cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 131 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2024): June" : 131 Documents clear
Sosialisasi pengadaan obat berdasarkan lead time distributor obat di Rumah Sakit Cahya Kawaluyan. Roma Ave Maria; Yovita Mercya; Whisnu Ajie
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22653

Abstract

AbstrakPengadaan obat yang efisien di rumah sakit memiliki peran penting untuk menjaga  ketersediaan obat yang memadai dan mencegah kekosongan stok. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kefarmasian terkait proses pengadaan obat, dengan  memperhatikan lead time distributor obat, sehingga akan memberikan manfaat peningkatan  layanan kesehatan, berupa pengurangan biaya gudang untuk penyimpanan obat namun tetap mempertahankan tingkat layanan yang tinggi pada pasien. Metode pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui diskusi kelompok dan analisis data pengadaan obat kepada 5 orang Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) yang bekerja di Gudang Farmasi Rumah Sakit Cahya Kawaluyan pada tanggal 6 Februari 2024. Sebelum penyampaian materi dan diskusi, dilakukan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal TTK, dengan hasil rata-rata pengetahuan sebesar 42,80. Setelah pelatihan, dilakukan post test yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dengan hasil rata-rata 90.40. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa TTK telah memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang lead time distributor obat, yang diharapkan dapat membantu dalam mengoptimalkan proses pengadaan obat, mengurangi risiko kekurangan stok, dan meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan gudang farmasi. Saran yang diberikan adalah untuk memperhatikan penerapan praktis dari  pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan dalam praktik sehari-hari di gudang farmasi. Evaluasi berkelanjutan  perlu dilakukan untuk menilai dampak langsung dari peningkatan pengetahuan TTK terhadap ketersediaan obat di rumah sakit. Pengadaan obat yang efisien dan optimal merupakan hasil dari upaya yang berkelanjutan dalam pemahaman dan keterampilan TTK di rumah sakit. Kata kunci: distributor obat; lead time;  pengadaan; tenaga kefarmasian Abstract Efficient drug procurement in hospitals plays a crucial role in maintaining adequate drug availability and preventing stockouts. This community service aims to enhance the understanding of pharmacy personnel regarding the drug procurement process, taking into account the lead time of drug distributors, thus providing benefits such as improved healthcare services, cost reduction in warehouse storage for drugs while maintaining a high level of service to patients. The community service method was conducted through lectures, group discussions, and analysis of drug procurement data for five Pharmaceutical Staff working at the Cahya Kawaluyan Hospital Pharmacy Warehouse on February 6, 2024. Before the lecture, a pre-test was conducted to measure the initial knowledge of Pharmaceutical Staff, with an average knowledge score of 42.80. After the training, a post-test was conducted, showing a significant increase in knowledge with an average score of 90.40. The results of this community service indicate that Pharmaceutical Staff have gained a better understanding of drug distributor lead time, which is expected to assist in optimizing the drug procurement process, reducing the risk of stock shortages, and improving efficiency in pharmacy warehouse management. Suggestions provided include paying attention to the practical application of the knowledge gained from training in daily pharmacy warehouse practices. Ongoing evaluation is needed to assess the direct impact of Pharmaceutical Staff knowledge improvement on drug availability in hospitals. Efficient and optimal drug procurement is the result of sustained efforts in enhancing the understanding and skills of Pharmaceutical Staff in hospitals. Keywords:  drug distributor; lead time; pharmaceutical staff; procurement
Sosialisasi dan edukasi dapatkan, gunakan, simpan dan buang (DAGUSIBU) obat di SMAN 10 Mataram Baiq Nurbaety; Taufan Hadi Sugara; Yuli Fitriana; Melati Permata Hati; Nur Furqani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23935

