cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,848 Documents
Penguatan Kemandirian dan Daya Saing Petani Cabai melalui Pendekatan Hygienic Design & Digital Bussiness untuk Pengelolaan Pascapanen Ardana Putri Farahdiansari; Meilisa Rusdiana Surya Effendi; Rizky Stighfarrinata
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21304

Abstract

Background: Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merupakan salah satu sentra produksi cabai rawit di Indonesia. Namun, potensi ini kerap terhambat oleh fluktuasi harga akibat pola produksi musiman. Saat panen melimpah harga turun drastis, sedangkan saat pasokan terbatas harga melonjak tinggi, sehingga pendapatan petani menjadi tidak stabil. Panjangnya rantai distribusi turut memperparah kondisi ini. Oleh karena itu, diperlukan solusi inovatif dalam pengelolaan hasil panen cabai rawit. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan perekonomian petani melalui penerapan teknologi pengolahan yang efisien. Metode: Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra, yakni Poktan Sari Tani, dalam setiap tahap kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan hasil panen cabai rawit. Hasil: Kegiatan pendampingan menunjukkan adanya peningkatan keterampilan mitra dalam mengolah cabai rawit menggunakan Teknologi Tepat Guna DrySter Eco House, dari 10% menjadi 82% melalui praktik langsung. Kesimpulan: Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah cabai menjadi cabai kering dan bubuk menggunakan teknologi DrySter Eco House serta pemasaran digital berbasis e-commerce. Produk yang dihasilkan juga lebih higienis, tahan lama, dan memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan cabai segar.
Psikoedukasi Berbasis Permainan sebagai Upaya Pencegahan Bullying pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Pasigitan, Kabupaten Kendal Devona, Jessica Anggrina Yunan; Putri, Normalita Taruno; Putri, Rivena Yuniarahma Riyanti; Surachman, Khaila Atikah Putri; Azarine, Azalia; Dewi, Kartika Sari; Rachmanulia, Nurafifa
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21338

Abstract

Background: Bullying (perundungan) merupakan fenomena yang banyak terjadi di lingkungan sekolah, khususnya sekolah dasar dan berdampak negatif pada perkembangan psikologis, akademik, serta sosial siswa. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa sekolah dasar di Desa Pasigitan dalam mencegah bullying, yang dikembangkankan berbasis pada pengenalan etika pergaulan ketimuran dan psikoedukasi berbasis dongeng. Metode: Kegiatan ini menggunakan metode psikoedukasi dalam bentuk permainan yang menyesuaikan karakteristik partisipan anak, dengan teknik mendongeng dan bermain peran, berkreasi, dan bermain edugame digital. Kegiatan ini melibatkan 28 siswa berusia 10–12 tahun. Instrumen yang digunakan berupa Anti-Bullying Questionnaire (ABQ, α = 0,9 ; 7 item), Buku dongeng tentang anti-bullying, dan edugame digital. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan teknik observasi sikap dan perilaku (dimensi afektif), serta pengambilan data pengetahuan (dimensi kognitif). Hasil: Berdasarkan evaluasi program menggunakan kuesioner ABQ dalam dimensi kognitif (pengetahuan anti-bullying) diperoleh hasil 96,4% dari peserta menunjukkan pengetahuan anti-bullying yang tinggi (M = 10,41 > 7). Selain itu, berdasar hasil evaluasi dimensi afektif para partisipan menunjukkan indikator antusias dalam merespon pertanyaan dan mengikuti kegiatan, indikator komitmen, serta indikator menghormati sesama selama mengikuti program, serta dimensi psikomotor: peserta berani menyampaikan pengalaman perundungannya. Kesimpulan: Program pengabdian ini telah meningkatkan pengetahuan mengenai pencegahan bullying pada siswa sekolah dasar, dan meningkatkan sikap positif anti-bullying yang ditunjukkan dengan antusiasme, berkomitmen, dan menghormati sesama selama program berlangsung. Penting memberikan kegiatan yang sama secara rutin dan melibatkan orangtua dan masyarakat, sehingga sikap yang terbangun dapat dipertahankan di sekolah, tapi juga di lingkungan sosialnya.
Sosialisasi Obat Cacing Sebagai Upaya Pencegahan Kecacingan Pada Balita Di Posyandu Flamboyan 1 Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon Nur Rahmi Hidayati; Putri Regitha Cahyani; Siti Rohamah; Muhammad Yani Zamzam; Didi Rohadi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21341

