cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 817 Documents
Mengajak Generasi Z SMA 1 Muhammadiyah Malang Berinternet Secara Bijak Rosyida, Hamdan Nafiatur; Kusumaningrum, Demeiati Nur; Anggraheni, Palupi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v4i2.3743

Abstract

ABSTRAKHasil survei oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2016 menunjukkan bahwa 51,8 persen dari 256,2 juta penduduk Indonesia merupakan pengguna internet dan 47,6 persennya menggunakan internet melalui gawai pribadi. Meskipun demikian, fenomena sosial mencatat tidak semua individu dapat menggunakan media sosial secara bijak. Hal itulah yang menjadi semangat kemitraan tim UMM dengan SMA 1 Muhammadiyah Malang dalam program pelatihan literasi digital. Pemahaman siswa tentang literasi digital dalam penggunaan media sosial masih minim. Siswa menguasai penggunaan media sosial popular seperi Instagram, Twitter maupun Facebook namun dampak media sosial seperti munculnya hoax, fenomena ‘firehose falsehood’ maupun efek domino lainnya belum terlalu mendapat perhatian. Program literasi digital dilaksanakan melalui 2 (dua) format. Pertama, Seminar dan Talkshow Literasi Digital yang terdiri dari topik perkembangan terkini media social, pengenalan tentang logika big data yang menentukan tajuk komposisi berita, dan pengenalan keamanan digital (cyber security). Kedua, sosialisasi berinternet secara bijak menggunakan instrumen buku saku (booklet) yang bertujuan memberikan pemahaman bagi siswa mengenai bagaimana penggunaan sosial media dan dampak positif negatif dalam berbagai perspektif studi kasus.Kata Kunci: internet; literasi; millenial; pelatihan; remaja Invites Generation Z of Muhammadiyah Malang 1 High School to Internet WiselyABSTRACTThe results of a survey by the Indonesian Internet Service Providers Association (APJII) in 2016 showed that 51.8 percent of 256.2 million Indonesians were internet users and 47.6 percent used the internet through private devices. However, social phenomena noted that not all individuals can use social media wisely. That was the spirit of the partnership between UMM and SMA 1 Muhammadiyah Malang in the digital literacy training program. Students' understanding of digital literacy in the use of social media is still minimal. Students master the use of popular social media like Instagram, Twitter and Facebook but the impact of social media such as the emergence of hoaxes, the phenomenon of 'firehose falsehood' and other domino effects have not received much attention. Digital literacy program is carried out in 2 (two) formats. First, the Seminar and Digital Literacy Talkshow which consists of the latest developments in social media, the introduction of the logic of big data that determines the headline of news composition, and the introduction of digital security (cyber security). Second, internet socialization wisely uses a booklet instrument which aims to provide students with an understanding of how social media is used and its positive and negative impacts in a variety of case study perspectives.Keywords: internet; literacy; millennial; training; teenager
Perbaikan mutu produk baby fish nila krispi di Kelompok Tani Karya Mina Utama, Rowo Jombor, Klaten, Jawa Tengah Ratnaningsih, Nani; Rahayu, Tutiek; Mujiyono, Mujiyono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.3785