Abstract

AbstrakPengelolaan obat di masyarakat mulai dari prosedur mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang sisa obat tidak boleh dianggap remeh, karena jika salah melakukan pengelolaan obat, maka akan berakibat sangat fatal bagi diri kita sendiri atau konsumen obat. Pengetahuan siswa SMAN 10 Mataram masih rendah tentang penggunaan obat yang rasional. Pemahaman siswa masih kurang dalam memahami obat apa saja yang boleh dibeli tanpa resep dan harus memakai resep dokter danpengelolaan obat dirumah seperti cara menyimpan obat dengan benar dan membuang obat yang telah rusak atau kadaluarsa. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi terkait DAGUSIBU kepada siswa SMAN 10 Mataram. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah, pemberian brosur dan metode pre - post test dalam bentuk kuesioner. Subyek pengabdian kepada masyarakat ini adalah siswa SMAN 10 Mataram. Instrumen yang digunakan adalah power point, brosur dan kuesioner. Berdasarkan hasil pretest dan posttest dari kegiatan yang dilakukan dapat dilihat terjadi peningkatan pengetahuan siswa SMAN 10 Mataram tentang DAGUSIBU dari nilai rata-rata pretest peserta adalah 75% (Cukup) meningkat menjadi 87,72% (Baik) pada saat posttest. Hal ini menunjukkan bahwa para peserta dapat menerima edukasi yang diberikan dengan baik. Kata kunci: sosialisasi; edukasi; siswa; DAGUSIBU AbstractManagement of medicines in the community, starting from procedures for obtaining, using, storing and disposing of remaining medicines, should not be taken lightly, because if you mismanage medicines, it will have very fatal consequences for ourselves or medicine consumers. SMAN 10 Mataram students' knowledge is still low regarding the rational use of drugs. Students' understanding is still lacking in understanding what medicines can be purchased without a prescription and must use a doctor's prescription and manage medicines at home, such as how to store medicines properly and dispose of medicines that have been damaged or expired. This community service activity aims to provide information related to DAGUSIBU to students of SMAN 10 Mataram. The methods used in this activity are the lecture method, giving brochures and the pre-post test method in the form of a questionnaire. The subjects of this community service are students of SMAN 10 Mataram. The instruments used were power points, brochures and questionnaires. Based on the results of the pretest and posttest from the activities carried out, it can be seen that there was an increase in SMAN 10 Mataram students' knowledge about DAGUSIBU from the average pretest score of participants being 75% (Fair) increasing to 87.72% (Good) at the time of the posttest. This shows that the participants can receive the education provided well. Keywords: socialization; education; student; DAGUSIBU
Pemberdayaan kader CLEAN dalam pengelolaan sampah di masyarakat Desa Tiwingan Lama RT 01 dan 04 Fakhriyah Fakhriyah; Ahmad Salman; Kamilah Kamilah; Siti Sarah Hamida; Widad Afifah; Ketty Juana Kurni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23134