Abstract

Pendahuluan: Kecacingan pada balita merupakan masalah kesehatan yang serius, berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, serta dapat meningkatkan risiko stunting. Tingginya prevalensi kecacingan di Indonesia, khususnya pada anak usia 1-2 tahun, mengindikasikan perlunya upaya pencegahan yang efektif. Program pendidikan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita di Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, tentang pentingnya pencegahan kecacingan melalui sosialisasi obat cacing. Metode: Sosialisasi dihadiri oleh 40 orang tua yang memiliki balita, petugas Posyandu serta panitia pelaksana. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan soal pretest, penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan posttest. Pretest dan posttest dilakukan untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta terhadap materi yang diberikan, diberikan dengan cara mengerjakan 5 soal tertulis terkait kecacingan serta obatnya dan dihitung persentasenya. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan peserta terhadap kecacingan dan obatnya, dengan persentase rata-rata pengetahuan peserta 51 % sebelum pemberian materi dan meningkat menjadi 88 % setelah pemberian materi. Kesimpulan: Pelaksanaan sosialisasi obat cacing sebagai upaya pencegahan kecacingan pada balita di Posyandu Flamboyan 1 Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon berjalan dengan baik, menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sosialisasi.
Transformasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Melalui Model Edukasi Berbasis Komunitas di Pondok Pesantren Nurul Ulum Putri Malang Iftitahurroza, Hilma Tsurayya; Sishartami, Lintang Widya; Ariesaka, Kiky Martha; Weningtyas, Anditri; Kurniawati, Andini; Qurrataa'yun, Ahmad Al; Aulia, Sabrina; Auliarahma, Zhafirah; Manggolono, Lintang Nirmalasari Gemalochaya
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21347

Abstract

Pendahuluan: Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan perilaku santri, namun kondisi kesehatan di lingkungan pesantren masih memerlukan perhatian, terutama terkait penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Di Pondok Pesantren Nurul Ulum Putri Malang, masih ditemukan rendahnya pemahaman dan praktik PHBS di kalangan santri, sehingga diperlukan upaya edukasi yang kontekstual dan partisipatif. Metode: Ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi praktik, dan pendampingan kader santri sehat. Hasil: Nilai rata-rata pretest sebesar 78,63 meningkat menjadi 87,87 pada postest, dengan nilai p = 1,0059 × 10⁻⁵ (p < 0,001), menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan santri setelah edukasi. Santri menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai menerapkan perilaku sehat seperti menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan sanitasi. Kesimpulan: Edukasi PHBS berbasis komunitas terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap santri terhadap perilaku hidup bersih dan sehat di pesantren.
Peningkatan Kompetensi Guru melalui Pelatihan Pembuatan Infografis sebagai Media Pembelajaran Digital Interaktif Sari, Nilam Novita; Sumargo, Bagus; Santi, Vera Maya; Rahayu, Widyanti; Adzima, Khaola Rachma; Khotimah, Tiara Husnul; Sahila, Sahiba; Mahardika, Baihaqy; Fadya, Khansa Salsabil
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21350

Abstract

Background: Kualitas pendidikan yang unggul menuntut guru untuk memiliki kompetensi literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan kolaboratif. Namun, kesenjangan kompetensi digital guru di Indonesia masih cukup besar, khususnya dalam kemampuan mendesain media pembelajaran visual seperti infografis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan pembuatan infografis terhadap peningkatan kompetensi guru dalam mendesain media pembelajaran digital interaktif. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan model one-group pre-test and post-test. Sampel penelitian berjumlah 15 guru SMP di Kabupaten Sukabumi yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan konseptual dan persepsi guru terhadap infografis. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon Signed-Rank dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru setelah pelatihan (p = 0,000714 < 0,05) dengan nilai effect size sebesar 0,881 yang termasuk kategori pengaruh sangat besar. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan infografis efektif dalam meningkatkan keterampilan guru baik secara teknis maupun pedagogis. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi dalam memperkuat literasi digital dan kemampuan komunikasi visual guru di era pembelajaran digital.
Collaboration and Legal Counseling on Understanding Women's Rights Globally in UKM and UiTM Malaysia Faisal, Faisal; Rahman, Arif; Sari, Elidar; Nur Aksa, Fauzah; Nurbaidah, Nurbaidah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21369

