cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Peningkatan Ketrampilan Siswa dalam Menghadapi Perkembangan Keilmuan Geografi Era 4.0 Melalui Pengenalan Drone Mapping Danardono, Danardono; Sunariya, M. Iqbal T.; Fikriyah, Vidya Nahdiyatul
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.4356

Abstract

Munculnya era baru revolusi industri 4.0, menuntut tiap bidang keilmuan memiliki perkembangan teknologi yang tinggi, mutakhir, mudah diakses, dan berbasis internet. Tuntutan era baru ini juga mengharuskan bidang keilmuan geografi semakin berkembang menyesuaikan zaman. Perkembangan teknologi di bidang geografi yang saat ini berkembang sebagai bentuk tuntutan era revolusi 4.0 yaitu teknologi drone. Teknologi drone atau yang dikenal dengan pesawat tanpa awak dapat dimanfaatkan untuk pengambilan data dasar dalam kajian-kajian geografi. Di sisi lain, perkembangan teknologi ini belum terintegrasikan dengan silabus pendidikan pada tingkat pendidikan menegah sehingga pembelajaran geografi di tingkat ini cenderung masih bersifat teoretis dan kurang aplikatif. Padahal tuntutan kebutuhan seorang pembelajar geografi harus paham dan mengerti mengenai perkembangan teknologi ini. Adanya kegiatan sosialisasi dan pelatihan mengenai perkembangan teknologi di bidang geografi utama teknologi drone dapat menginisiasi diintegrasikannya pengetahuan mengenai perkembangan teknologi utamanya drone dalam pembelajaran di tingkat menengah. Hal ini nantinya dapat digunakan untuk memicu perubahan sistem pembelajaran geografi di tingkat menengah yang bersifat teoretis menjadi lebih aplikatif. Selain itu, lulusan atau produk dari tingkat menengah dapat memiliki kompetensi dan ketrampilan yang sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4.0 utamanya pada bidang kajian geografi.Kata Kunci: geografi; teknologi drone; pembelajaran; revolusi 4.0. Improving Student Skills in Facing Geographic Scientific Development in Era 4.0 through the Introduction of Drone Mapping ABSTRACT The emergence of a new era of the industrial revolution 4.0 requires each scientific field to have high technological development, easily accessible, and internet-based. The demand of this new era also requires that the field of geographic science developed according to the times. The development of technology in the field of geography which is currently developing as a form of the demands of the revolution era 4.0 is the drone technology. Drone technology, known as drone aircraft, can be used to collect basic data in geography studies. On the other hand, the development of this technology has not been integrated with the syllabus of education at the mid-level education so that geography learning at this level tends to be theoretical and less applicable. Though the demands of the needs of a geography learner must understand and understand about this technological development. The existence of socialization activities and training on technological developments in the main geographic fields of drone technology can initiate the integration of knowledge about the development of technology, especially drones in learning at the secondary level. This can later be used to trigger changes in geographic learning systems at the secondary level that are theoretical to be more applicable. In addition, graduates or products from the middle level can have competencies and skills that are in accordance with the demands of the industrial revolution era 4.0, especially in the field of geography studies.Keywords: drone mapping; geography; learning system; revolution 4.0.
Bina Masyarakat Muslim di Sindulang Dua Kota Manado Rajafi, Ahmad; Susanti, Ressi; Ilham, Abrari; Reksamunandar, Rhyan Prayuddy; Sandimula, Nur Shadiq
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.4363

Abstract

Masyarakat pesisir di Sindulang Dua sangatlah majemuk, dengan kuantitas muslim sebagai minoritas dan tingkat ekonomi berada pada level pra sejahtera, akibatnya muncul berbagai problem sosial-keagamaan seperti lemahnya pengetahuan agama sehingga ada beberapa yang keluar dari Islam, terjadi kekerasan dalam rumahtangga hingga berdampak pada perceraian dan broken home pada anak, bahkan terjadi kriminalitas di wilayah setempat karena faktor kebutuhan ekonomi. Inilah urgensi dilakukannya pengabdian kepada masyarakat di wilayah tersebut dengan fokus pembinaan keluarga bahagia, tahsin al-Qur'an, perbaikan arah kiblat, dan pembinaan ekonomi syari'ah. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada selupuh orang peserta aktif, dengan pendekatan Asset-Based Community Development. Hasilnya dari sepuluh orang peserta tersebut; mampu memahami dengan baik beberapa norma tentang hak dan kewajiban dalam rumahtangga beserta implikasinya; memahmi dan mempraktikkan kembali tahsin al-Qur'an; perbaikan arah kiblat Musholla Al-Huda berdasarkan ilmu falak dan teknologi modern; dan penyuluhan tentang praktik ekonomi syari'ah beserta pelatihan memproduksi abon cakalang yang halal lagi baik.
Pencegahan Kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) Remaja Perdesaan di Puskesmas II Kembaran Kabupaten Banyumas Kurniawan, Arif; Sistiarani, Colti; Gamelia, Elviera
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.4367

