cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
telaah.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1, Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN : 24772429     EISSN : 26206226     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil pemikiran (telaah kritis) mengenai pendidikan, bahasa, serta sastra indonesia. Kontributor yang dapat mempublikasikan tulisanya pada jurnal ini adalah para akademisi (dosen dan guru), praktisi, dan pemerhati dibidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
Fungsi Sintaksis teks Upacara Adat Manaroho Raho Kabupaten Kepulauan Talaud Kajian Etnolinguistik Maruf, Amar; Setyawan, Arif
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i1.28908

Abstract

Upacara adat manaroho raho, merupakan salah satu tradisi budaya adat Kabupaten Talaud, yang dilakukan untuk menyambut tamu yang datang ke desa atau wilayah di Talaud. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan fungsi sintaksis dari tradisi budaya tersebut dengan metode deskriptif kualitatif. Objek yang dikaji adalah bahasa, berupa kata, frasa, dan kalimat di dalam teks yang digunakan dalam tradisi tersebut. Teknik pengumpulan data dengan wawancara kepada narasumber yang memahami ritual tersebut. Data yang diperoleh berupa teks trankrip dari bahasa lisan yang dituturkan oleh tetua adat melalui responden yang dihubungi. Data berupa teks yang menggunakan bahasa Talaud dan juga berisi penjelasan tentang struktur urutan acara tersebut bersama makna dan tujuannya. Hasil analisis fungsi sintaksis dalam bahasa pada upcara Manaroho Raho terdapat kalimat inversi yang berpola P-S. Pola lainnya, Ket-S-P-O-Pel, dan pola kalimat S-P-O-Ket/Pel. Jenis kata yang ada dominan dalam bahasa adat manaroho raho ditemukan, terdapat preposisi, numeralia, nomina, adjektiva, adverbial, verba, konjungsi, kata ganti. Jenis kalimat yang digunakan lebih dominasi kalimat imperatif atau perintah dan kalimat deklaratif. Struktur acara manaroho raho berupa taratta umanara (pembukaan), sasaroho (sambutan), arioman (doa), dan pariama (penutup).
PARIWISATA LOMBOK DALAM PUISI-PUISI IMAM SAFWAN Khairussibyan, Muh; Susanti, Pipit Apriliani
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i1.29366

Abstract

Pariwisata Lombok sebagai fenomena sosial budaya dicatat dalam sastra Indonesia termasuk dalam puisi-puisi penyair Imam Safwan. Penelitian ini mengkaji bagaimana pariwisata Lombok direpresentasikan dalam puisi-puisi Imam Safwan dengan tujuan memberikan kontribusi pemikiran kepada sastrawan dan kepada para pengampu kepentingan pariwisata Lombok. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.  Puisi-puisi Imam Safwan dikaji menggunakan teori representasi dari Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi-puisi Imam Safwan merepresentasikan pariwisata yang invasif dan industri pariwisata yang mengutamakan objek alam dan tradisi.
Navigating Challenges Strategies for Enhancing English Teaching in Central Lombok's Primary Schools Herayana, Desi; Suryaningsih, Hartati
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i1.29543

Abstract

This study investigates the challenges faced by English teachers in primary schools in Central Lombok and identifies strategies to address these issues. Key barriers include limited teaching resources, socio-economic disparities, and large class sizes, all of which hinder effective English instruction. Teachers face diverse student proficiency levels, cultural influences prioritizing traditional rote-learning methods, and professional isolation that limits collaborative opportunities. The study employs qualitative methods, combining semi-structured interviews with 10 English teachers and structured classroom observations. Interviews explored topics such as resource limitations, training disparities, and student engagement strategies, while classroom observations provided empirical insights into teacher-student interactions, instructional methods, and resource availability. Data were analyzed thematically to ensure a comprehensive understanding of the contextual challenges. Findings highlight the need for professional development programs focused on culturally responsive pedagogies and strategies for addressing linguistic diversity. Collaborative networks and community involvement are recommended to bridge the gap between global English standards and local cultural contexts. By integrating these approaches, this research advocates for targeted interventions to enhance English teaching and learning outcomes in Central Lombok's primary schools.
Anlisis Bentuk Stilistika Puisi Tarian Koruptor dan Bergerak dengan Nurani Karya Ida Moerid Darmanto Maruf, Amar; Pradita, Linda Eka
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i1.29152