Abstract

Background: Ada dua kegiatan pengabdian internasional yang dilakukan dalam kunjungan singkat kali ini, yaitu berupa pembahasan lebih lanjut tentang kerjasama yang sudah pernah dilakukan dengan pihak University Kebangsaan Malaysia (UKM) dengan Fakultas Hukum (FH) Universitas Malikussaleh (Unimal) dan melakukan penyuluhan dengan kelompok mahasiswa yang tergabung dalam kegiatan Raflesia di University Teknologi MARA (UiTM). Kerjasama dan penyuluhan ini dilakukan untuk mendukung keberlanjutan akreditasi FH Unimal yang saat ini sudah mendapatkan akreditas Unggul melalui program pengabdian tingkat Internasional. Mengingat belum banyak pengabdian tingkat internasional yang dilakukan dalam dua tahun terakhir ini, maka muncullah ide pelaksanaan kegiatan ini.  Metode: Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian internasional kali ini adalah metode penyuluhan komunitas, khususnya komunitas perempuan yang tergabung dalam kelompok Raflesia, sekaligus menggunakan metode penyuluhan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses pemahaman tentang pentingnya pemenuhan hak-hak perempuan dan anak untuk mencegah kekerasan secara golbal. Hasil: Kegiatan di kampus UKM hanya bincang-bincang santai tentang tahapan yang akan dilakukan sehingga diharapkan pada tiga atau empat bulan ke depan MoA antara FH Unimal dan Fakulty Undang Undang UKM bisa disetujui oleh Kementrian Perundangan Malaysia dan bisa dilanjutkan dengan proses kolaborasi kegiatan seperti yang pernah di lakukan pada tahun 2017 sampai tahun 2019 lalu, yaitu berupa kegiatan penelitian, seminar dan penulisan buka bersama. Kesimpulan: Sedangkan kegiatan penyuluhan dengan peserta mahasiswa kelompok Raflesian UiTM adalah melakukan pemahaman akan pentingnya ilmu dan kesadaran perempuan terhadap hak-hak nya serta bagaimana pencegahan kekerasan yang mungkin bisa mereka alami serta mencakup kekerasan terhadap anak secara global.
McKenzie Exercise untuk Mengatasi Nyeri Punggung pada Pekerja Batik Tulis Fitriana, Nurul Fatwati; Fiastiningrum, Prit; Andodo, Candra; Ramdani, Meida Laily; Riyaningrum, Wahyu; Nandia , Jumiati Riskiyani Dwi; Isnaini, Nur; Estria, Suci Ratna; Purwo A, Reni
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21376

Abstract

Pendahuluan: Komunitas pekerja batik Pringmas di desa Papringan sering mengalami nyeri punggung akibat aktivitas kerja berulang dalam waktu lama, seperti membatik, menjemur kain, memberi cap yang dilakukan dengan posisi tubuh kurang ergonomis. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan kenyamanan kerja kerja dan produktivitas pekerja batik. Penerapan latihan fisik sederhana berupa peregangan dan gerakan ringan seperti McKenzie Excercises menjadi upaya praktis yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan nyeri punggung pada pekerja batik. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan McKenzie Exercise  untuk mengurangi nyeri punggung. Metode: Edukasi, simulasi, dan pembagian leaflet serta buku harian skala nyeri kepada mitra. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta ditandai dengan mampu menjawab urutan gerakan-gerakan McKenzie Excercise dan memperagakan gerakan tersebut. Selain itu, skala nyeri menurun dari skala 4 menjadi 2 pada saat 2 minggu setelah pengabdian. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan gerakan McKenzie Excercise.
Pemberdayaan Keluarga Berbasis Edukasi P3K sebagai Strategi Penguatan Ketahanan Sosial di Kelurahan Pulo Kerto, Kecamatan Gandus, Kota Palembang Yulasteriyani Yulasteriyani; Cynthia Azhara Putri; Sabda Ningsih; Muhammad Iqbal Yunazwardi; Rian Nursaputra
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21380

