cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
PENDAMPINGAN UMKM DAN DIGITAL MARKETING KEPADA WARGA BINAAN LAPAS PEREMPUAN KELAS II B KUPANG Clarce Sarliana Maak; Yonas Ferdinand Riwu; Rolland Epafras Fanggidae; Jachielin Helvinda Lada
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19644

Abstract

ABSTRAKKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berjudul “Pendampingan UMKM dan Digital Marketing Kepada Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II B Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan kewirausahaan dan digital marketing, agar para mendapatkan pengetahuan tentang kegiatan wirausaha dan memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan kegiatan wirausaha mereka. Penggunaan metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah ceramah, diskusi, pelatihan dan pendampingan bagi mitra dengan target luaran yang ingin dicapai adalah mitra dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan tentang kewirausahaan dan bagaimana mereka dapat menggunakan teknologi digital dalam berwirausaha. Hal ini dikarenakan, para Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas II B Kupang adalah mereka yang sudah memiliki skill namun namun pemanfaataannya belum maksimal karena masih menjalani masa pembinaan di dalam Lapas, serta belum dimanfaatkan secara maksimal sebagai sumber pendapatan. Hasil dari kegiatan ini membentuk pemahaman warga binaan untuk mempunyai pemikiran kedepan untuk memanfaatkan sumberdaya yang ada di sekitar mereka. Kata kunci: digital marketing; kewirausahaan; perempuan; UMKM; teknologi. ABSTRACTThis Community Service Activity (CSA) is entitled "MSMEs Assistance and Digital Marketing to Class II B Women's Prison Residents in Kupang". This activity aims to provide entrepreneurship and digital marketing training so that participants gain knowledge about entrepreneurial activities and utilize digital technology in developing their entrepreneurial activities. The method used in this community service activity is lectures, discussions, training, and mentoring for partners. The output target to be achieved is that partners have an understanding and knowledge of entrepreneurship and how they can use digital technology in entrepreneurship. This is because Class II B Kupang Women's Prison Assisted Residents are those who already have skills, but their utilization is not optimal because they are still undergoing coaching in prisons and have not been utilized optimally as a source of income. The results of this activity form an understanding of the assisted resident's need for forward-thinking to utilize the resources around them. Keywords: digital marketing; entrepreneurship; MSMEs; technology; women.
ALAT PERMAINAN EDUKATIF BERBAHAN LIMBAH CANGKANG SAWIT DALAM PENGENALAN WARNA ANAK USIA DINI Rini Mustikasari Kurnia Pratama
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.20003

Abstract

ABSTRAKPembelajaran pada anak usia dini dituntuk yang bersifat menyenangkan, kreatif, dan inovatif sehingga mudah diingat khususnya dalam pengenalan warna. Hal ini memberikan stimulus anak usia dini dalam perkembangan kemampuan kognitifnya. Permasalahan yang umum adalah monotonnya alat permainan edukatif (APE) yang digunakan dalam proses pembelajaran sehingga dikembangkan APE dengan memanfaatkan limbah dari cangkang sawit. Sasaran kegiatan berjumlah 22 orang, yaitu peserta didik PAUD Al- Farhad Desa Tanjung Marwo, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu menstimulasi perkembangan kognitif anak melalui media pembelajaran yang menyenangkan dan mudah diingat oleh anak usia dini dengan memanfaatkan limbah dari cangkang sawit yang mudah didapatkan di lingkungan sekitar.  Kegiatan dilakukan dengan melakukan demonstrasi langsung kepada peserta didik. Hasil pelaksanaan kegiatan ini anak usia dini menjadi mudah mengingat warna, dan aktif mengutarakan pendapatnya dengan APE limbah cangkang sawit. Kata kunci: cangkang sawit; APE; anak usia dini ABSTRACTLearning in early childhood is intended to be fun, creative and innovative so that it is easy to remember, especially in recognizing colors. This provides stimulus for early childhood in the development of their cognitive abilities. A common problem is the monotony of educational game tools used in the learning process, so educational game tools was developed by utilizing waste from palm kernel shells. The target of the activity was 22 people, namely Al-Farhad Early Childhood Education students, Tanjung Marwo Village, Muara Tembesi District, Batanghari Regency, Jambi Province. The aim of this community service is to help stimulate children’s cognitive development through learning media that is fun and easy for young children to remember by utilizing waste from palm shells which is easily available in the surrounding environment. Activities are carried out by conducting direct demonstrations to students. As a result of implementing this activity, young children can easily remember colors and actively express their opinions with palm shell waste educational game tools. Keywords: palm kernel shell; educational game tool; early childhood
MEMBERDAYAKAN PEREKONOMIAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN DALAM PEMBUATAN SABUN YANG RAMAH LINGKUNGAN Subadriyah Subadriyah; Anita Dwi Puspitasari; Khoirul Anwar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.20509

