cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 195 Documents
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ATLETIK LOMPAT TINGGI BERBASIS PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN FISIK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Efendi, Ashari; Ambia, Fachrizal; Amrizal, Amrizal; Budiman, Budiman; Abidin, Zainal
Jurnal Penjaskesrek Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v11i2.2962

Abstract

Pendidikan jasmani di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) memegang peranan penting dalam membentuk keterampilan fisik, kebugaran, serta karakter siswa. Salah satu cabang olahraga yang diajarkan di mata pelajaran pendidikan jasmani adalah atletik, khususnya lompat tinggi. Lompat tinggi merupakan cabang olahraga yang membutuhkan teknik khusus, seperti koordinasi tubuh, kekuatan otot, kelincahan, dan daya tahan. Meskipun lompat tinggi memiliki banyak manfaat untuk perkembangan fisik siswa, pengajaran teknik ini di banyak sekolah cenderung masih menggunakan pendekatan yang tradisional dan monoton, seperti teknik latihan berulang yang kurang variatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran pendidikan jasmani. Agar siswa tidak jenuh dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode R&D untuk mengembangkan dan menguji model pembelajaran atletik lompat tinggi berbasis permainan. Instrumen yang digunakan mencakup panduan permainan dan lembar validasi untuk menilai kelayakan model. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi yang diisi oleh ahli dan praktisi pendidikan untuk mengevaluasi kualitas model yang dikembangkan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bandar Kabupaten Bener Meriah berjumlah 30 siswa. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis dengan program Statistical Package for Social Sciense, (SPSS). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh yang tercantum pada bagian analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran atletik nomor lompat tinggi berbentuk permainan untuk siswa SMA yang terdiri dari 3 jenis permainan yaitu 1. Permainan lompat kotak 2. Permainan lompat tali 3. Permainan lompat gawang, dengan jumlah pernyataan masing-masing permainan 20 butir pernyataan yang memiliki nilai validitas dengan poin indeks skor 0,98 dan reliabilitas dengan nilai indeks skor 0,94. Hasil analisis statistik dimana rhitung < r table, sehingga dapat digunakan untuk pengembangan model pembelajaran atletik nomor lompat tinggi berbentuk permainan untuk siswa SMA.AbstractPhysical Education at the High School level plays an important role in shaping students' physical skills, fitness, and character. One of the sports taught in physical education is athletics, specifically high jump. High jump is a sport that requires specific techniques, such as body coordination, muscle strength, agility, and endurance. Although high jump has many benefits for students' physical development, the teaching of this technique in many schools tends to still use traditional and monotonous approaches, such as repetitive training techniques that lack variation and interactivity. This study aims to develop a physical education learning model so that students do not feel bored during the learning process. The research uses the R&D method to develop and test a game-based high jump learning model. The instruments used include a game guide and a validation sheet to assess the feasibility of the model. Data collection was carried out through validation sheets filled out by experts and education practitioners to evaluate the quality of the developed model. The subjects in this study were 30 students from grade XI at SMA Negeri 2 Bandar, Bener Meriah District. Data analysis was performed using the Statistical Package for Social Sciences (SPSS) program. Based on the research results presented in the analysis and discussion section, it can be concluded that the development of the high jump athletic learning model in the form of games for high school students consists of 3 types of games: 1. Box jump game 2. Rope jump game 3. Hurdle jump game, with each game containing 20 statements that have a validity score index of 0.98 and a reliability score index of 0.94. The statistical analysis result showed that the calculated r-value was less than the r-table, indicating that the model can be used for the development of a game-based high jump athletic learning model for high school students.
PENGARUH SENAM IRAMA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK DAN KOGNITIF SISWA SD N 1 MINDAHAN Nur Azizah, Febriana Tri; Efendi, Abdullah
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3111

