cover
Contact Name
Ari Septian
Contact Email
ariseptian@unsur.ac.id
Phone
+628121428312
Journal Mail Official
ariseptian@unsur.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Suryakancana Jalan Dr. Muwardi Komplek Pasir Gede Raya Cianjur 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
PRISMA
ISSN : 20893604     EISSN : 26144611     DOI : https://doi.org/10.35194/jp.v9i2
Core Subject : Education, Social,
This journal focuses on mathematics education and disciplined inquiry into the teaching and learning of mathematics. The scope of the journal are: Mathematics Learning Model, Media Learning Mathematics, Curriculum in Mathematics Teaching, Assessment and Evaluation in Mathematics Teaching, Ethnomatics in Mathematics Learning, Design Didactical in Mathematics Learning, Lesson Study in Mathematics Learning
Articles 287 Documents
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Ditinjau dari Self Confidence Asari, Tri Rahayu; Balkist, Pujia Siti; Imswatama, Aritsya
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2440

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan hal penting yang harus dimiliki siswa. Hal itu dikarenakan kemampuan pemecahan masalah merupakan tujuan umum dari pembelajaran matematika, bahkan bisa disebut sebagai jatungnya matematika, pemecahan masalah juga merupakan proses inti dan dalam kurikulum matematika. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskrisikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari self confidence. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kualiiatif yang bersifat deskriptif dengan desain penelitian studi kasus. Subjek penelitian ini berjumlah 3 orang yang masing-masing diambil dari hasil angket self confidence pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket, tes, dan wawancara. Hasil penelitian ini, yaitu: 1) siswa yang memiliki self confidence tinggi berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori tinggi, 2) siswa yang memiliki self confidence sedang berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah, 3) siswa yang memiliki self confidence rendah berada pada kemampuan pemecahan masalah kategori rendah.
Analisis Pembelajaran Matematika di Sekolah Penggerak dalam Menjalankan Kurikulum Merdeka di Masa Pandemi Pujia Siti Balkist; Siti Patimah; Nova Perlita
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2640

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (a) Menganalisis modul ajar matemaika yang digunakan oleh guru pelaksana program sekolah penggerak; (b) Menganalisis pembelajaran matematika di kelas pelaksana program sekolah penggerak; dan (c) Menganalisis penilaian matematika di kelas pelaksana program sekolah penggerak. Metode Penelitian ini adalah metode campuran yang menggunakan model Explanatory Design dengan langkah-langkah (1) proses kuantitatif dengan melibatkan penilai untuk modul ajar, asesmen, proses pembelajaran dari luar ruang lingkup penelitian diantaranya Fasilitator Sekolah Penggerak daerah lain, guru SMA daerah lain dan dosen yang tidak terlibat dalam Program Sekolah Penggerak ;(2) proses kualitatif yang dikuatkan dengan observasi dan wawancara yang dilaksanakan peneliti sekaligus berperan sebagai fasilitator sekolah penggerak dari 4 sekolah subjek penelitian; dan (3) proses interpretasi data dan penyimpulan dari hasil kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini yakni 4 Sekolah Penggerak dampingan peneliti. Ketiga tahapan penelitian tersebut berfokus pada kemampuan berpikir matematis yang merupakan salah satu profil pelajar Pancasila yakni berpikir kritis dan kreatif. Analisis modul ajar didapat visualisasi modul ajar, muatan materi dan muatan profil pelajar Pancasila pada modul ajar secara menyeluruh dari subjek penelitian sudah baik. Analisis pembelajaran berdiferensiasi pada proses pembelajaran belum tampak. Analisis asesmen menunjukkan muatan asesmen diagnostik dan muatan asesmen berdiferensiasi sama-sama masih kurang baik. Selain itu rata-rata penilaian untuk muatan stimulus kemampuan berpikir kritis dan kreatif pada modul ajar, pembelajaran dan asesmen yang digunakan belum optimal.
Model Pembelajaran Kolb-Knisley Berbantuan Geogebra terhadap Kemampuan Penalaran Siswa dalam Menyelesaikan Soal Setara PISA Agistnie, Rheina; Lukman, Hamidah Suryani; Agustiani, Nur
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2414

