cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 123 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 4 (2023): December" : 123 Documents clear
PENANAMAN SIKAP NASIONALISME MELALUI PELATIHAN PASKIBRA DAN UPACARA BENDERA 17 AGUSTUS DESA TAHAI JAYA Najah, Triwid Syafarotun; Naufal, Rahmad; Mahmudah, Rifaatul; Fajariani, Devi Julia; Nurjannah, Syarifah; Rahmah, Tasya Aulia; Khumairah, Silvani; Arofathur, Digdoyo; Setiyawati, Siska; Pratama, Lara Putri; Syahputra, Rahmat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19176

Abstract

ABSTRAKTulisan ini memiliki tujuan untuk mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok 77 Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Palangka Raya di desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau. Dalam tulisan ini mendeskripsikan mengenai penanaman sikap nasionalisme melalui pelatihan Paskibra dan Upacara Bendera 17 Agustus di Desa Tahai Jaya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu Diskusi, Koordinasi Persiapan Pelatihan Paskibra dan Pelaksanaan Pelatihan Paskibra. Hasil dari tulisan pada pelatihan ini menunjukkan bahwa; (1) Penanaman sikap nasionalisme tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan fisik dalam paskibra dan pembentukan mental dalam menenanamkan sikap nasionalisme. Bentuk latihan fisik yang diterapkan kepada anggota paskibra Desa Tahai Jaya meliputi dua bentuk pelatihan, antara lain Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan latihan formasi. Adapun pembentukan mental yang dilakukan dengan dua metode, yaitu pembiasaan dan keteladanan yang merupakan nilai dan sikap yang menjadi tolak ukur nasionalisme. (2) Penanaman sikap nasionalisme melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17 Agustus juga memiliki peran dalam menanamkan sikap nasionalisme. Hal ini sesuai dengan makna upacara bendera, yaitu untuk mengekspresikan rasa cinta tanah air dan penghormatan atas pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia. Kata kunci: paskibra; upacara bendera; nasionalisme ABSTRACTThis paper aims to publish the results of community service carried out by the IAIN Palangka Raya Community Service Group (KKN) in Tahai Jaya Village, Maliku District, Pulang Pisau Regency. This paper describes the cultivation of nationalism through Paskibra training and the 17 August Flag Ceremony in Tahai Jaya Village. The methods used in this research are Discussion, Coordination of Paskibra Training Preparation and Implementation of Paskibra Training. The results of this paper on training indicate that; (1) The cultivation of the attitude of nationalism can be done through physical training in paskibra and mental formation in instilling the attitude of nationalism. The form of physical training applied to members of the Tahai Jaya Village paskibra includes two forms of training, including Marching Regulations (PBB) and formation training. The mental formation is carried out with two methods, namely habituation and exemplary, which are the values and attitudes that become the benchmark for nationalism. (2) The cultivation of nationalism through the implementation of the August 17 Flag Ceremony also has a role in instilling nationalism. This is in accordance with the meaning of the flag ceremony, which is to express love for the country and respect for the sacrifices of the heroes who have died for Indonesia's independence.Keywords: paskibra; flag ceremony; nationalism
PENYULUHAN IBU BALITA TERKAIT PENTINGNYA KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DI POSYANDU Nurpratama, Widya Lestari; Viorina, Visca; Wahyuningtyas, Hilda Clara; Zendrato, Juniar; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Alifah, Regi Wafa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19170