Abstract

Penerapan metode gerak senam bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerak senam sebelumnya diajar dengan menggunakan metode yang menjenuhkan dan siswa yang setelah di ajar dengan menggunakan metode gerak senam pada kelas 6 SDN 1 Mindahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen sederhana dengan model The One Group Pretest-Posttest Design. Berdasarkan hasil rata rata pre-test pada ranah kognitif yaitu 71,00 meningkat pada post-test dengan nilai rata rata 80,67. Selanjutnya pada ranah motorik hasil rata rata pre-test pada yaitu 75,50 meningkat pada post-test dengan nilai rata rata 91,39. Hasil perhitungan uji t (Pair Sample t-Test) menggunakan aplikasi SPSS versi 25 menunjukkan Ha diterima bahwasanya terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan metode gerak senam terhadap perkembangan motorik dan kognitif siswa SDN 1 Mindahan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode gerak senam dapat meningkatkan kemampuan motorik dan kognitif anak kelas 6 SDN 1 Mindahan.AbstractThe application of the gymnastics movement method aims to determine the effect of gymnastics movements previously taught using a boring method and students who after being taught using the gymnastics movement method in class 6 of SDN 1 Mindahan. The method used in this research is a simple experimental method with the One Group Pretest-Posttest Design model. Based on the results of the pre-test average in the cognitive domain, namely 71.00, it increased in the post-test with an average value of 80.67. Furthermore, in the motor domain, the average pre-test result was 75.50, increasing in the post-test with an average value of 91.39. The results of the t test (Pair Sample t-Test) using the SPSS version 25 application showed that Ha accepted that there was a significant influence between the application of the gymnastics movement method on the motor and cognitive development of students at SDN 1 Mindahan. The results of the research can be concluded that the gymnastics movement method can improve the motor and cognitive abilities of grade 3 children at SDN 1 Mindahan.
DINAMIKA RESPON DENYUT NADI SAAT PEMBEBANAN DAN RECOVERY DI SEPEDA STATIS: ANALISIS SEBELUM- SESUDAH LATIHAN FARTLEK 3 BULAN Fatoni, Fatoni; Juhanis, Juhanis; Hamzah, Fajri; Raswadi, Mohammad Dika; Alimsyah, Andi Saiful
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3122

