cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PENERAPAN MANAJEMEN PASCAPANEN DAN INOVASI PENGOLAHAN SUSU KAMBING DI KELOMPOK TERNAK KAMBING PERAH DESA PONDOKNONGKO, KECAMATAN KABAT, KABUPATEN BANYUWANGI Prayitno, Salvian Setyo; Amaniyah, Maghfirotul; Rusti, Nanda
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19726

Abstract

ABSTRAKPengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kelompok peternak mengenai teknik pemerahan, manajemen pascapanen dan inovasi pengolahan susu kambing perah yang baik. Susu kambing di kelompok ternak Desa Pondoknongko mudah mengalami kerusakakan karena ketidaktahuan dalam teknik memerah dan manajemen pascapanen susu. Solusi yang ditawarkan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok ternak tentang manajemen pascapanen dan inovasi pengolahan susu yang dihasilkan sehingga dapat memperpanjang masa simpan susu. Metode kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah penyuluhan, pelatihan, dan praktek yang dibagi menjadi 3 tahap yaitu koordinasi, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pengabdian dimulai dari teknik memerah yang baik dan benar, dilanjutkan dengan teknik penanganan susu sebelum diolah dan pengolahan susu. Hasil pengabdian menujukan kelompok ternak mendapat pengetahuan dan parektek tentang teknik memerah kambing, manajemen pascapanen susu, dan inovasi pengolahan susu kambing menjadi produk susu pasteurisasi rasa-rasa dan permen susu. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini adalah kegiatan ini sukses dan behasil dilaksanakan sesuai perencanaan serta adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kelompok ternak dalam teknik memerah, manajemen pascapanen, dan inovasi pengolahan susu kambing yang baik. Kata kunci: manajemen pascapanen; pengolahan; susu kambing. ABSTRACTThis community service aims to increase the knowledge of livestock groups regarding postharvest management and innovation in good dairy goat milk processing. Goat milk in the Pondoknongko Village livestock group is easily damaged due to ignorance in milking techniques and post-harvest management. The solution offered is to increase the knowledge and skills of livestock groups regarding post-harvest management and innovation in the processing of the resulting milk so as to extend the shelf life of the milk. The method of community service activities carried out is counseling, training, and practice which is divided into 3 stages, namely coordination, implementation, and evaluation of activities. Community service activities start with good and correct milking techniques, followed by milk handling techniques before being processed and milk processing. The results of the dedication show that livestock groups gain knowledge and technical expertise regarding goat milking techniques, post-harvest milk management, and innovation in processing goat milk into flavored pasteurized milk products and milk candy. The conclusion of this service activity is that this activity was successful and was successfully carried out according to the plan and there was an increase in the knowledge and skills of livestock groups in milking techniques, post-harvest management, and innovation in good goat milk processing. Keywords: post-harvest management; processing; goat milk.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI PRODUK BONEKA EDUKATIF DI KECAMATAN KALIPURO BANYUWANGI Mohamad Ilham Hilal; Riza Rahimi Bachtiar; Rahayu Pradita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.19914

