cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,848 Documents
Digitalisasi Pengelolaan Kas RT Berbasis WhatsApp Blast dan Excel di Perumahan Griya Serpong Asri Muzani, Muzani; Lubis, Muharman
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21114

Abstract

Background: Pengelolaan keuangan di tingkat Rukun Tetangga (RT) masih banyak dilakukan secara manual, sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pembayaran, serta permasalahan transparansi dan privasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas dan akurasi pengelolaan kas di RT 02 RW 06 Perumahan Griya Serpong Asri, Kabupaten Tangerang, melalui penerapan sistem digital berbasis Microsoft Excel yang terintegrasi dengan WhatsApp Blast (SheetWA). Metode: pelaksanaan meliputi wawancara dengan pengurus RT, perancangan sistem, simulasi, implementasi, dan evaluasi. Sistem memungkinkan pengiriman notifikasi iuran kas secara personal melalui pesan WhatsApp otomatis berbasis data Excel. Hasil: Terjadi peningkatan efektivitas penagihan dibanding metode manual, dengan 54% warga memberikan respons positif, serta meningkatnya transparansi laporan keuangan dan terjaganya privasi warga. Kesimpulan: Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi sederhana dan mudah diadopsi mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan komunitas secara efisien dan akuntabel.
Penerapan Mikrobubble Generator Untuk Peningkatan Kadar Oksigen Terlarut (DO) Pada Pengolahan Limbah Cair Rumah Sakit Anwar, Zainuri; Dzaky, Muhammad Irfan; Rifa’i , Ahmad Imam; Putra, Aldony Reco; Roihan, Mohammad; Saputra, Fajri Bayu; Natanegara, Muhammad Audhi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21120

Abstract

Pendahuluan: Limbah cair medis dapat mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu cara untuk memperbaiki baku mutu limbah cair yaitu dengan mengingkatkan kadar oksigen terlarut (DO). Studi ini bertujuan untuk menerapkan teknologi Microbubble Generator (MBG) untuk meningkatan kadar oksigen terlarut pada limbah cair medis. Metode: Transfer teknologi yang terdiri dari desain dan pabrikasi perangkat mikrobubble, pengujian kelayakan, dan pemasangan pada instalasi pengolahan limbah cair. Hasil: Terjadi peningkatan kadar oksigen terlarut pada limbah cair setelah pemasangan microbubble generator dari 0,4 mg/l menjadi 7,7 mg/L. Kesimpulan: Mikrobubble generator merupakan solusi teknologi tepat guna yang modern, efisien, dan layak diterapkan.
Edukasi Terapi Aktivitas Kelompok (TAK) Sebagai Upaya Peningkatan Harga Diri Klien Skizofrenia di Panti Rehabilitasi Jiwa Pratiwi, Ayu; Edmaningsih, Yunike; Faridsahanik, Aksan; Hapsari, Fahira Noviantika Dwi; Nazila, Maratun
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21132

Abstract

Background: Harga diri rendah merupakan komponen konsep diri. Harga diri merupakan perasaaan yang berasal dari penerimaan diri sendiri tanpa syarat walaupun melakukan kesalahan, kekalahan, kegagalan, tetap merasa penting dan berharga. Pada pasien dengan gangguan jiwa dengan kasus gangguan harga diri sulit menerima diri sendiri dan menjalin hubungan personal dengan orang lain. Bila situasi ini tidak ditangani dengan baik maka akan muncul harga diri rendah yang sangat kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemberian terapi aktivitas kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri klien. Metode: Penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test. Subyek yang digunakan sebanyak 10 (sepuluh) dengan harga diri rendah di Yayasan Rehabilitasi Mental Griya Bakti Medika. Hasil: setelah dilakukan terapi aktivitas kelompok pada pasien dengan harga diri rendah ada perubahan dengan peningkatan kemampuan dan tanda gejala harga diri yang positif. Kesimpulan: terapi aktivitas kelompok pada pasien dengan harga diri rendah dengan dapat menngkatkan harga diri klien dan membuat lebih percaya diri.
Identifikasi Varietas Unggul dan Pengembangan Teknik Budidaya Durian di Desa Medalsari Kabupaten Karawang Mahatmayana, I Ketut Manu; Wicaksana, Indrajit; Azzahra, Fatimah; Fikri, Muhamad Rom Ali; Sugiono, Darso; Supriadi, Devie Rienzani; Mustikasari, Fauzia
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21133

