cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,601 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI BACA MELALUI MEDIA KARTU BACA DALAM PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SDN PAGANDONGAN Satriawati, Satriawati; Denggo, Dinda Claudia Risal; Malingong, Ruliadi; Damayanti, A. Alfiani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19207

Abstract

ABSTRAKHasil-hasil penelitian Internasional menunjukkan bahwa kemampuan literasi siswa Indonesia secara umum tergolong rendah. Peserta didik kita di Indonesia belum menjadikan kegiatan membaca dan menulis sebagai kegiatan sehari-hari. Lewat Program Kampus Mengajar ini memberikan tanggung jawab yang tidak hanya berfokus pada bantuan mengajar, namun program ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan literasi peserta didik. Kegiatan ini dikhususkan pada siswa siswi SDN Pagandongan yang belum lancar atau tidak tahu sama sekali membaca. Di setiap kelas setidaknya memiliki satu sampai empat siswa yang tidak mampu membaca ataupun memahami bacaannya. Metode pengabdian yang digunakan merupakan metode pelatihan dan pendampingan terkait penggunaan kartu baca, dengan kartu baca kami dapat mengukur dan mengetahui kemajuan peserta didik dalam pelatihan literasi. Pelatihan dan pendampingan ini dilaksanakan sepanjang penugasan kampus mengajar yaitu selama 4 bulan lamanya dengan 13 siswa dari beberapa kelas. Hasil yang diperoleh dari kegiatan meningkatkan kemampuan literasi melalui kartu baca ini memberikan dampak yang baik dengan meningkatnya kemampuan literasi peserta didik, kegiatan ini juga menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan baik dengan memulai penerapan literasi sebelum pembelajaran dimulai. Kata kunci: kampus mengajar; kartu baca; kemampuan literasi ABSTRACTThe results of international research show that the literacy skills of Indonesian students are generally relatively low. Our students in Indonesia have not yet made reading and writing activities their daily activities. The Teaching Campus Program provides responsibilities that do not only focus on teaching assistance, but this program aims to help improve students' literacy skills. This activity is specifically for Pagandongan Elementary School students who are not yet fluent or don't know how to read at all. Each class has at least one to four students who are unable to read or understand what they are reading. The service method used in this article is a training and mentoring method related to the use of reading cards. With reading cards we can measure and determine students' progress in literacy training. The results obtained from this activity to improve literacy skills through reading cards have a good impact by increasing students' literacy skills. This activity also fosters good habits by starting to apply literacy before learning begins. Keywords: literacy skills;read card;teaching campus.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SUSU KEDELAI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI KOTA MAKASSAR Tahir, Rahmawati; Murniati, Andi; Haris, Andi Tenri Lawa Putri Lanrang; Haris, Andi Tenri Ellyana; Zainuddin, Dian Utami
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19798

Abstract

ABSTRAKProgram Kegiatan Pengabdian Masyarakat bekerjasama dengan Mitra ATI (Air Tahu Alami) merupakan salah satu UKM home industry. Adapun tujuan dari PKM ini yaitu untuk meningkatkan kegiatan usaha dengan perbaikan manajemen, peningkatan produksi, kemasan baru, promosi & pembuatan Ms. Exel yang memberikan berbagai keunggulan. Adapun tahapan pada PKM ini yaitu Tahapan persiapan, tahapan pengadaan alat dan bahan, tahapan pendampingan proses pembuatan susu kedelai, tahapan pendampingan desain kemasan dan labeling, tahapan pendampingan pembuatan laporan menggunakan Exel. Adapun luaran dari Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat PKM ini menjadikan usaha home industry ATI (Susus Air Tahu) menggunakan suatu konsep inovasi, penetrasi pasar, dimana mitra fokus pada penjualan produk yang sebelumnya telah ada di pasar dengan peningkatan jumlah produksi, menggunakan kemasan desain dan labeling baru yang menarik dan pembukuan laporan  usaha menggunakan perangkat Ms. Excel. Dimana usaha ATI tersebut berada pada posisi progresif, yaitu kuat dan dapat bersaing. Sehingga dapat memperbaiki perekonomian. Kata Kunci : strategi; pengembangan; usaha; susu kedelai ABSTRACTThe Community Service Activity Programme, in collaboration with ATI Partners (Air Tahu Alami), is one of the UKM home industries. The aim of this PKM is to increase business activities by improving management, increasing production, new packaging, promotion, and making Ms. Excel, which provides various advantages. The stages in this PKM are the preparation stage, the stage for procuring tools and materials, the stage for assisting in the process of making soy milk, the stage for assisting with packaging design and labeling, and  the stage for assisting in making reports using Excel. The output of this PKM Community Service Activity is that the home industry business ATI (Susus Air Tahu) uses the concept of innovation and market penetration, where partners focus on selling products that previously existed on the market by increasing the amount of production and using new packaging designs and labeling. interesting and bookkeeping business reports using MS Excel. ATI's business is in a progressive position, namely strong and able to compete. So it can improve the economy. Keywords: strategy; development; business; soy milk
PENGARUH MEDIA TANAM SISTEM IRIGASI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS HASIL PERTANIAN TANAMAN PADI DENGAN METODE JAJAR LEGOWO DI DESA MAWAR MEKAR Akbar Mu Alif; Laila Nisvi Nur Aulia Marathus Solehah; Priti Susanti; Noor Oktavia; M.Fadjar Shiddiq
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17985

