cover
Contact Name
Nurfitriany Fakhri
Contact Email
nurfitriany.fakhri@unm.ac.id
Phone
+6282190788118
Journal Mail Official
jurnal.talenta@unm.ac.id
Editorial Address
Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar Gedung BM Lantai 2 Kampus Gunungsari Baru, Jalan A.P. Pettarani, Makassar 90222.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Psikologi Talenta
ISSN : 24608750     EISSN : 26151731     DOI : https://doi.org/10.26858/talenta
Core Subject : Humanities,
urnal Psikologi Talenta (Talenta Psychology Journal) is an open journal system that uses a peer-reviewed system in the journals, with e-ISSN: 2615-1731 and p-ISSN: 2460-8750 published by the Faculty of Psychology, Makassar State University. Jurnal Psikologi Talenta is an Open-Access journal and published twice a year every March and September. Articles/Journals published with aims and scope around: (1) psychology of organizational behavior; (2) entrepreneurship; (3) positive psychology; (4) human developmental dynamics; (5) values and character education; (6) family and community resilience; (7) Indigenous Psychology; and (8) psychology of peace.
Articles 171 Documents
Strengthening Career Adaptability through Hardiness: A Study on New Employees Jefriansyah, Jefriansyah; Syam, Rahmawati; Istiqamah, St. Hadjar Nurul
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.77116

Abstract

Career adaptability is an essential ability required by employees to face dynamics and changes in the workplace. Employees with low career adaptability tend to experience psychological distress, difficulties in adjustment, and decreased self-confidence. This study aimed to examine the effect of hardiness on career adaptability among employees. The participants were 385 employees who were in their adaptation period, defined as having worked for less than six months, selected using convenience sampling. Career adaptability was measured using the Career Adapt-Abilities Scale (CAAS), while hardiness was measured with the Revised Dispositional Resilience Scale. Confirmatory factor analysis supported the construct validity of both instruments (CAAS: CFI = 0.93; TLI = 0.91; RMSEA = 0.074; Hardiness: CFI = 0.996; TLI = 0.992; RMSEA = 0.034). Data were analyzed using bootstrap regression. The results showed a significant effect of hardiness on career adaptability with a significance value of 0.003 (p < 0.05) and a contribution of 25.8%. Two dimensions of hardiness, namely control and commitment, had a significant effect on career adaptability, while the challenge dimension did not show a significant effect. In conclusion, the higher the level of employee hardiness, the higher their career adaptability.
Trait Anxiety sebagai Prediktor Fleksibilitas Kognitif pada Dewasa Awal Dwi Ningrum, Laura; Lukman, Lukman; Fakhri, Nurfitriany
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.45283

Abstract

Cognitive flexibility ability is essential in navigating life, especially for early adults who face various developmental demands. One factor that influences cognitive flexibility is trait anxiety. This study aims to determine the effect of trait anxiety on cognitive flexibility in early adults in Makassar City. This study employed a quantitative method with a simple regression research design. The research subjects consisted of early adults aged 18 to 25 years, totaling 232 respondents. The sampling technique used convenience sampling. The research instruments used were the State-Trait Anxiety Inventory (STAI) to measure trait anxiety and the Cognitive Flexibility Scale (CFS) to measure cognitive flexibility. Data analysis technique used simple regression analysis with SPSS version 26. The results showed that there was a significant negative effect of trait anxiety on cognitive flexibility in early adults, meaning that the higher the trait anxiety, the lower the cognitive flexibility. Trait anxiety contributed to cognitive flexibility in early adults, while the rest was influenced by other factors. The majority of subjects had trait anxiety in the high category and cognitive flexibility in the moderate category. The implication of this study is the importance for early adult individuals to develop cognitive flexibility abilities in responding to difficult situations they face so that they can optimize self-development in carrying out their life roles and responsibilities.
Model Kesejahteraan Mahasiswa dalam Konteks Budaya Indonesia: Peran Modal Psikologis dan Dukungan Keluarga Alwi, M. Ahkam; Ramli, Muh Akmal
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.79010