Abstract

AbstrakSampah merupakan salah satu bentuk konsekuensi dari segala kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Data timbunan sampah di Kalimantan selama tahun 2022 menunjukkan bahwa terjadi peningkatan yang cukup besar pada jumlah yaitu sebanyak 812.142 timbulan sampah/hari/kapita (ton). Sedangkan berdasarkan sebaran jumlah timbunan sampah berasal dari Kabupaten Banjar dengan jumlah timbunan sampah sebanyak 149.097,33 timbulan sampah/hari/kapita (ton). Salah satu wilayah yang menjadi perhatian di Kabupaten Banjar yaitu Kecamatan Aranio, Desa Tiwingan Lama, yang mana daerah tersebut merupakan daerah wisata sehingga masalah sampah di desa tersebut masih harus diperhatikan karena selain dari masyarakatnya yang masih kurang dalam mengelola sampah, wisatawan yang datang juga kurang menjaga kebersihan daerah tersebut, dengan banyaknya ditemukan wisatawan membuang sampah sembarang. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan upaya edukasi dan intervensi, salah satunya dengan menjalankan program CLEAN. Tujuan Penelitian ini dilakukan adalah untuk menganalisis situasi kesehatan masyarakat, terkhusus untuk pengelolaan sampah baik dari segi pengetahuan dan sikap, di Desa Tiwingan Lama RT 01 dan 04 Kecamatan Aranio. Media yang digunakan berupa  poster, powerpoint, dan lembar monitoring. Kegiatan penelitian dilakukan dengan mengambil diantaranya terdiri dari penyuluhan, pelatihan kader, gotong royong dan pembagian tempat. Berdasarkan hasil diagnosa komunitas yang telah dilaksanakan pada 42 sampel kepala, sebanyak 16 KK tidak memiliki tempat sampah dan 7 KK. Setelah dilakukannya kegiatan intervensi didapatkan bahwa pengetahuan meningkat sebesar 66.64% serta sikap meningkat sebesar 91,6%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ,terjadi peningkatan antara pengetahuan dan sikap dari masyarakat Desa Tiwingan Lama RT 01 dan 04. Kata kunci: pembentukan kader; peningkatan pengetahuan; pengelolaan sampah. AbstractWaste generation/day/capita (tons). Meanwhile, based on the distribution, the amount of waste generation comes from Banjar Regency with 149,097.33 waste generation/day/capita (tons). One of the areas of concern in Banjar Regency is Aranio Sub-district, Tiwingan Lama Village, which is a tourist area so that the waste problem in the village still has to be considered because apart from the community who are still lacking in managing waste, tourists who come also do not maintain the cleanliness of the area, with many found tourists throwing garbage anywhere. To overcome this problem, education and intervention efforts are needed, one of which is by running the CLEAN program. The purpose of this study was to analyze the situation of public health, specifically for waste management both in terms of knowledge and attitudes, in Tiwingan Lama Village RT 01 and 04 Aranio District. The media used were posters, powerpoints, and monitoring sheets. Research activities were carried out by taking including counseling, cadre training, gotong royong and distribution of places. Based on the results of community diagnosis that has been carried out on 42 sample heads, as many as 16 families do not have trash bins and 7 families. After the intervention activities, it was found that knowledge increased by 66.64% and attitudes increased by 91.6%. The results of this study indicate that there is an increase between knowledge and attitudes of the Tiwingan Lama RT 01 and 04 villagers. Keywords: formation of cadres; increase in knowledge; waste management
Penggunaan aplikasi matematika interaktif dalam proses pembelajaran bagi siswa SMP Santi Arum Puspita Lestari; Dwi Sulistya Kusumaningrum; Fitria Nurapriani; Rahmat Rahmat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23384

