cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
lppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
jln Prof.Dr.Hamka No..228 Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Medika Saintika
ISSN : 20878508     EISSN : 25409611     DOI : 10.30633
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Kesehatan Medika Saintika adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika Padang dua kali setahun pada setiap bulan Juni dan Desember. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Kebidanan, Ilmu Keperawatan, Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Biomedik.
Arjuna Subject : -
Articles 480 Documents
ANALISIS FAKTOR PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN MELALUI METODE SISTEM PEMBERIAN PELAYANAN KEPERAWATAN PROFESIONAL (SP2KP) RSI SWASTA PADANG Murni, Dewi; Sidaria, Sidaria
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.2168

Abstract

Pendahuluan : Bidang kesehatan tentunya selalu berupaya untuk meningkatkan mutu pelayanan fasilitas kesehatan. Indikator mutu pelayanan keperawatan dapat ditingkatkan dengan cara salah satunya ialah penerapan standar pelayanan keperawatan professional seperti penerapan sistem Pemberian Pelayanan Keperawatan Professional (SP2KP). Penerapan sistem SP2KP tersebut melibatkan kerjasama yang professional antara kepala ruangan, perawat primer (PP) dan perawat asosiet (PA) serta CCM (Clinical Care Management). Motivasi kerja merupakan sebuah kondisi yang berpengaruh untuk mengarahkan, membangkitkan, dan memelihara perilaku yang erat hubungannya dengan lingkungan kerja. Perawat tentunya akan selalu mengembangkan karir yang bertujuan meningkatkan moral kerja dan mengurangi kebutuhan karier. Terdapat 4 indikator sebagai dasar pengaturan pengorganisasian yaitu pembagian sesuai tugas, sesuai pekerjaan, penentuan relasi dan penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktivitas antar bagian dalam organisasi atau koordinasi. Secara optimal, pengorganisasian dapat menentukan mutu pelayanan. Pembagian tugas harus diperhatikan adanya keseimbangan wewenang dan tanggung jawab staff. Serta pembagian tugas dan pendelegasian wewenang dapat diketahui hubungan organisator antara suatu staf satu dengan yang lainnya dalam organisasi.Tujuan Penelitian: mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan di bidang keperawatan, dengan fokus pada penerapan Sistem Pemberian Pelayanan Keperawatan Professional (SP2KP). Bahan dan Metode: Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross-Sectional Study, teknik pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling, sampelnya adalah 67 perawat praktik yang bekerja di ruang rawat inap dengan menggunakan Metode Professional Nursing Service Delivery System. Penelitian dilakukan di salah satu rumah sakit Swasta di Padang. Data dianalisis menggunakan Smart PLS Structural Equation Modeling (SEM) dengan outer model melalui CFA 3rd Order. Analisis Faktor Konfirmatori terhadap variabel faktor Internal untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui penerapan metode Professional Nursing Service Delivery System. Hasil: Berdasarkan hasil analisis, Dimensi yang paling dominan berhubungan dengan faktor peningkatan kualitas pelayanan adalah dimensi pengakuan dengan nilai loading faktor sebesar 0,849. Kesimpulan: Dimensi pengakuan memiliki peran yang sangat dominan dalam mempengaruhi peningkatan kualitas pelayanan di bidang keperawatan. implementasi kebijakan atau strategi yang memperkuat aspek pengakuan dalam lingkungan kerja perawatan dapat dianggap sebagai langkah yang krusial dalam meningkatkan mutu pelayanan. Pengakuan dapat mencakup penghargaan terhadap prestasi kerja, apresiasi terhadap kontribusi perawat, dan peningkatan komunikasi positif antara anggota tim kesehatan Keywords: Metode, Pemberian Pelayanan Keperawatan Professional, Perawat
Nutrisi dan Genetik: Apa Hubungannya dengan Tuberculosis Paru: Scoping Review Sary, Annisa Novita; Sulastri, Delmi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i1.2094