Abstract

ABSTRAKUpaya peningkatan produktivitas tanaman padi menjadi suatu kebutuhan mendesak mengingat tingginya kebutuhan akan bahan pangan di masyarakat. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah metode jajar legowo. Prinsip dasar metode ini mencakup pengaturan tanaman dalam pola tertentu, yang meningkatkan asimilasi tanaman, perputaran cahaya matahari, dan sirkulasi udara di sekitar tanaman. Metode jajar legowo terdiri dari berbagai variasi, yaitu 2:1, 3:1, dan 4:1. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), metode jajar legowo 4:1 terbukti sebagai metode yang optimal untuk meningkatkan hasil produksi gabah. Sementara itu, metode jajar legowo 2:1 lebih cocok untuk menghasilkan gabah berkualitas tinggi yang dapat digunakan sebagai benih. Selain itu, media tanam, penggunaan pupuk, dan sistem irigasi, termasuk penggunaan pipa, memengaruhi pertumbuhan tanaman padi secara signifikan. Hasil penelitian ini menjelaskan metode jajar legowo dengan dukungan pipa meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas gabah yang dihasilkan, baik dalam musim hujan maupun musim kemarau. Dengan demikian, penggunaan metode jajar legowo dengan dukungan infrastruktur seperti pipa dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan produksi dan kualitas padi. Kata kunci : media tanam; produktivitas; irigasi dan jajar legowo ABSTRACTEfforts to increase rice crop productivity have become an urgent necessity given the high demand for food in society. One method that can be employed is the legowo system. The fundamental principle of this method involves arranging crops in a specific pattern, which enhances plant assimilation, sunlight exposure, and air circulation around the crops. The legowo system comprises various variations, including 2:1, 3:1, and 4:1. In research conducted by the Agricultural Technology Assessment Institute (BPTP), the legowo 4:1 method has proven to be the optimal approach for increasing rice production yields. Meanwhile, the legowo 2:1 method is more suitable for producing high-quality rice that can be used as seed. Additionally, the choice of planting medium, the application of fertilizers, and the irrigation system, including the use of pipes, significantly impact rice plant growth. The results of this study demonstrate that the legowo system with pipe support enhances soil fertility and the quality of the rice produced, both during the rainy and dry seasons. Therefore, the utilization of the legowo system with infrastructure support such as pipes can serve as an effective solution to improve rice production and quality. Keywords: planting media; productivity; irrigation and jajar legowo.
PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK CANGKANG TELUR DENGAN KEPALA UDANG TINGGI KALSIUM (PENCEGAH OSTEOPOROSIS) PADA KELOMPOK PKK DESA SINGOROJO, MAYONG JEPARA Kursistiyanto, Nurcahyo; Mudiarti, Luky; Setiyowati, Desti; Mustofa, Arif; Rohman, Farid Abdur; Latifa, Milfa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19331