Abstract

ABSTRAKKelurahan Kalisegoro merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Rata-rata penduduk Kalisegoro bekerja di sektor swasta, wiraswasta dan buruh serta sebagian yang lain beragam. Adanya pandemi covid-19 yang terjadi beberapa waktu yang lalu, menyebabkan masyarakat banyak kehilangan pekerjaan dan sumber mata pencaharian. Hilangnya pendapatan suatu kepala keluarga akibat pandemi Covid-19 ini mengharuskan setiap keluarga mencari alternatif lain untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu warga kelurahan Kalisegoro tentang pembuatan sabun eco-friendly serta produk yang dihasilkan dapat dijual sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan masyarakat setempat. Metode pelaksanakaan dengan memberikan pelatihan pembuatan sabun eco-friendly kepada ibu-ibu di Kelurahan Kalisegoro. Peserta pelatihan terdiri dari ibu-ibu PKK di RT 06 RW 01 yang berjumlah 22 orang. Hasil dari kegiatan ini yaitu dihasilkan sabun eco-friendly dengan bahan alami yang aman bagi lingkungan dan pemakai serta memberikan pelatihan kepada masyarakat Kelurahan Kalisegoro mengenai langkah pembuatan sabun eco-friendly yang nantinya mitra dapat mengembangkan keterampilan dalam berwirausaha. Kata kunci: pelatihan; sabun eco-friendly; kewirausahaan ABSTRACTKalisegoro Village is one of the villages in Gunung Pati District, Semarang City. The average Kalisegoro resident works in the private sector, is self-employed and is a laborer, as well as a variety of others. The Covid-19 pandemic that occurred some time ago caused many people to lose their jobs and sources of livelihood. The loss of income for the head of the family due to the Covid-19 pandemic requires each family to look for other alternatives to meet their daily needs. The aim of this service is to provide knowledge to mothers of Kalisegoro sub-district residents about making eco-friendly soap and the resulting products can be sold so that they can improve the economy of their families and local communities. The implementation method is to provide training in making eco-friendly soap to mothers in Kalisegoro Village. The training participants consisted of 22 PKK women in RT 06 RW 01. The results of this activity are producing eco-friendly soap with natural ingredients that are safe for the environment and users as well as providing training to the Kalisegoro Village community regarding steps for making eco-friendly soap so that partners can later develop entrepreneurial skills. Keywords: training; eco-friendly soap; entrepreneurship.
HILIRISASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA PRODUKSI CENDAWAN ENTOMOPATOGEN DAN Trichoderma DI DESA SUKORAMBI - JEMBER Ankardiansyah Pandu Pradana; Dyah Ayu Savitri; Yuli Hariyati; Sugeng Winarso; Sudarko Sudarko; Sofia Sofia; Mochammad Wildan Djatmiko; Rachmi Masnilah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17055

