cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Vokasional
ISSN : 25410644     EISSN : 25993275     DOI : -
Jurnal Kesehatan Vokasional (JKesVo) with registered number ISSN 2541-0644 (print), ISSN 2599-3275 (online) is a collection of health scientific articles, especially in the field of medical records and health information as well as applied health sciences such as midwifery, nursing and others who are initiated by the department of health services and information, vocational college of universitas Gadjah Mada (UGM). The initial frequency of publication in 2016 is in October and then the second issue in April 2017, by 2017 the frequency of issuance changes from October and April to May and November
Arjuna Subject : -
Articles 479 Documents
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Puskesmas Umbulharjo II Kota Yogyakarta Susilawati, Susilawati; Budiani, Ratna Lestari; Paramita, Iswari; Puspitasiwi, Prakasita
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 2 (2023): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.72671

Abstract

Latar belakang: Pengendalian risiko di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) menciptakan lingkungan kerja sehat, nyaman, selamat, dan aman sehingga fasyankes perlu menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). Puskesmas Umbulharjo II sudah mengorganisasikan SMK3 sejak 2019 sehingga  penerapan SMK3 dan kendala yang dihadapi perlu diteliti.Tujuan: Mengetahui penetapan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi, peninjauan dan peningkatan kinerja dan kendala dalam  penerapan SMK3.Metode: Jenis penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari manajemen beserta tim K3. Objek penelitian adalah pelaksanaan SMK3 dan dokumen terkait. Instrumen penelitian berupa daftar pertanyaan sebagai pedoman wawancara. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.Hasil: Penetapan kebijakan internal dan perencanaan K3 tersedia dan sudah disosialisasikan. Delapan standar K3 di fasyankes sudah dilaksanakan. Tim K3 melaksanakan pemantauan  rutin setiap bulan, dan evaluasi K3 setiap semester. Belum pernah ada kegiatan peninjauan dan peningkatan kinerja oleh pihak eksternal. Kendala internalnya adalah masih banyak yang belum memahami K3 di fasyankes sehingga pelaksanaan K3 belum komprehensif dan kurangnya dukungan sumber dana. Kendala eksternal terdeteksi belum adanya dukungan dari dinas terkait selaku pembina pelaksanaan SMK3 di puskesmas.Kesimpulan: Penetapan kebijakan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi SMK3 sudah dilaksanakan sesuai regulasi, sedangkan tahap peninjauan dan peningkatan kinerja K3 pihak eksternal belum ada sehingga peran dinas kesehatan sebagai pembina dan pengawasan sangat diperlukan. 
Literature Review: Kepuasan Pasien BPJS Rawat Inap Ditinjau dari Dimensi Mutu Pelayanan Kesehatan Nurmawati, Ida; Pramesti, Bunga Adina
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.72737

Abstract

Latar Belakang: Fasilitas pelayanan kesehatan diharuskan memberikan mutu pelayanan yang profesional dan sesuai harapan pasien sehingga pasien puas, tetapi masih banyak keluhan pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan sehingga pasien tidak puas. Ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diperoleh dikarenakan pelayanan tidak tepat waktu, petugas yang tidak dapat memberikan penjelasan, kurangnya perhatian petugas, dan lingkungan rawat inap yang penuh.Tujuan: Menganalisis mutu pelayanan kesehatan terhadap kepuasan pasien BPJS rawat inap menggunakan dimensi kepuasan pasien (reliability, responsiveness, tangible, assurance, dan empathy)Metode: Literature review digunakan dengan mencari artikel menggunakan Publish or Perish dan bagan PRISMA sehingga ditemukan 10 jurnal dan 1 skripsi yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan.Hasil: Hasil analisis 11 artikel menunjukkan keluhan pasien berupa kurang ramahnya dokter dan perawat, sarana dan prasarana yang tidak lengkap, perawat yang kurang tanggap, keterampilan yang tidak profesional, dan pelayanan yang tidak tepat waktu.Kesimpulan: Faktor-faktor yang membuat pasien lebih mudah puas adalah pendidikan pasien yang rendah, pasien yang berusia pasien, hubungan yang baik antara pasien dan petugas (empathy), fasilitas dan lingkungan rawat inap bersih (tangible), ketanggapan petugas dalam memberikan informasi (responsiveness), ketelitian dan ketepatan diagnosis (assurance), dan pelayanan berjalan tepat waktu (reliability).
Pengalaman Perawat Bekerja dengan Sistem Informasi Kesehatan dan EHR: Scoping Review Isana, Betty; Kumboyono, Kumboyono; Windarwati, Heni Dwi
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.73874