Abstract

Kelompok Tani Karya Mina Utama merupakan kelompok produsen baby fish nila krispi di Rowo Jombor dengan mutu produk tidak konsisten, kemasan dan labeling sangat sederhana. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memperbaiki mutu dan kemasan produk baby fish nila krispi sehingga dapat meningkatkan branding produk dan pangsa pasar. Metode kegiatan dilakukan dengan diskusi bersama, penyusunan standar proses produksi, pendampingan penerapan standar proses produksi, serta perbaikan kemasan dan label. Hasil kegiatan menunjukkan mutu produk baby fish nila krispi yang diproduksi oleh Kelompok Tani Karya Mina Utama, Desa Krakitan, Klaten dapat ditingkatkan dengan perbaikan standar proses produksi, kemasan dan labeling produk. Standar proses produksi nila krispi meliputi pemilihan anak ikan, pembersihan isi perut, pembelahan, pencucian, perendaman dalam bumbu, pelapisan dengan tepung beras dan tapioka, penggorengan, penirisan minyak dengan spinner, dan pengemasan. Produk dikemas dengan kantong plastik pouch (200 gram) dengan label berisi brand/merk, nama produk, komposisi, berat bersih, informasi gizi, nomer P-IRT, nomer sertifikat halal, tanggal kadaluwarsa, nama dan alamat produksi, dan binaan. Produk nila krispi dari kegiatan ini dapat mencantumkan klaim kaya kalsium dan sumber protein sehingga berpotensi sebagai oleh-oleh khas Rowo Jombor.Kata Kunci: baby fish nila krispi; mutu produk; pendampingan; Rowo Jombor Improving the quality of crispy tilapia baby fish products at the Karya Mina Utama Farmers Group, Rowo Jombor, Klaten, Central Java ABSTRACTKarya Mina Utama Farmer Group is a producer of baby tilapia crisp from Rowo Jombor with inconsistent product quality and very simple in packaging and labeling. The purpose of community service activities was to improve the quality and packaging of baby tilapia crisp for increasing the brand product and market. The activities were done by focus group discussions, preparation of standards of production process, assistance in applying the standards of production process, and improvement of packaging and labels. The results showed that the quality of baby tilapia crisp produced by the Karya Mina Utama Farmer Group can be increased by improving the production process, packaging and labeling. Standard of production process consisted of selecting baby fish, cleaning stomach contents, cleavage, washing, soaking in seasonings, coating with rice flour and tapioca, frying, draining oil with spinner, and packaging. The product is packaged in a plastic bag pouch (200 grams) with a label containing the brand, product name, composition, net weight, nutritional information, P-IRT number, halal certificate number, expired date, name and address of production, and support team. Baby tilapia crisp can use the claim of rich in calcium and source of protein so that they have the potency as the special souvenir from Rowo Jombor.Keywords: baby tilapia crisp; product quality; assistance; Rowo Jombor
Penerapan Sistem Informasi Kepegawaian Pada Amal Usaha Muhammadiyah Kota Magelang Muhammad, Rifqi; Nurfauziya, Ahada; Hamdani, Rizki
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3814

Abstract

Sebagai organisasi kemasayarakatan (Ormas) yang besar di Indonesia, Muhammadiyah terus sadar akan pentingnya nilai-nilai pembaharuan (up to date) untuk mengembangkan organisasi yang memiliki amal usaha yang sangat banyak. Amal usaha tersebut melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup banyak dengan kompleksitas pengelolaan yang tinggi. Oleh karena itu, program pengabdian ini memiki fokus untuk menyusun sistem informasi kepegawaian muncul di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pimpinan Daerah  Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang, Jawa Tengah. Pengelolaan kepegawaian yang sebelumnya menggunakan sistem manual dengan jumlah SDM yang dikelola sebanyak 248 dengan status yang beragam. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu dengan mengidentifikasi masalah yang ada, menganalisis situasi dengan cara observasi lapangan dan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait, menetapkan program  yang relevan, membuat model sistem kepegawaian yang relevan, melakukan penilaian kelayakan model sistem kepegawaian, dan membuat aplikasi sistem kepegawaian terintegrasi. Penerapan sistem informasi kepegawaian ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performance organisasi Muhammadiyah Kota Magelang dan meningkatkan produktivitas para SDM. Program pengabdian ini juga telah membangun manajemen organisasi yang lebih profesional dan akuntabel.Kata Kunci: amal usaha muhammadiyah; Kota Magelang; sistem informasi kepegawaian Application of Personnel Information Systems in Muhammadiyah Business Charities in Magelang CityABSTRACTAs a large social organization (Ormas) in Indonesia, Muhammadiyah continues to be aware of the importance of up-to-date values to develop an organization that has a lot of charitable efforts. This charity business involves quite a lot of Human Resources (HR) with high management complexity. Therefore, this service program has a focus on developing a staffing information system to appear in the Muhammadiyah Business Charity (AUM) Regional Leadership of Muhammadiyah (PDM) in Magelang City, Central Java. Personnel management previously used a manual system with 248 human resources with varying status. The dedication method activity is carried out in several stages, namely by identifying existing problems, analyzing the situation by means of field observations and interviews with relevant parties, establishing relevant programs, making relevant staffing system models, conducting an appropriateness assessment of the staffing system model, and create an integrated staffing system application. The application of the staffing information system has a significant influence on the performance of the Muhammadiyah organization in the City of Magelang and increases the productivity of the human resources. This dedication program has also built organizational management which is more professional and accountable.Keywords: amal usaha muhammadiyah; Magelang City; staffing information system
Pemanfaatan Tanaman Hidroponik Mengandung Zat Besi Tinggi di Pondok Pesantren Nurul Amin Febriyanto, Kresna; Yonika, Vira Selvi; Wahdaniah, Wahdaniah; Erdin, Haikal Rahman Adilara; Rizan, Muhammad; Syahdan, Ralda Yanti; Adela, Ariza; Mardiana, Mardiana
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.3826

