cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
telaah.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1, Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Telaah
ISSN : 24772429     EISSN : 26206226     DOI : 10.31764
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Telaah adalah wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram. Artikel/karya tulis yang dimuat dalam jurnal ini adalah karya tulis hasil penelitian dan hasil pemikiran (telaah kritis) mengenai pendidikan, bahasa, serta sastra indonesia. Kontributor yang dapat mempublikasikan tulisanya pada jurnal ini adalah para akademisi (dosen dan guru), praktisi, dan pemerhati dibidang pendidikan, bahasa, dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 258 Documents
CERITA RAKYAT RARE SIGAR: POTRET NILAI RELIGIUSITAS DALAM TRADISI LISAN MASYARAKAT SASAK Wirajayadi, Lalu
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37490

Abstract

Cerita rakyat Rare Sigar merupakan bagian dari folklor Sasak Lombok yang sarat dengan nilai-nilai religiusitas dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai religiusitas yang terkandung dalam cerita rakyat Rare Sigar sebagai potret kearifan lokal masyarakat Sasak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan kajian sastra lisan. Data diperoleh melalui studi pustaka, dokumentasi, dan analisis teks cerita rakyat Rare Sigar. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan menitikberatkan pada aspek religiusitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Rare Sigar memuat nilai religiusitas yang meliputi ketakwaan, keinginan untuk menyebarkan agama Islam, dan baik kepada orangtua maupun kepada orang lain yang diwujudkan dalam perilaku tokoh-tokohnya. Nilai-nilai tersebut berfungsi sebagai sarana pendidikan moral dan spiritual yang diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan. Dengan demikian, cerita rakyat Rare Sigar tidak hanya berperan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media internalisasi nilai religiusitas dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Sasak.
Persepsi Mahasiswa terhadap Pemanfaatan ChatGPT dalam Pembelajaran di Perguruan Tinggi: A Systematic Literature Review Nisya, Auliya Khaerun; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Rezkillah, Inang Irma
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.36906

Abstract

Berdasarkan analisis menyeluruh terhadap berbagai studi antara tahun 2019 hingga 2025, ditemukan empat elemen utama yang mencerminkan pandangan mahasiswa mengenai penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi. (1) mahasiswa melihat ChatGPT sebagai inovasi dalam metode pengajaran yang dapat membantu mereka memahami konsep-konsep yang sulit dan mendukung pembelajaran mandiri tanpa menghilangkan peran sosial dan emosional pengajar. (2) ChatGPT dianggap meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar karena mampu mempercepat akses informasi dan mempermudah penyusunan tugas akademis. (3) mahasiswa menyadari adanya tantangan dan dilema etis seperti kemungkinan plagiarisme, ketergantungan pada teknologi, serta masalah keaslian karya ilmiah yang perlu diwaspadai dengan adanya panduan etika penggunaan yang jelas. (4) ChatGPT memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemandirian belajar dan literasi digital mahasiswa, meskipun penggunaannya perlu diimbangi dengan kesadaran kritis agar tidak mengurangi motivasi dan kemampuan berpikir reflektif. Secara keseluruhan, ChatGPT dianggap sebagai alat bantu pendidikan yang relevan dan bermanfaat jika digunakan dengan bijaksana dalam konteks akademik.
ANALISIS PERAN STORYTELLING DIGITAL TERHADAP LITERASI MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR Hasana, uswatun; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35617

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam pembelajaran literasi, terutama melalui storytelling digital yang memadukan audio, visual, teks, dan animasi. Penggunaan storytelling digital di sekolah dasar dinilai mampu meningkatkan motivasi, minat, dan pemahaman membaca siswa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran storytelling digital terhadap peningkatan literasi membaca siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka, dengan menelaah jurnal, buku, dan laporan penelitian sebelumnya terkait penerapan media digital dalam pembelajaran membaca. Hasil analisis menunjukkan bahwa storytelling digital dapat meningkatkan daya tarik siswa terhadap teks, memperkuat pemahaman isi cerita, serta membantu perkembangan kosa kata dan keterampilan membaca kritis. Selain itu, keterlibatan guru dalam pengelolaan media dan lingkungan belajar yang mendukung menjadi faktor pendukung keberhasilan implementasi. Dengan demikian, storytelling digital memiliki kontribusi signifikan dalam menguatkan literasi membaca, terutama jika diterapkan secara terarah dan sesuai usia perkembangan siswa sekolah dasar.
Feminitas Adinata Aillen Caessar dalam Novel Narasi Karya Tenderlova Purnawarman, Purnawarman; Apriani, Nadia
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.36482

