cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,848 Documents
Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Katolik melalui Pelatihan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint dan Classpoint Maria Florentina Rumba; Guidelbertus Tanga; Helda Petronela Plahi; Bernadetha Elfince; Yohanes Alexsandrio; Martinus Aprilius Lo’o; Gregoriany C.K.D Dasilva
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21199

Abstract

Background: Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK) sering kali dianggap abstrak dan tidak menarik karena masih mengandalkan metode ceramah satu arah. Meskipun mayoritas guru telah memiliki akses ke perangkat digital, kemampuan mereka dalam membuat media pembelajaran interaktif masih rendah. Hal ini menyebabkan proses belajar kurang menarik dan partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan untuk meningkatkan literasi digital guru PAK agar dapat mendesain pembelajaran yang lebih kreatif dan interaktif menggunakan Ms. PowerPoint dan ClassPoint. Metode: Pelatihan dilaksanakan selama dua hari menggunakan pendekatan workshop berstruktur yang mencakup lima tahap: persiapan, pemaparan materi, praktik mandiri terbimbing, presentasi hasil karya, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan dengan kuesioner terstruktur untuk menilai efektivitas pelatihan, kualitas fasilitator, serta relevansi materi kepada seluruh peserta yang berjumlah 40 orang. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan teknis guru, terutama dalam pemilihan template, penambahan elemen multimedia, dan penggunaan fitur interaktif ClassPoint, dengan rata-rata skor 3,70–3,80. Semua peserta menilai relevansi pelatihan dan sesi praktik sangat tinggi (mean 4,00). Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan efektif meningkatkan keterampilan digital, kepercayaan diri, serta kemampuan guru merancang pembelajaran interaktif. Kesimpulan: Pelatihan ini terbukti mampu memperkuat kapasitas pedagogis dan literasi digital guru PAK, sekaligus menjadi model pengembangan profesional berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai konteks Pendidikan.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu melalui Pelatihan DEMO BANGLITA untuk Deteksi Dini Perkembangan Balita Samutri, Erni; Dewi, Ika Mustika; Ratnasari, Asti; Idris, Sartini; Oktapiyani, Diah; Rizqi, Akbar Nur
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21200

Abstract

Background: Capaian sebuah wilayah atas penurunan angka stunting harus diiringi dengan optimalisasi perkembangan anak, dimana kader balita memiliki peran penting dalam mendukung pencapaian perkembangan balita, mulai dari edukasi hingga pemantauan perkembangannya secara berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader balita dalam melakukan deteksi dini dan pemantauan perkembangan balita. Metode: Pengabdian masyarakat dilakukan dengan kegiatan pelatihan DEMO BANGLITA atau Deteksi Dini Perkembangan Balita yang terdiri dari:1) workshop dan stimulasi perkembangan balita, dan 2) workshop deteksi dini, pemantauan perkembangan, dan  konseling kesehatan untuk kader. Hasil: Pelatihan dihadiri 28 kader balita dari Kelurahan Argodadi, Sedayu. Hasil pelatihan menunjukkan pengetahuan tentang perkembangan balita pada kategori baik sebesar 92,86% (meingkat 17,86). Selain itu, terjadi peningkatan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini perkembangan balita dan konselingnya dengan persentase 75% kader kategori kompeten dan 25% kader kategori cukup kompeten. Kesimpulan: Pelatihan DEMO BANGLITA meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis kader dalam melakukan deteksi dini, pemantauan dan konseling perkembangan balita. Perlu adanya pelatihan yang berkelanjutan untuk memperkuat peran kader dalam mendukung perkembangan balita.
Edukasi dan Implementasi Pengelolaan Limbah Minyak Jelantah untuk Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Ekonomi Kreatif Masyarakat Balikpapan Utara Putri, Nita Ariestiana; Ananda, Alviano
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21206