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi remaja khususnya kejadian Infeksi Menular Seksual (IMS) yang disebabkan perilaku seksual di luar nikah di Kabupaten Banyumas konsisten setiap tahunnya. Jumlah kejadian IMS yang terdeteksi merupakan kasus IMS yang memanfaatkan pelayanan kesehatan perorangan di Puskesmas. Faktanya kejadian IMS yang tidak terdeteksi oleh puskesmas lebih banyak jumlahnya seperti fenomena gunung es. Data pelayanan kesehatan remaja di Kabupaten Banyumas menunjukkan kasus IMS remaja yang konsisten adalah di puskesmas  II Kembaran. Permasalahan kejadian IMS remaja yang disebabkan oleh perilaku seks diluar nikah menjadi masalah utama pelayanan kesehatan reproduksi remaja perdesaan di Puskesmas II Kembaran  Kabupaten Banyumas. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui pelatihan pendidik sebaya kesehatan reproduksi remaja di wilayah kerja puskesmas II Kembaran. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan  adanya peningkatan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan infeksi menular seksual, sebelum dan sesudah pelatihan. Pembentukan jejaring kesehatan reproduksi remaja yang dibutuhkan disepakati remaja adalah organisasi karang taruna dan media sosial jejaring What Aps. Promosi kesehatan reproduksi remaja yang dilakukan pendidik sebaya mampu meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan infeksi menular seksual remaja perdesaan
Penentuan Status Gizi pada Anak Usia Dini di TK Islam Siti Fatimah Tsani, Fahmy Arif; Dieny, Fillah Fithra; Purwanti, Rachma; Kristiana, Ida
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i2.4386

Abstract

Anak usia dini merupakan anak yang berusia 0-6 tahun. Pada masa tersebut merupakan masa keemasan atau yang disebut golden age, dimana pada masa tersebut terjadi pertumbuhan yang sangat pesat. Pemantauan perkembangan anak pada rentang usia tersebut sangatlah penting, sehingga anak akan tumbuh dengan baik sesuai dengan umurnya. Pemantauan status gizi anak dapat dilakukan salah satunya di sekolah. Para guru juga berperan dalam mengetahui status gizi para muridnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memantau status gizi anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan survei yang dilakukan di TK Islam Siti Fatimah, Semarang. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah sebanyak 76 sampel. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan dan dianalisis menggunakan WHO Anthro dan WHO Anthro Plus. Berdasarkan hasil pengukuran diketahui bahwa rata-rata z-score BB/U tergolong gizi baik, TB/U tergolong normal, IMT/U tergolong baik dan BB/TB tergolong baik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa status gizi anak di TK Islam Siti Fatimah tergolong baik.
Implementasi Learning Organization dalam Pengembangan Manajemen Pendidikan Sekolah Dasar di Kabupaten Pringsewu Riswandi, Riswandi; Wicaksono, Lungit; Oktaria, Renti; Mujiyati, Mujiyati
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i2.4431