Abstract

ABSTRAKPentingnya kedatanag balita ke posyandu salah satunya untuk memantau tumbuh kembang dan status gizi balita melalui penimbangan berat badan. Permasalahan yang ada masih kurangnya partisipasi masyarakat untuk membawa balita ke posyandu. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan penyuluhan ibu balita terkait pentingnya kenaikan berat badan balita di posyandu. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu penyuluhan dengan media leaflet dan video dilakukan pada 20 orang ibu balita dan pengukuran pengetahuan dilakukan dengan pemberian pre test dan post test melalui kuesioner. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dilihat dari hasil pre test dari ibu balita yaitu rata-rata 69 poin dan setelah post test rata-rata mendapatkan 79 poin. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil kegiatan ini yaitu penyuluhan ibu balita terkait pentingnya kenaikan berat badan balita di posyandu dengan media leaftlet dan video dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita. Saran selanjutnya untuk kegiatan penyuluhan yang melibatkan ibu balita harus berkoordinasi juga dengan tokoh masyarakat lingkungan sekitar tempat kegiatan agar ibu balita yang datang bisa lebih banyak lagi. Kata kunci: balita; posyandu; penyuluhan; penimbangan ABSTRACTThe importance of weighing toddlers at the posyandu is to combine the growth and development of toddlers and the nutritional status of toddlers. The problem that exists is the lack of community participation in bringing toddlers to posyandu. Therefore, the aim of this activity is to educate mothers of toddlers regarding the importance of increasing the weight of toddlers at posyandu. The method used in this activity was counseling using leaflets and videos which was carried out on 20 mothers of toddlers and measuring knowledge was carried out by administering pre-tests and post-tests through questionnaires. The results of this outreach activity were that there was an increase in knowledge seen from the pre-test results of the toddler mothers, namely an average of 69 points and after the post-test the average was 79 points. The conclusion obtained from the results of this activity is that balita mother counseling regarding the importance of increasing the weight of toddlers at posyandu using leaflets and videos can increase the knowledge of mothers of toddlers. The next suggestion for outreach activities involving mothers of toddlers is to coordinate with local community leaders around the location of the activity so that more mothers of toddlers can come. keywords: toddlers; posyandu; counseling; weighing
PELATIHAN PEMBUATAN FILTER AIR MEMBRAN KERAMIK SEBAGAI SOLUSI PEMENUHAN AIR BERSIH DI DESA WALUYA Nisah, Firda Ainun; Suci, Farradina Choria; Safariyani, Eva; Sena, Mochamad Rafi; Febriyani, Putri; Wahid, Taufik Nur
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19743

Abstract

ABSTRAKKrisis pasokan air bersih menjadi permasalahan serius yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Untuk memecahkan masalah tersebut dilakukan sosialisasi dan pelatihan dalam memperkenalkan teknologi filter air membran keramik sebagai solusi untuk mengatasi masalah pasokan air bersih. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Hidayatul Muhibbin yang merupakan sekolah menengah atas di desa Waluya. Dalam tahap sosialisasi dilakukan pembahasan mengenai pentingnya penggunaan air bersih dan manfaat filter keramik. Sementara itu, tahap pelatihan berfokus pada praktik yang dilakukan secara langsung agar siswa dapat memahami megenai cara untuk membuat serta merawat filter air membran keramik. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukan bahwa sebanyak 94,16% siswa memahami pentingnya air bersih dan tata cara pembuatan filter air. Pelatihan pembuatan filter air juga telah berhasil dilakukan dengan tingkat keberhasilan 94%. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan mendorong masyarakat untuk mengadopsi teknologi filter air membran keramik sebagai solusi yang efektif dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Kata kunci: filter air; membran keramik; air bersih ABSTRACTThe crisis of clean water supply is a serious problem that directly affects people's welfare. To address this issue, an activity was conducted to investigate the important role of outreach and training in introducing ceramic membrane water filter technology as a solution. This activity takes place at SMK Hidayatul Muhibbin, which is a high school in the village of Waluya. During the socialization stage, discussions emphasized the significance of using clean water and the benefits of ceramic filters. Meanwhile, the training stage focused on direct practice to help the students understand how to make and maintain ceramic membrane water filters. The service activity results revealed that 94.16% of the students understood the importance of clean water and the procedures for making water filters. The training program was also successful, with a 94% success rate. This demonstrates the effectiveness of this service activity in increasing public awareness and encouraging people to adopt ceramic membrane water filter technology as an effective solution to meet clean water needs. Keywords: water filter; ceramic membrane; clean water
EDUKASI KEAMANAN DALAM PENGGUNAAN OBAT SIRUP BAGI KADER PUSKESMAS ALIANYANG DI KOTA PONTIANAK Rizkifani, Shoma; Nurbaeti, Siti Nani; Wahdaningsih, Sri; Ropiqa, Meri; Indriyani, Risa; Agustriangga, Muhammad Rafly
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19282

