cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
telaah.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1, Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN : 24772429     EISSN : 26206226     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil pemikiran (telaah kritis) mengenai pendidikan, bahasa, serta sastra indonesia. Kontributor yang dapat mempublikasikan tulisanya pada jurnal ini adalah para akademisi (dosen dan guru), praktisi, dan pemerhati dibidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
Analisis Afiksasi Pada Teks Piato Presiden Joko Widodo Di Hari Antikorupsi Sedunia: Kajian Morfologi Setiawan, Irma
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.30142

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis penggunaan afiksasi dalam pidato Presiden Joko Widodo, dengan fokus pada jenis-jenis afiks yang digunakan dalam menyampaikan pesan antikorupsi. Afiksasi, sebagai proses pembubuhan afiks pada kata dasar, dapat memperkaya makna kata dan memperjelas komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis teks, yang dilakukan pada teks pidato yang diambil dari tayangan Youtube KompasTV. Data dianalisis berdasarkan jenis afiks yang digunakan, yaitu prefiks, sufiks, dan konfiks, serta makna gramatikal yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa afiksasi dalam pidato tersebut berperan penting dalam memperkuat pesan moral dan mengkomunikasikan ide antikorupsi. Hasl dan temuan berupa sistem prefiks pe-, di-, meN-, sufiks –an, –I, –nya, dan konfiks ke-an, per-an, di-kan, serta peN-an. Penggunaan afiks ini memperkaya makna kata dan meningkatkan pemahaman audiens terhadap pesan yang disampaikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami peran morfologi, khususnya afiksasi, dalam komunikasi politik dan pemahaman sosial masyarakat.
HUBUNGAN PENGUASAAN DIKSI DAN DAN KALIMAT EFEKTIF DENGAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA DI KOMUNITAS BALAI JURNALISTIK MAHASISWA (BJM) UMBARA Nina, Nina; Sastromiharjo, Andoyo; Arianto, Arianto; Nissa, Barkatun; Bujaya, Muhammad; Talitha, Stella; Trisnawati, Trisnawati; Kustina, Rika
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.30648

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara penguasaan diksi dan kalimat efektif dengan keterampilan menulis teks berita anggota Komunitas Balai Jurnalistik Mahasiswa (BJM) UMBARA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik korelasional. Teknik korelasional merupakan suatu teknik penelitian yang berpusat pada analisis hubungan yang bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis terdapat atau tidaknya hubungan diantara variabel yang diteliti. Adapun pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan beberapa macam seperti observasi, wawancara tak terstruktur dan tes berupa soal pilihan ganda dan uraian. Penentuan sampel menggunakan cluster sampling dengan jumlah sampel 37 responden. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan bahwa terdapat tiga hasil yang didapatkan pada penelitian ini. Hasil perhitungan diperoleh kesimpulan: (1) Variabel penguasaan diksi memiliki korelasi positif dengan variabel teks berita dengan hasil rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,7982 > 0,324 dengan tingkat korelasi “kuat”. (2) Variabel kalimat efektif memiliki korelasi positif dengan variabel teks berita dengan hasil rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,9047 > 0,324 dengan tingkat korelasi “sangat kuat”. (3) Variabel penguasaan diksi dan kalimat efektif secara bersama-sama memiliki korelasi positif dengan hasil rhitung lebih besar dari rtabel yaitu 0,8997 > 0,324 dengan tingkat korelasi “sangat kuat”. Artinya semakin baik penguasaan diksi dan kalimat efektif maka akan lebih baik keterampilan menulis teks berita.
Analisis Dampak Pergantian Kurikulum 2013 Ke Kurikulum Merdeka Terhadap Pembelajaran Di Sekolah Dasar Muhardini, Sintayana; Sari, Nursina; Amelia, Sherly Dwi; Rahman, Nanang; Muhdar, Syafruddin; Bilal, Arpan Islami; Handayani, Monika
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.32675

