cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Perbaikan Lingkungan dengan Penanaman Mangrove Berbasis Masyarakat untuk Mendukung Wisata Pesisir Desa Tapulaga Kandari, Aminuddin Mane; Kasim, Safril; Siwi, La Ode; Surya, Ridwan Adi; Mando, La Ode Agus Salim; Yasin, Asramid; Hidayat, Herlan; Pristya, Terry Y.R.
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.4046

Abstract

Perbaikan lingkungan dengan penanaman mangrove berbasis masyarakat untuk mendukung wisata pesisir dilatar belakangi oleh garis pantai mengalami kemunduran dengan tingginya erosi pantai, kurangnya sentuhan iptek dalam pengelolaan mangrove, masyarakat tidak memiliki mata pencaharian alternatif dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan memelihara lingkungan. Tujuan program ini adalah terbentuknya unit pemberdayaan masyarakat terhadap ekosistem mangrove, menjadikan ekosistem mangrove sebagai wisata pesisir untuk meningkatkan pendapatan daerah, kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam. Metode yang digunakan meliputi: 1) metode perencanaan: survei lokasi, perijinan, wawancara, pemberian kuesioner, 2) metode pelaksanaan: penyuluhan, pembentukan unit lembaga, pembibitan, persemaian, penanaman dan kerja bakti bersih pantai dan 3) metode evaluasi: meminimalisir kelemahan dan hambatan selama kegiatan berlangsung. Program dilaksanakan pada Juli 2019 di desa Tapulaga kecamatan Soropia kabupaten Konawe. Hasil program yang dicapai: persepsi masyarakat banyak yang setuju desa Tapulaga menjadi daerah ekowisata mangrove, terbentuknya Sahabat Mangrove Desa Tapulaga sebagai lembaga pengelola mangrove dan lembaga pendukung lainya seperti kelompok Pengawas Pesisir Wahana Lestari dan kelompok Nelayan Lestari, bertambahnya 1 unit bedeng persemaian mangrove yang baru yang dapat dijadikan lahan bisnis untuk dijual, penambahan jumlah area kawasan hutan mangrove desa Tapulaga dengan melalui 1000 bibit pohon mangrove yang ditanam dan berkurangnya sampah plastik melalui kerja bakti bersih pantai desa Tapulaga.Kata Kunci: Desa Tapulaga; mangrove; pesisir; wisata Environmental Improvement with Community-Based Mangrove Planting to Support Coastal Tourism in Tapulaga Village ABSTRACT Improvement of the environment by planting community-based mangroves to support coastal tourism due to the shoreline has deteriorated with high coastal erosion, lack of science and technology touches in mangrove management, the community lacks alternative livelihoods and lack of community awareness to protect and preserve the environment. The purpose of this program is the formation of a community empowerment unit for mangrove ecosystems, making mangrove ecosystems as coastal tourism to increase regional income, community welfare and nature conservation. The methods used include: 1) planning methods: location surveys, permits, interviews, questionnaires, 2) implementation methods: counseling, the establishment of institutional units, nurseries, nurseries, planting and beach clean service work and 3) evaluation methods: minimizing weaknesses and obstacles during the activity. The program was carried out in July 2019 in Tapulaga village, Soropia sub-district, Konawe regency. Program results achieved: many community perceptions agree that Tapulaga village becomes a mangrove ecotourism area, the formation of Friends of Mangrove Tapulaga Village as a mangrove management institution and other supporting institutions such as the Wahana Lestari Coastal Supervisor group and the Sustainable Fishermen group, an increase in 1 new mangrove nursery unit can be used as a business land for sale, increasing the number of mangrove forest areas in Tapulaga village by going through 1000 mangrove tree seedlings planted and reducing plastic waste through the clean beach service work of Tapulaga village.Keywords: coastal; mangrove; Tapulaga Village; tourism
Peningkatan Potensi Produk Unggulan Kabupaten Bandung Melalui Manajemen Produk dan Branding Digital Wulandari, Astri; Suryawardani, Bethani; Wijaya, Dedy Rahman; Sari, Siska Komala; Suryatiningsih, Suryatiningsih
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.4103