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk membandingkan kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan soal setara PISA antara siswa yang mengunakan model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra, model pembelajaran Kolb-Knisley, dan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan Control Group Pretest and Posttest Design, dimana terdapat dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Sukabumi sebanyak 408 siswa dengan pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 122 siswa yang terbagi ke dalam tiga kelas yaitu kelas VIII B, kelas VIII D, dan kelas VIII F. Pengumpulan data menggunakan soal tes kemampuan penalaran matematis setara PISA. Hasil penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra lebih baik dari model pembelajaran Kolb-Knisley, model pembelajaran Kolb-Knisley berbantuan Geogebra lebih baik dari model pembelajaran langsung, dan model pembelajaran Kolb-Knisley lebih baik dari model pembelajaran langsung terhadap kemampuan penalaran matematis siswa dalam menyelesaikan soal setara PISA.
GeoGebra Research in Indonesia: A Bibliometric Analysis Supriyadi, Edi; Septian, Ari; Dahlan, Jarnawi Afgani; Juandi, Dadang
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2572

Abstract

There is evidence that utilizing GeoGebra in the classroom can be beneficial, especially in the field of mathematics. Dynamic Geometry Software (DGS) such as GeoGebra is a category of a computer program that combines algebraic and geometric capabilities. In the beginning, GeoGebra was nothing more than an application that could be used on personal computers. Because bibliometric analysis is employed in GeoGebra research projects. In addition, the objective of this work is to undertake bibliometric analysis to determine the development of GeoGebra research in Indonesia. A bibliometric analysis was carried out with the intention of evaluating the previous work that has been done on the topic of GeoGebra in Indonesia. We are interested in examining the progression of GeoGebra research outcomes in Indonesia, as well as the distribution pattern of publications in Scopus. The results are displayed in a short amount of time and in certain cases provide a comprehensive look at the developments and standing of the GeoGebra literature by affiliation from Indonesia, including information on authors, institutions, nations, and author keywords. For the purpose of clarity, the author's own keywords are the only ones used in the data analysis in this study. However, no R programming language library currently exists that can handle this issue.
Eksperimentasi Model Pembelajaran POE dengan Pendekatan Metaphorical Thinking terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Rahmawati, Ida; Setiani, Ana; Lukman, Hamidah Suryani
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang menggunakan model pembelajaran POE (Predict Observe Explain) dengan pendekatan Metaphorical Thinking, model pembelajaran POE (Predict Observe Explain), dan model pembelajaran konvensional 5M Kurikulum 2013. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini yakni seluruh siswa kelas XII SMK YASPIM yang berjumlah 134 siswa dan tiga kelas sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumen yang digunakan berupa tiga butir soal kemampuan berpikir tingkat tinggi pada materi statistika dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang memperoleh model pembelajaran POE (Predict Observe Explain) dengan pendekatan metaphorical thinking lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran POE (Predict Observe Explain), dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa yang memperoleh model pembelajaran POE (Predict Observe Explain) dengan pendekatan Metaphorical Thinking lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran konvensional 5M Kurikulum 2013.
Pengembangan GeoGebra Classroom Pada Materi Transformasi Geometri Septian, Ari; Fahrisyal, Muhammad Luthfi; Jusniani, Nia
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2483

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran GeoGebra Classroom ada materi transformasi geometri yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini melibatkan 5 validator yang terdiri dari dosen ahli dan guru matematika serta 21 siswa SMAN 2 Cianjur yang menjadi subjek uji coba terbatas. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen validitas produk dan instrumen kepraktisan produk. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan nilai persentase yang dikonversikan ke dalam bentuk kualitatif dengan menggunakan kriteria validitas dan kepraktisan produk. Hasil penelitian ini menginformasikan bahwa GeoGebra Classroom pada materi transformasi geometri yang dikembangkan sangat valid dengan persentase nilai 93,00% dan sangat praktis dengan persentase nilai 85,87%. Menindaklanjuti temuan pada penelitian ini, maka GeoGebra Classroom cocok digunakan menjadi media pembelajaran matematika di kelas maupun untuk pembelajaran mandiri siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Aljabar Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Munthe, Rawaty Tiarma Indah; Hakim, Dori Lukman
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2388

