cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Bagi Guru Madrasah Aliyah di Kabupaten Tapanuli Selatan Novebri Novebri; Reni Septrisia; Irma Suryani Siregar
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.16726

Abstract

Berbicara mengenai kompetensi professional, sangat erat kaitannya dengan jenjang karir guru sebagai seorang tenaga pendidik, dan tentu saja dibuktikan dengan kenaikan pangkat/golongan selama menjadi guru. Salah satu persyaratan kenaikan pangkat/golongan guru harus melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), mungkin sudah menjadi hal biasa bagi guru untuk melakukan PTK, namun bila guru mengusulkan kenaikan pangkat/golongan di atas IV/a, maka salah satu persyaratannya adalah diperlukan karya tulis ilmiah berupa artikel. Namun seperti kita ketahui tidak banyak diantara guru yang mampu menulis artikel ilmiah dengan baik, oleh sebab itu perlu dilakukan pelatihan penulisan artikel ilmiah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dosen program studi Manajemen Pendidikan Islam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan  untuk dilaksanakan selama 3 hari, yakni 15 Desember sampai dengan 17 Desember 2022, yang diikuti oleh 28 orang guru dari dua madrasah aliyah negeri di Kabupaten Tapanuli Selatan (MAN Tapanuli Selatan dan MAN Insan Cendikia Tapanuli Selatan) dengan metode luring dan 3 orang narasumber dari dosen program studi Manajemen Pendidikan Islam STAIN Mandailing Natal. Adapun output yang diharapkan dari pengabdian ini adalah artikel ilmiah yang disubmit oleh para guru di jurnal atau prosiding secara online, sedangkan untuk outcome adalah meningkatnya kemampuan guru dalam penulisan artikel ilmiah yang dapat digunakan sebagai bahan kenaikan pangkat berkala.
Inovasi Packaging dan Implementasi Pemasaran Digital UMKM Anggota Kopontren Syarifuddin dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals (SDG's) Atik Purmiyati; Widya Sylviana; Febri Wurjaningrum; Reza Pradipta; Jeremia Theodore Kause; Nonny Anggela; Laila Rahmadani; Nino Baskoro; Tamat Sarmidi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.17003

Abstract

Di Era industri 4.0, teknologi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha khususnya Koperasi Pondok Pesantren (KOPONTREN) secara maksimal. Progam pengabdian masyarakat dengan KOPONTREN Syarifuddin di Kabupaten Lumajang dilakukan untuk (1) meningkatkan keterampilan dan motivasi anggota KOPONTREN dalam mengelola sistem pemasaran usaha melalui online secara profesional, (2) melakukan pelatihan pemasaran secara digital melalui e-commerce sebagai penunjang kegiatan pemasaran produk, (3) meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya inovasi pengemasan (packaging) dalam strategi penjualan suatu produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara memberikan edukasi dan pelatihan mengenai packaging produk serta digitalisasi pemasaran. Hasil dari kegiatan ini yaitu para pelaku UMKM anggota KOPONTREN berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas packaging produknya untuk meningkatkan pemasarannya, para pelaku UMKM anggota KOPONTREN telah memiliki akun instagram dan whatsapp bisnis serta dapat memperluas pasar artinya pendapatan UMKM anggota KOPONTREN didapatkan dari penjualan secara offline dan online.  
Penggunaan Angkutan Umum untuk Membangun Life-Skill Siswa Buta dan Empati Sesama Christina Eviutami Mediastika; Lya Dewi Anggraini
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.17162