Abstract

Hanya 10% dari total anggota Paguyuban Usaha Kecil Menengah Regional Kabupaten Bandung (PPKM) yang sudah menggunakan website dalam promosi penjualan produk yang diproduksi. Sedangkan sisanya 90% masih menggunakan media konvensional untuk mempromosikan produknya, seperti penggunaan brosur dan pameran. Adapun data keanggotaannya juga masih dikelola dan disimpan hanya menggunakan software aplikasi microsoft excel, sehingga data anggota tersebut belum berelasi satu sama lain, tidak up to date dan berpotensi mengakibatkan inkonsistensi dan duplikasi. Dengan dibangunnya website profil Organisasi Komunitas UMKM berbasis Content Management System yang menampilkan informasi profil produk dan anggota, serta diadakannya pelatihan pengelolaan konten informasi tersebut menjadi solusi yang tepat dalam mengatasi permasalahan pengelolaan data anggota dan aktivitas promosi produk serta juga dapat mengembangkan kemampuan kewirausahaan melalui website, sehingga mereka tidak perlu bergantung hanya pada kegiatan jual beli secara tatap muka langsung (offline). Adapun pembangunan web tersebut dilaksanakan melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Terapan (FIT) beserta Fakultas Komunikasi dan Bisnis (FKB) Universitas Telkom. Dengan disediakan website ini, diharapkan pengelolaan data anggota menjadi tersentralisasi dan lebih berkualitas serta kegiatan promosi produk unggulan di Kabupaten Bandung dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi.Kata Kunci: digital branding; manajemen produk; produk unggulan. Increasing the Potential of Superior Products in Bandung Regency through Product Management and Digital Branding                                           ABSTRACT All members of Bandung Regency Small and Medium Enterprises Association (PPKM), only 10% have a website to improve the products produced. The rest (90%) still uses conventional media such as brochures and exhibitions in the competition for their products. Coverage data is still managed using Microsoft Excel so that the data is not related, still requires inconsistencies and duplication, also not up to date. Development of a MSME Community Organization profile website based on a Content Management System that provides product profiles and member profiles, as well as content training that is appropriate to overcome difficulties in managing member data and product promotion and can increase entrepreneurial skills through the website. The web development is carried out through Community Service Activities conducted by lecturers and students of the Faculty of Applied Sciences (FIT) and the Faculty of Communication and Business (FKB) Telkom University. With this website, it is hoped that promotional products can buy a wider market and data management for members is centralized and of better quality.Keyword: digital branding; product management; featured product.
Efektivitas Program Sosialisasi Konsep Keamanan Pangan terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa SMA Pakpahan, Okta Pringga; Putri, Desiana Nuriza; Mardhiyah, Nadia
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i3.4109

Abstract

Keamanan pangan ialah keadaan dan usaha untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran kimia, biologis, dan benda lain yang merugikan, mengganggu, dan membahayakan kesehatan manusia. Rendahnya tingkat keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) masih menjadi persoalan yang penting. Data pengawasan PJAS yang dilakukan BPOM RI Direktorat Inpeksi dan Sertifikasi Pangan menyatakan bahwa 45% PJAS tidak memenuhi ketentuan keamanan yaitu PJAS tersesbut ternyata mengandung bahan kimia seperti boraks, formalin, rhodamin, dan mengandung Bahan Tambahan Pangan (BTP), seperti benzoat dan siklamat yang  melebihi batas aman. Permasalahan di SMA Negeri 2 Batu yaitu di sekolah terdapat banyak jajanan tidak sehat, jajan di sekolah yang menjadi kebiasaan siswa, tidak ada media dari sekolah yang dapat digunakan sebagai media transfer pengetahuan jajanan sehat, dan pengetahuan pihak kantin yang kurang terhadap keamanan pangan. Kegiatan sosialisasi terdiri dari penyampaian materi mengenai keamanan pangan, praktek uji formalin dan boraks, serta evaluasi keberhasilan program melalui kuisoner. Pengabdian inimemiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh program sosialisasi terhadap peningkatan pengetahuan siswa melalui pengukuran pre-test post-test melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan metode nonparametrik uji 2 sampel berhubungan Wilcoxon. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa pogram sosialisasi konsep keamanan pangan dapat meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan civitas akademika dalam memahami keamanan pangan.
Budidaya Jamur Tiram dan Berbagai Produk Olahannya untuk Peningkatan Kapasitas Masyarakat Desa Kali Padang Anwar, Guswarni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7 No 3 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v7i3.4202