Abstract

ABSTRAKDesa Sukorambi di Jember, Jawa Timur, merupakan wilayah yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Namun, petani di Desa Sukorambi menghadapi tantangan serius akibat serangan hama yang mengakibatkan penurunan hasil panen yang signifikan. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan teknologi pengendalian hayati menggunakan cendawan entomopatogen Metarhizium sp. dan cendawan Trichoderma sp. Sebagai langkah awal, dilakukan sosialisasi dan diskusi dengan mitra dan perangkat Desa Sukorambi untuk memahami permasalahan yang dihadapi dan mengenalkan solusi teknologi yang akan diterapkan. Kemudian, program melibatkan penyusunan materi pelatihan dan pembagian tugas untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan. Pelatihan produksi agens hayati berbasis cendawan dilakukan dalam dua pertemuan dengan praktek langsung menggunakan bioreaktor sederhana. Kegiatan pelatihan dan sosialisasi mendapatkan respon positif dan antusias dari masyarakat petani di Desa Sukorambi. Pemahaman, keterampilan, dan motivasi petani mengalami peningkatan yang signifikan setelah pelatihan. Skor pemahaman meningkat dari 3 menjadi 7, keterampilan dari 2,93 menjadi 8, dan motivasi dari 4,2 menjadi 7,4. Diharapkan teknologi pengendalian hayati dengan cendawan entomopatogen dan Trichoderma ini dapat membantu mengatasi masalah serangan hama yang selama ini menghambat pertanian di Desa Sukorambi. Dengan penerapan teknologi yang tepat, diharapkan hasil pertanian akan meningkat secara signifikan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta keberlanjutan pertanian di wilayah tersebut. Kata kunci: bioreaktor; keterampilan; Metarhizium; motivasi; Trichoderma ABSTRACTSukorambi Village, located in Jember, East Java, heavily relies on agriculture for its livelihood. However, farmers face a significant challenge due to pest infestations causing substantial crop yield losses. To address this, the adoption of biologically-based control technology using entomopathogenic fungi Metarhizium sp. and Trichoderma sp. becomes essential. The program began with socialization and discussions involving partners and stakeholders from Sukorambi Village to understand the problems and introduce the proposed solution. Training materials were prepared, and tasks were allocated for seamless execution. Training sessions for bioagents production using fungi were conducted in two phases, incorporating hands-on practice with a user-friendly bioreactor. The initiatives received positive responses from the farming community, with significant improvements in understanding, skills, and motivation. Implementing biologically-based control technology with entomopathogenic fungi and Trichoderma holds promise to effectively address persistent pest challenges, boosting agricultural productivity and improving farmers' socio-economic well-being sustainably. Keywords: bioreactor; skill; Metarhizium; motivation; Trichoderma
PELATIHAN PENGGUNAAN NEARPOD SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR Darmaji, Darmaji; Purwaningsih, Sri; Lestari, Neneng; Riantoni, Cycin; Falah, Hebat Shidow
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19297