Abstract

ABSTRAKLingkungan Warung Kopat Kalipuro merupakan daerah penghasil kelapa di Kabupaten Banyuwangi. Warga di Lingkungan Warung Kopat Kalipuro mayoritas menjadi petani kelapa. Warga menjual kelapa yang dihasilkan dalam bentuk kopra sehingga menghasilkan limbah sabut kelapa yang melimpah tanpa adanya pengolahan. Limbah sabut kelapa ini oleh warga hanya ditumpuk sampai membusuk atau dibakar sehingga menghasilkan polusi udara. Melalui program pemberdayaan masyarakat ini dilakukan penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah limbah sabut kelapa tersebut menjadi kerajinan tangan yang bernilai tinggi dan bermanfaat sebagai media edukasi pertanian kepada masyarakat luas. Teknologi tepat guna yang diterapkan adalah megolah sabut kelapa menjadi boneka edukatif. Karena boneka edukatif merupakan hasil dari kerajinan tangan dari sabut kelapa maka tergolong produk ramah lingkungan dan dapat dijadikan sebagai bahan edukasi pengenalan ekosistem sederhana dengan adanya tumbuhan yang tumbuh pada boneka edukasi tersebut. Metode yang digunakan pada pemberdayaan masyarakat ini adalah dengan metode ceramah dengan memvariasikannya dengan  tanya jawab/ diskusi serta praktek guna memantapkan apa yang dipaparkan secara teoritik. Hasil telah dicapai adalah 1. Adanya peningkatan pemahaman warga Lingkungan Warung Kopat Kalipuro terkait pengolahan limbah sabut kelapa, 2. Terjadi peningkatan keterampilan membuat boneka edukatif dari limbah sabut kelapa, 3. Adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan warga Lingkungan Kopat Kalipuro terkait digital marketing produk boneka edukatif..Kata kunci: boneka edukatif; digital marketing; sabut kelapa ABSTRACTBanyuwangi Regency's Warung Kopat Kalipuro is a coconut-producing region. Coconut farmers make up the majority of the population in the Warung Kopat Kalipuro area. Locals produce coconuts and sell them as copra, which generates a lot of waste coconut fiber without any processing. Locals merely stack their discarded coconut fiber till it burns or rots, polluting the air. Through this initiative of community empowerment, leftover coconut fiber is processed using appropriate technology to create high-value handicrafts that can serve as a platform for educating the general public about agriculture. Using the right technology, Educational dolls made from coconut fiber are being produced. Educational dolls are categorized as ecologically friendly products since they are handcrafted from coconut fiber and can be used as educational materials to introduce rudimentary ecosystems through the plants that grow on them. The lecture approach is employed in community empowerment, with modifications made for Q&A/discussions and practice to help solidify theoretical information. The outcomes are: 1. An improvement in the knowledge of the Warung Kopat Kalipuro neighborhood residents regarding the processing of waste coconut fiber; 2. An improvement in the ability to create educational dolls from waste coconut fiber; 3. The knowledge and proficiency of the people living in the Kopat Kalipuro area with regard to digital marketing of educational doll items has increased. Keywords: educational doll; digital marketing; coconut fiber waste
PENYULUHAN PEMANFAATAN LIMBAH KOTORAN SAPI MENJADI PUPUK ORGANIK DI DESA ANDALAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Budy Wiryono; Ahmad Akromul Huda; Muanah Muanah; Afriatin Afriatin; Julkarnain Julkarnain; Yoel Pasae; Yulianus Songli; Sita Yubelina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.20249