Abstract

Budidaya jamur tiram putih dapat dijadikan alternatif untuk peluang usaha meningkatkan ekonomi masyarakat dan mengurangi limbah serbuk kayu gergaji untuk kesehatan lingkungan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan di Desa Kali Padang, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu karena desa ini memiliki usaha penggergajian kayu yang menghasilkan limbah. Selain itu, desa ini juga sedang menggalakkan program ekowisata, sehingga budidaya jamur tiram dan membuat produk olahannya dapat mendukung program tersebut dengan menghasilkan produk olahan khas dari jamur tiram untuk dijual kepada wisatawan dan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat  dari peluang usaha budidaya jamur tiran dan membuat produk olahannya. Sasaran kegiatan adalah kelompok perempuan. Metode kegiatan adalah pelatihan dan praktek melakukan budidaya jamur dan membuat produk olahan. Kegiatan dapat dilaksanakan dengan sukses dengan telah menghasilkan usaha budidaya jamur tiram sebanyak 500 baglog yang telah memproduksi jamur tiram setiap hari rata-rata 3 kg. Jamur tiram yang dipanen tersebut dijual kepada masyarakat dan dananya sebagai modal pengembangan usaha budidaya jamur. Kelompok perempuan yang dilatih telah memiliki ketrampilan membuat beberapa produk olahan jamur tiram seperti sate, nugget, batagor, dan jamur krispi atau keripik jamur.
Pelatihan Keterampilan Esensial Konseling untuk Konselor Sekolah dengan Structured Learning Approach Rahman, Diniy Hidayatur; Multisari, Widya; Probowati, Devy
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.4222

Abstract

Salah satu permasalahan pelik yang dialami oleh para konselor sekolah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo adalah rendahnya keterampilan konseling. Hal ini karena sebagian besar mereka tidak berlatarbelakang pendidikan sarjana bimbingan dan konseling. Selama ini, proses konseling dilakukan dengan cara yang lebih mirip dengan pemberian nasehat daripada konseling profesional. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan esensial konseling untuk para konselor dimaksud. Melalui pelatihan ini, diharapkan agar para konselor dapat meningkatkan: (1) keterampilan mendengarkan secara aktif; (2) keterampilan mempengaruhi; dan (3) keterampilan pemberian bantuan pemecahan masalah melalui prosedur-prosedur konseling secara umum. Kegiatan inidilaksanakan dengan menggunakan pendekatan structured learning approach (SLA) dengan sistem In, On, dan In. Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan dilaksanakan selama tiga bulan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatanpengetahuan dan keterampilan konseling para peserta. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan skor-skor pengetahuan dan keterampilan mereka ke arah yang lebih baik.Kata Kunci:keterampilan esensial konseling; bimbingan dan konseling; structured learning approachCounseling Essential Skills Training for School Counselors with a Structured Learning Approach ABSTRACT One of the most compliacated problems of school counselors in Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo is the lack of their counseling skills. This is because their educational background is not related to guidance and counseling. Prior to this program, their counseling service was carried out in a way that could be called advice giving rather than professional counseling. Based on the situation, the program aims to improve the essential counseling skills of the counselors. The program is expected to improve the counselors’: (1) active listening skills; (2) influencing skills; and (3) skills in providing problem solving. The program is implemented with a structured learning approach (SLA) and In-On-In procedure. Overall, the entire program was carried out in three months. The result of the program is the improvement of the counselors’ understanding and skills in giving counseling service.Keywords: essential counseling skills; guidance and counseling; structured learning approach
Belajar dari KKN Kebencanaan: Pola Distribusian Bantuan Paska Gempa Lombok antara MDMC dan BPBD Adiansyah, Joni Safaat; Matrani, Bedy Aga Fara
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4247

