cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
OPTIMALISASI KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH BAGI GURU SMA/SMK Sri Kantun; Retna Ngesti Sedyati; Irmadatus Sholekhah; Anna Widayani; Woro Mulyaningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12920

Abstract

ABSTRAKKeterampilan menulis karya ilmiah merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki guru. Namun, pada praktiknya kemampuan ini masih sangat sulit dikuasai oleh guru. Analisis kebutuhan yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa pelatihan menulis karya ilmiah menjadi hal yang urgent dilakukan sebagai upaya meningkatkan stimulus guru untuk menulis. Tujuan pengabdian ini yaitu: (1) meningkatkan pemahaman guru SMA/SMK terkait penulisan karya ilmiah pada jurnal ilmiah, (2) memberikan stimulus untuk merangsang semangat guru dalam mengembangkan kompetensi terutama dalam bidang penulisan karya ilmiah, serta (3) merangsang ide dan gagasan guru dalam menulis karya ilmiah untuk kepentingan pendidikan dan pengembangan profesi. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dengan peserta berjumlah 30 orang guru SMA/SMK yang tergabung pada Program Profesi Guru dalam Jabatan Tahun 2022 di Universitas Jember. Kegiatan pelatihan dibagi menjadi: pemaparan tentang berbagai tema yang dapat dikembangkan dalam penulisan karya ilmiah bidang pendidikan, presentasi tentang sistematika penulisan karya ilmiah dan prosedur penulisan di jurnal ilmiah, diskusi tentang berbagai hal terkait upaya meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah. Hasil pelatihan berkontribusi terhadap meningkatnya pemahaman guru SMA/SMK terkait penulisan artikel ilmiah, guru-guru peserta pelatihan memiliki semangat baru dalam mengembangkan kompetensi dalam bidang penulisan karya ilmiah, serta guru-guru menjadi lebih terstimulasi untuk mengembangkan ide dan gagasan dalam bentuk karya ilmiah untuk kepentingan pendidikan serta pengembangan profesi guru. Kata kunci: keterampilan menulis; karya ilmiah; guru-guru SMA/SMK. ABSTRACTThe skill of writing scientific papers is a basic ability that teachers must possess. However, this ability is still very difficult by teachers. The needs analysis carried out by the team shows that training in writing scientific papers is an urgent thing to do to increase teacher stimulus for writing. The objectives of this community service are: (1) to increase the understanding of high school/vocational school teachers regarding writing scientific papers in journals, (2) to provide a stimulus to stimulate teachers' enthusiasm in developing competencies, especially for writing scientific papers, and (3) to stimulate teachers' ideas in writing scientific papers for the benefit of education and professional development. This activity was carried out online with participants 30 SMA/SMK teachers who are members of the 2022 in office Teacher Professional Program at University of Jember. The training activities are divided into presentations on various themes that can be developed in writing scientific papers of education, presentations on the systematics of writing scientific papers and procedures for writing in scientific journals, and discussions on various matters related to efforts to improve scientific writing skills. The results of the training contributed to increasing the understanding of high school/vocational school teachers regarding writing scientific articles, participating teachers had a new enthusiasm in developing competence of writing scientific papers, and teachers became more stimulated to develop ideas in the scientific work for the benefit of education and professional development of teachers. Keywords: writing skills; scientific work; high school/ vocational school teachers.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR SERTA AKSI SOSIAL PEMBERSIHAN LINGKUNGAN Deny Kurniawan; Ratna Yuliawati; Vita Pramaningsih; Marjan Wahyuni; Muhammad Habibi; Muh. Teddy Ekarizky Ramadhan; Febby Suryati; Rabiatul Adawiyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.11580