Abstract

ABSTRAKMasyarakat Desa Andalanbanyak mengeluhkan ketersediaan pupuk kimia seperti Pupuk Urea, Pupuk TSP, Pupuk ZA dan lainnya yang sering terbatas dan langka terutama disaat musim hujan. Desa Andalan memiliki sumber daya pertanian dan peternakan yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk organik guna mengatasi kelangkaan pupuk subsidi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan kelompok tani dan ternak tentang manfaat, cara pengelolaan dan teknik pembuatan pupuk organik yang berbahan kotoran sapi yang selama ini menjadi limbah di masyarakat. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berupa ceramah, diskusi, dan demonstrasi menggunakan video tentang penggunaan dan pembuatan pupuk organik. Selain itu untuk mengetahui peningktan pengetahuan peserta digunakan pretest dan post test. Kegiatan penyuluhan telah dilaksanakan Balai Dusun, Dusun Gelumpang, Desa Andalan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias mengikuti kegiatan dimulai dengan jumlah peserta yang hadir, serta pertanyaan yang aktiv saat sesi diskusi. Berdasarkan hasil analisa pretest dan posttest menggunakan uji paired sample T-test diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai signifikasi (2-tailed)  yang artinya terdapat pengaruh yang bermakna terhadap pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Peningkatan pengetahuan naik sebesar 36.72% sesudah dilakukannya kegiatan penyuluhan dari sebelumnya 60.280. menjadi 97.00. Adanya kegiatan ini menambah wawasan peserta mengenai pupuk organik ini sehingga dapat mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk an-organik. Para peserta berharap kedepannya aka nada pelatihan pembuatan pupuk organik sehingga para peserta yang merupakan petani dan peternak ini bisa langsung memahami tahap-tahapnya. Kata kunci: limbah organik; penyuluhan; pupuk organik. ABSTRACTMany people in Andalan Village complain about the availability of chemical fertilisers such as Urea Fertiliser, TSP Fertiliser, ZA Fertiliser and others which are often limited and scarce, especially during the rainy season. Andalan Village has agricultural and livestock resources that can be used to make organic fertiliser to overcome the scarcity of subsidised fertiliser. The purpose of this service activity is to increase the knowledge of farmer and livestock groups about the benefits, management methods and techniques for making organic fertiliser made from cow dung which has been a waste in the community. The method used is counselling in the form of lectures, discussions, and demonstrations using videos on the use and manufacture of organic fertiliser. In addition, to determine the increase in knowledge of participants, pretest and post test were used. Extension activities have been carried out at the Hamlet Hall, Gelumpang Hamlet, Andalan Village, Bayan District, North Lombok Regency. The results of the activity showed that the participants were very enthusiastic about participating in the activity starting with the number of participants who attended, as well as active questions during the discussion session. Based on the results of pretest and posttest analysis using paired sample T-test, it is known that there is a significant increase in knowledge with a significance value (2-tailed) p=0.000 <0.05, which means that there is a significant influence on the knowledge of participants before and after counseling. The increase in knowledge increased by 36.72% after the extension activities from the previous 60.280 to 97.00. The existence of this activity adds to the participants' insight into this organic fertiliser so that it can reduce dependence on the use of inorganic fertilisers. The participants hope that in the future there will be training in making organic fertiliser so that the participants who are farmers and breeders can immediately understand the stages. Keywords: extension; organic fertilizer; organic waste.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN FOTO PRODUK SEBAGAI MEDIA PROMOSI DIGITAL DAN QRIS PADA UMKM WOMENPRENUER BOGOR Annisa Retno Utami; Kania Ratnasari; Fahririn Fahririn
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19384

Abstract

ABSTRAKPerkembangan bisnis digital menuntut pelaku usaha untuk dapat memanfaatkan media digital yang ada seperti promosi media sosial dan menerapkan pembayaran digital. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra pada kegiatan ini yaitu kurangnya kemampuan dalam melakukan promosi di media sosial, belum memiliki foto produk yang eye catching, belum mampu melakukan editing foto secara basic dan belum mengimplementasikan QRIS sebagai pembayaran digital. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman mengenai media promosi Instagaram dan Whatsapp, melakukan mini workshop foto produk, editing foto dengan smartphone dan implementasi dan pendaftaran QRIS sebagai pembayaran digital. Mitra dalam kegiatan ini adalah pelaku UMKM yang merupakan Ibu-Ibu rumah tangga yang melakukan usaha atau biasa disebut dengan Womenpreneur yang terdiri dari 25 pelaku usaha seperti usaha makanan & minuman, fashion dan aksesoris. Metode kegiatan ini dengan Pra Kegiatan (identifikasi, klasifikasi dan persiapan), Pelaksanaan Kegiatan (Pre test & post test, Pelatihan dan Workshop, Pendaftaran QRIS), Evaluasi (Evaluasi dan Pelaporan). Hasil dari kegiatan ini yang dinilai dari hasil pre-test dan post-test terdapat perubahan siginifikan antara pengetahuan sebelum dilaksanakan pelatihan dan sesudah dilaksanakan pelatihan, selain itu peserta juga mampu melakukan foto produk yang lebih baik dari sebelumnya dan masing-masing pelaku usaha sudah memiliki QRIS yang dapat digunakan sebagai pembayaran digital. Kata kunci: foto produk; promosi digital; QRIS; UMKM; womenpreneur ABSTRACTThe development of digital business requires business actors to be able to take advantage of existing digital media such as social media promotion and implementing digital payments. The problems faced by partners in this activity are the lack of ability to promote on social media, do not have eye-catching product photos, have not been able to do basic photo editing and have not implemented QRIS as a digital payment. The purpose of this activity is to provide an understanding of Instagaram and Whatsapp promotional media, conduct mini product photo workshops, photo editing with smartphones and implementation and registration of QRIS as a digital payment. Partners in this activity are MSME actors who are housewives who do business or commonly referred to as Womenpreneur consisting of 25 business actors such as food & beverage, fashion and accessories businesses. The method of this activity is Pre-Activity (identification, classification and preparation), Implementation of Activities (Pre test & post test, Training and Workshop, QRIS Registration), Evaluation (Evaluation and Reporting). The results of this activity are assessed from the results of the pre-test and post-test there is a significant change between knowledge before the training and after the training, besides that participants are also able to take better product photos than before and each business actor already has QRIS that can be used as digital payment. Keywords: product photos; digital promotion; QRIS; MSMEs; womenpreneur
PROGRAM PENDAMPINGAN PENULISAN ILMIAH UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH PUBLIKASI ILMIAH MAHASISWA Sarmini, Sarmini; Saputro, Rujianto Eko; Utomo, Fandy Setyo; Hidayatulloh, Hanif; Indriyani, Ria; Ramadhan, Rio Fadly
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17570