Abstract

ABSTRAKNearpod menjadi salah satu alternatif media yang dapat digunakan dalam proses kegiatan belajar-mengajar. Namun, belum setiap guru dapat mengaplikasikan Nearpod dalam merancang, melaksanakan, serta melakukan asesmen dalam pembelajaran. Tujuan kegiatan pelatihan yaitu untuk memberikan pelatihan kepada para guru dalam merancang media pembelajaran menggunakan Nearpod. Peserta pelatihan merupakan pada guru di lingkungan Kabupatan Tanjung Jabung Timur, Jambi. Metode pelatihan yang dilaksanakan berupa workshop pelatihan penerapan media dan teknologi dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan pelatihan menghasilkan pengalaman yang dibutuhkan guru dalam menggunakan Nearpod sebagai media pembelajaran. Pengetahuan yang diperoleh saat pelatihan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pembelajaran fisika yang kreatif dan inovatif yang memanfaatkan perkembangan teknologi di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan berupa workshop pelatihan dengan metode ceramah, diskusi, demonstrasi serta melakukan praktik langsung bersama peserta pelatihan. Hasil kegiatan pelatihan adalah setiap guru dapat merancang, melaksanakan, serta melakukan asesmen dalam pembelajaran menggunakan media pembelajaran Nearpod di kelas. Tingkat keberhasilan kegiatan pelatihan diukur melalui angket respon peserta saat pretest dan posttest. Pada saat pretest, sebanyak 40% peserta belum mampu menggunakan Nearpod dengan baik. Pada saat posttest, 100% peserta mampu menggunakan Nearpod dengan baik. Semoga pelatihan ini dapat menjadi salah satu solusi alternative bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan menyenangkan. Kata kunci: media pembelajaran; nearpod; pembelajaran fisika; pelatihan. ABSTRACTNearpod is an alternative media that can be used in the teaching and learning process. However, not every teacher can apply Nearpod in designing, implementing, and conducting assessments in learning. The aim of the training activity is to provide training to teachers in designing learning media using Nearpod. The training participants were teachers in East Tanjung Jabung Regency, Jambi. The training method implemented is in the form of a training workshop on the application of media and technology in learning activities. Training activities produce the experience teachers need in using Nearpod as a learning medium. It is hoped that the knowledge gained during the training can make a positive contribution to improving creative and innovative physics learning that utilizes technological developments in the school environment. The results of the training activities are that each teacher can design, implement, and carry out assessments in learning using Nearpod in the classroom. The measure of success of training activities is measured through participant response questionnaires during the pretest and posttest. During the pretest, as many as 40% of participants were not able to use Nearpod well. At the posttest, 100% of participants were able to use Nearpod well. Hopefully, this training can be an alternative solution for teachers in implementing creative, innovative, and fun learning Keywords: learning media; nearpod; physics learning; training.
EDUKASI EFEK SAMPING OBAT MELALUI KAJIAN FARMAKOVIGILANS PADA MASYARAKAT DI KOTA MATARAM Anna Pradiningsih; Baiq Leny Nopitasari; Nurul Qiyaam; Wirawan Adikusuma; Safwan Safwan; Cyntiya Rahmawati; Baiq Lenysia Puspita Anjani; Rihhadatul Aisy; Risma Widia Ningsih
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.14586

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki judul Edukasi Efek Samping Obat Melalui Kajian Farmakovigilans Pada Masyarakat. Kegiatan ini berlokasi di Taman Sangkareang pada hari Jumat, 30 Maret 2023. Mayarakat yang terdapat pada Taman Sangkareang sejumlah 30 orang. Masyarakat yang menjadi mitra meliputi usia produktif dari rentang 15-65 tahun. Pendidikan terakhir responden memiliki variasi yang beragam. Pendidikan terakhir SMA memiliki jumlah tertinggi yaitu 60%, S1 sebesar 16,67%, dan SMK sebesar 13,33 %. Sedangkan jumlah terendah yaitu D3, SMP dan SD dengan persentase masing-masing 3,33%. Masyarakat yang berkenan menjadi responden diberikan pretest, kemudian responden diberikan leaflet berupa penjelasan mengenai Efek Smaping obat melalui Kajian Farmakovigilans. Setelah itu, responden diberikan posttest. Pemberian pretest dan postetst ini bertujuan agar dapat mengetahui tingkap pemahaman responden terhadap materi yang diberikan. Hasil pretest didapatkan peresentase sebesar 69,67% jawaban yang sesuai. Sedangkan setelah pemberian edukasi, pengetahuan masyarakat dapat meningkat dilihat dari hasil posttest sebesar 83,08%. Hal ini menyatakan bahwa pemberian edukasi memberikan dampak yang baik bagi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai efek samping obat. Kata kunci: farmakovigilans; obat; edukasi ABSTRACTThis community service activity has the title Education of Drug Side Effects through Pharmacovigilance Studies in the Community. This activity will be located at Taman Sangkareang on Friday, March 30, 2023. The community in Sangkareang Park is 30 people. The communities that become partners include the productive age from the range of 15-65 years. The respondents' recent education has a variety of variations. The last high school education has the highest number of 60%, S1 at 16.67%, and SMK at 13.33%. While the lowest number is D3, junior high school and elementary school with a percentage of 3.33% each. People who wish to be respondents are given a pretest, then respondents are given a leaflet in the form of an explanation of the Smaping Effects of drugs through Pharmacovigilance Studies. After that, respondents were given a posttest. The provision of pretest and postetst aims to be able to find out the window of respondents' understanding of the material provided. The pretest results obtained a percentage of 69.67% of the corresponding answers. Meanwhile, after providing education, public knowledge can increase as seen from the posttest results by 83.08%. This states that providing education has a good impact on increasing public knowledge about drug side effects. Keywords: pharmacovigilance; medicine; education
PKM PENIGKATAN VALUE ADDED MELALUI PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICE DAN DIGITAL MARKETING METHOD PADA UMKM INDUTRI MEBEL ANEKA JAYA Supami Wahyu Setiyowati; Hari Lugis Purwanto; Asna Asna
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19653

