cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi)
ISSN : 25799118     EISSN : 25499750     DOI : http://dx.doi.org/10.30595/jrst
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) adalah jurnal peer reviewed dan Open-Acces. JRST merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto. JRST mengundang para peneliti, dosen, dan praktisi di seluruh dunia untuk bertukar dan memajukan keilmuan di bidang sains dan teknologi yang meliputi bidang Matematika, Kimia, Biologi, Teknologi Rekayasa dan Keteknikan, Farmasi, Geografi, Komputer dan Teknologi Informasi. Dokumen yang dikirim harus dalam format Ms. Word dan ditulis sesuai dengan panduan penulisan. JRST terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Maret dan September.
Articles 167 Documents
Optimalisasi Perkiraan Beban Listrik untuk Penerangan Dek Penumpang di Kapal Ro-Ro 1500 GT Suardi, Suardi; Pawara, Muhammad Uswah; Setiawan, Wira; Hidayat, Taufik; Alamsyah, Alamsyah
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 2 September 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i2.21193

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada evaluasi penggunaan lampu LED sebagai pengganti lampu fluorescent (neon) di kapal Ro-Ro 1500 GT yang menghubungkan Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, dan Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Tujuan utamanya adalah untuk menilai potensi pengurangan konsumsi daya generator melalui penggunaan lampu LED yang lebih hemat energi. Dengan menggunakan metode lumen, tingkat pencahayaan di dek penumpang dinilai secara detail. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang signifikan dalam konsumsi daya, dari 9,83 kW menjadi 2,45 kW ketika menggunakan lampu LED. Temuan ini menegaskan efisiensi dan efektivitas lampu LED dalam lingkungan maritim serta mendorong keberlanjutan industri kapal laut. Dengan memberikan kontribusi pada upaya meningkatkan efisiensi energi dan keberlanjutan, studi ini menjadi penting dalam konteks praktik operasional kapal laut yang ramah lingkungan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut dalam penerapan teknologi energi yang lebih efisien dalam industri maritim.
Karakteristik Batuan Dasar Formasi Gabro Daerah Keramat Kabupaten Boalemo Damogalad, Yustina; Permana, Aang Panji; Hutagalung, Ronal; Manyoe, Intan Noviantari
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 1 Maret 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i1.17323

Abstract

Secara administratif wilayah penelitian terletak di Desa Keramat dan sekitarnya, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo. Daerah penelitian tersususun oleh batuan terobosan dari formasi Batuan Gabro (Teog), Formasi Batuan Granodiorit Bumbulan (Tpb) dan Formasi Aluvium (Qal). Kondisi geologi daerah penelitian sangat kompleks sehingga menarik diteliti karena belum pernah dilakukan penelitian secara detail. Tujuan penelitian yang akan dicapai adalah mengetahui karakteristik mineralogi dan tekstur serta proses terbentuknya batuan dasar berdasarkan data pemetaan geologi dan data petrografi. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian tersebut terdiri dari survei geologi lapangan, penelitian laboratorium, dan pengolahan studio. Metode observasi lapangan adalah metode yang berfokus pada pengamatan kondisi geologi di daerah penelitian. Kemudian data-data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode penelitian laboratorium berupa analisis petrografi dengan sayatan tipis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Morfologi daerah penelitian terbagi menjadi 2 satuan yaitu satuan perbukitan rendah struktural dan dataran aluvial. Stratigrafi daerah penelitian dibagi menjadi 2 satuan diurutkan dari tua ke muda yaitu satuan gabro, satuan granodiorite dan satuan endapan aluvial. Struktur geologi yang bekerja pada daerah penelitian berupa kekar gerus yang memiliki arah barat laut-tenggara hingga timur laut-barat daya. Berdasarkan hasil analisis petrografi yang telah dilakukan maka diperoleh hasil karateristik batuan gabro sebagai batuan dasar pada formasi gabro adalah berwarna putih kecokelatan (PPl), berwarna abu-abu hingga orange (XPL), hypokristalin, ukuran kristal (1-3 mm), bentuk dan hubungan antar kristal subhedral. Tekstur umum ekuigranular faneritik dengan komposisi mineral penyusun batuan yaitu plagioklas, K-feldspar, biotit, piroksen, mineral opak dan mineral alterasi penyusun batuan serisit. Batuan ini merupakan bagian dari jalur magmatisme pada zaman Eosen.
Penerapan Smart Sistem Monitoring dan Kontrol Motor 1 Phasa Menggunakan Google Assistant Ihsan, Ihsan; Lesmideyarti, Dwi
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 1 Maret 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i1.17314