Abstract

ABSTRAKKurangnya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer untuk menulis artikel ilmiah menyebabkan rendahnya jumlah luaran jurnal ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa sebagai luaran program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di semester gasal tahun akademik 2022/2023. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami mengusulkan pelaksanaan kegiatan webinar pendampingan penulisan jurnal ilmiah bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel ilmiah dan meningkatkan jumlah publikasi ilmiah mahasiswa sebagai luaran program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Ada tiga tahapan dalam pelaksanaan kegiatan yaitu tahap persiapan, implementasi dan evaluasi. Kegiatan pendampingan dilakukan secara daring dengan menghadirkan narasumber dari Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) dan diikuti oleh 117 mahasiswa yang mengikuti program MBKM di semester genap 2022/2023. Dampak dari kegiatan webinar yang telah dilaksanakan yakni meningkatnya jumlah publikasi artikel ilmiah mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer sebagai luaran program MBKM di semester genap tahun akademik 2022/2023. Berdasarkan data yang diperoleh dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas AMIKOM Purwokerto terdapat sejumlah 192 tulisan artikel ilmiah mahasiswa yang telah dikirimkan ke beberapa jurnal nasional. Kata kunci: assistance; merdeka belajar kampus merdeka; scientific writing; collaboration; research ABSTRACTComputer Science Faculty students' lack of knowledge and skills to write scientific articles has resulted in the low number of scientific journals produced by students as outputs of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program in the odd semester of the 2022/2023 academic year. Based on these problems, we propose implementing a webinar to assist scientific journal writing for students of the Faculty of Computer Science, which aims to improve the ability to write scientific articles and increase the number of students' scientific publications as an output of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka program. There are three stages in implementing activities: preparation, implementation, and evaluation. Mentoring activities were carried out online by presenting resource persons from Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) and were attended by 117 students taking part in the MBKM program in the even semester 2022/2023. The impact of the webinar activities that have been carried out is the increase in the number of publications of scientific articles by Faculty of Computer Science students as an output of the MBKM program in the even semester of the 2022/2023 academic year. Based on data from the Faculty of Computer Science, Universitas AMIKOM Purwokerto, 192 student scientific articles have been submitted to several national journals. Keywords: accompaniment; study center; games; collaboration; research
PENINGKATAN KETERAMPILAN GURU PRODUKTIF SMK DALAM PENDIDIKAN 4.0 MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN DAN PUBLIKASI VIDEO PEMBELAJARAN DI YOUTUBE Hidayat, Hanif; Asri, Sarwi; Iskandar, Ranu; Bahatmaka, Aldias; Huda, Khoirul; Leksono, Panggah Bowo; Winarko, Chandra Adi; Arrijah, Hanalinda Kubrus
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17827