Abstract

ABSTRAKCemaran etilen glikol pada obat sirup disinyalir sebagai salah satu penyebab gangguan ginjal akut yang berujung kematian pada anak. Gangguan ginjal akut progresif atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney) merupakan gangguan yang gempar dibicarakan sebab menewaskan seratus lebih anak di Indonesia. Gangguan ginjal akut yang menyebabkan kematian tersebut diduga kuat terjadi karena adanya kandungan senyawa ethyleme glycol (EG), diethylene glycol (DEG) dan ethylene glycol butyl ether (EGBE) pada obat sirup. BPOM mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, menjadi konsumen cerdas, dan memperoleh obat melalui sarana resmi, yaitu di apotek, toko obat berizin, puskesmas atau rumah sakit terdekat. Masalah tersebut tidak saja dipandang sebagai masalah kesehatan, tetapi telah menjadi tanggung jawab bersama diantaranya dari institusi pendidikan seperti Fakultas Kedokteran. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk membekali kader Puskesmas Alianyang dengan informasi, edukasi dan keterampilan terkait informasi penggunaan obat sirup yang aman. Dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya adalah perancangan metode edukasi, pembuatan media edukasi penggunaan obat sirup yang aman, dan pemberian pre-test, post-tes. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman kader dengan indikator nilai rata-rata pre-test adalah 56,67 dan nilai rata-rata post-test adalah 58,75. Kesimpulannya trerjadi peningkatan pemahaman kader Puskesmas Alianyang Kata Kunci: sirup; edukasi; puskesmas; kemanan ABSTRACTEthylene glycol contamination in drug syrup is suspected as one of the causes of acute kidney failure which leads to death in children. Atypical Progressive Acute Kidney Disorder (Atypical Progressive Acute Kidney) is a disorder that is being talked about because it kills more than one hundred children in Indonesia. The acute kidney disorder that caused the death is strongly suspected to have occurred because of the compounds ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG) and ethylene glycol butyl ether (EGBE) in the syrup. BPOM urges the public to be more vigilant, to be smart consumers, and to obtain medicines through official means, namely at pharmacies, licensed drugstores, health centers or the nearest hospital. This problem is not only seen as a health problem, but has become a shared responsibility, including from educational institutions such as the Faculty of Medicine. Community Service Activities (PKM) aim to equip Alianyang Health Center cadres with information, education and skills related to information on the safe use of syrup drugs. In carrying out this PKM activity, it consists of several activities including designing educational methods, making educational media on the safe use of syrup drugs, and administering pre-test, post-test. The results showed an increase in understanding of cadres with an indicator of the average pre-test score of 56.67 and the average post-test score of 58.75. In conclusion, there has been an increase in the understanding of Alianyang Health Center cadres. Keywords: syrup; education; public health center
PENYULUHAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN DI KALANGAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS HOSANA MEDAN Aulia Putra Daulay; Sahat Raja Marigo Girsang; Muhtar Ardansah Munthe
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19163