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki berbagai macam potensi bencana seperti gempa bumi. Salah satu kejadian gempa bumi dengan kekuatan yang mencapai 6,8 Skala Richter (SR) terjadi di pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Komponen penting yang sangat berperan dalam manajemen bencana adalah distribusi bantuan paska bencana. Program Pengabdian Masyarakat (PKM) dengan tema kebencanaan diinisiasi oleh Universitas Muhammadiyah Mataram. Sejumlah 30 mahasiswa dikirim untuk membantu program distribusi bantuan paska gempa di dua simpul pengelolaan bantuan yaitu Muhammadiyah Managament Disaster Center (MDMC) yang bertempat di Gedung Dakwah Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bertempat di kantor BPBD NTB. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa tata kelola dan strategi dalam pengelolaan distribusi bantuan bencana yang dilakukan oleh MDMC dan BPBD memiliki karakteristik yang berbeda, hal ini terkait dengan ‘payung’ operasional yang diacu oleh kedua lembaga tersebut. Beberapa karateristik perbendaan tersebut adalah sumber dana, sistim koordinasi, dan sumberdaya yang pada akhirnya menghasilkan perbedaan dalam alur distribusi.Kata Kunci: Bencana; BPBD; Distribusi Bantuan; MDMC; Paska Gempa Learning from Disaster Community Service: Distribution Pattern of Post-Lombok Earthquake Aid between MDMC and BPBDABSTRACTIndonesia is one the countries that has various potential disasters such as the Earth Quake. One of the Earth Quakes that reached magnitude of 6.8 Richter Scale (SR) was occurred at Lombok Island Province of West Nusa Tenggara (NTB). A critical component that plays in the disaster management is humanitarian logistic supply. The community services program (PKM) with disaster theme was initiated by Universitas Muhammadiyah Mataram. Total of 30 students were sent for assisting the humanitarian logistic supply post-earth quake at two main distribution focal point, namely Muhammadiyah Disaster Management Centre that located at Gedung Dakwah Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) NTB, and The Provincial Disaster Management Office (BPBD) that located at BPBD NTB office. The PKM concluded that the distribution of humanitarian logistic by MDMC and BPBD has different characteristic associated with management and strategy, these differences occurred due to operational guideline that referred by those two institution. Some of the characteristic differences include funding resource, coordination system, and human resources that generated the different distribution flow.         Keywords: Disaster; BPBD; Distribution Aid; MDMC; Post Earth Quake
Pendampingan Gerakan Literasi Masyarakat Melalui Rumah Baca Sukiyanto, Sukiyanto; Mufidah, Eli; Maulidah, Tsalitsatul; Nisa’, Rofiatun
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.4250

