kurang lebih selama dua tahun. Ketika pembelajaran daring kegiatan kolaborasi dan komunikasi yang dilakukan oleh siswa sangat minim hal ini berdampak pada kemampuan kolaborasi dan komunikasi siswa yang rendah. Melalui lesson study dirancang pembelajaran secara kooperatif berdiferensiasi untuk meningkatkan kemapuan kolaborasi dan komunikasi siswa. Instrumen pada penelitian ini berupa lembar observasi dan hasil pekerjaan siswa. Hasil penerapan pembelajaran yang telah dirancang dan diimplementasikan adalah ada peningkatan kolaborasi sebesar 65% dan peningkatan komunikasi sebesar 70 %.
Penerapan Model Visualization Auditory Kinesthetic (VAK) dengan teknik probing prompting untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis dan keaktifan belajar siswa SMP pada materi segiempat dan segitiga Indriani, Indriani; El Hakim, Lukman; Hidajat, Flavia Aurelia
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 7, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v7i12023p51-59

Abstract

This study aims to improve the ability to understanding mathematical concepts and student learning activities through the application of the Visualization Auditory Kinesthetic model with the Probing Prompting technique. This type of research is Classroom Action Research which consists of three cycles based on the Kemmis and McTaggart models. There were 6 students who were research subjects in this study representing students with high, medium and low. Data analysis techniques use the stages according to Miles and Huberman, including data reduction, data presentation and conclusions. The results showed that learning mathematics by applying the VAK model with the Probing Prompting technique could improve the ability to understand mathematical concepts and student learning activities. The increase in the ability to understanding mathematical concepts can be seen from the increase in the average score of the test results in each cycle with the average score in the first cycle is 50, the average score in the second cycle is 65, and the average score in the third cycle is 79. As for the score learning activity also increased starting from the average in the first cycle is 68, the average in the second cycle is 76, and the average in the second cycle is 77.
Analisis berpikir analogi siswa dalam menyelesaikan masalah materi bangun ruang sisi datar Sofiyanti, Dewi Pangestuti; Sapti, Mujiyem; Nugraheni, Puji
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 8, No 1 (2024): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v8i12024p60-70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir analogi siswa dalam menyelesaikan masalah materi bangun ruang sisi datar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Teknik pengambilan subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive. Subjek yang diambil adalah 2 dari 10 calon subjek terpilih. Metode pengumpulan data menggunakan tes, wawancara, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mampu menyelesaikan soal melalui tahapan berpikir analogi dengan tema-tema yang muncul pada setiap tahapannya yaitu encoding berupa pemahaman informasi dan pemahaman masalah yang dikodekan ke dalam suatu simbol atau istilah yang berkaitan dengan ukuran-ukuran panjang, tinggi, dan laiinya pada bangun ruang, inferring berupa keterkaitan hubungan antara masalah sumber dan masalah target dengan kesamaan penyelesaian menggunakan konsep yang sama pada masalah sumber untuk digunakan pada masalah target yaitu volume, luas permukaan, dan pythagoras, mapping berupa membuat rencana dengan menuliskan rumus volume, luas permukaan atau pythagoras kemudian memetakan rencana dari informasi yang telah diperoleh dengan penerapan konsep yang sama antara masalah sumber dan masalah target, dan applying berupa pelaksanaan rencana dengan menerapkan pilihan jawaban yang cocok berdasarkan pemikiran penyelesaian. Kata kunci: Analogi, Berpikir Analogi, Masalah Matematika, IPA.
Penerapan strategi index card match pada bahasan bangun datar untuk meningkatkan minat belajar matematika siswa Yudiana, Ayu Ninda; Kurniawati, Naning; Ilmiyah, Nurul
Jurnal Kajian Pembelajaran Matematika Vol 7, No 2 (2023): JURNAL KAJIAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um076v7i22023p103-111

Abstract

Pembelajaran matematika selama ini masih kurang bervariasi sehingga minat belajar matematika sangat rendah sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari hasil observasi minat belajar matematika siswa di kelas VII B SMP Islam Darussalam Kedungrejo yang masih tergolong rendah, sehingga diperlukan strategi pembelajaran untuk menarik minat siswa yaitu dengan strategi Index Card Match. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi Index Card Match pada pembahasan bangun datar dalam meningkatkan minat belajar matematika. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Strategi pembelajaran aktif (Index card math) merupakan strategi yang menekankan pada peran aktif siswa di dalam kelas. Strategi ini diharapkan mampu membangun kemandirian siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Darussalam Dungmas Kedungrejo Sumberejo Bojonegoro kelas VII yang berjumlah 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki minat belajar matematika yang rendah. Namun, setelah penerapan strategi Index Card Match berdasarkan tes hasil belajar sebanyak 21 siswa, ketuntasan belajar klasikal sebesar 80,9 persen; terbukti Implementasi Pembelajaran dengan strategi Index Card Match pada pembelajaran Bentuk Datar memberikan pengaruh yang besar terhadap minat belajar siswa. Sedangkan pada hasil kuesioner diketahui rata-rata persentase seluruh aspek yang diamati adalah 93 persen memberikan respon positif dan 7 persen memberikan respon negatif. Hal ini dapat menunjukkan bahwa lebih dari 75 persen siswa memberikan respon positif terhadap Pembelajaran dengan Strategi Index Card Match.

Page 11 of 12 | Total Record : 120