Abstract

AbstrakKemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital menjadi sangat penting di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi saat ini, tidak hanya untuk individu tetapi juga untuk keberlangsungan berbagai sektor usaha dan industri. Menyadari pentingnya keterampilan digital, terutama di kalangan generasi muda, sekolah dipandang perlu mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan dengan teknologi digital dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SMA Kristen Palangka Raya. Terdapat beberapa permasalahan prioritas antara lain: kurangnya variasi kegiatan kewirausahaan yang dapat mengakomodir minat, bakat dan karakteristik siswa; kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan platform digital Canva untuk tujuan bisnis; kurangnya keterampilan tentang manajemen produksi suatu produk kewirausahaan berbasis digital. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi, berbagi pengetahuan kepada siswa dan guru tentang esensi kewirausahaan, pemanfaatan platform digital Canva untuk tujuan bisnis dan manajamen dasar kewirausahaan berbasis digital. Kegiatan ini melibatkan 23 orang siswa dan 4 orang guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan melalui pelatihan dan pendampingan dengan teknik ceramah, tanya jawab, demonstrasi, tutorial dan praktik. Diperoleh hasil utama yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa sebanyak 38,28%. Sedangkan hasil tambahannya adalah terciptanya prototype produk yang bernilai jual dari para siswa. Kata kunci: pelatihan; kewirausahaan digital; canva; manajemen; minat kewirausahaan. AbstrackThe ability to utilize digital technology has become crucial in the era of globalization and the advancement of information technology today, not only for individuals but also for the sustainability of various business and industrial sectors. Recognizing the importance of digital skills, especially among the younger generation, schools are seen as needing to integrate entrepreneurship education with digital technology into the curriculum and extracurricular activities. The partner in this community service activity is SMA Kristen Palangka Raya. There are several priority issues, including: the lack of variety in entrepreneurship activities that can accommodate the interests, talents, and characteristics of students; the lack of knowledge about utilizing the digital platform Canva for business purposes; and the lack of skills in managing the production of a digital-based entrepreneurial product. Based on these issues, this community service activity aims to provide education, share knowledge with students and teachers about the essence of entrepreneurship, the utilization of the digital platform Canva for business purposes, and basic management of digital-based entrepreneurship. This activity involves 23 students and 4 teachers as participants. The implementation methods include training and mentoring through lectures, Q&A sessions, demonstrations, tutorials, and practice. The main result obtained is an increase in students' knowledge and skills by 38.28%. Meanwhile, the additional result is the creation of prototype products with market value by the students. Keywords: training; digital entrepreneurship; canva; management; entrepreneurial interest.
Pelatihan pemanfaatan teknologi IoT (Internet of Things) pada kendali lampu cerdas untuk meningkatkan aspek kompetensi siswa di SMK Miftahul Ulum desa Melirang Siti Ma'shumah; Ellys Kumala Pramarthaningthyas; Mohamad Hariyadi; Nur Afiyat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23648

Abstract

Abstrak Pada fakta di lapangan menunjukkan, sangat minim sekali kegiatan edukasi teknologi di laksanakan di sekolahan, terutama pada sekolah yang tidak ada penjurusan teknologi elektro. Minimnya kegiatan ini disebabkan kurangnya minat dari pihak sekolah terhadap kegiatan-kegiatan penyuluhan serta kurang tersedianya SDM yang mumpuni untuk menjadi narasumber.Untuk itu, perguruan tinggi sebagai stakeholder Pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat harus dapat menjembatani dan mengembangkan proses edukasi kepada pihak sekolah. Didasari gagasan tersebut Tim pengabdian program studi teknik elektro melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan implementasi teknologi Internet of Things (IoT) pada kendali lampu cerdas untuk meningkatkan aspek kompetensi siswa di SMK Miftahul Ulum  Desa Melirang. Dalam pelatihan tersebut peserta  mendapatkan pengenalan dasar mikrokontroler dan IoT. Perangkat yang digunakan dibuat dengan  software Arduino IDE yang akan bekerja sesuai dengan perintah yang diberikan. Pelatihan ini dikemas dalam bentuk pertemuan secara offline dan dikemas  menyenangkan dan mudah dipahami agar menciptakan kegiatan yang memenuhi unsur pengetahuan, keteramilan, dan kompetensi siswa-siswi SMK Miftahul Ulum yang berjumlah 30 orang. Hasil dari kegiatan PKM ini, pelatihan implementasi pemanfaatan IoT pada lampu cerdas mendapatkan tanggapan dari peserta sangat baik dan cukup untuk meningkatkan soft skill yang sebelumnya belum pernah peserta dapatkan. Kata kunci: arduino IDE; IoT; software. Abstract Facts on the ground show that very few technology education activities are carried out in schools, especially in schools that do not have an electrical technology department. This lack of activity is due to a lack of interest from schools in extension activities and a lack of qualified human resources to become resource persons. For this reason, universities as stakeholders in education, research and community service must be able to bridge and develop the educational process for schools. Based on this idea, the electrical engineering study program service team carried out community service activities with training in implementing Internet of Things (IoT) technology in smart light control to improve aspects of student competency at Miftahul Ulum Vocational School, Melirang Village. In this training, participants received a basic introduction to microcontrollers and IoT. The device used is made with Arduino IDE software which will work according to the commands given. This training is packaged in the form of offline meetings and packaged as fun and easy to understand in order to create activities that meet the elements of knowledge, skill and competence of the 30 Miftahul Ulum Vocational School students. The results of this PKM activity, training on implementing the use of IoT in smart lights, received very good responses from participants and were sufficient to improve soft skills that participants had never had before. Keywords: arduino IDE; IoT; software.
Peningkatan pengetahuan perilaku keselamatan bagi penumpang di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Ardhiana Puspitacandri; Sutoyo Sutoyo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23088