Abstract

Latar Belakang: Penerapan sistem informasi kesehatan dan electronic health record (EHR) meningkat secara signifikan di era digital. Perawat sebagai pengguna terbanyak sistem informasi kesehatan memiliki peran penting dalam penerapan sistem.Tujuan: Menggambarkan pengalaman perawat ketika bekerja menggunakan sistem informasi kesehatan dan EHR.Metode: Penelitian menggunakan metode scoping review berdasarkan petunjuk PRISMA dan menelusuri tiga database, yaitu ProQuest, EBSCO, dan ScienceDirect. Pencarian menggunakan kata kunci “nurse”, “experiences”, “health”, “information”, “technology”, “electronic”, dan “record” dikombinasikan dengan kata “AND”, “OR”, dan “NOT”. Artikel dipilih dari publikasi dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir dan menggunakan Bahasa Inggris.Hasil: Didapatkan 17 artikel yang berhubungan dengan pengalaman perawat selama bekerja menggunakan sistem informasi kesehatan dan EHR. Perawat mengalami peningkatan interaksi dengan sistem dan perangkatnya. Kepuasan, kesejahteraan, dan stres kerja perawat dapat dipengaruhi oleh kualitas sistem. Dukungan organisasi berupa pelatihan dan pendampingan diperlukan selama proses adaptasi perawat terhadap penerapan sistem baru. Sistem informasi juga dapat mempermudah komunikasi antar perawat maupun petugas lain.Kesimpulan: Perawat menggambarkan berbagai pengalaman berkaitan dengan penerapan sistem informasi kesehatan dan EHR. Implikasi penelitian ini adalah memberikan wawasan dan masukan bagi organisasi kesehatan yang mengembangkan atau menerapkan sistem baru agar berjalan optimal.Kata kunci: pengalaman, perawat, sistem informasi, EHR.
Pengaruh Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Terhadap Penggunaan Alat Pelindung Pendengaran: Studi Pada Pekerja Pabrik Kelapa Sawit Kebun COT Girek, Aceh Utara Ginting, Tarianna; Manalu, Putranto; Sari, Rizki Luthfita; Dameria, Dameria; Pane, Putri Yunita
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.74109

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan alat pelindung pendengaran telah direkomendasikan meskipun dalam praktiknya banyak pekerja tidak menggunakannya selama bekerja.Tujuan: Mengukur asosiasi antara pengetahuan, sikap dan tindakan dengan penggunaan alat pelindung pendengaran pada pekerja bagian pengolahan kelapa sawit.Metode: Studi ini merupakan studi kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan pada 61 pekerja bagian pengolahan kelapa sawit di Pabrik Kelapa Sawit Kebun Cot Girek, Aceh Utara dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square dan uji regresi logistik.Hasil: Mayoritas pekerja memiliki pengetahuan baik (90,2%), sikap yang positif (55,7%), dan tindakan yang baik (80,3%). Sebagian besar pekerja telah menggunakan alat pelindung pendengaran selama bekerja (70,5%). Hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa pengetahuan (0,036), sikap (0,025), dan tindakan (0,015) berkaitan dengan penggunaan alat pelindung pendengaran oleh pekerja, sedangkan dari hasil uji regresi didapatkan data bahwa tindakan merupakan faktor paling dominan dan dapat diprediksikan bahwa pekerja dengan tindakan baik 4,6 kali lebih mungkin menggunakan alat pelindung pendengaran.Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan faktor pengetahuan, sikap dan tindakan berkontribusi signifikan pada penggunaan alat pelindung pendengaran. Disarankan agar perusahaan mengadakan pelatihan dan penyuluhan rutin tentang pentingnya penggunaan alat pelindung pendengaran agar timbul kesadaran pada setiap pekerja untuk lebih memperhatikan keselamatan selama bekerja. 
Pengaruh Custom-Made Insole (CMI) terhadap Kenyamanan dan Keseimbangan Pasien dengan Fleksibel Flatfoot Karma, Agusni; Putra, Raden Achmad Candra; Trifani, Fika; Noviani, Nita
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 1 (2023): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.74184