Abstract

Penelitian yang berjudul “ Feminitas Adinata Aillen Caessar Dalam Novel Narasi Karya Tenderlova” penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk feminitas dalam diri tokoh laki-laki Adinata Aillen Caessar, serta menganalisis bentuk-bentuk perlawanan kontruksi gender maskulin Adinata Aillen Caessar. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian (1) bentuk-bentuk feminitas terdapat beberapa data yang mencakup : Feminitas kelembutan 2 data, feminitas kepedulian 3 data, feminitas empati 3 data, feminitas sifat mendukung 3 data, feminitas rasa malu 3 data. Feminitas kesederhanaan 3 data, feminitas kehati-hatian 1 data, feminitas sifat merawat 2 data. (2) .sifat feminitas dalam diri Adinata yang digambarkan oleh Tenderlova. Feminitas tersebut muncul karena lingkungan sekitar, tokoh Adinata yang hanya memiliki saudara laki-laki dan ia yang paling dekat dengan ibunya dan sering membantu segala sesuatu yang dikerjakan oleh ibunya, hal itu yang membuatnya menjadi laki-laki yang hobi memasak dan suka dengan peralatan dapur. 
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesulitan Membaca Pada Siswa Sekolah Dasar Bahtiar, Rizki; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35741

Abstract

Kesulitan dalam membaca di kalangan siswa sekolah dasar merupakan isu yang penting dan dapat berdampak negatif pada prestasi akademis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan membaca pada anak, baik dari segi internal seperti kemampuan berpikir dan motivasi, maupun dari aspek eksternal seperti dukungan dari keluarga, kualitas pengajaran, dan suasana sekolah. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah sistem literatur rivew(SLR), dengan mengkaji berbagai sumber dari tahun 2020 hingga 2025. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kesulitan membaca dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang saling berkaitan, meliputi gangguan kognitif, rendahnya minat untuk membaca, kurangnya variasi dalam metode pengajaran, serta dukungan keluarga dan sarana pendidikan yang kurang memadai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang komprehensif, dengan partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan komunitas sekolah, untuk mengatasi permasalahan membaca pada siswa sekolah dasar.
ANALISIS KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS X DKV SMK ULIL ALBAB NW GEGEK Purnawarman, Purnawarman; Bilal, Arpan Islami; Sutama, I Made; Dewantara, I Putu MAs; Wirahyuni, Kadek
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37576

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  kemampuan  menulis  cerpen  siswa  kelas  SMK  Ulil  Albab  NW  Gegek tahun  pelajaran  2024/2025.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  kualitatif.  Sumber  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  20  karangan  cerpen  siswa  kelas X DKV SMK  Ulil  Albab  NW  Gegek dan  guru  mata pelajaran Bahasa Indonesia.  Metode  pengumpulan  data  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  lembar  observasi.  Subjek  penelitian  ini  adalah  siswa  kelas  X  DKV SMK Ulil Albab NW Gegek.  Dari  20  sempel  siswa.  Berdasarkan  hasil  analisis  data  kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  baik  sekali  sebanyak  4  siswa  (20%).  Kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  baik  sebanyak  6  siswa  (30%).  Kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  cukup  sebanyak  8  siswa  (40%).  Kemampuan  menulis  cerpen  dalam  kualifikasi  kurang  sebanyak  2 siswa  (10%).  Dengan  demikian  sesuai  dengan  perhitungan  rata-rata  nilai,  dapat  disimpulkan  bahwa  kemampuan  menulis  cerpen  siswa  kelas X DKV  SMK  Ulil  Albab  NW  Gegek  dengan  nilai  rata-rata  68,2  berkualifikasi  cukup.
Revitalisasi Cerita Rakyat dan Tradisi Sasak melalui Teater Komunitas: Studi Kasus Kampoeng Baca Pelangi Waluyan, Roby Mandalika; Mawardi, Taufik; Nahdlatuzzainiyah, Nahdlatuzzainiyah; Hardi, Rahmat Sulhan; Renda, Rapi
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37227