Abstract

Kemampuan membaca dan menulis anak-anak dan masyarakat di dusun Cumpleng tergolong rendah. Mereka lebih cenderung memilih untuk bermain dan nongkrong di balai desa hanya sekedar untuk bermain game online. Pengabdian ini menitik beratkan pada upaya pendampingan sebuah pembangunan rumah baca, yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Maka dari itu, pendampingan ini menggunakan tiga tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, dan hasil. Tahap perencanaan yakni melakukan sebuah observasi, menyusun jadwal, dan membuat Forum Group Discussion (FGD). Tahap pelaksanaan yakni merealisasikan aksi pembanguanna rumah baca tersebut dan setelah terrealisasikan rumah baca tersebut diadakan sebuah peresmian. Tahapan terakhir yaitu hasil, pada tahapan ini sejauh mana anak-anak dan masyarakat di dusun Cumpleng dapat memanfaat fasilitas yang telah ada. Dan hasilnya diperoleh bahwa anak-anak dapat memanfaatkan rumah baca tersebut dan dapat mengakses pengetahuan melalui fasilitas internet yang ada.Kata Kunci: gerakan literasi; rumah baca.Assistance For Community Literation Movement Through Reading HouseABSTRACTThe ability to read and write children and the community in the village of Cumpleng is relatively low. They are more likely to choose to play and hang out at the village hall to play online games. This dedication focuses on assisting in the construction of a reading house, which aims to overcome these problems. Therefore, this assistance uses three stages, namely, planning, implementation, and results. The planning stage is to make an observation, arrange a schedule, and create a Group Discussion Forum (FGD). The implementation phase is to realize the building of the reading house, and after the reading, the house is understood an inauguration will be held. The final stage is the results. At this stage, the extent to which children and the community in the village of Cumpleng can take advantage of existing facilities. And the results are obtained that children can use the reading house and can access knowledge through existing internet facilities.Keywords: literacy movement; reading house.
Optimalisasi Keterampilan Menulis Pada Guru Hayati, Khodijah; Amilia, Fitri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4271

Abstract

Kemampuan dan keterampilan membaca menulis mutlak menjadi kompetensi yang harus dimiliki setiap guru. Kemampuan membaca dapat diukur dalam kegiatan berbicara dan menulis. Kemampuan menulis mencerminkan keterampilan berbahasa secara keseluruhan. Berdasarkan observasi, dibutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan menulis pada guru di desa Pakusari meliputi keterampilan menulis teks buku ajar dan artikel ilmiah.  Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian Masyarakat (Abdimas) bertema literasi di Desa Pakusari mulai tahun 2017 hingga 2019. Hasil pelaksanaan Abdimas pada guru Sekolah Dasar dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Desa Pakusari menunjukkan bahwa keterampilan menulis guru sudah baik. Luaran dalam kegiatan ini berupa buku cerita, buku bergambar, dan lembar kerja siswa menjadi bukti konkret keterampilan mereka. Namun, kurangnya motivasi, sarana, dan pembiasaan menulis menjadi hambatan dalam kegiatan menulis. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak agar kompetensi guru bisa terus menerus ditingkatkan. Kompetensi guru yang baik akan menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran.Kata Kunci: menulis; kompetensi guru. Optimization of Teacher's Writing SkillsABSTRACTThe reading and writing skills have absolutely become competency that must be possessed by teachers. Reading ability can be measured through speaking and writing activities. Writing skills reflect overall language skills. Based on observations, training and mentoring activities are needed to improve writing skills of textbook and scientific articles for teachers in Pakusari . This training and mentoring activity is the series of Community Service (Abdimas) on literacy-based theme activities in Pakusari from 2017 to 2019.  This activity was implemented for teachers of Elementary school and Early Childhood Education in Pakusari.  The results of the implementation show that the teacher's writing competency is good. The teachers have been able to create story books, picture books, and student worksheets as the concrete evidence of their ability in writing skills. However, lack of motivation, tools, and habit of writing, have become obstacles in writing activities. For this reason, collaboration between all parties is needed so that teacher’s competencies can continuously be improved. Competent teacher is the basis in the development of education and learning.Key Words: teacher competencies; writing.
Pengembangan Content Management System Untuk Media Branding Produk Paguyuban Usaha Kecil Menengah Regional Kabupaten Bandung Wijaya, Dedy Rahman; Suryatiningsih, Suryatiningsih; Wulandari, Astri; Suryawardani, Bethani; Sari, Siska Komala; Fazri, Irfan Moch
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4277