Abstract

Latar Belakang: Kondisi flatfoot pada anak dapat menyebabkan penurunan kemampuan mobilitas seperti keseimbangan sehingga risiko jatuh akan meningkat. Bahan Ethylene-Vinyl Acetate (EVA) sering digunakan dalam pembuatan custom-made insole (CMI) untuk pasien dengan fleksibel flatfoot. Namun, EVA di Indonesia sering dikeluhkan elastisitas dan durabilitasnya dalam meredam tekanan.Tujuan: Membandingkan CMI bahan neoprene dan EVA terhadap kenyamanan dan keseimbangan pada anak dengan fleksibel flatfoot.Metode: Desain studi cross over randomized. Sejumlah 15 partisipan (9 laki-laki dan 6 perempuan) dengan kondisi bilateral dennis grade 2–3 mendapatkan CMI dengan bahan EVA dan neoprene secara acak. Kenyamanan dengan Visual Analog Score (VAS) dan keseimbangan statis dengan one leg standing yang diukur sebelum dan sesudah partisipan tanpa dan dengan menggunakan CMI dengan bahan neoprene dan EVA selama 2 minggu.  Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan tanpa dan dengan menggunakan CMI dengan bahan neoprene maupun EVA (p<0,01). Berdasarkan analisis, terdapat perbedaan tingkat kenyamanan yang signifikan antara insole berbahan neoprene dan EVA (p=0,022). Namun, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara CMI neoprene dan EVA dalam meningkatkan keseimbangan statis (p=0,195).Kesimpulan: CMI secara signifikan meningkatkan kenyamanan dan keseimbangan pada anak dengan fleksibel flatfoot. CMI neoprene secara signifikan meningkatkan kenyamanan dibandingkan EVA.
Kondisi Psikologis dan Kualitas Tidur pada Lansia Kelompok Prolanis Susanto, Joko; Makhfudli, Makhfudli; Ilkafah, Ilkafah; Sairozi, Ali; Tyas, Anestasia Pangestu Mei; Wijayanti, Endah Sri; Iswatun, Iswatun; Umam, Khotibul
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 4 (2022): November
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.74460

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi penyakit kronis terutama diabetes melitus (DM) dan hipertensi pada lanjut usia (lansia) terus meningkat. Hal ini berisiko menimbulkan kecacatan, penurunan kualitas hidup, bahkan kematian. Sebagian besar lansia mengeluh mengalami gangguan tidur sehingga mempengaruhi status kesehatan dan kualitas hidup. Aspek psikologis diidentifikasi sebagai salah satu faktor penyebab utama masalah tidur pada lansia penderita DM dan hipertensi.Tujuan: Menganalisis hubungan kondisi psikologis dengan kualitas tidur lansia penderita DM dan hipertensi.Metode: Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross sectional di Puskesmas Sukodadi Kabupaten Lamongan pada bulan Oktober‒Desember 2019. Sampel penelitian adalah 104 lansia kelompok prolanis secara purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner psychological distress dan Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dengan uji Spearman.Hasil: Sebagian besar 65,4% lansia mengalami tekanan psikologis ringan, dan 54,8% lansia memiliki kualitas tidur baik. Hasil uji Spearman rho p=0,004 dan r=0,282, berarti terdapat hubungan kondisi psikologis dengan kualitas tidur lansia penderita penyakit kronis, kekuatan korelasi lemah dan bersifat positif.Kesimpulan: Kondisi psikologis secara statistik berhubungan dengan kualitas tidur pada lansia penderita penyakit kronis pada kelompok prolanis.
Pengaruh Latihan Plyometric terhadap Peningkatan Vertical Jump pada Pemain Basket Rahman, Farid; Ramadhan, Afrizal Bintang; Kurniawan, Ardianto; Puspitaningrum, Dinda Ayudya
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 1 (2023): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.75286

Abstract

Latar Belakang: Permainan bola basket membutuhkan kemampuan untuk bergerak dan merubah arah bola dengan cepat (ability), kelincahan (agility), serta melompat (jumping). Kemampuan melompat vertikal dan  horizontal diperlukan pemain basket untuk dapat bermain optimal. Latihan plyometric merupakan latihan yang efektif dalam meningkatkan kemampuan vertical jump.Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan plyometric berbasis progresif untuk meningkatkan vertical jump pemain basket.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi experiment yang dilakukan untuk mencari sebab dan akibat dengan desain penelitian pre and post-test with control group. Responden dalam penelitian berjumlah sebanyak 14 orang yang dibagi menjadi dua kelompok ataupun golongan serta dipilih secara acak, yaitu kelompok perlakuan dan kontrol masing-masing 7 orang.Hasil: Analisis pengaruh pemberian latihan plyometric terhadap vertical jump terdapat hasil p <0,05 dengan nilai sig 0,018 terhadap kelompok perlakuan serta hasil p >0,05 dengan nilai sig 0,053 pada kelompok kontrol, sedangkan analisis beda pengaruh antara kelompok perlakuan dan kontrol diperoleh hasil p < 0,05 dengan nilai sig 2 tailed sejumlah 0,001.Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian latihan plyometric terhadap peningkatan vertical jump pemain basket.
Penentuan Wilayah Reseptif Malaria di Perbukitan Menoreh dengan Menggunakan Basis Data Nasional Kebijakan Satu Peta Widartono, Barandi Sapta; Suharyadi, Suharyadi; Satoto, Tri Baskoro Tunggul; Mujiyanto, Mujiyanto
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 7, No 3 (2022): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.75453