Abstract

ABSTRAKPermasalahan yang dihadapi oleh UMKM Mebel Aneka Jaya ialah mekanisme produksi yang masih menggunakan peralatan sederhana sehingga berdampak pada terbatasnya kapasitas prosuksi, selain itu model yang dihasilkan juga tidak mengikuti trend model terkini, pem asaran yang dilakukan dengan cara tradisional dan tidak memanfaatkan teknologi informasi yang ada, permasalahan lainnya yaitu pemahaman manajemen keuangan yang rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada UMKM Mebel Aneka Jaya dengan cara pengadaan alat produksi yang tepat guna, pemberian pelatihan digital marketing dan pelatihan manajemen keuangan sehingga diharapkan dapat menambah Value Added. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan pelatihan dan pendampingan good manufacturing practice dengan memanfaatkan alat yang modern, memberikan pelatihan manajemen keuangan serta memberikan pelatihan tentang strategi marketing berbasis digital supaya produk dapat dipasarkan sesuai dengan target pasarnya, sehingga mampu memperluas pangsa pasar dan memenangkan persaingan dengan kompetitornya. Hasil pengabdian  ini berupa Mebel Aneka Jaya dibantu oleh tim Unikama dapat memajukan usahanya dan juga mampu bersaing dengan kompetitor. Peningkatan produksi 50%. Peningkatan penjulan naik 50% dengan adanya digital marketing. Peningkatan pendapatan naik 50%. Mitra bisa membuat laporan keuangan. Kata kunci: PKM; mebel aneka jaya; produk olahan kayu; value added; market orientation. ABSTRACTThe problems faced by Aneka Jaya Furniture UMKM are the production mechanism which still uses simple equipment, which has an impact on limited production capacity, apart from that the models produced do not follow the latest model trends, marketing is carried out using traditional methods and does not utilize existing information technology, problems Another is low understanding of financial management. This service aims to provide solutions to Aneka Jaya Furniture MSMEs by procuring appropriate production equipment, providing digital marketing training, and financial management training so that it is hoped that it can increase Value Added. The method used in this research is training and mentoring good manufacturing practices by utilizing modern tools, providing financial management training and providing training on digital-based marketing strategies so that products can be marketed according to their target market, so they can expand market share and win the competition by its competitors. The result of this service is that Aneka Jaya Furniture, assisted by the Unikama team, can advance its business and also be able to compete with competitors. 50% increase in production. Sales increased by 50% with digital marketing. Increase in revenue up 50%. Partners can make financial reports. Keywords: PKM; aneka jaya furniture; processed wood products; value added; market orientation.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN RANCANGAN PEMBELAJARAN INOVATIF ABAD 21 PADA MAHASISWA Agus Herianto; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ibrahim; Mas’ad Mas’ad; Khosiah Khosiah; Mahsup Mahsup; Sintayana Muhardini; Irma Setiawan; Junaidin Junaidin; Zaenudin Zaenudin; Eka Fitriani; Najamudin Najamudin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.15820