Abstract

Motor induksi 1 phasa merupakan motor listrik arus bolak balik yang bekerja berdasarkan induksi medan magnet dari kumparan ratornya. Sistem ini berfungsi untuk memonitoring dan kontrol motor menggunankan Dimmer, Sensor suhu, RPM (Revolution per minute), dan LCD yang diletakan pada panel. Selain untuk sistem kontrol alat ini juga akan membuat sistem proteksinya agar komponen listrik dan motor tidak terjadi kerusakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan kemudahan untuk mengoperasikan suatu peralatan dan memanfaatkan suatu fitur Wifi yang terdapat di smartphone. Sehingga dapat dikendalikan dari jarak jauh. Metode pada penelitian ini menggunakan metode SDLC (System Development Life Cycle) waterfall dengan Langkah awal analisis, desain, pengembangan, pengetesan, dan perbaikan. Hasil penelitian berhasil dimana perintah yang diberikan pada Google Assistant sesuai dengan output pada Relay, karena pada perintah yang telah dibuat pada IFTTT (If This, Then That) sebelumnya telah terkoneksikan dengan feed yang ada pada Adafruit IO dan untuk jarak maksimal terbaik koneksi wifi antara 0-15 m. Jika Google Assistant tidak mengenali perintah yang dibuat dan data yang terkoneksikan dengan IFTTT maka Google Assistant akan merespon dengan output suara bahwa perintah tidak dapat diproses dan untuk hasil monitoring terhadap sensor RPM tingkat akurasinya mencapai 98,95% dan Sensor Suhu rata-rata 97,1%.
The Effect of the Number of Baffles on the Performance of Solar Updraft Tower: A Numerical Study Ariwibowo, Teguh Hady; Safitra, Arrad Ghani; Ismah, Paradya Nabilah; Hidayatullah, Muhammad Muslih; Amelia, Firyal Nisa
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 2 September 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i2.19553

Abstract

Enhancing the amount of flow field and heat transfer characteristic is an effective way to increase the performance of SUT plants. The velocity magnitude and heat transfer characteristic can be increased by adding passive flow control in the form of baffles. This study investigated the SUT prototype's flow field and heat transfer characteristics numerically using one, two, and three baffle variations through 2D axisymmetric analysis with the standard k-epsilon turbulence model using a Computational Fluid Dynamics (CFD) method. The results of the CFD solution obtained profiles of temperature distribution, velocity, streamline, kinetic power, and turbulent kinetic energy of each baffle variation. SUT with two-baffle variation is superior to the others by having a maximum air velocity of 6.248 m/s and increasing SUT performance by 104.769 %, while the three-baffle variation has the highest temperature profile and the most circulating flow effect with an increase in SUT performance of 51.524%. As the number of baffles in the SUT increases, the pressure drop also increases, but the effect of the pressure drop is not significant.
The use of Iron Sand as Filtration Media for Slaughterhouse Wastewater Treatment Hamdan, Abd Mujahid; Ikbar, Athalla Muafa; Bhernama, Bhayu Gita
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 1 Maret 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i1.17241

Abstract

An increase in slaughtering animals will have an impact on increasing the liquid waste produced. The resulting RPH liquid waste can damage the environment if it is not treated, so it is necessary to conduct research to reduce pollutant levels so that it is suitable for disposal into the environment. The technique used in processing RPH wastewater is iron sand filtration method. Iron sand filtration is a filtering process using renewable media, namely iron sand. Iron sand is known to contain the mineral magnetite (Fe3O4) which has the ability to absorb colloidal solids, so it has the potential to be used to remove pollutant content of RPH liquid waste. This research objective to determine the effect of variations in the thickness of the filtration media (cm) and grain size (mesh) on pollutant parameters. The thickness variations used were 20, 25, and 30 cm, with grain sizes of iron sand 40, 60 and 100 mesh. The experimental results showed that the iron sand filtration method was able to reduce Chemical Oxygen Demand (COD) and Total Suspended Solid (TSS) levels, increase the Dissolve Oxygen Meter (DO) value, and change the pH value. The highest reduction in COD was in the thickness variation of 30 cm with 100 mesh. the percentage of decrease in the value of Chemical Oxygen Demand (COD) was 95.05%, the highest decrease in Total Suspended Solid (TSS) value was in the media thickness variation of 30 cm with 100 mesh, the percentage of TSS value reduction was 97.11%, the pH value increased in the thickness variation media 30 cm with a mesh number of 100 from 5.8 to 7.4, and the value of Dissolve Oxygen Meter (DO) increased with variations in thickness of 30 cm with 100 mesh, increased from 1.2 to 15.2. Based on the parameter test results, it was concluded that iron sand filtration is effective in reducing pollutant levels below the quality standard, so that it is expected to be applied directly on a larger scale.
Karateristik Kecepatan dan Debit Aliran pada Sungai Alami menggunakan Six-Tenths Method (Studi Kasus Sungai Pondok Gong Km. 33, Kabupaten Samboja) Giarto, Rahmat Bangun; Kiptiah, Mariatul; Zega, Feriaman; Zubran, Azan; Yusuf, Muhammad Reynaldi
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 2 September 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i2.21198