Abstract

Kemampuan berpikir aljabar adalah salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa untuk dapat memahami dan menyelesaikan persoalan terkait matematika, serta dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar siswa dalam menyelesaikan masalah materi SPLDV. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode kualitatif deksriptif, dengan subjek sebanyak 6 orang siswa kelas IX di salah satu SMP di Karawang tahun ajaran 2020/2021. Pemilihan subjek didasarkan pada pengelompokkan siswa yaitu kelompok tingkat tinggi, tingkat sedang, dan tingkat rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes uraian kemampuan matematika sebanyak 5 buah soal  dan wawancara. Hasil analisis yang diperoleh adalah ada siswa yang memiliki kemampuan berpikir aljabar tinggi yaitu 2 orang siswa dengan presentase 33,33%, siswa yang memiliki kemampuan berpikir aljabar sedang yaitu 3 orang siswa dengan presentase 50,00 %, siswa yang memiliki kemampuan berpikir rendah ada 1 orang dengan presentase 16,76%. Hasil diatas menunjukkan bahwa kemampuan berpikir aljabar siswa di kelas IX tersebut masih kategori rendah karena semua siswa yang tidak mencapai atau memenuhi nilai KKM. Hal itu disebabkan karena siswa masih kesulitan dalam melakukan pemahaman dan penerapan konsep aljabar.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa MTs Plus As-Sa’idah pada Materi Aljabar Fitria, Riska; Imswatama, Aritsya; Balkist, Pujia Siti
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2451

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan materi aljabar. Penelitian ini dilakukan di MTs Plus As-Sa’idah kelas VII J melibatkan 20 orang siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen terdiri dari soal pemahaman konsep. Teknik pengumpulan data menggunakan uji intrumen tes. Tes yang dikerjakan oleh siswa diberikan penilaian disetiap indikator untuk mengetahui bahwa siswa tergolong dalam kategori kemampuan pemahaman konsep tinggi, rendah dan sedang. Ada 7 indikator yang akan tes kepada siswa yaitu: (1) Menyatakan ulang sebuah konsep, (2) Mengklasifikasikan objek menurut sifat-sifat tertentu sesuai dengan konsep, (3) Memberikan contoh dan noncontoh dari suatu konsep, (4) Menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematika, (5) Mengembangkan syarat perlu/syarat cukup dari suatu konsep, (6) Menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu, (7) Mengaplikasikan konsep/algoritma ke pemecahan masalah. Setiap indikatornya mewakili satu soal. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa subjek S10 dan S3 memiliki kemampuan pemahaman konsep tinggi dan S1 memiliki kemampuan pemahaman konsep rendah.
Pendidikan Multikultural Untuk Mengatasi Rasisme Dalam Matematika Rahim, Rani; Dewi, Izwita
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan pendidikan multikultural untuk mengatasi rasisme dalam matematika. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode studi literatur terhadap konsep yang berkaitan dengan penelitian. Analisis yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menelusuri berbagai sumber seperti buku dan jurnal, kemudian disimpulkan dalam uraian makna yang dapat dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam mengatasi rasisme yang ada dalam matematika, diperlukan suatu konsep pendidikan yang dapat menerima dan merangkul segala macam bentuk perbedaan agar setiap orang dapat memperoleh kesempatan yang sama dalam pendidikan. Salah satunya ialah melalui konsep pendidikan multikultural yang merupakan sebuah konsep, gerakan reformasi pendidikan, dan jalan untuk mengubah struktur institusi pendidikan sehingga murid laki-laki dan murid perempuan, murid berkebutuhan khusus, dan murid yang berasal dari beragam macam ras, etnis, dan budaya mendapatkan kesetaraan dalam memperoleh prestasi akademis di sekolah. Dalam pembelajaran matematika, guru wajib memberikan perlakuan yang sama dan tidak bersikap rasis terhadap setiap siswa dari berbagai latar belakang yang berbeda. Dengan perbedaan dan keanekaragaman yang dimiliki Indonesia, guru dapat memanfaatkan hal tersebut ke dalam pembelajaran matematika sehingga ke depannya siswa memiliki rasa cinta dan hormat terhadap segala bentuk perbedaan dan keanekaragaman yang ada di Indonesia.
Penerapan Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Gaya Belajar Siswa SMP Nurjanah, Anisa; Nurcahyono, Novi Andri; Imswatama, Aritsya
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2420

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung, mengetahui ada tidaknya perbedaan  kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik, serta mengetahui ada tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan desain Post-test Only Control Group Design dan rancangan desain faktorial 2x3. Penelitian ini dilaksanakan di SMP PGRI Kalapanunggal dengan jumlah 113 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes soal berbentuk uraian pada materi pokok bagun datar segiempat dan segitiga dan instrumen non tes berupa angket gaya belajar siswa, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Hasil penelitian perhitungan uji analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama diperoleh bahwa: (1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran PBL dan model pembelajaran langsung; (2) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang bergaya belajar visual, auditorial dan kinestetik; (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Â