Abstract

Latihan Fartlek merupakan metode latihan yang mengombinasikan kecepatan dan intensitas yang bervariasi, sehingga dapat meningkatkan kapasitas kardiovaskular. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perubahan signifikan pada respon denyut nadi saat pembebanan dan recovery sebelum dan sesudah latihan fartlek selama 3 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan respon denyut nadi selama 6 menit pembebanan dan 6 menit recovery di atas sepeda statis sebelum dan sesudah mengikuti program latihan Fartlek selama 3 bulan. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dipilih secara purposive sampling. Metode yang digunakan adalah eksperimen one group pretest-posttest design dengan pengukuran denyut nadi selama 6 menit pembebanan dan 6 menit recovery diatas sepeda statis. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan efisiensi kardiovaskular, ditandai dengan penurunan denyut nadi selama pembebanan serta pemulihan yang lebih cepat setelah mengikuti latihan fartlek selama 3 bulan. Kesimpulan dari penelitian ini, bahwa latihan fartlek terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kardiovaskular serta menyebabkan penurunan denyut nadi selama pembebanan dan pemulihan yang lebih cepat menunjukkan adanya peningkatan daya tahan aerobik.AbstractFartlek training is a training method that combines varying speed and intensity, so it can increase cardiovascular capacity. The problem in this research is whether there are significant changes in the heart rate response during loading and recovery before and after fartlek training for 3 months. This study aims to analyze changes in heart rate response during 6 minutes of loading and 6 minutes of recovery on a stationary bike before and after participating in a Fartlek training program for 3 months. The research sample consisted of 34 junior high school students selected by purposive sampling. The method used was an experiment one group pretest-posttest design with heart rate measurements during 6 minutes of loading and 6 minutes of recovery on a stationary bike. The results showed an increase in cardiovascular efficiency, marked by a decrease in heart rate during loading and faster recovery after participating in fartlek training for 3 months. The conclusion of this study is that fartlek training is proven to be effective in increasing cardiovascular capacity and causing a decrease in heart rate during loading and faster recovery indicating an increase in aerobic endurance.
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KIPER FUTSAL Irwansyah, Dodi; Acha, Basyaruddin; Wibowo, Bagas Madya
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk buku model latihan untuk kiper futsal yang telah dikembangkan guna memberikan manfaat kepada pelatih untuk mempermudah pelatih dalam menerapkan materi latihan kepada tim futsal. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall Yang terdiri dari sepuluh langkah penelitian, Rancangan penelitian dilakukan terhadap dua kelompok eksperimen berbentuk the one group pretest-posttest design. Subjek dalam penelitian ini merupakan pemain yang merupakan kiper pada tim futsal Irhasindo Kota Langsa sebanyak 4 orang untuk skala kecil dan 6 orang untuk skala besar. Lokasi penelitian dilakukan di Masaro Futsal, Langsa Baro, Kota Langsa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model latihan yang dikembangkan menghasilkan 10 variasi latihan untuk meningkatkan kemampuan menangkap bola dan teknik dasar kiper futsal lainnya. Penerapan model ini menunjukkan peningkatan signifikan dengan skor-gain sebesar 74,15% pada kelas kontrol. Model latihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan kiper, khususnya dalam aspek teknik dasar yang lebih komprehensif dan menarik.AbstractThis study aims to produce a product of a training model book for futsal goalkeepers that has been developed to provide benefits to coaches to make it easier for coaches to apply training materials to futsal teams. This study uses a research and development model from Borg and Gall consisting of ten research steps. The research design was carried out on two experimental groups in the form of the one-group pretest-posttest design. The subjects in this study were players who were goalkeepers on the Irhasindo Kota Langsa futsal team, as many as 4 people for a small scale and 6 people for a large scale. The location of the study was at Masaro Futsal, Langsa Baro, Langsa City. The results showed that the developed training model produced 10 variations of training to improve the ability to catch the ball and other basic techniques of futsal goalkeepers. The application of this model showed a significant increase with a score-gain of 74.15% in the control class. This training model has proven effective in improving goalkeeper skills, especially in terms of more comprehensive and interesting basic techniques.
MINAT MAHASISWA PENJASKESREK UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH MENGIKUTI SENAM KEBUGARAN JASMANI TAHUN 2025 Darandi, Teta Arum; Bahesty, Dicky Imam; Heriansyah, Muhammad
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3141

Abstract

Senam menjadi kegiatan rutin yang selalu dilaksanakan oleh mahasiswa dan juga dosen setiap hari Kamis pagi pada program studi pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Universitas Serambi Mekkah, khususnya program studi pendidikan jasmani, kesehatan, dan rekreasi. Senam yang dibawakan mencakup senam baku dan senam kreasi. Senam baku yang rutin dibawakan salah satunya adalah senam kebugaran jasmani (SKJ). Minat mahasiswa dalam mengikuti senam kebugaran jasmani, tentu menjadi hal yang krusial, karena senam juga merupakan kegiatan yang akan meningkatkan kapasitas diri setiap mahasiswa yang nantinya akan menjadi seorang guru olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kategori minat mahasiswa penjaskesrek dalam mengikuti kegiatan senam kebugaran jasmani tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan teknik analisis kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa penjaskesrek FKIP Universitas Serambi Mekkah dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling yang berjumlah 100 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran google form. Teknik pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus kategorisasi jenjang dan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa kategori minat tinggi dimiliki oleh 8 orang mahasiswa dengan persentase 8%, kategori minat sedang dimiliki oleh 79 orang mahasiswa dengan persentase 79%, dan kategori minat rendah dimiliki oleh 13 orang dengan persentase mahasiswa 13%. Minat mahasiswa program studi penjaskesrek terhadap kegiatan senam kebugaran jasmani merupakan gabungan dari minat internal dan eksternal mahasiswa. Kedua jenis minat ini saling melengkapi dalam pembentukan minat mahasiswa.
PROFIL STATUS GIZI MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI UNIVERSITAS SAMUDRA TAHUN 2024 Fitria, Fitria; Acha, Basyarudin; Wilian, Rosita Novi; Syahputra, Muhajjir
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3148