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan skill kelompok ibu-ibu  di desa Singorojo Jepara dengan mentransformasikan teknologi pengolahan, pengemasan, pemasaran dan manajemen usaha yang menggunakan bahan dasar nasi menjadi produk olahan kerupuk cangkang telur dan kepala udang. Permasalahan rendahnya pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu desa Singorojo dalam mengolah limbah baik dari cangkang telur maupun kepala udang, sehingga menjadi produk yang bernilai ekonomis. Pelatihan ini di berikan mulai dari cara pengolahaan, pengemasan, pemasaran sampai metode yang akan di terapkan, untuk mencapai tujuan atau target yaitu metode demonstrasi, pelatihan/penyuluhan. Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah kelompok ibu rumah tangga desa Singorojo telah memahami dan memiliki keterampilan dalam wirausaha, dan mengetahui cara pengelolaan usaha yang lebih terstruktur, adanya produk kerupuk cangkang telur dan kepala udang berbagai rasa pedas dan manis serta memahami bagaimana cara memasarkan produk dengan adanya inovasi kemasan dan penggunaan teknologi. Hasil  evaluasi yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengetahuan peserta terkait pengolahan cangkang telur dan kepala udang ini meningkat dan membuka pikiran peserta untuk memanfaatkan limbah yang ada untuk meningkatkan  pendapatan serta mencegah osteoporosis. Peserta secara aktif menanggapi positif keterampilan dan pengetahuan yang di sampaikan oleh tim pengabdi.                                                                               Kata kunci: cangkang telur; kepala udang; kerupuk; inovasi ABSTRACTThis community service aims to increase the knowledge and skills of the women's group in Singorojo Jepara village by transforming processing, packaging, marketing and business management technology that uses rice as the basic ingredient into processed products such as egg shell crackers and shrimp heads. The problem is the low level of knowledge and skills of Singorojo village women in processing waste from both egg shells and shrimp heads, so that it becomes an economically valuable product. This training is provided starting from processing, packaging, marketing to the methods that will be applied, to achieve goals or targets, namely demonstration methods, training/counseling. The results achieved in this activity are that the group of housewives in Singorojo village understand and have skills in entrepreneurship, and know how to manage a business in a more structured way, there are egg shell crackers and shrimp head products in various spicy and sweet flavors and understand how to market the products in a there is packaging innovation and the use of technology. From the results of the evaluation that has been carried out, it can be seen that the participants' knowledge regarding the processing of egg shells and shrimp heads has increased and opened the participants' minds to utilize existing waste to increase income and prevent osteoporosis. Participants actively responded positively to the skills and knowledge conveyed by the service team. Keywords: egg shells; prawn heads; crackers; innovations
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PUBLIKASI ILMIAH DI BIDANG PENELITIAN PENDIDIKAN Serafica Btari Christiyani Kusumaningrum; Shefa Dwijayanti Ramadani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19578

Abstract

ABSTRAKDalam rangka untuk meningkatkan profesionalitas guru sebagai tenaga pendidik, maka penting bagi guru untuk cakap melakukan penelitian di bidang pendidikan sebagai bentuk evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan kepada peserta didik. Selain itu, kegiatan penelitian yang dilaksanakan wajib dilaporkan dan ditulis menjadi suatu artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal ilmiah untuk membentuk budaya akademis bagi guru dan meningkatkan profesionalisme guru dengan peningkatan jabatan fungsional. Hasil observasi pada mitra didapatkan bahwa pengalaman guru untuk melakukan penelitian dan publikasi artikel ilmiah masih tergolong rendah, sehingga penting dilakukan pelatihan dan pendampingan penulisan artikel serta publikasi ilmiah bagi guru di SMAN 1 Grabag dan SMAN 2 Grabag. Metode pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode in house training dan pendampingan secara daring. Adapun kegiatan terdiri dari persiapan, pelatihan publikasi artikel ilmiah, dan pendampingan penulisan artikel ilmiah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta kegiatan sebanyak 5% pada kategori baik sekali, sebanyak 19,52% pada kategori baik, dan 22,19% pada kategori cukup setelah dilakukan paparan materi mengenai metode penelitian pendidikan dan publikasi artikel ilmiah yang diukur melalui nilai pre test dan post test. Selain itu, kegiatan terus berlanjut dengan melakukan pendampingan penulisan artikel ilmiah dan publikasi artikel ilmiah di jurnal nasional melalui sistem open journal system secara daring dan intensif pada guru yang betul-betul berkomitmen. Kata kunci: artikel ilmiah; profesionalisme guru; publikasi; penelitian pendidikan ABSTRACTIn order to improve the professionalism of teachers as educators, it is important for teachers to be competent in conducting research in the field of education as a form of evaluating learning that has been delivered to the students. In addition, research activities must be reported and written into scientific articles published in scientific journals to form an academic culture for teachers and increase the teacher professionalism. The results of observations showed that teachers' interest in conducting research and publishing scientific articles is still relatively low, so it is important to provide workshop and assistance in writing articles and scientific publications for teachers at SMA N 1 Grabag and SMA N 2 Grabag. The method of this activity consists of preparation, workshop for publication of scientific articles, and assistance in writing scientific articles. The results of the activity showed that there was an increase in the understanding of activity participants by 5% in the very good category, 19.52% in the good category, and 22.19% in the sufficient category after exposure to material regarding educational research methods and publication of scientific articles as measured by grades pre test and post test. Apart from that, activities continued by providing assistance in writing scientific articles and publishing scientific articles in national journals through an open journal system online and intensively for teachers who are truly committed. Keywords: scientific articles; teacher professionalism; publications; educational research
PENDAMPINGAN KOPERASI SEHAT MANAJEMEN : PENYUSUNAN DRAFT SOP KOPERASI WANITA CILINAYA INDAH Putri Reno Kemala Sari; Galuh Ratna Mutia; Rosyia Wardani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19513