Abstract

Modifications in the curriculum of education signify advancements in science and technology. The Merdeka curriculum is an initiative aimed at addressing contemporary demands and technological integration, affecting education across multiple levels. This study seeks to evaluate the transition to the independent curriculum from the 2013 curriculum in primary schools, focusing on its implementation, challenges, impacts, and potential solutions. This research employs a descriptive qualitative methodology. The findings of this study indicate that the independent curriculum is executed in phases in accordance with governmental directions. The process of transitioning the independent curriculum from the 2013 curriculum has three transitional stages: freedom to learn, share, and change. The main obstacle is teacher adaptation to a new, more flexible approach. In addition, limited facilities and infrastructure, such as the availability of learning books, digital devices, and technological literacy, are a challenge. The positive effects are that student participation in the learning process becomes more active, creative, and oriented in each task. In terms of administration, the workload becomes lighter. Solutions for Handling the Obstacles of the 2013 Curriculum Transition to the Independent Curriculum in Elementary Schools include providing intensive assistance to teachers, optimizing training, and conducting regular evaluations to see what still needs improvement. 
Proses Nyelabar dalam Tradisi Merariq: Analisis Etnografi Komunikasi pada Masyarakat Sasak Darmurtika, Linda Ayu; Sari, Nila; Embunsari, Nur; Jannah, Uzlifatul; Nasiroh, Nasiroh
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.31790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses Nyelabar dalam tradisi Merariq masyarakat Sasak melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan fokus pada analisis etnografi komunikasi. Literatur yang digunakan berasal dari basis data terindeks Scopus, DOAJ, dan Google Scholar dengan rentang waktu publikasi antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses Nyelabar merupakan praktik komunikasi budaya yang kompleks, yang melibatkan komunikasi verbal dan nonverbal sebagai sarana membangun kesepahaman, menjaga keharmonisan, dan memperkuat identitas kultural antar keluarga calon mempelai. Tokoh-tokoh budaya seperti mediator, keluarga, serta tokoh adat dan agama memainkan peran penting dalam menjaga keutuhan nilai-nilai lokal selama proses berlangsung. Namun demikian, muncul tantangan signifikan akibat perubahan sosial dan perbedaan pola komunikasi antar generasi, khususnya generasi muda yang lebih akrab dengan teknologi digital. Kondisi ini mengindikasikan terjadinya pergeseran dalam pemaknaan dan representasi komunikasi tradisional, yang berpotensi menyebabkan distorsi makna serta penurunan apresiasi terhadap nilai-nilai adat. Temuan ini mengungkap kesenjangan dalam studi-studi sebelumnya, yaitu minimnya kajian mendalam terkait dinamika komunikasi antar generasi dalam konteks Nyelabar. Oleh karena itu, kajian ini merekomendasikan pengembangan riset lanjutan dengan topik "Transformasi Norma Komunikasi Tradisional dalam Proses Nyelabar: Studi Etnografi Komunikasi Antar Generasi di Masyarakat Sasak" guna merumuskan strategi pelestarian komunikasi tradisional yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Pengaruh Penggunaan Media Teknologi Pendidikan dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa Kelas IX di SMP Negeri 3 Wera Huda, Nurul; Hafsah, Hafsah; Winata, Aliahardi; Isnaini, Isnaini; Muttaqin, Zedi
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.30125

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Wera Kabupaten Bima NTB. Penggunaan media teknologi Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi digital siswa, terutama dalam mata Pelajaran PPKn. Dengan pemanfaatan teknologi, siswa dapat lebih memahami konsep kewarganegaraan serta memiliki keterampilan literasi digital yang baik.Tujuan penelitian untuk mengukur pengaruh penggunaan media teknologi Pendidikan terhadap peningkatan literasi digital siswa di SMPN 3 Wera. Penelitian menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan analisis deskriptif melalaui kuesioner yang diberikan kepada siswa kelas IX. Populasi yang digunakan dalam penelitian yaitu siswa kelas IX di SMPN 3 Wera kabupaten Bima yang berjumlah 100 siswa sedangkan sampel dalam penelitian adalah 62 siswa. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalan penelitian ini adalah observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis regresi sederhana.Hasil penelitian menunjukan penerapan media teknologi Pendidikan dalam pembelajaran PPKn dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan literasi digital siswa kelas IX di SMPN 3 Wera. Hasil menunjukan besarnya pengaruh media teknologi pendidikan terhadap literasi digital PPKn siswa sebesar 0,269 artimya pengaruh penggunaan media teknologi Pendidikan terhadap literasi digital PPKn siswa secara Parsial adalah sebesar 26.9% dengan sisanya yaitu 73,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian ini
IPTEK DAN KOMUNIKASI ANTAR MANUSIA: KESANTUNAN YANG TERANCAM Wirajayadi, Lalu
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.32642