Abstract

AbstrakPT. ASDP Ferry Persero merupakan salah satu persero penyelenggara transportasi publik yang memberikan layanan kapal penyeberangan penumpang dan kendaraan Ketapang- Gilimanuk dan pengelolaan pelabuhan. Dalam upaya mendukung tercapainya keselamatan operasional kapal tersebut, Politeknik Pelayaran Surabaya berkontribusi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Tema yang diangkat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Peningkatan Pengetahuan Perilaku Keselamatan Bagi Penumpang di Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada 9 Nopember 2022 diikuti oleh 25 orang peserta yaitu para penumpang kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk KMP Pratita IV di kapal milik PT. ASDP Ferry Persero. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan ragam dan fungsinya alat-alat keselamatan di kapal dan pelatihan penggunaan alat keselamatan yaitu lifejacket bagi penumpang kapal penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Dari kegiatan yang dilaksanakan, peneliti mendapatkan hasil dari peserta yang menyatakan pelatihan dapat membuat pemahaman meningkat sangat baik tentang keselamatan selama berlayar dalam penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan pendampingan dalam pelatihan dengan mengedepankan fokus utama penyelesaian masalah mampu memperkuat daya ingat dan penguasaan keterampilan baru yang diperoleh secara kontekstual. Sehingga, penumpang akan lebih siap ketika terjadi situasi darurat dan mampu meminimalisir terjadinya kecelakaan dalam penyeberangan. Kata kunci: pengetahuan perilaku keselamatan; alat keselamatan; pelayaran; life jacket. AbstractPT. ASDP Ferry Persero is one of the Persero public transportation providers that provides passenger and vehicle crossing services in Ketapang-Gilimanuk and port management. In an effort to support the achievement of operational safety for the ship, the Surabaya Shipping Polytechnic contributes through community service activities. The theme raised in this community service activity is Increasing Knowledge of Safety Behavior for Passengers at the Ketapang-Gilimanuk Crossing. Activities are carried out on ships owned by PT ASDP Ferry Persero in the form of counseling and delivery of information related to the variety and function of safety equipment on ships and training in the use of safety equipment, namely lifejackets for passengers on the Ketapang-Gilimanuk crossing. From the activities carried out, it is hoped that it can open the insight and knowledge of passengers related to safety equipment on board and have experience using lifejackets independently so that this experience can provide benefits to passengers, especially if they are in an emergency condition. Keywords: knowledge safety behavior; safety equipment; sailing; life jacket
Efektivitas edukasi melalui ceramah terhadap pengetahuan pencegahan demam berdarah dengue di SMK Kartini Bhakti Mandiri Firmansyah, Yura Witsqa; Cahyanti, Naomi Dwi; Angelia, Inez
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23499

