cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Surya Medika
ISSN : 24607266     EISSN : 26552051     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
The publication of Jurnal Surya Medika certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 17 articles consisting of Pharmacy, Medical Laboratory Technology, and another Health Science topics.
Arjuna Subject : -
Articles 774 Documents
Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Face Mist Anti Jerawat Ekstrak Bunga Melati (Jasminum Sambac L): Formulation and stability test of anti-acne face mist preparations of jasmine flower extract (Jasminum sambac L) Aspia, Noor; Malahayati, Siti; Oktaviannoor, Husda
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7231

Abstract

Jerawat merupakan masalah kulit yang disebabkan oleh bakteri yang mengakibatkan peradangan serta jerawat juga seringkali muncul akibat adanya kelebihan produksi minyak. Sediaan anti jerawat yang ada di pasaran mengandung bahan kimia sintesis dengan efek samping lebih besar dibandingkan dengan bahan herbal. Oleh sebab itu, diperlukan senyawa alternatif yang memiliki efek samping lebih kecil serta dapat mengobati jerawat, yaitu dengan menggunakan bahan-bahan alami dari tanaman atau tumbuhan, salah satunya tumbuhan yang memiliki aktivitas sebagai anti jerawat adalah tanaman bunga melati (Jasminum sambac L). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh stabilitas sediaan face mist ekstrak bunga melati sebagai anti jerawat. Metode penelitian ini menggunakan Quasy Experimental Design. Hasil penelitian menunjukkan sediaan face mist ekstrak bunga melati (Jasminum sambac L) dengan variasi konsentrasi gliserin menunjukkan memiliki perbedaan terhadap organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar semprot dan waktu kering. Simpulan dari ketiga formula tersebut dalam pembuatan sediaan face mist ekstrak bunga melati dengan variasi konsentrasi gliserin dari hasil semua siklus pada uji cycling test mendapatkan hasil evaluasi fisik dan kimia yang tidak stabil. Hasil statistik menunjukkan bahwa variasi konsentrasi gliserin memiliki pengaruh terhadap stabilitas fisik dan kimia.
Aktivitas Antibakteri Sediaan Sirup Ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocotum Ruiz & Pav) Terhadap Bakteri Salmonella typhii: Antibacterial Activity of Red Betel Leaf Extract Syrup (Piper crocatum Ruiz & Pav) Against Salmonella Typhii Bacteria Damayanti, Linda Meydigret; Mahdiyah, Dede; Noval, Noval; Nastiti, Kunti
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7232

Abstract

Demam tifoid merupakan penyakit menular yang tersebar di seluruh dunia dan sampai sekarang masih menjadi masalah kesehatan terbesar di negara berkembang dan tropis. Insiden penyakit ini masih sangat tinggi dengan lebih dari 700 kasus berakhir dengan kematian. Bakteri Salmonella typhii masuk melalui mulut ke dalam saluran pencernaan. Daun sirih merah (Piper crocatum) memiliki senyawa kimia yang bermanfaat antara lain alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Uji aktivitas antibakteri banyak dilakukan langsung pada ekstrak tumbuhan, belum ada uji pada bentuk sediaan seperti larutan sirup. Sirup juga sediaan cair yang dapat digunakan oleh hampir semua usia, cepat diabsorpsi, sehingga cepat menimbulkan efek. Tujuan penelitian ini untuk menguji aktivitas dari sediaan sirup ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) terhadap bakteri Salmonella typhii. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan rancangan post test only with control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sirup ekstrak daun sirih merah konsentrasi 5 %, 10 % dan 15 %. Evaluasi sirup meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH. Kontrol positif yang digunakan adalah kloramfenikol dan kontrol negatif yang digunakan adalah sediaan sirup tanpa ekstrak. Sediaan sirup ekstrak daun sirih merah memiliki diameter zona hambat sebesar 32,19 mm. KHM pada konsentrasi 10% dengan nilai signifikansi 0,018 namun tidak memiliki nilai KBM. Sediaan sirup ekstrak daun sirih merah telah memenuhi evaluasi organoleptis, homogenitas, pH. Sirup ekstrak Daun Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz & Pav) memiliki daya hambat minimum terhadap Salmonella typhii pada konsentrasi 10%.
Penetepan Kadar Flavonoid Ekstrak Daun Sungkai (Peronema cannescens Jack) Berdasarkan Variasi Cara Pengeringan dengan Metode Spektrofotometri UV-VIS: Determination of Flavonoid Content of Sungkai Leaf Extract (Peronema canescens Jack) Based on Variations of Drying Method with UV-Vis Spectrophotometry Method Mahmudah, Mahmudah; Darsono, Putri Vidiasari; Rohama, Rohama
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7233