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui hubungan antara faktor gizi dan genetik dengan penyakit TB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara gizi dan gen dengan penyakit TB paru. Metode dalam penelitian ini menggunakan Scoping Review yang tersedia tentang topik yang diteliti dengan mencari melalui database yang relevan. Database yang digunakan adalah Google Scholar, ScienceDirect, Pubmed. Penelitian ini menggunakan kerangka kerja PRISMA dengan mencari artikel yang memenuhi kriteria inklusi, dan sepuluh artikel yang direview.  Hasil dari tinjauan literatur menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi dan gen dengan kejadian TB. Beberapa zat gizi yang terbukti berhubungan dengan peningkatan risiko TB paru adalah Vit.D, Vit.A, Fe, dan Zn. Gen yang ada di dalam tubuh juga dapat mempengaruhi kejadian TB paru. Faktor genetik juga dapat mempengaruhi kerentanan seseorang terhadap TB. Gen NRAMP1-Polimorfisme, Imunitas interferon-gamma, TNF-a Polimorfisme terlibat dalam perkembangan infeksi Mycobacterium tuberculosis. Beberapa gen yang terlibat dalam respon imun dan inflamasi mungkin berperan dalam meningkatkan risiko terkena TB.
PENERAPAN DATA MINING K-MEANS CLUSTERING KEBUTUHAN OBAT DI KLINIK MEDIKA SAINTIKA Ihksan, Muhammad; Susilo, Herman; Abdillah, Nurul
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i1.2581

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, metode Data Mining telah menjadi alat yang sangat berguna dalam analisis data kesehatan. Data mining adalah serangkaian proses untuk mengeksplorasi nilai tambah dari suatu kumpulan data dengan cara yang tidak dapat dilakukan secara manual. K-Means merupakan metode analisis kelompok yang digunakan untuk mengelompokkan objek pengamatan ke dalam kelompok (Cluster) berdasarkan mean (rata-rata) terdekat. untuk menetapkan jumlah cluster yang akan digunakan, akan menggunakan metode elbow untuk menghasilkan informasi dalam menentukan jumlah cluster terbaik dengan cara memperhatikan cluster yang memiliki sudut paling jelas terlihat. Tahapan dimulai dari pengumpulan data (pengambilan data dan studi pustaka) dan dilanjutkan dengan pengolahan data (data selection, data preprocessing, data transformation, data mining dan iterpretation/evaluation). Data yang gunakan dalam peneltian ini adalah hasil dari data stok selama tahun 2022 dengan instrumen berdasarkan stok awal, penjualan dan stok akhir. Berdasarkan hasil penerapan K-Means Clustering didapatkan 27 obat masuk cluster 1, 19 obat masuk cluster 2 dan 4 Obat masuk cluster 3. Cluster 1 merupakan obat-obat terbanyak yang masih memiliki stok sehingga diharapkan kedepan dalam penyediaan stok obat dapat lebih efisien.Kata Kunci : Data Mining, K-Means, Clustering, Data Mining K-Means Klustering
PERBANDINGAN TEKNIK PENANGANAN NYERI PUNGGUNG NON FARMAKOLOGIS IBU HAMIL TRIMESTER III fransisca, dewi; Pebrina, Melia; Fernando, Fenny; Darma, Ika Yulia
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.2084