Abstract

ABSTRAKPendidikan 4.0 merupakan paradigma pendidikan masa depan, dimana pembelajaran cybergogy yang diterapkan. Pembelajaran ini  memerlukan teknologi digital dan internet dalam penerapannya. Salah satu teknologi digital tersebut adalah video pembelajaran. Salah satu SMK Negeri di Kabupaten Tegal siap mendukung pendidikan 4.0 dengan menerapkan pembelajaran interaktif dengan menggunakan video. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan digital guru produktif SMK.. Ada 3 tahapan dalam pengabdian ini yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan (1) mengumpulkan informasi situasi di SMK, (2) mengatur waktu dan tempat pelatihan, dan (3) mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan saat pelatihan, lembar kuesioner dan soal pretest & posttest. Tahap pelaksanaan menggunakan beberapa metode, yaitu ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest, mengisi kuesioner kebermanfaatan pengabdian, dan pengamatan selama proses pelatihan. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa pelatihan ini diadakan pada tanggal 27 Juli 2023 dengan jumlah peserta 15 guru dapat meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan dari 56,00 menjadi 77,33 dari skor maksimal 100. Selama proses pelatihan peserta pelatihan termotivasi. Peserta pelatihan merasa sangat puas dengan pelatihan yang dilakukan. Kata kunci: pendidikan 4.0; SMK; video pembelajaran; youtube ABSTRACTEducation 4.0 is a future educational paradigm, where cybergogy learning is applied. This learning is not only assisted by digital technology but uses the internet in its use. One of these digital technologies is learning videos. One State Vocational School in Tegal Regency is ready to support education 4.0 by implementing learning using videos. The purpose of this service is to improve the productive digital skills of SMK teachers. There were 3 stages in this service, namely, preparation, implementation, and evaluation. The preparatory phase was carried out by (1) gathering information on the situation at the SMK, (2) arranging the time and place for the training, and (3) preparing the tools and materials to be used during the training and the pretest & posttest sheets. The implementation phase used several methods, namely lectures, demonstrations, and direct practice. Evaluation was carried out before, during and after the activity by providing pretest and posttest, observing during the training process, and assessing the performance of the trainees. The results of this service showed that this training held on July 27 2023 with a total of 15 teachers participating can increase the training participants' knowledge from 56.00 to 77.33 from a maximum score of 100. During the training process the training participants were motivated. The training participants were very satisfied with the training carried out.. keywords: education 4.0; learning video; vocational high school; youtube
PELATIHAN PENGISIAN BEBAN KERJA DOSEN (BKD) MELALUI SISTER PADA DOSEN FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS AMIKOM PURWOKERTO Saputro, Rujianto Eko; Febrianti, Diah Ratna; Saputri, Inka; Sarmini, Sarmini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17792