Abstract

AbstrakDemam berdarah dengue (DBD) dengan kodifikasi klinis A91 merupakan penyakit menular endemis yang masih terjadi di Indonesia. Penyakit tersebut masih ada karena beberapa faktor seperti kondisi lingkungan, tingkat pengetahuan, dan perilaku masyarakat. SMA Kartini Bhakti Mandiri sebagai mitra melakukan upaya pencegahan DBD dengan permohonan pelaksanaan pemberdayaan masyarakat penyuluhan DBD. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, hubungan dan efektivitas pemberian edukasi melalui ceramah pada siswa. Manfaat yang dapat diperoleh adalah sebagai upaya peningkatan pemahaman siswa terhadap pencegahan dan pengendalian DBD. Pemberdayaan masyarakat dilakukan menggunakan metode ceramah dengan melibatkan 70 siswa di SMA Kartini Bhakti Mandiri. Program dilakukan pada Jumat, 23 Februari 2024 dilakukan dengan pra-pelaksanaan pre-test, pemberian materi, dan pasca-pelaksanaan (post-test). Hasil rata-rata nilai pengetahuan siswa sebelum dilakukan intervensi sebesar 65,97 dan setelah intervensi menjadi 95,14. Hasil uji hipotesis deskriptif menggunakan uji one-sample T didapatkan bahwa nilai siswa sebelum dilakukan intervensi di bawah 70 dan setelah intervensi di  atas 70. Metode ceramah dalam pemberdayaan masyarakat ini kurang efektif, karena metode ini kurang interaksi, di mana pendidik secara pasif menyampaikan informasi kepada peserta, sehingga menimbulkan kebosanan dan ketidaktertarikan. Disarankan untuk menggunakan metode pemberdayaan masyarakat lain dalam program pendidikan kesehatan. Kata kunci: ceramah; DBD; pendidikan Kesehatan; promosi kesehatan. AbstractDengue hemorrhagic fever (DHF) with clinical codification A91 is an endemic infectious disease that still occurs in Indonesia. The disease still exists due to several factors such as environmental conditions, level of knowledge, and community behavior. SMA Kartini Bhakti Mandiri as a partner made efforts to prevent DHF with a request for the implementation of community empowerment for DHF counseling. This program aims to improve knowledge, relationships, and the effectiveness of providing education through lectures to students. The benefits that can be obtained are an effort to increase students' understanding of dengue prevention and control. Community empowerment was carried out using the lecture method involving 70 students at Kartini Bhakti Mandiri High School. The program was conducted on Friday, February 23, 2024, with a pre-implementation pre-test, material delivery, and post-implementation (post-test). The average score of students' knowledge before the intervention was 65.97 and after the intervention was 95.14. The results of descriptive hypothesis testing using the one-sample T-test found that student scores before the intervention were below 70 and after the intervention were above 70. The lecture method in this community empowerment is less effective because this method lacks interaction, where educators passively convey information to participants, causing boredom and disinterest. It is recommended to use other community empowerment methods in health education programs. Keywords: dengue; health education; health promotion; lecture
Pengenalan rencana anggaran biaya kepada siswa Sekolah Menengah Atas Patricia Putri Bintari; Ahmad Ifan Fanandri; Indah Sofiyanti Romadona; Sabda Arsy Cholid; Silvia Nur Jannah; Rafi Eka Ramadhani; Moch Reyzal Pahlevy; Yoga Dwi Saputra Ari Sandi; Amri Gunasti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24066