Abstract

Sekitar 60-80% wanita hamil di Indonesia mengalami nyeri punggung, hal ini disebabkan oleh beban tubuh yang semakin besar seiring bertambahnya usia kehamilan, perubahan bentuk tubuh dan adanya pergeseran pusat gravitasi. Jika tidak mendapatkan penanganan yang lebih baik maka akan mengganggu aktifitas fisik dan dapat menimbulkan nyeri punggung kronis. Dampaknya kesulitan dalam berjalan sehingga membutuhkan alat bantu jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan perbedaan  efektifitas teknik penanganan nyeri punggung ibu hamil secara Warm Compress dan Back Rub Massage. Jenis penelitian quasy experiment with  two grup pretest-posttest desaign. Pengumpulan data dilakukan bulan November di wilayah Kerja Puskesmas Semurup tahun 2022 dengan membagi dua kelompok ibu hamil trimester III dimana masing-masing kelompok berjumlah 16 orang dan diberikan perlakuan yang berbeda yaitu Warm Compress dan Back Rub Massage. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Alat ukur nyeri menggunakan Faces Pain Rating Scale. Analisa data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Independent t-test dan Dependent t-test. Rerata nyeri pre- post intervensi Warm Compress adalah 4, 75 ; 2,44, rerata nyeri pre- post intervensi back rub massage adalah 4, 81 ; 3,06. Hasil perbedaan efektifitas warm compress dan back rub massage adalah 2, 44 ; 3, 06 dan p value 0,011. Terdapat perbedaan efektifitas warm compress dan back rub massage terhadap nyeri punggung pada wanita hamil TM III dengan p value 0,011. Terapi ini dapat disosialisasikan melalui kelas bumil pada ibu dan anggota keluarga sehingga dapat membantu mengurangi nyeri punggung yang dialami oleh ibu tanpa menggunakan obat farmakologis.
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI ENDOFIT DARI DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) DENGAN MENGGUNAKAN GEN 16S rRNA SERTA UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERINYA Sartika, Diza; Irwandi, Irwandi; Novelni, Ringga; Alena, Meysa
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.2053

Abstract

Tanaman sirih hijau (Piper betle L.) merupakan tanaman yang banyak digunakan sebagai obat tradisional, karena memiliki kandungan metabolit sekunder yang diduga mempunyai aktivitas sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan  aktivitas antibakteri yang dihasilkan oleh bakteri endofit dari daun sirih hijau terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Daun sirih hijau yang diambil daun pucuk hijau (PH) daun muda hijau (MH) dan daun tua hijau (TH) aktivitas antibakteri diuji dengan metode Kirby-Bauer. Hasil yang didapatkan karakteristik bakteri endofit dari identifikasi morfologi secara makroskopik yaitu bulat, timbul datar, terdapat lengkungan, putih bening dan putih kekuningan. Sedangkan hasil identifikasi morfologi secara mikroskopik dengan cara pewarnaan gram yaitu berbentuk basil dan termasuk gram positif. Hasil pengujian aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji Staphylococcus aureus yaitu PH (6,91 mm), MH (10,25 mm) dan TH (10,03 mm) yang seluruhnya tergolong lemah dan termasuk bakteri yang berspektrum sempit. Sedangkan terhadap bakteri uji Escherichia coli tidak memiliki aktivitas antibakteri. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan bahwa isolat MH memiliki kemiripan 100 % dengan Bacillus siamensis strain cqsM9 ribosomal RNA. Dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 isolat murni bakteri endofit yang dilakukan uji aktivitas antibakteri, isolat yang memiliki aktivitas antibakteri terbesar yaitu isolat MH yang merupakan spesies dari Bacillus siamensis
Hubungan Dukungan Sosial dengan Tingkat Kebahagiaan pada Lansia di RW 01 Kelurahan Batuang Taba Kota Padang Tahun 2023 ramadhani, salsabila; Sumarsih, Gusti; Murni, Dewi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i1.2588

Abstract

Tingkat kebahagiaan pada lansia di Indonesia menjadi fokus utama karena seringkali lebih rendah dibandingkan dengan kelompok umur lainnya. Oleh karena itu, peran dukungan sosial sangat penting dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan lansia, karena kebahagiaan di usia tua tidak hanya dipengaruhi oleh faktor lingkungan fisik, tetapi juga lingkungan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara dukungan sosial dan tingkat kebahagiaan pada lansia di RW 01 Kelurahan Batuang Taba Kota Padang pada tahun 2023. Metode penelitian menggunakan studi metode korelasi, dengan jumlah sampel 92 orang menggunakan metoda aksidential sampling. Penelitian dilaksanakan dari bulan Oktober hingga Maret 2023-2024. Data dikumpulkan melalui kuisioner OHQ (Oxford Happiness Questionnaire) untuk mengukur tingkat kebahagiaan dan MSPSS (Multidimensional Scale of Perceived Social Support) untuk menilai dukungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 59.8% responden memiliki tingkat dukungan sosial yang sedang, sementara 40.2% mengindikasikan tingkat kebahagiaan yang tidak terlalu tinggi. Analisis bivariat menggunakan korelasi Pearson Product Moment menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan (p=0.000, r=0.803) antara dukungan sosial dan tingkat kebahagiaan pada lansia. Oleh karena itu, penting bagi keluarga, teman, dan kerabat lansia untuk meningkatkan dukungan sosial dalam berbagai aspek guna meningkatkan kebahagiaan lansia tersebut.
Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Video Motion Graphic "Cofight" Untuk Mengurangi Ansietas Pada Anak Usia Sekolah Yang Akan Divaksinasi Covid-19 Doris, Astri; Rahman, Ade; Kurniawati, Vevi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.1636