Abstract

Setiap aspek kehidupan umat manusia tidak lepas dari berinteraksi antar satu sama lain. Bahasa merupakan wahana untuk berkomunikasi sekaligus berfungsi sebagai sarana berpikir dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan dalam bidang IPTEK berdampak pada pola kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Saat ini, kita dapat merasakan betapa besar pengaruh kemajuan dalam bidang IPTEK yakni, ketika berkomunikasi manusia tidak lagi dihadapkan dalam bentuk fisik akan tetapi melalui bahasa digital. Oleh karena itu, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk perkembangan IPTEK dan komunikasi antar manusia sebagai kesantunan yang terancam. Adapun penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kesantunan yang terancam. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah fenomena kehidupan berinteraksi/berkomunikasi yang masih dilakukan dalam kegiatan tertentu oleh masyarakat. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan catat. Sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif . Artinya, teknik yang berusaha menguraikan dan menggambarkan data yang telah dikumpulkan atau ada, kemudian selanjutnya dianalisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi sebagai upaya untuk mencapai tujuan praktis, beriringan pula dengan perkembangan polsa hidup masyarakat menuju kearah globalisasi yang menyebabkan terjadinya pergeseran kesantunan dalam berkomunikasi.
ANALISIS ARSITEKTUR UMA LENGGE SEBAGAI REPRESENTASI NILAI BUDAYA PADA MASYARAKAT SUKU MBOJO Darmurtika, Linda Ayu; Aulya, Rahma Nurul; Muliana, Baiq; Iprianto, Iprianto; Wijaya, Argil; Aulia, Muhammad Rizkikal
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.32665

Abstract

Uma Lengge merupakan salah satu warisan arsitektur tradisional masyarakat Suku Mbojo di Bima, Nusa Tenggara Barat, yang sarat dengan nilai filosofi, fungsi sosial, dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Arsitektur Uma Lengge Sebagai Representasi Kearifan Lokal, struktur arsitektural, serta makna simbolik. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber pustaka yang relevan, yaitu dari jurnal, buku, dan artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk atap yang mengerucut melambangkan hubungan manusia dengan Tuhan dan leluhur. Kepercayaan masyarakat Mbojo terhadap peran arwah leluhur yang bersemayam di bagian atas rumah menunjukkan dimensi spiritual yang kuat, sedangkan proses pembangunan yang melibatkan seluruh masyarakat mencerminkan nilai gotong royong dan solidaritas sosial. Uma Lengge dibangun menggunakan material alami seperti kayu, bambu, dan alang-alang, dengan struktur panggung dan atap berbentuk kerucut yang mencerminkan prinsip ekologi dan spiritualitas yang mencerminkan pemahaman masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Selain Fungsi utama sebagai tempat penyimpanan padi menjadikan Uma Lengge sebagai simbol ketahanan pangan dan kemakmuran, sekaligus menunjukkan nilai-nilai perencanaan hidup dan penghargaan terhadap hasil kerja keras. Dengan demikian, Uma Lengge dapat dipandang sebagai entitas budaya yang menyatukan fungsi praktis dan simbolik secara integral. Temuan ini memperkuat urgensi pelestarian rumah adat sebagai bagian dari sistem pengetahuan lokal yang mengandung nilai-nilai luhur yang masih relevan hingga kini.
ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL DALAM CERITA NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA Habiburrahman, Habiburrahman; Supratman, Supratman; Arrahman, Rudi; Muslimin, Muslimin; Iskandar, Iskandar; Hafidzah, Putri
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.33050