Abstract

ABSTRAKTujuan kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik, karakteristik rancangan pembelajaran dan penyusunan rancangan pembelajaran inovatif abad 21. Metode kegiatan dengan tahapan terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian yaitu: 1) Mahasiswa peserta pengabdian memahami tentang model-model pembelajaran inovatif berorientasi konstruktivistik; 2) Mahasiswa peserta pengabdian memahami dengan baik cara mengimplementasikan model-model pembelajaran inovatif tersebut dalam kegiatan pembelajaran; 3) Mahasiswa peserta pengabdian memahami secara spesifik ciri atau karakteristik rancangan pembelajaran inovatif abad 21; 4) Mahasiswa peserta pengabdian memahami tentang penyusunan rancangan pembelajaran inovatif abad 21 dalam wujud RPP. Kata kunci: pendampingan; rancangan pembelajaran inovati abad 21; mahasiswa ABSTRACTThe purpose of this service activity is to increase students' understanding of constructivistic-oriented innovative learning models, characteristics of learning designs and the preparation of innovative learning designs of the 21st century. The method of activity with stages consists of preparation, implementation and evaluation of activities. The results of service activities are: 1) Students participating in the service understand about innovative learning models oriented to constructivism; 2) Students participating in the service understand well how to implement these innovative learning models in learning activities; 3) Students participating in the service understand specifically the characteristics or characteristics of innovative learning designs in the 21st century; 4) Students participating in the service understand about the preparation of innovative learning designs for the 21st century in the form of lesson plans. Keywords: mentoring; 21st century innovation learning design; student
HIDROPONIK SEDERHANA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SISWA DI SMP NEGERI 1 PEMALI Khasanah, Nur; Muharani, Laily; Priestiani, Priestiani; Pidaryani, Pidaryani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19536

Abstract

ABSTRAKPenurunan minat generasi muda untuk berkarir pada bidang pertanian disebabkan oleh beberapa faktor diantarannya mind set pertanian konvensional, modal terbatas, lahan garapan sempit, dan tidak adanya peluang pengembangan karir, beberapa faktor tersebut yang membuat generasi muda tidak memiliki minat untuk bergabung dalam ketenagakerjaan bidang pertanian. Upaya untuk meningkatkan minat generasi muda pada bidang pertanian dapat dilakukan melalui pendidikan dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai media pembelajaran. Melalui pendidikan yang di laksanakan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Pemali ini, dapat menjadi terobosan agar anak mengenal dunia pertanian. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan pelatihan budidaya tanaman secara hidroponik dan siswa dapat memanfaatkan lahan kosong disekolah sebagai media pembelajaran pertanian. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah metode ceramah, demonstrasi, dan partisipatif. Hasil PkM menunjukkan peningkatan pengetahuan bidang pertanian dari 29% menjadi 71%, siswa dapat melakukan budidaya tanaman sayuran hidroponik dengan hasil yang baik, dan siswa dapat memanfaatkan lahan kosong di Sekolahnya. Keywords: budidaya; hidroponik; SMP ABSTRACTThe less interest of the younger generation in pursuing their career in the agricultural sector is caused by several factors, such as a conventional agricultural mindset, lack of capital, limited arable land, and opportunities for career development. Some of these factors make the younger generation less interested in joining at agricultural sector. The effort to increase the younger generation's interest in the agricultural sector can be made through an event in the educational field. The event was held at Pemali 1 State Middle School. The aims of this event are to introduce the students to the agricultural sector and to give them training in planting hydroponics in their school area. Lecturing, demonstrating, and participating are the methods used in this research. The findings of the research show that the younger generation or the students’ interest in the agricultural sector increased from 29% to 71%. The students are also can cultivate hydroponic vegetable plants with the best results by utilizing the space at their school. Kata kunci: cultivation; hydroponics; junior high school
PENDAMPINGAN PELAKSANAAN BABY SPA GUNA MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA 3-6 BULAN DI DESA BANTARJAYA KABUPATEN BEKASI Ika Kania Fatdo Wardani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16937