Abstract

Corona Virus Disease2019 (Covid-19) merupakan suatu penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Penyakit ini disebabkan oleh Virus yang dinamakan Severe Acute Respiratory Syndrom Coronavirus-2 (Sars-Cov-2).1 Penyakit ini menyebar dengan sangat cepat dan telah ditetapkan sebagai darurat kesehatan global semenjak 30 januari 2020. Pemerintah Indonesia telah melakukan banyak cara untuk mengatasi penyebaran penyakit ini salah satunya melalui pelaksanaan vaksinasi, seperti yang tertera pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 84 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.Desain penelitian ini adalah Research and Development. Dengan populasi adalah seluruh siswa SD Kartika 1-11 daeri kelas 4,5,6 dengan jumlah 285 orang. Sampel adalah siswa kelas 4, 5 dan kelas 6 yang didapat dari perhitungan sampel dan memenuhi criteria inklusi berjumlah 46 orang. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program SPSS. Analisa data yang digunakan yaitu analisa Univariat untuk menjelaskan variable karakteristik sampel meliputi usia, tingkat kecemasan anak yang akan divaksin. Analisis Bivariat menggunakan Uji t dengan melihat perbandingan antara variable sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan motion graphic cofight dan Analisis Multivariat digunakan untuk menentukan variabel yang paling dominan yaitu tingkat kecemasan siswa sebelum diberikan penyuluhan, penyuluhan tanpa video dan penyuluhan dengan video. Analisis dilakukan menggunakan Uji Statistic Regresi Linear Ganda. hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata skor kecemasan sebelum diberikan intervensi adalah 31,20, sedangkan setelah diberikan intervensi adalah 19,67. Terjadi penurunan rata-rata skor kecemasan sebesar 11,53. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai P value sebesar 0,000 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata skor kecemasan sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Kesimpulan penelitian ini Setelah didapatkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa dengan memberikan penyuluhan menggunakan Video Motion Graphic “Cofight” kepada Anak Usia Sekolah maka dapat mengurangi kecemasan pada Anak Usia Sekolah.
HUBUNGAN ANTARA SMARTPHONE ADDICTION DAN NOMOPHOBIA PADA MAHASISWA apriyeni, emira; Patricia, Helena; Rahayuningrum, Dwi Christina
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.2061

Abstract

Nomophobia dialami oleh 1.113 (53%) pengguna mobile-phone. Akibat dari nomophobia dapat menimbulkan gangguan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hubungan antara smartphone addiction dan nomophobia pada mahasiswa. Penelitian kuantitatif menggunakan metode cross-sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh mahasiswa Stikes Syedza Saintika Padang yang berjumlah 1.087 mahasiswa. Metode pengambilan sampel stratifikasi random proporsional untuk 292 siswa. Pengumpulan data menggunakan SAS-SV (Smartphone Addiction Scale-Short Version) dan NMP-Q (No Mobile Phone Phobia- Questionare) dan dianalisis dengan uji Spearman's Rank. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata Smartphone Addiction sebesar 28,36 dan nilai rata-rata Nomophobia sebesar 59,51 dengan pvalue = 0,00 dan r = 0,454 yang berarti ada hubungan dengan kekuatan sedang dan arah positif. Meningkatnya smartphone addiction maka semakin tinggi pula tingkat nomophobia. Diharapkan agar pihak kampus dapat melakukan upaya pencegahan nomophobia pada mahasiswa melalui edukasi tentang smartphone addiction dan nomophobia dengan media edukasi seperti banner dan poster di lingkungan kampus.
ANALISIS KEBUTUHAN KONSELING PADA PASIEN HIV/AIDS Roza, Defia; Alfitri, Alfitri; Yanti, Nova; Wirza, Thifla Rafifa
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 15, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v15i1.2152