Abstract

ABSTRAKLingkungan merupakan tempat yang harus diperhatikan dan dilestarikan, permasalahan lingkungan yang terjadi saat ini banyak disebabkan oleh aktivitas manusia yang mengakibatkan rusaknya lingkungan. Kerusakan lingkungan yang terjadi harus memberikan pemahaman kepada setiap manusia terlebih terhadap siswa-siswi Sekolah Menengah Atas. Pemberian materi lingkungan hidup terhadap peserta didik SMA Hosana Medan yang meningkatkan pemahaman dan kepedulian mereka terhadap lingkungan sekitar meraka dan lingkungan hidup seperti kerusakan hutan yang terjadi. Pengenalan lingkungan dilakukan dengan kegiatan penyuluhan yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pemahaman dan kepedulian peserta terhadapa lingkungan. Kegiatan ini dimulai dengan pemberian materi oleh narasumber, selanjutnya melaksanakan pre-test sebelum pemberian materi dan melakukan post-test setelah pemberian materi, kemudian akan dilakukan analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Berdasarkan hasil analisis, kesimpulan yang didapatkan dari penyuluhan ini yaitu meningkatnya pemahaman dan kepedulian peserta atas kerusakan lingkungan yang terjadi dan perlunya menjaga dan melestarikan lingkungan baik disekolah maupun dilingkungan pribadi siswa setelah dilakukan pemberian materi oleh narasumber. Kata kunci: pendidikan; lingkungan; sekolah; kerjasama ABSTRACTThe environment is a place that must be considered and preserved, many environmental problems that occur today are caused by human activities that result in environmental damage. Environmental damage that occurs must provide understanding to every human being, especially high school students. Provision of environmental materials to Hosana Medan High School students who increase their understanding and concern for the surrounding environment and the environment such as forest destruction that occurs. Environmental recognition is carried out with counseling activities that aim to find out how much understanding and concern participants have about the environment. This activity begins with the provision of material by the resource persons, then carrying out a pre-test before giving the material and conducting a post-test after giving the material, then data analysis will be carried out using the Paired Sample t-test. Based on the results of the analysis, the conclusion obtained from this counseling is the increased understanding and concern of participants for environmental damage that occurs and the need to maintain and preserve the environment both at school and in the student's private environment after the provision of material by the resource persons. Keywords: education; environment; school; collaborate
PELATIHAN PENGGUNAAN APAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGGUNAAN APAR UNTUK KESIAPSIAGAN KEBAKARAN PADA CIVITAS AKADEMIK DI POLTEKKES MALANG TAHUN 2023 Ani Asriani Basri; Nafilatul Fitri; Fariz Zuvil Arganata
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19617

Abstract

ABSTRAK Institusi Pendidikan memiliki beberapa risiko potensi bahaya salah satunya adalah kebakaran pada gedung. Dengan adanya potensi bahaya tersebut maka sebaiknya harus dikendalikan dengan tepat agar tidak menyebabkan sakit, cedera, dan bahkan kecelakaan yang serius serta mencegah timbulnya kerusakan pada alat dan lingkungan. Tim Pengabdian bermaksud untuk mengadakan Pengabdian kepada masyarakat khususnya pada civitas akademik di Poltekkes Malang sebanyak 26 responden dengan tema “Pelatihan Penggunaan APAR Untuk Meningkatkan Kemampuan Penggunaan Apar Dan Kesiapsiagan Kebakaran Pada Civitas Akademik di Poltekkes Malang tahun 2023’. Prosedur kegiatan pengabdian masyakarat melalui beberapa tahapan dimana tahap pertama adalah tahap persiapan, tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan yaitu Kegiatan pre-test, Penyampaian materi dengan Ceramah, Diskusi dan demonstrasi menggunakan Apar dan fire blanket serta Kegiatan evaluasi post- test. Berdasarkan hasil Pre-test dan Post-test kuesioner menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman secara keseluruhan yaitu 12%. Adapun kenaikan tingkat paling tinggi pada materi jenis APAR sebanyak 19% dan teknik cara memadamkan api sebanyak 7%, dengan adanya kegiatan ini civitas akademik dapat meningkatkan pengetahuan dan skill dalam menggunakan APAR maupun fire blanket sebagai bentuk kesiapsiagan dalam menghadapi bencana terutama kebakaran. Implikasi dari kegiatan pengabdian ini adalah membentuk struktur organisasi Tanggap darurat di tingkat Poltekkes Malang yang akan di usulkan dan disahkan oleh Direktur Kata Kunci: APAR; civitas akademik; kebakaran ABSTRACTEducational institutions have several potential hazard risks, one of which is a fire in the building. With this potential danger, it should be controlled appropriately so as not to cause pain, injury, and even serious accidents and prevent damage to equipment and the environment. The Community Service Team intends to hold community service, especially for the academic community at the Malang Poltekkes as many as 26 respondents with the theme "Training on the Use of Fire Extinguisher to Improve the Ability to Use Fire Extinguisher and Fire Preparedness in the Academic Community at the Malang Poltekkes in 2023'. The procedure for community service activities goes through several stages where the first  stage is the preparation stage, the second stage is the implementation of activities, namely pre-test activities, material delivery with lectures, discussions and demonstrations using APAR  and fire blankets  and post-test evaluation activities. Based on the results of the  Pre-test  and Post-test questionnaires showed that there was an increase in overall understanding of 12%. The highest level increase in fire extinguisher type material as much as 19% and techniques for extinguishing fires as much as 7%, with this activity the academic community can increase knowledge and skills in using fire extinguishers and fire blankets as  a form of preparedness in dealing with disasters, especially fires. The implication of this service activity is to form an emergency response organizational structure at the Malang Poltekkes level which will be proposed and ratified by the Director Keywords: fire extinguisher; academic community; fire
PELATIHAN FRAKSINASI MINYAK NILAM ACEH SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA PEMBUATAN PEMBERSIH LANTAI Maryam, Siti; Prajaputra, Vicky; Isnaini, Nadia; Lubis, Mhd. Ra’ul Ashari; Aqil, Atallah; Tamaara, Rita Erliza Putri; Haryati, Fhonna; Bilqis, Shaikha Sayuna; Ariza, Maziatul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19776