Abstract

ABSTRAKMasih kurangnya pemahaman dosen terkait pengisian BKD melalui SISTER menyebabkan beberapa dosen merasa kesulitan dalam melakukan pengisian BKD, hal ini berdampak pada ketepatan waktu dosen dalam mengirimkan laporan BKD kepada asesor. Keterlambatan tersebut juga mengakibatkan asesor terlambat dalam memeriksa dan memberikan penilaian, yang pada akhirnya dosen menjadi terlambat untuk melaporkan laporan BKD kepada lembaga terkait. Maka dari itu perlu adanya kegiatan pelatihan untuk menyamakan persepsi dosen dalam pengisian BKD, dengan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketelitian dosen pada saat mengisi BKD. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membantu mempermudah dosen dalam melakukan pengisian BKD melalui SISTER dan juga meningkatkan ketepatan waktu dosen dalam pengumpulan laporan BKD. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Kegiatan pelatihan diberikan kepada dosen dengan memberikan pemaparan materi, tes setelah pelatihan dan tanya jawab kepada dosen sebelum kegiatan pelatihan diakhiri. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dapat diikuti dan dipahami dengan baik oleh peserta dan sebanyak 80% peserta setelah mengiktui kegiatan pelatihan dapat menyelesaikan pengisian BKD dan menyimpan permanen laporan BKD. Kata kunci: pelatihan; pengisian; BKD; SISTER; dosen. ABSTRACTThere is still a lack of understanding regarding filling in the BKD through SISTER, causing some lecturers to find it difficult to fill in the BKD, this has an impact on the tighter time for lecturers in sending BKD reports to assessors. This delay also results in an assessor being late in examining and providing an assessment, which ultimately results in the lecturer being late in reporting the BKD report to the relevant institution. Therefore, there is a need for training activities to equalize lecturers' perceptions in filling out the BKD. With this training, it is hoped that it will be able to increase the knowledge, ability and accuracy of lecturers when filling out the BKD. This training activity aims to help make it easier for lecturers to fill in BKD through SISTER and also increase lecturers' timeliness in collecting BKD reports. The activity implementation method consists of the planning stage, implementation stage and evaluation stage. Training activities provided to lecturers include presentation of material, tests after training and questions and answers to lecturers before the training activities end. Based on the results of the activity evaluation, it shows that the training activities can be followed and understood well by the participants and as many as 80% of participants after participating in the training activities can complete filling in the BKD and keep a permanent BKD report. Keywords: training; filling; BKD; SISTER; lecturer.
EDUKASI FISIKA DAN PRAKTIK ROKET AIR DI MTS N 6 SIJUNJUNG Mardiansyah, Dedi; Fardela, Ramacos; Annisa, Hafizha Fitri; Rifwandi, Rial; Rapitri, Juli Fardilla Diana; Armysa, Rindina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19666

Abstract

ABSTRAKBelajar Fisika bagi beberapa siswa dirasa sulit dan membosankan. Sehingga banyak dari siswa cendrung menghindari Pelajaran fisika. Pelaksanaan pembelajaran yang monoton tanpa praktikum kurang mengembangkan proses berfikir siswa. Padahal kemampuan berfikir siswa dalam membangun konsep Fisika juga bisa dikembangkan melalui kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum dapat mengasah rasa ingin tahu siswa dan keterlibatan siswa menjadi lebih besar. Atas dasar itulah kegiatan pengabdian dilakukan dengan tema edukasi Fisika dan praktik roket air di MTSN 6 Sijunjung Sumatera Barat. Siswa diminta terlibat langsung dalam proses kegiatan pembelajaran. Prinsip dasar roket merupakan implemantasi dari perubahan momentum serta Hukum III Newton mengenai aksi-reaksi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan 3 langkah, yaitu: 1. Ceramah singkat, 2. Demonstrasi langsung, dan 3. Diskusi dan tanya jawab. Dari hasil yang di dapatkan, siswa-siswi lebih antusias belajar fisika karena mereka terlibat langsung didalam praktikum. Diharapkan kedepannya pembelajaran sains juga bisa menggunakan praktikum sebagai salah satu metode untuk meningkatkan minat siswa. Kata kunci: fisika; hukum newton; roket air. ABSTRACTLearning Physics if it is only carried out in class without practical work does not develop students' thinking processes. In fact, students' thinking abilities in building Physics concepts can also be developed through practical activities. Practical activities can hone students' curiosity and increase student involvement. On this basis, service activities were carried out with the theme of Physics education and water rocket practice at MTs N 6 Sijunjung. The basic principle of a rocket is the implementation of changes in momentum and Newton's Third Law regarding action-reaction. From the results obtained, students were more enthusiastic about studying physics because they were directly involved in the practicum. It is hoped that in the future science learning can also use practicums as a method to increase student interest. Keywords: physics; newton's laws; water rocket.
PENGEMBANGAN KEGIATAN WISATA MANGROVE MENJADI KAWASAN EDUWISATA DI KELURAHAN OESAPA BARAT KOTA KUPANG Lebrina Ivantry Boikh; Asriati Djonu; Novi Theresia Kiak; Januaria Orsela Bria; Rico Tenis; Audra Dyfa Tharriesitha Putry Sigit; Priastuti Adangla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19667