Abstract

Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat berlimpah, yang dimanfaatkan masyarakat sebagai obat tradisonal, salah satunya adalah daun sungkai (Peronema canescens Jack). Daun sungkai adalah tanaman yang paling banyak ditemukan di Kalimantan dan Sumatra. Secara empiris digunakan masyarakat untuk penurun panas atau demam. Salah satu senyawa yang terkandung dalam daun sungkai yaitu flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa fenol terbesar yang ditemukan pada tanaman dan flavonoid memiliki banyak aktivitas farmakologi salah satunya sebagai antipiretik. Kadar flavonoid dari suatu tanaman dapat di pengaruhi oleh metode pengeringan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kadar flavonoid daun sungkai (Peronema canescens Jack) dengan menggunakan metode pengeringan berbeda. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif observasional dengan melihat hasil dari data kualitatif yaitu dengan uji reaksi warna dan data kuantitatif yaitu dengan spektrofotometri UV-Vis untuk melihat kadar flavonoid dengan pengeringan matahari dan oven. Hasil analisis kualitatif senyawa flavonoid dengan reaksi warna hijau kehitaman menunjukkan positif mengandung senyawa flavonoid. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa kadar flavonoid pada ekstrak daun sungkai dengan metode pengeringan sinar matahari didapatkan sebesar 2,727 mg QE/g dan pada pengeringan oven didapatkan hasil sebesar 3,636 mg QE/g. Dapat disimpulkan bahwa daun sungkai menggunakan pengeringan dengan suhu oven mengasilkan kadar flavonoid yang lebih besar dibandingankan dengan pengeringan sinar matahari.
Pengukuran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Pengguna Obat Antidiabetika Oral di Rawat Jalan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin: Measurement of Quality of Life Diabetes Melitus Patients Using Oral Antidiabetic Drugs in Outpatient Hospital Sultan Suriansyah Banjarmasin Munawarah, Munawarah; Melviani, Melviani; Syamsu, Erlina
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7234

Abstract

Setiap tahun penderita diabetes melitus semakin meningkat jumlahnya hal ini merupakan salah satu masalah kesehatan yang sangat penting karena ketika diabetes melitus tidak terkontrol maka akan mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Seseorang dengan kualitas hidup yang buruk dapat memperburuk keadaan penyakit dan sebaliknya, Pengobatan terapi diabetes melitus merupakan salah satu cara untuk mengontrol agar glukosa dalam darah tetap normal, dengan adanya pengobatan antidiabetika dapat mempengaruhi kualitas hidup menjadi lebih baik karena efek terapi pengobatan berjalan dengan baik untuk mengetahui kualitas hidup pasien dilakukan pengukuran kualitas hidup. Tujuan: Untuk mengetahui kualitas hidup pasien diabetes melitus pengguna obat antidiabetika oral di rawat jalan RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasional deskriftif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil pengukuran kualitas hidup menggunakan kuesioner DQOL pada pasien diabetes melitus yang sedang menggunakan obat antidiabetika oral yang tidak mempunyai penyakit komplikasi didapatkan hasil 142 responden. Didapat pasien dengan kualitas hidup baik sebanyak 98 (69,01%) orang dan pasien dengan kualitas hidup buruk ada 44 (30,98%) orang. Terlihat bahwa kualitas hidup dengan katagori baik, memiliki persentase lebih tinggi yaitu (69,01%), mereka lebih bertanggung jawab terhadap perawatan dan pengobatan diri mereka sehingga tercipta kualitas hidup yang baik. Hasil pengukuran kualitas hidup pasien diabetes melitus yaitu lebih banyak pasien yang memiliki kualitas hidup baik sebanyak 98 (69,01%) orang.
Formulasi Nanoemulsi Ekstrak Bunga Melati (Jasmine sambac L.) dengan Teknik Self Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Sebagai Anti Jerawat: Nanoemulsion Formulation of Jasmine Flower Extract (Jaminum sambac L.) Using Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Technique as an Anti Acne Malahayati, Siti; Nastiti, Kunti; Audina, Mia; Noval, Noval
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7236