Abstract

Abstrak Penyusunan rencana anggaran biaya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus, sementara pegawai administrasi kontraktor hanya mengerti masalah administrasi umum saja. Karena itu, kontraktor membutuhkan jasa pembuat Rencana Anggaran Biaya untuk membantu mereka menyiapkan berkas penawaran atas proyek-proyek yang diminati pada pelelangan yang dimaksud, mengingat proyek yang diminati banyak dan semuanya mengandung unsur spekulasi. Pengenalan RAB ini adalah berupa program edukasi bagi siswa menengah keatas di SMAN PAKUSARI yang bertujuan untuk meningakatkan pemahaman tentang ,rencana anggaran biaya kepada siswa sekolah menengah keatas. Kegiatan pengenalan ini memiliki tujuan untuk memberikan wawasan tentang apa itu RAB dan fungsi dari RAB, dalam program pengenalan rencana anggaran biaya pada siswa, maka dapat menambah pengetahuan siswa tentang pembuatan Rencana Anggaran Biaya Dari hasil pemaparan materi yang telah disampaikan, materi ini juga mengajarkan tentang penyusunan rencana anggaran biaya dan pengenalan tentang RAB lainnya. Setelah pemaparan materi lanjut kita isi dengan ice breaking agar siswa tidak merasa tegang dan bosan selama kegiatan berlangsung, kita juga melakukan pendekatan langsung kepada siswa serta memberikan siswa kesempatan dalam bertanya dan menjawab dalam memahami isi materi yang disampaikan, tak lupa juga sebelum dan sesudah pemaparan materi kita memberi soal pre-test dan post-test kepada siswa untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, diketahui bahwa nilai rata-rata yang diperoleh oleh peserta sebesar 76,31 Kata Kunci : rencana anggaran biaya; RAB; proyek AbstrakPreparing a cost budget plan requires special knowledge and skills, while contractor administration employees only understand general administration issues. Therefore, contractors need the services of a Cost Budget Plan maker to help them prepare bid files for projects of interest at the auction in question, considering that there are many projects of interest and all of them contain an element of speculation. The introduction of RAB is in the form of an educational program for upper middle school students at SMAN PAKUSARI which aims to increase understanding of budget planning for middle and high school students. This introductory activity aims to provide insight into what a RAB is and the function of a RAB. In the program for introducing cost budget planning to students, it can increase students' knowledge about making a Cost Budget Plan. From the results of the presentation of the material that has been presented, this material also teaches about preparing cost budget plans and introduction to other RABs. After the presentation of further material, we fill it with ice breaking so that students do not feel tense and bored during the activity. We also take a direct approach to students and give students the opportunity to ask and answer questions to understand the content of the material presented, not forgetting before and after the presentation of the material. we gave pre-test and post-test questions to students to determine students' understanding of the material presented, it is known that the average score obtained by participants was 76.31 Keywords: cost budget plan; RAB; project
Edukasi kesehatan melalui webinar tentang swamedikasi obat modern dan tradisional untuk menjamin efektivitas pengobatan Wiwied Ekasari; Retno Widyowati; Andang Miatmoko; Achmad Syahrani; Tristiana Erawati Munandar; Aty Widyawaruyanti; Suciati Suciati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.22834