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bentuk stilistika dalam puisi karya Ida Moerid Darmano. Di dalam puisi tersebut menjadi media penulis dalam mengungkapkan kegelisahan, kritik, pemikiran, ide, dan perasaan tentang suatu objek dan fenomena di lingkungannya. Puisi karya Ida Moerid Darmanto terbit di Suara Merdeka edisi 11 Februari 2024 dengan lima judul. Namun dalam analisisnya dibatasi haya dua judul puisi yaitu Tarian Koruptor dan Bergerak dengan Naluri. Masalah yang dikaji adalah Bagaimana bentuk stilistika dalam puisi karya Ida Moerid Darmanto? Tujuannya menganalisis bentuk stilistika apa sajakah yang ada di dalam tiga puisi tersebut, menjelaskan dan mendeksiripsikan bentuk stilistikanya. Manfaat dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai materi dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di jenjang SMP dan SMA pada materi Puisi Rakyat. Hasil analisisnya ditemukan beberapa bentuk stilistika, seperti aspek bunyi yaitu dengan adanya rima dengan pola rima ab-ab, a-a-a-a, aa-bb. Aspek leksikal diksi dan makna kata ditemukan diksi seperti sulu dan sura, menggeliat, jelata, nafsu. Gramatikal terdapat kalimat dengan berpola S-P-Pel dan pola S-P-O-Pel. Aspek kohesi ditemukan jenis kohesi lingkage dan cross reference.  Aspek majas terdapat beberapa jenis majas seperti personifikasi, alegori, hiperbola, sarkasme, metafora, dan simile.
Efektivitas Program Literasi Sekolah Terhadap Keterampilan Bahasa Indonesia pada Siswa SMPN 1 Batukliang Utara Jayadi, Lalu Wira
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 1: January 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i1.29230

Abstract

Program literasi sekolah merupakan salah satu inisiatif pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi siswa, termasuk kemampuan membaca, menulis, dan berbicara dalam Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai efektivitas program literasi sekolah terhadap keterampilan Bahasa Indonesia siswa di SMPN 1 Batukliang Utara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini melibatkan 120 siswa kelas VII sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan Bahasa Indonesia, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi sekolah secara signifikan meningkatkan keterampilan Bahasa Indonesia siswa, terutama dalam aspek membaca kritis dan menulis kreatif. Hal ini menunjukkan dampak yang positif bagi siswa. Melalui pembiasaan membaca, siswa menjadi terbiasa membaca berbagai bahan bacaan. Implikasi penelitian ini adalah perlunya penguatan program literasi sekolah secara berkelanjutan untuk mendukung pengembangan kompetensi Bahasa Indonesia siswa.
PEMBELAJARAN MENULIS DENGAN METODE KOLABORATIF PADA SISWA SMP Aminuddin, Aminuddin; Akbar, M Aris; Anwar, Khairil
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.31326

Abstract

This study aims to explore the application of collaborative methods in learning writing at the junior high school level through a Systematic Literature Review approach. The literature sources used are from trusted indexers such as SCOPUS, DOAJ, and Google Scholar. The results of the analysis show that collaborative methods have a significant positive effect on improving students' writing skills. Activities such as group discussions, cooperation, and mutual feedback are proven to increase students' active involvement, stimulate creativity, and develop critical thinking skills and the ability to organize arguments in a structured and logical manner. Supporting factors, such as the creation of an inclusive classroom environment, the teacher's role as an effective facilitator, and students' intrinsic motivation, play an important role in the successful implementation of this method. However, despite the positive impact of existing research, there are some gaps that need attention, such as the lack of research that deeply discusses the practical challenges faced by teachers and students in time management and the division of roles in groups.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK BERMUATAN KEARIFAN LOKAL SUKU SASAK DENGAN MEDIA FILM PENDEK PADA SISWA KELAS XI MA RAUDLATUTTHOLIBIN NW PAOKMOTONG Syakur, Ahmad Abdan; Purnawarman, Purnawarman
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.31066