Abstract

Acne vulgaris atau jerawat merupakan masalah kulit berupa infeksi dan peradangan yang disebabkan oleh infeksi bakteri Propionibacterium acne. Ekstrak bunga melati mampu menghambat pertumbuhan bakteri, namun pada sediaan krim tidak menunjukkan adanya daya hambat terhadap bakteri, sehingga perlu pengembangan formula dalam bentuk sediaan nanoteknologi yaitu nanoemulsi yang dibuat dalam sistem penghantaran obat Self-Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas anti jerawat dan stabilitas sediaan, sehingga didapatkan formula yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan memformulasikan ekstrak bunga melati menjadi sebuah sediaan SNEDDS. Evaluasi yang dilakukan yaitu uji stabilitas, turbiditas, emulsification time, karakterisasi nanoemulsi, pH, dan uji aktivitas antibakteri. Hasil Penelitian diperoleh 5 formulasi yang memiliki stabilitas yang stabil, dilakukan evaluasi uji tubiditas F5 mendekati 100%, ukuran partikel paling kecil F8 dan paling besar F5, nilai zeta potensial F4 dan F8 memenuhi persyaratan, uji pH F1 memenuhi persyaratan, uji emulsification time dan uji indeks polidispersitas semua formulasi memenuhi persyaratan, serta formula yang memiliki daya hambat terbesar F5. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa formulasi 5 merupakan formulasi yang optimal dapat menghambat pertumbuhan bakteri P. acne.
Pemanfaatan Kalsium dari Limbah Cangkang Kerang Hijau (Perna viridis) Sebagai Zat Aktif pada Sediaan Pasta Gigi: Utilization of Calcium From Waste Shell Green Shells (Perna viridis) as Active Ingredients on the Preparation of Toothern Paste Suhaera, Suhaera; Rachmayanti, Aprilya Sri; Sammulia, Suci Fitriani; Dewi, Shinta Sari; Haryani, Reny; Hasan, Nahrul; Haris, Restu Nur Hasanah; Annisa, Nabila
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7237

Abstract

Pasta gigi mengandung senyawa kimia, salah satunya adalah kalsium karbonat (CaCO3). Salah satu upaya untuk memperoleh bahan abrasif seperti kalsium karbonat (CaCO3) dalam pasta gigi adalah menggunakan bahan alami dari hewani. Cangkang kerang hijau diketahui memiliki unsur anorganik seperti kalsium karbonat (CaCO3) sebesar 95,69%. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan formula dan mengetahui stabilitas fisik sediaan pasta gigi dari cangkang kerang hijau (Perna viridis). Penelitian ini dilakukan secara eksperimental. Pasta gigi dibuat dengan empat varian konsentrasi yaitu kontrol, 25%, 30% dan 35% dalam 100 gram. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah rendemen dari sampel tepung cangkang kerang hijau 90%. Hasil uji pH yang diperoleh 7. Bobot jenis optimum yang diperoleh 49,90 g/mL. Viskositas optimum yang diperoleh 100.000 cps. Daya sebar 50 gram optimum yang diperoleh 6,87 cm, 100 gram optimum 6,90 cm. Daya lekat optimum yang dihasilkan 4,35 detik. Stabilitas busa yang diperoleh 15 mm. hasil uji cycling test tidak terjadi perubahan warna dan pemisahan fase. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa evaluasi stabilitas fisik sediaan pasta gigi untuk organoleptis, homogenitas, pH, bobot jenis, viskositas, daya lekat, daya sebar, stabilitas busa dan uji cycling test untuk keempat formula sudah memenuhi persyaratan pasta gigi yang baik.
Evaluasi Penggunaan Tablet Tambah Darah Pemerintah pada Ibu Hamil di Kalimantan Tengah: Evaluation of Government Blood Suplemen Tablet on Pregnant Women in Central Kalimantan Mahalia, Lamia Diang; Oktaviyani, Prisilia; Munifa, Munifa
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7238

Abstract

Anemia pada ibu hamil di Indonesia masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan. Upaya pemerintah dalam mengatasi anemia pada ibu hamil difokuskan pada pemberian tablet tambah darah. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi penggunaan tablet tambah darah pemerintah pada ibu hamil di kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi dokumen. Data yang dikumpulkan adalah data distribusi dan penggunaan tablet tambah darah di tingkat kabupaten, kota, dan provinsi. Data yang dianalisis adalah data tahun 2020 hingga 2022. Analisis data dilakukan secara deskriptif, kemudian disusun transkripnya, dilakukan coding dan axial coding, kemudian diinterpretasikan dan disimpulkan. Jika dibandingkan antara target dan capaian, diketahui bahwa target cakupan ibu hamil yang mendapat tablet tambah darah minimal 90 tablet selama masa kehamilan di Provinsi Kalimantan Tengah pada kurun waktu 2020 hingga 2022 sudah tercapai. Namun demikian, tren cakupan ibu hamil yang mendapatkan tablet tambah darah tersebut cenderung menurun. Oleh karena itu, perlu dikaji lebih lanjut mengenai faktor – faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan tersebut, sehingga dapat disusun program baru yang lebih efektif untuk meningkatkan angka cakupannya.
Effect of Non-Pharmachological Therapies For Pregnant Women with Mental Disorder: A Narrative Review: Effect of Non-Pharmachological Therapies For Pregnant Women with Mental Disorder: A Narrative Review Hidayati, Nur Oktavia; Nuraeni, Aan; Nurhidayah, Ikeu; Rhamelani, Putri; Nurjanah, Lilis Siti; Yani, Pebri; Regita, Yasmina Dwi
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7239

Abstract

Purpose: To determine the effectiveness of non-pharmacological interventions given to pregnant women with mental disorders. Methodology: The method used was a narrative review. Articles searched using PubMed, Science Direct and EBSCO databases. Eight articles were obtained as the final number of articles suitable for review. Findings: Of the eight articles were obtained, all used RCTs. Based on the eight articles that have been analysed, there are eight interventions, namely Spiritual Integrated Cognitive-Behavioural Educational Intervention, Cognitive Behavioural Therapy, Mindfulness-Based Childbirth and Parenting Program, Mindfulness-Based Cognitive Therapy, Bright Light Therapy, Transcranial Magnetic Stimulation Intervention, Group-Based Multicomponent Treatment, and The Mindful-moms Training. Contribution: Some of the interventions found can be used in the area of maternity nursing, especially for pregnant women and in the area of psychiatric nursing which focuses on mental disorders.
Edukasi Gizi Seimbang dan Pola Makan dengan Media Booklet Sebagai Upaya Pencegahan Obesitas pada Siswa SMP Muhammadiyah Palangka Raya: Education of Balanced Nutrition and Dietary Habit Using Booklet as an Effort to Prevent Obesity on Muhammadiyah Junior High School Students Palangka Raya Ilham, Raihan Aditya Aritama; Mahalia, Lamia Diang; Normila, Normila
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7240

Abstract

Indonesia dihadapkan oleh masalah yang masih belum terselesaikan yaitu obesitas. Sejak tahun 2007 hingga 2018 menunjukkan peningkatan obesitas sentral pada remaja umur 15 tahun ke atas. Agar remaja memiliki pola hidup sehat diperlukan edukasi sebagai upaya mencegah obesitas dengan meningkatkan pengetahuan gizi seimbang dan pola makan, salah satunya dengan menggunakan media booklet. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh edukasi dengan media booklet terhadap pengetahuan gizi seimbang dan pola makan. Desain yang digunakan adalah Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pre-test-Post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Muhammadiyah Palangka Raya sebanyak 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji univariat menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan (53,3%) dan pola makan makanan pokok (96,7%) setelah mendapatkan edukasi. Hasil uji bivariat menunjukan ada pengaruh edukasi pencegahan obesitas dengan media booklet terhadap pengetahuan gizi seimbang dengan nilai p­=0,000 dan pola makan makanan pokok dengan nilai p=0,034.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Tingkat Kecemasan pada Wanita Premenopause di Poskesdes Pantai Kabupaten Kapuas: The Relationship Between the Level of Knowlegde and the Level of Anxiety in Premenopausal Women at the Coastal Health Post in Kapuas Regency Mansyah, Barto; Zauhairiah, Nurul; Natalansyah, Natalansyah
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v10i1.7241

Abstract

Latar belakang: Menopause dikenal sebagai masa berhentinya haid secara permanen setelah hilangnya aktivitas ovarium. Masalah yang muncul sebelum menopause disebut sindrom premenopause. Beberapa wanita tidak menyadari atau bahkan mengetahui bahwa mereka berada dalam periode ini. Pengetahuan seorang wanita tentang premenopause sangat penting karena dapat berdampak positif pada penanganan penyakit mental. Tujuan: adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada wanita premenopause di poskesdes pantai Kabupaten Kapuas. Metode: penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan studi cross sectional. Hasil: Hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada wanita premenopause di Poskesdes Pantai Kabupaten Kapuas di dapatkan nilai P-Value 0,890 lebih besar dari 0,05. Kesimpulan: yaitu Ha ditolak dan Ho diterima yang berarti tidak ada hubungan tingkat pengetahuan dengan tingkat kecemasan pada wanita premenopause di poskesdes pantai Kabupaten Kapuas.