Abstract

Pendampingan dan pengenalan life-skill pada siswa-siswi buta adalah kegiatan yang sangat penting untuk membekali mereka dalam menjalani kehidupan secara mandiri. Salah satu life-skill yang cukup penting adalah berkegiatan di ruang publik, seperti menggunakan angkutan umum. Pengabdian masyarakat yang dilaporkan dalam paper ini adalah pendampingan dan pengenalan siswa SMP dan SMA berkebutuhan khusus visual dalam menggunakan bus kota dan kereta api lokal. Sebanyak 19 siswa buta bersama 11 mahasiswa pendamping terlibat dalam kegiatan ini. Antusiasme berkegiatan dengan angkutan umum tidak hanya nampak pada siswa buta namun juga pada mahasiswa pendamping. Selama pendampingan, diamati dan digali data kualitattif terkait persepsi siswa buta dalam penggunaan angkutan publik, dengan mahasiswa sebagai enumerator sekaligus pendamping. Data menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat pada siswa buta belajar banyak hal baru, diantaramya: fasilitas pendukung angkutan publik yang masih menyulitkan dan fasilitas ruang publik kota yang belum sepenuhnya memadai untuk difabilitas netra. Bagi para mahasiswa Program Studi Arsitektur, kegiatan ini membuka wawasan mereka bahwa ada komunitas buta yang perlu mendapatkan perhatian dalam perencanaan dan perancangan lingkungan binaan. Empati desain bagi mahasiswa Arsitektur dapat ditumbuhkan dengan pelibatan langsung mereka dengan komunitas yang membutuhkan desain khusus tersebut
Peningkatan Pengelolaan Keuangan Keluarga Melalui Modul Manajemen Keuangan Syariah pada Masyarakat Tempurejo Surabaya Arin Setiyowati; Phatriakalista Intan Apsari; Danisa Nanda Pratiwi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.18101

Abstract

Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat dalam program pencatatan keuangan syariah menggunakan modul manajamen keuangan syariah di Kawasan Tempurejo Surabaya. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra secara khusus adalah kurangnya kesadaran warga akan perilaku konsumtif sehingga mereka tidak dapat membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dan kurangnya pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan keluarga yang terencana. Pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan pada tahap awal adalah melakukan Observasi dan memperoleh persetujuan mitra, dilanjutkan dengan persiapan program, kemudian tahap pelaksanaan terdiri dari sosialisasi dan realisasi pencatatan keuangan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil dari pendampingan yang dilakukan adalah peningkatan pengetahuan para masyarakat Tempurejo terhadap dana pemasukan dan pengeluaran sehingga manajemen keuangan pada rumah tangga di kawasan Temperujo menjadi lebih teratur dan seimbang. Dengan adanya pendampingan pencatatan keuangan syariah juga dapat memberikan literasi kepada masyarakat khususnya pada rumah tangga.
Pembuatan Mesin Pengering Udang Rebon Guna Meningkatkan Produktivitas Nelayan Kenjeran, Surabaya M Hanifuddin Hakim; Rudi Irmawanto; Sri Amaliah M; Edi Kurniawan; Diana Alia; Henna Nurdiansari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.18187

Abstract

Udang rebon merupakan hasil tangkapan utama nelayan sukolilo baru, Kenjeran, Surabaya. Saat musim panen, nelayan mampu mendapat udang rebon hingga 150kg/kapal dengan jumlah kapal yang aktif melaut ±30 unit.. Untuk menghasilkan udang rebon yang bagus, perlu proses pengeringan dengan memanfaatkan panas matahari selama 2-3 hari tergantung cuaca. Padahal puncak musim udang rebon terjadi pada saat musim penghujan. Hal ini menjadi kendala, karena nelayan masih sangat ketergantungan dengan panas matahari untuk proses pengeringan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu adanya alat pengering modern. Terdapat dua bagian utama yakni bagian sistem pemanas otomatis dan sistem pengering. Sistem pemanas otomatis menggunakan pemanas infrared berbahan bakar gas LPG dengan pengatur suhu. Bagian kedua yakni sistem pengering menggunakan rak bertingkat, agar dapat menghemat lahan penjemuran. Alat pengering udang rebon menggunakan sumber bahan bakar gas LPG, dengan tujuan untuk menghemat ongkos produksi dibandingkan jika memakai sumber energi listrik. Alat ini mampu mengeringkan udang rebon hingga 50 kg dalam waktu 2.5 jam dengan suhu pemanasan 45-50 derajat celcius.
Optimalisasi Pemberian Asuhan Keperawatan Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Keperawatan Aco Mursid; Ariyanti Saleh; Silvia Malasari; Nur Badriani Amahoru
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i5.5063