Abstract

Masa remaja merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan, remaja putri yang paling banyak mengalami kekurangan zat-zat gizi terutama makanan yang mengandung zat besi tinggi dikarenakan telah memasuki masa menstruasi. Kelompok masyarakat yang rentan terhadap anemia adalah santri pondok pesantren karena masalah pola makan yang dapat mempengaruhi status gizi santriah tersebut. Prevalensi anemia sebesar 25,5%. Prevalensi anemia di Indonesia sebesar 21,7% proporsi pada perempuan sebesar 23,9% dan sisanya laki-laki. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesehatan santriwati dengan pemanfaat tanaman hidroponik mengandung zat besi tinggi sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi penyakit anemia di Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Amin Jl. Kurnia Makmur RT.23 Kel. Harapan Baru Kec. Loa Janan Ilir Samarinda Seberang. Metode pemberdayaan masyarakat ini yaitu pelatihan kepada 21 orang santriwati kader Alarm Kesehatan dalam pembuatan tanaman hidroponik, perawatan hingga pengelolaan terkait hasil dari tanaman yang telah di tanam. Pelatihan penanaman hidroponik dengan sistem wick dilaksanakan pada tanggal 10 November 2019 selanjutnya diimplementasikan kembali oleh kader Alarm Kesehatan kepada santriah dan selanjutnya untuk pengelolaan dan perawatan tanaman hidroponik dilaksanakan setiap harinya oleh para santriwati. Kader Alarm Kesehatan melakukan pemantauan santriwati dalam pemanfaatan tanaman hidroponik yang mengandung zat besi tinggi dengan memanfaatkan barang bekas berupa botol plastik ukuran 1600 ml.Kata Kunci: hidroponik; kader alarm kesehatan; pondok pesantren. Utilization of Hydroponic Plants with High Iron in Pondok Pesantren Nurul AminABSTRACTAdolescence is a period of growth and development, girl teenage who experience the most nutritional deficiencies that contain high iron because they have menstruation. Community groups that are prone to anemia are boarding school students because of eating patterns that can affect the nutritional status of these students. The prevalence of anemia is 25.5%. The prevalence of anemia in Indonesia is 21.7% the proportion in women is 23.9% and the rest are men. Community empowerment activities are carried out with the aim of improved the health status of students by utilizing hydroponic plants containing iron as an alternative in overcoming anemia in the Salafiyah Nurul Amin Islamic Boarding School Jl. Kurnia Makmur RT.23 Kel. Harapan Baru Kec. Loa Janan Ilir Samarinda Seberang. This community empowerment method is training for 21 cadre students. Health alarm in making hydroponic plants, treatment for management related to the results of plants that have been planted. The hydroponic planting training with the wick system was held on November 10, 2019 and then re-implemented by the Health Alarm cadre for students and the management and care of hydroponic plants carried out at any time by the students. Health Alarm Cadre provides students in the use of hydroponic plants that contain high substances by used containing 1600 ml plastic bottles.Keywords: hydroponics; health alarm cadres; islamic boarding schools.
Penerapan Otomasi Perpustakaan Sekolah di Malang Raya Safii, Moh; Setiawan, Setiawan; Ansor, Sokhibul; Ernaningsih, Dwi Novita; Rahmania, Lidya Amalia; Jayanti, Cicik Tri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i1.3880