Abstract

ABSTRAKLimbah rumah tangga seperti sisa sampah makanan buah-buahan dan sayur-sayuran pada umumnya langsung dibuang oleh warga ke tempat sampah sehingga hal ini menjadi permasalahan utama yang dihadapi oleh warga Kelurahan Mugirejo. Untuk menghindari tumpukan sampah, maka limbah tersebut dapat diolah kembali menjadi pupuk organik cair (POC) sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga sebagai pengganti pupuk sintetis yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Pelatihan pembuatan pupuk ini dilaksanakan di RT. 39 Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang Luar,  Kota Samarinda pada hari Minggu, 3 Juli 2022 yang diikuti oleh 15 orang warga RT. 39. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga dan memberikan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah rumah tangga serta aksi sosial pembersihan lingkungan RT. 39. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan atau workshop pembuatan pupuk organik cair serta kerja bakti membersihkan lingkungan. Berdasarkan hasil pengabdian ini terlihat antusiasme peserta untuk mencoba membuat sendiri dan menggunakan hasil pupuk organik cair pada tanaman warga. Kata kunci: sampah; POC; pupuk organik. ABSTRACTHousehold waste, such food waste, fruits and vegetables, are generally disposed of directly by the people in the trash, so this is the main problem faced by the residents of the Mugirejo Village. To avoid piles of garbage, this waste can be reprocessed into liquid organic fertilizer (POC) so that they can use it as a substitute for synthetic fertilizers which can increase plant growth. Fertilizer making training was held at RT. 39 Mugirejo Village, Sungai Pinang Luar District, Samarinda City on Sunday, 3 July 2022 which was attended by 15 of people in RT. 39. The purpose of this activity is to educate the public about the use of household waste and provide training in making liquid organic fertilizer (POC) from household waste as well as social actions to clean up the environment around RT. 39. The method used is training or workshops for making liquid organic fertilizer and community service to clean up the environment. Based on the results of this service, the enthusiasm of the participants to try to make their own and use the results of liquid organic fertilizer on residents' plants was evident. Keywords: waste; POC; organic fertilizer.
PKM TPA AR-RAHMAN 001 SENYUM BAHAGIA DENGAN BERBAGI BINGKISAN RAMADHAN UNTUK ANAK YATIM DAN DHUAFA DI KOTA ENDE FLORES NTT Siti Arafat; Aschari Senjahari Rawe; Adi Neneng Abdullah; Benedikta Boleng; Finsensius Mbahbo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12265

Abstract

ABSTRAKMemakmurkan TPA adalah kewajiban setiap muslim. Antusias Dosen Agama Islam Uniflor. Hal ini dibuktikan dengan bagaimana anak anak ingin belajar membaca kitab suci Alquran,selain membaca Alquran,anak anak TPA,harus diajarkan untuk berbagi kelebihan untuk membantuh orang yang membutuhkan bantuan-bantuan untuk meringankan bebannya terutama di masa-masa pandemi yang menyebabkan perekonomian terasa sulit. dari ini PKM kami merasa tergerak hati untuk memberikan solusi berupa memberikan saluran bantuan terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyrakatat, yang merupakan,kewajiban dari salah satu Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa PGSD dan Dosen bermaksud untuk melakukan PKM, dan memerhatikan kehidupan sosial masyarakat terutama yang berkaitan dengan pemakmuran TPA bagi kaum mulimin dan bantuan sosial yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Program yang dijalankan oleh tim PKM berdampak pada program,aspek dakwah keagamaan, social. budaya dan pendidikan. tentunya ini memberikan inspirasi kepada masyarakat untuk merubah diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sebagai contoh tim PKM melakukan kegiatan Pembagian sembako untuk yatim dan dhuafa. Secara program, kegiatan ini masuk ke ranah sosial, namun untuk mendongkrak kebutuhan masyarakat, kami pun memfasilitasi dengan memberikan keilmuan berupa tausiyah agama dan pendidikan singkat yang diadakan di dalam TPA ARRAHMAN 001 Kabupaten Ende. Keyword: taman Pandidikan Alquran; sarana ibadah; bantuan Sosial ASBTRACTProspering TPA is the duty of every Muslim. Enthusiastic Uniflor Islamic Religion Lecturer. This is evidenced by how children want to learn to read the holy book of the Koran, apart from reading the Koran, TPA children must be taught to share their strengths to help people who need help to lighten their burden, especially during a pandemic that makes the economy difficult. from this, our PKM feels moved to provide a solution in the form of providing a channel of assistance, especially for people in need. Through Community Service activities, which is an obligation of one of the Tridharma of Higher Education, namely community service, PGSD Students and Lecturers intend to carry out PKM, and pay attention to the social life of the community, especially those related to the prosperity of TPA for Muslims and social assistance that can directly felt by the community. The program run by the PKM team has an impact on programs, aspects of religious and social da'wah. culture and education. Of course, this inspires people to change themselves to become a better person. For example, the PKM team carried out activities to distribute groceries to orphans and the poor. Programmatically, this activity goes into the social sphere, but to boost the needs of the community, we also facilitate it by providing knowledge in the form of religious lectures and short education which are held at TPA ARRAHMAN 001, Ende Regency. Keyword: quran education park; worship facilities; social assistance
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN ANALISIS PEMODELAN BANGKITAN PERJALANAN MENGGUNAKAN APLIKASI SPSS Rizqy Ridho Prakasa; Edi Yusuf Adiman; Benny Hamdi Rhoma Putra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13095