Abstract

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) adalah salah satu lembaga teknis daerah di Kabupaten Bandung. Tugas utama Dispakan adalah menjadi unit pelaksana tugas pemerintah daerah dalam memastikan program-program ketahanan pangan dan perikanan bisa berjalan di Kabupaten Bandung. Saat ini terdapat delapan puluh empat mitra binaan yang tergabung dalam paguyuban usaha kecil menengah yang memproduksi olahan pangan. Jumlah tersebut adalah jumlah mitra yang sudah terdata dan masih mungkin akan bertambah. Terdapat enam puluh empat produk hasil diversifikasi usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai upaya menciptakan keanekaragaman pangan agar dapat berpotensi menjadi produk unggulan Kabupaten Bandung. Namun, sebagian besar mitra binaan masih menggunakan media konvensional seperti pameran dan brosur untuk promosi produk. Selain itu, saat ini, pendataan anggota mitra binaan masih dilakukan menggunakan file MS Excel sehingga memiliki kelemahan seperti kerentanan duplikasi, konsistensi, dan kesulitan berbagi data. Berdasarkan permasalahan yang ada, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun content management system sebagai media promosi sekaligus pendataan mitra binaan dan produk-produknya. Kegiatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu pengumpulan data, pembangunan aplikasi, dan sosialisasi. Hasil evaluasi menunjukkan kepuasan masyarakat sasar terhadap pelaksanaan kegiatan.Kata Kunci: content management system; Dispakan; promosi produk, UKM Development of Content Management System for Product Branding Media Bandung Regency Regional Small and Medium Enterprises AssociationABSTRACTThe Department of Food and Fisheries (Dispakan) is one of the regional technical institutions in Bandung. The main task of the Dispakan is to become the representation unit of the local government in ensuring that food and fisheries security programs in Bandung Area. At present, there are eighty-four fostered partners who are members of the small and medium business community that produces foods. This number is the number of partners that have been recorded and may still increase. There are sixty four products from the diversification of small and medium enterprises (SMEs) as an effort to create food diversity so that it can potentially become a superior product in Bandung. However, most of the fostered partners still use conventional media such as exhibitions and brochures for product promotion. In addition, at present, the data collection of members of the fostered partners is still done using MS Excel files so that it has weaknesses such as duplication, consistency, and difficulty sharing data. Based on the existing problems, this community service activity aims to build a content management system as a media campaign as well as data collection of fostered partners and their products. The activities are divided into three stages, namely data collection, application development, and workshop. The evaluation results show the target community's satisfaction with the implementation of activities.Key words: content management system; Dispakan; product promotion, SME
Literasi Pengasuhan Berbasis Fatherhood sebagai Upaya Preventif Permasalahan Sosial Remaja Handayani, Sri; Kriyantono, Rachmat; Rahmiati, Dyan
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i2.4328

Abstract

Peran ayah dalam pengasuhan anak pada keluarga modern makin meningkat, namun masih tidak secepat meningkatnya kuantitas ibu yang masuk ke ranah publik (bekerja). Keluarga membutuhkan kedua peran (ayah dan ibu) berfungsi dengan optimal untuk perkembangan anak. Khususnya saat beberapa penelitian ilmiah mengidentifikasi bahwa permasalahan sosial remaja yang timbul di masyarakat saat ini berawal dari terlewatinya peran ayah dalam pengasuhan dan Pendidikan anak. Optimalisasi peran ini tentunya bukan lagi memposisikan satu pihak hanya ‘membantu’ pihak yang lain. Saling mengisi dalam kesetaraan menjadi kunci keberhasilan sebuah keluarga, karena anak membutuhkan role model dan contoh dalam bersikap dan bertindak. Bahwasanya Pendidikan dan pengasuhan anak adalah tanggungjawab ibu menjadi mitos sosial yang perlu untuk direkonstruksi, karena sesungguhnya ayah memiliki porsi tanggungjawab yang sama dengan ibu. Perlu adanya kesungguhan dan konsistensi dalam upaya perarusutamaan peran ayah dalam keluarga ini.