Abstract

Berdasarkan data Kementrian pendidikan dan kebudayaan, sebanyak 34.19 persen sekolah di Indonesia dari 34 provinsi, belum memiliki perpustakaan. Padahal sesuai amanat UU No 43 Tahun 2007 hendaknya lembaga pendidikan termasuk sekolah ditunjang dengan perpustakaan. Perpustakaan tentu harus mengiringi perkembangan jaman dan mampu untuk memberikan layanan berbasis teknologi. Berdasar hal tersebut dan fakta bahwa tidak semua perpustakaan sekolah berjalan sesuai standar perpustakaan apalagi memanfaatkan otomasi perpustakaan. Maka pengabdian dalam bentuk pelatihan ini menjadi solusi dari gambaran permasalahan diatas. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini ialah ceramah, pelatihan dan pendampingan. Diikuti oleh 34 peserta dari pengelola perpustakaan Se Malang Raya yang terdiri dari Sekolah Swasta, Sekolah Negeri, Pondok Pesantren. Saat pelatihan aplikasi otomasi perpustakaan 100% terinstall pada laptop peserta dan dapat digunakan. Sehingga pengelolaan perpustakaan yang manual sudah terbantukan dengan otomasi perpustakaan dan meninggalkan proses manual/paperbased service ke arah perpustakaan digital. Kendala yang dihadapi peserta ketika monitoring dan evaluasi ialah dukungan teknis penyediaan hardware yang belum dipenuhi oleh pihak sekolah. Saran dan tindak lanjut dari kegiatan ini ialah ditingkatkannya pada tahap lebih lanjut yaitu inovasi layanan dan akreditasi perpustakaan.Kata kunci: otomasi perpustakaan; perpustakaan digital; perpustakaan sekolahImplementation of School Library Automation in Malang RayaABSTRACT  Based on data from the Ministry of education and culture, as many as 34.19 percents of schools in Indonesia from 34 provinces, do not yet have a library. Yet according to the mandate of Law No. 43 of 2007 educational institutions including schools should be supported by libraries. Libraries certainly have to accompany the development of the era and be able to provide technology-based services. Based on this and the fact that not all school libraries run according to library standards let alone utilize library automation. Then this service in the form of training is the solution to the picture above problems. The methods used in this service are lectures, training and mentoring. Participated in 34 participants from the library manager of Se Malang Raya consisting of Private Schools, Public Schools, Islamic Boarding Schools. During training, the library automation application is 100% installed on the participant's laptop and can be used. So that manual library management is helped by library automation and leaves the manual / paper-based service process in the direction of digital libraries. The obstacle faced by participants when monitoring and evaluation is technical support for providing the hardware that has not been met by the school. Suggestions and follow-up from this activity are to be improved at a further stage, namely service innovation and library accreditation.Keywords: library automation; digital library; school library
Pondok Sehat sebagai Pencegahan Penyakit Skabies di Madrasah Berasrama Estri, Siti Aminah Tri Susila; Khotibudin, Muhammad
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i4.3909