Abstract

ABSTRAKKoperasi berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk mendukung tujuan tersebut, maka koperasi harus dikelola secara manajemen yang bertujuan untuk memastikan kegiatan koperasi berjalan dengan baik, efektif, serta efisien. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pendampingan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Metode pengabdian yang dilakukan adalah dengan metode FGD, diskusi serta pendampingan  pembuatan Standard Operating Procedure (SOP). Hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah terpetanya bahwa Koperasi Wanita Syariah Cilinaya Indah belum memiliki sistem dan prosedur yang jelas mengenai kegiatan operasonal seperti penyaluran dan penghimpunan dana. Pengabdian ini di lakukan agar pengurus koperasi mampu meningkatkan pemahaman pengurus Koperasi Wanita Syariah Kota Mataram mengenai pentingnya manajemen sehat koperasi dan perlunya kemampuan untuk menyusun Standard Operating Procedure yang baik agar kegiatan usaha dapat berjalan secara efektif dan efisien Kata kunci: koperasi wanita; Standard Operating Procedure (SOP); pendampingan.ABSTRACTSmall Medium Entreprise (SMEs) play an important role in improving community welfare. To support this goal, SMEs must be managed in a management manner that aims to ensure SMEs activities run well, effectively and efficiently. The aim of this community service is to assist in the preparation of Standard Operating Procedures (SOP). The service method used is the FGD method, discussion and assistance in creating Standard Operating Procedures (SOP). The result of this community service was the discovery that the Cilinaya Indah Sharia Women's SMEs does not yet have clear systems and procedures regarding operational activities such as distributing and collecting funds. This service is carried out so that SMEs management can increase the understanding of the management of the Sharia Women's Cooperative regarding the importance of healthy management of SMEs and the need for the ability to develop good Standard Operating Procedures so that business activities can run effectively and efficiently. keywords: women’s Cooperative; Standar Operating Procedure; accompaniment.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMANFAATAN ALAT PENYIRAMAN OTOMATIS KUMBUNG CLOSE HOUSE BAGI PKT. SUBUR JAYA GUNUNGPATI SEMARANG Herny Februariyanti; Jati Sasongko Wibowo; Erwin Nofiyanto; Eddy Nurraharjo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.17733