Abstract

Background: Pengelolaan limbah minyak jelantah yang dilakukan secara tidak tepat masih menjadi isu lingkungan yang signifikan di kawasan perkotaan, termasuk di RT 29 Karang Joang, Balikpapan Utara. Pembuangan minyak jelantah tanpa pengolahan terlebih dahulu berpotensi menimbulkan pencemaran pada media tanah dan perairan. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pelatihan pengolahan minyak jelantah menjadi produk turunan ramah lingkungan berupa sabun cair dan lilin aromaterapi sebagai bentuk inovasi dalam upaya pengurangan limbah serta peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat. Metode: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan dengan menerapkan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Forum Group Discussion (FGD), yang berorientasi pada partisipasi aktif masyarakat dalam setiap tahap pelaksanaan program kerja. Pelatihan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan pembuatan, serta evaluasi menggunakan kuesioner untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil: Pelaksanaan program ini memperoleh respon positif dari peserta dengan menyatakan kegiatan ini bermanfaat dan mudah dipahami terlihat dari peningkatan hasil kuesioner sebesar 9%. Kesimpulan: PKM ini terbukti efektif dalam mewujudkan tujuan pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan melalui inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi, yaitu sabun cair dan lilin aromaterapi ramah lingkungan.
Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Mewujudkan Rumah Sehat dan Layak Huni Pada Warga Villa Mutiara Kelurahan Sawah Baru Arbaningrum, Rizka; Subagyo, Galih Wulandari; Sitorus, Fredy Jhon Philip
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21208

Abstract

Background: Rumah merupakan tempat manusia beraktivitas, berlindung, dan beristirahat. Rumah yang sehat dan layak huni harus memberikan rasa aman dan nyaman dengan memenuhi persyaratan keselamatan bagi penghuninya. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi tentang standar rumah sehat dan layak huni guna meningkatkan kesadaran peserta dalam mewujudkannya. Peserta kegiatan adalah warga Villa Mutiara. Metode: Kegiatan edukasi dilakukan dengan menggunakan metode ceramah meliputi penyampaian materi dan diskusi. Peserta berjumlah 33 dengan target kelompok ibu-ibu pengajian. Kegiatan dilaksanakan pada 24 September 2025 di Masjid Al Hidayah. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah pemberian materi untuk menilai perbedaan tingkat pengetahuan peserta tentang rumah sehat dan layak huni. Hasil: Terdapat peningkatan tingkat pengetahuan responden sebelum dan sesudah diberikan materi. Pada hasil post-test hampir semua variabel menunjukkan persentase “Cukup Mengetahui” mencapai lebih dari 90% hingga 100%, sementara kategori “Kurang Mengetahui” menurun drastis menjadi di bawah 10%. Selain hal tersebut responden turut aktif melakukan diskusi terkait kondisi rumah masing-masing. Kesimpulan: Kegiatan edukasi mendapat respon positif dan meningkatkan pengetahuan peserta tentang rumah sehat dan layak huni, serta diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung penerapan standar rumah sehat.
Edukasi Desain Rumah Sederhana Tahan Gempa Berbasis Simulasi SeismoBuild: Bukti Kuantitatif Pengaruh Regularitas Denah dan Distribusi Infill di Mugarsari, Tasikmalaya Wanto, Sri; Arviananda, Raden Roro Dita; Jatnika, Galih Rahmat; Aziz, Indrajathie; Ramadhan, Muhamad Anugerah; Seinari, Kartika
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21213

Abstract

Background: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi ketahanan gempa di Kelurahan Mugarsari, Kota Tasikmalaya. Melalui sosialisasi dan pelatihan tukang, pengabdian ini merumuskan pedoman desain rumah dua lantai yang aman secara struktural menggunakan demonstrasi simulasi numerik. Metode: Tiga prototipe rumah 2 lantai (9×6 m) dimodelkan menggunakan perangkat lunak SeismoBuild: (I) simetris–infill, (II) simetris tanpa infill, dan (III) un-simetris. Ketiganya dievaluasi melalui analisis spektrum respons dan pushover (Metode N2). Hasil: Konfigurasi denah dan sebaran dinding pengisi menjadi pengendali utama kinerja seismik. Model simetris–infill memiliki kapasitas lateral tinggi Vb, max 1826 kN), sementara model tanpa infill mengalami penurunan kapasitas hingga 69% Vb, max 571 kN dengan risiko kerusakan besar di segmen bawah. Model un-simetris menunjukkan konsentrasi drift pada lantai dasar meskipun memiliki puncak kapasitas awal yang tinggi. Kesimpulan: Kinerja seismik terbaik dicapai melalui denah kompak-simetris dan distribusi dinding pengaku yang merata. Temuan ini diterjemahkan menjadi poster dan lembar-cek desain (pembatasan bukaan besar sepihak) sebagai panduan praktis renovasi dan pembangunan rumah tahan gempa bagi masyarakat.
Pengembangan Agroforestri Sirih dalam Meningkatkan Ekonomi Petani dan Mewujudkan Konservasi Sumberdaya Alam di Desa Femnasi Anggelina Delviana Klau; Werenfridus Taena; Yeremias Binsasi; Jefrianus Nino; Emanuel Tati Taena
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21217