Abstract

Latar belakang masalah apakah status gizi mahasiswa program studi pendidikan jasmani sudah memiliki tingkat status gizi normal atau sebaliknya. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil status gizi mahasiswa pendidikan jasmani Universitas Samudra. Selain itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program pendidikan gizi yang lebih baik, serta mendukung mahasiswa untuk mencapai kesehatan tubuh yang optimal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik survei. Penelitian ini bertempat di Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Samudra. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan jasmani. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling yaitu sampling jenuh dengan 107 mahasiswa/wi. Metode pengumpulan data menggunakan metodologi perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk menentukan status gizi. Berdasarkan hasil analisis status gizi mahasiswa dengan jumlah mahasiswa laki-laki 2,1% dan perempuan 3,2% berada pada kategori sangat kurus, selanjutnya laki-laki 9,6% dan perempuan 2,1% berada pada kategori kurus, selanjutnya laki-laki 58,8% dan perempuan 24,6% berada pada kategori normal, selanjutnya laki-laki 4,2% dan perempuan 3,2% berada pada kategori gemuk, dan laki-laki 3,2% dan perempuan 3,2% berada pada kategori obesitas. Mayoritas mahasiswa berada pada kategori status gizi normal, mahasiswa yang belum memenuhi kategori normal perlu perhatian khusus dalam pemenuhan asupan nutrisi dan pengelolaan kebutuhan gizi mikro dan gizi makro untuk mendukung kesehatan sehingga mahasiswa bisa tampil prima setiap harinya. Dari data di atas, perlu adanya perlakuan atau pemahaman di awal perkuliahan terkait pengukuran status gizi dan pengelolaan asupan nutrisi yang tepat.AbstractThe background of the study is to find out whether physical education study program students_have a normal level of nutritional status or vice versa. This study therefore, aims to analyze the nutritional status profile of physical education students at Universitas Samudra. In addition, the results of this study are expected to be the basis for developing better nutrition education programs, as well as supporting students to achieve optimal body health. This research is a quantitative research with survey technique,_taken_ place at the Physical Education Study Program of Samudra University. The population in this study were physical education students. A total of 107 students used as the samples through saturated sampling technique. Meanwhile, data collection techniques used nutritional status measurements using the Body Mass Index (BMI) calculation formula. Based on the results of the nutritional status analysis of students, there was a total of 2.1% male and 3.2% female students in the very thin category, then 9.6% male and 2.1% female was in the thin category. Additionally, 58.8% male and 24.6%, female_was found to be in the normal category, whereas 4.2% male and 3.2% female was in the fat category, and 3.2% male and 3.2% female was in the obese category. In other words, it showed that the majority of students are in the normal nutritional status category. Students who have not met the normal category need special attention in fulfilling nutritional intake and managing micronutrient and macronutrient needs to support health so that students can look their best every day. From the data above, it is necessary to have treatment or understanding at the beginning of lectures related to measuring nutritional status and managing proper nutritional intake.
REVOLUSI PELATIHAN KELINCAHAN TENIS: INTEGRASI TEKNOLOGI BLAZEPOD UNTUK MENINGKATKAN PERFORMA DI LAPANGAN Cahyadi, Rizky Indra; Miftahul Aziz, Muhammad Ivan
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3214