Abstract

ABSTRAKPentingnya penguasaan keterampilan dalam analisis statistik bidang perencanaan dan pemodelan transportasi belum didukung dengan adanya pembelajaran menggunakan aplikasi SPSS sehingga proses belajar mengajar belum optimal pada mahasiswa Prodi S1 Teknik Sipil Universitas Riau. Tujuan optimalisasi ini untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa Prodi S1 Teknik Sipil; Universitas Riau agar mendapatkan keterampilan khusus yaitu membuat pemodelan bangkitan perjalanan menggunakan aplikasi SPSS. Metode pengoptimalan dengan memperkenalkan aplikasi SPSS dan pembuatan modul ajar dalam melakukan pemodelan bangkitan perjalanan, Pre Test untuk mengetahui pengetahuan mahasiswa terkait aplikasii SPSS, diakhiri dengan kegiatan Post Test sebagai bahan evaluasi.  Hasil dari Pre Test sebesar 50-60% mahasiswa belum mengetahui aplikasi tersebut, sedangkan hasil Post Test 90% mahasiswa mengetahui penggunaan  aplikasi SPSS dalam pemodelan bangkitan perjalanan dengan baik. Harapan pengoptimalan ini manambah pengetahuan serta keterampilan yang nantinya dapat menjadi point plus di dunia kerja. Kata kunci: bangkitan perjalananan; optimalisasi; SPSS ABSTRACTThe importance of mastering skills in statistical analysis in the field of transportation planning and modeling has not been supported by learning to use the SPSS application so that the teaching and learning process is not optimal for students of the Civil Engineering Study Program at Riau University. The purpose of this optimization is to provide knowledge to undergraduate students of Civil Engineering, Riau University in order to gain specific skills, namely modeling trip generation using the SPSS application. Optimization method by introducing the SPSS application and making teaching modules in modeling trip generation, Pre Test to find out student knowledge related to the SPSS application, ending with Post Test activities as evaluation material.  The results of the Pre Test were 50-60% of students did not know the application, while the Post Test results were 90% of students knew the use of the SPSS application in modeling trip generation well. It is hoped that this optimization will increase knowledge and skills which can later become a plus point in the world of work. Keywords: trip generation ; optimization; SPSS.
PENYULUHAN PENTINGNYA PENIMBANGAN PADA BALITA DI POSYANDU MERPATI 3 DESA KARANG ASIH KECAMATAN CIKARANG UTARA Widya Lestari Nurpratama; Kiki Puspasari; Nurul Ekawati; Salsabilla Annisa; Tiya Astuti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13157