Abstract

ABSTRAKPenyiraman merupakan hal penting dalam budidaya jamur. Penyiraman yang tidak teratur akan menurunkan kualitas dan kuantitas produksi jamur. Sebagian besar petani jamur masih menggunakan cara tradisional dengan melakukan penyiraman pagi dan sore hari. Meskipun demikian beberapa petani sudah menggunakan penyiraman otomatis. Petani yang sudah menggunakan teknologi penyiraman otomatis diantaranya tergabung pada Perkumpulan Kelompok Tani (PKT) Subur Jaya. Perkumpulan ini berdiri sejak tahun 2016 berada di kelurahan Pongangan Gunungpati Semarang, mempunyai anggota sejumlah 50 orang petani dengan 10% merupakan petani budidaya jamur. Tujuan pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilakukan diantaranya adalah menerapkan teknologi penyiraman bergerak yang dilengkapi dengan otomatisasi pengkondisi suhu dan kelembapan pada area kumbung jamur. Sedangkan manfaat dari kegiatan PKM yang dilakukan adalah, meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen sehingga meningkatkan pendapatan petani jamur.  Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan PKM adalah kaji tindak partisipatif mulai identifikasi dan analisis permasalahan, menyusun rencana solusi, penyiapan kebutuhan, pembuatan modul, pengadaan fasilitas, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan PKM diawali dengan Forum Group Discusion dan survey ke Mitra pada bulan Juni 2023. Pelatihan dan pendampingan tatakelola kumbung close house dan penggunaan alat penyiraman otomatis dilaksanakan pada bulan September 2023. Hasil dan target capaian kegiatan PKM adalah terpenuhinya kumbung jamur sesuai standar close house, penerapan alat penyiraman otomatis bergerak yang dikendalikan dengan mikrokontroler, petani mampu memerapkan manajemen tatakelola kumbung jamur yang lebih baik. Indikator capaian meningkatnya hasil panen sebasar 25% dan kualitas hasil panen jamur tiram lebih baik dengan kadar air yang rendah. Sedangkan Luaran yang akan dicapai pada kegiatan PKM adalah mitra menjadi berdaya, manajemen tatakelola budidaya jamur, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan penggunaan alat penyiraman otomatis menggunakan penyiraman bergerak..Kata kunci: jamur; penyiraman otomatis; close house, suhu dan kelembapan. ABSTRACTWatering is an important aspect of mushroom cultivation. Irregular Watering can reduce the quality and quantity of mushroom production. Most mushroom farmers still use traditional methods of watering in the morning and evening. However, some farmers have already adopted automatic Watering systems. Farmers who have implemented automatic Watering technology include members of the Subur Jaya Farmers' Group (PKT). This association was established in 2016 in the Pongangan village of Gunungpati, Semarang, and has 50 members, with 10% of them being mushroom cultivators. The objectives of implementing the Community Partnership Program (PKM) activities include applying mobile watering technology equipped with temperature and humidity automation in the mushroom cultivation area. The benefits of the PKM activities conducted are increasing the quantity and quality of harvests, thereby increasing the income of mushroom farmers. The implementation method used in the PKM activities includes participatory action research, starting from problem identification and analysis, developing solution plans, preparing requirements, creating modules, procuring facilities, conducting training, providing assistance, monitoring and evaluation, and documenting the results. PKM activities began with a Forum Group Discussion and survey to Partners in June 2023. Training and assistance on the management of closed house barns and the use of automatic watering tools was carried out in September 2023. The result and target achievements of the PKM activities are the fulfilment of mushroom cultivation houses according to close house standards and the implementation of mobile automated watering equipment controlled by a microcontroller, and farmers' ability to apply better mushroom growing management. The indicators of success include a 25% increase in mushroom harvest yields and improved quality with lower moisture content. The expected outcomes for the PKM activity are the partners becoming self-reliant, improved management of mushroom cultivation, and increased knowledge and skills in the use of automated watering equipment with mobile watering. Keywords: mushroom; otomatic watering; close house; temperature and humidity
SCALE UP KOMERSIALISAI PRODUK KAMPUNG OPAK GAMBIR DENGAN PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING MELALUI PESAN VISUAL, COPYWRITING DAN SEO Anna Widayani; Rani Arifah Normawati; Heri Priya Waspada
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16948