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek bermuatan kearifan lokal Suku Sasak dengan media film pendek pada siswa kelas XI MA Raudlatuttholibin NW Paokmotong. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berlangsung selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan evaluasi, serta tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MA Raudlatuttholibin NW Paokmotong. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perbedaan antara siklus I dan siklus II terletak pada sarana dan prasarana serta langkah-langkah pembelajaran. Langkah pembelajaran yang dilakukan pada siklus I belum maksimal dan dioptimalkan pada siklus II.Hasil akhir kemampuan menulis cerita pendek pada siklus I, 16,5% siswa mendapat nilai sangat baik, 18,5% mendapat nilai baik, 62.5% mendapat nilai cukup, dan 12,5% mendapat nilai kurang. Pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan yaitu 73% siswa memperoleh nilai sangat baik dan 27% memperoleh nilai baik. Kearifan lokal suku Sasak yang termuat dalam cerpen siswa pada siklus I dan II yaitu saling jot/saling perasaq, saling sapaq, dan saling peliwat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis cerita pendek bermuatan kearifan lokal suku Sasak pada siswa kelas XI MA Raudlatuttholibin NW Paokmotong mengalami peningkatan. Abstract: This research aims to improve the ability to write short stories containing local wisdom of the Sasak Tribe using short films as a medium for class XI MA Raudlatuttholibin NW Paok cut students. This research is classroom action research which lasted for two cycles. Each cycle consists of four stages, namely the planning stage, implementation stage, observation and evaluation stage, and reflection stage. The subjects in this research were class XI students at MA Raudlatuttholibin NW Paok cut. Data collection was carried out by interviews, observation and documentation. The difference between cycle I and cycle II lies in the facilities and infrastructure as well as the learning steps. The learning steps carried out in cycle I were not optimal and were optimized in cycle II.The final results of the ability to write short stories in cycle I, 16.5% of students got a very good score, 18.5% got a good score, 62.5% got a fair score, and 12.5% got a poor score. In cycle II there was a significant increase, namely 73% of students got very good grades and 27% got good grades. The local wisdom of the Sasak tribe contained in the students' short stories in cycle I and II is mutual jot/mutual affection, greeting each other, and passing each other. Based on the results of this research, it can be concluded that the ability to write short stories containing local wisdom of the Sasak tribe in class.                              
Penerapan Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 12 Mataram Arianto, Dodi; Candra, Candra; Winata, Aliahardi; Hafsah, Hafsah; Afandi, Ahmad
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.30124

Abstract

Model pembelajaran Problem Based Learning salah satu model yang melibatkan keaktifan peserta didik selalu berpikir kritis dan keterampil dalam menyelesaikan permasalahan, dan  memberikan pengalaman kepada peserta didik, untuk terlibat langsung dengan dunia nyata serta dapat menyelesaikan permasalahan  di dalam kehidupan nyata, yang tentunya model ini sangat penting untuk di jadikan rujukan ilmu dalam berkehidupan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Model Problem Based Learning Pada Mata Pelajaran PPKn Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMP Negeri 12 Mataram. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas suatu pengamatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama dengan menghadirkan suatu kerjasama dengan pihak seperti atasan, teman sejawat, atau guru dengan penelitin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang dianalisis adalah aktivitas guru dan peserta didik serta hasil tes. Hasil penelitian ini yakni peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar setelah menerapkan model Problem Based Learning. Nilai rata-rata peserta didik yang diperoleh, pada siklus I nilai rata-rata sebesar 65,23 dengan persentase ketuntasan 60%, lalu siklus II nilai rata-rata yang diperoleh meningkat menjadi sebesar 76,15 dengan persentase ketuntasan 70% meskipun telah memenuhi standar ketuntasan peneliti melanjutkan penelitian ke siklus III nilai rata-rata peserta didik semakin meningkat sebesar 85,15 dengan persentase ketuntasan 88%.
Rimpu dan Identitas Perempuan Bima: Tinjauan Semiotik atas Nilai Kesopanan Darmurtika, Linda Ayu; Juriati, Aan; Nuranisah, Nuranisah; Fadila, Uswatun; Bujang, Ahmad; Alfatih, Muhammad Dimas
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.32405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan telaah sistematis terhadap literatur yang membahas Rimpu sebagai representasi identitas perempuan Bima dengan pendekatan semiotik, khususnya dalam mengkaji nilai kesopanan yang terkandung dalam elemen visual busana tradisional tersebut. Melalui metode Systematic Literature Review (SLR), data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur akademik yang terindeks di Scispace, Elicit, Google Scholar, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ), penelitian ini menelaah bagaimana bentuk fisik, fungsi sosial, serta makna simbolik Rimpu mencerminkan nilai-nilai kesopanan, kehormatan, dan identitas budaya perempuan Bima. Hasil kajian menunjukkan bahwa Rimpu tidak hanya berfungsi sebagai penutup aurat sesuai dengan ajaran Islam, tetapi juga sebagai penanda visual status sosial dan simbol kontinuitas budaya. Bentuk, warna, dan motif Rimpu mengandung makna yang beragam, mencerminkan identitas sosial pemakai dan peranannya dalam masyarakat. Selain sebagai pakaian, Rimpu menjadi medium pewarisan nilai-nilai moral dan adat istiadat antar generasi, memperkuat solidaritas perempuan, dan mempertahankan identitas budaya di tengah arus perubahan sosial. Dengan demikian, Rimpu merepresentasikan konstruksi identitas perempuan Bima yang kaya akan nilai simbolik, religius, dan kultural.
Makna Matra Wacana Ritual Toho Dore Ompu Rangga Nurmiwati, Nurmiwati; Suyasa, I Made; Nurwahidah, Nurwahidah; Akhmad, Akhmad
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.32660

