Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Articles
40 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 11 No. 1 (2025)"
:
40 Documents
clear
Merantau Culture as One of The Stratgeies in Developing Independent Character in The Environment Minangkabau Community
Denia Syapitri;
Firman;
Mohd Nazri Abdul Rahman
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1250
For most Indonesian people, especially the Minangkabau tribe in West Sumatra, merantau has become a way of life. This culture of wandering is very significant and important in the archipelago. So the Minangkabau people use this culture of wandering as a strategy in cultivating an independent nature. This research aims to see and find out how the culture of wandering is a strategy in developing independent character in the Minangkabau community. The method used for this study is a literature study sourced from books, journals, papers, notes or articles to collect information about the culture of merantau Minangkabau society, independent character and the culture of merantau towards the development of independent character in the Minangkabau community. The research results show that merantau symbolizes Minangkabau cross-cultural culture, where they initially come into contact with different systems and ways of life. They have to learn to adapt if they want to adapt, be accepted even though there are differences and the Minangkabau people cultivate an independent character as one way of doing this.
Strategi Guru Bimbingan dan Konseling dalam Pencegahan Isu Tiga Dosa Besar Pendidikan tentang Kekerasan Seksual Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di SMK Kabupaten Lampung Tengah
Wardoyo;
Firman;
Netrawati;
Mohd Nazri Abdul Rahman
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1254
Kekerasan seksual terhadap remaja masih merupakan isu yang tersebar di banyak negara, termasuk Indonesia. Data dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen-PPA) menyebutkan bahwa dari Januari hingga 27 September 2023, terdapat 19.593 laporan kekerasan di seluruh Indonesia. Angka tersebut berasal dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak atau Simfoni PPA, yang memberikan data real-time pada pukul 14.35 WIB. Dari total kasus kekerasan seksual, 17.347 korbannya adalah perempuan, dan 3.987 di antaranya adalah laki-laki. Rentang usia remaja 13-17 tahun menjadi kelompok korban terbanyak dengan 7.451 kasus. Metode kajian literatur digunakan untuk mendeskripsikan konten pokok seputar isu ini. Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang dilakukan di SMK Kabupaten Lampung Tengah menjadi inisiatif penting dalam menghadapi kekerasan seksual. Guru Bimbingan dan Konseling dalam jenis proyek ini dapat memberikan pemahaman dan arahan mengenai larangan serta risiko perilaku kekerasan seksual, yang dapat berdampak negatif pada korban dan pelaku. Proyek ini sangat berperan dalam memberikan pengetahuan dan pembelajaran kepada guru Bimbingan dan Konseling serta peserta didik terkait isu kekerasan seksual. Dengan memasukkan dimensi profil pelajar Pancasila, diharapkan peserta didik dapat menghindari perilaku buruk terkait kekerasan seksual.
Perencanaan Proses Pembelajaran Pendidikan Islam untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan
Muhammad Frandani;
Endin Mujahidin;
Nesia Andriana;
Abas Mansur Tamam;
Ahmad
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1255
Perencanaan pembelajaran yang baik memiliki korelasi yang kuat dengan peningkatan mutu pendidikan. Melalui perencanaan pembelajaran yang matang, guru dapat mengoptimalkan pengalaman belajar siswa, meningkatkan partisipasi dan pemahaman mereka, serta merespons kebutuhan individual siswa. Hal ini secara langsung berhubungan dengan peningkatan mutu pendidikan, di mana hasil belajar siswa akan meningkat dan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan penyurusan perencanaan pembelajaran pendidikan Islam secara baik dan matang agar dapat meningkatkan kualitas lulusan yang mampu beradaptasi dengan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan-tahapan penyusunan perencanaan pembelajaran pendidikan Islam yaitu, (1) mengidentifikasi tujuan pembelajaran yang mengarah kepada tujuan pendidikan Islam, (2) menentukan materi/ konten pembelajaran yang sejalan dengan prinsip-prinsip agama Islam, (3) metode pembelajaran yang inovatif dan kreatif, (4) media pembelajaran yang jauh dari syubhat dan syahwat, (5) sumber belajar yang otoritatif, dan (6) evaluasi pembelajaran.