Abstract

Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung ini sebagai program pengabdian pada masyarakat dan bertujuan membantu para stakeholder seperti kepala sekolah dan guru yang terlibat di sekolah dasar untuk menerapkan Pendekatan Learning Organization secara optimal. Dengan menerapkan seluruh komponen-komponen yang ada di dalam Pendekatan Learning Organization seperti system thinking, personal mastery, mental models, shared vision dan team learning diharapkan para peserta pelatihan dapat mengembangkan sistem manajemen pendidikan berbasis sekolah dan menyempurnakan pola kepemimpinan kepala sekolah di seluruh sekolah dasar yang tersebar di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini membutuhkan waktu lebih kurang enam bulan, yang meliputi persiapan, pelaksanaan, laporan, dan evaluasi. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan pre-test dan post-test untuk mengetahui kemampuan awal dan akhir para peserta. Pelatihan dikemas dalam bentuk workshop pada beberapa sesi untuk membuat rancangan program kerja secara benar berdasarkan konsep Pendekatan Learning Organization sebagai upaya untuk mewujudkan sekolah efektif berdasarkan manajeman pendidikan sekolah. Hasil dari pengabdian masyarakat ini diperoleh peningkatan signifikan dari 65,71% dikategori sangat rendah menjadi 57,14% dikategori baik, untuk wawasan pengetahun peserta tentang Pendekatan Learning Organization dan peningkatan evaluasi diri atas kemampuan peserta dalam menerapkan Pendekatan Learning Organization dalam manajemen pendidikan berbasis sekolah.
Kaderisasi Penyedia Daging Qurban ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal) dan Layak Thaha, Aminah Hajah; Suarda, Andi; Mulia, Andi; Arsyad, Muh Ali
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4433

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi pemerintah terkait pembinaan penyembelihan hewan qurban adalah masih banyak masyarakat yang tidak melaporkan ke pemerintah setempat penyembelihan hewan qurban selain itu jumlah petugas yang tidak sebanding dengan luas wilayah dan banyaknya lokasi penyembelihan pada waktu yang bersamaan sehingga sulit untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Oleh karena itu dibutuhkan metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan ke masyarakat agar dapat menyediakan daging hewan qurban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta layak bagi masyarakat yang mengkonsumsi. Salah satu cara yang dilakukan yaitu melalui pembentukan kader penyedia daging hewan qurban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) serta Layak bagi Masyarakat pada Mesjid. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan diikuti sebanyak 14 mesjid dan 100 orang kader se Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Hasil monitoring evaluasi diketahui bahwa salah satu titik kritis yang harus menjadi perhatian dan perlu ditingkatkan oleh pada kader tersebut adalah penanganan daging qurban meliputi setelah penyembelihan.Kata Kunci: Takmir Mesjid, Daging Qurban, ASUH, LayakAssistance of the Takmir of the Mosque in Providing Sacrificial Meat that is FARE (Safe, Healthy, Whole, Halal) and AppropriateABSTRACTOne of the government's obstacles regarding the development of sacrificial animal slaughter is that there are still many people who do not report to the local government the slaughter of sacrificial animals. Also, the number of officers is not proportional to the area of the area and the number of slaughtering locations simultaneously, so it is difficult to carry out further training. Therefore an effective method is needed to increase knowledge to the public to provide ASUH (Safe, Healthy, Whole, and Halal) qurban meat and suitable for those who consume it. One way to do this is through the assistance of mosque takmirs to provide ASUH (Safe, Healthy, Whole, and Halal) qurban meat and is appropriate for the community at the mosque. The entire series of activities consisting of location surveys, preparation and coordination, training implementation, and monitoring evaluation were carried out from March to August 2019. The training consisted of theory and practice, which lasted for 2 days attended by 100 mosque takmirs from 14 mosques in Rappocini District, Makassar City. The monitoring and evaluation results show that one of the critical points that should be of concern and need to be improved by mosque takmirs is the handling of qurban meat, including the stages after slaughter.Keywords: Mosque takmirs, Meat Qurban, ASUH, Appropriate
Peningkatan Kompetensi Menyusun dan Mengajarkan Soal Cerita Matematika bagi Guru SD Pedesaan Sumarwati, Sumarwati; Budiyono, Budiyono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.4438