Abstract

Skabies adalah infeksi lapisan kulit epidermis yang disebabkan oleh tungauSarcoptes scabiei. Penyakit ini mudah menular dari manusia ke manusia, dan sering ditemui pada sekelompok populasi yang tinggal di tempat bersama. Madrasah Mu’alimin Muhammadiyah merupakan sekolah berasrama tingkat pertama dan atas yang menyediakan asrama untuk semua siswanya. Pada tahun 2018 terdapat 500 (36%) kejadian skabies dari 1370 santri. Usaha madrasah untuk menjaga kesehatan siswa dan lingkungan sekolah dengan menyediakan pos kesehatan pesantren (poskestren) dan kegiatan palang merah remaja. Berdasar wawancara dan observasi, belum ada sistem pengelolaan penyakit menular skabies yang komprehensif, sehingga santri yang sakit menular akan mudah menularkan penyakitnya ke santri sekitarnya. Pengelola madrasah dan poskestren menyatakan bahwa diperlukan usaha bersama dan terkoordinasi untuk mengelola penyakit menular. Melalui kegiatan pengabdian ini telah dilakukan penyusunan sistem pengelolaan penyakit menular, yang meliputi alur rujukan santri sakit, menetapkan petugas yang terlibat dalam alur rujukan dan membuat dokumen yang dibutuhkan untuk menjalankan sistem ini. Dengan kegiatan juga telah tersedia 22 santri husada sebagai salah satu petugas yang bertugas mendeteksi santri yang sakit menular dan telah dilatih penyakit skabies. Keberhasilan kegiatan ini ditunjukkan dari kemampuan santri husada, musyrif dan poskestren menjalankan sistem dalam ujicoba selama 2 bulan.Pondok Sehat as Prevention of Scabies Disease in Boarding SchoolABSTRACT Scabies is an infection of the epidermal skin caused by Sarcoptes scabiei mites. This disease is easily transmitted from human to human and is often found in populations that live in shared places. Madrasah Mu'alimin Muhammadiyah is a first and upper level boarding school that provides dorms for all students. In 2018 there were 500 (36%) scabies events from 1370 santri. Madrasa efforts to maintain the health of students and the school environment by providing pesantren health posts and youth red cross activities. Based on interviews and observations, there is no system for handling infectious diseases that is supported, so that students who are infectious will easily pass the disease to the surrounding students. Madrasah managers and pesantren health posts stated that joint and coordinated efforts are needed to manage infectious diseases. Through this service, the disease management system has been regulated, which includes the flow of referrals for sick students, the approval of officers involved in the referral flow and making the documents needed to run the system. With the activity, 22 Husada santri were also available as one of the officers who reversed the infectious students who had been infected with scabies. The success of this activity, increased the ability to run the santri husada, musyrif and poskestren program in the trial system for 2 months. Keywords: madrasa; husada student; scabies
Pemanfaatan Multimedia Dalam Pengembangan dan Promosi Potensi Desa Wisata Adiluhur Kebumen Wahyudin, Ade; Kristiadi, David; Utomo, Ardian Setio; Marwati, Arum; Gulang, Riska Ana
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3988

Abstract

Perkembangan teknologi komputer telah merubah gaya hidup masyarakat, dimana masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan informasi dan melaksanakan aktifitasnya dengan berbagai aplikasi dan gadget. Hal ini menjadi peluang dalam pengelolaan desa wisata, sehingga pengelola desa wisata mampu secara interaktif terhubung dengan wisatawan dengan memanfaatkan media sosial. Desa Wisata Adiluhur Kebumen merupakan salah satu desa yang memiliki potensi objek wisata yang bisa dikembangkan dan dipromosikan melalui multimedia.  Taman Reptil Adiluhur dan Kampung Wisata Inggris Kebumen merupakan potensi objek wisata yang menjanjikan dari Desa Wisata Adiluhur, namun pengelolaannya masih belum optimal. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan warga untuk mempromosikan potensi desa wisata. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan multi media kepada warga desa selain itu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan kepada perwakilan pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Kemudian disusun suatu strategi pengembangan dan promosi desa wisata menggunakan multimedia dan sosial media. Strategi tersebut antara lain pengotimalan website desa wisata dengan menggunakan search engine optimizer dan  pemanfaatan platform media sosia yang tepat. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, peserta mampu memproduksi karya multi media yang dapat digunakan sebagai sarana promosi Desa Wisata Adiluhur.Kata Kunci : desa wisata; media sosial; multimedia; promosi.Utilization of Multimedia in the Development and Promotion of the Potential of the Adiluhur Kebumen Tourism VillageABSTRACTThe development of computer technology has changed people's lifestyles, where people are easy to getting the information and carrying out its activities by many applications and gadgets. This is an opportunity in the management of a tourist village so that the tourism village manager can interactively connect with tourists by utilizing social media. Adiluhur Kebumen Tourism Village is one of the villages that have potential tourism objects that can be developed and promoted through multimedia. Adiluhur Reptile Park and Kebumen English Tourism Village are promising tourism potentials of the Adiluhur Tourism Village, but the management is still not optimal. Therefore the purpose of community service is to increase the ability of citizens to promote the potential of tourism villages. The method used is multi-media outreach and training to villagers in addition to conducting observations, interviews, and documentation conducted to village government representatives and community leaders. Then developed a strategy for developing and promoting rural tourism using multimedia and social media. These strategies include optimizing the tourism village website by using a search engine optimizer and using an appropriate social media platform. As a result of this community service, participants were able to produce multi-media works that could be used as a means of promoting Adiluhur Tourism Village.Keywords: multimedia; promotion; social media; tourism village 
Tembang Macapat: Penggerak Kelurahan Tunggulwulung Menuju Kampung Wisata Budaya Kota Malang Bashith, Abdul; Nashith, Ali; Amin, Saiful
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i4.3996