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi model kesejahteraan mahasiswa dalam konteks budaya Indonesia, dengan menyoroti peran modal psikologis (psychological capital) dan dukungan keluarga. Permasalahan yang diangkat adalah belum lengkapnya pemahaman mengenai kesejahteraan mahasiswa dalam masyarakat kolektivis, di mana sumber daya psikologis individual berinteraksi dengan sistem dukungan sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan analisis structural equation modeling untuk menguji kontribusi langsung Modal Psikologis (PsyCap) terhadap kesejahteraan mahasiswa serta kontribusi tidak langsung melalui dukungan keluarga. Temuan menunjukkan bahwa PsyCap secara signifikan memprediksi kesejahteraan mahasiswa, dan dukungan keluarga memediasi sebagian hubungan tersebut, menyumbang sekitar 40,3% dari total efek.Hasil ini menegaskan pentingnya kekuatan intrapersonal sekaligus sumber daya keluarga yang secara budaya relevan dalam mendorong keberkembangan mahasiswa. Penelitian menyimpulkan bahwa intervensi sebaiknya mengintegrasikan pedagogi penguatan PsyCap dengan strategi dukungan yang selaras dengan konteks keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa di pendidikan tinggi Indonesia.
Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Regulasi Emosi Remaja dengan Orang Tua Bercerai Zain, Ajeng Dwi Damayanti; Shaliha, Irine Putri; Amalia, Sofa; Aprillia, Melly Dina
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.72950

Abstract

Perceraian orang tua membawa dampak negatif terhadap kemampuan regulasi emosi di usia remaja. Remaja cenderung merespon perceraian orang tua dengan sikap marah, kecewa, hingga melakukan tindakan negatif untuk merugikan diri sendiri. Dalam menghadapi persoalan ini, dibutuhkan dukungan sosial yang dapat membantu remaja mengelola emosi menghadapi keadaan perceraian orang tua. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh dukungan sosial terhadap regulasi emosi remaja dengan orang tua bercerai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain korelasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 201 responden. Subjek penelitian ini, yaitu remaja usia 10–19 tahun dengan orang tua bercerai. Instrumen yang digunakan adalah Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Analisis dilakukan dengan teknik regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0.766 (p > 0.05), artinya tidak terdapat pengaruh antara dukungan sosial terhadap regulasi emosi remaja dengan orang tua bercerai. Hal ini menunjukkan bahwa regulasi emosi pada remaja dengan orang tua bercerai tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh besarnya tingkat dukungan sosial dari keluarga, teman, dan significant other.
Analisis Mediasi Keterampilan Sosial pada Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Motivasi Berprestasi Siswa Tetteng, Basti; Dewi, Eva Meizara Puspita; Kusuma, Perdana; Ansar, Nuratthahirah; Baman, Ahmad Habiby Arafaat; Awalya, Nur
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i1.80888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterampilan sosial sebagai mediator pada pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi pada siswa sekolah menengah pertama di Makassar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain kausalitas dan metode survei yang melibatkan 350 siswa SMP di Kota Makassar yang diperoleh melalui teknik proportional random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Multidimentional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), Interpersonal Competence Questionnaire (ICQ), dan Prestatie Motivate Test (PMT). Analisis data penelitian menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif terhadap motivasi berprestasi siswa, keterampilan sosial berpengaruh positif terhadap motivasi berprestasi siswa, dukungan sosial berpengaruh positif terhadap keterampilan sosial, dan terdapat peran mediator variabel keterampilan sosial dalam pengaruh dukungan sosial terhadap motivasi berprestasi siswa. 
Strategi Manajemen Stress Akademik : Eksperimen Murottal dan Deep breathing Dewi Sriyani; Elya Salsabila Sidik; Kartini Kartini; Ninik Qoni’ah; Rahma Amartya Hendariana; Fasya Dhiya Syamila
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 2 (2026): MARET-MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i2.70099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas mendengarkan murottal Al-Qur'an dan teknik relaksasi pernapasan dalam dalam mengurangi stres akademik pada mahasiswa. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen dengan pendekatan true experimental posttest-only control design. Sebanyak dua belas mahasiswa dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok murottal, kelompok pernapasan dalam, dan kelompok kontrol, dengan teknik pembagian acak. Intervensi diberikan dalam durasi singkat, yaitu lima menit untuk murottal dan empat menit untuk pernapasan dalam. Pengukuran tingkat stres dilakukan menggunakan skala stres belajar sebelum dan sesudah intervensi. Teknik analisis data melibatkan uji statistik normalitas, homogenitas, analisis varian satu arah, dan uji perbandingan lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam penurunan tingkat stres antara ketiga kelompok. Meskipun demikian, refleksi penelitian ini menunjukkan bahwa praktik mendengarkan murottal dan teknik pernapasan dalam dapat lebih efektif jika dilakukan dengan fokus penuh dan perhatian sadar. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada durasi intervensi, jumlah partisipan, dan kondisi lingkungan untuk penelitian selanjutnya agar dapat memperoleh hasil yang lebih optimal. 
Father Involvement, Nurturant Fathering, and Attachment Styles among Women in Early Adulthood Rafi Damri; Frischa Ayu Yolissia; Nova Geofanny; Azzah Afifah Arsa; Fitri Ayu Kusumaningrum
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 2 (2026): MARET-MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i2.77190