Abstract

Masalah yang dihadapi guru sekolah dasar di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali yang termasuk pedesaan adalah siswa sulit memahami isi soal cerita dalam buku  Matematika karena bahasa dan konteksnya tidak sesuai dengan kompetensi mereka. Sementara itu, guru  kesulitan menyusun soal cerita yang sesuai dengan karakteristik kebahasan  siswanya serta mengajarkannya dengan metode  komunikatif. Tujuan pengabdian  (IbM) ini untuk meningkatkan kompetensi guru dalam (1)  menyusun soal cerita yang sesuai dengan karakteristik bahasa dan konteks siswanya serta (2) mengajarkan soal cerita dengan metode komunikatif sehingga membantu siswa untuk  memahami isi soal cerita. Yang menjadi subjek (mitra) adalah 30 guru kelas 1, 2, 3. Pendekatan yang diterapkan adalah pendekatan partisipatif dengan teknik modelling, simulasi, dan praktik kelas. Hasil  pelatihan dan pendampingan penyusunan soal cerita  menunjukkan lebih dari 70% guru dapat membuat soal cerita Matematika yang sesuai kriteria, sedangkan  pada guru yang lain, sebagian soal cerita buatannya tidak sesuai kriteria, misalnya kalimat terlalu panjang, tidak menggunakan aktor dan setting, serta tidak memuat nilai karakter positif. Hasil pelatihan dan pendampingan praktik mengajarkan soal cerita menunjukkan lebih dari 60% guru dapat mengajarkan soal cerita buatannya secara komunikatif dengan teknik menerjemahkan (dalam bahasa Jawa) dan menceritakan sehingga siswa dapat memahami isi soal soal dan membuat persamaan Matematika secara benar.  Kata kunci: penyusunan dan pengajaran; soal cerita Matematika; sekolah dasar; pedesaanThe Improvement of Composing and Teaching Word Problem Competencies for Rural Elementary School TeachersABSTRACT The problem faced by primary school teachers in Cepogo Subdistrict, Boyolali District which is rural area, is that it is difficult for students to understand  word problems in the Mathematics book because the language and context are not in line with their competencies. Meanwhile, the teacher has difficulty creating word problem that are appropriate to the students' language characteristics and teaching them using communicative methods. The purpose of this devotion (IbM) is to improve teacher competence in (1) ccomposing word problem that are in accordance with the characteristics of the language and context of the students and (2) teaching word problems with communicative methods so that it helps students to understand the content of problems. The subjects (partners) were 30 teachers in grades 1, 2, 3. The approach applied was a participatory approach with modeling techniques, simulations and classroom practices. The results of the training and mentoring for the preparation of word problems showed that more than  70% of the teachers could compose Mathematics word problems that were in accordance with the criteria, whereas in other teachers, some of the stories they made were not in accordance with the signs, ie the sentences were too long, not use actors and settings, and do not contain positive character. The results of training and practical assistance teaching word problems show that more than 60% of teachers can teach the word problems that she made communicatively by translating techniques (in Javanese) and telling stories so students can make mathematical equations correctly.Keywords: composing and teaching; mathematics word problems; primary school; rural. 
Pelatihan pembuatan produk makanan berbasis daun kelor untuk pemenuhan gizi balita di Desa Bogo Bojonegoro Rani, Karina Citra; Eka Jayani, Nikmatul Ikhrom; Darmasetiawan, Noviaty Kresna
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4501

Abstract

Permasalahan malnutrisi pada balita merupakan masalah kesehatan utama yang dihadapi oleh sebagian besar negara berkembang, termasuk Indonesia. Daun kelor merupakan salah satu bahan alam yang memiliki kandungan nutrisi dan bermanfaat untuk pemenuhan gizi. Daun kelor selama ini banyak digunakan pada berbagai negara berkembang sebagai alternatif makanan untuk mengatasi malnutrisi. Salah satu desa di Jawa Timur yang memiliki potensi tanaman kelor adalah di Desa Bogo, Bojonegoro. Daun kelor telah dimanfaatkan masyarakat Desa Bogo dalam bentuk olahan makanan sederhana seperti sayur bening, keripik, dan pepes. Produk makanan berbasis daun kelor yang selama ini dikembangkan belum ada yang dapat diterima dan digemari oleh anak-anak, padahal pemenuhan gizi balita merupakan salah satu fokus yang juga diprioritaskan oleh pemerintah Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan pada fakta tersebut, diperlukan suatu kegiatan pengembangan produk makanan berbasis daun kelor untuk pemenuhan gizi balita. Produk makanan yang dikembangkan dalam kegiatan ini adalah nugget dan es krim daun kelor. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Wanita Tani dan kader PKK di Desa Bogo untuk menciptakan produk makanan berbasis daun kelor yang digemari oleh balita. Kegiatan ini dilakukan dengan evaluasi pemahaman di awal kegiatan, penyampaian materi dengan media vidoe,  praktik pembuatan produk, dan evaluasi akhir kegiatan.Kata Kunci: produk makanan; daun kelor; gizi; balita; Desa Bogo. Training on Making Moringa Leaf-Based Food Products for Toddler Nutrition Fulfillment in Bogo Village, BojonegoroABSTRACTMalnutrition in toddlers is a major health problem suffered by most developing countries, including Indonesia. Kelor leaves are one of the natural ingredients which contain nutrients and beneficial for nutritional requirements. One of the villages in East Java that has the potential of kelor plants is Bogo, Bojonegoro. Kelor leaves have been utilized in Bogo as simple foods product including clear soups, chips, and pepes. Kelor leaf-based food products which have been developed, are not being accepted and favored by children. Whereas, the nutritional fulfillment of toddlers is one of the focus that is prioritized by the government of East Java province. Based on this fact, kelor leaf-based food development activity is required for the fulfillment of toddler nutrition. Food products developed in this activity are nuggets and ice cream based of  kelor leaf. This activity aims to empower Kelompok Wanita Tani and PKK in Bogo village to create a kelor leaf-based food products which are favored by toddlers. This activity is conducted by an evaluation of understanding at the beginning of activities, delivery of material using video, product creation practices, and final evaluation. The final result of this program obtained two new variants of product, including nugget and ice cream. Both products can be used as alternative food products to meet the nutritional needs of children in Bogo, Bojonegoro. Keywords: food product; kelor leaf; nutrition; toddler; Desa Bogo
Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Muslim Melalui Implementasi Manajemen Keuangan Islami. Rianto, Hartato; Putri, Anita; Aseandi, Riski
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.4585