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, dengan fokus pada kontribusinya dalam menciptakan kesatuan dan keterpaduan wacana. Penelitian ini mengaplikasikan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data ini adalah analisis data dan dokumentasi untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran kohesi dalam kelancaran narasi serta penyampaian pesan moral dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kohesi gramatikal, yang meliputi referensi, substitusi, elipsis, dan konjungsi, dengan terbukti adanya efektif dalam membangun hubungan antarbagian teks melalui pengacuan, penggantian, serta penyusunan antarproposisi. Sementara itu, kohesi leksikal terdapat repetisi, sinonimi, antonimi, kolokasi, dan hiponimi, yang memperkaya alur cerita dengan memperkuat tema, memberikan variasi kosakata, dan memperjelas hubungan antar kata kedua jenis kohesi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap keutuhan dan kelancaran alur cerita, yang memudahkan pembaca dalam mengikuti dan mengapresiasi pesan moral yang disampaikan oleh penulis. Abstract:  This study aims to analyze the role of grammatical cohesion and lexical cohesion in the novel Laskar Pelangi by Andrea Hirata, focusing on contribution in creating unity and cohesiveness of discourse. This research applies a qualitative descriptive method. The data collection techniques are data analysis and documentation to gain a more comprehensive understanding of the role of cohesion in the fluency of the narrative as well as the delivery of moral messages in the novel. The results show that there is grammatical cohesion, which includes reference, substitution, ellipsis, and conjunction, with evidence of effectiveness in building relationships between parts of the text through reference, substitution, and inter-propositional arrangement. Meanwhile, lexical cohesion includes repetition, synonymy, antonymy, collocation, and hyponymy, which enrich the storyline by strengthening the theme, providing vocabulary variation, and clarifying the relationship between words. Both types of cohesion contribute significantly to the integrity and fluidity of the storyline, which makes it easier for readers to follow and appreciate the moral message conveyed by the author.
Refleksi Pembelajaran di SMA Negeri 4 Mataram: Studi Kasus Selama Program PLP Hardi, Rahmat Sulhan; Waluyan, Roby Mandalika; Aswad, Zamratul; Anlyani, Yuyun; Hilaliati, Nafah; Setiawan, Imam Adi; Am Andesa, Lalu Arfa; Ramdani, Rizal; Rizki, Afif
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.29843

Abstract

Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1 merupakan kegiatan akademik yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami praktik pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk merefleksikan proses pembelajaran di SMA Negeri 4 Mataram selama pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan 1 (PLP 1). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, serta refleksi dari kegiatan praktik di lapangan. Hasil observasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran telah berjalan cukup efektif dengan strategi dan metode yang bervariasi, namun masih terdapat beberapa tantangan, seperti manajemen kelas dan penerapan teknologi dalam pembelajaran. Refleksi yang dilakukan memberikan gambaran tentang pentingnya peran guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan inovatif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah serta memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam persiapan menjadi pendidik profesional.
Strategi Dalam Meningkatkan Minat Baca Melalui Kegiatan Lingkungan Terbuka Bagi Siswa Sekolah Dasar Akbar, M Aris; Erwin, Akhmad Zainul; Firmansyah, Ary; Sapparingga, Zaini; Ariansyah, Ariansyah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 10, No 2: July 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v10i2.32863

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun strategi dalam meningkatkan minat baca melalui kegiatan literasi di lingkungan terbuka bagi siswa sekolah dasar, dengan SDN 05 Pengadangan sebagai tempat penelitian. Metode yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas yang mengintegrasikan metode kualitatif dan kuantitatif. Data diperoleh melalui metode pengamatan, wawancara, serta evaluasi keterampilan membaca sebelum dan setelah pelaksanaan program literasi, baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semangat dan kemampuan membaca siswa meningkat secara signifikan saat berpartisipasi dalam program literasi di luar ruangan dibandingkan dengan di dalam kelas. Kondisi pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna dibangun melalui program literasi di luar ruangan, sehingga mendorong semangat siswa untuk membaca. Strategi yang diterapkan mencakup pemilihan bahan bacaan yang berkaitan dengan lingkungan setempat, penerapan metode pengajaran yang interaktif, serta memberikan peluang bagi siswa untuk berinovasi. Penelitian ini mengusulkan bahwa program literasi di lingkungan alam dapat menjadi pilihan yang efektif untuk membangun budaya membaca yang berkelanjutan di tingkat sekolah dasar. Dengan demikian, program literasi yang kreatif ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan minat baca siswa secara signifikan dan mendukung pembelajaran yang lebih menyeluruh. Dampak dari penelitian ini sangat penting bagi para guru dan pengelola sekolah dalam menyusun program literasi yang lebih menarik dan efisien.