Abstract

Background: Petani di Desa Femnasi khsusnya kelompok tani Beslat mengusahakan tanaman sirih secara konvensional menyebabkan alih fungsi lahan, produktivitas rendah dan pendapatan mengalami penurunan. Kegiatan PKM  ini bertujuan untuk (1) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani tentang budidaya tanaman sirih dengan sistem agroforestri dan tumpangsari dengan tanaman hortikultura guna meningkatkan ekonomi dan mewujudkan konservasi lingkungan, (2) meningkatkan ketrampilan teknis petani dalam menggunakan pupuk kompos biochar dan PGPR serta irigasi tetes dalam sistem agroforestri sirih untuk meningkatkan kesuburan dan daya tahan terhadap hama dan penyakit tanaman, (3) meningkatkan kemampuan manajemen kelompok tani untuk mempermudah usahatani dan pemasaran sirih. Jumlah petani yang aktif dalam program agrofoirestri sirih sebanyak 25 orang dari anggota kelompok tani Beslat Desa Femnasi. Metode: Metode yang digunakan dalam program pengabdian ini meliputi sosialisasi, praktek pembuatan pupuk kompos biochar, pembibitan, budidaya dan pemeliharaan agroforestri sirih yang ditumpangsarikan dengan hortikultura. Hasil: Hasilnya meningkatkan kompetensi petani tentang budidaya tanaman sirih dengan sistem agroforestri dan pola tumpangsari dengan tanaman sayuran sehingga bermanfaat secara ekonomi dan ekologi. Petani juga memiliki ketrampilan dalam pembuatan dan penggunaan pupuk kompos biochar, serta pemanfaatan pupuk PGPR untuk meningkatkan kesuburan dan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit tanaman. Petani juga memiliki kemampuan manajemen kelompok tani yang lebih baik terutama terkait manajemen pemasaran sehingga memperoleh pendapatan yang lebih tinggi. Kesimpulan: Peningkatan kemampuan manajemen dan teknis usahatani diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dan lingkungan tetap lestari sehingga pembangunan berkelanjutan dapat terwujud.     
Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai Apotek Hidup: Media Edukasi Kesehatan Keluarga di Desa Tualang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Ilham, Ilham; Adiansyah, Romi; Nurmi, Nurmi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21229

Abstract

Background: Tingginya ketergantungan masyarakat pada obat sintetik dan minimnya pengetahuan etnobotani mendorong perlunya pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai sarana edukasi. Pengabdian ini merevitalisasi konsep Apotek Hidup di Desa Tualang Timur untuk meningkatkan ketahanan dan kemandirian kesehatan berbasis ekologi (Ecological Health). Metode: Tujuannya adalah menerapkan model edukasi kesehatan berbasis lingkungan serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan literasi kesehatan dan penguasaan konsep Biologi Tumbuhan aplikatif masyarakat. Metode yang digunakan berupa kuasi-eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest pada 20 anggota PKK. Intervensi melibatkan identifikasi morfologi dan taksonomi tumbuhan obat serta praktikum perancangan kebun TOGA. Hasil: Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rerata nilai post-test (85,2) naik 72,5% dari pre-test (49,4). Sebanyak 93,3% partisipan mampu menanam ≥5 spesies dari famili berbeda, menunjukkan transfer pengetahuan yang baik. Berdasarkan data primer, terjadi penurunan ±40% pembelian obat sintetik untuk keluhan ringan. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa TOGA efektif sebagai media pembelajaran kontekstual yang menghubungkan pemahaman Biologi dengan praktik kesehatan mandiri berkelanjutan di tingkat keluarga.
Penguatan Peran Siswa sebagai Bystander melalui Edukasi Anti-Bullying di Sekolah Menengah Fitriah, Fitriah; Aflah, Mita Nur; Listiya, Meta Aldila; Popy, Popy; Yenni, Yenni
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21230