Abstract

ABSTRAKEkosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem yang paling produktif dibandingkan dengan sistem ekologi lainnya. Penerapan pendekatan eduwisata pada wisata mangrove bertujuan untuk menggabungkan nilai-nilai edukasi, konservasi, dan keberlanjutan dalam satu rangkaian kegiatan. Metode yang digunakan adalah penyuluha dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan melakukan rehabilitasi dan konservasi serta pemahaman mengelola dan melestarian ekowisata mangrove menjadi kawasan eduwisata. Untuk mendukung keberlanjutan pengelolaan edukasi mangrove diberikan bibit mangrove sebanyak 1000 buah, polybag, materi edukatif berupa poster dan lifleat. Manfaat pengembangan wisata mangrove bagi masyarakat adalah meningkatkan nilai edukasi, ekologi, sosial dan ekonomi bagi masyarakat, pengelola dan pengunjung..Kata kunci: mangrove; ekowisata; oesapa barat ABSTRACTMangrove ecosystem is one of the most productive ecosystems compared to other ecological systems. The application of the edu-tourism approach to mangrove tourism aims to combine the values of education, conservation, and sustainability in one series of activities. The methods used are counseling and mentoring. The results achieved were that participants gained knowledge and skills to carry out rehabilitation and conservation as well as an understanding of managing and preserving mangrove ecotourism into an edu-tourism area. To support the sustainability of mangrove education management, 1000 mangrove seeds, polybags, educational materials in the form of posters and lifleats were given. The benefits of mangrove tourism development for the community are to increase educational, ecological, social and economic value for the community, managers and visitors. Keywords: mangroves; ecotourism; oesapa barat.
PENGEMBANGAN KAPASITAS USAHA PROGRAM MBA MAYA (MEMBINAN DAN MEMBERDAYA) KEPADA MASYARAKAT KELOMPOK KREDITUR MEKAR DALAM PENGEMBANGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Bliker Butar-Butar; Santi Rambe; Lelisari Lelisari; Zainal Abidin Pakpahan; Muhammad Yusuf Siregar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.20147

Abstract

ABSTRAKKondisi Masyarakat pada Kelompok Kreditur Mekar dalam pengembangan UMKM di Desa Hapesong Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan masih terbilang lemah. Minimnya keberanian para pedagang untuk mengajukan pinjaman ke bank karena pola pikir masyarakat selama ini bahwa prosedur dan persyaratan pinjaman kredit bank itu sulit serta minimnya pengetahuan tentang pengaturan keuangan dalam usaha. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat Hapesong Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan tentang pentingnya kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha Program Mba Maya (Membinan Dan Memberdaya) Kepada Masyarakat Kelompok Kreditur Mekar Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman masyarakat desa Hapesong Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan tentang pentingnya pentingnya kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha Program Mba Maya (Membinan Dan Memberdaya) Kepada Masyarakat Kelompok Kreditur Mekar Dalam Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kata Kunci: UMKM; pengembangan; Mba Maya ABSTRACTThe condition of the community in the Mekar Creditor Group in developing MSMEs in Hapesong Village, Batangtoru District, South Tapanuli Regency is still relatively weak. The lack of courage of traders to apply for loans to banks is due to the mindset of the public so far that bank credit loan procedures and requirements are difficult and lack of knowledge about financial arrangements in business. The purpose of this community service is to provide understanding and knowledge to the people of Hapesong, Batangtoru District, South Tapanuli Regency about the importance of Mba Maya Program (Building and Empowering) Business Capacity Building activities to the community of Mekar's creditor group in the development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The result of this activity was an increase in the understanding of the people of Hapesong village, Batangtoru District, South Tapanuli Regency about the importance of business capacity building activities for the Mba Maya Program (Building and Empowering) to the community of Mekar's creditor group in the development of Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Keyword: MSMEs; development; Mba Maya