Abstract

Kelurahan Tunggulwulung merupakan salah daerah di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang yang memiliki potensi daerah berupa kesenian budaya tradisional. Hal ini dapat menjadikan Kelurahan Tunggulwulung sebagai daerah yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kampung wisata budaya di Kota Malang. Perlu adanya pemberdayaan masyarakat Tunggulwulung melalui pelatihan tembang macapat. Melalui program kegiatan pengabdian masyarakat di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, diharapkan menjadi salah satu program yang tepat dalam membantu masyarakat Tunggulwulung meningkatkan potensi daerah sebagai Kampung Budaya Tunggulwulung Yang Berbhineka Tunggal Ika yang dikenal masyarakat luas, baik nasional maupun internasional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perencanaan pelatihan tembang macapat; (2) terealisasikan pelaksanaan kegiatan pelatihan tembang macapat; (3) menumbuhkan kesadaran dari hasil kegiatan pelatihan tembang macapat; dan (4) mengetahui hambatan-hambatan kegiatan pelatihan tembang macapat. Penelitian ini menggunakan metode Partisipatory Action Research (PAR) dengan tahapan: Plan (Perencanaan), Action (Tindakan), Observe (Pengamatan), dan Reflect (Refleksi). Hasil pengabdian berbasis riset ini, yaitu (1) penyusunan materi kegiatan pelatihan tembang macapat pada tahap perencanaan; (2) pelaksanaan latihan tembang macapat bertempat di Sekolah Budaya Tunggulwulung; (3) kegiatan pelatihan ini dapat memberikan kontribusi terhadap Kelurahan Tunggulwulung dalam mendukung terciptanya kampung budaya; dan (4) hambatan pada pelatihan tembang macapat: a) sulit menemukan waktu dalam latihan,b) peserta pelatihan dari kalangan tertentu saja, dan c) warga Kelurahan Tunggulwulung tidak semua warga berasal dari Jawa, sehingga enggan mengikuti pelatihan. Tembang Macapat: Motivator of Tunggulwulung VillageTowards the Malang City Cultural Tourism Village ABSTRACT Tunggulwulung Village is one of the areas in Lowokwaru District, Malang City which has regional potential in the form of traditional cultural arts. This can make Tunggulwulung Village an area that has the potential to be developed into a cultural tourism village in Malang. The need for community empowerment in Tunggulwulung through macapat song training. Through the community service program at the State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang, it is expected to be one of the right programs to help the people of Tunggulwulung improve the potential of the region as the Diverse Single Cultural Community of Tunggulwulung, known to the wider community, both nationally and internationally. This community service activity aims to: (1) know the planning of a macapat song training; (2) the implementation of macapat song training activities is realized; (3) raising awareness of the results of macapat song training activities; and (4) know the obstacles of macapat song training activities. This research uses the Participatory Action Research (PAR) method with stages: Plan, Action, Observe, and Reflect. The results of this research-based service, namely (1) the preparation of material for macapat song training activities at the planning stage; (2) the macapat song training exercise takes place at the Tunggulwulung Cultural School; (3) this training activity can contribute to the Tunggulwulung Village in supporting the creation of a cultural village; and (4) barriers to macapat song training: a) it is difficult to find time in training, b) only certain participants, and c) not all residents of Tunggulwulung Kelurahan are from Java, so they are reluctant to attend training. Keywords: macapat song; Tunggulwulung Village; village of cultural tourism
Kinerja Aparatur dalam Memediasi Kreativitas dan Inovasi Terhadap Keberhasilan Penerapan e-Kelurahan Darma, Dio Caisar; Maria, Siti; Wijayanti, Tri Cicik
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i3.4004