Abstract

Pendahuluan: Bullying masih menjadi persoalan serius di lingkungan sekolah dan berdampak pada kesehatan mental serta prestasi akademik siswa. Minimnya pemahaman dan keterampilan sosial siswa, terutama dalam merespons sebagai saksi (bystander), memperparah kondisi tersebut. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan sosial siswa dalam mencegah dan menghadapi bullying melalui pendekatan edukatif partisipatif. Metode: Edukasi interaktif, diskusi reflektif, simulasi peran (role play), dan diskusi kasus nyata. Tahapan kegiatan mencakup identifikasi masalah mitra, penyusunan materi, pelaksanaan intervensi, serta evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman siswa. Hasil: Sebelum kegiatan, 70% siswa berada pada kategori pemahaman tinggi, sedangkan setelah kegiatan seluruh siswa (100%) mencapai kategori tersebut. Kesimpulan: Program ini efektif meningkatkan pemahaman, empati, dan keberanian siswa untuk bertindak sebagai active bystander dalam mencegah bullying di lingkungan sekolah.
Perempuan BISA (Berdaya, Inspiratif, Sehat, Aktif) Sebagai Agen Pencegahan Kanker Payudara Sulistyarini, Wahyu; Sulistyorini, Chandra; Aidillah, Muhammad Rafli; Sumiati, Sumiati; Sulastri , Sulastri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21232

Abstract

Background: Program Perempuan BISA (Berdaya, Inspiratif, Sehat, Aktif) merupakan inisiatif pemberdayaan perempuan sebagai agen edukator pencegahan kanker payudara berbasis komunitas. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan literasi kesehatan dan kapasitas organisasi komunitas support kanker di Kalimantan Timur. Metode: Metode kegiatan meliputi sosialisasi, rekrutmen relawan, pelatihan edukasi kanker payudara, praktik SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri), pendampingan penataan organisasi, serta evaluasi pre–post test dan observasi keterampilan. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan relawan, dengan nilai rata-rata pre-test 62,3 menjadi 88,5 (kenaikan 82%), dan 85% peserta mampu melakukan langkah SADARI secara benar. Selain itu, lebih dari 80% peserta memahami struktur organisasi dan berhasil menyusun rencana kerja komunitas yang realistis. Kesimpulan: pelatihan berbasis komunitas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri perempuan sebagai agen perubahan. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan rutin dan integrasi lintas sektor untuk memperluas dampak edukasi pencegahan kanker payudara.
Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Bermutu Berbantuan Artificial Intelligence pada Guru Sekolah Dasar Kota Madiun Parji, Parji; Yuhanna, Wachidatul Linda; Prayitno, Trio Ageng
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21233

Abstract

Background: Improving the quality of learning in elementary schools depends heavily on teachers' ability to develop high-quality, innovative, and student-centered teaching materials. Observations indicate that many elementary school teachers in Madiun City still face challenges in developing high-quality teaching materials, due to limited time, creativity, and a lack of understanding of the ideal standards for developing such materials. Elementary school teachers in Madiun City require comprehensive training. The purpose of this training is to implement and analyze the effectiveness of a training program for developing high-quality AI-assisted teaching materials that meet the needs of elementary school teachers. Method: This community service program is implemented by UNIPMA lecturers. The target participants are 50 elementary school teachers in Madiun City. This community service program uses a two-month participatory approach through four stages: outreach, training in developing teaching materials, training in using AI, and monitoring and evaluation. Results: The data showed that 96% of teachers understood the concept of developing high-quality teaching materials, 94% could use AI applications to create digital textbooks, and 92% expressed satisfaction with the community service team's service. Conclusions: The implementation of AI-assisted training to develop high-quality teaching materials was effective in improving teachers' competence while also encouraging more creative, adaptive learning aligned with the demands of 21st-century education.