Abstract

Pendahuluan: Kabupaten Karawang merupakan salah satu daerah dengan keragaman varietas durian lokal yang tinggi, namun banyak yang belum teridentifikasi secara ilmiah. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi varietas durian unggul berdasarkan karakteristik morfologinya di Desa Medalsari dan memberikan pelatihan budidaya pengembangan varietas durian unggul dengan teknik sambung. Metode: Observasi lapangan, diskusi, praktik budidaya, pendampingan, dan evaluasi. Hasil: Adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait teknik sambung pucuk. Hasil evaluasi menunjukkan skor postest yang lebih tinggi dibandingkan pretest. Selain itu, petani menunjukkan antusiasme dalam menerapkan teknik budidaya vegetatif di kebun masing-masing. Kesimpulan: Pelatihan ini efektif dan berhasil meningkatkan kapasitas petani durian di Desa Medalsari dalam identifikasi varietas unggul dan penerapan teknik sambung pucuk.
Optimalisasi Literasi dan Kemampuan Retorika melalui Program Pelatihan Public Speaking Gunawan, Awan; Al Ayyubi, Ibnu Imam; Indrawan, Deni; Fitriani, Namiyah; Nurhikmah, Nurhikmah
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21134

Abstract

Background: Di tengah tuntutan era digital yang menekankan pentingnya penguasaan soft skills, kemampuan public speaking menjadi kompetensi krusial yang belum memperoleh porsi memadai dalam kurikulum pendidikan formal. Kesenjangan ini tercermin pada rendahnya kepercayaan diri siswa, terbatasnya wadah latihan yang terstruktur, serta minimnya penguasaan teknis public speaking, sebagaimana teridentifikasi pada siswa kelas XII SMAN 1 Cipongkor. Metode: Program pelatihan ini dirancang menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif dalam paradigma konstruktivis dengan melibatkan 170 siswa kelas XII. Pelatihan dilaksanakan secara intensif selama dua hari dengan komposisi 40% penyampaian teori dan 60% praktik langsung berbasis experiential learning. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan wawancara informal, yang selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta dan mengevaluasi perubahan perilaku komunikatif. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan adanya perubahan perilaku yang teramati secara konsisten, di mana peserta yang pada awal kegiatan cenderung pasif dan menunjukkan gejala kecemasan berbicara di depan umum bertransformasi menjadi komunikator yang lebih aktif dan berani tampil. Pendekatan experiential learning dengan dominasi praktik terbukti efektif dalam membangun kepercayaan diri dan meningkatkan kemampuan retorika peserta dalam waktu relatif singkat. Kesimpulan: Model pelatihan public speaking intensif dengan komposisi 40:60 (teori–praktik) ini terbukti efektif dan berpotensi untuk direplikasi di institusi pendidikan lain. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji model ini pada konteks yang lebih beragam serta melakukan evaluasi jangka panjang guna mengukur keberlanjutan dampak pelatihan.
Implementasi Inovasi Pakan Terapung sebagai Solusi Peningkatan Produktivitas Budidaya Ikan Patin di Desa Guci Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan Laily, Dona Wahyuning; Setiawan, Risqi Firdaus; Suyoto, Suyoto
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21135