Abstract

Penyakit HIV merupakan penyakit yang menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh  dan merupakan penyakit yang  tidak bisa disembuhkan, walaupun pasien sudah memakan obat ARV seumur hidup . Hal ini tentunya akan  menimbulkan kecemasan yang tinggi pada pasien yang menderita HIV. Banyak masalah  yang dialami oleh pasien , baik berupa masalah fisik, psikologis ,sosial dan spiritual , adanya kecemasan akan kematian, adanya stigma di masyarakat, dan lain lain. Oleh karena itu diperlukan pelayanan bimbingan konseling yang diberikan oleh konselor profesional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan konseling pada pasien HIVDesain  penelitian  ini  adalah deskriptif observasional dengan sampel penelitian sebanyak 84 responden  Populasi merupakan pasien HIV AIDS yang berobat ke poliklinik VCT RSUP Dr.M.Jamil Padang. Teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling. Kriteria inklusinya: sampel yang bersedia ikut dalam penelitian. Kriteria ekslusi adalah pasien yang sedang mengalami infeksi oportunistik yang berat dan sedang mengalami efek samping obat yang berat. Teknik pengumpulan data didapatkan dari hasil kuesiner dan  wawancara dengan pasien HIV.Hasil Penelitian ini  didapatkan bahwa  23 poin informasi yang dibutuhkan oleh pasien HIV saat melakukan konseling. Informasi konseling yang paling dibutuhkan pasien adalah bagaimana jika anak/bayi HIV positif (19.1%), bagaimana prosedur jika ODHA akan menjadi calon pengantin (11.9%) serta bagaimana jika sampel berhenti konsumsi ARV (10.7%).Berdasarkan hasi penelitian ini, diharapkan konselor dapat memberikan informasi dan konseling kepada pasien HIV sesuai yang dibutuhkannya.Kata Kunci : HIV AIDS; konseling
Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Karies Gigi Molar Pada Anak SD Di Bengkulu Selatan Jupriyanto, Muhamad; Masrizal, Masrizal; Markolinda, Yessy
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.1921

Abstract

Karies adalah proses demineralisasi gigi oleh infeksi bakteri yang menghasilkan asam laktat. Faktor resiko yang mempengaruhi keparahan karies yaitu pengalaman karies, sosial ekonomi, ras, usia, jenis kelamin, pendidikan, geografis, dan perilaku terhadap kesehatan gigi. Molar permanen pertama gigi yang paling beresiko terkena karies. Tujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian karies molar pertama. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan metode stratified random sampling. Jumlah sampel 184 sampel. Hasil terdapat hubungan antara pendapatan orang tua (p-value 0,0001 dan POR 10,343), pendidikan orang tua (p-value 0,049 POR sebesar 3,42), kebiasaan makan (p-value 0,010 POR 2,252), teknik menyikat gigi (p-value 0,025 POR 2,623), OHI-S (p-value 0,0001 POR 35,826) dan pH-Saliva (p-value 0,0001 POR 21,250) dengan karies gigi molar anak. Analisis multivariat pendapatan orang tua menjadi faktor dominan yang berhubungan dengan karies gigi molar anak. Kesimpulan hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara pendapatan orang tua, pendidikan orang tua, kebiasaan makan, teknik menyikat gigi, OHI-S dan pH-Saliva dan hasil analisis multivariat pendapatan orang tua menjadi faktor dominan berkaitan dengan karies gigi molar anak pada siswa SD di Kabupaten Bengkulu Selatan.