Abstract

Latar Belakang: Program eliminasi di Indonesia ditargetkan pada tahun 2030, tetapi hingga saat ini masih mengalami beberapa kendala, seperti terjadinya penyebaran kasus malaria secara impor melalui migrasi. Pendekatan yang umum digunakan saat ini adalah pendekatan wilayah administrasi, sedangkan pendekatan habitat nyamuk belum banyak dilakukan.Tujuan: Membuat pemetaan daerah reseptif malaria berbasis faktor lingkungan habitat nyamuk yang berkaitan dengan wilayah endemis di Perbukitan Menoreh yang meliputi Kabupaten Purworejo, Kabupaten Magelang, dan Kabupaten Kulon Progo.Metode: Penentuan daerah reseptif malaria dilakukan dengan pendekatan habitat nyamuk menggunakan faktor lingkungan fisik dari basis data spasial nasional Kebijakan Satu Peta (KSP).Hasil: Peta daerah reseptif dapat dihasilkan dari ekstraksi KSP. Selain itu, penanganan malaria pada model spasial ini dapat menunjukkan persentase dan luas area yang benar-benar memiliki ancaman terhadap kejadian malaria.Kesimpulan: Wilayah reseptif dengan model ini dapat memberikan gambaran jangka panjang ancaman malaria, menghasilkan sebaran wilayah reseptif dengan lebih baik dan mudah diberlakukan secara nasional.
Faktor yang Berhubungan dengan Minat Masyarakat dalam Memanfaatkan Layanan PUSTAKA (Puskesmas Tanpa Antrean Kota Semarang) Khoerunnisak, Khoerunnisak; Arso, Septo Pawelas; Kusumastuti, Wulan
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 2 (2023): May
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.75695

Abstract

Latar   Belakang: Puskesmas Krobokan Semarang mempunyai antrean rawat jalan yang cukup banyak di tempat pendaftaran. Dalam mengatasinya, Puskesmas Krobokan menerapkan layanan Puskesmas Tanpa Antrean Kota Semarang (PUSTAKA) yang telah dikembangkan oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang. Namun, dalam pelaksanaannya layanan ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.Tujuan: Mengetahui hubungan antara kondisi fasilitasi, motivasi hedonis, nilai harga dan kebiasaan dengan minat masyarakat dalam memanfaatkan PUSTAKA.Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Dalam penelitian ini dilakukan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Pengumpulan data dilakukan secara kualitatif untuk menggali informasi lebih dalam terhadap responden.Hasil: Sebanyak 71,3% responden berminat dalam memanfaatkan layanan PUSTAKA. Terdapat hubungan antara kondisi fasilitasi, motivasi hedonis, nilai harga dan kebiasaan dengan minat masyarakat dalam memanfaatkan layanan PUSTAKA dengan p-value ≤ 0,05.Kesimpulan: Sebagian besar responden berminat menggunakan layanan PUSTAKA di Puskesmas Krobokan.
Terapi Komplementer Oukup Terstandar terhadap Penyembuhan Luka Perineum di Komunitas Kepulauan Maluku Dinopawe, Asriaty; Wakano, Melawati; Bugis, Dewi Arwini; Fajar, Harianti; Nanlohy, Wildia
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 8, No 3 (2023): August
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.75723

Abstract

Latar   Belakang: Luka perineum akibat persalinan dapat mengakibatkan infeksi postpartum jika luka tidak dirawat dengan tepat dan benar. Oukup merupakan perawatan mandi uap dari campuran daun cengkeh dan pala  untuk penyembuhan luka pascapersalinan.Tujuan: Melihat pengaruh oukup terstandar pada ibu nifas terhadap penyembuhan luka perineum pascajahitan.Metode: Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan rancangan prestest and posttest with control group. Jumlah sampel 24 orang ibu nifas primi dengan luka perineum derajat II pasca jahitan yang memenuhi kriteria penelitian. Terdapat 3 kelompok yaitu kontrol (non-oukup), intervensi I (oukup takaran 400 gram) dan intervensi II (oukup takaran 600 gram). Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square dan Kruskal Wallis.Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan penyembuhan luka perineum pascajahitan yang signifikan antara kedua kelompok intervensi  (p= 1,00 > 0.05), namun ada perbedaan yang signifikan antara kelompok oukup terstandar dan kelompok kontrol dengan  p= 0,041 dan 0,007. Perbedaan nilai mean tertinggi terdapat pada kelompok intervensi II (16,00) dengan hasil yang signifikan untuk ketiga kelompok (p=0,002).Kesimpulan: Oukup terstandar sebagai terapi komplementer dapat mempengaruhi penyembuhan luka perineum derajat II pascajahitan pada ibu nifas primi.

Filter by Year

2016 2026