Analisis Pemahaman Konsep Matematika pada Materi Luas Bangun Datar Melalui Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME)
Siti Aisah;
Wirandani
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1277
Kemampuan memahami konsep menjadi kemampuan awal bagi peserta didik untuk menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis dan penyelesaian masalah matematika. Pemahaman akan sebuah konsep secara benar menjadikan peserta didik bukan hanya mengingat atau menghafal sebuah rumus, namun peserta didik mampu mengaplikasikan konsep dalam memecahkan masalah tertentu yang mungkin berbeda bentuk matematisnya. Proses penyampaian materi matematika tidak harus diawali dengan teorema atau definisi. Peserta didik di SD belum mampu berpikir deduktif dengan objek yang abstrak. Pendekatan RME diharapkan dapat menjembatani dua karakteristik perbedaan antara matematika dan tingkat perkembangan kognitif peserta didik SD. Konstruksi konsep dalam pikiran peserta didik muncul melalui pengalaman sehingga peserta didik di SD dapat mengaitkan antara konsep empiris dengan objek matematis. Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep luas bangun datar melalui pendekatan RME yang memanfaatkan objek kongkrit bidang datar persegi panjang. Peserta didik mampu merekonstruksi secara mandiri bagaimana luas bidang-bidang segi empat lainnya dapat diperoleh dengan mengubah bidang-bidang segi empat tersebut menjadi persegi panjang.
Praktik Pengembangan Kurikulum di Indonesia sebagai Reflaksi dalam Upaya Pengembangan Kurikulum Pendidikan
Muhammad Rifqi Zam Zami;
Ma’ruf Syifa’udin;
Roshifah Jauhari;
Sari Hernawati
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1278
Artikel ini membahas tentang sejarah serta praktik pengembangan kurikulum yang terjadi di Indonesia selama 78 tahun merdeka. Pentingnya kajian tentang praktik pengembangan kurikulum di Indonesia ini adalah untuk melihat dan menganalisa pengembangan kurikulum yang terjadi di Indonesia sebagai upaya untuk mengembangkan kurikulum pendidikan, khususnya dalam satuan pendidikan atau sebuah lembaga pendidikan. Metode penelitian yang penulis gunakan untuk penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif kajian pustaka (library research). Objek kajian terletak pada sejarah dan praktik pengembangan kurikulum di Indonesia. Harapan dari penelitian ini adalah kesadaran akan pentingnya pengembangan kurikulum pendidikan yang harus dilaksanakan oleh satuan pendidikan di era Kurikulum Merdeka. Pengembangan kurikulum pendidikan harus didasarkan pada aspek sosial kemasyarakatan dan beberapa faktor yang mempengaruhinya tanpa mengesampingkan hal-hal yang berkaitan dengan proses pengembangan kurikulum pendidikan. Harapannya, proses pendidikan dalam satuan pendidikan dapat terlaksana secara baik untuk mewujudkan manusia yang berkualitas dan dapat mengikuti arus perkembangan globalisasi.