Abstract

Background: Budidaya ikan patin (Pangasiadon hypophthalmus) merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki potensi ekonomi tinggi de Desa Guci, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Namun demikian, produktivitas budidaya masih menghadapi berbagai kendala, terutama tingginya biaya pakan dan rendahnya efisiensi pemanfaatan pakan oleh ikan, yang berdampak pada pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan patin. Oleh karena itu, diperlukan inovasi teknologi pakan yang mampu meningkatykan efisiensi pakan sekaligus mendukung keberlanjutan usaha budidaya. Metode: Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan pakanterapung, pendampingan dalam proses produksi, serta evaluasi efektivitas pakan terhadap pertumbuhan dan efisiensi pakan ikan patin. Hasil: menunjukkan bahwa pakan terapung berbasis bahan lokal mampu menekan biaya produksi hingga 25–30% dibandingkan pakan komersial, dengan tingkat pertumbuhan ikan patin yang relatif setara. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup ikan meningkat dan limbah pakan berkurang karena pakan tidak tenggelam di dasar kolam. Kegiatan ini juga meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan pembudidaya dalam pembuatan pakan mandiri. Kesimpulan: implementasi inovasi pakan terapung terbukti efektif sebagai solusi peningkatan produktivitas dan efisiensi budidaya ikan patin di Desa Guci. Program ini berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat lokal dan mendukung pengembangan budidaya perikanan yang berkelanjutan.
Pencegahan Nyeri Punggung Bawah melalui Edukasi pada Ibu Rumah Tangga di Desa Pangkalan Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat Muhammad, Fadhil
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung bawah (NPB) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dialami oleh masyarakat, terutama pada kelompok ibu rumah tangga akibat aktivitas domestik berulang dan postur kerja yang tidak ergonomis. Kurangnya pemahaman tentang faktor risiko dan pencegahan NPB menjadi penyebab tingginya keluhan tersebut. Metode: Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga tentang faktor risiko dan upaya pencegahan NPB melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Metode: Kegiatan dilakukan di Desa Pangkalan Jati, Cinere, Depok, dengan melibatkan 35 ibu rumah tangga sebagai peserta. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif dan peragaan latihan peregangan. Tingkat pengetahuan peserta diukur menggunakan pre-test dan post-test, serta dilakukan wawancara singkat terkait faktor risiko seperti paparan beban berat dan riwayat trauma. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 2% setelah diberikan edukasi. Diketahui bahwa tingkat pengetahuan peserta sudah cenderung tinggi (89%) sehingga edukasi ini dianggap mampu menguatkan dan meluruskan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko dan upaya pencegahan NPB. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 2% setelah diberikan edukasi (dari 89% menjadi 91%). Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat paparan beban berat bukan merupakan faktor resiko utama penyebab NPB. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat paparan beban berat bukan merupakan faktor dominan penyebab NPB, sedangkan riwayat trauma memiliki pengaruh moderat terhadap kejadian NPB. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu rumah tangga terkait pencegahan NPB. Intervensi serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif terhadap NPB di masyarakat.
Implementasi Gamifikasi dalam Edukasi Anatomi dan Patologi Pendengaran untuk Pencegahan Trauma Akustik Siswa SMP Andrew Halim; Rokhmatul Asiyah; Tisnalia Merdya Andyastanti; Anna Susanti; Izzah Fadhilah Robbani; Nayaka Althafsyah; Shabriana Nurdiar; Muhammad Yusrian Mahdi; Ocha Eksasta Aska Nugroho; Alya Nur Salsabila; Firda Nur Sobrina; Haydar Rafsya Farzana
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21139