Abstract

ABSTRAKMinyak nilam Aceh dikenal sebagai salah satu minyak esensial berkualitas tinggi yang dihasilkan dari tanaman nilam (Pogostemon cablin) yang tumbuh subur di wilayah Aceh. Meskipun memiliki potensi besar sebagai komoditas bernilai tinggi, harga jual minyak nilam Aceh yang cenderung bersifat fluktuatif menjadi tantangan dalam perkembangannya, sehingga mengakibatkan dampak ekonomi yang merugikan bagi petani nilam dan produsen lokal, serta potensi penurunan motivasi dalam pengembangan dan pelestarian nilam. Untuk menjaga kestabilan harga, maka dikembangkan berbagai produk turunan nilam, salah satunya adalah produk pembersih lantai. Pada kegiatan pengabdian ini, kelompok usaha masyarakat dilatih dalam memanfaatkan minyak nilam hasil fraksinasi menjadi produk pembersih lantai. Tingkat pemahaman masyarakat mengenai pelatihan tersebut diuji melalui pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil tes dari 20 orang peserta, tingkat pemahaman peserta dalam pembuatan produk pembersih lantai meningkat dari 25% menjadi 95%. Kegiatan ini berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga jual minyak nilam, memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kata kunci: kegiatan pelatihan; minyak nilam; patchouli alkohol; produk cairan pembersih lantai. ABSTRACTAceh patchouli oil is known as one of the high-quality essential oils produced from the patchouli plant (Pogostemon cablin) thriving in the Aceh region. Despite its significant potential as a high-value commodity, the fluctuating nature of Aceh patchouli oil prices presents a challenge to its development, resulting in adverse economic impacts for patchouli farmers and local producers, as well as the potential decline in motivation for patchouli cultivation and preservation. To maintain the price stability, various derivative products of patchouli have been developed, one of which is floor cleaning products. Through this community engagement initiative, the community was trained in the fractional distillation of patchouli oil and its utilization in floor cleaning liquid product manufacturing. The participants' understanding of the training was assessed through pre-tests and post-tests. Based on the test results from 20 participants, the participants' comprehension of floor cleaning product manufacturing increased from 25% to 95%. This activity contributes to maintaining the stability of Aceh patchouli oil prices, strengthening the local economy, and enhancing community welfare. Keywords: training activity; patchouli oil; patchouli alcohol; floor cleaning liquid product.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN USAHA ABON AYAM DI DENPASAR Ni Made Wirasyanti Dwi Pratiwi; Kadek Adi Parthama; Putu Indah Ciptayani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17032