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbandingan efektivitas penggunaan teknologi BlazePod dan latihan konvensional dalam meningkatkan kemampuan agility atlet tenis, hal ini akan memberikan dampak spesifik dari BlazePod dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Agility merupakan komponen penting dalam performa tenis karena berkaitan dengan kecepatan reaksi, kemampuan perubahan arah, serta efisiensi pergerakan di lapangan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yang melibatkan seluruh populasi atlet tenis BK Porprov Jawa Barat kontingen Kabupaten Bandung Barat menggunakan total sampling berjumlah 16 orang, dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen menjalani program pelatihan agility menggunakan BlazePod selama empat minggu, sementara kelompok kontrol menjalani pelatihan konvensional. Instrumen yang digunakan adalah Illinois Agility Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan agility yang signifikan, dari nilai rata-rata pretest 18.06 detik menjadi 16.35 detik pada posttest. Sementara kelompok kontrol menunjukkan peningkatan yang lebih kecil, dari 18.00 detik menjadi 17.84 detik. Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada kedua kelompok (eksperimen: t = 22.47; p < 0.001, kontrol: t = 10.42; p < 0.001). Namun, uji independent sample t-test menunjukkan perbedaan peningkatan yang sangat signifikan antara kedua kelompok (t = 12.21; p < 0.001). Hasil ini membuktikan bahwa integrasi BlazePod dalam pelatihan agility lebih efektif dibanding metode konvensional. Penggunaan BlazePod memberikan stimulus visual dan motorik yang kompleks dan sesuai dengan tuntutan permainan tenis. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan BlazePod sebagai bagian dari strategi pelatihan agility atlet.AbstractIn order to determine the precise impact of BlazePod in comparison to the traditional method, this study compares the efficacy of employing BlazePod technology and traditional training in enhancing the agility skills of tennis players. Agility is an important component in tennis performance because it is related to reaction speed, ability to change direction, and efficiency of movement on the court. This study used a pseudo-experimental design involving the entire population of 16 West Bandung Regency contingent BK Porprov West Java tennis athletes, divided into two groups: experimental and control. The experimental group underwent an agility training program using BlazePod for four weeks, while the control group underwent conventional training. The instrument used was the Illinois Agility Test. The results of the analysis showed that the experimental group experienced a significant increase in agility, from a pretest mean value of 18.06 seconds to 16.35 seconds at posttest. While the control group showed a smaller increase, from 18.00 seconds to 17.84 seconds. The paired sample t-test showed significant improvement in both groups (experimental: t = 22.47; p < 0.001, control: t = 10.42; p < 0.001). However, the independent sample t-test showed a highly significant difference in improvement between the two groups (t = 12.21; p < 0.001). These results prove that the integration of BlazePod in agility training is more effective than conventional methods. The use of BlazePod provides a visual and motor stimulus that is complex and appropriate to the demands of the game of tennis. This study recommends the use of BlazePod as part of an athlete's agility training strategy.
DAMPAK INTEGRASI PERMAINAN TRADISIONAL PADA MOTIVASI BELAJAR SISWA PJOK DI SEKOLAH DASAR Setyawan, Imam; Muhammad, Heryanto Nur; Hidayat, Taufiq; Ridwan, Mochamad
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3259