Abstract

ABSTRAKPosyandu memiliki peran penting untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar di masyarakat, dengan sasaran bayi dan balita. Kegiatan rutin yang dilakukan posyandu salah satunya adalah penimbangan pada balita. Melalui penimbangan balita dapat diketahui apakah status gizi balita yang bermasalah sehingga dapat dilakukan intervensi yang sesuai dengan permasalahannya dan juga sebagai deteksi dini gangguan pertumbuhan pada balita. Capaian rata-rata penimbangan balita di Indonesia pada tahun 2021 adalah 69% anak. Jumlah yang meningkat dari tahun 2020 sebesar 61,3% anak. Metode pemberian penyuluhan dengan ceramah, tanya jawab, pre test dan post test. Tujuan penyuluhan untuk mengetahui pentingnya penimbangan pada balita di posyandu Merpati 3 Desa Karang Asih Kecamatan Cikarang Utara. Waktu pelaksanaan penyuluhan tanggal 29 Agustus 2022. Populasi dalam penyuluhan adalah semua ibu yang memiliki balita dengan 20 responden. Teknik  pengambilan data dengan kuesioner dan observasi daftar hadir ibu balita. Hasil penyuluhan menunjukkan pengetahuan ibu rendah terdapat 9 ibu dengan persentase 45% turun dari sebelumnya persentase adalah 60%. Terdapat 45% dengan pengetahuan kurang setelah dilakukan penyuluhan tentang penimbangan, ada beberapa faktor pengetahuan ibu tidak meningkat salah satunya ibu tidak fokus pada materi yang disampaikan. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan untuk meningkatkan penyuluhan pada ibu yang memiliki pengetahuan rendah, kurang dukungan keluarga dan memiliki motivasi yang rendah. Kata kunci: pengetahuan; penimbangan; penyuluhan; posyandu ABSTRACTPosyandu has an important role to improve basic health services in the community, targeting infants and toddlers. One of the routine activities carried out by Posyandu is weighing children under five. Through weighing toddlers it can be seen whether the nutritional status of toddlers is problematic so that appropriate interventions can be carried out according to the problem and also as early detection of growth disorders in toddlers. The average achievement of weighing children under five in Indonesia in 2021 is 69% of children. The number increased from 2020 by 61.3% of children. Methods of providing counseling with lectures, question and answer, pre test and post test. The purpose of counseling is to find out the importance of weighing children under five at Posyandu Merpati 3, Karang Asih Village, North Cikarang District. The time for counseling is August 29, 2022. The population in counseling is all mothers with toddlers with 20 respondents. Data collection techniques with questionnaires and observation of the attendance list of mothers under five. The results of counseling showed that there were 9 mothers with low knowledge of mothers with a percentage of 45%, down from the previous percentage of 60%. There were 45% with less knowledge after counseling about weighing was carried out, there were several factors that the mother's knowledge did not increase, one of which was that the mother did not focus on the material presented. Based on these results, it is recommended to increase counseling for mothers who have low knowledge, lack family support and have low motivation. Keywords: counseling; knowledge; posyandu; weighing
PENGGUNAAN MEDIA APLIKASI POJOK KAMPUNG GUNA MENINGKATKAN PENGETAHUAN KADER DALAM MENURUNKAN KEJADIAN HIPERTENSI Nanta Sigit; Rea Ariyanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12456