Abstract

Kesejahteraan keluarga masih menjadi permasalahan yang krusial di Indoneisa. Kesejahteraan ini sangat dipengaruhi oleh pendapatan dan pengelolaan keuangan yang dimiliki oleh keluarga tersebut. Peningkatan kesejahteraan keluarga dapat terjadi bila pengelolaan keuangan dilakukan dengan baik. Pendapatan yang relatif kecil bila di alokasikan secara efektif dan efesien dangan membagi proporsi konsumsi dan investasi secara tepat diyakini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga tersebut di masa yang akan datang. Pelatihan manajemen keuangan menjadi salah satu solusi terbaik yang dapat diberikan oleh civitas akademika. Pelatihan keuangan akan menambah pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam memanajemen keuangan yang dimiliki. Hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan pelatihan manajemen keuangan. Peneliti memasukan instrumen islam kedalam materi pengelolaan keuangan dikarenakan pengelolaan keuangan secara islami akan mendatangkan kebaikan didunia hingga ke akhirat. Peneliti memililih Dea perlis sebagai tempat penelitian dikaenakan mayorita perekonomian yang dimiliki warga adalah menengah kebawah dengan penghasilan yang tidak menentu dikarenakan pekerjaan yang dimiliki hampir seluruh masyarakat adalah sebagai nelayan. Hasil pengabdian kepada msyarakat ini telah menambah pengetahuan dan kemampuan masyarakat dalam mengelola uang yang dimiliki secara efektif dan efesien serta sesuai dengan syariat islam.
Analisis Studi Kelayakan Usaha Air Minum Berbasis Chlorine Dioxide Pada Unit Usaha BUMDes Kertajaya Agustina, Lidya; Hanny, Hanny; Tjun, Lauw Tjun; Debbianita, Debbianita; Joni, Joni; Batistuta, Feren Farah Focket
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.4601

Abstract

BUMDes Kertajaya melalui PAB Tirta Jaya memiliki usaha penyaluran air bersih, namun daya dorong ekonomi yang dihasilkan dari usaha penyaluran air bersih masih sangat rendah sehingga keberadaan BUMDes masih jauh dari harapan yang telah disampaikan melalui Undang-Undang. Dalam pengabdian masyarakat ini, kami berupaya untuk meningkatkan nilai tambah dari usaha yang ada sebelumnya. Peningkatan nilai tambah ekonomi dapat dilakukan dengan mengembangkan usaha penyaluran air bersih menjadi usaha penyaluran air minum yang berbasis Chlorine Dioxide. Untuk mengetahui minat, kepercayaan, serta tanggapan  masyarakat Desa Kertajaya terhadap usaha penyaluran air minum yang berbasis Chlorine Dioxide, maka kami mengevaluasi studi kelayakan bisnis usaha penyaluran air minum pada BUMDes Kertajaya dengan memperhatikan Aspek Pasar; Teknis dan Teknologi; Keuangan; Ekonomi/Sosial dan Politik; Lingkungan Hidup; Hukum dan Legalitas usaha penyaluran air minum. Hasil studi kelayakan bisnis diharapkan dapat memberikan masukan mengenai prospek usaha penyaluran air minum bagi BUMDes Kertajaya.