Abstract

ABSTRAKUMKM abon ayam merupakan usaha mitra pengabdian yang berdiri sejak tahun 2019. Dalam menjalankan usahanya mitra memiliki beberapa permasalahan yaitu alat produksi yang dimiliki mitra berkapasitas kecil serta masih menggunakan cara manual untuk menyuwir ayam, tidak memiliki freezer untuk menyimpan frozen food, kemasan produk hanya menggunakan plastik biasa, tidak memiliki label usaha, pemasaran hanya dilakukan di lingkungan sekitar serta tidak memiliki pencatatan keuangan. Untuk mengatasi permasalahan mitra maka dilakukan kegiatan mulai dari aspek produksi, manajemen keuangan dan pemasaran. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian ini adalah agar terdapat peningkatan produksi abon ayam yang dimiliki mitra, peningkatan penjualan produk mitra, kemasan yang lebih menarik serta penambahan media penjualan online serta adanya manajemen keuangan yang baik sehingga terdapat kejelasan laba rugi yang dihasilkan dari penjualan mitra. Metode pelaksanaan yaitu tahap persiapan kegiatan, eksekusi kegiatan dan evaluasi kegiatan. Bentuk kegiatan yang dilakukan sebagai solusi permasalahan yaitu memberikan bantuan alat produksi dan penyimpanan produk abon, packaging baru, pelatihan pengemasan dan pembuatan label usaha, pelatihan pemasaran online serta pelatihan manajemen keuangan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terjadi penurunan waktu produksi sebanyak 50% yang berdampak juga pada peningkatan hasil produksi, adanya pengemasan jenis baru yaitu thinwall dan 100% kemasan berisi label serta terciptanya laporan keuangan sederhana mitra. Kata kunci: pelatihan; pendampingan; abon ayam ABSTRACTChicken shredded UMKM is a service partner business that was founded in 2019. In running its business, the partner has several problems, namely the production equipment owned by the partner has a small capacity and still uses manual methods to shred chicken, does not have a freezer to store frozen food, product packaging only uses plastic ordinary, does not have a business label, marketing is only carried out in the surrounding area and does not have financial records. To overcome partner problems, activities are carried out starting from the aspects of production, financial management and marketing. The aim of carrying out this service activity is to increase the production of chicken floss owned by partners, increase sales of partner products, more attractive packaging and add online sales media as well as good financial management so that there is clarity in the profits and losses generated from partner sales. The implementation method is the activity preparation stage, activity execution and activity evaluation. The activities carried out as a solution to the problem include providing assistance with production and storage equipment for shredded products, new packaging, training on packaging and making business labels, online marketing training and financial management training. The result of this service activity was a reduction in production time by 50% which also had an impact on increasing production results, the existence of a new type of packaging, namely thinwall and 100% packaging containing labels, as well as the creation of simple financial reports for partners. Keywords: training; mentoring; shredded chicken
PENGUATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM INTEGRASI TEKNOLOGI PEMBELAJARAN Ambarwati, Evi Karlina; Dewi, Indah Purnama; Puspitaloka, Nina; Utami, Praditya Putri; Ahmad, Yousef Bani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17626

Abstract

ABSTRAKKompetensi profesional seperti tertuang dalam Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 8 menuntut para guru untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjalankan profesi sekaligus beradaptasi dengan perubahan, salah satunya adalah adaptasi terhadap perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Namun, para guru diketahui enggan untuk mengembangkan kemampuan terkait penggunaan teknologi pembelajaran dan memiliki kompetensi TIK yang rendah. Permasalahan yang sama dihadapi oleh mitra yaitu rendahnya pengetahuan tentang penggunaan TIK pada proses pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas profesional guru terkait penggunaan teknologi pembelajaran di SMK Bhinneka Karawang. Kegiatan diselenggarakan dalam bentuk diskusi terpumpun dan melibatkan 25 orang peserta. Topik diskusi terpumpun terdiri dari (1) Pembelajaran Abad ke-21, (2) Teacher Character Development dan (3) Guru profesional di era pendidikan abad ke-21. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan guru tentang pentingnya kemampuan penggunaan TIK dalam pembelajaran berkategori sedang sebesar 0,54. Kata kunci: kompetensi profesional guru; pendidikan abad ke-21; teknologi pendidikan ABSTRACTProfessional competence as stated in Law Number 14 of 2005 article 8 about Teachers and Lecturers states that teachers must own knowledge and skills to carry out the profession and adapt with the changes. The world of education is constantly transforming, especially with the development of Information and Communication Technology (ICT) and the government's priority in the education digitization program. However, teachers are found to be reluctant to develop skills to use educational technology. The same problem occurs in SMK Bhinneka Karawang where teachers lack of knowledge on integrating ICT in the learning process. Therefore, this community service activity was carried out to strengthen the professional capacity of teachers regarding the use of education technology at SMK Bhinneka Karawang. The activity was held in the form of a focus group discussion and involved 25 participants. The topics for the discussion consist of (1) 21st Century Learning, (2) Teacher Character Development and (3) Professional teachers in the 21st century education era. The results of this community service activity showed an average increase in the average teacher's knowledge about the importance of the ability to use ICT in learning by 0.54. Keywords: 21st century education; teacher professional competence; education technology
SOSIALISASI APLIKASI “MyPMP” SEBAGAI SOLUSI MANAJEMEN ADMINISTRASI PROMOSI, PEMASARAN DAN PENJUALAN PADA UMKM PARFUM FIAR STORE Marsani Asfi; Agung Supriyadi; Amroni Amroni; Felicia Chandra K.; Fitri Ussaefa Nur Jannah; Zahrina Nurpuriani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19755