Abstract

ABSTRAKPenggunaan teknologi informasi di organisasi atau lembaga kesehatan perlu menjadi prioritas guna meringankan beban kerja tenaga medis atau staf medis. Sehingga semakin banyak pengembangan teknologi dan perangkat lunak untuk mendukung tugas tenaga medis dalam melakukan diagnosis pasien serta penyediaan layanan kesehatan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, di Dusun Sukosari masih tingginya tingkat prevalensi penyakit hipertensi. Aplikasi tersebut dirancang dengan tujuan agar masyarakat mudah dalam mengakses informasi terkait trend penyakit yang terjadi saat ini dengan disertai informasi penyakit. Dengan adanya aplikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan warga terkait trend penyakit yang ada di Kabupaten Malang agar dapat dilakukan pencegahan dini untuk mengurangi resiko terjadinya penyakit. Dengan dilakukan pemberdayaan kader kesehatan ini diharapkan masyarakat dapat memberikan informasi yang jujur, lengkap, dan jelas sesuai yang dibutuhkan oleh tenaga Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali melalui pemberian materi dan diskusi interaktif kepada 25 orang kader kesehatan. dari hasil evaluasi yang dilakukan pada nilai pretest dan posttest, diketahui bahwa terjadi peningkatan pemahaman terkait pentingnya pemanfaatan aplikasi berbasis android “pojok kampung” untuk meningkatkan taraf kesehatan di dusun sukosari desa pandansari, poncokusumo, kabupaten malang, rata nilai pretest sebesar 60, dan setelah diberikan edukasi, rerata nilai posttest menjadi 80, hal ini terjadi peningkatan signifikan sebesar 30%. Kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran, dan mendorong masyarakat khususnya kader kesehatan dalam memberikan informasi yang sesuai kepada tenaga Kesehatan. Kata kunci: Kader kesehatan; pendidikan kesehatan; aplikasi pojok kampung ABSTRACTThe use of information technology in health organizations or institutions needs to be a priority in order to ease the workload of medical personnel or medical staff. So that more and more development of technology and software to support the duties of medical personnel in diagnosing patients and providing health services. Based on the information obtained, in Sukosari Hamlet there is still a high prevalence of hypertension. The application was designed with the aim of making it easy for the public to access information related to current disease trends accompanied by disease information. With this application, it is hoped that it will be able to increase residents' knowledge regarding disease trends in Malang Regency so that early prevention can be carried out to reduce the risk of disease. By empowering health cadres, it is hoped that the community will be able to provide honest, complete and clear information as needed by health workers. This activity was carried out 3 times through the provision of materials and interactive discussions to 25 health cadres. From the results of the evaluation carried out on the pretest and posttest values, it is known that there has been an increase in understanding regarding the importance of using the Android-based application "corner village" to improve health standards in Sukosari Hamlet, Pandansari Village, Poncokusumo, Malang Regency, the average pretest score is 60, and after being given education, the mean posttest score was 80, this was a significant increase of 30%. This activity needs to be carried out as an effort to increase awareness, and encourage the community, especially health cadres, to provide appropriate information to health workers. Keywords: health cadres; health education; pojok kampung app.
MAKANAN RINGAN BERBASIS PENGOLAHAN HASIL IKUTAN PEMOTONGAN TERNAK AYAM Irma Susanti S.; Suhartina Suhartina; Dahniar Dahniar; Mariani Mariani; Rustang Rustang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.12245