Abstract

Background: Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) berbasis keluarga di Kelurahan Pulo Kerto Kecamatan Gandus Kota Palembang. Latar belakang program PKM adalah rendahnya akses pelatihan P3K dan masih ditemukannya praktik penanganan tradisional yang berisiko dalam rumah tangga. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu: (1) sosialisasi urgensi P3K di tingkat keluarga; (2) pelatihan dan simulasi penanganan kondisi darurat umum (misalkan luka terbuka, luka bakar, tersedak, cedera muskuloskeletal); (3) penyediaan media edukasi visual (leaflet dan video) serta kotak P3K sederhana; (4) pendampingan rumah tangga untuk mendorong praktik mandiri; dan (5) perencanaan keberlanjutan melalui integrasi ke kegiatan PKK dan rencana pembentukan kader siaga keluarga. Hasil: Indikator efektivitas program pengabdian diukur melalui umpan balik peserta, perubahan pengetahuan dan praktik kesehatan, serta tingkat partisipasi dalam kegiatan. Luaran yang dicapai meliputi terlaksananya pelatihan dengan simulasi, tersusunnya serta terdistribusinya media edukasi yang dimanfaatkan warga, serta peningkatan kesadaran dan adopsi praktik P3K yang lebih tepat menurut observasi dan umpan balik peserta. Kesimpulan: Program ini menunjukkan bahwa model edukasi P3K berbasis keluarga dengan dukungan media visual efektif diterapkan pada konteks sumber daya terbatas, sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDG 3 (kesehatan), SDG 4 (pendidikan berkualitas), dan SDG 5 (kesetaraan gender).
Pengaruh Edukasi Terhadap Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Antibiotik untuk Demam Tifoid Pada Anak di Desa Canduk Elmalia Prima Anjani, Elmalia; Fauziah, Fauziah; Kaaffah, Silma
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21394

Abstract

Background: Resistensi antibiotik merupakan masalah kesehatan global yang banyak dipengaruhi oleh penggunaan obat yang tidak tepat, termasuk pada penyakit demam tifoid yang memerlukan terapi antibiotik. Edukasi kepada masyarakat, khususnya ibu, diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Tujuan: meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu sebagai mitra utama dalam penggunaan antibiotik yang tepat pada demam tifoid anak. Metode: Pengabdian ini menggunakan desain pre–post test dengan pendekatan observasional analitik yang dilaksanakan pada bulan Februari–Juli 2025 di Desa Canduk, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas. Populasi pengabdian adalah seluruh ibu yang memiliki balita di Desa Canduk, dengan total 142 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi (p < 0,001). Proporsi responden dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 35,9% menjadi 73,2%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan mitra, dimana sebelum edukasi sebagian ibu belum memahami indikasi penggunaan antibiotik yang benar dan masih memiliki kebiasaan menghentikan pengobatan sebelum waktunya. Kesimpulan: Edukasi tentang antibiotik menggunakan media leaflet berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu mengenai penggunaan antibiotik untuk demam tifoid pada anak di Desa Canduk, sehingga dapat mendukung upaya pencegahan resistensi antibiotik di masyarakat.
Skrining dan Edukasi Tuberkulosis bagi Masyarakat Kelurahan Simpang Tiga Loa Janan Ilir Desie Rahmawati; Andry Rachmadani; Irma Desylia Maharani; Wahyu Azda Putra
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21398

Abstract

Background: Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Kelurahan Simpang Tiga yang memiliki kasus TB tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Trauma Center. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan TB serta mendeteksi dini kasus baru melalui skrining dan edukasi. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi penyuluhan mengenai gejala, pencegahan, dan pengobatan TB, skrining gejala menggunakan kuesioner yang dilanjutkan pemeriksaan laboratorium bagi peserta dengan indikasi TB serta pembuatan video edukasi mengenai TB Resisten Obat (TB RO) sebagai media promosi kesehatan untuk ditayangkan di Puskesmas. Hasil: Kegiatan penyuluhan menghasilkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 71,52 dan posttest 85,76 (p-value = 0,000). Berdasarkan hasil skrining, enam orang menunjukkan gejala TB dan satu orang terkonfirmasi positif. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa skrining dan edukasi TB efektif meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat serta mendukung upaya pencegahan penularan TB. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan kader kesehatan dan memanfaatkan media digital.