Abstract

This study analyzes the role of Kampoeng Baca Pelangi (KBP) in Merce Timur Hamlet, Selat Village, Narmada District, West Lombok as a community literacy platform that develops theatrical performance arts based on Sasak folklore and traditions. As a non-formal learning space that began as a community literacy movement, KBP has developed into a creative center that facilitates children and youth to learn, adapt, and re-perform local stories such as the legends of Princess Cilinaya, Princess Mandalika, Peraq Api, and various other Lombok cultural narratives. This study uses a qualitative approach with a case study design, through in-depth interviews, observations of the rehearsal and performance process, and a review of community documentation and local media publications. The results show that KBP plays a role in: (1) strengthening the cultural identity of the younger generation through the integration of literacy with traditional theater practices; (2) creating a collaborative space between communities, educators, and higher education institutions; and (3) presenting a community-based cultural revitalization model that is adaptive to local needs. The findings also indicate major challenges in the form of limited resources, regeneration, and minimal sustainable promotional support. Overall, this study confirms that the synergy between literacy, education, and performing arts is an effective strategy in revitalizing Sasak culture at the community level, while also providing a basis for developing policies and programs to strengthen local culture in West Lombok.
Analisis Literatur Tentang Peran Guru Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar Putri, Amanda Ihza; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Nizaar, Muhammad
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis berbagai hasil kajian mengenai peran guru dalam membentuk karakter disiplin siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel-artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2015–2025, baik nasional maupun internasional. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa guru memiliki peran multifaset sebagai pendidik, pembimbing, pengarah, evaluator, dan teladan moral dalam menanamkan kedisiplinan. Strategi yang diterapkan mencakup pendekatan keteladanan, pembiasaan, penegakan aturan, serta sistem penghargaan dan hukuman. Selain itu, faktor pendukung keberhasilan pembentukan karakter disiplin antara lain dukungan kepala sekolah, kolaborasi dengan orang tua, dan budaya sekolah yang kondusif. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan seperti lemahnya kesadaran diri siswa, pengaruh lingkungan sosial, dan kurangnya konsistensi penerapan aturan. Kesenjangan penelitian menunjukkan perlunya kajian yang lebih empiris mengenai efektivitas strategi berbasis digital dan kolaboratif dalam membentuk kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya perlu mengkaji model pendidikan karakter berbasis teknologi yang selaras dengan paradigma pendidikan 5.0 untuk memperkuat nilai disiplin di era transformasi digital.
Implementasi Nilai -Nilai Kebudayaan dalam Tradisi Ntek Dulang Sebagai Penanaman Karakter dan Sosial Siswa Sekolah Dasar Ulandari, Sri; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengimplementasi nilai-nilai kebudayaan dalam tradisi Ntek Dulang sebagai sarana penanaman karakter dan sosial siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review , sumber literatur dikumpulkan dari berbagai indeks  seperti Scopus, DOAJ, dan Google Scholar, dari terbitan 2020 sampai 2025. Hasil kajian literatur menghasilkan empat temuan yaitu (1) Tradisi Ntek Dulang mengandung nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap sesama, yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran untuk membentuk karakter moral dan sosial siswa sejak dini. (2) Guru menerapkan strategi pembelajaran yang berbasis pada pengalaman budaya lokal dan praktik sosial masyarakat Sumbawa, sehingga proses belajar menjadi lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa. (3) Implementasi nilai-nilai budaya dilakukan melalui pendekatan tematik, pembelajaran berbasis proyek, serta kegiatan kolaboratif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dan dukungan dari masyarakat setempat. (4) Nilai-nilai lokal dalam tradisi Ntek Dulang juga berperan penting dalam memperkuat hubungan antara sekolah dan komunitas, mendorong kerja sama antara guru, orang tua, dan tokoh adat dalam membangun karakter sosial dan tanggung jawab siswa. Keempat aspek ini secara sinergis menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan karakter yang humanis, inklusif, dan berakar pada kearifan lokal.
TRADISI NYONGKOLAN GENDANG BELEQ SEBUAH EDUKASI BUDAYA Darmutika, Linda Ayu; Bilal, Arpan Islami; junianti, Juan; Iftitah, Iftitah; Khatimah, Khusnul; Perdani, Febryanti Indah
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.36545

Abstract

Tradisi nyongkolan merupakan salah satu upacara adat masyarakat Sasak di Pulau Lombok yang sarat dengan nilai-nilai sosial dan budaya. Prosesi ini biasanya diiringi dengan gendang beleq, alat musik tradisional yang memiliki makna historis dan simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai edukatif yang terkandung dalam tradisi nyongkolan gendang beleq serta relevansinya dalam pendidikan budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, pelaku budaya, serta masyarakat yang terlibat dalam tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyongkolan gendang beleq mengandung nilai-nilai pendidikan seperti gotong royong, disiplin, tanggung jawab, penghormatan terhadap leluhur, dan pelestarian budaya. Tradisi ini dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan formal maupun nonformal sebagai media pendidikan karakter berbasis budaya lokal. Dengan demikian, nyongkolan gendang beleq bukan hanya sebuah ritual adat, tetapi juga wahana edukasi yang memperkuat identitas budaya masyarakat Sasak.