Abstract

ABSTRAKKegiatan pemotongan ternak ayam yang dilakukan oleh para pedagang maupun peternak menghasilkan limbah yang harus diolah secara benar agar masih dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi.  Sampai saat ini limbah tersebut belum banyak dimanfaatkan oleh penduduk di Desa Adolang Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan penyuluhan dan bimtek tentang pengolahan limbah pemotongan ayam menjadi kripik yang bernilai ekonomis. Metode kegiatan terdiri dari : persiapan dan koordinasi teknis, sosialisasi dan pembuatan kripik usus dan kaki ayam, pengemasan, pemasaran, dan monitoring. Banyaknya hasil ikutan pemotongan ayam menumbuhkan harapan baru, bagi Kelompok Wanita Tani Bura’ Asso di Desa Adolang untuk mengolah bahan pangan tersebut menjadi makanan ringan. Usus dan ceker ayam ini diolah menjadi kripik yang bergizi karena diolah dengan proses pembersihan, pencampuran bumbu-bumbu, digoreng kemudian dikemas dengan baik.  Potensi lain terkait dengan produk ini adalah peningkatan perekonomian keluarga dari usaha kripik usus dan ceker ayam. Manfaat langsung yang dirasakan oleh masyarakat setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengolahan makanan ringan berbahan baku limbah pemotongan ayam sehingga menanggulangi pencemaran lingkungan.  Melalui kegiatan kemitraan masyarakat stimulus, diharapkan akan menjadi percontohan bagi kegiatan-kegiatan kemitraan di desa-desa lainnya dalam rangka peningkatan ekonomi melalui usaha mikro, kecil dan menengah. Kata kunci : hasil ikutan pemotongan; kripik; usus ayam; kaki ayam. ABSTRACTThe slaughtering of chickens carried out by traders and breeders produces waste that must be processed properly so that it can still generate economic added value. Until now, this waste has not been widely used by residents in Adolang Village, Pamboang District, Majene Regency. This service activity aims to provide counseling and technical guidance on processing chicken cutting waste into economically valuable chips. The activity method consists of: preparation and technical coordination, outreach and manufacture of chicken intestine and leg chips, packaging, marketing, and monitoring. The large number of by-products of slaughtering chickens has given rise to new hope for the Bura' Asso Women Farmers Group in Adolang Village to process these foodstuffs into snacks. Intestines and chicken feet are processed into nutritious chips because they are processed by cleaning, mixing spices, frying and then packing them properly. Another potential associated with this product is increasing the family economy from the business of intestinal chips and chicken feet. The direct benefit felt by the community after the training and assistance was carried out was an increase in knowledge and skills in processing snacks made from chicken slaughtering waste so as to overcome environmental pollution. Through the stimulus community partnership activities, it is hoped that this will become a model for partnership activities in other villages in the context of increasing the economy through micro, small and medium enterprises. Keywords: cutting waste; chips; chicken intestine; chicken feet.
PENGELOLAAN DATA SCREENING RISIKO JATUH PADA LANSIA Rea Ariyanti; Nanta Sigit; Romaden Marbun
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13019

Abstract

ABSTRAKSistem Informasi Kesehatan merupakan suatu sistem pengelolan data dan informasi kesehatan di semua tingkat pemerintah secara sistematis dan terintegrasi untuk mendukung manajemen kesehatan dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Ketersediaan data yang cepat, akurat, dan informatif merupakan salah satu elemen penting dalam mengatasi berbagai permasalahan kesehatan tanpa terkecuali permasalahan kesehatan yang terjadi pada lansia. Memasuki usia tua, seseorang akan mengalami kondisi kemunduran fisik yang ditandai salah satunya adalah penurunan kekuatan otot yang mengakibatkan gerakan tubuh menjadi tidak proporsional sehingga berisiko terjadinya jatuh pada lansia. Dusun Sukosari merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Malang. Kurangnya pengetahuan kader kesehatan di Dusun Sukosari dalam melakukan pengelolaan risiko jatuh pada lansia menyebabkan kurangnya identifikasi atau penilaian risiko jatuh pada lansia sebagai bentuk upaya pencegahan sedari dini. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kader kesehatan di dusun Sukosari dapat memiliki pengetahuan terkait pentingnya melakukan pengelolaan data screening risiko jatuh pada lansia. Kegiatan ini dilaksanakan sebanyak 3 kali dengan metode sosialisasi dan diskusi interaktif mengenai pengelolaan data risiko jatuh pada lansia yang dilakukan kepada 25 orang kader kesehatan. Dari hasil evaluasi, diketahui bahwa pengetahuan kader kesehatan antara sebelum dan sesudah diberikan sosialisasi meningkat sebesar 72%, dimana sebelum diberikan edukasi, rerata nilai pretest sebesar 52,00 dan setelah diberikan edukasi rerata nilai postest menjadi 89,00. Kesimpulan kegiatan ini adalah kegiatan ini berjalan denan lancar dan kegiatan ini perlu dilakukan sebagai upaya meningkatkan kemampuan kader kesehatan dalam melakukan identifikasi risiko jatuh pada lansia. Kata kunci: lansia; pengelolaan data screening; risiko jatuh. ABSTRACTThe Health Information System is a system for managing health data and information at all levels of government in a systematic and integrated manner to support health management in order to improve health services to the community. The availability of fast, accurate, and informative data is an important element in overcoming various health problems, including those that occur in the elderly. Entering old age, a person will experience a condition of physical decline that is marked by a decrease in muscle strength, which results in body movements becoming disproportionate so that the risk of falling occurs. Sukosari Hamlet is one of the areas in Malang Regency. The lack of knowledge of health cadres in Sukosari Hamlet in managing fall risk in the elderly causes a lack of identification or assessment of fall risk in the elderly as a form of early prevention. It is hoped that through this activity, health cadres in Sukosari hamlet will gain knowledge about the importance of managing fall risk screening data in the elderly. This activity was repeated three times with the socialization and interactive discussion method regarding the management of data on the risk of falling in the elderly, which was carried out to 25 health cadres. From the evaluation results, it is known that the knowledge of health cadres before and after being given socialization increased by 72%; before being given education, the average pretest score was 52.00, and after being given education, the average posttest score was 89.00. The conclusion of this activity is that it runs smoothly, and this activity needs to be carried out in an effort to improve the ability of health cadres to identify the risk of falling in the elderly. keywords: elderly; screening data management; fall risk
PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI USAHA PERIKANAN BUDIDAYA ANGGUR LAUT (Caulerpa sp) MENGGUNAKAN METODE JARING KUADRAN SISTEM TANCAP DASAR DI OHOI LETMAN, KABUPATEN MALUKU TENGGARA Simon Marsholl Picaulima; Nally Y. G. F. Erbabley; Dominggas M. Kelabora
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13025