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan Tahun 2014 pada jurnal Pediatrics tercatat sekitar 33% bayi mengalami masalah tidur. Penelitian di Melbourne Australia didapatkan hasil 32% ibu, terdapat kejadian berulang masalah tidur pada bayi mereka. Berdasarkan survey awal Januari, wawancara 3 orang ibu yang mempunyai bayi 3-6 bulan tidak mengetahui manfaat baby spa. Berdasarkan uraian tersebut, penulis tertarik melakukan “Pendampingan pada ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan dalam pelaksanaan baby spa di Desa Bantarjaya Kabupaten Bekasi”. Kegiatan tahap I dan II pada hari Jumat dan Sabtu, 02 dan 03 Juni 2023, Evaluasi tahap I dan II pada hari  Jumat dan sabtu 09 dan 10 Juni 2023, di Balai Desa Bantarjaya. Sasaran adalah ibu memiliki Bayi Usia 3-6 di Desa Bantarjaya 47 orang. Metode kegiatan pendampingan ibu melakukan baby spa. Media phantom, video baby spa, leaflet dan poster. Hasil nilai pretest dan posttest dari 47 responden, nilai Pretest memiliki pengetahuan kurang tentang baby spa sebesar 59,02%, nilai Posttest pengetahuan menjadi 83,55% (Pengetahuan Baik). Berdasarkan nilai pretes dan posttest terdapat peningkatan pengetahuan dari responden (25,16%). Hasil sebelum dilakukan pendampingan (Pretest) baby spa, keterampilan dari 47 responden sebesar 57,60%, setelah dilakukan pendampingan (Posttest) keterampilan menjadi 85,86% (Keterampilan Baik). Ada peningkatan keterampilan (28,26%). Kegiatan pendampingan baby spa pada ibu yang memiliki bayi usia 3-6 bulan untuk meningkatkan kualitas tidur bayi. Kata Kunci : baby spa; kualitas tidur bayi  ABSTRACTBased on 2014 in the journal Pediatrics, it was recorded that around 33% of babies experience sleep problems. Research in Melbourne, Australia found that 32% of mothers have repeated occurrences of sleep problems in their babies. Based on a survey in early January, interviews with 3 mothers who had babies 3-6 months did not know the benefits of baby spas. Based on this description, the author is interested in conducting "Assistance to mothers who have babies aged 3-6 months in the implementation of baby spa in Bantarjaya Village, Bekasi Regency". Phase I and II activities on Friday and Saturday, June 02 and 03, 2023, Phase I and II evaluation on Friday and Saturday June 9 and 10, 2023, at Bantarjaya Village Hall. The target is mothers who have babies aged 3-6 in Bantarjaya Village 47 people. The method of accompaniment activities for mothers is to do baby spa. Phantom media, baby spa videos, leaflets and posters. The results of pretest and posttest scores from 47 respondents, Pretest scores have less knowledge about baby spa by 59.02%, Posttest knowledge scores become 83.55% (Good Knowledge). Based on pretest and posttest scores, there was an increase in knowledge from respondents (25.16%). The results before the baby spa Pretest, the skills of 47 respondents were 57.60%, after the skills were carried out (Posttest) skills became 85.86% (Good Skills). There was an increase in skills (28.26%). Baby spa mentoring activities for mothers who have babies aged 3-6 months to improve the quality of baby's sleep. Keywords : baby spa; baby sleep quality