Abstract

Sungai Pondok Gong merupakan salah satu sungai alami yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya pada Kecamatan Samboja Barat Kilometer 33 yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan transportasi, irigasi pertanian dan sebagainya. Sungai memiliki karakteristik yang berbeda-beda sehingga kecepatan aliran dan debit setiap sungai akan berbeda. Kecepatan aliran diperlukan dalam perencanaan bangunan dalam bidang keiaran. Penelitian bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik aliran seperti kecepatan aliran dan debit aliran pada Sungai Pondok Gong dengan menggunakan metode six-tenths method. Hasil penelitian menunjukkan kecepatan aliran maksimal berada pada kedalaman maksimal, dengan kecepatan aliran maksimal per titik yakni 0,1234 m/s dengan kedalaman 1,34 m berada pada cross-section 4 berada pada tengah sungai. Kedalaman sungai berbanding lurus terhadap kecepatan aliran, dimana semakin dalam sungai, semakin cepat pula kecepatan alirannya, sedangkan kecepatan aliran dan debit aliran memili korelasi yang erat, dimana semakin besar kecepatan aliran semakin besar pula debit aliran, hal ini ditunjukan dengan nilai R-square 0,98.
Eksplorasi Material Bioplastik dari Limbah Kulit Jeruk untuk Perancangan Produk Tas Belanja Naurah, Alifah; Azhar, Hanif; Pambudi, Terbit Setya; Yurohman, Yurohman; Riswoko, Asep
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 1 Maret 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i1.18291

Abstract

Sampah kantong plastik merupakan salah satu penyumbang limbah plastik terbanyak sehingga diperlukan adanya alternatif penggunaan material bioplastik yang mudah terurai oleh lingkungan. Kulit jeruk sebagai sisa hasil pertanian memiliki potensi besar untuk diolah menjadi bahan baku material bioplastik. Material bioplastik berpotensi sebagai alternatif pengganti material yang sulit terurai oleh alam. Pada studi ini, limbah kulit jeruk yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan bioplastik, dirancang menjadi tas belanja dengan metode perancangan SCAMPER agar memiliki kualitas dan fungsi yang memadai. Eksplorasi material bioplastik dengan komposisi kulit jeruk, alginat, serat wol, gliserin, dan minyak kelapa masing-masing 19%, 21%, 3%, 47%, 9% dilakukan dengan metode pengeringan alami pada suhu dan kelembaban yang dikondisikan selama 3 hingga 5 hari dan setelah itu hasil material bioplastik dikarakterisasi menggunakan uji mekanik. Bahan bioplastik dari kulit jeruk memiliki ikatan fisik diantara bahan pembentuk dengan kuat tarik, daya beban, elongasi rata-rata, ketahanan robek masing-masing 1,01 N/mm2, 4,0 N, 87,7%, dan 4,1 N. Rancangan tas belanja dari lembaran kulit jeruk ini memiliki ukuran tas 25,5 x 25 cm dengan lebar tas 7,5 cm, warna oranye alami dengan nilai estetika lebih dibandingkan dengan tas belanja konvensional berbahan dasar kain.
Optimasi Suhu dan Lama Pemanasan dalam Pembentukan Kompleks Inklusi Ibuprofen dengan Agen Inklusi β-Siklodekstrin dengan Metode Sealed Heating Amrullah, Bagaskara Falah; Siswanto, Agus; Suparman, Suparman
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 8 No. 1 Maret 2024: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v8i1.20107

Abstract

Ibuprofen merupakan obat yang tergolong kedalam BCS kelas II dengan sifat kelarutan yang buruk. Salah satu metode untuk memperbaiki sifat kelarutan yaitu dengan pembentukan kompleks inklusi dengan β-siklodekstrin. Suhu pemanasan dan waktu pemanasan yang tidak tepat dapat memutus ikatan kompleks inklusi. Metode factorial design digunakan untuk optimasi suhu dan waktu pemanasan dalam pembentukan kompleks inklusi ibuprofen-β-siklodekstrin sehingga diperoleh 9 run. Kondisi optimum ditentukan dengan parameter kelarutan dan disolusi. Hasil penelitian bahwa waktu pemanasan 10 menit dan suhu 90°C merupakan kondisi optimum dengan nilai desirability 0,619. Peningkatan kelarutan dan disolusi ibuprofen dalam kompleks inklusi terjadi dengan waktu pemanasan yang lebih singkat dan suhu pemanasan yang lebih tinggi.
Produksi Jamur Entomopatogen Beauveria bassiana pada Limbah Pertanian dan Patogenisitasnya terhadap Ulat Grayak (Spodoptera litura) Novitasari, Dian; Rokhim, Saiku; Tyastirin, Esti; Faizah, Hanik
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.20678