Abstract

e-Government adalah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pemerintahan untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Fokus penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat pengaruh Kreativitas dan Inovasi pada Keberhasilan Implementasi e-Kelurahan Gunung Panjang melalui Kinerja Aparatur. Untuk mengetahui pengaruhnya, maka digunakan metode Path Analysis. Jenis data primer atau langsung berbasis teknik wawancara terhadap 91 responden pada Agustus-November 2019. Temuan empiris membuktikan bahwa: (1) Kreativitas dan Inovasi secara langsung memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja Aparatur Kelurahan Gunung Panjang Samarinda; (2) Kreativitas dan Inovasi secara langsung memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Keberhasilan Implementasi e-Kelurahan Gunung Panjang Samarinda; (3) Kinerja Aparatur Langsung memiliki pengaruh positif terhadap Keberhasilan Implementasi e-Kelurahan Gunung Panjang Samarinda; dan (4) Kreativitas dan Inovasi secara tidak langsung memiliki pengaruh yang positif terhadap Keberhasilan Implementasi e-Kelurahan Gunung Panjang melalui Aparatur Kinerja.Kata Kunci: kantor publik; pegawai negeri sipil; teknologi dan informasi; analisis jalur.To what extent is the performance of the apparatus in determining the creativity and innovation of the e-Kelurahan's success? A CaseABSTRACT In the digital era, the use of technology and information has grown very rapidly to help humans in their daily work. This is inseparable from the demands of private companies and public agencies, in order to create a professional character for employees in a sustainable manner. We try to highlight the influence of creativity and innovation on the successful implementation of e-Kelurahan with the role of apparatus performance in Sidomolyo Village, Samarinda City. Path analysis techniques are used to answer the objectives and proposed hypotheses. Data interpretation was supported by survey data for 100 informant units in 2019. They are civilians who are domiciled and are taking care of the administrative needs that get services in the Sidmolyo area, so the purposive sampling technique is very appropriate to describe the characteristics of the informants. As a result, this finding concludes that creativity and innovation have a significant effect on personnel performance. from other direct influences, creativity and innovation have a significant impact on the successful implementation of e-Kelurahan. Then, the performance of the apparatus also has a significant effect on the success of implementing e-Kelurahan. Finally, especially for the indirect effect, creativity and innovation have had a significant effect on the success of implementing e-Kelurahan with the role of good apparatus performance. This study indicates that for theoretical and practical purposes, it is necessary to support the success of public services that synergize human resources and digitalization.Keywords: public office; civil servants; technology and information; path analysis.
Peningkatan Profitibilitas Wirausaha Disabilitas di Era Digital dengan Ketrampilan Desain Produk dan Pemasaran pada E-Commerce Purnaningrum, Evita; Rafikayati, Ana; Dyatmika, Sutama Wisnu
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i1.4006

Abstract

Pemanfaatan teknologi yang tepat sangat berkorelasi terhadap perkembangan UMKM di era industri 4.0. Hal tersebut menjadikan tantangan bagi pelaku UMKM untuk mampu bersaing dengan usaha lainnya. Telah banyak penelitian dan pelatihan bagi UMKM guna meningkatkan usaha dari berbagai sisi. Namun, masih jarang yang melakukan pelatihan bagi kelompok usaha disabilitas. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran umum pelaksanaan penyuluhan bagi kelompok usaha disabilitas yang berlokasi di Tuban (Orbit). Selama ini, mereka hanya diberikan pelatihan dari dinas sosial yaitu menjahit, kegiatan ini memberikan prespektif baru bahwa disabilitas juga mampu menjalankan usaha dan dapat diberikan pelatihan tentang desain produk dan pemasaran. Hasil dari kegiatan ini adalah komunitas orbit mampu membuat desain kemasan dan meningkatkan profitabilitas produk dan melakukan pemasaran secara online. Seluruh anggota berpartisipasi aktif dan antusias pada kegiatan yang dilakukan.