Abstract

ABSTRAKUsaha pemanenan anggur laut (Caulerpa sp) di alam sampai saat ini belum mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan di Ohoi Letman. Hal dapat terjadi karena keberlanjutan sumberdaya anggur laut yang pemanenannya masih tergantung pada alam,  karena itu salah satu cara yang perlu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan sumberdaya anggur laut adalah budidaya anggur laut. Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan budidaya anggur laut (Caulerpa sp) dengan metode jaring kuadran sistem tancap dasar. Kegiatan pelatihan menggunakan metode ceramah, demonstrasi dan diskusi. Materi yang disampaikan meliputi teknologi budidaya dan ekonomi perikanan usaha budidaya anggur laut (Caulerpa sp) dengan motode jaring kuadran sistem tancap dasar. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada masyarakat pesisir di Ohoi Letman dan mahasiswa Polikant pada Prodi AGP dan TBP pada tanggal 05 November 2022. Kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan oleh tim Polikant dalam beberapa tahapan yakni Pra kegiatan, Pelaksanaan kegiatan dan Monitoring dan Evaluasi kegiatan. Kegiatan pelatihan yang dilakukan berjalan lancar dan sukses dan berdasarkan hasil evaluasi menunjukkan bahwa ada 15 orang yang merujuk pada kriteria baik dengan range nilai 76-100, 7 orang yang merujuk pada kriteria cukup dengan range nilai 60-75 dan tidak ada peserta yang termasuk dalam kriteria kurang dengan range nilai <60. Hasil evaluasi tersebut menunjukan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap teknologi dan manfaat ekonomi budidaya anggur laut dengan metode jaring kuadran sistem tancap dasar adalah > 80%. Kata kunci: anggur laut; budidaya; metode; pendapatan. ABSTRACTThe business of harvesting sea grapes (Caulerpa sp) in nature has not been able to increase the income and welfare of fishermen in Ohoi Letman. This can happen because the sustainability of marine grape resources whose harvest still depends on nature, therefore one of the ways that needs to be done to increase income and sustainability of marine grape resources is marine grape cultivation. The goal to be achieved from this community service activity is training in sea grape cultivation (Caulerpa sp) using the quadrant net method of the bottom step system. Training activities use lecture, demonstration and discussion methods. The material presented included aquaculture technology and fishery economics for sea grape cultivation (Caulerpa sp) using the quadrant net method, the basic step-by-step system. This training activity was carried out for the coastal community in Ohoi Letman and Polikant students in the AGP and TBP Study Programs on November 05, 2022. Community service activities were carried out by the Polikant team in several stages, namely Pre-activity, Implementation of activities and Monitoring and Evaluation of activities. The training activities carried out ran smoothly and were successful and based on the evaluation results showed that there were 15 people who referred to good criteria with a value range of 76-100, 7 people who referred to sufficient criteria with a value range of 60-75 and no participants included in the criteria less with a value range <60. The evaluation results show that the level of public understanding of the technology and economic benefits of sea grape cultivation using the quadrant net method of the bottom step system is > 80%. Keywords: sea grapes; cultivation; method; income.
PKM PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BAKAT DAN MINAT BAGI ANAK DAN REMAJA PAROKI SANTO YOSEF ONEKORE-ENDE DALAM PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL Gregorius We’u; Benedikta Boleng; Sabulon Sayang; Siti Arafat; Yohana Nono BS
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 1 (2023): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i1.13102