Abstract

Bagi wanita yang telah memasuki masa dewasa awal, kehidupan sosial sangatlah penting. Wanita dewasa awal akan dituntut untuk memiliki hubungan dengan orang lain dengan baik, baik itu persahabatan, rekan kerja, hingga hubungan romantis dengan pasangan. Namun, tidak semua wanita dewasa muda bisa menumbuhkan kelekatan yang baik secara sosial. Hal tersebut diduga kurang maksimalnya hubungan mereka terhadap peran orang tua, termasuk kurangnya hubungan dengan sesosok ayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan reported father involvement dan nurturant fathering terhadap attachment style pada wanita dewasa muda di Indonesia. Jumlah partisipan di dalam penelitian ini adalah 187. Hasil menemukan bahwa secure attachment memiliki korelasi dengan nurturant fathering, reported father involvement, dan desired father involvement secara positif. Sementara itu, preoccupied attachment memiliki korelasi negatif dengan nurturant fathering. Secara garis besar, hal ini memberikan pandangan bahwa peran sesosok ayah selama masa perkembangan anak dari kecil hingga dewasa dibutuhkan untuk membentuk gaya kelekatan yang aman. Penelitian masa yang akan datang diperlukan untuk mengidentifikasi pola hubungan pengasuhan ayah pada anak terhadap gaya pengasuhan dengan mempertimbangkan faktor yang lain sehingga model antara variabel tersebut dapat tergambarkan secara kompleks dan lengkap, serta memastikan kereliabilitas dan validitas dari alat ukur yang digunakan.
Peran Dukungan Sosial terhadap Stres Akademik pada Mahasiswa Penerima Beasiswa dengan Efikasi Diri Akademik sebagai Mediator Amelia Alfadillah; Fuad Nashori
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 2 (2026): MARET-MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i2.79089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa penerima beasiswa dengan efikasi diri akademik sebagai mediator. Sebanyak 188 mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia menjadi partisipan penelitian yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Stres Akademik, Skala Efikasi diri akademik, dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Analisis mediasi menggunakan modul MedMod pada Jamovi menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif terhadap stres akademik, dengan efikasi diri akademik sebagai mediator parsial. Hasil ini menegaskan bahwa dukungan sosial berperan penting dalam menurunkan stres akademik, baik secara langsung maupun melalui peningkatan efikasi diri akademik 
Adiksi Internet Pada Anak: Pengaruh Self-esteem dan Parental Mediation Rismawati Rismawati; Zulfa Indira Wahyuni; Rena Latifa; Rachmat Mulyono
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 2 (2026): MARET-MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i2.70767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-esteem (home self-esteem, peer self-esteem, school self-esteem) dan parental mediation (restrictive, active mediation of child’s internet use, active mediation of child’s internet safety, technical restrictive, monitoring) terhadap adiksi internet pada Anak. Sampel berjumlah 205 orang (96 orang anak laki-laki dan 205 anak perempuan) berusia 10-12 tahun, sekolah dasar. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan jenis purposive sampling. Uji Validitas terlebih dahulu dilakukan dengan metode analisis berganda menggunakan Software Lisrel. Kemudian dilakukan metode analisis berganda untuk menguji pengaruh tersebut dengan bantuan Software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari self-esteem dan parental mediation, serta jenis kelamin terhadap Adiksi Internet pada Anak. Secara rinci, dimensi peer self-esteem dan home self-esteem  memberi pengaruh signifikan bagi adiksi internet. Sementara dimensi lain seperti school self-esteem, restrictive, active mediation of child’s internet use, active mediation of child’s internet safety, technical restrictive, monitoring, dan jenis kelamin tidak memberikan dampak signifikan terhadap adiksi internet.
Pengaruh Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Tekanan Teman Sebaya dan Kematangan Emosi pada Dewasa Awal Nadila Vira Muraida; Qurrota A yuni Fitriana; Adiwignya Nugraha Widhi Harita
Jurnal Psikologi TALENTA Vol 11, No 2 (2026): MARET-MEI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/talenta.v11i2.81367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial, tekanan teman sebaya, dan kematangan emosi pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain konstruksi yang bertujuan menguji hubungan kausal antara variabel intensitas penggunaan media sosial, tekanan teman sebaya, dan kematangan emosi pada individu dewasa awal. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu intensitas penggunaan Instagram (X), tekanan teman sebaya (Y1), dan kematangan emosi (Y2). Pada penelitian ini, analisis data dilakukan menggunakan teknik regresi linear sederhana dengan bantuan aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tekanan teman sebaya dan kematangan emosi berpengaruh signifikan terhadap intensitas penggunaan Instagram pada dewasa awal, kontribusinya sangat kecil yaitu sebesar 4% karena sebagian besar variansi perilaku tersebut dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian