cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
Pengaruh Pembelajaran Kewirausahaan dan Latar Belakang Orang Tua Terhadap Motivasi Berwirausaha Siswa Kelas XI SMKN Kota Malang Savitri, Silvi Diah; Sunarni, Sunarni; Sobri, Ahmad Yusuf
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i22024p152

Abstract

Abstract: This study aims to determine: (1) the influence of parents' background on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; (2) the influence of entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; and (3) the influence of parents' background and entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City. This research adopts a quantitative approach with descriptive analysis and regression analysis to examine the relationships between variables. The results of this research indicate that: (1) there is a simultaneous influence of parents' background and entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; (2) there is no significant influence of parents' background on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City; and (3) there is a significant influence of entrepreneurship education on entrepreneurial motivation among students of Grade XI in state vocational schools in Malang City.Keywords: Parents' Background, Entrepreneurship Education, Entrepreneurial Motivation. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) adanya pengaruh latar belakang orang tua terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; (2) adanya pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; dan (3) adanya pengaruh latar belakang orang tua dan pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif dan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh antar variabel. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) adanya pengaruh simultan antara latar belakang orang tua dan pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; (2) tidak terdapat pengaruh yang signifikan variabel latar belakang orang tua terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang; dan (3) adanya pengaruh yang signifikan antara pembelajaran kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha peserta didik kelas XI SMK Negeri di Kota Malang.Kata kunci: Latar Belakang Orang Tua, Pembelajaran Kewirausahaan, Motivasi Berwirausaha
Manajemen Program Holistik Integratif dalam Menanamkan Nilai-Nilai Karakter pada Anak Usia Dini Amin, Muhammad Iqbal; Maisyaroh, Maisyaroh; Mustiningsih, Mustiningsih
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/10.17977/um027v7i32024p370

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe: (1) character values instilled through an integrative holistic program in KB-TK Negeri Pembina 1 Malang, (2) integrative holistic program planning in instilling character values in early childhood in KB- Pembina Negeri 1 TK Malang, (3) implementing an integrative holistic program in instilling character values in early childhood in KB-TK Negeri Pembina 1 Malang, and (4) evaluating an integrative holistic program in instilling character values in children early childhood in KB-TK Negeri Pembina 1 Malang. This study uses a qualitative approach with a case study type of research. The location of this research is in the KB-TK Negeri Pembina 1 Malang. Informants in this study were school principals, teachers of integrative holistic programs, and student guardians. The data collection stage was carried out by in-depth interviews, observation, and documentation studies. The data analysis phase was carried out using data collection techniques, data condensation, data presentation, then drawing conclusions and verification. At the data validity test stage, four test stages were carried out, namely the credibility test, transferability test, dependability test, and confirmability test. The stages of this research were carried out starting from planning, implementing, and preparing reports. The results obtained from this study can be concluded: (1) the character values instilled through an integrative holistic program in KB-TK Negeri Pembina 1 Malang include religious, independent, mutual cooperation, discipline, and caring characters; (2) holistic integrative program planning in instilling character values in early childhood is carried out by parenting and preparation of RPPH; (3) the implementation of an integrative holistic program in instilling character values in early childhood is carried out in a comprehensive manner covering three aspects of children's needs, namely health and nutrition, education and parenting, and child protection; (4) an evaluation of an integrative holistic program in instilling character values in early childhood is carried out at every coordination meeting at the end of the activity which is attended by the principal and all teachers to find obstacles and improvements, and see the impact on students. Keywords: management, holistic integrative, character Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan: (1) nilai-nilai karakter yang ditanamkan melalui program holistik integratif di KB-TK Negeri Pembina 1 Kota Malang, (2) perencanaan program holistik integratif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di KB-TK Negeri Pembina 1 Kota Malang, (3) pelaksanaan program holistik integratif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di KB-TK Negeri Pembina 1 Kota Malang, dan (4) evaluasi program holistik integratif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini di KB-TK Negeri Pembina 1 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini yaitu di KB-TK Negeri Pembina 1 Kota Malang. Informan pada penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru program holistik integratif, dan wali murid. Tahap pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Tahap analisis data dilakukan dengan teknik pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kemudian penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pada tahap uji keabsahan data dilakukan dengan empat tahap uji yakni uji kredibilitas (credibility), uji transferabilitas (tranferability), uji dependabilitas (dependability), dan uji konfirmabilitas (konfirmability). Tahap-tahap penelitian ini dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Hasil yang didapat dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) nilai-nilai karakter yang ditanamkan melalui program holistik integratif di KB-TK Negeri Pembina 1 Kota Malang meliputi karakter religius, mandiri, gotong royong, disiplin, dan peduli; (2) perencanaan program holistik integratif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini dilakukan dengan parenting dan penyusunan RPPH; (3) pelaksanaan program holistik integratif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini dilaksanakan secara menyeluruh meliputi tiga aspek kebutuhan anak, yakni kesehatan dan gizi, pendidikan dan pengasuhan, serta perlindungan anak; (4) evalusi program holistik integratif dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini dilaksanakan setiap rapat koordinasi di akhir kegiatan yang diikuti oleh kepala sekolah dan semua guru guna menemukan hambatan dan perbaikan, serta melihat dampak ke peserta didik. Kata kunci: manajemen, holistik integratif, karakter
Menafsir Arah Pendidikan Multikultural: Sebuah Pendekatan Teori Belajar Konstruktivistik dalam Perspektif Pendidikan di Indonesia Mubarok, Fakhri; Kustini, Titin; Masitoh, Siti; Patras, Yuyun Elizabeth; Wulandari, Dian
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12024p37

Abstract

Abstract.  This article aims to understand the significance of multicultural education studies and to what extent its application is in the educational perspective in Indonesia. The method used in making this article is a literature study or library research by taking relevant reference sources and interpreting them in our own language. Multicultural education uses the constructivism learning theory approach, which has features relevant to multicultural education activities that are active, adaptive, and contextual. In general, it can be concluded that with the broad scope of areas and diversity in Indonesia compared to other countries, multicultural education studies are very important to continue and be studied. On the other hand, multicultural education needs to be continuously implemented integrally in the national curriculum, providing space for each region to apply it more contextually according to its conditions. Indonesia is believed to have adapted to multicultural education for a long time. Although the curriculum often changes, the uniqueness of the Indonesian curriculum, which always carries the character and values of the nation's cultural heritage, is evidence of continuous implementation.Keywords: Multikultural Education, Constructivism, Education in Indonesia Abstrak. Artikel ini dibuat dengan tujuan memahami seberapa penting kajian pendidikan multikultural dan sejauh mana penerapannya dalam perspektif pendidikan di Indonesia. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini adalah kajian literatur atau penelitian pustaka dengan mengambil sumber-sumber referensi yang relevan dan ditafsirkan dengan bahasa sendiri. Pendidikan multikultural menggunakan pendekatan teori belajar konstruktivisme yang memiliki ciri yang relevan dengan aktivitas pendidikan multikultural yang aktif, adaptif, dan kontekstual. Secara umum dapat disimpulkan bahwa dengan luasnya lingkup wilayah dan keberagaman di Indonesia dibanding negara lain, maka kajian pendidikan multikultural menjadi sangat penting untuk terus dilakukan dan dipelajari. Disisi yang lain pendidikan multikultural perlu terus diimplementasikan secara integral dalam kurikulum nasional, dengan memberi ruang bagi masing-masing daerah untuk menerapkannya secara lebih kontekstual sesuai kondisi daerahnya. Indonesia sendiri diyakini telah mengadaptasi pendidikan multikultural sejak lama. Meskipun kurikulum kerap kali berganti, namun kekhasan kurikulum Indonesia yang selalu mengusung karakter dan nilai luhur budaya bangsa menjadi bukti implementasi yang berkelanjutan.Kata kunci: Pendidikan Multikultural, Konstruktivisme, Pendidikan di Indonesia
Pengaruh Manajemen Sarana Dan Prasarana Terhadap Mutu Pendidikan Makarau, Nur Istiana; Wulandari, Heny; Na'imah, Na'imah; Aprida, Siti Nurul
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i32023p302

Abstract

Abstract: Facilities and infrastructure are devices in organizing and managing school activities in order to achieve a goal. Therefore, the management of facilities and infrastructure is a way to achieve the function of facilities and infrastructure to be effective and efficient. The purpose of this study was to determine the effect of facilities and infrastructure on the quality of education in Mutiara Nambo Bosa Kindergarten, Banggai Regency. This type of research uses quantitative research with simple linear regression test data analysis and instruments in the form of a questionnaire. The sample of this study amounted to 5 people consisting of the principal and all teachers at Mutiara Nambo Bosaa Kindergarten. The results showed that the management of facilities and infrastructure had a positive and significant effect on the quality of education in Mutiara Nambo Bosaa Kindergarten, Banggai Regency, namely the significance value was 0.042 <0.05 and it means Ha is accepted and H0 is rejected. The coefficient of determination (R2) was obtained 0.795 which can be said to have a positive significance with a high interpretation, and a value of 0.795 or 79.5% which implies that the influence of Facilities and Infrastructure Management on Education Quality is 79.5%, and the remaining 20.5% is influenced by by another variable.Keywords: Management, facilities and infrastructure, quality of education Abstrak: Sarana dan prasarana adalah perangkat dalam menyelenggarakan dan mengelola kegiatan sekolah demi mencapai suatu tujuan. Maka dari itu, manajemen sarana dan prasarana menjadi jalan untuk mencapai fungsi sarana dan prasarana menjadi efektif dan efisien. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui pengaruh sarana dan prasarana terhadap mutu pendidikan di TK Mutiara Nambo Bosaa Kabupaten Banggai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan analisis data uji regresi linear sederhana dan instrument yang berpa kuesioner. Sampel penelitian ini berjumlah 5 orang yang terdiri dari kepala sekolah dan seluruh guru di TK Mutiara Nambo Bosaa.  Hasil penelitian menunjukkan manajemen sarana dan prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pendidikan di TK Mutiara Nambo Bosaa Kabupaten Banggai yaitu nilai signifikansinya 0,042 < 0,05 dan berarti Ha diterima dan H0 ditolak. Koefisien determinasi (R2)didapatkan 0,795 yang dapat dikatakan terdapat signifikansi positif dengan interpretasi tinggi, dan nilai 0,795 atau 79,5% yang mengandung pengertian bahwa pengaruh Manajemen Sarana dan Prasarana terhadap Mutu Pendidikan sebesar 79,5%, dan sisanya 20,5% dipengaruhi oleh variable lain.Kata Kunci: Manajemen, sarana dan prasarana, mutu pendidikan
Peningkatan Kompetensi Literasi Digital Siswa Pada Pembelajaran PAI di SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan Damanik, Dea Yolanda; Al Farabi, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to characterize how digital literacy competency has increased among students at SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan in PAI learning. Three areas are the focus of this research study: strategies for raising students' digital literacy competency in PAI learning, the efforts of PAI teachers to raise students' digital literacy competency in PAI learning, and factors that facilitate or obstruct students' growth in digital literacy competency in junior high school PAI learning. Percut Sei Tuan Negeri 1. Qualitative descriptive research methodology was employed in this study. In this study, document analysis, interviews, and observation were the methods employed for gathering data. The results of this research explain that as time goes by, PAI teachers must broaden their perspective regarding the roles that need to be taken in carrying out the educational process for their students. The learning process that occurs today cannot only be done in the classroom but can be done without limits. Therefore, the PAI teacher's job is not to prohibit students from gaining knowledge from outside the classroom, but rather to facilitate and guide students so that they are able to maximize the development of information as a means of obtaining knowledge while still upholding religious values.Keywords: Islamic Religious Education, Digital Literacy, Technology Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peningkatan kompetensi literasi digital pada siswa SMP Negeri 1 Percut Sei Tuan dalam pembelajaran PAI. Ada tiga hal yang menjadi fokus kajian penelitian ini, yaitu strategi peningkatan kompetensi literasi digital siswa dalam pembelajaran PAI, upaya guru PAI dalam meningkatkan kompetensi literasi digital siswa dalam pembelajaran PAI, dan faktor-faktor yang memudahkan atau menghambat tumbuh kembang siswa dalam literasi digital. kompetensi pembelajaran PAI SMP. Percut Sei Tuan Negeri 1. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Dalam penelitian ini, analisis dokumen, wawancara, dan observasi merupakan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian ini memperjelas bahwa guru PAI perlu memiliki pandangan yang lebih luas tentang peran yang perlu dimainkan dalam menyelesaikan pendidikan siswanya seiring berjalannya waktu. Proses pembelajaran saat ini tidak terbatas pada ruang kelas saja; itu bisa terjadi di mana saja. Oleh karena itu, peran guru PAI bukanlah melarang siswa belajar di luar kelas; melainkan untuk mendukung dan membimbing siswa agar mereka dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi sebagai alat untuk memperoleh pengetahuan dengan tetap menjaga prinsip-prinsip agama.Kata kunci: Pendidikan Agama Islam, Literasi Digital, Teknologi
Strategi Organisasi Siswa Intra Sekolah dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Siswa SMK PAB 8 Sampali Putra, Tegar Jaya; Rifa'i, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i42023p440

Abstract

Abstract. This research aims to determine the role of the Intra-School Student Organization (OSIS) in shaping the character of students at SMK PAB 8 Sampali. This research also aims to determine the challenges of OSIS in forming student character. The type of research is descriptive research using a qualitative approach. The subjects of this research are OSIS administrators, students who are OSIS administrators and students who are not OSIS administrators who are determined using purposive techniques. Meanwhile, data collection techniques use interview, observation and documentation techniques. The data analysis technique used is an inductive data analysis technique, with steps including data collection, data reduction, data display and drawing conclusions.The results of this research show the role of OSIS in shaping the character of students at SMK PAB 8 Sampali. The role of the OSIS in shaping student character: (1) as a forum, namely a place for students to work together to achieve goals, (2) as a driving force, namely to help the school carry out certain activities and (3) as a means of preventing students from deviating by participating in OSIS activities.Keywords: Strategy, OSIS, Leadership Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam membentuk karakter siswa SMK PAB 8 Sampali. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui hambatan OSIS dalam membentuk karakter siswa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Subjek penelitian ini adalah pembina OSIS, siswa pengurus OSIS dan siswa bukan pengurus OSIS yang ditentukan dengan teknik purposive. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data induktif, dengan langkah-langkah meliputi pengumpulan data, reduksi data, display data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan peranan OSISdalam membentuk karakter siswa SMK PAB 8 Sampali. Peranan OSIS dalam membentuk karakter siswa: (1) sebagai wadah yaitu tempat bagi siswa saling bekerja sama untuk mencapai tujuan, (2) sebagai penggerak yaitu untuk membantu sekolah menjalankan kegiatan tertentu dan (3) sebagai sarana menghindarkan siswa untuk berbuat menyimpang dengan mengikuti kegiatan OSIS.Kata Kunci: Strategy, OSIS, Kepemimpinan
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Supervisi Pembelajaran untuk Mengingkatkan Kualitas Guru di Abad 21 Sahirah, Nahdah Nasya; Suryana, Asep; Sutarsih, Cicih; Nurdin, Diding
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i12024p89

Abstract

Abstract: This research aims to describe and analyze the role of the principal in the implementation of learning supervision to improve the quality of teachers in the 21st century at SD Mutiara Bunda, Bandung City. The method used in this research is descriptive qualitative with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that the principal plays a role in the implementation of learning supervision at SD Mutiara, assisted by the school’s academic team by integrating formal and informal approaches. The techniques used by the principal in learning supervision are direct and indirect observation. The principal plays a role in 4 cycles of learning supervision implementation, namely planning, implementation, evaluation, and follow-up. In the implementation cycle, it is carried out in 4 stages, namely learning planning, learning implementation, learning evaluation, and learning follow-up. The follow-up carried out by the principal is by holding workshops and individual coaching for teachers. The implementation of learning supervision carried out by the principal is by 21st-century supervision, which emphasizes guidance for teachers to improve teacher quality.Keyword: Supervision, learning supervision, 21st century. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi supervisi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas guru abad 21 di SD Mutiara Bunda Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan dalam implementasi supervisi pembelajaran di SD Mutiara dibantu oleh tim akademik sekolah dengan mengintegrasikan pendekatan formal dan informal, teknik yang digunakan kepala sekolah dalam supervisi pembelajaran adalah observasi secara langsung dan tidak langsung. Kepala sekolah berperan dalam 4 siklus implementasi supervisi pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan tindak lanjut. Dalam siklus pelaksanaan dilakukan dalam 4 tahapan pula yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, evaluasi pembelajaran, dan tindak lanjut pembelajaran. Tindak lanjut yang dilakukan oleh kepala sekolah yaitu dengan mengadakan workshop dan coacing individual kepada guru. Implementasi supervisi pembelajaran yang dilakukan oleh kepala sekolah telah sesuai dengan supervisi abad 21 yaitu dengan menekankan pembinaan kepada guru untuk meningkatkan kualitas guru.Kata kunci: Supervisi, supervisi pembelajaran, abad 21
Best Practice Program Kewirausahaan Dalam Pendidikan Anak Usia Dini (Studi Multi Situs Tk Adni Islamic English School Surabaya Dan Tk Islam Bakti 4 Ypbwi Gresik) Haq, Ahmad Matinul; Ariska, Anggi; Mukarromah, Siti Afifatul; Wijayanti, Dewie Tri; Khamidi, Amrozi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i42023p347

Abstract

Abstract: The importance of entrepreneurship education in early childhood is realized by the fact that early childhood is a period of growth and development that requires stimulation of everyday learning concepts. Introducing entrepreneurship to early childhood can influence children's views on entrepreneurship to develop positive attitudes towards entrepreneurship. This study aims to find out why schools implement entrepreneurship programs from an early age, and find out the practical forms of implementing programs in order to develop entrepreneurship programs, as well as find out the similarities and differences in the implementation of entrepreneurship programs in Kindergarten Adni Islamic English School Surabaya and Kindergarten Islam Bakti 4 YPBWI Gresik. The method used in this study uses descriptive qualitative research methods. Source of data in this study using purposive sampling. Data collection techniques using direct observation, interviews (formal and informal) and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that these two early childhood education institutions have carried out entrepreneurship education well. At the Adni Islamic English School Surabaya Kindergarten, the Entrepreneurship Program is Cooking Class, Shopping at the Market, Market Day, Field Trip, Sharing Activities, Infaq Activities, and Family Day, while the YPBWI Gresik Islamic Bakti 4 Kindergarten carries out a Life Skills Center, Visits to Markets, and Summits. Topic Celebration. Factors that encourage the implementation of entrepreneurship education are student enthusiasm, teacher creativity in preparing programs, and support from related parties. While the obstacles are related to facilities that are not always ready to support learning and external factors outside of entrepreneurial activities.Keywords: Entrepreneurship education; Early childhood; Entrepreneurial activityAbstrak:  Pentingnya pendidikan kewirausahahaan pada anak usia dini disadari dengan kenyataan bahwa usia dini merupakan masa tumbuh kembang yang memerlukan stimulasi konsep-konsep pembelajaran sehari-hari. Memperkenalkan kewirausahaan bagi anak usia dini dapat memengaruhi pandangan anak-anak tentang kewirausahaan mengembangkan sikap positif terhadap kewirausahaan. penelitian ini bertujuan mengetahui mengapa sekolah menerapkan program kewirausahaan sejak usia dini, dan mengetahui bentuk praktik program penerapan yang dilakukan agar dapat mengembangkan program kewirausahaan, serta mengetahui persamaan dan perbedaan penerapan program kewirausahaan di TK Adni Islamic English School Surabaya dan TK Islam Bakti 4 YPBWI Gresik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara (formal dan informal) dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data ,dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan menunjukkan bahwa kedua lembaga pendidikan anak usia dini ini telah menjalankan pendidikan kewirausahaan dengan baik. Di TK  Adni Islamic English School Surabaya melaksanakan program kewirausahaan Cooking Class, Belanja di Pasar, Market Day, Field Trip, Kegiatan Berbagi, Kegiatan infaq,  dan Family Day sedangkan TK Islam Bakti 4 YPBWI Gresik melaksanakan Sentra Keterampilan Hidup, Berkunjung ke Pasar, dan Puncak Perayaan Topik. Faktor yang mendorong pelaksanaan pendidikan kewirausahaan adalah antusiasme siswa, kreativitas guru dalam menyusun program, dan dukungan dari pihak terkait. Sedangkan penghambatnya berkaitan dengan sarana yang tidak selalu siap untuk menunjang pembelajaran dan faktor eksternal di luar kegiatan kewirausahaan.Kata kunci: Pendidikan kewirausahaan; Anak usia dini; Kegiatan kewirausahaan
Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan dalam Membangun Brand Image Untuk Meningkatkan Animo Calon Peserta Didik Amaliyah, Fania Rizqi; Kusumaningrum, Desi Eri; Sobri, Ahmad Yusuf
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/10.17977/um027v7i32024p327

Abstract

Abstract: Writing this article aims to find out what the brand image, forming factors of brand image, brand image strategies and the impact of the brand image strategy from SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik. This article uses a qualitative approach with a case study type. Data collection techniques through in-depth interviews, observation and documentation. The informants in this research were the deputy principal, marketing teams, students, guardians of students, and the community around the school. The results of this research show that the brand image SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik is a child-friendly Islamic school, a school with complete facilities, along with interesting programs and superior achievements. Forming factors of brand image strategies These are excellent educational services and activities after school or interesting extracurriculars and also several superior programs that other schools don't have, one of which is Pocil or little police. The strategies used by schools in forming brand image is by using 7 marketing mix strategies in product, price, place, people, process, physical evidence, promotion. The impact of the brand image strategies is due to the increasing number of students of course and also the school's achievements are increasing Keywords: Strategic, brand image, enthusiasm Abstrak: Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran brand image, faktor pembentuk brand image, strategi brand image dan dampak dari adanya strategi brand image dari SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik. Artikel ini menggunakan pendekatan jenis kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam peneliyian ini yaitu wakil kepala sekolah, team marketing, peserta didik, wali peserta didik, dan Masyarakat sekitar sekolah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran brand image yang dimiliki oleh SD Muhammadiyah 1 GKB Gresik yaitu sekolah islam yang ramah anak, sekolah dengan fasilitas yang lengkap, beserta program yang menarik dan prestasi yang unggul. Faktor pembentuk dari brand image tersebut adalah layanan Pendidikan yang prima dan kegiatan after school atau ekstrakurikuler yang menarik yakni 18 OST atau olahraga, seni, dan teknologi dan juga beberapa program unggulan yang tidak dimiliki sekolah lain salah satunya adalah Pocil atau polisi cilik. Strategi yang dilakukan sekolah dalam membentuk brand image tersebut adalah dengan menggunakan strategi 7 marketing mix yakni product, price, place, people, procces, physical evidence, promotion. Dampak dari adanya strategi brand image ini yaitu dengan meningkatnya jumlah peserta didik tentunya dan juga prestasi yang dimiliki sekolah semakin meningkat baik dibidang akademik, non akademik, maupun keagamaan. Kata kunci: Strategi, brand image, anim
Evaluasi Program Kampus Mengajar dengan Model Context, Input, Process, Product (CIPP) Paquita RF, Annisa; Sunarni, Sunarni; Sobri, Ahmad Yusuf
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v6i32023p247

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the campus teaching program by using the context, input, process, product (CIPP) evaluation model at the State University of Malang. This research is an evaluative research with a quantitative approach. Data collection was done through a questionnaire created using Google Form and distributed via Whatsapp and Twitter. The data analysis technique used descriptive analysis. The research subjects included Malang State University students who attended the teaching campus 4, totaling 201. The results showed: (1) Evaluation of the teaching campus program with the CIPP model as a whole is in very good criteria, which means that teaching campus activities have been carried out in accordance with campus regulations / guidebooks; (2) Evaluation in the context aspect of the teaching campus program, is in very good criteria, which means that students are able to understand the purpose of implementation, vision and mission and the benefits of the program; (3) Evaluation in the input aspect of the teaching campus program is in the very good category, which means that student needs have been met properly; (4) Evaluation of the process aspect of the teaching campus program is in the excellent criteria, which means that students are able to carry out the teaching campus program at school and are active in all its activities; (5) Evaluation of the product aspect of the teaching campus program is in the excellent criteria, which means that students gain increased skills through this activity; (6) No differences were found in the CIPP evaluation of the teaching campus program based on class, faculty, and gender.Keywords: Program Evaluation; CIPP Evaluation Model; Teaching Campus Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program kampus mengajar dengan menggunakan model evaluasi context, input, process, product (CIPP) di Universitas Negeri Malang. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui angket yang dibuat menggunakan Google Form dan disebarkan melalui Whatsapp dan Twitter. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Subjek penelitian meliputi mahasiswa Universitas Negeri Malang yang mengikuti kampus mengajar 4 yang berjumlah 201. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Evaluasi program kampus mengajar dengan model CIPP secara keseluruhan berada pada kriteria sangat baik, yang berarti kegiatan kampus mengajar sudah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan/buku panduan kampus; (2) Evaluasi pada aspek context program kampus mengajar, berada pada kriteria sangat baik yang berarti mahasiswa mampu memahami tujuan pelaksanaan, visi misi dan manfaat program; (3) Evaluasi pada aspek input program kampus mengajar berada di kategori sangat baik, yang berarti kebutuhan mahasiswa sudah terpenuhi dengan baik; (4) Evaluasi pada aspek process program kampus mengajar berada pada kriteria sangat baik, yang berarti mahasiswa mampu melaksanakan program kampus mengajar di sekolah dan aktif dalam semua kegiatannya; (5) Evaluasi aspek product program kampus mengajar berada pada kriteria sangat baik, yang berarti mahasiswa memperoleh peningkatan keterampilan melalui kegiatan ini; (6) Tidak ditemukan adanya perbedaan pada evaluasi CIPP program kampus mengajar berdasarkan angkatan, fakultas, dan jenis kelamin.Kata kunci: Evaluasi Program; Model Evaluasi CIPP; Kampus Mengajar