Abstract

Salah satu tugas perawat dalam menyelenggarakan praktik keperawatan adalah sebagai pemberi asuhan keperawatan. Pemberian asuhan keperawatan sangat penting dalam proses pelayanan keperawatan untuk menunjang penigkatan mutu pelayanan kesehatan. Namun dalam pelaksanaannya seringkali tidak maksimal dikarenakan tidak adanya panduan dalam pemberian asuhan keperawatan. Oleh karena itu, dibutuhkan panduan yang baku sebagai standar pemberian asuhan keperawatan di Rumah Sakit. Sehingga dilakukan pendampingan penyusunan panduan asuhan keperawatan. Metode pelaksanaan ini dimulai dari penentuan masalah, identifikasi dan penentuan prioritas masalah, analisis masalah dan rencana kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Kegiatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah In House Workshop peningkatan mutu dan asuhan keperawatan, serta pendampingan penyusunan panduan. Pelaksanaan in house workshop berjalan dengan baik dan antusias peserta cukup tinggi yang terdiri dari 41 peserta. Sedangkan hasil pendampingan penyusunan Panduan yaitu terdiri dari tim penyusun sebanyak 14 orang telah memahami proses penyusunan dan menyelesaikan Panduan Asuhan Keperawatan 10 penyakit. Kegiatan ini dapat memberikan perubahan positif terhadap sumber daya yang ada di Rumah Sakit. Perubahan tersebut berupa timbulnya motivasi dan upaya dalam meningkatkan pelayanan keperawatan. Hal tersebut dilakukan dengan membentuk tim penyusun Panduan Asuhan Keperawatan dan berhasil menyelesaikan sebanyak 10 penyakit terbanyak di Rumah Sakit. Diharapkan panduan tersebut dapat digunakan dalam pelayanan keperawatan sebagai bentuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.
Pemeliharaan Kesehatan Mata Siswa Kelas 1 SD Kr. Baptis Surabaya Saat Proses Belajar dari Rumah Victor Tandean; Hudi Winarso; Florence Pribadi; Permata Ayu Sofyan; Casey Clarissa Gondo; Adinda Zharifah Putri Setiawan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i4.9457

Abstract

Pelaksanaan belajar dari rumah meningkatkan paparan anak pada gawai. Penggunaan gawai oleh anak usia sekolah, perlu dibarengi dengan pendampingan orang tua agar dapat mengendalikan durasi dan konten yang diakses. Penggunaan gawai berlebihan berpotensi menimbulkan gangguan tajam penglihatan (miopia). Anak dengan gangguan tajam penglihatan perlu terapi kacamata agar dapat berfungsi dengan baik di lingkungannya dan mencegah perburukan penyakit. Pada umumnya anak tidak mengeluhkan tentang gangguan penglihatan, tetapi ada tanda yang dapat diperhatikan oleh orang tua atau guru yaitu sering menyipitkan/mengusap mata, melihat dengan jarak sangat dekat atau sering mengeluh pusing atau mual. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemeliharaan kesehatan mata siswa kelas 1 di SD Kr. Baptis Surabaya. Metode yang digunakan adalah dengan diskusi kelompok terfokus, webinar tentang kesehatan mata, cara menjaga dan mencegah perburukan gangguan penglihatan pada guru dan wali murid, pemeriksaan tajam penglihatan dan koreksi kacamata untuk murid. Prevalensi gangguan tajam penglihatan pada murid sebesar 81.25% dan 50% diantaranya menderita astigmatisma miopia simpleks. Miopia pada anak perlu diterapi dengan kacamata untuk mencegah terjadinya miopia berat saat anak bertumbuh dewasa dan meningkatkan prestasi akademik serta membuka peluang karier masa depan anak. Program skrining tajam penglihatan mata anak di sekolah adalah langkah mudah deteksi dini gangguan tajam penglihatan untuk optimalisasi perkembangan anak bangsa.
Pengolahan Daun Kelor sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Masyarakat Tambak Sawah Rifa'atul Maftuhah; Aulia Nuril Islamy; M. Rauf Elvandi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i4.10250

Abstract

Tambak Sawah merupakan salah satu desa Industri di Kecamatan Waru Sidoarjo tetapi disana tumbuhan daun kelor sangat melimpah. Namun belum dimemanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Mengingat selama ini daun kelor hanya digunakan intuk memandikan jenazah. Selain itu manfaat daun kelor adalah menurunkan diabetes, kanker serta dapat membantu mempelancar ASI. Sehingga Tim KKN BTV Waru Universitas Muhammadiyah Surabaya berinisiatif mengolah daun kelor menjadi aneka produk makanan dan kecantikan, guna membantu meningkatkan ekonomi kepada ibu-ibu PKK desa Tambak Sawah. Berdasarkan analisis tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan dengan tujuan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tambak Sawah. Berdasarkan hasil evaluasi tindak lanjut juga terekam, beberapa manfaat praktis yang diperoleh oleh Ibu-ibu di Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru, yaitu mereka mendapatkan informasi yang jelas dan utuh mengenai hakekat pemberdayaan masyarakat dari segi pengetahuan dan keterampilan. Bermakna untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang sifatnya inovatif dari pengembangan industri rumah tanggga, ibu-ibu yang menjadi peserta pelatihan memperoleh gambaran yang jelas mengenai langkah pengembangan iklim usaha dengan memanfaatkan daun kelor, peserta pelatihan juga mendapatkan gambaran yang jelas dan utuh tentang manfaat limbah jika dikelola dengan baik. Rencana tahapan berikutnya adalah Pendampingan pemasaran olahan daun kelor serta ijin BPOM sehingga didapatkan standar mutu baik kualitas maupun kuantitas yang standar dan bermutu dari produk.
Webinar Pelatihan Business Model Canvas untuk Pemetaan Ide Bisnis Wirausaha Ahmad Azmy; Handi Risza Idris; Agung Priyono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i4.10419

Abstract

Pelatihan business model canvas merupakan wujud pengabdian masyarakat dari Program Studi Magister Manajemen Universitas Paramadina. Proses pelatihan ini merupakan kerjasama dengan Kelurahan Cilandak Barat Jakarta Selatan. Webinar ini ditujukan untuk memberikan kompetensi baru kepada para pengusaha pemula dalam pemetaan ide bisnis. Pelatihan ini menggunakan Business Model Canvas (BMC). Para peserta diarahkan untuk memetakan dalam 9 kotak yang ada pada model bisnis. Peserta webinar mampu melakukan observasi komponen apa saja yang belum ada pada implementasi bisnisnya. Narasumber membahas tentang konsep kewirausahaan yang dijelaskan oleh Dr. Handy Risza. Narasumber yang menjelaskan konsep Business Model Canvas adalah Dr. Ahmad Azmy. Acara ini dilakukan secara virtual menggunakan Zoom Meeting. Jumlah peserta sebanyak 63 orang. Peserta pelatihan diberikan simulasi penggunaan Business Model Canvas (BMC). Hasil feedback webinar menunjukkan peserta puas atas pelaksanaan webinar ini. Komponen penilaian dimulai dari panitia, akses zoom meeting, materi pelatihan, penjelasan dari narasumber, kertas kerja, keinginan peserta untuk mengaplikasikan business model canvas, dan peningkatan pengetahuan bisnis. Semua mendapatkan respon positif dari peserta pelatihan.
Pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan produk sabun handmade dan masker wajah organik di Mipitan Mojosongo Surakarta Umi Fatmawati; Harlita Harlita; Meti Indrowati; Dewi Puspita Sari; Slamet Santosa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 4 (2023): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i4.10469

Abstract

Penggunaan sabun cuci tangan meningkat pesat di masa pandemi COVID-19. Masyarakat disarankan untuk sering mencuci tangan dengan sabun agar bakteri dan virus yang menempel di tangan mati dan tidak menginfeksi tubuh. Berdasarkan hal tersebut maka diadakan kegiatan pelatihan pembuatan sabun bagi warga di desa Mipitan Mojosongo Surakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih masyarakat agar terampil membuat sabun handmade yang murah, aman dan berkualitas yang tidak kalah dengan sabun produksi pabrik. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yaitu sosialisasi praktik pembuatan sabun, pelatihan pembuatan sabun, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan dilakukan secara offline dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Produk sabun yang dikembangkan adalah sabun batang dengan aromaterapi, sabun cair antiseptik dan sabun cuci piring berbahan dasar minyak goreng bekas. Selain itu, tim P2M juga membekali warga dengan keterampilan membuat produk masker wajah organik untuk kesehatan dan perawatan kulit. Hasil evaluasi dari kegiatan ini adalah sebanyak 90% anggota masyarakat yang mengikuti kegiatan pelatihan menyatakan bahwa pelatihan pembuatan sabun handmade dan masker organik sangat bermanfaat dan tertarik untuk mengembangkan produk di pasar komersial.