Abstract

Background: Paparan kebisingan dari berbagai sumber, seperti penggunaan perangkat audio pribadi dan aktivitas hiburan masyarakat, berpotensi memengaruhi kesehatan pendengaran pada remaja. Peningkatan literasi kesehatan mengenai anatomi sistem pendengaran, risiko trauma akustik, serta upaya pencegahannya perlu dilakukan sejak usia sekolah. Pendekatan pembelajaran inovatif seperti gamifikasi dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses edukasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode gamifikasi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan trauma akustik. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 48 siswa SMP PGRI 01 Dau, Kabupaten Malang oleh tim pengabdi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi interaktif mengenai anatomi dan patologi sistem pendengaran yang dipadukan dengan permainan edukatif berupa kuda bisik dan cerdas cermat pendengaran sehat. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai anatomi dan fungsi sistem pendengaran, risiko trauma akustik, serta langkah-langkah pencegahannya setelah mengikuti edukasi berbasis gamifikasi. Selain itu, siswa menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang lebih tinggi selama proses pembelajaran berlangsung. Kesimpulan: Metode gamifikasi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai kesehatan pendengaran serta pencegahan trauma akustik. Pendekatan ini berpotensi menjadi strategi edukasi inovatif dalam promosi kesehatan telinga di lingkungan sekolah.
Peningkatan Kompetensi Guru SMK Mata Pelajaran Bahasa Indonesia melalui Pelatihan Bahan Ajar Interaktif Hartati, Rahma Dewi; Pratiwi, Brillianing; Izzati, Arini Noor; Rumtini, Rumtini; Yunus, Mohamad
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21142

Abstract

Background: Pelatihan pembuatan bahan ajar interaktif ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan guru SMK mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk dapat menghadirkan materi dan bahan ajar yang lebih menarik dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Tujuan dari pelatihan ini adalah meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam membuat bahan ajar interaktif berbasis digital yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran berupa aplikasi Heyzine Flipbooks dan iSpring Suite 11. Metode: Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui 3 tahapan yaitu perencanaan dan persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi kegiatan dengan melibatkan 20 guru SMK DKI Jakarta. Hasil: Pelatihan ini mengahasilkan produk bahan ajar interaktif dengan berbagai tema dalam pelajaran Bahasa Indonesia berdasarkan kurikulum dan tujuan pembelajaran untuk siswa kelas X SMK yang dihasilkan oleh 20 peserta pelatihan. Kesimpulan: Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas media pembelajaran Bahasa Indonesia di SMK serta mendorong guru untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan perkembangan teknologi terutama pemanfaatan aplikasi Heyzine Flipbooks dan iSpring Suite 11.
Gerakan Pengurangan Sampah di Sekolah: Membangun Kesadaran Lingkungan melalui Sortir dan Penjualan Sampah Rahmawati Rahmawati; Aulia Fujianti; Rany Safitri
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21143

Abstract

Background: Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan siswa SMPN 20 Bandung melalui sosialisasi dan praktik pengelolaan sampah plastik, sekaligus menciptakan sistem keberlanjutan finansial untuk mendukung kebersihan kelas. Gerakan ini diikuti oleh seluruh siswa yang berjumlah 819 siswa. Metode: Pelaksanaan Gerakan Mengurangi Sampah di Sekolah menggunakan metode yang mengacu pada Teori Aksi Kolektif menjelaskan bagaimana kelompok individu bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, mulai dari identifikasi masalah, perencanaan, pengorganisasian, hingga aksi. Hasil: Observasi menunjukkan peningkatan partisipasi siswa dalam memilah sampah dan kesadaran mereka terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hasil ini sejalan dengan studi Bronfenbrenner yang menekankan pentingnya lingkungan sosial dalam membentuk perilaku, serta prinsip ekonomi sirkular yang mendorong sistem daur ulang untuk keberlanjutan. Kesimpulan: Gerakan Mengurangi Sampah di Sekolah ini berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan siswa SMPN 20 Bandung dan menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di sekolah, didukung oleh Teori Ekologi Bronfenbrenner dan Perspektif Ekonomi Sirkular. Sekolah dan peserta didik menemukan solusi yang sangat baik dalam pengelolaan sampah tidak hanya mengurangi sampah tetapi juga mengelola sampah menjadi bernilai finansial yang kembali ke sekolah.