Abstract

ABSTRAKKampung Opak Gambir, juga dikenal dengan kampung kreatif, terbentuk karena masyarakat di daerah tersebut mayoritas menjalankan Industri Rumah Tangga (IRT) dalam pembuatan opak gambir. Para pelaku usaha di kampung ini telah berusaha mengembangkan pasar dengan memanfaatkan teknologi digital, termasuk sosial media dan Google My Business. Namun, mereka menghadapi kendala karena kurangnya pengetahuan dalam mengoptimalkan digital marketing. Oleh karena itu, dilakukan upaya pendampingan dalam rangka scale up komersialisasi produk Kampung Opak Gambir. Pendampingan ini dilakukan dengan fokus pada peningkatan pengetahuan digital marketing melalui pesan visual, copywriting, dan SEO. Dengan pendampingan ini diharapkan ketrampilan para mitra dalam melakukan promosi secara digital meningkat. Pengabdian ini juga mengikutsertakan mahasiswa MBKM, yaitu mahasiswa Prodi Operasionalisasi Perkantoran Digital Akademi Komunitas Negeri Blitar untuk melakukan pendampingan di tempat mitra. Metode dalam pengabdian masyarakat ini adalah 1). Pelatihan dan pendampingan penyampaian pesan visual melalui foto produk dan desain kemasan produk opak gambir, 2). Pelatihan dan pendampingan digital marketing untuk optimalisasi sosial media dan Google Business melalui teknik copyriting  dan SEO. 3). Evaluasi dan monitoring implementasi materi pelatihan selama 2 bulan. Hasil dari kegiatan ini yaitu adanya peningkatan ketrampilan para mitra dalam melakukan promosi secara digital, khususnya ketrampilan penyampaian pesan visual melalui foto produk dan desain kemasan, ketrampilan copywriting untuk promosi dan ketrampilan dalam peningkatan SEO.  Kata kunci: digital marketing; copywriting, SEO; pesan visual; opak gambir ABSTRACTKampung Opak Gambir, also known as the creative village, thrives as the majority of its residents are involved in the Home Industry specializing in crafting Opak Gambir. To expand their market, they have embraced digital technology such as social media and Google Business. Nevertheless, they encounter challenges stemming from their limited knowledge in optimizing digital marketing. To address this, we provide support and enhance the commercialization of Kampung Opak Gambir's products. The focus of this assistance lies in elevating digital marketing expertise through visual messaging, copywriting, and SEO. By receiving guidance in these areas, the partners are expected to bolster their digital promotion skills. Notably, MBKM students from Operasionalisasi Perkantoran Digital Akademi Komunitas Negeri Blitar actively participate in this initiative. The community service employs three key methods: 1) Training and mentoring on conveying visual messages via product photography and packaging design for gambir wrappers; 2) Training and mentoring in digital marketing, optimizing social media and Google Business using copywriting and SEO techniques; 3) A two-month evaluation and monitoring of training material implementation. The results of this program are evident in the partners' enhanced digital promotion skills, particularly in visual messaging through product photography and packaging design, as well as improved copywriting proficiency for effective promotion and SEO capabilities. Keywords: digital marketing; copywriting; SEO, visual messages; opak gambir
PENGABDIAN MASYARAKAT “PROGRAM PELATIHAN DESAIN MENARIK DAN PEMASARAN DIGITAL DALAM BERWIRAUSAHA PADA DESA PILANGSARI” Handayani, Melia; Maulani, Syifa Fajar; Tsani, Rubby Rahman; Vita, Cynthia; Rahayu, Gadis Sari; Zahra, Rika Sabrina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19318