Peningkatan Hasil Belajar Melalui Media Audio Visual (Studi Kasus: Siswa Kelas V di MI Taman Pendidikan Islam pada Mata Pelajaran IPS)
Willa Putri;
Ria Rizki Agustini;
Nadia Turrahmah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1283
Pemilihan Media Audio Visual merupakan salah satu solusi yang tepat dan dapat membantu kegiatan belajar menjadi lebih menarik dan inovatif sehingga dalam proses pembelajarannya terutama mata pelajaran IPS dengan materi Interaksi Sosial. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model Penelitian Tindakan Kelas ini memiliki 4 Komponen yang harus ada, yaitu: Rencana, Tindakan, Pengamatan, Refleksi. Berdasarkan hasil Presentase nilai Post Test pada siklus II sudah cukup memuaskan yaitu mencapai 92%% siswa yang berhasil mencapai KKM, dan hanya 8% siswa yang belum mencapai KKM. Dengan begitu target yang diharapkan peneliti sudah terpenuhi yaitu lebih dari 70% siswa yang mencapai KKM, sehingga peneliti memutuskan untuk menghentikan penelitian cukup sampai pada siklus II. Berdasarkan Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilakukan pada siswa kelas V MIS Taman Pendidikan Islam yaitu penggunaan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada kompetensi Interaksi Manusia dan Lingkungan beserta pengaruhnya menghasilkan simpulan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa yang cukup signifikan dengan bantuan media audio visual.
Epistimologi Tauhid Ismail Raji Al-Faruqi sebagai Landasan Pendidikan
Mohammad Muslih;
Amir Reza Kusuma
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1294
Dominannya hegemoni ini bukan berarti tidak bisa ditolak. Akan tetapi inilah tantangan pemikiran global yang harus dihadapi dengan penanganan serius. Terutama dalam hal fundamental pendidikan sebagai institusi yang memiliki otoritas akan ilmu. Maka disini pemahaman tauhid dalam islam sangat dibutuhkan penelitian ini membahas konsep Tauhid dalam membangun ilmu yang menjadi bagian konstruksi kajian keislaman dalam pandangan Ismail Raji al-Faruqi. Sebagai seorang pemikir Muslim kontemporer, al-Faruqi berpandangan bahwa tauhid merupakan sesuatu yang substansial serta berimplikasi dalam beragam dimensi kehidupan Manusia. Karena integrasi tauhid dalam dimensi kehidupan yang bersifat komprehensif, penulis menemukan bahwa paradigma tauhid al-Faruqi ini secara epistemologi memiliki hubungan yang sangat erat dengan ilmu pengetahuan. Dengan demikian, kajian ini mencoba merumuskan penalaran epistemologi pendidikan tersebut. Upaya ini diharapkan memberikan spirit kehidupan manusia yang berbasiskan tauhid dalam segala aspek kehidupannya.
Implementasi Pembuatan Buku Suplemen Toleransi Pada Pelajaran PAI Untuk SMP
Dede Ahmad Muhtarom;
Ulil Amri Syafri;
Akhmad Alim
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1298
Keberadaan buku teks secara langsung dapat menunjang pencapaian kurikulum. Buku suplemen yang akan dikaji dalam penelitian ini yaitu buku suplemen toleransi pada pelajaran PAI untuk SMP. Karena belakangan banyak orang yang menggugat bahwa pendidikan agama Islam justru mengajarkan intoleransi. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah jenis penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model dari penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D oleh Thiagarajan yang terdiri dari empat tahapan, yakni define, design, develop, dan disseminate. penelitian ini telah menghasilkan sebuah produk berupa buku suplemen materi toleransi untuk siswa SMP kelas IX dengan hasil dan pokok yang dapat dijelaskan (1) Konsep toleransi pada buku suplemen toleransi pada pelajaran PAI untuk SMP meliputi tafakur, pantun Islami, thalabul ilmi, ikhtisar, uswatun hasanah, mari bermuhasabah, mari berlatih, dan kreativitas generasi muslim. (2) Isi materi berkaitan dengan toleransi pada buku suplemen toleransi pada pelajaran PAI untuk SMP yang dikembangkan mendapatkan kategori layak digunakan sebagai buku penunjang pembelajaran. (3) Pengembangan buku suplemen toleransi pada pelajaran PAI untuk SMP dilakukan melalui revisi-revisi, sehingga produk yang dihasilkan siap digunakan untuk khalayak umum.