Abstract

ABSTRAKPotensi pasar penggunaan parfum yang terus meningkat seiring peningkatan kualitas dan gaya hidup masyarakat. Parfum sering digunakan oleh banyak orang berbagai kalangan dan usia. Fiar Parfum Store merupakan salah satu industri/usaha rumah tangga penjualan parfum merk Garuda Lavina. Pada beberapa aktifitas dari penyediaan stok parfum, promosi, pemasaran, penjualan serta pengiriman saat ini terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi mitra. Permasalahan tersebut adalah dalam hal manajemen administrasi promosi, pemesanan, pemasaran serta penjualan dan komplain konsumen. Permasalahan yang muncul adalah seringnya tumpang tindih informasi pemesanan, data-data pemesanan yang seringkali terabaikan dan terlupakan karena penangan pemesanan konsumen dilakukan melalui WhatsApp. Status penanganan transaksi pemesanan, pengiriman dan komplain dari konsumen sering terabaikan dan lama. Aplikasi MyPMP merupakan aplikasi manajemen administrasi promosi, pemasaran dan penjualan. Aplikasi MyPMP dapat digunakan oleh UMKM untuk memonitoring setiap aktifitas manajemen khususnya dalam administrasi promosi, pemasaran serta penjualan. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi MyPMP ditawarkan sebagai solusi permasalahan tersebut. Sosiolisasi dilakukan oleh narasumber yang kompeten di bidang digital marketing, pembuatan sistem informasi serta kewirausahaan. Hasil kegiatan sosialisasi menunjukkan 71% tingkat pemahaman sangat setuju dan 29% tingkat pemahaman setuju akan penggunaan aplikasi. Selanjutnya aplikasi tersebut dapat dimanfaatkan oleh pihak UMKM untuk kegiatan operasional di fiar store. Kata kunci: MyPMP; sosialisasi; PkM; UMKM. ABSTRACTThe perfume industry is witnessing steady growth due to improvements in product quality and changing consumer lifestyles. Perfume is a popular choice for people of all ages and backgrounds. Fiar Parfum Store, a home-based business, specializes in selling the Garuda Lavina brand of perfumes. However, the company faces various challenges in its daily operations, including promotional management, order processing, marketing, sales, and addressing customer complaints. One significant issue is the mishandling of order information, which often leads to overlapping orders and overlooked data. The orders are primarily managed through WhatsApp, resulting in delays in order processing, deliveries, and addressing customer complaints. To streamline these operations, Fiar Parfum Store has introduced the MyPMP application, designed for promotional, marketing, and sales administration. This innovative application has proven beneficial for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) by providing efficient management of various activities. Through socialization activities, competent experts in digital marketing, information systems, and entrepreneurship have educated MSMEs about the MyPMP application's utility. The results of the socialization activities indicate a 71% rate of very agreeable understanding and a 29% agreeable understanding level regarding the use of the application. As a result, this application has become an invaluable tool for improving the day-to-day operations of Fiar Parfum Store and other businesses within the same industry. Keywords: MyPMP; socialization; PkM; MSMEs.

Page 2 of 13 | Total Record : 123