Abstract

ABSTRAKTriwulan-3 tahun 2022 tercatat perkembangan ekonomi Indonesia. Sektor perdagangan muncul sebagai sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi ketiga sebesar 0,71%. Data ini mencerminkan berwirausaha semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia sebagai sumber pendapatan mereka. Di era digital saat ini, peluang berwirausaha semakin besar, terutama dengan adanya platform E-commerce yang memungkinkan para pengusaha untuk memasarkan produknya ke seluruh wilayah Indonesia. Namun, masih ada sebagian masyarakat yang kesulitan mengikuti perkembangan zaman, terutama dalam hal desain pengemasan yang menarik, pemasaran digital, dan teknologi pengemasan yang aman untuk distribusi ke seluruh wilayah Indonesia. Rendahnya penjualan online dan teknologi pengemasan di Desa Pilangsari menunjukkan perlunya pelatihan. Untuk mengatasi permasalahan ini, metode yang dijalankan adalah melalui pengabdian kepada masyarakat di Desa Pilangsari. Program ini mencakup pelatihan desain pengemasan menarik, pemasaran digital, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan tentang teknologi digital dan teknologi pengemasan kepada peserta, sehingga mereka dapat menjadi wirausaha yang mampu beradaptasi dengan teknologi. Kata kunci: perdagangan; wirausaha; e-commerce; teknologi; packaging. ABSTRACTThe 3rd quarter of 2022 recorded Indonesia's economic development. The trade sector emerged as the third highest source of economic growth at 0.71%. This data reflects that entrepreneurship is increasingly becoming the main choice for Indonesians as their source of income. In today's digital era, the opportunities for entrepreneurship are getting bigger, especially with the existence of E-commerce platforms that allow entrepreneurs to market their products throughout Indonesia. However, there are still some people who have difficulty keeping up with the times, especially in terms of attractive packaging design, digital marketing, and safe packaging technology for distribution throughout Indonesia. The low level of online sales and packaging technology in Pilangsari Village indicates the need for training. To overcome this problem, the method is through community service in Pilangsari Village. The program includes training on attractive packaging design, digital marketing, training, mentoring, and evaluation. The goal is to provide knowledge about digital technology and packaging technology to participants, so that they can become entrepreneurs who are able to adapt to technology. Keywords: trade; entrepreneurship; e-commerce; technology; packaging.
PELATIHAN PEMBUATAN SABUN PADAT CUCI TANGAN DARI DAUN PEGAGAN PADA KADER PKK KELURAHAN KAUMAN KOTA MALANG Ani Riani Hasana; Luluk Anisyah; Nancy Ratu Jovancha Laurentza
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16636

Abstract

ABSTRAKTanaman pegagan (Centella asiatica (L) Urban) merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki banyak manfaat, salah satunya memiliki manfaat anti bakteri dan melembabkan kulit karena senyawa yang terdapat di dalamnya. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi dan pelatihan Pembuatan Sabun Padat Cuci Tangan Daun Pegagan (Centella asiatica). Kegiatan ini diawali dengan melakukan sosialisasi kepada anggota PKK terkait usaha membuat sabun dari bahan sederhana yang ada dikehidupan sehari-hari. Tahap yang kedua adalah edukasi tentang cara pembuatan sabun padat pegagan menggunakan media pembelajaran berupa peragaan. Tahapan ketiga adalah praktek pembuatan sabun padat dan evaluasi. Keberhasilan program PkM dapat dilihat dari Hal ini bisa dilihat dari peningkatan kemampuan pemahaman sebanyak 69,57%. Nilai rata-rata pretest 23 peserta PkM adalah 27,39 dan setelah mengikuti kegiatan PkM pemahaman peserta kegiatan diperoleh nilai rata-rata posttest 23 peserta PkM adalah 90,0. Kemudian dari hasil penilaian evaluasi keterampilan peserta diperoleh nilai 86,67% dan dapat dikategorikan terampil. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan atas cara pembuatan sabun padat pegagan dapat dipahami dengan baik oleh peserta dan mengindikasikan keberhasilan kegiatan PkM yang telah dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung para peserta berinteraksi dengan cukup baik dan merespon dengan memberikan pertanyaan seputar kegiatan yang berlangsung. Kata kunci: sabun padat; sabun cuci tangan; centella asiatica; serbuk daun pegagan; PKK. ABSTRACTGotu kola (Centella asiatica (L) Urban) is a medicinal plant that has many benefits, one of which is anti-bacterial and moisturizing because of the compounds contained therein. This activity aims to provide information and training on Making Solid Soap for Hand Washing Gotu Kola (Centella asiatica). This activity began with outreach to PKK members regarding the business of making soap from simple materials that exist in everyday life. The second stage is education about how to make gotu kola solid soap using learning media in the form of demonstrations. The third stage is the practice of making solid soap and evaluation. The success of the program can be seen from this. This can be seen from the average increase in understanding ability to 62.61%. The pretest average value of the 23 participants was 27.39% 65.2% and after participating in the activities the understanding of the activity participants obtained the posttest average value of the 23 participants was 90.0%. Then from the results of the evaluation of the skills of the participants, a value of 86.67 was obtained and could be categorized as skilled. This shows that the education given on how to make gotu kola solid soap can be well understood by the participants and indicates the success of the activities that have been carried out. During the activity the participants interacted fairly well and responded by asking questions about the ongoing activity keywords: soap bar; handwash soap; centella asiatica; gotu kola leaf powder; PKK