Abstract

AbstrakSwamedikasi merupakan salah satu cara masyarakat untuk mengatasi keluhan penyakit yang tergolong ringan. Tren ini semakin meningkat selama pandemi COVID-19 berlangsung seiring dengan adanya berbagai aturan pembatasan yang membuat hampir seluruh lapisan masyarakat membatasi kegiatan di luar rumah. Sangat penting untuk masyarakat memiliki pengetahuan yang memadai, baik tentang obat modern dan tradisional, untuk menjamin efektivitas obat sehingga kesembuhan atau perbaikan kesehatan yang diharapkan dapat tercapai. Berdasar hal tersebut diselenggarakan  pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai swamedikasi obat modern dan tradisional. Penyuluhan berbasis online dengan metode ceramah dan diskusi melalui webinar melibatkan 305 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Penilaian pemahaman masyarakat melalui pre-test sebelum dan post-test setelah materi webinar diberikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat umum meningkat signifikan (p < 0,05) yang ditandai dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 54,47 dan nilai rata-rata post-test sebesar 74,89. Sama halnya dengan tingkat pengetahuan tenaga kefarmasian juga meningkat signifikan (p < 0,05) dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 75,15 dan nilai rata-rata post-test sebesar 86,59. Berdasar hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pengabdian kepada masyarakat ini berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan masyarakat umum dan tenaga kefarmasian mengenai obat modern dan tradisional sehingga dapat menjamin efektivitas pengobatan dan didapatkan mutu kesehatan yang maksimal. Kata kunci: COVID-19; kesehatan masyarakat; obat modern; obat tradisional. AbstractSelf-medication is one way for the community to deal with complaints of ailments that are classified as mild. This trend has increased during the COVID-19 pandemic along with various restrictions that have made almost all levels of society restrict activities outside the home. It is very important for the community to have adequate knowledge, both about modern and traditional medicine, to ensure the effectiveness of the drug so that the expected recovery or health improvement can be achieved. Based on this main problem, the author provides community service in the form of counseling to increase public understanding regarding modern and traditional drug self-medication. Online-based counseling using lecture and discussion methods via webinars involved 305 participants from various regions in Indonesia. Assessment of public understanding through pre-test before and post-test after the webinar material was given. The results of the analysis show that the level of knowledge of the general public has increased significantly (p < 0.05) as indicated by the average pre-test score of 54.47 and the average post-test score of 74.89. Likewise, the level of knowledge of pharmaceutical staff also increased significantly (p < 0.05) with an average pre-test score of 75.15 and an average post-test score of 86.59. Based on these results, it can be concluded that this community service influences the level of knowledge of the general public and pharmaceutical staff regarding modern and traditional medicine so that it can guarantee the effectiveness of treatment and obtain maximum health quality. Keywords: COVID-19; public health; modern medicine; traditional medicine.
Pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Harry Irawan Johari; Joni Safaat Adiansyah; Nurhayati Nurhayati; Fatuh Rahman; Fatman Nurjan; Nurudin Nurudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.23661

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan pendampingan pengeloaan wisata berkelanjutan berbasis masyarakat melalui pendekatan modal sosial yang terus tumbuh, berkembang, dinamis, berlanjut serta elemen dan pengaruhnya bagi masyarakat  Dusun Sade Rambitan. Kaitan dengan manfaat yg diperoleh dalam upaya mendampingi masyarakat lokal yang memiliki minat, memberikan kontrol lebih besar dalam proses sosial untuk mewujudkan kesejahteraan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk merumuskan dan merekomendasikan upaya berkelanjutan dalam pengelolaan desa wisata berbasis masyarakat di dusun Sade Rambitan Lombok Tengah. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan secara partisipatif (Participatory Rapid Assessment). Adapun hasil yang diperoleh dalam pendampingan pengelolaan desa wisata berkelanjutan adalah diperlukan peningkatan kerjasama antar pemerintah daerah dan perguruan tinggi, pengelola desa wisata serta mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk menghasilkan berbagai atraksi wisata yang lebih unik yang dapat meningkatkan daya daya tarik wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Disamping itu juga diperlukan penguatan individu dan kelompok pengelola wisata untuk lebih memperhatikan aspek daya dukung berkelanjutan desa wisata adat. Kata kunci: pengelolaan wisata; berkelanjutan; masyarakat sade; lombok tengah Abstract This service activity is a community-based sustainable tourism management assistance activity through a social capital approach that continues to grow, develop, dynamic, sustain and its elements and influence on the people of Sade Rambitan Hamlet. The connection with the benefits obtained in efforts to accompany local communities who have interests, provides greater control in the social process to realize prosperity. The aim of this activity is to formulate and recommend sustainable efforts in managing community-based tourism villages in Sade Rambitan hamlet, Central Lombok regency. The approach used in this service activity is carried out in a participatory manner (Participatory Rapid Assessment). The results obtained in assisting sustainable tourism village management are that it requires increased cooperation between local governments and universities, tourism village managers and encouraging active community participation to produce various more unique tourist attractions that can increase the attractiveness of tourists for both domestic and foreign tourists. Apart from that, it is also necessary to strengthen individuals and groups of tourism managers to pay more attention to aspects of the sustainable carrying capacity of traditional tourism villages. Keywords: tourism management ,sustainable, sade society, central lombok

Page 7 of 14 | Total Record : 131