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur dan menguji pengaruh permainan tradisional terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar. Karena menganggap proses pembelajaran membosankan dan tidak menarik, siswa kelas VI Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki motivasi belajar yang rendah, yang merupakan masalah serius. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimental kuantitatif pretest-posttest dengan satu kelompok. Tiga puluh siswa kelas VI SDN Pulungmerdiko, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, dipilih untuk penelitian ini dengan menggunakan teknik purposive sample. Validitas dan reliabilitas alat yang digunakan untuk mengukur motivasi belajar siswa sekolah dasar diperiksa. Perangkat lunak SPSS digunakan untuk menganalisis data dengan menggunakan uji-t sampel berpasangan. Data memenuhi persyaratan untuk analisis parametrik karena uji normalitas menunjukkan bahwa data tersebut terdistribusi secara teratur (Sig. pre-test = 0,150; post-test = 0,057). Permainan tradisional dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, menurut hasil uji t berpasangan, yang menunjukkan perbedaan signifikan antara motivasi belajar sebelum dan sesudah perlakuan (Sig. = 0,02 < 0,05). Menurut penelitian ini, pelatihan PJOK yang mencakup permainan tradisional merupakan pedekatan pembelajar yang baik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Kesuksesan intervensi ini menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran yang menyenangkan, melibatkan fisik, dan terkait dengan budaya lokal dapat membuat suasana belajar yang lebih hidup dan bermakna bagi siswa. Kesuksesan intervensi ini menunjukkan bahwa aktivitas pembelajaran yang menyenangkan, melibatkan fisik dengan menggunakan pendekatan permainan tradisional seperti; gobak sodor, petak umpet, banteng-bentengan dan kasti dapat membuat suasana belajar yang lebih hidup dan bermakna bagi siswa. Hal ini mendukung gagasan bahwa, dibandingkan dengan pendekatan konvensional yang pasif, pembelajaran kontekstual dan berbasis pengalaman langsung lebih efektif dalam menumbuhkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini memiliki keterbatasan, baik dari sisi jumlah subjek yang diteliti maupun cakupan variabel yang diteliti.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SENAM RITMIK PADA SISWA SD KARTIKA XIV – I KOTA BANDA ACEH Fadly, Hendri; Azwar, Edi; Imam Bahesty, Dicky; Amelia Sofya, Bungsu
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i1.3377

Abstract

Gymnastics is one of the materials in physical education that can be influenced by factors, namely the use of materials. Teaching materials greatly affect learning outcomes so it is necessary to develop teaching materials in order to achieve the goals of social justice well. This research aims to develop rhythmic gymnastics teaching materials for students of SD Kartika XIV-1 Banda Aceh City. This type of research is classified as a type of development research with observation techniques, interviews, expert validation and trials, while research design with observation, potential theoretical design problems, product design, expert validation, design revision, trial, product revision and the resulting product. The subjects in this study are 30 students of SD Kartika class V. The process of developing teaching materials is carried out by validation by experts and revision of teaching materials after validation. The data that has been collected is then analyzed using quantitative. Based on the results of the research that has been obtained based on analysis and discussion, it can be concluded that the development of rhythmic gymnastics in SD Kartika grade V is a teaching material that can be used in learning rhythmic gymnastics because it has a validity level with a table of 0.243 so that it can be used for the development of rhythmic gymnastics and has a very high valid level with an alpha point of 0.992 so that it can be used in the development of rhythmic gymnastics in students of Kartika Elementary School in the process of daily activities.
THE EFFECT OF DRILL TRAINING METHODS ON BASIC PASSING SKILLS IN FUTSAL AMONG EXTRACURRICULAR STUDENTS AT YAPERMAS JUNIOR HIGH SCHOOL Adhim, Muhammad Fauzhil; Sitompul, Surya Rezeki; Aspar, Muhammad
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i2.3391

Abstract

Passing is a fundamental technique in futsal that every player must master, as it is crucial for maintaining possession, controlling the tempo, and creating scoring opportunities. Yet, observations in the futsal extracurricular program at SMP YAPERMAS showed that many students experienced difficulties with accuracy and power, which disrupted effective ball control among teammates. Results from a basic passing technique test further revealed that students’ average performance was categorized as “very poor,” emphasizing the importance of structured training to enhance this skill. This study aimed to analyze the effect of drill training on the passing abilities of extracurricular futsal participants at SMP YAPERMAS. This study employed a quantitative method with a pre-experimental design involving one group that received both pretest and posttest measurements. The research population comprised 18 students, with 12 purposively selected as samples. Participants were required to be male, physically and mentally fit, actively involved in extracurricular futsal, willing to participate, and registered as seventh or eighth graders in the 2024–2025 academic year. The findings indicated significant improvement in passing performance, as shown by an increase in the mean score from 57.67 in the pretest to 64.59 in the posttest. Statistical analysis using a paired sample t-test with SPSS 25 yielded a significance level of 0.00, which is below the 0.05 threshold. These results confirm that the drill training method positively and significantly influenced students’ basic passing techniques, proving its effectiveness as a training strategy in school-based futsal programs.