Abstract

ABSTRAKPengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu tugas inti dari seorang dosen dan masuk dalam tri dharma Perguruan Tinggi. Tugas ini secara konkret, dijalankan melalui kegiatan-kegiatan ilmiah yang berkaitan dengan social kemasyarakatan yang dilakukan oleh dosen baik secara individu maupun komunal dengan teman sejawat. Kegiatan pengabdian ini, mampu memberi kontribusi baik terhadap poeserta didik yang dibimbing dan juga tentunya bagi para dosen yang bergabung dalam tim PKM. Tujuan kegiatan untuk memberikan pemahaman dan melatih membangun relasi social dengan orang lain secara baik, mengembangkan bakat, minat anak, dan saling mempelajari karakter. Lebih lanjut kegiatan ini mendorong anak-anak yang mengalami masalah psikologis yang digambarkan pada permasalahan kegiatan menjadi terbebas dari tekanan psikologi. Artinya, anak bisa menerima situasi pandemic yang terjadi dan mampu menyesuaikan diri dengan situasi ini. Kegiatan yang dilaksanakan melalui tahap perencanaan yaitu menetapkan rentang usia anak antara SD-SMP-SMA-SMK untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang telah ditetapkan. Pada saat melaksanakan kegiatan perlombaan anak dan remaja Paroki Santo Yosef Onekore-Ende merasa bahagia, senang, dan gembira. Tahap akhir atau penutup dimana diberikan hadiah kepada anak-anak dan remaja. Kegiatan ini memiliki target yang penting yaitu anak-anak  dan remaja Paroki Santo Yosef Onekore-Ende mendapatkan pendampingan pengembangan bakat, minat, karakter dan melepaskan trauma psikologis selama masa pandemic Covid-19. Kata Kunci: pengembangan; bakat; karakter. ABSTRACTCommunity Service is one of the core tasks of a lecturer and is included in the tri dharma of Higher Education. This task is concretely carried out through scientific activities related to social activities carried out by lecturers both individually and communally with colleagues. This service activity is able to make a good contribution to the students who are guided and also of course to the lecturers who join the PKM team. The purpose of the activity is to provide understanding and train to build good social relations with other people, develop children's talents, interests, and learn from each other's character. Furthermore, this activity encourages children who experience psychological problems which are described in the activity problems to be free from psychological pressure. This means that children can accept the pandemic situation that occurs and are able to adjust to this situation. Activities carried out through the planning stage, namely determining the age range of children between SD-SMP-SMA-SMK to participate in the activities that have been determined. When carrying out the competitions for children and youth in the Parish of Saint Joseph, Onekore-Ende felt happy, pleased and excited. The final or closing stage where prizes are given to children and youth. This activity has an important target, namely the children and youth of the Santo Yosef Onekore-Ende Parish receive assistance in developing their talents, interests, character and releasing psychological trauma during the Covid-19 pandemic. Keywords: development; talent;character