Abstract

Abstrak: Ritual toho dore merupakan salah satu tradisi yang yang menghubungkan antara manusia dengan hal gaib. Tulisan ini membahas tentang makna mantra dalam wacana ritual toho dore ompu rangga pada masyarakat Lambu. Hal yang menjadikan masyarakat Lambu percaya, sebuah penyakit dapat disembuhkan dengan cara melakukan ritual toho dore dengan cara membacakan mantra-mantra yang sesuai dengan kebutuhan pasien, cara ini dilakukan selain dari sarana pengobatan dokter. Tujuan tulisan ini menjelaskan makna mantra dalam wacana ritual toho dore ompu rangga pada masyarakat Lambu Kabupaten Bima. Metode yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, transkip dan terjemah. Sedangkan teori yang digunakan teori wacana, teori fungsi, dan hermeneutika. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada masyarakat Lambu ada 6 mantra yang digunakan yaitu mantra toho dore supu ringu (gangguan jiwa), toho dore diperuntukan untuk ibu yang kehilangan anak dalam rahimnya, mantra toho dore parafu, mantra toho dore pengobatan gangguan jin dan setan, mantra pengasihan untuk mendekatkan jodoh, mantra keselamatan dan keberkahan usaha. Makna mantra ritual toho dore ompu rangga ada empat makna yaitu makna keselamatan, makna kekuatan, makna spiritual dan makna kasih sayang. Abstract:  The Toho Dore ritual is a tradition that connects humans with the supernatural. This article discusses the meaning of mantras in the discourse of the Toho Dore Ompu Rangga ritual in the Lambu community. The thing that makes the Lambu community believe is that a disease can be cured by performing the toho dore ritual by reciting mantras that suit the patient's needs, this method is carried out apart from medical treatment. The purpose of this article is to explain the meaning of the mantra in the Toho Dore Ompu Rangga ritual discourse in the Lambu community of Bima Regency. The method used is a qualitative descriptive method. Data was obtained through observation, interview, transcription and translation techniques. While the theories used are discourse theory, function theory, and hermeneutics. The results of the study showed that in the Lambu community there are 6 mantras used, namely the toho dore supu ringu mantra (mental disorders), toho dore is intended for mothers who have lost their children in their wombs, the toho dore parafu mantra, the toho dore mantra for treating disturbances from jinns and demons, the love mantra to bring one's soul mate closer, the mantra for safety and blessings of business. The meaning of the Toho Dore Ompu Rangga ritual mantra has four meanings, namely the meaning of safety, the meaning of strength, the spiritual meaning and the meaning of compassion.