Perilaku Wanita Karier Terhadap Ketentuan Radha'ah dalam Perspektif Hukum Islam
Fakih Abdul Rozak
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1302
Seiring perkembangan zaman saat ini banyak wanita yang bekerja demi menghidupi keluarga dengan alasan karena tuntutan pekerjaan atau memang karena keinginan dirinya sendiri untuk tetap berkarya sehingga berdampak pada anak karena hanya memiliki sedikit waktu dengan ibu. Hal demikian memicu timbulnya potensi masalah baru dalam rumah tangganya, salah satunya adalah kewajiban sebagai ibu menyusui fdan merawat pasca kelahiran anaknya, yaitu menyusui anaknya. Wanita karir banyak yang tidak sempat untuk menyususi anaknya sehingga banyak yang menggunakan jasa bank asi atau menyewa asisten rumah tangga untuk merawat anaknya. Sehingga muncul pertanyaan yaitu bagaimana peran wanita karir yang sesuai dengan ketentuan radhaah dalam perspektif hukum islam? Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian hukum yang dilakukan berdasarkan teori, konsep. asas hukum serta peraturan perundang-undangan yang berlandaskan Hukum Islam. Dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi lapangan (field research) dengan cara terjun langsung pada lapangan melalui teknik observasidan studi dokumenter. Penyusuan dilakukan untuk paling lama dua tahun, dan dapat dilakukan penyapihan dalam masa kurang dua tahun dengan persetujuan ayah dan ibunya. Proses menyusui pada anak dilakukan paling lama dua tahun, yang berarti dalam proses penyusuan maksimal 2 tahun lamanya dan bisa dilakukan penyapihan dalam masa kurang dua tahun akan tetapi dengan persetujuan ayah dan ibunya. Di dalam persetujuan tersebut perlu dipikirkan secara matang untuk tumbuh kembang anak kedepan dan tentunya tidak memberatkan kondisi kedua orang tua dengan alasan kesehatan atau yang mendesak lainnya.
Metode Muri-Q dalam Pengenalan Huruf Hijaiyah (Studi Kasus di Rumah Tahfidz Al-Fatih Pabelan, Kartasura, Sukoharjo)
Aldila Luthfiana Rahmadewi;
Yeti Dahliana;
Chusniatun;
Mahasri Shobahiya
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i1.1307
Penelitian ini membahas tentang bagaimana penerapan Metode Muri-Q dalam pengenalan huruf hijaiyah pada pembelajaran Qur’an di Rumah Tahfidz Al-Fatih, Pabelan, Kartasura, Surakarta. Penelitian ini dilatarbeakangi pentingnya pengenalan huruf hijaiyah dalam tahap pembelajaran Qur’an. Metode Muri-Q adalah salah satu metode praktis membaca dan menghafal dengan cara melagukan bacaan al-Qur’an sesuai tajwid. Namun teori ini tidak relevan terhadap apa yang terjadi di Rumah Tahfidz Al-Fatih, yang mana sebagian santri tidak dapat mengenal huruf hijaiyah dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerepan metode Muri-Q dalam pengenalan huruf hijaiyah di Rumah Tahfidz Al-Fatih. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus. Metode yang digunakan dalam pengambilan data di penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa di Rumah Tahfidz Al-Fatih belum menggunakan metode Muri-Q pada seluruh pembelajaran Qur’an, namun hanya adalah dalam pembelajaran tahfidz. Metode Muri-Q yang digunakan di Rumah Tahfidz Al-Fatih efektif untuk membantu menghafal al-Qur’an, anak-anak merasa senang dan tidak cepat bosan saat menghafal karena metode Muri-Q menggunakan irama-irama yang menarik. Sedangkan dalam pembelajaran qira’ah (membaca) menggunakan metode Iqro’. Dalam pengenalan huruf hijaiyah di Rumah Tahfidz Al-Fatih tidak memasukkannya dalam perencanaan pembelajaran Qur’an, Sehingga para pengajar tidak memperkenalkan huruf hijaiyah kepada para santri. Akibatnya sebagian santri kurang dalam mengenal huruf hijaiyah.