Abstract

Ulat grayak (Spodoptera litura) merupakan salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang menyerang berbagai tanaman seperti kacang tanah, tembakau, kacang kedelai, kacang hijau, ubi jalar, bawang merah, cabai, dan jagung. Beauveria bassiana merupakan salah satu jamur entomopatogen yang memiliki kemampuan dalam mengendalikan serangga hama seperti S. litura. B. bassiana dikulturkan di media tumbuh dari limbah pertanian yang berupa molase tebu dan dedak padi dengan teknik kultur cair. Selanjutnya, biakan cair B. bassiana dari perlakuan media tumbuh diuji patogenisitasnya terhadap S. litura. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh media tumbuh pada sporulasi, daya kecambah, dan patogenisitas B. bassiana terhadap S. litura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan jenis penelitian eksperimental dengan 2 tahap penelitian. Tahap pertama yaitu menumbuhkan B. bassiana di beberapa perlakuan media tumbuh (molase tebu, dedak padi, dan Potato Dextrose Broth (PDB)). Tahap kedua yaitu B. bassiana (yang telah ditumbuhkan di beberapa perlakuan media tumbuh) diuji patogenisitasnya pada S. litura tahap larva instar III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sporulasi tertinggi terdapat pada kultur B. bassiana di perlakuan media PDB (21,417 × 109 spora/ml), diikuti dengan perlakuan media dedak padi 13% (6,058 × 109 spora/ml). Sedangkan, daya kecambah spora tertinggi terdapat pada kultur B. bassiana di perlakuan media dedak padi 13%, yaitu 57,54%. Kultur B. bassiana di perlakuan media dedak padi 13% mengakibatkan mortalitas larva instar III S. litura tertinggi, yaitu 53,33%.
Kombinasi Pektin Kulit Buah Naga dan Enzim PMEs Bacillus subtilis dengan Nutrisi Molase sebagai Bahan Baku Pembuatan Biometanol Abdillah, Himas Willya Putri; Azzahra, Fahda Bilqis; Haliza, Fitri Nur; Nurlaily, Febyka Rahma; Febriani, Dwi; Saputra, Indra Kurniawan
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 9 No. 1 Maret 2025: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrst.v9i1.21749

Abstract

Ketersediaan bahan bakar fosil yang menipis membutuhkan pengembangan energi baru terbarukan, seperti biometanol. Kulit buah naga dengan kandungan pektin bermetoksil tinggi berpotensi menjadi bahan baku alternatif melalui proses hidrolisis enzimatik. Tujuan dari riset ini yaitu untuk mengetahui kadar metoksil pektin kulit buah naga, mengetahui pengaruh penambahan molase pada media NB terhadap pertumbuhan Bacillus subtilis, mengetahui pengaruh penambahan molase pada media NB terhadap aktivitas ekstrak kasar enzim PMEs Bacillus subtilis, serta mengkaji potensi metoksil pektin yang dapat dihidrolisi menggunakan enzim PMEs dan menghasilkan biometanol. Tahapan riset meliputi preparasi kulit buah naga, ekstraksi kulit buah naga, analisis kadar metoksil pektin, pembuatan media NB nutrisi molase, pembuatan kurva pertumbuhan Bacillus subtilis, produksi ekstrak kasar enzim PMEs Bacillus subtilis dengan nutrisi molase, isolasi ekstrak kasar enzim PMEs, dan uji aktivitas ekstrak kasar enzim PMEs. Berdasarkan hasil titrasi, kulit buah naga mengandung gugus metoksil pektin 30,349% tergolong metoksil tinggi. Penambahan nutrisi molase pada media NB Bacillus subtilis dapat mempercepat pertumbuhan Bacillus subtilis dalam mencapai fase eksponensial. Pertumbuhan Bacillus subtilis pada media NB molasses 2,5% mencapai fase eksponensial lebih cepat yaitu 8 jam pertama dengan absorbansi yang lebih tinggi. Sedangkan pertumbuhan Bacillus subtilis pada media NB 0% mencapai fase eksponensial pada 10 jam pertama. Kultur Bacillus subtilis pada media NB molase 2,5% menghasilkan ekstrak kasar enzim PMEs dengan aktivitas yang lebih baik yaitu 0,668 unit/mL. Enzim PMEs akan meningkatkan sakarifikasi dan meningkatkan hasil pektin yang diekstraksi, sehingga dapat memberikan jalur potensial untuk valorisasi biometanol.